Quote:Original Posted By Dunia
Semoga informasi ini dapat menjadi pertimbangan dan masukan bagi sista-sista yang ingin hamil dan periksa ke dokter kandungan......

Halo Sista,

Apakah sedang program ke Dokter Kandungan untuk segera hamil?
Atau ingin tahu tahap-tahap apa saja sih yang biasanya harus dijalani selama program untuk hamil.

Pada umumnya tahap-tahap yang harus dilewati seperti dibawah ini:

1. Pertama kali datang, biasanya Dokter kandungan akan menanyakan riwayat kesehatan istri atau suami. Ada Dokter yang langsung memeriksa rahim istri dengan USG untuk mengetahui apakah ada kista, miom dan kondisi rahim (ini dah gue alami sendiri waktu cek di dokter kandungan gue untuk yang pertama kalinya dan dokter ga ada comment berarti kayaknya OK).
Biaya konsultasi dokter kandungan Rp. 120.000,-

Ada juga Dokter yang langsung melakukan pemeriksaan USG melalui Ms.V untuk mengetahui kondisi ovarium (tahap ini belum gue alamai karena dokter ane menyarankan ke Bagian Radiologi untuk di X-Ray).

Adapun yang dilakukan di Bagian Radiologi adalah : (info ini gue dapat dari salah satu artikel yang ada di Google)

HSG Deteksi Awal PENYUMBATAN Saluran TELUR

Pemeriksaan ini cukup penting bagi wanita yang tak kunjung punya momongan.
Anda berdua tak berniat menunda kehamilan? Lalu mengapa juga setelah memasuki tahun kedua perkimpoian atau mungkin lebih, Anda tak kunjung mendapat momongan? Kalau ini yang Anda alami sebagai pasangan suami istri, umumnya dokter akan menyarankan Anda berdua untuk menja- lani sejumlah pemeriksaan. Aneka pemeriksaan tersebut diperlukan untuk memastikan penyebab terjadinya infertilitas/ketidaksuburan.Langkah awal biasanya berupa pemeriksaan organ reproduksi pada pihak wanita maupun pria. Selanjutnya, ada sejumlah tes lain guna mendeteksi secara lebih detail. Pada pria biasanya akan dilakukan tes kualitas dan kuantitas sperma. Sedangkan pada wanita, salah satu di antaranya adalah pemeriksaan HSG (histerosalpingografi). Pemeriksaan ini bertujuan untuk mengetahui kondisi saluran telur. Mengapa diperlukan pemeriksaan saluran telur? Tak lain karena kehamilan hanya mungkin terjadi bila sel telur bertemu dengan sel sperma. Pertemuan ini terjadi di ampula tuba (bagian saluran telur yang melebar).

Untuk mencapai lokasi tersebut, sel sperma harus melalui perjalanan panjang. Yakni dari liang vagina terus menuju mulut leher rahim lalu ke rahim dan selanjutnya saluran telur. Sementara sel telur, setelah lepas dari indung telur akan ditangkap oleh “tangan-tangan” (fimbrae) saluran telur lalu berjalan menuju ampula.

Nah, bila pada saluran telur terdapat perlekatan atau sumbatan, maka pertemuan antara sel telur dan sel sperma tadi tidak akan terjadi. Ini berarti kehamilan pun tidak terwujud. Kalaupun perlekatan itu masih bisa meloloskan sperma, mungkin saja terjadi kehamilan. Namun kehamilan tersebut akan terjadi di luar kandungan atau yang paling sering terjadi adalah kehamilan tuba.

WAKTU YANG TEPAT

HSG dilakukan dengan menyemprotkan cairan yang mengandung zat kontras ke dalam rongga rahim melalui vagina. Kemudian dilakukan foto rontgen hingga akan terlihat apakah zat kontras tersebut masuk ke dalam saluran telur atau tidak. Bila masuk, berarti bebas dari perlekatan atau penyumbatan yang dalam istilah medis disebut paten. Sebaliknya bila zat kontras tidak dapat memasuki saluran telur, berarti ada penyumbatan yang lebih dikenal dengan istilah saluran telur nonpaten.

