[share]Mempersiapkan biaya2 untuk pembelian rumah seken melalui KPR

Quote:Kalo bermanfaat silahkan dirate
Permisi gan pingin sharing,buat agan2 yg punya rencana beli rumah seken lewat KPR,ada beberapa yang perlu dipertimbangkan selain menyiapkan uang muka dari harga jual rumah.Yaitu biaya2 yang muncul untuk notaris & biaya KPR. Berdasarkan pengalaman ane,informasi ini akan sangat membantu coz biaya yg tak terduga ini cukup membuat ane kaget & kelabakan coz tidak mengira jumlahnya sebanyak itu.Berikut rincian biaya/uang yg agan harus siapkan sebelum akad jual beli dengan penjual dan bank.
Quote:
Uang Muka, Bahwa untuk pembelian rumah seken dengan KPR, pihak bank hanya mengcover 70% dari harga rumah*. Sisanya 30% anda harus menyiapkan uang tersebut. Harga rumah ini bukan harga yg ditentukan oleh penjual, namun harga rumah ini adalah harga hasil survey dari tim appraisal.

jadi misal penjual memberi harga rumah pada anda 200juta, kemudian setelah berkas2 anda masukkan ke bank, pihak appraisal akan datang untuk mensurvey rumah yang akan anda beli. biasanya biaya appraisal ini diminta saat tim melakukan survey (250rb ~ 300rb).
hasil survey ini akan diberikan ke pihak bank, dan apabila hasil dari tim survey ini ternyata rumah tersebut berharga 150 juta, berarti plafon kredit yang diberikan oleh bank adalah sebesar 70% dari 150 juta = 105 juta. biasanya para pemohon kredit menyebutkan harga rumah lebih tinggi dari harga yang diberikan oleh penjual untuk pengisian form pengajuan KPR dengan harapan mendapatkan pembiayaan yang tinggi dari bank.
jadi uang muka yang harus anda siapkan adalah 200jt-105juta = 95 juta


Biaya notaris, semua biaya yang kluar untuk pajak jual beli, akta jual beli dan balik nama
1. Pajak
Untuk jual beli sebuah rumah,sebenarnya nanti akan muncul pajak2 yg harus dibayarkan,ada pajak yg dibebankan bagi penjual & ada pajak yang dibebankan pada pembeli, tp biaya ini nantinya tergantung dari deal juragan ama yang punya rumah, apakah nanti ditanggung sendiri2, ato semuanya ditanggung penjual atau bisa juga pembeli yang menanggung.Semuanya tergantung deal juragn ama yang punya rumah.
Perhitungan pajak tersebut,dari pengalaman ane dihitung berdasarkan dari PBB terahir dari rumah tersebut. Di PBB nanti ada dicantumkan objek pajak& objek bangunan.
Jadi misal nya PBB rumah yg akan dibeli kyk gini gan:


Pajak penjual\t\t
= 5% x 67.944.000 = 3.397.200

Pajak pembeli
= 5% x {67.944.000 – (11.988.800 + 8.000.000)}
= 5% x {67.944.000 – 20.000.000 (pembulatan)}
= 5% x 47.944.000
= 2.397.200


2. Biaya balik nama, sertifikat dan akta jual beli
Biaya ini bisa berbeda-beda tiap notaris. Untuk biaya ini anda harus menyiapkan biaya sekitar 1 – 2 juta rupiah.

3. Biaya penghapusan Roya (kalau sertifikat pernah dijaminkan ke bank)
Untuk biaya ini juga bervariasi, anda harus pintar2 nego dengan notarisnya. Untuk penghapusan roya ini sediakan uang antara min 100ribu, dan max 1juta.

Biaya KPR, biaya-biaya yang harus ditanggung konsumen untuk keperluan pencairan KPR sbb:
1. Biaya Provisi, 1% dari plafon kredit yang akan dicairkan
2. Biaya administrasi, umumnya sekitar 250rb-300rb
3. Biaya asuransi jiwa
Nominal biaya asuransi jiwa kredit tergantung dari umur Debitur KPR dan jangka waktu kredit yang diambil. Sebagai gambaran untuk KPR dengan jangka waktu 10-15 tahun untuk debitur dengan usia 30 tahun maka premi asuransi yang dibayarkan sekitar 1 s.d 1,5 % (AIG Life) dari nominal KPR yang dicairkan. Jadi misalkan untuk KPR senilai Rp.200 juta maka premi AJK besarnya +/- Rp.2 juta s.d Rp.3 juta.
4. Biaya asuransi kebakaran
Besarannya tergantung dari nilai bangunan yang akan dibeli dan jangka waktu perlindungan, umumnya berkisar pada angka 1% darinilai bangunan.
5. biaya apraisal, dibayarkan dimuka, digunakan untuk jasa appraisal/survey Rp. 250.000,-
6. Biaya pengecekan seripikat, dilakukan oleh notaris, biayanya +/-Rp.100.000
7. Biaya SKMHT, berkisar antara 100.000 ~ 500.000
8. Biaya APHT, umumnya berkisar antara Rp.1 juta – Rp. 2 juta (tergantung dari nominal pencairan KPR)
9. Biaya buka rekening (apabila mengambil KPR melalui bank),besarannya berbeda-beda untuk masing-masing bank
10. Angsuran Mengendap sebesar 1 X angsuran perbulan yang sudah ditentukn oleh pihak bank


Sebenarnya proses pengajuan untuk rumah seken tidak terlalu susah, dan prosesnya juga cepat, pengalaman saya mengajukan ke BTN syariah,
proses dari pengajuan berkas s/d hasil survey masuk ke pihak bank +- 3 hari
proses persetujuan KPR (dimusyawarah kan oleh tim/komite) sampai keluar persetujuannya max 10 hari.
jadi jika smua berkas2 telah lengkap dalam waktu 2 minggu anda bisa melakukan akad jual beli dengan penjual dihadapan notaris dan pihak bank.

nominal yang di cetak warna merah adalah jumlah uang yang harus anda siapkan. untuk harga yang menggunakan kisaran karena itu berbeda tiap2 bank dan juga tiap2 notaris, jadi untuk aman nya gunakan estimasi tertinggi dari kisaran harga diatas.

