KASKUS

must Chersony

Quote:Original Posted By Ekspresi2nd
sundul dikit biar gak masuk archieve


Terima kasih atas sundulannya.

Dengan tidak mengurangi hormat saya pada mereka yang berjuang untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

Pada kenyataannya, pergerakan mahasiswa kita dari masa ke masa selalu ditunggangi dan dimanfaatkan. 1966, 1974, 1998. Dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang berusaha menjatuhkan pihak yang lain. Korban skenario. Mahasiswa bisa menghalangi sebuah sidang kabinet atau menduduki sebuah gedung beratap kura-kura, itu juga karena ada pihak tertentu yang membiarkan mereka.

Lalu sebagian menjadi tumbal skenario, mati kena peluru, lalu ditetapkan sebagai pahlawan Ampera, pahlawan Reformasi. Sebagian lagi menemukan tempat yang nyaman di dalam sistem yang dulu mereka kecam habis-habisan. Sebagian lagi akhirnya kecewa dan menjadi apolitis.

Beruntung masih ada orang-orang seperti almarhum Soe Hok Gie.

Kalau dipikir-pikir sekarang, saya bersyukur waktu Mei 1998 massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya Timur yang berkumpul di Bunderan ITS tidak pernah bisa melakukan march untuk bergabung dengan teman-teman di UNAIR.

Entah apa jadinya jika massa sebesar itu berjalan menuju UNAIR, lalu dimasuki provokator. Untunglah sampai jatuhnya Suharto tidak ada teman-teman saya yang menjadi pahlawan Reformasi.
REVOLUSI..... REVOLUSI...... REVOLUSI SAMPAI MATI!!!!!

yel-yel para mahasiswa saat reformasi, yg masih gw inget sampe sekarang
Quote:Original Posted By kipasberdebu
Terima kasih atas sundulannya.

Dengan tidak mengurangi hormat saya pada mereka yang berjuang untuk perubahan ke arah yang lebih baik.

Pada kenyataannya, pergerakan mahasiswa kita dari masa ke masa selalu ditunggangi dan dimanfaatkan. 1966, 1974, 1998. Dimanfaatkan oleh pihak tertentu yang berusaha menjatuhkan pihak yang lain. Korban skenario. Mahasiswa bisa menghalangi sebuah sidang kabinet atau menduduki sebuah gedung beratap kura-kura, itu juga karena ada pihak tertentu yang membiarkan mereka.

Lalu sebagian menjadi tumbal skenario, mati kena peluru, lalu ditetapkan sebagai pahlawan Ampera, pahlawan Reformasi. Sebagian lagi menemukan tempat yang nyaman di dalam sistem yang dulu mereka kecam habis-habisan. Sebagian lagi akhirnya kecewa dan menjadi apolitis.

Beruntung masih ada orang-orang seperti almarhum Soe Hok Gie.

Kalau dipikir-pikir sekarang, saya bersyukur waktu Mei 1998 massa mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Surabaya Timur yang berkumpul di Bunderan ITS tidak pernah bisa melakukan march untuk bergabung dengan teman-teman di UNAIR.

Entah apa jadinya jika massa sebesar itu berjalan menuju UNAIR, lalu dimasuki provokator. Untunglah sampai jatuhnya Suharto tidak ada teman-teman saya yang menjadi pahlawan Reformasi.


yang lebih disayangkan free rider pada saat gerakan 98 adalah mereka aktivis 66 ( isu nya sih seperti itu )
reformasi dan revolusi.... dua-duanya mengorbankan darah gan
Quote:Original Posted By n'DhiK
reformasi dan revolusi.... dua-duanya mengorbankan darah gan


perjuangan butuh pengorbanan
Quote:Original Posted By ceced
Sejarah selalu berulang gan, manusia yg tidak pernah belajar... 98 n 66 sama aja. Realitas juga yang akhirnya bicara... Temen2 dulu bareng2 ditembakin di atma, diskusi soal sosialisme demokratis dan mimpi Bung Hatta tentang kemandirian Indonesia, imperialisme model baru akhirnya menyerah juga sama C*EVR*N n SH*LL... Makin dewasa makin pragmatis gan... Tapi paling enggak, sudah ada yang kita perbuat untuk ibu pertiwi, daripada tawuran... Bikin malu nama mahasiswa aja...

