Writing Tips 101[Share Your Writing Tips and Tricks Here!] From Writers For Writers



Disini aku akan mencoba memberikan beberapa tips untuk membuat sebuah tulisan yang bagus, walopun sebenernya tulisanku juga jelek tapi mungkin bisa ngasih tips yang bagus buat yang sedang atau mau bikin cerita sendiri. Dan, kalo misalnya mau ngasih tips juga boleh

Struktur Cerita
Struktur cerita, kalo dengerin pelajaran bahasa, biasanya sering dikasih tau strukturnya
  1. Orientation
  2. Complication
  3. Resolution

Ini emang bener, walopun strukturnya bisa dibuat lebih rumit, tapi pada dasarnya umumnya gini.

Lebih detailnya
  1. Pembukaan: Pertama kita ceritain dulu setting, karakter utama, keadaannya dan keadaan sekelilingnya. You know the drill.
    STORY TIP: Pada awal cerita biasanya si karakter utama terbiasa dengan suatu keadaan. Misalnya pergi ke sekolah/kantor tiap hari. Walopun kegiatannya misalnya ngebunuh orang tiap hari, yang penting karakter ini terbiasa dengan suatu rutinitas/keadaan. Dan karakter ini bakal enggan merubah keadaannya. Kemudian pada akhir pembukaan karakter utama akan dihadapkan dengan rintangan/sesuatu yang membuatnya terpaksa berubah/melakukan sesuatu.


  2. Pertengahan: Bagian pertengahan adalah bagian yang biasanya paling sulit ditulis. Bagian ini diisi dengan banyak konflik dan rintangan bagi karakter utama. Jumlah konfliknnya, mau puluhan ataupun hanya satu, itu tergantung cerita, tapi yang paling penting adalah konfliknya ADA.
    STORY TIP: Sebelum selesai bagian pertengahan, sebaiknya ada sebuah konflik besar. Biasanya setelah karakter utama hampir/sudah mencapai tujuan utamanya, si karakter utama akan dihadapkan oleh suatu keadaan/konflik dimana apa yang sudah/akan didapatkannya akan hilang selamanya. Pada saat ini, karakter utama akan dihadapakan pada situasi yang paling penting, dimana taruhannya paling besar.

  3. Penutup: Dalam penutup, biasanya kita menceritakan bagaimana keadaan menjadi lebih baik(ato buruk, tergantung cerita), dan misteri-misteri, dan keadaan-keadaan menggantung diselesaikan dan dijelaskan.

TIP PENTING: Yang diatas itu cuman guideline cerita pada umumnya yang paling dasar. Dan guideline ini hanya untuk memudahkan pembuatan cerita.
Tapi, menurutku cerita yang bagus adalah cerita yang bisa keluar dari norma, dan "out of the box" sehingga membuat pembaca terkejeut dan berpikir.
Tapi cerita kaya begitu pun biasanya masih tetap mengikuti/mengabmbil initi dari guideline diatas.

Konflik juga adalah unsur paling penting dalam cerita. Walaupun bisa ada cerita tanpa konflik, tapi cerita ini pasti akan jelek banget. Semua cerita butuh konflik, baik konfliknya hanya hal yang sangat kecil, seperti rebutan pensil() atopun sangat besar seperti keselamatan dunia, yang penting ada konflik.


Penulisan (Penggunaan bahasa, struktur kalimat, struktur paragraf, diksi, dll)
General Tips

Penggunaan Bahasa
Dalam sebuah cerita, penggunaan bahasa yang dipakai dalam narasi sebaiknya jangan bahasa sehari-hari, tapi gunakan bahasa yang lebih baku, dan lebih sopan, tapi jangan juga terlalu baku, karena hal itu dapat mengasingkan pembaca.
Dalam dialog, bahasa dan diksi yang digunakan itu sebaiknya disesuaikan dengan watak karakter yang berbicara. Tapi usahakan tetap gunakan kata-kata yang bisa dimengerti oleh orang awam.

Satu lagi yang penting adalah; jangan terlalu sering mengulang kata-kata atau frase-frase yang sama berulang-ulang. Walaupun kita tidak bisa menghindari mengulangi kata-kata, tapi bila kata itu bisa diganti dengan sinonim lain, atau diubah dengan mengubah struktur kalimat, sebaiknya diganti saja. Tapi terlalu sering mengganti juga tidak baik, dan tampak tidak konsisten.

Penulisan Tanda Baca, Kapital, dll
Penulisan tanda baca sebaiknya sesuai ketentuan yang berlaku, agar terlihat lebih profesional, dan juga lebih enak dibaca.

Penulisan Dialog
Dalam menulis dialog, sebaiknya penjelasan mengenai siapa yang berbicara seperti "kata dia" atau "dia mengatakan" diberikan, tapi jangan terlalu sering. Hanya gunakan bila perlu, dan gunakan untuk memperjelas siapa yang bicara.

Dalam penulisan gaya novel, sebaiknya dialog yang panjang dipecahkan dan dipadukan dengan aksi atau adegan, misalnya;
"Apakah kamu masih merasa sakit?" kata x, sambil menyiapkan obat-obat y dan menaruhnya di meja sebelah ranjangnya. "Sebaiknya kau minum dulu obat-obat ini."

Y hanya mengangguk.

Tapi sekali lagi, jangan terlalu sering.

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, gaya menulis sebuah dialog itu sangat bergantung pada watak tokohnya. Penggunaan slang atau kata-kata kasar juga bisa digunakan, tapi jangan terlalu sering.


Novel Style Writing
Pada penulisan dengan gaya novel, biasanya mempunyai penceritaan yang lebih detail, dan lebih memberikan penekanan pada story telling yang bagus dan enak dibaca, dan membuat pembaca merasa terlibat dalam cerita.

