KASKUS

Thumbs up ..::## SEMARANG INSIDE ##::.. (ada apa aja sih di Semarang)

..::## SEMARANG INSIDE ##::..
(ada apa aja sih di Semarang)






Atas usulan rekan-rekan kaskuser,maka tread ini di dirikan. (kek gedung ajah )
Tread ini bertujuan khusus untuk mengulas apa aja yang ada di Semarang.
Sehingga memudahkan kaskuser reg.Semarang dan luar reg.Semarang.
Sukur-sukur bisa menjadi acuan untuk para pelancong dari regional luar Semarang.
Kan banyak tu turis dadakan atau bahkan turis manca negara yang tertarik sama kota kita tercinta ini.


Monggo di share sedoyo...
Sumbangkan hasil ulasan dan info dari kaskuser sekalian.
Lebih bagus kalo ada foto sekalian dan data sedetil mungkin.(tp lo belum ada ya gapapa,sapa tau ada yang melengkapi)
Mangkih kulo index malih dan selalu di update (lagi ngetrend index kali ye)

Bisa dari hotel,rumah sakit,tempat pariwisata,kuliner,bahkan pos polisi terdekat ato apapun yang sekiranya ada di Semarang,
yang sedikit banyak berguna bagi kaskuser yang lain nya...

Jadi,,, ayo kita tunjukan ada apa aja sih di Semarang....
Tunjukan pada dunia luar !!! (semangat mode on)



INFO SEMARANG ( AGENDA )

  • *BELUM ADA INFO*


  • Tread ini di bawah naungan Om Momod,gunakanlah sebaik mungkin fasilitas ini.
  • Budayakan kirim cendol untuk postingan yang bermutu dan berguna,
    Bukan hanya TS nya aja, tapi juga dari kaskuser yang lainnya... (biar adil gitcu...)
=== reserep ===

pict Semarang tempo doeloe

Di Semarang ada kenangan !!!

Spoiler for Simpang Empat jalan Pemuda tahun 1957:


Spoiler for Stasiun Poncol tahun 1920:


Spoiler for Stasiun Tawang Semarang:


Spoiler for Susteran Jl.Ronggowarsito Semarang:


Spoiler for Toko Serba Ada Java Stores Ltd Jl.Pemuda:


Spoiler for sekolah pertukangan:


Spoiler for Jembatan Berok Tahun 1885:


Spoiler for Suasana Penyambutan Delegasi para Alim Ulama di Pendopo Kabupaten Semarang tahun 1949 oleh Bupati Semarang KRMTA Tjondronegoro:


Spoiler for De Vredestein - Istana Perdamaian , tempat kediaman resmi Residen Belanda di Semarang tahun 1890:


Spoiler for Istana Oei Tjoe -Raja Gula di Semarang- terletak di jalan Peterongan tahun 1920:


Spoiler for Restoran Smabers -restoran yang paling terkenal di Kota Semarang pada masa tempo doeloe- tidak jauh dari restoran Oen:




menunggu update...

sumber klik

[PARIWISATA] Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong

Kelenteng Gedung Batu Sam Po Kong adalah sebuah petilasan, yaitu bekas tempat persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok beragama islam yang bernama Zheng He / Cheng Ho. Terletak di daerah Simongan, sebelah barat daya Kota Semarang.

Disebut Gedung Batu karena bentuknya merupakan sebuah Gua Batu besar yang terletak pada sebuah bukit batu. Karena kaburnya sejarah, orang Indonesia keturunan cina menganggap bangunan itu adalah sebuah kelenteng - mengingat bentuknya berarsitektur cina sehingga mirip sebuah kelenteng. Sekarang tempat tersebut dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta tempat untuk berziarah. Untuk keperluan tersebut, di dalam gua batu itu diletakan sebuah altar, serta patung-patung Sam Po Tay Djien. Padahal laksamana cheng ho adalah seorang muslim, tetapi oleh mereka di anggap dewa. Hal ini dapat dimeklumi mengingat agama Kong Hu Cu atau Tau menganggap orang yang sudah meninggal dapat memberikan pertolongan kepada mereka.