Sebenernya rumah baru pun sama kyk gini itungannya, hanya saja biasanya semua biaya tersebut dah dibebankan oleh developer ke kita, jadi kita tahunya cuma bayar uang muka, PPN,BPHTB dll.

semoga pengalaman ini bisa berguna buat agan2 semua untuk mempersiapkan pengajuan KPR, dan juga biar tidak kaget nantinya karena biaya2 notaris dan biaya KPR cukup besar.

jangan lupa ya gan, dan dirate

semoga tidak karena ini pengalaman ane sendiri waktu pengajuan kredit ke Bank BTN
dan tolong jangan

Buat kaskuser yg punya pengalaman yg lain silahkan di share, di halaman 1 ada rangkuman beberapa sharing pengalaman dari kaskuser yg lain

Spoiler for beberapa komeng dan pertanyaan dari agan2:

Quote:Info KPR syariah (Muamalat)-1
Info KPR Syariah Muamalat
Info KPR syariah (Muamalat)-2
Info KPR Syariah Muamalat lainnya

Quote:Trit ane yg lain
Salah satu produk gagal dan salah desain - GOKIL
nais inpoh gan...
lumayan nih buat info yang berguna dimasa depan... izin copas ya gan...
Quote:Info KPR syariah (Muamalat)-1
Info KPR Syariah Muamalat
Info KPR syariah (Muamalat)-2
Info KPR Syariah Muamalat lainnya

Quote:SHARING DARI KASKUSER YANG LAIN
Quote:Original Posted By lembrant
Very2 nice info gan (bukan junker)

Kalo boleh tau kemaren TS total keluar berapa duit buat bayar pengeluaran yg ada2 aja?


jadi kemaren ane beli rumah seken, perincian kyk gini gan

Harga Rumah dari penjual :
230juta (kita deal harga segitu dg catatan biaya notaris ane yg tanggung, sebelumnya penjual minta harga lebih dari harga tsb)
karena bank mengucurkan KPR sejumlah 156 juta, maka ane nyediakan uang buat DP ke penjual sejumlah 74 juta

Biaya Notaris :
Total biaya 20 juta (perincian hampir sama kyk di pejwan, cuma yg di pejwan itu itung2an 1 sertifikat). 20 juta agak mahal memang, karena itu 2 rumah yg dijadikan 1, jadi sertifikat ada 2 (otomatis biaya notaris, pajak, balik nama ada 2), dari penjual mau menyumbang 2,5jt, jadi total ane kluar uang 17,5juta.

Biaya KPR :
7,5 juta, perincian sama kyk di pejwan

jadi total biaya yg ane keluarin :
= DP rumah + Biaya Notaris (pajak, biaya balik nama, roya dll) + Biaya KPR (asuransi, provisi, pengendapan uang 1x cicilan dll)

= 74jt + 17,5jt + 7,5 jt

= 99juta total uang yg ane kluarin gan.

semoga membantu
Quote:Original Posted By ikun666
1.Jumlah maksimal cicilan yg bakal diberikan ke bank adalah
a.Jika karyawan,maka maksimal cicilan max perbulan adalah penghasilan anda X 0.24.
Mis: 3jt x 0.24=720rb/bln

b.Jika pgusaha/profesional,maka akan diminta membuat Neraca laba/rugi dulu,
biasanya pihak bank bersedia membuat kan dgn biaya 2jt,biaya ini akan dipotong bila kreditnya gol,kalo gak keluar gak bayar.
Kalau seandainya anda udah punya rekening koran,maka gak perlu pake neraca LR.
Nanti dari data2 tersebut akan ditentukan brapa penghasilan bulanan anda.

C.Apa bila anda sudah mempunyai kredit yg sedang berjalan sebelumnya,maka pada point a diatas,faktor pengalinya adalah 0.36, setelah penghasilan ente dikurangi dulu oleh cicilan bulanan kredit sbelumnya.

Salam tukang kredit.
Page 1 please.




Quote:Original Posted By adhitana
thx ya gan infonya... berguna sekali buat mencari pinjaman extra buat biaya2 tak terduga ini
skrg lg nungguin team appraisal nih.. kemaren masukin ke 6 bank sekaligus (permata, niaga --> 2 bank ini bayar appraisal dimuka, pdhal belum tentu acc kreditnya, mandiri, bri, danamon n commonwealth).
Mudah2an sih ada yg gol nih KPR-nya. nanti bagi2 cendol deh klo gol..
Ada yang punya tips n trick ga biar appraisal rumahnya tinggi ? mohon dishare


Quote:Original Posted By rowdey
tambahin dikit....
- bank cuma mau approve kpr dari rumah yg bisa masuk mobil, jd klo agan2 naksir rumah yg lokasinya d gang atau d jalan sempit mending ga usah k bank, karena pasti bakal d tolak.
- bank juga liat lokasi rumah (jangan cari rumah yg kata orang d lokasi tusuk sate, deket sama kali, d areal SUTM or SUTET) klo ada point2 ini kecil kemungkinan buat d approve sama bank


Quote:Original Posted By xlolooke
Buat juragan sekalian jangan tergiur dengan bunga bank yang rendah, biasanya itu permainan dari pihak bank, klo bisa pake bank BUMN, lebih terjamin


Quote:Original Posted By gahara
Ane kasih bocoran ya gan TS, di Bank BRI bisa 20% untuk Uang Muka,, bunga 7,5% fixed 1 tahun awal atau 8,8% fixed 2 tahun awal, tahun selanjutnya mengikuti rate yg berlaku..


Quote:Original Posted By RICA_RICA
Nice trit gan

Gw juga lagi nungguin survei dari bank nih,, kemarin gw masukin ke bank muammalat dan katanya cm 10% doang yang kita keluarkan sisanya bank yang nanggung

Nanti gw share deh kalo dah deal :


Quote:Original Posted By gahara
Selamat malem agan2,,untuk yg berminat KPR di BRI ane bisa bantu..
Untuk lebih jelasnya mengenai rate/bunga, jk.waktu, persyaratan, bisa PM ane

Oiya,bagi agan2 enterpreneur sejati boleh di cek trit rekan ane mengenai serba-serbi Kredit BRI di :
http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=2527230

Kalo agan TS ga keberatan boleh ya request spy comment ane ini nebeng di pej wan..