Tips pertama dalam menulis gaya novel adalah dengan menulis detail-detail, baik penting atau tidak.
Walaupun terlalu banyak detail yang tidak penting bisa membuat pembaca bingung, tapi terlalu sedikit juga tidak baik.
Detail-detail ini sangat berpengaruh dalam membuat pembaca merasa "masuk" dalam cerita. Dengan semakin banyak detail, semakin mudah imajinasi pembaca terbentuk.

Coba bandingkan:
Kamarku terlihat kotor dan berantakan. Melihatnya saja sudah membuatku malas.

dengan

Di kamarku terlihat banyak debu menumpuk, dan bekas tumpahan makanan dan minuman terlihat jelas pada lantai kayu, dan buku-buku dan pakaianku tergeletak di lantai begitu saja. Melihat itu, aku menghela napasku, rasanya badanku seperti menjadi dua kali lebih berat, da ingin sekali rasanya aku pergi meninggalkan tempat ini.

Perubahan sekecil itu bisa membuat perubahan besar bagi imajinasi pembaca, dimana kalimat pertama terlalu ambigu, sedangkan kalimat kedua dibuat lebih detail dan lebih terarah dengan kemauan penulis, sedangkan pada kalimat pertama tanggapan pembaca mengenai "kotor", "berantakan" dan "kesal" bisa berbagai macam.
Light Novel Style Writing
Penulisan gaya light novel mungkin bakal paling sering dipake disini, soalnya lebih gampang daripada gaya novel.
Note: TS jarang banget baca light novel, jadi mungkin ga terlalu bener tipsnya

Perbedaan paling utama dari gaya novel biasa dan light novel adalah
Detail
Dimana dalam novel biasanya cerita diceritakan dengan detail yang lumayan banyak, sedangkan light novel lebih menceritakan inti cerita, dengan detail secukupnya.

Light novel juga lebih memberikan penekanan pada dialog(ataupun inner monologue) daripada narasi, dimana novel memiliki keseaimbangan antara dialog dan narasi, atau kadang justru lebih menekankan narasi

Tips lainnya
INGAT!
Yang diatas itu hanya panduan dan tips. Saat menulis tidak harus mengikuti panduan atau tips itu. Tulislah apa yang ingin ditulis. Jangan terlalu mengikuti panduan itu, dan buatlah cerita sesuai creativitas masing-masing


Jika menulis dengan sudut pandang pertama, kata-kata penunjuk diri seperti aku, saya, dan lainnya itu gak mungkin dihindari, dan pasti banyak bertebaran. Walaupun begitu, sebaiknya hindari kata-kata itu kalau bisa.

Selalu ingat apa yang sudah ditulis, agar tidak ada plot hole, ataupun kesalahan dalam cerita karena apa yang sudah ditulis sebelumnya. Jangan mengatakan bahwa A itu B pada bab pertama kemudian mengatakan A itu C pada bab akhir tanpa penjelasan mengapa A menjadi C

Sekian dulu dari saya, mungkin nanti ditambahin
Daftar list tips dari anggota AMH Atelier


*Note: semua orang boleh menyumbangkan ide, saran, tips dan motivasi mengenai menulis cerita atau apapun yang berhubungan.
cukup post di thread ini aja, nanti kalau aku lihat bakalan aku masukin di list sini kok

*P.S, aku udah gak seaktif dulu, jadi kalo misalnya namanya gak dimasukin ke index sini PM aku ya

just make a concept then post your story

well, gw juga mau kasih beberapa pendapat mengenai fanstuff

first of all, tare udah berjuang keras supaya subforum ini di realisasikan so, dont just let it go waste
tempat udah tersedia, dan semua orang bebas untuk mempostkan ceritanya disini
gak peduli pangkat masih newbie, masih kaskuser udah iso atau belum iso its not make any difference, semuanya itu sama
SF ini enggak mementingkan seberapa banyak jumlah postingan kamu tapi seberapa menarik/penting dari isi postingan kamu
jadi sama sekali gak ada alasan kenapa kita gak mempostkan kreasi kita disini

frist thing to do untuk membuat fanfic adalah : make a concept
lu suka cerita tentang apa, dan mau cerita kayak gimana and then just make it
fitur tombol itu bisa di pake oleh semua member asalkan tagmu itu bukan autobanned

dan apakah kamu gak mau ngepost cerita karena merasa fanfic kamu itu jelek?, so what?
namanya juga baru belajar, kita semua yang ada disini juga masih belajar jadi kenapa takut?
mungkin ada yang udah pro, but still gak mengubah kenyataan kalo semua pro itu berawal dari beginer
everybody start sucks

gak usah pake alasan gak bisa post cerita yang bagus, gak ngerti baca bikin dialogue, gak bisa bikin plot
gak bakat dalam bikin scene menarik, semua itu bisa menyusul!