Menurut cerita, Laksamana Zheng He sedang berlayar melewati laut jawa ada seorang awak kapalnya yang sakit (Wang Jinghong/Dampo Awang/Kiai Jurumudi Dampo Awang), ia memerintahkan membuang sauh. Kemudian ia merapat ke pantai utara semarang dan mendirikan sebuah masjid di tepi pantai yang sekarang telah berubah fungsi menjadi kelenteng. Bangunan itu sekarang telah berada di tengah kota Semarang di akibatkan pantai utara jawa selalu mangalami pendangkalan diakibatkan adanya sedimentasi sehingga lambat-laun daratan akan semakin bertambah luas kearah utara.

Konon, setelah Zheng He meninggalkan tempat tersebut karena ia harus melanjutkan pelayarannya, banyak awak kapalnya yang tinggal di desa Simongan dan kimpoi dengan penduduk setempat. Mereka bersawah dan berladang ditempat itu. Zheng He memberikan pelajaran bercocok-tanam serta menyebarkan ajaran-ajaran Islam.


*sebagai tambahan dari cerita warga setempat.
sekarang wisatawan tidak boleh memasuki daerah dalam dari klenteng.
hanya di khususkan bagi yang mau beribadah saja.sehingga tidak mengganggu para umat yang sedang beribadah di sana.
dan menurut cerita warga tersebut,ada sekoci yang tertinggal di dalam tanah,di bawah rumah-rumah penduduk setempat,,, itu di ketahui saat ada salah seorang warga sedang menggali sebuah sumur.
di dasar sumur tersebut d temukan ujung dari sekoci dari peninggalan Laksamana Zheng He.
gila bro,, ujung nya duank aja dari emas !!!
sampe pelapis penahan rantai sekocinyapun dari emas pula !!!
tapi sampai saat ini emas itu tetap di dasar tanah dengan berbagai alasan.
alasan baik tentunya dan semoga.

Spoiler for tampak lama:


Spoiler for tampak baru setelah perayaan ke 600th muhibah Zheng He:




*sebagian di kutip dari klik
Quote:Original Posted By onybow
repiew Semarang ono opo wae... pos polisi kek,opo kek,sembarang nu...
ben do reti Semarang........


tak uruni peta semarang kih..

Spoiler for peta semarang:
objek wisata semarang

Gardu Pandang Gombel \


Tugu Tabanas

Taman yang berada di tanjakan Gombel ini dahulu dikenal dengan Taman Tabanas. Sebagai daerah perbukitan, daerah ini lebih sejuk dari Semarang baawah. Dan dari sini kita bias menikmati pemandangan Kota bawah. Di sekitar tempat ini banyak berdiri Hotel dan restoran. Terletak di Jalan Setiabudi berjarak kurang lebih 8 Km dari tugumuda. Terbuka untuk umum dan setiap saat.


Pemandangan semarang pada malam hari dilihat dari Taman Gombel

sumber
objek wisata semarang
Museum Jamu Ny.Meneer


Gedung Museum Nyonya Meneer


Terletak di jalan Kaligawe kurang lebih 7 km dari tugumuda. Musaeum ini didirikan pada tanggal 18 Januari 1984. Sebagai pusat informasi, promosi dan sebagai media untuk melestarikan warisan budaya tradisional, tentang jamu yang berkhasiat dimana semua bahannya didapat dari tanah atir kita sendiri. Museum Nyonya Meneer menyimpan berbagai koleksi benda budaya tentang jamu, serta koleksi pribadi Nyonya Meneer, yang berupa foto – foto dan sejarah cara pembuatan jamu , dengan menggunakan alat-alat tradisional ( lumping, alu., pepesan, cuwo, panel dan bothekan / tempat menyimpan resep asli ramuan jamu ).