Quote:Original Posted By rafto
Bener banget gan...
harus siapkan DP sendiri antara 20%-30%
asalkan kita pinter milih sbenarnya ada koq bank yang bersedia membiayai sampai 80% dari nilai appraisal / taksasi.

Satu lagi, jika agan sekalian dapat bunga fixed tahun pertama hanya 1 digit misalkan 7.8% atau 9% fixed tahun pertama, jangan langsung terbuai yah...
Karena biasanya bisa digebuk di tahun kedua
Karena ane ada pengalaman, berhubung ane kerja di bank swasta, debitur ane yang ambil 9% di bank lain pas tahun kedua melonjak sampe 14%.

Itu tdk bisa dinego karena di perjanjian awal, bunga kredit akan disesuaikan dengan suku bunga pasar, sehingga, angka di tahun kedua sulit untuk diprediksi...


Quote:Original Posted By eyespoyus
Ane dah ngalamin Gan... Emang segitu si. Tp ane harga rumah 125 dkucurn bang 100 gan. Lewat muamalat...


Quote:Original Posted By wesgakjoko
ane ikut KPR gan...

gini gan memang biayanya sangat besar, tapi kita harus tau triknya gan biar gak buntung...

misal harga beli 300 jt yg kita ajukan bukan 300 jt gan tapi 600 jt alias 2x lipatnya

>kita mainya sama penjual yaitu di kwitansinya gan..
>main serveyernya juga gan n notaris (ajak makan2 kasih duit beres)
>nanti di acc skitar 500an gan
>lumayan kan gan, dapet 200 jt buat renofasi tu rumah dikit...
>sisanya putar tu duit sampai 8 bulan selanjutnya jual lagi gan..
>alhasil skr tu rumah di tawar orang 550 jt, tapi belum ane lepas gan,
cz masih 5 bln berjalan, bank nya marah jika kurang dari 6 bln tu rumah di jual lagi..

ada trik yg lebih hebat lagi gan, tapi gak main KPR tapi main mutliguna
kapan2 aja dech ane jelasin, cz lagi kejar pertamak nich..
> begono gan, moga bermanfaat.


Quote:Original Posted By diavolo.rosso
Tapi semakin lama tenor nya semakin nyesekin jumlah yg harus dibayar gan..

Contoh Pinjaman 100jt, bunga/margin 10% (flat kita ambil syariah lah)

Tenor = Iuran perbulan = Total
5 tahun = 2.124.704 = 127.482.268
10 tahun = 1.131.507 = 158.580.884
15 tahun = 1.074.605 = 193.428.921




Quote:Original Posted By bkusmini
Kalo rumah seken itu kalo gak salah maksimum dicicil 10 tahun deh , dp minimum 30%

kalo rumah baru bisa dicicil 15 tahun (terkadang lebih), dp minimum juga lebih rendah

utk meninggikan harga appraisal usahakan saat tim penilai datang, rumah dalam keadaan sehat dan cantik,

bersih, terang, catnya enggak pudar, dilengkapi dengan taman, bunga , kolam, kalo perlu ada furniturenya dan hiasan-hiasan dinding.

dan jangan suruh datang pas musim hujan, adanya genangan air disekitar rumah (apalagi banjir) dan bocornya atap rumah bisa mengurangi harga rumah secara drastis


Quote:Original Posted By nomoredualcore
makasih infonya gan...

kebetulan mo ngajuin kpr, tapi setau gw (menurut aturan), pajak penjual dan pembeli bukan berdasarkan NJOP. tapi dilihat mana yang lebih tinggi antara njop dan harga transaksi.

yah, aturannya sih gitu (kayaknya) tapi biasanya notaris make njop karena lebih rendah n bisa ngurangin pajak


Quote:Original Posted By Avengers
emang lo niat mau beli rumah pake KPR?
klo dari pengalaman nih
cari bank yg ngasih bunga KPR yg paling rendah, sama siasatin brp lama lo mau bayarnya
10, 15, 20 tahun tergantung kemampuannya
satu lagi ya bayaran DPnya tergantung kemampuan, makin gede lo bayar DP bayaran cicilannya di berikutnya makin kecil


Quote:Original Posted By tianming
nais inpo gan sesuai ama pengalaman ane pas KPR kemarin cuman pas itu ane ambil Di BCA intinnya mesti siapin dl segala nya biar pas proses nya semua lancar dan yang paling penting mesti ada NPWP karena wajib untuk skrg

Quote:Original Posted By duck.knight
mencoba menambahkan gan..
pajak pembeli itu namanya BPHTB..
Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan..

Quote:Original Posted By joquano
mantap ini thread.. emang memusingkan tuh itung2an notarisnya.. banyak biaya2 tak kuduga.. haha..

kira2 emang segituan kisaran perhitungannya.. ane jg lagi nyicil ruko di pinggir jalan nih.. ane ambil KPR di BCA 200 juta untuk jangka waktu 7 taun.. biaya notarisnya kena di 7-8jutaan.. tau beres aja itu.. tinggal tanda tangan..

intinya, KPR itu sangat membantu.. kalo ga maksain, ga bakal beli2 tuh tanah+rumah.. biarin aja dah nyicil sampe 7 taun.. tp nti hasilnya jauh lebih tinggi dr uang yg uda kita kluarin untuk bunga..

TANAH adalah BARANG YANG GA PERNAH TURUN HARGANYA.. (kecuali krismon kaya di amrik sono.. wkwk..)