kalau misalnya postmu ada yang kurang dibagian penyampaian kita semua yang ada disini bakalan bantu bagaimana cara menyampaikan yang diinginkan oleh pembaca
kita semua disini saling membantu dan jangan pernah berpikir kalau kamu itu cuma sendiri di SF ini

more importantly , prioritas utama kamu bikin cerita itu adalah diri kamu sendiri, kamu bisa ngepost cerita yang bagus dan kamu puas dengan hasilnya that's supossed to be enought
menulis fanfiction adalah hobby, bermainlah dengan imajinasi kamu, tuhan menganugrahkan manusia dengan otak yang memiliki kemampuan yang luar biasa, otak bisa membuatmu berpikir dan berimajinasi pada saat yang bersamaan, and have fun with it dont waste it
dan kalau ada orang lain yang menyukai karyamu : itu adalah nilai tambah!, dan nilai tambah itu adalah sebuah Pride yang gak bisa kamu dapatkan selain mempostkan cerita

dan bisa misalnya kita mengalami sesuatu yang disebut writeblock?, that's the chalenge dan tantangan itulah yang membuat semuanya jadi menyenangkan
seriously, kalau nulis fanfic itu segampang membalikkan telapak tangan it will not consider as a hobby, because there's no fun in it at all

so?, masih ada alasan lain kah untuk enggak memencet tombol ini?
Mo nanya, kalo misalnya kita bikin FF tu biasanya harus ada rangka ceritanya gag? kayak
si A ketemu si B
conflict arise
si A berantem sama si C
dll
kira butuh gag y? terus kl FF enaknya pake bahasa inggris ap indonesia y?
gw mo bikin FF juga soalnya, tapi lagi nyusun2 ceritanya sama masih bingung gimana2 nya.
Quote:Original Posted By Aincrad
Mo nanya, kalo misalnya kita bikin FF tu biasanya harus ada rangka ceritanya gag? kayak
si A ketemu si B
conflict arise
si A berantem sama si C
dll
kira butuh gag y? terus kl FF enaknya pake bahasa inggris ap indonesia y?
gw mo bikin FF juga soalnya, tapi lagi nyusun2 ceritanya sama masih bingung gimana2 nya.


tergantung, yang penting jalan ceritanya udah kepikiran dari awal sampe akhir

mendingan indonesia aja deh, cuma kalau bisa inggris juga boleh
Quote:Original Posted By Aincrad
Mo nanya, kalo misalnya kita bikin FF tu biasanya harus ada rangka ceritanya gag? kayak
si A ketemu si B
conflict arise
si A berantem sama si C
dll
kira butuh gag y? terus kl FF enaknya pake bahasa inggris ap indonesia y?
gw mo bikin FF juga soalnya, tapi lagi nyusun2 ceritanya sama masih bingung gimana2 nya.

well gini aj

"kira-kira apa yang membuat orang mau baca kelanjutan dari cerita gw ini?"
kalo misalnya kamu bisa bikin ceritanya menarik tanpa ada rangka cerita sih ya terserah aja

baca fanfic enakan inggris atau indonesia?, sebenernya sih kalo baca dialogue dialogue juga gw lebih prefer yang bahasa inggris , soalnya entah kenapa dialoguenya lebih gampang ngena

tapi kalo pake bahasa selain indonesia susah ngertinya
Quote:Original Posted By UchaUcha
well gini aj

"kira-kira apa yang membuat orang mau baca kelanjutan dari cerita gw ini?"
kalo misalnya kamu bisa bikin ceritanya menarik tanpa ada rangka cerita sih ya terserah aja

baca fanfic enakan inggris atau indonesia?, sebenernya sih kalo baca dialogue dialogue juga gw lebih prefer yang bahasa inggris , soalnya entah kenapa dialoguenya lebih gampang ngena

tapi kalo pake bahasa selain indonesia susah ngertinya


Iya kayaknya emank enakan pake bhs inggris, soalnya seumur2 baca Light Novel
inggris doang, bhs indo = teenlit2 gag jelas
Quote:Original Posted By Aincrad
Iya kayaknya emank enakan pake bhs inggris, soalnya seumur2 baca Light Novel
inggris doang, bhs indo = teenlit2 gag jelas

kalo bagian lebih enak mana jawabannya udah jelas kan?

nah tapi apakah orang lebih cenderung sesuatu yang "enak tapi sulit" atau "mudah tapi kualitas standar"?
Tergantung juga sih.
Soalnya aku kebanyakan baca novel terjemahan.
Meski itu bahasa Indonesia tapi kan writing style-nya tetep milik penulis aslinya yg orang Barat. Otomatis gaya bahasaku ikut terpengaruh juga.
Tetep bhs Indonesia pake EYD yg benar tapi ga kyk Teenlit lah. Coba, tengok FF-ku, bahasanya enak kan?
Pake Bhs Inggris emang bisa untuk belajar tapi pake bhs Indonesia itu juga belajar memperkaya bahasa nasional kita yang baku itu gimana.
Sumpah, aku itu miris klo nilai UAN bhs Indonesia az bisa jelek jauh dengan yg English. Apalagi yg ga lulus gara2 nilai bhs Indonesianya. Itu anak negara mana sih? Mana bisa kita maju klo bahasa nasional az ga kita kuasai dengan baik. Tiru Jepang dong.
Apalagi klo sampai kamu menyamakan bhs Indo dgn Teenlit2 ga jelas. Duh, itu berarti Teenlit merusak khazanah bahasa kita.

Saranku sih untuk di forum lokal kyk Kaskus gini, mending pake bhs Indonesia. Klo kmu emang mau buka cabang di forum bhs Inggris ya bisa buat belajar. Aku jg nerjemahin sebagian FF Indonesiaku ke English di Fanfiction.net biar bisa dibaca orang luar juga.
Quote:Original Posted By Aincrad
Mo nanya, kalo misalnya kita bikin FF tu biasanya harus ada rangka ceritanya gag? kayak
si A ketemu si B
conflict arise
si A berantem sama si C
dll
kira butuh gag y? terus kl FF enaknya pake bahasa inggris ap indonesia y?
gw mo bikin FF juga soalnya, tapi lagi nyusun2 ceritanya sama masih bingung gimana2 nya.




ya itu sih tergantung masing-masing
nulis cerita itu kaya ngegambar, bisa kita buat dulu kerangkanya buat ngebantu, atau kita gambar aja semau kita
ada orang yang pake kerangka jadi lebih bagus, ada yang lebih bagus langsung