Hanya saja pemeriksaan khusus ini tidak dapat dilakukan sembarang waktu. Waktu pemeriksaan yang tepat adalah hari ke-9, ke-10 atau ke-11 dalam siklus haid (dihitung sejak hari pertama mendapat haid). Umumnya saat memasuki hari ke-9, haid telah selesai dan belum terjadi ovulasi (dilepaskannya sel telur dari indung telur).

Mengapa harus dilakukan setelah haid selesai? Ini dimaksudkan agar cairan kontras tadi tidak ikut masuk ke pembuluh darah yang saat menstruasi dalam keadaan terbuka. Kalau sampai ikut masuk dikhawatirkan akan menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. Pemilihan hari-hari yang diasumsikan belum terjadi ovulasi sebagai hari pemeriksaan pun bertujuan agar tidak mengganggu sel telur yang akan dilepaskan oleh indung telur. Memasukkan cairan yang mengandung zat kontras ke dalam saluran telur dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas sel telur.

Secara teknis, pelaksanaan HSG biasanya menimbulkan rasa nyeri dan tak nyaman karena cairan yang mengandung zat kontras tadi disemprotkan melalui vagina. Akan tetapi bila yang bersangkutan merasa takut, dapat dilakukan pembiusan lokal guna mengurangi rasa nyeri.

PLUS MINUS

Selain HSG, sebetulnya ada cara lain yang dapat dilakukan untuk mengetahui apakah saluran telur seseorang paten atau nonpaten. Pemeriksaan yang dimaksud adalah pertubasi, yakni mengalirkan CO2 (karbondioksida/zat asam arang) atau yang kerap digunakan adalah cairan yang mengandung antibiotik dan antiperadangan. Cairan dimasukkan melalui leher rahim. Inilah yang oleh kalangan awam kerap disebut dengan istilah “ditiup”. Mengetahui paten atau tidaknya saluran telur ditentukan dengan mengukur tekanan gas sewaktu peniupan. Berbeda dengan HSG yang menimbulkan rasa nyeri, saat peniupan, gas yang masuk terasa hangat. Sedangkan mengenai waktu pemeriksaannya sama seperti HSG, yakni hari ke-9, 10 dan 11 dihitung dari hari pertama haid.

Bedanya, hasil pemeriksaan HSG bersifat objektif. Artinya, ada data yang terlihat langsung melalui hasil rontgen. Letak sumbatan pun dapat diketahui dengan jelas lokasinya. Sedangkan pada pertubasi, letak sumbatan tidak dapat diketahui. Hanya diketahui adanya sumbatan melalui perbedaan tekanan gas saat dimasukkan.

Bukan cuma itu. Selain berfungsi menegakkan diagnosis, HSG juga memberi manfaat sebagai tindakan teraupetik/pengobatan. Umumnya setelah dilakukan tindakan mengalirkan cairan yang mengandung zat kontras tadi saluran telur yang tidak paten menjadi paten. Dengan adanya cairan yang dimasukkan ke dalam saluran telur berarti ada daya dorong yang diharapkan mampu membuka sumbatan-sumbatan yang ada. Selain itu, zat yang digunakan juga sekaligus berfungsi menghambat pertumbuhan kuman. Namun biasanya ini hanya berlaku untuk saluran telur yang mengalami perlekatan ringan.

Meski memberi efek terapi, HSG tidak dapat dilakukan berulang-ulang. Mengapa? Efek radiasi yang timbul dikhawatirkan akan membahayakan si ibu. Antara lain mengganggu kesuburan karena merusak sel telur di indung telur.

Alternatif lain yang saat ini banyak dipilih adalah hydrosonografi. Pemeriksaan ini dilakukan dengan memasukkan cairan kontras ke dalam saluran rahim melalui vagina. Umumnya yang banyak digunakan adalah cairan normalsaline. Bedanya dengan HSG, hasilnya dapat dilihat melalui monitor saat pemeriksaan berlangsung. Pemeriksaan yang menggunakan alat bantu USG ini memungkinkan pasien bisa ikut mengetahui secara langsung lokasi terjadinya penyumbatan di saluran telur.

Tahap ini akan gue jalan hari sabtu tgl 26 Juni 2010 ini dan biayanya katanya Rp. 700.000,-
doain berjalan lancar ya sista dan hasilnya baik-baik saja.