Quote:Original Posted By wongkangkwat
thn lalu ane kpr rmh seken gan, dp bisa 20% di BRI
tp pajak pembeli & biaya notaris lumayan gede

Quote:Original Posted By Gresta
lah 30% kita yg nanggung

lha 30% khan uang muka yg harus kita kasihkan ke penjual, ya jelas kita yang nanggung gan. sisanya 70% (KPR yg akan dikucurkan) pihak bank yg cover.
lha masa semuanya ditanggung ama pihak bank? wah....enak dong klo kyk geto, ane juga mau gan.
lah 30% kita yg nanggung
wah se ribet itu ya gan...
ane bersyukur gan beli rumah gag se ribet itu...dan gag ada cita2 buat beli lewat KPR..nais info gan
Quote:SHARING DARI KASKUSER YANG LAIN
Quote:Original Posted By wesgakjoko
LANJUTA GAN...
ADA YANG PM, ANE SHARE DISINI YA,,
Quote:Originally Posted by cauuu
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...&postcount=117

Gan nemu tulisannya tentang akalin KPR
mau nanya dikit...
itu harga di naikin 2x lipat apa ga ketawan bgt?
kan naeknya gede banget tuh jauh dr pasaran gan...
trs di stujuin KPR 500jt bank jg liat kemampuan cicilan kita donk?
Trs kalo masih di cicil di jual lg brti take over gt gan?

Thanks gan kalo mau sharing
Pesen cendol bisa kog...hehe...



JAWABAN ANE NICH:..

ok gan MAKASIH pm NYA, SALAM KENAL DARI ANE
LANGSUNG AJA GAN MAK CROTTTT........
begini perhitunganya..
KPR kan harus jual beli to gan, gak boleh rumah sendiri di KPR kan
jadi kita harus beli rumah trus di KPR kan

LANJUTT...........
1. bank ngasih pinjaman bukan hanya dari besarnya jaminan gan.
2. bank menilai dari usaha, n cashflow rekening nya gan lebih besar lebih bagus, kalo ane
rata2 perbulan 1,5 M. biasanya kalo wira swasta diliat dari rekening, kalo karyawan liatnya di slip gaji. kalo slip gaji bisa di otak atik sendiri ok.
3. kalo punya badan usaha lebih bagus biar bank gak ragu, kayak UD/CV/PT setau ane kalo UD mentok 600 jt/ kalo CV bisa sampek 1,5 M pinjaman yg di berikan.
4. masalah npwp / kk dll dah ngerti kan gan..



ok gini cara mainya.
1. beli rumah yg posisinya di tengah kota, pa lagi pingir jalan raya yg prospek buat usaha, kalo ruko
itu biasanya lebih mahal harganya. kalo bisa jangan perumahan gan, cz harganya standart, mudah di tebak ma bank.
2. namanya orang beli gan tawar harganya semurah mungkin
3. kalo bisa beli rumah yg hargannya di atas 300 jt gan, biar lebih banyak dapet sisa up dari banknya.
4. kalo misal dah deal harga 300 jt gan, kita main ma yg jual rumah, main kan kwitansinya gan, jangan di tulis 300 jt ya mainkan di angka 600 jt, masalah biaya notaris bisa di omongkan kan ma yg jual rumah.
5. tempel terus surveyernya ma presel nya gan, biar lebih akrab gan ingat gan mereka juga kejar target, jika target terpenuhi mereka juga dapet bonus kok dari bank nya
6. terakhir gan, ni masalah pengisian aplikasi formulir pengajuannya gan, buat seolah2 juragan orang terkaya se indonesia , ni pada penghasilan juragan, usaha dan lain sebagainya
trus harga rumah dan lain2 atur sesuai keinginan agan.





CATATAN
INGAT GAN RUMAH TIAP TAUN ITU HARGANYA PASTI NAIK, PA LAGI DI TENGAH KOTA PINGIR JALAN RAYA, GAK DI RAGUKAN LAGI KENAIKANYA
BANK NGASIH 70 % DARI TOTAL PINJAMAN ITU MEREKA JUGA PUNYA PERHITUNGAN,
BAHWA SEKITAR 2 TH TU RUMAH BAKAL NAIK HARGANYA 2X LIPAT DARI 70 %

MASALAH UP HARGA YG 2XLIPAT N KEMAMPUAN CICILAN GAN, BEGINI GAN..
KPR ITU MEMANG TUJUANYA BUAT BISNIS BUKAN BUAT RUMAH TINGAL GAN, BANK DAH NGERTI ITU
BANYAK PENGUSAHA YG BERMAIN DI KPR KOK CZ SELAIN DAPET UNTUNG JIKA DI JUAL HARGANYA NAIK, JUGA DAPET SISA UP HARGA UNTUK MODAL USAHA.
OH YA MASALAH CICILAN, SAYA JELASKAN DI ATAS, ITU BANK LIAT KEMAMPUAN JURAGAN DARI CASHFLOW REKENING N USAHA AGAN, JADI MASALAH BESAR JAMINAN (RUMAH) CUMA DILIRIK AJA MA BANK, GAK DI JADIKAN PATOKAN KOK
KALO MASALAH DI JUAL LAGI, BENER AGAN GUNAKAN TAKE OVER GAN, GAK MASALAH TEKEOVER BISA DI ATUR MA CALON PEMBELI YG LAIN
OH YA KALO JUAL LAGI ITU MIN SETELAH 6 BULAN BERJALAN, CZ BANK GAK MAU GAN KALO DI BAWAH 6 BLN DI JUAL LAGI, GAK TAU ITUNGANYA GIMANA.

saran:
iiget gan agan harus jeli menghitung, misal masalah notaris, biaya administrasi dll, biar gak membengkak di belakang. kalo 600 jt sekitar 25an juta buat itu.
misal di acc 500an jt gan berarti agan dapet skitar 150 jt lah kasaranya
yagn 50 % alias 75 jt jangan di otak atik, itu gunakan buat cicilan perbulan, yg sisanya silahkan buat modal usaha, lumayan kan
peluang paling buruk misal nich ya: agan usahanya bangkrut (ya jangan sampek ya) agan gak bisa bayar cicilan,, ya kasihkan aja tu rumah gan, agan juga gak rugi, n gak masuk penjara
tapi itu kemingkinan terburuk, kalo bisa ya jangan sampek,
cz nanti record agan di BI akan jelek, butuh waktu sekitar 1 thn biar pulih n bisa mengajukan lagi di bank.
gimana jelas kan gan

BTW
Spoiler for BTW:

SEMOGA SUKSES GAN...