Quote:Original Posted By eleamaya
Tergantung juga sih.
Soalnya aku kebanyakan baca novel terjemahan.
Meski itu bahasa Indonesia tapi kan writing style-nya tetep milik penulis aslinya yg orang Barat. Otomatis gaya bahasaku ikut terpengaruh juga.
Tetep bhs Indonesia pake EYD yg benar tapi ga kyk Teenlit lah. Coba, tengok FF-ku, bahasanya enak kan?
Pake Bhs Inggris emang bisa untuk belajar tapi pake bhs Indonesia itu juga belajar memperkaya bahasa nasional kita yang baku itu gimana.
Sumpah, aku itu miris klo nilai UAN bhs Indonesia az bisa jelek jauh dengan yg English. Apalagi yg ga lulus gara2 nilai bhs Indonesianya. Itu anak negara mana sih? Mana bisa kita maju klo bahasa nasional az ga kita kuasai dengan baik. Tiru Jepang dong.
Apalagi klo sampai kamu menyamakan bhs Indo dgn Teenlit2 ga jelas. Duh, itu berarti Teenlit merusak khazanah bahasa kita.

Saranku sih untuk di forum lokal kyk Kaskus gini, mending pake bhs Indonesia. Klo kmu emang mau buka cabang di forum bhs Inggris ya bisa buat belajar. Aku jg nerjemahin sebagian FF Indonesiaku ke English di Fanfiction.net biar bisa dibaca orang luar juga.


Yeah! Use Indonesian language as the symbol of our pride!!!
Lho, kok ini malah nulis pake English?
Quote:Original Posted By khryt artho
Yeah! Use Indonesian language as the symbol of our pride!!!
Lho, kok ini malah nulis pake English?

1. Beberapa orang lebih nyaman pake inggris
2. Bahasa yang dipake banyak orang itu inggris
3. Pie

Jadi kalo mo nulis pake bahasa inggris ya gapapa
Quote:Original Posted By JunoPhoenicia
1. Beberapa orang lebih nyaman pake inggris
2. Bahasa yang dipake banyak orang itu inggris
3. Pie

Jadi kalo mo nulis pake bahasa inggris ya gapapa


Itulah kenapa kita susah maju.
Pake bahasa nasional az ga mau.
Kecuali klo emang mau masuk forum internasional sih gapapa buat ngobrol secara overseas.
Quote:Original Posted By eleamaya
Itulah kenapa kita susah maju.
Pake bahasa nasional az ga mau.
Kecuali klo emang mau masuk forum internasional sih gapapa buat ngobrol secara overseas.

IMO sih

bahasa apapun yang dipakai gak berpengaruh apa² untuk kemajuan

cuma masalah selera aja ada yang lebih nyaman pake bahasa inggris, francis, jepang, atau bahkan jawa itu kan tergantung orangnya

apa mungkin karena gak mau pake bahasa indo terus indonesia jadi gakk bisa maju?

666 : When they cry

Quote:Original Posted By eleamaya
Itulah kenapa kita susah maju.
Pake bahasa nasional az ga mau.
Kecuali klo emang mau masuk forum internasional sih gapapa buat ngobrol secara overseas.

Jelaskan alasan kenapa pake ga pake bahasa nasional = susah maju
Sekalian pengen liat gw kenapa orang-orang pada bilang kayak gini
Gw tau ada orang yang lebih enak pake bahasa inggris daripada indo, jadi ya...
Quote:Original Posted By JunoPhoenicia
Jelaskan alasan kenapa pake ga pake bahasa nasional = susah maju
Sekalian pengen liat gw kenapa orang-orang pada bilang kayak gini
Gw tau ada orang yang lebih enak pake bahasa inggris daripada indo, jadi ya...


Dampaknya ya secara nggak langsung kalo menurut ane gan
Kalo udah males menggunakan bahasa sendiri sebenarnya secara nggak sadar kita nggak menghargai bangsa kita. Kalo udah nggak menghargai bangsa ini banyaklah akibatnya

Pokoknya kita harus pandai memilih bahasa mana yang akan kita pakai (sesuai dengan tempatnya), misalnya kalo ngirim sms, ngobrol, bolehlah pake Bhs Inggris untuk memperluas wawasan

Yang jelek tuh kalo menurut ane kalo udah make bahasa campur". Indo nggak, Inggris nggak :
masalahnya tidak semua user mengerti english diatas rata-rata seperti penghuni AMH kebanyakan
fanstuff ini kan pembacanya kalangan umum, bukan untuk koleksi pribadi atau untuk latihan english, sementara hampir semua pengakses kaskus adalah orang indonesia

bahasa indonesia kurang pas? itu mungkin sedikit pengaruh dari kepesimisan kita terhadap bangsa sendiri. kalau kita bisa sedikit lebih tahu tentang bagaimana cara menggunakan gaya bahasa, ilmu sastra, dan sebagainya; itu mungkin bisa membantu kalian dalam membuat fanfic terutama, supaya lebih berseni, tidak seperti tipikal whattheycalledteenlit dan tidak terkesan we-ah-bou

soal bahasa dan kemajuan bangsa? mencintai bahasa sendiri adalah bagian dari cinta tanah air, dan cinta tanah air adalah hal yang essensial untuk memajukan bangsa. dan ingat, hal yang besar itu bermula dari hal yang sederhana lohh

jepang saja 90% masyarakatnya kurang bisa english, seperti kita tahu sendiri, website orang sana hampir semuanya berbahasa jepang dan tentunya jauh lebih maju dibandingkan negara-negara tetangga yang selama ini jadi tolak ukur masyarakat kita, diantaranya dari segi kelaziman penggunaan englishnya

tetapi bukan berarti tidak boleh menggunakan english lohh, hanya saja, jangan terlalu memaksakan diri menggunakan english hanya karena ingin dibilang keren:maho malah jatuh-jatuhnya jadi engrish, grammar kacau, typo, dsb