Dan hasil pengecekannya ada kelainan di bentuk rahim ane.....
untuk cerita lengkapnya mengenai tahap HSG ane dapat dilihat di page 4.... semoga dapat menjadi informasi yang berguna bagi sista2 yang akan menjalani HSG juga....


2. Jika usia pernikahan sudah lebih dari 1 tahun atau istri sudah berusia lebih dari 30 tahun, Dokter spesialis kandungan biasanya memberikan obat penyubur bagi istri seperti profertil (ini juga udah gue jalanin karena dokter kandungan gue memberikan gue Penyubur Kandungan "Naturol 400" sebanyak 30 kapsul (harganya total Rp. 130.000,-).

3. Untuk kondisi suami, Dokter akan memberikan surat pengantar ke Lab.untuk mengecek kondisi sperma suami (tahap ini juga sudah dilakukan oleh suami ane biayanya Rp. 150.000,- dan hasilnya memang kurang baik yaitu "TERATOZOOSPERMIA"..... doakan bisa diobati dan segera normal kembali).

Dan hasil pengobatan suami ane yang TERATOZOOSPERMIA di dokter andrologi dapat dibaca lengkap di page 4 juga......

4. Dokter memberikan surat pengantar untuk pemeriksaan darah dan urin istri.

5. Sesi tanya jawab mengenai gaya hidup dan kehidupan seksual suami istri.

Tahap-tahap diatas bersifat umum, karena masing-masing Dokter Kandungan berbeda-beda tahapannya.

Semoga bisa menjadi informasi bagi para pasangan yang berencana program ke Dokter Kandungan, karena saya mengalami sendiri belum pernah periksa ke dokter kandungan waktu pertama kali periksa perasaaannya selalu menemukan hal baru yang selama ini belum pernah gue alami dan beda dengan test-test kesehatan yang pada umumnya kita pernah lakukan.

UPDATE : Tahap diatas sudah ane jalankan semua kecuali yang nomor 4....... semoga inpo ini bisa menjadi masukan dan inpo tambahan bagi sista dan agan semua.........

Doakan ane ya sista supaya keajaiban bisa datang dan ane bisa dapat segera punya momongan...... AMIN....

NEW UPDATE :
Akhirnya ane hamil sista...... seneng bgt rasanya...... ternyata keajaiban itu datang juga kepada ane...... Terima Kasih TUHAN........
setelah ane berpasrah dan menghentikan semua pengobatan karena mau relax dulu ....... namun tetap berdoa semoga TUHAN memberi kepercayaan kepada kami.

bagi sista dan agan semua yang lagi berusaha punya anak......... jangan putus asa..... tetap berusaha.......... pasrah dan tetap selalu berdoa pada TUHAN ..... semoga keajaiban ini dapat juga terjadi pada kalian......

NEWEST UPDATE :
sekarang baby ane dah umur 3 bulan..... semoga dia menjadi anak yang baik dan berbakti pada orang tua.....

update poto


ini ke dokter siapa dan dimana jeung???
nice info sist

moga anaknya jadi anak yang berbakti kepada kedua orang tua ya...

mohon doa biar ane bisa segera punya anak...

dah lama menunggu kehadiran buah hati
ijin baca2 ya agan penghuni FW

dah merid dari nov taun kmren tp istri blum hamil
Quote:Original Posted By alfredh80


bantu info aja gan, kista bisa hilang koq. ini terbukti am istri ane sndiri, skrg lg hamil jln 4 bln. seblm nya sempet ada kista, mlhan sempet d disaranin operasi ama dokter. temen ane jg hamil pas ada kista koq. jd ente jgn khwatir


Nice info gan,coz kmren ane cek dgn dokter yg lain lg.... tp malah di vonis hrus operasi dan klo Hamil resiko... ane jd galau jg cie gan mo operasi mesti celengin dulu, truz istri kistanya brapa cm dan posisi sebelah mana? klo istri ane agk ke tengah

Quote:Original Posted By cakueh


Setahu ane garis besarnya mah kaya gini..
1. kista bentuknya seperti balon berisi air, orang yang mempunyai kista biasanya tidak mengalami keluhan apapun, tidak merasa sakit atau merasa ada gangguan saat haid. (masih dibagi2 lagi jenisnya )
2. Miom bentuknya seperti daging, wanita yang mempunyai miom biasanya suka kesakitan sekali kalo sedang haid. (yang ni juga sama masih dibagi2 lagi jenisnya )
3. ada juga kista yang disebabkan karena kehamilan (katanya sih itu hanya darah yang membeku) ntar pas melahirkan kistanya akan ikut keluar.