Quote:Original Posted By neubiu
Kebetulan nih lagi mo jual rumah, pembeli serius ada dan pake kpr
terus terang ane ngga ngerti ama prosedur nya,

Pembeli nawarin dp rumah sekitar 100 an lebih, terus sisanya setelah kpr di approve ( ini belum saya iyakan)

Dokumen-dokumen apa sajakah yang akan di butuhkan oleh pembeli dari kita selama proses pengajuan kpr si buyer.

Saya baca juga sekilas, kalo ntar sertifikat asli rumah di butuhkan oleh pembeli untuk di ajukan ke bank, maaf sebelumnya, apakah hal ini tidak riskan karena rumah tsb masih milik penjual dan belum ada transaksi full.

Point-point apa ajah yang perlu di perhatikan oleh Penjual selama proses ini

cukup ini dulu pertanyaan saya, ntar-ntar akan saya tambahin lagi

Terima kasih


dokumen yang dibutuhkan pembeli dari anda antara lain :
untuk bank : copy PBB, copy IMB, copy sertifikat, KTP, NPWP, KK.
untuk notaris : sertifikat asli, copy IMB, copy PBB, KTP, KK, NPWP dan surat nikah.
utk yg dinotaris itu emang dbutuhkan sertifikat asli, jadi nanti penjual dan pembeli sama2 ke notaris utk menyerahkan sertifikat tsb, nanti di notaris penjual akan diberi semacam surat tanda terima sertifikat dari notaris. jadi sertifikat rumah tersebut ditinggal dinotaris, mungkin dibutuhkan utk pengecheckan administrasi.
jadi agan gak perlu khawatir, bukan pembeli yg membawa sertifikat tsb.

trus yg penting lag, pastikan biaya2 notaris nanti siapa yg nanggung, karena biaya tsb jumlahnya cukup membuat shock

jadi setelah pembeli dinyatakan KPR nya disetujui oleh bank, maka pembeli menyiapkan urusan ke notaris, mengumpulkan dokumen yg saya sebutkan diatas (termasuk sertifikat asli tsb), lalu membayar administrasi2 notaris seperti itung2an di pejwan. setelah itu notaris butuh sekitar 3 hari utk menyiapkan dokumen2 utk akad jual beli, pembayaran pajak dll. setelah notaris memberi kabar bahwa semua telah siap, maka penjual dan pembeli bisa langsung transaksi akad jual beli dihadapan notaris dan pihak bank.

semoga membantu...



Quote:Original Posted By Gresta
lah 30% kita yg nanggung


lha 30% khan uang muka yg harus kita kasihkan ke penjual, ya jelas kita yang nanggung gan. sisanya 70% (KPR yg akan dikucurkan) pihak bank yg cover.
lha masa semuanya ditanggung ama pihak bank? wah....enak dong klo kyk geto, ane juga mau gan.



Quote:Original Posted By acoxon
tambahan dari ane gan, semoga membantu

Ane baru aja ambil KPR dari BTN

Harga rumah 220jt.
nilai kredit diajukan 250jt
nilai kredit di setujui bank 240 jt
bank meng cover 198jt sisa 22jt sebagai DP
biaya2 notaris,baliknama,jualbeli,angsuran pertama dkk kurang lebih 20jt
total uang yg ane harus sediakan 22jt+20jt=42jt
tp ane overbudget untuk biaya renovasi hhehehe :maho

dan ini tips lainnya dr kreditur bank yg menangani permohonan ane
1.bank akan melihat apakah calon kreditur single/ sudah bekeluarga. klo agan single BTN menilai pengeluaran agan perbulan minimal 1jt.
jadi kalo pendapatan agan 5jt/bln.. kemampuan kredit agan max 70% dari 4jt tsb (sisa pengurangan min pengeluaran/bln). klo utk yg berkeluarga gw krng tau tp katanya pengeluaran mereka lebih besar meskipun sudah joint account.

2.hindari KPR dari bank swasta, emang menggiurkan bunga tahun pertama biasanya dibawah suku bunga BI <10%, tapi di tahun berikutnya engga peduli suku bunga naik ato turun, bunga dr bank tsb pasti di naikin.

3.bunga BTN mengikuti suku bunga BI dan tidak berbeda terlalu jauh. artinya kalo BI mengeluarkan suku bunga 10%, KPR BTN jadi 11.5%.

4.setengah waktu dari jangka kredit KPR adalah untuk membayar bunganya dan setengah waktu pertama tsb 70% bunga, 30% nilai cicilan.
jadi kalo cicilannya 1jt/bulan 700rb-nya untuk membayar bunga tsb

5.cicilan di BTN bisa di akselerasi minimal 5x cicilan dan tidak dikenakan bunga, jadi simulasi 70% bunga diatas tidak berlaku untuk kasus ini.

6.kalo tiba2 agan dapet rejeki n bisa membayar lunas KPR tsb hanya akan dikenakan penalti 1% dari nilai sisa kredit agan. cukup fair jd engga terlalu berat jg kan?

saran dr ane.. meskipun agan single tp sudah bekerja n penghasilan lebih dari cukup... lebih baik KPR aja gan... drpd nanti2an harga property kan engga pernah turun..

CMIIW


Quote:SHARING DARI KASKUSER YANG LAIN
Quote:Original Posted By cowdel
wah se ribet itu ya gan...
ane bersyukur gan beli rumah gag se ribet itu...dan gag ada cita2 buat beli lewat KPR..nais info gan


wah selamat gan klo ente bisa beli tunai, ato dpt warisan tanah trus bisa bangun rumah sendiri ,
emang siapa seh yg pingin punya utang? gak ada gan, ya ini khan salah satu alternatif bagi mereka yg kemampuan financialnya cekak, tp pingin punya rumah yg mereka idamkan. karena skrg kecepatan menabung (para karyawan misalnya) ama kenaikkan harga rumah dah kalah jauh om, kenaikan harga rumah grafik nya eksponensial.

dan menurut saya tidak ribet koq om, cuma butuh sedikit waktu dan ketelatenan mengikuti prosedur yg ada.