IMHO
Quote:Original Posted By Haekel-n-Girls!
masalahnya tidak semua user mengerti english diatas rata-rata seperti penghuni AMH kebanyakan
fanstuff ini kan pembacanya kalangan umum, bukan untuk koleksi pribadi atau untuk latihan english, sementara hampir semua pengakses kaskus adalah orang indonesia

bahasa indonesia kurang pas? itu mungkin sedikit pengaruh dari kepesimisan kita terhadap bangsa sendiri. kalau kita bisa sedikit lebih tahu tentang bagaimana cara menggunakan gaya bahasa, ilmu sastra, dan sebagainya; itu mungkin bisa membantu kalian dalam membuat fanfic terutama, supaya lebih berseni, tidak seperti tipikal whattheycalledteenlit dan tidak terkesan we-ah-bou

soal bahasa dan kemajuan bangsa? mencintai bahasa sendiri adalah bagian dari cinta tanah air, dan cinta tanah air adalah hal yang essensial untuk memajukan bangsa. dan ingat, hal yang besar itu bermula dari hal yang sederhana lohh

jepang saja 90% masyarakatnya kurang bisa english, seperti kita tahu sendiri, website orang sana hampir semuanya berbahasa jepang dan tentunya jauh lebih maju dibandingkan negara-negara tetangga yang selama ini jadi tolak ukur masyarakat kita, diantaranya dari segi kelaziman penggunaan englishnya

tetapi bukan berarti tidak boleh menggunakan english lohh, hanya saja, jangan terlalu memaksakan diri menggunakan english hanya karena ingin dibilang keren:maho malah jatuh-jatuhnya jadi engrish, grammar kacau, typo, dsb

IMHO


kemampuan seseorang menulis itu sangat tergantung dari apa yang dia baca

dan 90% buku dan cerita yang aku baca bahasa inggris jadi yaaaaaa....

100 Terminologi Fanfiction [discussion thread-read post#1-2 first]]

A
1. Adult: fict yang tidak untuk anak-anak karena mengandung unsur seksual, kekerasan, dan hal-hal dewasa.

2. Author Note: catatan penulis untuk menjelaskan sesuatu yang biasanya diselipkan dalam cerita.

3. AU (Alternate Universe): fanfiction yang dibuat dengan situasi dunia yang berbeda dengan cerita aslinya. Contoh: Naruto yang hidup di afrika dan menjadi kepala suku.

4. AR (Alternate Reality): fanfiction yang dibuat dengan setting sama dengan aslinya, hanya saja ada beberapa fakta yang berbeda dengan asliny a. Contoh: Namikaze Minato tidak mati dalam pertarungannya melawan Kyuubi; Uchiha Sasuke tidak kabur dari Konoha.

5. AT (Alternate Timeline): Fanfiction yang dibuat dengan setting waktu yang berbeda dengan cerita aslinya. Misal: Conan yang tinggal pada massa Edo, padahal kenyataannya Conan hidup di zaman modern)

6. AH (All Human): digunakan dalam fanfiction yang memiliki unsur supranatural, tapi karakternya digambarkan sebagai manusia.


B
7. Badfict: Fict yang sengaja dibuat buruk oleh si penulis agar dapat menghibur, menyenangkan, dan juga mendidik dengan menunjukkan kesalahan umum.

8. Bashing Character: penindasan terhadap seorang tokoh dalam sebuah fanfiction atau orifict. Misalnya di sebuah fanfic yang mem-bashing Sasuke, Sasuke dijadikan sebagai rakyat jelata buruk rupa yang ketahuan maling ayam lalu disiksa oleh masyarakat setempat. Kecenderungan dalam fanfic yang melakukan Chara Bashing akhir-akhir ini ialah karakter yang sangat OOC.

9. Beta reader: Seseorang yang mengomentari dan mengedit hasil karya orang lain sebelum selesai atau dipublish. Kurang lebih dapat dianggap sebagai editor dari suatu fanfict.

10. Boys Love: merupakan kisah percintaan priaXpria. Namun lebih menekankan kepada hubungan perasaan antara dua pria yang dipasangkan.


C
11. C&C (Comment and Critism): umpan balik (review) setelah membaca sebuah fanfiction. Berisi komentar dan kritik atau saran untuk fanfic tersebut.

12. Canon: mengacu pada sifat, karakter, peristiwa, plotline, yang terjadi secara nyata dalam sumber resmi yang mendasari suatu fanfiction.

13. Character Death: sebuah peringatan yang ditempatkan dalam header sebuah cerita dimana satu atau lebih karakter utama meninggal.

14. Cover Art: art/gambar yang dibuat sebagai cover untuk sebuah fanfiction. Penulis-penulis fanfict barat yang terkenal banyak membuat cover art untuk fanfiction yang ditulisnya

15. Cartwright Syndrome: Kecenderungan untuk membuat cerita di mana tokoh wanita (OC maupun canon) jatuh cinta mati-matian pada tokoh utama prianya, kemudian meninggal (biasanya karena menyelamatkan si tokoh pria).

16. Collab: Kependekan dari Collaboration. Sebuah fanfict yang ditulis oleh beberapa penulis.

17. Constructive Criticism: Umpan balik (bisa berupa kritik maupun saran) yang membantu, berguna, dan terperinci, bukannya kasar, meremehkan atau flame.