Potret Nyonya Meneer

Museum dibuka setiap hari senin sampai jumat pada jam 10.00 sampai 15.30 , sabtu dan minggu tutup. Di sini penguinjung tidak dipungut biaya,selain itu pengunjung dapat menyaksikan pemutaran slide tentang tata cara proses pembuatan jamu serta dapat mencoba serbat jamu Nyonya Meneer.


Bahan ramuan pembuatan jamu Nyonya Meneer

sumber



semarang HOLLAND VAN JAVA

Gereja Protestan Indonesia Barat / GPIB Immanuel - Gereja Blenduk



Lokasi : Jl. Letjen. Suprapto 32 Semarang
Pemilik : GPIB Immanuel
Penggunaan : - dulu : Gereja Protestan
- sekarang : GPIB Immanuel
Tanggal Pembangunan : 1753 direnovasi besar-besaran th. 1894


gereja Blenduk jaman dulu


Gereja Immanuel merupakan tetengger di kota lama. Berbeda dari bangunan lain di Kota Lama yang pada umumnya memagari jalan dan tidak menonjolkan bentuk, gedung bergaya Neo-Kalsik ini justru tampil kontras. Bentuknya lebih menonjol . Lokasi bangunan ini frontal terhadap Jl. Suari yang dahulu bernama Kerk straat (jalan Gereja). Bangunan gereja yang sekarang merupakan bangunan setangkup dengan facade tunggal yang secara vertikal terbagi atas tiga bagian. Jumlah lantainya adalah dua buah. Bangunan ini menghadap ke Selatan. Lantai bangunan hampir sama tinggi dengan jalan di depannya. Pondasi yang digunakan adalah batu dan sistem strukturnya dari bata.Dinding terbuat dari bata setebal satu batu. Atap bangunan berbentuk kubah dengan penutupnya lapisan logam yang dibentuk oleh usuk kayu jati. Di bawah pengakiran kubah terdapat lubang cahaya yang menyinari ruang dalam yang luas . Pada sisi bangunan, Timur, Selatan dan Barat terdapat portico bergaya Dorik Romawi yang beratasp pelana. Gereja ini memiliki dua buah Menara dikiri kanan Yang denahnya dasar berbentuk bujur sangkat tetapi pada lapisan paling atas berbentuk bundar. Menara ini beratap kubah kecil. Cornice yang ada disekililing bangunan berbentuk garis-garis mendatar. Pintu masuk mereupakan pintu gandai dari panel kayu. Ambang atas pintu berbentuk lengkung. Demikian pula halnya dengan ambang atas jendela, yang berbentuk busur. Type jendela ada dua kelompok. Yang pertama ialah jendela ganda berdaun krepyak, sedangkan yang kedua merupakan jendela kaca warna-warni berbingkai. Bangunan yang terkait di sekitar Gereja Blenduk adalah Gedung Jiwasraya yang terletak di sebelah Selatan, kantor Kerta Niaga di sebelah Barat, ruang terbuka bekas Parade Plein di sebelah Timurnya.

Sampai dengan bentuknya yang dapat dilihat di kini, bangunan Gereja Blenduk sudah berganti rupa beberapa kali. Mula-mula Gereja di bangun pada tahun 1753, berbentuk rumah panggung Jawa, dengan atap yang sesuai dengan arsitektur Jawa. Hal ini dapat dilihat pada peta kota Semarang tahun 1756 yang menunjukkan konfigurasi massa yang berbeda dari sekarang. Pada tahun 1787 rumah panggung ini dirombak total. Tujuh tahun berikutnya diadakan kembali perubahan. pada tahun 1894, gedung ini dibangun kembali oleh H.P.A. de Wilde dan W.Westmas dengan bentukn seperti sekarang ini. Yaitu dengan dua menara dan atap kubah. Ketwerangan mengenai Wilde dan Wetmas tertulis pada kolom di belakang mimbar. Pernah pada satu kurun waktu Gereja Immanuel yang Protestan dipakai pula oleh umat Katolik yang pada saat itu belum memiliki gedung gereja sendiri.