Quote:Dari Om admiminstrator
Quote:Original Posted By admiminstrator
Bener gan...saya juga baru beli rumah....kira2 perhitungannya kayak yang dibeberin TS.....nice share TS........

N satu tips buat agan yang lain yang abis beli rumah second, buatlah perjanjian pembayaran listrik,PLN n PDAM dimuka. Dan cocokkan angka meteran listrik, PDAM dengan bukti pembayaran yang si penjual bayarkan.

Di saya, angka bukti pembayaran dan angka yang tercantum di meteran tidak sama, bahkan selisih jauh. Untungnya saya menyadari dan minta penjual untuk melunasi semua nya.

Quote:Original Posted By admiminstrator
*** Sori gan kalau sedikit OOT, hanya ingin memberikan masukan ***

Satu lagi nih gan tips memilih bank mana untuk KPR kita:

Banyak bank yang menawarkan bunga rendah fixed sampai 2 tahun.

Bahkan yang ter-rendah saat ini kalau tidak salah di kisaran 8%.

Namun jangan terkecoh gan....biasanya kalau bunga fixed 1 atau 2 tahun pertama, tanyakan bunga existing/floating yang sekarang berapa?.

Berdasar pengalaman saya sebelum beli rumah, bunga fixed 2 tahun bisa di angka 8,5%, namun ketika lepas masa fixed rate, dikenakan bunga floating yang menjulang tinggi dikisaran 14-15%.


Nah rate bunga floating inilah yang lebih penting daripada bunga fixed 1 atau 2 tahun.
Ingat....ente membayar cicilan kebanyakan 10-15 tahun. Jangan mau terbuai di 2 tahun pertama tapi menderita di tahun ke-3 sampai selesai.

Jadi, sekali lagi jangan tergiur sama bunga fixed nya....tapi lebih perhatikan ke bunga floating yang berlaku saat ini.

Semoga membantu gan.....^^

Quote:Dari agan pixelm
Quote:Original Posted By pixelm
Alhamdulillah ane di acc KPR-nya ama Niaga setelah ditolak ama 3 bank...proses booking ampe di acc 2 bulanan (sport jantung..orang laen biasanya 2 minggu hehe)...untunglah Allah mendengar doa ane...bagi bro / sis yg KPR-nya belum di acc..tetap semangat & terus berdoa..hakekatnya tanah di planet ini adalah milik-Nya...

Quote:Original Posted By pixelm
ane ngambil rumah baru di Sariwangi Regency tipe 38 /LT 69...di daerah POLTEK ITB Bandung..harganya kira2 197 jt-an..ane dp+booking 42 jt-an...cicilan perbulan 1,6 jt fix (lupa berapa persen euy) taun pertama..taun ke2 dst..ikut rate yg berlaku...sebenernya ane emergency ngambil rumah..secara rumah ortu mau digusur..hehehe

Quote:Original Posted By pixelm
Thx doanya bro..ane butuh banget nih barokah-Nya...
Bro geruduk...ane edit dikit yak nama bank-nya yg nolak ane..hehe...:
- M*N***I..spertinya faktor karena gaji ane nggak payroll..secara marketing mereka lebih menyukai salary yg di payroll ..yang ane suka mereka memberikan surat penolakan 2 minggu pas dari tgl permohonan ane..(sungguh kerja yg profesional )

- BN*...faktornya sama seperti diatas..yang ane ngga suka..ngga ada kabar sama sekali..bagkan surat penolakan pun ngga ada...

- BT*...lebih fleksibel tapi ane diminta nambah dp 20 juta..mamamia..ane musti piara tuyul neeh kayaknya hehe..dah gitu kalo dah nambah dp 20 jt..cicilannya jatoh 2 jt-an per bulan...(kalo gini ane mending pesen tanah makam aja dah buat ane)

begitu bro kira-kira...tapi overall ane banyak berterimakasih kepada marketing 2 KPR bank2 tsb yang sudah bersusah payah & bekerja profesional ,dalam memperjuangkan ane utk di approve permohonan KPR-nya


Quote:Original Posted By liez
Klo pengalaman sy, ngajuin kredit bln Juni 2009 utk rmh baru yg nilainya 145jt (LT 10x18 ; LB 7x12) ke Bank Mandiri. Wktu itu bunga 12.25% fix 6 bln, setlh itu floating. Setlh disurvey oleh tim appraisal, rumah bernilai 150jt. Jd batasan pencairan pinjaman adlh 105jt (150jt-30%). Awlny sy ajukan pinjaman 100jt aja, 45jt byr cash sbgai DP, tp org mandirinya nawarin np ga ambil batasan hsl survey aja, kan uangnya msh bisa dipake utk lain2, ya akhirnya sy OK-kan. Jd DP yg hrs sy byr adlh 30jt, ditambah pajak, notaris, akta, asuransi jiwa & kebakaran, dll krg lbh 11jt, jd total yg hrs sy keluarkan adalh kurang lebih 41jt. Proses dr pengajuan ke bank,survey & akad kredit mkn wktu kurang dari 3 mgg. Setlh 2 bln angsuran berjln (Sept), sy kembali ke mandiri utk menanyakan berkas2 kredit, rincian biaya2 secara tertulis (asuransi, notaris, dll) tp dijanjikan akn selesai setlh 3 bln. Oktober sy kembali menanyakan janji petugas banknya, tp dijanjikanselesai lebaran. Tp krn sy ngotot ingin melihai rincian pengeluarannya, akhirnya ditunjukkan berkas salinan dr lembaga asuransi (ABDA) & Notaris, setlh ditotal ternyta ada kelebihan uang sy sebesar 671rb (krn pd saat menggenakan biaya2 asuransi & notaris, pihak bank memakai hrg tertinggi tp pd pelaksanaannya bs dinego). Setlh itu, petugas bank janji akn mengembalikan uang sy desember seblm mrka tutup buku. Sampai Jan 2010 sy tagih, katanya blm selesai diproses krn byk antrian. Awal Feb akhirnya dgn berat hati sy omelin petugas itu, sy bilang "uang & berkas2 sy uda ngendap di mandiri selm 8 bln, np susah banget dibalikin?, kmu mau sy jadikan masalah ini sbgai surat pembaca?", akhirnya awal Maret uang sy dibalikin beserta berkas2 yg menjadi hak sy.