18. Conventional Couple: pasangan yang sudah jelas di canon dan akan berakhir happy ending di akhir cerita.

19. Copyright: hak kekayaan intelektual untuk memperbanyak, menerbitkan, dan mengedarkan hasil tulisannya. Author Fanfiction tidak memiliki hak secara hukum atas tokoh canon. Ia hanya bisa mengklaim OC dan ide ceritanya.

20. Crossover: sebuah cerita yang straddles dari dua fandom berbeda. Dapat dilakukan pencampuran karakter dari dunia yang berbeda (Contoh: Crossover Naruto/Harry Potter. Mengisahkan tentang Severus Snape yang terkena sihir kuno lalu pindah alam ke dunia Naruto) atau imaginasi liar yang belum pernah ada (Samurai X/Telletubbies).

21. krackfic: sebuah fanfict dengan alur yang tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Naruto membenci ramen.

22. krack Pairing: Pairing yang hampir tidak mungkin terjadi dalam dunia canon-nya. Contoh: Jiraiya/Sakura.

23. Cross-generational: menampilkan cerita-cerita dengan perbedaan usia pasangan yang terlampau besar. Biasanya digambarkan dengan hubungan khusus antara guru dan murid. Contoh: Snape/Harry.


D
24. Darkfict: sebuah fanfict yang melibatkan sejumlah besar kematian/sakit/trauma yang diderita oleh karakter, sehingga seringkali perwatakan karakter menjadi OOC.

25. Deathfict: sebuah fict dimana satu atau lebih karakter yang meninggal atau baru saja meninggal. Biasanya ditulis dengan berfokus pada bagaimana karakter yang ditinggal mati menghadapi kerugian.

26. Derivative Fiction: karya kreatif yang didasarkan pada ide-ide lain.

27. Disclaimers: informasi yang biasanya diletakkan di atas sebuah fanfict. Disclaimer merupakan pengakuan secara tertulis oleh seorang author fanfiction bahwa fanfiction yang ditulisnya berasal dari anime/manga/book/game/movie/misc yang dibuat oleh pengarang aslinya.

28. Divergence: Cerita yang mulanya berangkat dari fakta yang sama dengan canon-nya, kemudian pada titik tertentu berbelok memasuki situasi karangan penulisnya yang berbeda dengan canon-nya.

29. Drabble: sebuah fanfiction pendek, panjangnya berkisar sampai 200 kata.


F
30. Fandom: pada umumnya dapat diartikan dari suatu komunitas (sekelompok orang) yang tertarik, menikmati, membaca, dan menulis fanfiction dari suatu cerita seperti komik, manga, novel, film, dll.

31. Fanon: Informasi atau karakterisasi yang belum pernah dikonfirmasi, tapi diterima oleh para penggemarnya. Contoh: orientasi Dumbledore.

32. Fanficcer: seseorang yang menulis fanfict.

33. Femslash: cerita tentang hubungan seksual antara karakter perempuan.

34. F/F, f/f: kisah yang melibatkan hubungan seksual antara dua karakter wanita. “F” biasanya menunjukkan seorang wanita dewasa, sementara “f” menunjukkan seorang wanita di bawah umur.

35. Ficlet: FF yang sangat pendek.

36. Flame: kritik keras yang menghina sebuah fanfict maupun orifict. Dalam tahap yang lebih parah, flame sering ditujukan kepada author fanfict tersebut secara langsung, bukan kepada fanfict/karyanya.

37. Flamewar: perang kritik yang dilakukan dalam review, email, forum, journal, dan lain-lain.

38. Flash Fiction: karya fiksi yang sangat singkat, bahkan lebih ringkas daripada cerita pendek.Rata-rata flash fiction memiliki antara 250 dan 1000 kata.

39. Fluff: sebuah fanfict ringan. Biasanya pendek dan manis.

40. Fluffy Angst: sebuah gaya cerita yang awalnya sangat gelap dan suram, tapi berakhir manis dan bahagia. Biasanya berlebihan.

41. Fuxing: Memberi tanggapan atas suatu FF namun isinya tidak benar-benar seperti yang dimaksud, karena tidak ingin menyakiti hati si penulis, atau tidak ingin memulai suatu flame-war


G
42. Gen Fen: orang yang lebih suka alur non-slash atau mereka yang menentang slash karena dianggap merusak karakterisasi asli.

43. Genre: gaya, aliran dalam sebuah cerita, seperti fantasi, sci-fi, romance.
-General: genre yang cocok untuk segala usia dan adat istiadat, tidak berisi nada seksual.
-Romance: genre yang mengusung tema percintaan.
-Humor: genre yang mengusung unsur lucu, sehingga bisa membuat pembaca tertawa.
-Drama: genre yang mengutamakan pada konflik emosi dan bertujuan membuat pembaca terhanyut dalam cerita.
-Poetry: fanfict yang dikemas dalam sebuah puisi.
-Adventure: fict yang menggambarkan kejadian-kajadian yang terjadi dalam sebuah petualangan.
-Mistery: teknis cerita yang melibatkan karakter cerita dimanaia mencoba untuk menemukan potongan informasi penting yang disembunyikan sampai klimaks. Biasanya cerita detektif.
-Horror: bertujuan membangkitkan kombinasi dari perasaan takut, terpesona, dan muak pada para pembacanya.
-Parody: hampir sama dengan humor, hanya saja unsur lucunya terletak diakhir cerita dan tidak disangka olah kita. Parody biasanya digunakan untuk menyindir karakter, plot, bahkan realita yang terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
-Angst: fanfict yang melibatkan tingkat kecemasan tinggi dengan permainan emosional, fisik dan mental. Biasanya berakhir sad ending.
-Supernatural: bercerita mengenai kemampuan yang diluar batas manusia. Seperti sixth sense (indra keenam), kemampuan meramal, dll.
-Suspense: fict yang menimbulkan perasaan penasaran dan tegang. Identik dengan cerita kejahatan atau detektif, tapi itu bukanlah hal mutlak.
-Sci-fi: kependekan dari “science-fiction”. Sebuah fiction yang mengandung unsur ilmiah, seperti Science dan IPTEK
-Fantasy: fanfict yang mana author menciptakan sendiri dunianya, sebuah alternative dunia yang berada dalam legenda atau mitos zaman dulu. Biasanya melibatkan sihir, unsur mistik, atauh hal-hal supranatural. Contoh: dongeng-dongeng.
-Tragedy: fanfict yang menceritakan kesedihan dan hal-hal tragis.
-Western: genre yang mengangkat kehidupan Amerika zaman dulu, seperti koboi.
-Crime: berpusat pada hal-hal yang dianggap criminal (kejahatan)
-Family: berkisar mengenai masalah yang terjadi dalam kehidupan keluarga.
-Hurt/Comfort: gaya cerita dimana satu karakter dirugikan (baik secara fisik maupun emosional) dan karakter lainnya harus menyelamatkan karakter yang terluka tersebut, sehingga mereka merasa lebih baik.