Yang ane tau kista yang berukuran dibawah 5 cm masih bisa disembuhkan dengan obat2an, yang diatas 5 cm biasanya dokter akan coba dengan obat2an kalo ternyata ga berhasil ya harus dioperasi..temen ane juga ada yang kista tapi masih kecil pake obat caranya dengan disuntik bisa sembuh dan punya anak
saran ane gan, terusin aja pengobatannya daripada tambah gede terus harus dioperasi..

Sekalian share aja deh...istri ane juga kista gan, ketahuannya pas setahun dah nikah lom punya anak terus ke dokter pas di usg baru ketahuan di 2 ovariumnya ada kista yang satu 12cm yang satu lagi 7 cm..akhirnya dioperasi deh ovarium yang ada kista 12 cm udah g bisa diapa2in lagi selain diangkat ama ovariumnya, ovarium satunya lagi yg ada kista 7cm alhamdulillah masih bisa diselamatkan..udah ampir satu tahun ini kita kontrol ke dokter masih belum bisa hamil, kata dokter sih istri ane udah g ada masalah tinggal ane yang harus diperiksa..ya ane mau2 aja ga adil kalo cuma istri ane aja yang diperiksa, bulan januari kemaren ane cek sperma hasilnya baik kecuali 77% sprema ane ternyata Terazospermia ..
tapi ane g patah semangat gan, Ane yakin ko kalo Tuhan ngasih cobaan tu pasti yang bisa kita hadapi

2 Bulan Kemaren ane nemu trit ini, baca2 bareng ama istri alhamdulillah banyak ngasih inspisari..

Ane ucapin makasih buat aganwati yang buat trit ini


nice info

alamat dokter winarno

Quote:Original Posted By gungse80
tar, gw jd dokter dulu

klo mau bener2 strik si periksa tokso ke prodia, trus konsultasi ke dokter spog yg cukup bagus, gw si di bandung, pake dr. winarno.

malah klo konsul dari awal, bisa di program ma dokter nya, kita pgn anak co/ce..
tp ini bukan 100% mutlak bener, dokter cuma kasi saran dari makanan2 yg kita makan hari2 menjelang hubungan..

spt kt hornydew, semua cuma share, tmasuk dokter nya, toh semua kembali ke Yg Diatas... dokter cuma kasi saran dari segi sains, cmiiw.

enak nya lg klo ud konsultasi & cek lab, klo ada apa2 bisa diantisipasi dulu, sblm menyerang janin.

Smile minta alamat dokter winarno

Quote:Original Posted By gungse80
tar, gw jd dokter dulu

klo mau bener2 strik si periksa tokso ke prodia, trus konsultasi ke dokter spog yg cukup bagus, gw si di bandung, pake dr. winarno.

malah klo konsul dari awal, bisa di program ma dokter nya, kita pgn anak co/ce..
tp ini bukan 100% mutlak bener, dokter cuma kasi saran dari makanan2 yg kita makan hari2 menjelang hubungan..

spt kt hornydew, semua cuma share, tmasuk dokter nya, toh semua kembali ke Yg Diatas... dokter cuma kasi saran dari segi sains, cmiiw.

enak nya lg klo ud konsultasi & cek lab, klo ada apa2 bisa diantisipasi dulu, sblm menyerang janin.


minta alamat n no tlp tempat praktek dokter winarno di bandung doonk, thanks............
nice inpoh sis
Quote:Original Posted By Li3nk
ini ke dokter siapa dan dimana jeung???


ane ke Dr. Didi Hendrawan di RS. Hermina Depok berhubung ane tinggal di depok jadi ke RS. Hermina......
alhamdulillah ya... udah punya momongan.. semoga jadi anak yang soleh soleha..
amiin
Quote:Original Posted By teebite
alhamdulillah ya... udah punya momongan.. semoga jadi anak yang soleh soleha..
amiin


makasih doanya.... amin.....
membaca tulisan sista...mengharukan yg endingnya membahagiakan.....selamat ya sis, akhirnya dptin jg buah hati....amin.....selama kita yakin dan berusaha , pasti akan ada keajaiban pada hambanya...
nice info sista..... n selamet jg yah akhirnya dikaruniai seorang anak...
Quote:Original Posted By byun80
Lama gak posting disini...