Intinya sy setuju dgn TS, begitu byk biaya tak terduga klo kita ingin ngajukan kredit rumah, jd hrs disiapkan & dipikirkan matang2.

Buat TS, keep posting next nice info, waiting for that!

Quote:Original Posted By ncrut04
sore agan2...mo sharing juga neh...kebetulan baru aja akad kredit kpr...langsung aja ya...

1. KPR Bank BTN....rumah second, harga 250jt yang cair 190jt...jadi ane musti nambahin 60jt...kesepakatan harga jual nett.
2. Ada biaya tambahan dari bank untuk asuransi, cicilan pertama, dll sekitar 9.8jt.
3. pas proses di notaris ada biaya tambahan (untuk penjual dan pembeli) sekitar 37,4jt (bagian pembeli kurang lebih 17jt), dengan rincian :

a. pajak ahli waris --> nihil.
b. biaya validasi ahli waris + surat keterangan tidak kena pajak --> 1jt
c. biaya balik nama ke ahli waris --> 2,5jt
d. biaya resmi ke negara untuk waris --> 164.440,-
e. biaya proses ganti buku sertifikat : pengukuran, gambar, pendaftara, ganti blanko baru --> 13jt (60% penjual : 40% pembeli)
f. pajak penjual -->7,3jt
g. pajak pebeli (beban pembeli) --> 5,8jt
h. biaya validasi penjual dan pembeli --> 500rebu (50:50)
i. biaya pengecekan sertifikat --> 500rebu
j. biaya akte jual beli --> 3jt (50:50)
k. biaya balik nama ke BPN (beban pembeli) --> 2,5jt
l. biaya resmi ke negara untuk AJB (beban pembeli) --> 164.440,-
m. biaya resmi ke negara untuk APHT bukan pajak (beban pembeli) --> 200rebu
n. biaya2 SKMHT (beban pembeli) --> 700rebu

Notes :
1. point g,h,j,k,l,m,n merupakan pajak pembeli yang ditetapkan oleh notaris (dalam surat pemberitahuan beban pajak sudah ditandai).
2. point e. 13jt (update sertifikat sekalian balik nama ke bini ane) negosiasi antara penjual dan pembeli...notaris angkat tangan....ane bilang ke penjualnya biaya ini timbul karena pihak penjual lupa meng update (karena sertifikat dah terlalu lama dan menurut info dulu pernah ada pemutihan (update) tapi penjual ga engeh)...kata penjual waktu awalnya kan udah sepakat harga nett dan ini kan langsung balik nama ke bini ane (pembeli) jadi rasanya kurang adil kalo ini dibebanin ke penjual semua...yaudah deh dengan berlandaskan itikad baik...jadinya 60:40....deal...dari pada ada yang merasa terzolimi takutnya malah jadi ga berkah....
3. waktu nego harga harus bener2 sepakat apa yang disebut "nett"...beberapa kasus ada penjual yang sama sekali ga mau dibebanin biaya apapun termasuk pajak penjual....
4. jadi biaya tambahan tak terduganya kira2 27jt.
5. menurut kantor pajak ada tunggakan pbb 2 bulan...sedangkan bukti2 pembayaran pbb di kelurahan lengkap....gayus detected!!
6. ane sempet gugling kalo biaya validasi sebenernya cuma 200rebuan...tapi ini sampe 500rebu...tapi ngurus sendiri ribet....
7. kata notaris temen ane sendiri, nilai2 tersebut tidak ada patokan harga resminya (kecuali pajak).
8. sebenernya kita bisa nunjuk notaris sendiri kalo kita merasa tidak percaya sama notaris rekomendasi BTN.

sementara itu dulu info dari ane...moga2 berguna...


ijin nyimak gan

panjang banget soalnya
Banyak banget ya gan, pajaknya jg gede weew
nice info gan
gak ada ya yang DPnya 20% dr harga rumah
Quote:Original Posted By aiwa2709
nice info gan
gak ada ya yang DPnya 20% dr harga rumah


wah..... setahu ane, hampir semua bank hanya mencover 70% bos, jadi 30% nya kita yang sediakan.
Quote:Sharing dari Kaskuser yang lain
Quote:Original Posted By rezashamdani
sedikit sharing...

emang klo masalah rumah emang kudu dipaksa2in harus ada, dibandingkan gwa ngontrak, masi jauh lebih berguna bayar cicilan rumah. gwa mulain nyari rumah oktober 2007, dapet dengan harga yang diminta 55jt dengan luas 45/180 dicitayam yang punya rumah dah meninggal tinggal istri ma anaknya doangan. dah kontak bank syariah, tapi tauk kenapa gak disetujui tanpa konfirmasi ampe 3 minggu. lanjut ke bank bni griya, and ternyata awalnya emang mo ditolak, tapi ternyata sales nya ngasih tau gwa klo nama gwa tercatat merah di data BI. gwa usut kenapa bisa begono, ternyata ntu gara2 cicilan motor gwa yang taun 2007 dah lunas tercatatnya beberapa kali telat bayar???? emang gwa akuin beberapa kali telat bayar, karena tanggal jatuh temponya didepan tanggal gwa gajian, tapi kan statusnya dah lunas sekarang. trus gwa tunjukin bukti lunasnya ke bni, dan ternyata itu dah cukup

nah pas ditanya mo ajuin berapa kprnya, gwa bilang ma salesnya, ni harganya sebenernya cuman 55jt, tapi bisa gak klo gwa ngajuin tanpa perlu bayar dp. jadi klo bisa ditanggung semuanya ma bank dikasih saran ma dia taro aja harga rumah di 85jt, trus akhirnya bank ngasih kredit di 64,4jt .

