Komandan Pangkalan Utama VI, Laksamana Pertama TNI Bambang Wahyudin mengakui jika perbaikan dua kapal patroli terhambat gara-gara anggaran tidak mencukupi. "Kapal itu rusak, menunggu perbaikan, tetapi anggaran terbatas, " katanya disela-sela peringatan hari ulang tahun polisi militer angkatan laut ke-64, di dermaga layang Pangkalan Utama VI Makassar, Sabtu (20/2).
Bagian kapal yang rusak masing-masing pada lambungnya, upaya perbaikan akan dilakukan, hanya terkendala biaya yang cukup besar.
Bambang menambahkan bahwa untuk menjaga keamanan wilayah ini, alat utama sistem senjata (Alutsista) yang ada sekarang dioperasikan terutama di perairan Selat Makassar. "Semuanya masih layak dioperasikan sesuai tugas pokok dan fungsi Tentara Republik Indonesia (TNI) Angkatan Laut, " ungkapnya.
Saat ini Tentara Republik Indonesia kekurangan anggaran, sehingga pengadaan alutsista juga tidak terakomodir, termasuk biaya pemeliharaan juga terbatas.

42,3 trilyun ???

TEMPO Interaktif





:
, ngomong kenyataan biasanya dikirim karung