Sesuai janji, saya mau cerita pengalaman inseminasi kemarin. Pas yang inseminasi pertama (awal Juli) ternyata gagal, namun saya dan istri pantang menyerah. Bulan depannya (awal Agustus) kami coba insem lagi dan Alhamdulillah berhasil.... sekarang istri lagi hamil (baru 2 minggu). Menurut dokter, inseminasi memang kecil kemungkinan berhasil pada percobaan pertama, biasanya berhasil pada yang kedua atau ketiga.

Kondisi saya astenoterato, namun pada insem kedua ternyata tinggal terato. Sebelum insem, sy minum tribestan atas inisiatif sendiri.

Jadi buat yang lg berusaha dapat momongan, jangan menyerah dan selalu berpikir positif.. jangan sampe stress deh, karena faktor kejiwaan ternyata sangat berpengaruh.


Thanks infonya Gan, saya dan istri juga sedang program. InsyaAllah kalau tidak ada halangan mau inseminasi, saya sekarang mimum tribestan dan santa e atas inisiatif sendiri sedangkan istri saya minum prefentil dan santa e dari resep dokter. Mudah-mudahan tidak sampai inseminasi sudah istri saya sudah hamil, mohon doanya ya ....
halo semua..salam kenal gan and sis..
ane mau curhat nih masalah penantian mempunyai momongan..

ane nikah awal januari 2011, bln maret istri ane positip hamil, walau wkt cek ke dkter bentuk janin masih sangat kecil sekitar 2minggu..
padahal istri ane udah telah 3 minggu..

selanjutnya sebulan kemudian kita cek lagi ke dokter yang berbeda,
dan divonis dokter janin sudah tidak berkembang dan harus dikuret...
terus coba cek ke dokter yang lain hasilnya sama..sampai 3 dokter berbeda semua mengatakan hal yg sama,
janin tdk berkembang dan kira2 berumur 8-10 minggu..
padahal kali pertama ke dokter umurnya 2minggu trus 1 bln lagi ke dokter bilang sudah 8-10 minggu..
ini kejanggalan pertama...

akhirnya kita putuskan untuk kuret di mitra keluarga bekasi barat...prosesnya cuma sebentar..
dan kata dokter sudah bisa langsung hamil lagi..
krn hasil kuretnya sudah bersih..

dan sampai skrg istri saya blm hamil2....sudah 1thn setelah kuret...

apakah ada yg mengalami hal yg sama?
kalo seperti ini harus cek sperma dll juga? mengingat istri pernah mengalami kehamilan..

terima kasih sebelumnya...
thanks infonya sis.
nb: pic profilenya lucu
Nice inpo sis
Sekarang ane jadi tau berapa biayanya buat konsultasi maklum ane udah hampir 30 tahun udah nikah setahun lebih lom ada momongan
Semoga semua pasutri yang belum dikaruniai keturunan.. segera diberikan kepercayaan oleh Allah untuk memiliki buah hati yang selama ini diidam2kan... amiiinn..

Semangat terus, berdoa dan berusaha yaaa...
Quote:Original Posted By kevinmoore
halo semua..salam kenal gan and sis..
ane mau curhat nih masalah penantian mempunyai momongan..

ane nikah awal januari 2011, bln maret istri ane positip hamil, walau wkt cek ke dkter bentuk janin masih sangat kecil sekitar 2minggu..
padahal istri ane udah telah 3 minggu..

selanjutnya sebulan kemudian kita cek lagi ke dokter yang berbeda,
dan divonis dokter janin sudah tidak berkembang dan harus dikuret...
terus coba cek ke dokter yang lain hasilnya sama..sampai 3 dokter berbeda semua mengatakan hal yg sama,
janin tdk berkembang dan kira2 berumur 8-10 minggu..
padahal kali pertama ke dokter umurnya 2minggu trus 1 bln lagi ke dokter bilang sudah 8-10 minggu..
ini kejanggalan pertama...

akhirnya kita putuskan untuk kuret di mitra keluarga bekasi barat...prosesnya cuma sebentar..
dan kata dokter sudah bisa langsung hamil lagi..
krn hasil kuretnya sudah bersih..