--smbr:wiki&smrg.go.id--

Tugu Muda



Lokasi: Jl. Pemuda Semarang

Bunderan tugu muda taun 1930 Awal jalan Randusari ( sekarang Jl. Pandanaran ) tampak Gedung Lawang Sewu tahun 1930



Merupakan tugu yang berpenampang segi lima. Terdiri dari bagian yaitu landasan, badan dan kepala. Pasa sisi landasan tugu terdapat relief. Keseluruhan tugu dibuat dari batu. Untuk memperkuat kesan tugunya, dibuat kolam hias dan taman pada sekeliling tugu. Bangunan yang berada disekitar tugumuda adalah lawang sewu, Kantor BDNI, bakal Rumah Dinas Gubernur Jateng, Museum Mandala Bakti dan Katedral.



Bermula dari ide untuk mendirikan monumen yang memperingati peristiwa Pertempuran Lima hari di Semarang. Pada tanggal 28 Oktober 1945, Gubbernur Jawa Twngah, Mr. WWongsonegoro meletakkaan batu pertama pada lokasi yang direncanakan semula yaitu didekat Alun-alun. Namun karena pada bulan Nopember 1945 meletus perang melawan Sekutu dan Jepang, proyek ini menjadi terbengkalai. Kemudian tahun 1949, oleh Badan Koordinasi Pemuda Indonesia (BKPI), diprakarsai ide pembangunan tugu kembali, namun karena kesulitan dana, ide ini jugaa belum terlaksana. Tahun 1951, Walikota Semarang, Hadi Soebeno Sosro Wedoyo, membentuk Panitia Tugu Muda, dengan rencana pembangunan tidak lagi pada lokasi alun-alun, tetapi pada lokasi sekarang ini. Desain tugu dikerjakan oleh Salim, sedangkan relief pada tugu dikerjakan oleh seniman Hendro. Batu yang digunakan antara lain didatangkan dari kaliuang dan Paker. Tanggal 10 Nopember 1951, diletakkan batu pertama oleh Gubernur Jateng Boediono dan pada tanggal 20 Mei 1953, bertepatan dengan Hari Kebangkitan Nasional, Tugu Muda diresmikaan oleh Soekarno, Presiden Republik Indonesia. Hingga sekarang, cukup banyak perubahan yang telah dilakukan terhadap arca di sekitar tugu muda, antatra lain pembuatan taman dan kolam.




Tugu Muda adalah Icon Kota Semarang

Pasar Johar

Lokasi : Jl. H. Agus Salim Semarang Kecamatan Semarang Tengah


Merupakan bangunan setangkup dengan facade tunggal. TErdiri dari empat blok bangunan yang disatukan oleh gang selebar 8.00 meter. Orientasi bangunan kearah timur. Pasar Johar merupakan bangunan dua lantai hanya pada bagian tepi, sedangkan bagian tengah berupa void. Sisi melintang bangunan terdiri dari enam buah trafe, dan sisi membujur memiliki empat buah trafe. Pondasi dari batu, struktur dari beton bertulang, dengan sistem cendawan pada kolom-kolom. Kolom memiliki modul 6.00 meter dengan penampang berupa persegi delapan. Kolom seperti ini dinamakan kontruksi jamur (mushroom). Atap berupa atap datar terbuat dari beton. Pada bagian tertentu dari atap, diadakan peninggian sebagai lubang udara. Bangunan ini memenuhi tapak yang tersedia, sehingga tidak terdapat halaman ataupun ruang terbuka. Hal ini sesuai dengan prinsip Thomas Karsten yaitu efisien ruang. Disebelah utara Pasar Johar terdapat Pasar Yaik Permai yang dibangun belakangan; sebelah timur terdapat SCJ (Shoping Center Johar) yang selesai tahun 1994; dan sebelah selatan terdapat Kali Semarang.