ternyata bank menyaratkan klo mo dilanjutkan pengurusannya, ntu surat tanah kudu diserahin dulu ke bank lha yang punya nya dah tua kolot pula lage, gak mo ngasih tanpa ada duit pembayaran dulu??? buser dah, tapi emang klo dah niat, Allah mah pasti ngasih jalan, ada salah satu temen baek gwa yang mo minjemin duit 45jt buat bayar ntu nenek2, ntar dibalikin pas kredit keluar kira2 2bulanan tops. berhubung gwa pas mo nyari rumah gak ada simpenan sama sekali, gwa ambil dari kartu kredit tarik cash diambassador, and bayar deh ke nenek2 55jt, trus surat langsung berpindah ke gwa, dan nenek2 ntu janji ntar klo pas urus surat2nya ke notaris bakal dibantu penuh.

surat tanah dah ke bank, karang tinggal giliran ke notaris. ternyata suratnya ntu masih shgb, and gwa rencananya mo ambil 15tahun , trus harus kudu diupgrade dulu ke sertitfikat atas nama gwa biar bisa dapet yang 15tahun. ternyata surat ntu pertama kudu dibalik nama dulu dari suami ke istri dan anak2nya, trus baru jualbeli ke gwa, trus baru diupgrade ke sertifikat an gwa. total yang kudu dibayar buat notaris 11jt . ternyata pas mo tandatangan dibank, ntu nenek datengnya ama anaknya doang 1, padahal dia ada 3 anak ngehe ngerepotin aja, untung notarisnya baek ntar anak yang 1 yang tinggalnya diluar kota bakal ditemuin ma dia janjian dimana buat tanda tangan, sedang anak yang 1 lagi bakal datengin kantor notaris buat tanda tangan. dah lebih 2 minggu ternyata anak yang 1 belum juga datengin notaris buat tanda tangan, notarisnya malah ngomel ke gwa, ya udah gwa jawab, klo berkasnya dikasih kegwa ntar gwa yang paranin kerumahnya bisa gak? trus dikasih ma notaris, and gwa telp ntu nenek, ditanya adanya kapan ada aja alesannya lha, gwa tanya ada dirumah gak sekarang? keluar rumah jam berapa? gwa paranin dia jam 6.30 pagi langsung aja ntu anak gwa paksa suru tanda tangan, biarin mukanya jutek!

gak terasa dah ampir 3 tahun gwa disini dah nikmatin rumah sendiri bayarnya sebesar biaya ngontrak gwa dulu dijakarta, klo dulu gak nekat mah mungkin gwa masih dijakarta ngayal punya rumah mulu.

saran gwa buat yang mo ngambil rumah... jangan ragu! sesuain ama brapa bisanya lo sanggup nyicil, cari tau besaran harga rumah yang bisa lo cari, and klo cuman dibawah 100jt, cari rumah di pinggiran jakarta. jakarta bukan kayak jaman dulu yang klo dari depok ke jakut bisa seharian. cari kearah selatan klo mo yang adem, biar murah tapi dapet tanah luas ma sekeliling masih banyak pohon paling manteb buat berkeluarga

Quote:Original Posted By kelanaembunpagi
kebetulan ane juga lagi nyari lewat web kpr bank yang rekomendet, mohon dikoreksi jika salah, ato ditambahkan jika kurang. biar bisa sama2 tau.

for daftar bank pemerintah dan swasta gan
http://id.wikipedia.org/wiki/Daftar_...k_di_Indonesia


Muamalat: DP 10%, max 15 tahun
BII: maxima(14.45%, 10 tahun) dan express(11.49, 15 thn)
BCA:10.5% fixed 5 thn, 15 tahun
BTN: 11.25% (150 jt sd 350 jt), 15 thn
Mandiri (angsuran berjenjang) : 15 thn, 9.90%, DP 20%
Permata: 20 thn, DP 30%
Panin:8.8%, 20 thn
BRI: suku bunga 8.8% fixed 2 thn, DP 20%

for artikel tentang recomendet bank (2007 sih):
http://priandoyo.wordpress.com/2007/...i-kpr-terbaik/



wah thanx gan,baru mau cari ni,infonya bermanfaat..
thanks infonya gan.....

banyak jg biayanya ya gan...
nice inpoh gan...
thanks gan...tapi ane gagal ngajuin KPR
Quote:Original Posted By 20042008
thanks gan...tapi ane gagal ngajuin KPR


gagal gmn gan?
Quote:Original Posted By 20042008
thanks gan...tapi ane gagal ngajuin KPR


biasanya seh gan, KPR jarang gak disetujui, kecuali klo emang bank menilai kemampuan financial nya tidak mencukupi, tp meskipun begitu, biasanya pihak bank memberi alternatif dengan memperpanjang masa kredit nya, jadi, jika agan permohonan kreditnya 5thn tentu cicilan perbulannya juga tinggi, mungkin bank akan memberi alternatif dengan mengucurkan KPR dengan masa kredit 10thn ato 15thn, sehingga cicilannya lebih kecil dan ini mungkin sesuai dengan kemampuan si pemohon KPR. semoga membantu.
Gan...

Ada yg punya data bunga2 KPR dari bank2 kek BCA, BNI, CIMB NIAGA, MANDIRI dlsb nya?

Denger katanya BCA udah 10,5% fixed 5 tahun (selanjutnya floating), ada yg punya data bank2 lain?

Terus gan...

Upama harga yg diminta penjual adalah misalnya 500 juta, berarti percuma dunk ya kita ngisi aplikasi KPR nyebutin harganya 715 juta (dengan harapan dikabulin 70% = 500 juta) biar jadi gak perlu nyiapin DP ke penjual, karena toh ntar appraisal pihak bank gak mungkin menilai rumah itu seharga 715 juta, benul gak apa yg gue sebut ini Gan?
Intinya tetep aja kita kudu nyiapin duit sekitar 150 juta-an anyway, gitu ya Gan?

nuhun pisan Gan...
Wogh... Ribet ya