Semoga yg gugur diampuni segala dosanya dan diberikan tempat yg baik disisi-Nya. Amin..



bener gan, gw ada di MPR/DPR saat malam2 tanpa kepastian 18 - 21 Mei 98 n n kebetulan gw ada, di hari hari mencekam saat sidang istimewa november 98...modal gw cuma idealisme, karena gw baru semester 2 - 3 waktu peristiwa itu...mimpi memiliki Indonesia baru, berbuat yg terbaik untuk bangsa ini...saat semua berakhir, gw kembali ke kampus n sekarang ini...kayaknya sulit untuk hidup dengan idealisme....

tapi gw masih punya cita2 kok untuk indonesia yang lebih baik...
nice inpoh gan
mantap
hampir semua tregedi di tahun 1998 itu berakhir pada rusuh..

set Faitanc

Quote:Original Posted By Ekspresi2nd
Yakusa juga bro

itu juga ada 1 senior gw, 1 komisariat

lebih miris lagi gan HMI sekarang di kampus gw dikafir"kan sama anak" LDK.




Nice info gan


ini koq, HMI = Himpunan Mahasiswa Islam
LDK = Lembaga Dakwah Kampus

HMI lahir dari masyumi, LDK lahir dari gerakan IM


LDK mengkafirkan HMI.... emang ada keyakinan yang berubah ya??

Kayanya kalo di jaman repormasi lebih aman masup AHMADIYAH, yg dilindungi kekafirannya sama ormas HAM & Pemerintah
btw TSnya HMI ya
saran aja buat TS klo bisa sih nambahin dengan data2 lain, mgkin skrg udah tau sapa dalang kejadian waktu itu?dll biar lebih lngkap
jujur gw ga tau yg bner yg mana, yg pasti mahasiswa salah karna emosi aparat keamanan salah karena menembak pake peluru tajam..

yg pasti ga ada yg bisa ngalahin dendam gw ke dua belah pihak yg bisa membuat gw kehilangan rumah dan sgala2nya..

gw saat itu 12 tahun, dan yg gw inget cuma ngungsi di mesjid dan pas pulang rumah gw uda gosong smua..
Quote:Original Posted By Gum2
saran aja buat TS klo bisa sih nambahin dengan data2 lain, mgkin skrg udah tau sapa dalang kejadian waktu itu?dll biar lebih lngkap


masih samar om
Quote:Original Posted By Ekspresi2nd
masih samar om


yup...masih samar...karena mereka yang bertanggung jawab...masih hidup dan menari-nari sampai detik ini!!! Apapun bentuknya segala tindakan represif akan di hadapi dengan represif juga...dan kontak yang terjadi akan menjadi pemicu untuk memanaskan suasana!!.....dan penggerak a.k.a provokator sudah menyusun sedemikian rupa agar berjalan sesuai skenario (ada plan A, plan A tidak berjalan?...lanjut ke plan B...demikian seterusnya).

lihat bangsa ini....terus hidup dengan dalil-dalil kekerasan!! di mata dunia kita bermartabat dan murah senyum???..........itu HOAX

terus menyimak!!!
Quote:Original Posted By fandee da mala
yup...masih samar...karena mereka yang bertanggung jawab...masih hidup dan menari-nari sampai detik ini!!! Apapun bentuknya segala tindakan represif akan di hadapi dengan represif juga...dan kontak yang terjadi akan menjadi pemicu untuk memanaskan suasana!!.....dan penggerak a.k.a provokator sudah menyusun sedemikian rupa agar berjalan sesuai skenario (ada plan A, plan A tidak berjalan?...lanjut ke plan B...demikian seterusnya).

lihat bangsa ini....terus hidup dengan dalil-dalil kekerasan!! di mata dunia kita bermartabat dan murah senyum???..........itu HOAX

terus menyimak!!!


konspirasi di negara ini tidak mau kalah dengan konspirasi di luar

btw belum ada yg buat thread konspirasi di indonesia yah
eh gan para sepuh dan orang2 tua nanya dong, terus itu ujung2nya bisa sara ke warna negara asing (terutama cina) gimana ceritanya?
ada kesenjangan sosial ya gara2 krismon? bener ga?
Quote:Original Posted By ilerneneknenek
eh gan para sepuh dan orang2 tua nanya dong, terus itu ujung2nya bisa sara ke warna negara asing (terutama cina) gimana ceritanya?
ada kesenjangan sosial ya gara2 krismon? bener ga?