dan sampai skrg istri saya blm hamil2....sudah 1thn setelah kuret...

apakah ada yg mengalami hal yg sama?
kalo seperti ini harus cek sperma dll juga? mengingat istri pernah mengalami kehamilan..

terima kasih sebelumnya...



kalo mengenai masalah hamil lagi setelah di kuret..... ane pernah melihat dan mendengar pengalaman dari kakak ipar ane......
kakak ipar ane pada waktu itu hamil yang ke-2 kalo ga salah waktu itu usia kehamilannya masuk usia 2 bulan..... dia kena tokso jadi kata dokter janinnya tidak berkembang dengan baik jadi harus diangkat......
dia bilang setelah dikuret sakitnya lebih dari orang melahirkan lho....... agak serem dengernya.......
namun setelah 3 bulan dia di kuret dia berhasil hamil lagi lho...... jadi menurut ane, istri agan pasti bisa hamil lagi setelah dikuret.......

kalo menurut ane ada baiknya agan dan istri konsul lagi ke dokter yang agan percaya....... untuk mengetahui apa yang terjadi sama agan dan istri saat ini...... apakah ada masalah kesuburan krn faktor usia, dll....... itu menurut pendapat ane gan........ krn ga ada salahnya periksa ke dokter kan gan kalo itu demi kebahagiaan agan dan istri kedepannya........daripada terlambat krn usia kita terus berjalan kan gan krn kesuburan juga ikut menurun dan menentukan buat punya anak...... heheheehhe.......
wah, akhirnya nemu trit yg bagus banget...
aku juga lagi terus usaha, biar bisa cepet hamil..
izin gabung buat sharing yaaa semuanya..

aku udah hampir 8 bulan menikah, tapi sampe sekarang belum "ngisi" juga...
usaha sih terus, klo tes-tes, aku baru tes TORCH aja sih, dan alhamdulillah hasilnya bagus..
selama ini sih kami santai dan nunggu dikasih "rejeki" dari-Nya aja..
tapi, klo ngeliat bayi dan anak2 kecil, ditambah lagi saudara2 sepantaran baru pada punya baby, dan pertanyaan2 "udah isi" belum? selalu dilontarkan setiap ketemu saudara2 atau teman-teman, saya jadi pengen buru2 dapet momongan..
nah, alhamdulillah banget, ada trit ini.. saya mohon sharing pengalaman agan dan sista ya...
siapa tau dengan saling tuker pengalaman, bisa jadi semangat juga buat saya dan suami, biar bisa cepet2 dapet momongan.. ( dengan izin-Nya, pastinya ) *amin
Quote:Original Posted By still_v3
wah, akhirnya nemu trit yg bagus banget...
aku juga lagi terus usaha, biar bisa cepet hamil..
izin gabung buat sharing yaaa semuanya..

aku udah hampir 8 bulan menikah, tapi sampe sekarang belum "ngisi" juga...
usaha sih terus, klo tes-tes, aku baru tes TORCH aja sih, dan alhamdulillah hasilnya bagus..
selama ini sih kami santai dan nunggu dikasih "rejeki" dari-Nya aja..
tapi, klo ngeliat bayi dan anak2 kecil, ditambah lagi saudara2 sepantaran baru pada punya baby, dan pertanyaan2 "udah isi" belum? selalu dilontarkan setiap ketemu saudara2 atau teman-teman, saya jadi pengen buru2 dapet momongan..
nah, alhamdulillah banget, ada trit ini.. saya mohon sharing pengalaman agan dan sista ya...
siapa tau dengan saling tuker pengalaman, bisa jadi semangat juga buat saya dan suami, biar bisa cepet2 dapet momongan.. ( dengan izin-Nya, pastinya ) *amin


santai aja sista.......masih 8 bulan..... nikmatin saat be-2 dulu ajah.......Tuhan lagi memberi sista and suami waktu buat be-2 dulu doank tuh kyknya........
dak usah pusing kata orang udah isi apa belum....... itulah hidup..... klo ntar dah isi dan lahiran anak pertama nanti bakal ditanya kapan nyusul anak ke-2 nya........udah hapal pertanyaan kyk gitu..... hehehehehe.........