Pasar Djohar tempo dulu


Sejarah Pasar Johar dimulai lebih dari seabad yang lalu. Pada tahun 1860 terdapat pasar yang menempati bagian timur alun-alun ini dipagari oleh deretan pohon johaar ditepi jalan. Kiranya inilah nama Pasar johar itu lahir. Lokasi pasar ada disebelah barat pasar Semarang yang diseebut pula Pasaar PEdamaran, dan berdekatan pula dengan penjara sehingga menjadi tempat menanti orang yang menengok kerabat dan kenalan yang dipenjara. Pasar Johar menjadi semakin ramai dan memerlukan perluasan ruang. Setelah melalui proses pengkajian, akhirnya diadakan perluasan Pasar Johar dengan menebang pohon johar dan membangun los baru. Sampai dengan saat pasar ini masih dimiliki oleh pertikelir (swasta). Pada tahun 1931 gedung penjara tua yang terletak didekat pasar johar dibongkar sehubungan dengan rencana pemerintah kota praja mendirikan Pasar Centraal modern. Pasar Centraal kemudian memang didirikan dengan tujuan mempersatukan fungsi lima pasar yang telah ada, yaitu pasar johar pedamaran, benteng, jurnatan dan pekojan. Adapun tapak pasar yang akan direncanakan melihat tapak pasar pedamaran, pasar johar, ditambah tapak rumah penjara, beberapa toko, sebagian halaman KAnjengan dan sebagian alun-alun.


Pasar Djohar Tahun 50'an


Pada tahun 1933 dibuatlah usulan rancangan pertama oleh Ir. Thomas Karsten, yang bentuk dasarnya menyerupai Pasar Jatingaleh dengan ukuran lebih besar. Pada tahap ini terdapat susunan atap datar beton dengan bagian tertinggi berada di pusat. Bagian kulit dibuat bertingkat, mengingat harga tanah yang sudah tinggi dikawasan tersebut. Namun demikian rancangan tersebut diubah pada tiga tahun berikutnya dengan tujuan untuk mengadakan efisiensi. Karena belum memenuhi keinginan, maka rencangan inipun diubah kembali dengan gagasan konstruksi cendawan kembali dimunculkan. Rencana yang terakhir inilah yang jadi dibangun. Konon kabarnya pasar johar pernah tersohor sebagai pasar yang terbesar dan tercantik di asia tenggara. Pada tahun 1960-an pernah diadakan perubahan berupa penempelan dinding tambahan pada sekeliling pasar. Hal ini menyebabkan tampilan arsitektur tidak serasi serta sistem penghawaan yang kurang lancar. Tambahan ini sekarang sudah dibongkar kembali.

Atap2 yang berbentuk Cendawan

Atap yang satu dan yang lainnya saling menaungi, dengan konstruksi cross ventilation yang mengakibatkan udara dan cahaya bisa masuk dari segala penjuru, meski tanpa mesin penyejuk pengunjung dan pedagang tetap dapat merasakan udara segar. Tapi sayang sekali skrg pasar johar bertambah padat dan tidak disiplin dalam tata ruang sehingga udara menjadi tidak segar seperti dulu lagi.
Ternyata sang arsitek juga mempertimbangkan aspek2 lain dalam pembagunan pasar johar ini, seperti los pedagang sayur mayur dan lauk paok berada di lantai 2,mungkin kita tidak sadar akan hal itu,karena menurut penelitian lalat tidak mampu terbang tinggi,sehingga ikan dan daging tidak dapat dijangkau oleh lalat.
Bangunan ini juga dibangun menggunakan material kelas wahid,seperti batu andesit untuk anak tangga, marmer berkualitas sebagai bahan pelapis dinding, meja utama, dan sebagian lantai,sehingga tidak heran kalo pasar ini mampu kokoh berdiri hingga sekarang.