Kasaranya begitu.

Incarannya itu yang disinyalir menguasai perekonomian Indonesia dan korup. Siapakah itu? Jika bukan Soeharto Family ya para pengusaha Tionghoa. Jenderal2 juga banyak yang kaya (dan berpengaruh misal jadi gubernur dsb) tapi mereka juga terlibat pogom orang2 tionghoa

Macam Prabowo.
Kronologi Pemerintahan Indonesia tahun ke tahun, dipengaruhi oleh :

1942 - 1945 = Kanan Tengah (Islam Nasionalis) ; berakhir pada event Kemerdekaan
1945 - 1948 = Kiri Tengah Kanan (Komunis Islam Nasionalis) ; berakhir event PKI Madiun
1948 - 1955 = Tengah (Nasionalis) ; berakahir pd event Pemilu 1955
1955 - 1959 = Kiri tengah kanan (Komunis Islam Nasionalis) ; berakhir pd event dekrit Presiden/PRRI
1959 - 1965 = Kiri (Komunis Nasionalis) ; berakhir pada G30S
1965 - 1998 = Tengah Kanan (Islam Nasionalis) ; berakhir pada event reformasi
1998 - 2001 = Kiri Tengah Kanan (Islam Nasionalis Sosialis) ; berakhir pada Impeachment GD
2001 - 2004 = Kiri Tengah Kanan (Islam Nasionalis Sosialis) ;berakhir pda Pemilu 2004
2004 - 2011 = Tengah (Nasionalis); sekarang

bold = dominan
Quote:reformasi dan revolusi.... dua-duanya mengorbankan darah gan revolusi lebih banyak gan, emang dengan perbandingan jumlah penduduknya (maaf) korban reformasi di negeri ini bisa jadi sesuai sama korban yg gerakin revolusi di negara yg lebih kecil.

bukan maksud apa-apa, mahasiswa emang jadi yg 'tergerakkan' dari masa ke masa karena sulit untuk 'gerak' sendiri , temen juga tau kan.
Pihak yg bertikai waktu itu saling memanfaatkan ,ada yg pengen jadi messiah niru Mbah Harto, lawannya ada yg manfaatin momentum buat njungkalin yg ada.Goyangan dari 'luar ' emang luar biasa, yg disebut tokoh-tokoh yg bertikai waktu itu juga kompromi klo g mungkin keadaanya bisa lebih parah dari yg kita tahu (gagalnya aksi ke istana merdeka mungkin ada yg bisa jelasin)

ane angkat topi buat para pemain itu , baik kebusukan maupun taktiknya mereka menyuguhkan watak bangsa ini yang (sebenarnya) penuh tipu muslihat ,senyum tapi menusuk.

selamat jalan buat para korban, meskipun ane tidak kehilangan tapi juga ngalamin anggota keluarga yg sakit jadi susah operasi karena situasinya bener2 buruk

semoga kedepan 'pembangunan' bisa lebih konstruktif, salam hormat buat para sepuh, klo dulu kafir2an sekarang bid'ah2an, tapi tetep ada ko mahasiswa yg bergerak.
Liat2 index nemu trit ini

Masih inget bgt gw sma kjadian ini
jaman gw kelas 3 sd skolah di daerah grogol
jamannya ttangga2 gw ngejarah brang2 di hero tomang,jamannya topaz di grogol tempat gw beli buku dibakar sampe gosong :

* Elang Mulya
Mahasiswa Trisakti, Jakarta
Gugur dalam Tragedi Trisakti pada tanggal 12 Mei 1998


si elang katanya tewas di dlem ruangan wktu lgi diskusi
ditembak sniper
bener g sih


akhir kata
semoga para tokoh tokoh dibelakang krusuhan ini pada mati ga wajar