44. Gary Stu: tokoh pria dalam sebuah ori/fanfiction yang dibuat terlalu sempurna, tak ada celah kelemahan. Versi cowok dari Mary Sue. Contohnya, karakter pria yang tampan, ketua OSIS, jago beladiri, kaya, pintar, serba bisa, digemari banyak wanita, dan tidak memiliki kekurangan.

45. Gore: FF yang penuh dengan darah, pembunuhan, dan hal-hal lain semacamnya

46. Grapefruit: FF yang secara eksplisit memaparkan adegan seksual terutama perkosaan
H
47. Half-Drabble: lebih pendek dari drabble. Hanya sekitar 50 kata.

48. Het: kependekan dari “heteroseksual”, menunjukkan hubungan antara pria dan wanita.

49. HGTG (Hero Gets The Girl): tokoh utama pria harus 'jadian' dengan tokoh utama wanita.

50. Hiatus: suatu keadaan dimana seseorang beristirahat/jeda dalam kegiatan/pekerjaannya untuk sementara waktu. Dalam dunia tulis-menulis, hiatus berarti menghentikan penulisan suatu karya tulis untuk sementara waktu, namun masih akan dilanjutkan. Bila tidak dilanjutkan lagi, dinamakan discontinued.


I
51. IC (In Chara): perwatakan sebuah karakter dalam fanfiction yang sesuai dengan aslinya.

K
52. Kitsching: Menulis tanggapan positif terhadap FF yang sangat banyak tanggapannya (mungkin istilah pendeknya: ikut-ikutan) agar terlihat seperti menggemari FF itu juga, meski mungkin sebenarnya tidak begitu suka

53. Klimaks: puncak ketegangan/konflik dari suatu cerita.

54. Klise: pengertian dari klise adalah pengulangan. Klise bisa berarti pengulangan kata-kata yang digunakan itu-itu saja ataupun tema yang digunakan itu-itu saja.


L
55. Lemon: sebuah fict yang berisikan adegan seksual eksplisit.

56. Lime: sebuah fanfict yang melibatkan adegan seksual, namun tidak seeksplisit lemon.

57. Lolicon: sebuah kisah percintaan yang mana salah satu pasangannya adalah gadis muda dan perbedaan usianya lebih dari 15 tahun.

58. Lurker: anggota milis, messageboard, atau forum lain yang jarang memberikan feedback atas karya yang telah dibacanya.

M
59. Mainstream Fandom: merupakan komunitas pecinta anime/manga/komik/buku/film yang memiliki banyak pembaca, penulis, dan pengikut.

60. Mary Sue: tokoh wanita yang dibuat dalam sebuah fanfiction atau orifict yang dibuat terlalu sempurna, tanpa celah, sehingga cenderung membosankan. Contohnya karakter wanita yang cantik, pintar, kaya, jago masak, digemari banyak pria, dan tidak memiliki kekurangan.

61. Movieverse: merupakan film yang diadaptasi dari suatu buku/komik, yang mana plot, setting, maupun karakternya bisa sangat berbeda dari canon.

62. MPREG: sebuah fanfict yang melibatkan kehamilan laki-laki. Tidak selalu diterima dengan tangan terbuka.

63. M/M, m/m: kisah percintaan antara dua karakter laki-laki. Biasanya “M” menunjukkan pria dewasa, sedangkan “m” menunjukkan laki-laki di bawah umur.

64. Multichapter Story: Cerita yang dibuat berchapter-chapter dengan 1 cerita utuh. Pada fanfict yang berjumlah chapter banyak, namun merupakan kumpulan oneshot tidak dapat dikategorikan sebagai Multichapter Story.


N
65. Next Generation: sebuah cerita yang berfokus pada anak-anak atau keturunan dari karakter canon. Umumnya next generation fict menggunakan tokoh utama OC yang merupakan keturunan dari karakter canon (tidak mutlak).

66. Noncon: Non-Constentual Sexual Act. Bisa dikatakan kata lain dari pemerkosaan.

67. Nonshipper: orang-orang yang membenci popular pairing.


O
68. Oneshot Story: merupakan fanfiction/orifict yang selesai dalam 1 chapter saja. Biasanya (kalau ada), lanjutan atau hal-hal yang berhubungan dengan fanfiction/orifict oneshot dibuat di sekuelnya.

69. Official Pairing: merupakan pairing yang sudah resmi dan sah pada suatu fandom karena pairing tersebut dibuat oleh pengarang anime/manga/book/movie/misc. aslinya. Contoh : AsumaKurenai, MinatoKushina, FugakuMikotto di fandom Naruto.