Pasar Johar sekarang

Hotel Melati Semarang

HOTEL MELATI
DI KOTA SEMARANG

MELATI III

1. Adem Ayem
Jl Sriwijaya 31-33 Semarang
Telp 024-8313051
Melati III

2. Djelita

Jl MT Haryono 32-36 Semarang
Telp 024-3543891
Melati III

3. Elizzabeth
Jl Sultan Agung No 1 Semarang
Telp 024-8413501
Melati III

4. Indra Prasta

Jl Indra Prasta 112-114 Semarang
Telp 024-3512550
Melati III

5. Kesambi Hijau
Jl Kesambi No 7 Semarang
Telp 024-8312528
Melati III

6. Merbabu
Jl Pemuda No 122-124 Semarang
Telp 024-3547411
Melati III

7. Nendra Yakti
Jl Gg Pingir No 68 Semarang
Telp 024-3544202, 35442538
Melati III

8. Oewa Asia
Jl Kolonel Sugiono No 12 Semarang
Telp 024-3542547
Melati III

9.Rahayu

Jl Imam Bonjol No 35-37
Telp 024-3542532
Melati III

10. Srikandi

Jl Dr Wahidin No 195 Semarang
Telp 024-8311969
Melati III

11. Sriwijaya
Jl Sriwijaya No 61 Semarang
Telp 024-8445456
Melati III

12. Surya
Jl Imam Bonjol no 28 Semarang
Telp 024-3540355,3544250
Melati III

13. Tanjung Mas Jaya
Jl Usnan Janatin no 7 Semarang
Telp 024-3553533,3515391
Melati III

14. Tugu Indah

Jl Raya Walisongo No 3 Semarang
Telp 024-7600421
Melati III


MELATI II


15. Ayu
Jl Pudak Payung No 25 Semarang
Telp 024-7474980
Melati II

16. Arjuna
Jl Imam Bonjol No 51 Semarang
Telp 024-3541649
Melati II

17. Blambangan
Jl Pemuda No 23 Semarang
Telp 024-3541649
Melati II

18. Bojong
Jl Pemuda No 8 Semarang
Telp 024-3546240
Melati II

19. Dirgantara
Jl Siliwangi No 30 Semarang
Telp 024-7604421
Melati II

20. Handayani I
Jl Sriwijaya No 30 Semarang
Telp 024-8315756
Melati II

21. Handayani II
Jl Terboyo No 2 Semarang
Melati II

22. Hanoman Indah

Jl Hanoman Raya No 31 Semarang
Telp 024-7600444
Melati II

23. Jaya
Jl MT Haryono 85-87 Semarang
Telp 024-3543604
Melati II

24. Johar

Jl Empu Tantular No 1 Semarang
Telp 024-3548585
Melati II

25. Pendowo Inn
Jl Pramuka No 62 Pudak Payung Semarang
Telp 024-7475108
Melati II

26. Raden Patah
Jl Letjend Suprapto 48 Semarang
Telp 024-3511328
Melati II

27. Singapore
Jl Imam Bonjol No 12 Semarang
Telp 024-8413454
Melati II

28. Singosari
Jl Singosari Raya No 81 A Semarang
Telp 024-8413454
Melati II

29. Tentrem Ayem
Jl Erlangga Raya No 23 Semarang
Telp 024-8313451
Melati II

30. Wisma Hasanah

Jl Setiabudi No 122 Semarang
Telp 024-7473200
Melati II


MELATI I

31. Asia Afrika

Jl Perdamaian No 6 Semarang
Melati I

32. Bahagia

Jl Pemuda No 16-18 Semarang
Telp 024-3548850
Melati I

33. Bhakti

Jl Suroyudan No 1 Semarang
Telp 0243550895
Melati I

34. Dagang
Jl Suroyudan No 46 Semarang
Melati I

35. Damai

Jl Kauman Glondong No 354 Semarang
Melati I

36. Fastabiq
Jl Teuku Umar No 25 C Semarang
Telp 024-8315625
Melati I

37. GKPRI

Jl A Yani No 153 Semarang
Telp 024-8311590
Melati I

38. Graha Wira Karya

Jl Ngresep Timur V/36 Semarang
Telp 024-7470203
Melati I

39. Kudus

Jl Imam Bonjol No 89 Semarang
Melati I

40. Laris
Jl Layur No 52 Semarang
Telp 024-3551871