70. OTP (One True Pairing): keyakinan bahwa fandom tertentu hanya berisi satu pasangan nyata dan yang lain adalah tidak masuk akal.

71. OC (Original Character): karakter tambahan yang diciptakan oleh seorang author. Biasanya diciptakan untuk melengkapi, membantu jalannya cerita. Terkadang ada juga author yang menjadikan OC sebagai tokoh utamanya.

72. OOC [/color]: Perwatakan karakter yang dibuat berbeda atau melenceng jauh dari perwatakan di canon-nya. Misalnya Temon dari serial Abdel dan Temon dibuat sebagai karakter yang digandrungi wanita, kaya, dan pintar.


P
73. Pairing: kombinasi karakter/pasangan yang dibuat berdasarkan aslinya atau keinginan penggemar.

74. Plagiarism: Mengambil karya orang lain, kata perkata, dan mengakuinya sebagai milik sendiri. Bahasa gaulnya ialah mencontek/menjiplak.

75. Plotbunnies: ide cerita yang melompat-lompat di pikiran kita, meski kita tidak sedang memikirkan cerita tersebut.

76. Politislash: cerita slash tentang tokoh-tokoh politik yang biasanya bersifat menyindir.

77. POV (Point of View): sudut pandang pengarang dalam menggambarkan ceritanya.

78. PWP (Plot, What Plot?):
a)Plot, What Plot? Bisa diartikan sebagai cerita yang lebih menonjolkan pada adegan seksual dibanding alur ceritanya, bahkan plot sebenarnya hanyalah mengenai adegan seksual tokoh-tokohnya. Sering juga disebut sebagai Porn Without Plot. Hampir mirip dengan NC-17.
b)Plot, What Plot dapat diartikan sebagai fanfic yang hanya terdiri dari satu atau dua skenario tanpa ada background story yang jelas.


R
79. Rating: Penulis-atau arsip-sistem yang diterapkan memungkinkan para pembaca tahu apa yang mereka in untuk sebelum mereka mulai membaca sebuah cerita. Sangat penting bagi seorang author untuk mengetahui rating dari fanfict yang akan dibuatnya, agar dapat menghindari kesalahan segmentasi pembaca.


S
80. Seme: orang yang dominan (top) dalam hubungan seksual, baik yaoi maupun yuri.

81. Shounen-ai: boys love, kadarnya lebih rendah daripada yaoi. Lebih menekankan kepada hubungan perasaan daripada fisik.

82. Self Insertion: Sebuah fanfict dimana penulis memasukkan OC dirinya sendiri dalam fanfict yang ditulisnya. Terkadang SI menjadi indikasi Mary Sue.

83. Shoujo-ai: versi cewek dari shounen-ai.

84. Side Story: Kisah sampingan, menuliskan tentang suatu situasi atau tokoh yang tidak begitu diperhatikan dalam cerita aslinya.

85. Slash: jenis fict yang melibatkan hubungan antara dua karakter dengan jenis kelamin sama.

86. Smut: hampir sama dengan lemon, tapi lebih lembut dan biasanya melambai-lambai.

87. Songfict: sebuah fict yang ceritanya berdasarkan lirik lagu. Biasanya terdapat lirik lagu disana sini untuk memberikan suasana dan penekanan atas apa yang author ceritakan.

88. Spew Warning: Peringatan yang diletakkan di awal FF yang sangat lucu, hingga dikhawatirkan bila seseorang membacanya sambil makan sesuatu, akan tertawa hingga menyemburkan makanan yang sedang dimakannya.

89. Spoiler Warning: peringatan yang diberikan oleh author, biasanya terletak di awal atau summary cerita. Bertujuan untuk memberitahu pembaca agar mereka dapat memutuskan untuk berhenti membaca sebelum terlambat.

90. Song Parody: sebuah fict dimana authornya mengambil (biasanya) lagu popular, kemudian ditulis ulang dengan tema dan karakter yang membuat kita tertawa.


T
91. Tabestry Syndrome: Kecenderungan mendapat ide yang sangat banyak untuk membuat bermacam-macam FF, tapi tidak ada yang selesai

92. Timeline: merupakan setting waktu secara global yang digunakan dalam fanfiction/orifict. Kejelasan dari timeline suatu fanfiction/orifict sangat penting agar pembaca tidak kebingungan.


U
93. UberFic: FF yang sangat panjang, atau sangat populer

94. Uke: orang yang berada di bawah dominasi seme dalam hubungan seksual baik yaoi maupun yuri.


V
95. Vignette: FF pendek, tidak lebih dari 3000 kata.


W
96. WAFF (Warm and Fuzzy Feeling): fanfict yang mengandung content yang menghasilkan efek hangat dan melayang.

97. WIP: Work In Progress, FF yang di-post sebagian demi sebagian karena masih dalam tahap pengerjaan/belum selesai

98. Whumpage: sebuah fict yang plot ceritanya berfokus pada fisik (atau kadang-kadang emosional) kekerasan yang dilakukan kepada tokoh utama. Whumpage hampir sama dengan Darkfict, hanya saja whumpage berfokus pada ketahanan dan kelangsungan hidup karakter serta penderitaannya.

99. Writer Block: merupakan suatu keadaan dimana seorang author tidak dapat menulis karena alasan-alasan tertentu (tidak ada ide, tidak sempat karena sedang sibuk, dsb.)


X
100. XO, X/O: Istilah untuk Crossover


Oke, semoga kamus ini bisa membantu. Saya sendiri juga masih belajar, tapi hal-hal mengenai fanfiction bisa ditanyakan di sini. Pokoknya diskusi santai sajalah, dan jangan OOT.