Melati I

41. Martanova

Jl Gendingan No 11 Semarang
Telp 024-3517512
Melati I

42. Mayangkara
Jl Siliwangi No 508 Semarang
Telp 024-7607040
Melati I

43. Mayar
Jl Suroyudan No 52 Semarang
Telp 0243540779
Melati I

44. Muslimin
Jl Bangun Harjo No 58 Semarang
Telp 024-3545623
Melati I

45. Patimura
Jl Patimura No 20-22 Semarang
Telp 024-3551343,3542047
Melati I

46. Permata
Jl Singosari XII/I Semarang
Telp 024-8316395
Melati I

47. Poncol

Jl Imam Bonjol No 60 Semarang
Melati I

48. Purnama
Jl Bangun Harjo No 96 Semarang
Melati I

49. Sahara

Jl Alun-alun Selatan No 14 Semarang
Telp 024-3514490,3544920
Melati I

50. Semarang
Jl Alun-alun Selatan No 12 Semarang
Telp 024-3516713
Melati I

51. Setiabudi

Jl Setiabudi no 146 Semarang
Telp 024-7475681,7470538
Melati I

52. Sinar

Jl Pandansari VI/397 Semarang
Telp 0243548585
Melati I

53. Surya Kencana
Jl Durian No 76 Semarang
Melati I

54. Taman Lele
Jl Raya Walisongo Km 10 Semarang
Telp 024-8664094
Melati I

55. Tanjung
Jl Tanjung No 9-11 Semarang
Telp 024-3542612,3542816
Melati I

56. Tentrem
Jl Kauman No 6 Semarang
Telp 024-8351372,3551373


Mungkin ada temen Reg Semarang2 yang mau menambahi atau hotel melati mana yang recomended...

Kantor Polisi

* POLTABES Semarang, Jalan Kalisari Baru, Semarang, Jawa Tengah Telp : 024 8444-4444

* POLSEK Semarang Barat Telp: 024 760-4153

* POLSEK Semarang Utara Telp: 024 354-5162

* POLSEK Semarang Telp : 024 354-5175

* POLSEK Semarang Selatan, Jl. Sultan Agung 103, Telp : 024-8502485, 024-8502489

* POLSEK Semarang Timur Telp : 024 671-6191

* POLSEK Genuk Telp : 024 658-1470

* POLSEK Tugu Telp : 024 760-4166

* MAPOL KPPP Telp : 024 354-5193

* POLSEK Mijen Telp : 0294 571566

* POLSEK Gunung Pati Telp : 024 693 2110

Untuk Alamatnya saya minta bantuan teman2 di semarang
inpo acara kampus POLINES ---- tapi iki sak retiku yo

minggu 22 Maret 09 --> sing seneng acara musik hardcore2,metal2,punk2,campur2an monggo dateng teng TBRS

acara dimulai pukul 13.00 till dead
HTM --> Rp 5 ewu wae ... murah mas


info lainnya menyusul
kayakknya sejarah awal berdirinya kota semarang perlu dimasukkan sini

Abad 8-15 M\
Di daerah pesisir utara Jawa Tengah yg bernama Bergota/Plagota/Pergota ada sebuah pulau kecil bernama PULAU TIRANG ( Sekarang menjadi bagian dari bukit Bergota). Merupakan bagian dari kerajaan Mataram Kuno. Pelabuhan Pergota merupakan pelabuhan yang ramai pda saat itu, lokasinya diperkirakan pada daerah Pasar Bulu sekarang memanjang sampai kaki bukit Bergota dan masuk ke Kali Semarang sampai Pelabuhan Simongan. Pada abad tersebut daerah tersebut masih merupakan daerah pantai dengan kepulauan yang kecil2. Sekarang pulau kecil2 tersebut sedah menyatu dengan daratan akibat pengendapan. Bahkan Kota Semarang Bawah yang dikenal saat ini dahulunya adalah laut, terbentuk daratan akibat dari pengendapan tersebut.

Abad 15 M
Awal abad ke 15 M Laksamana Cheng Ho mendarat di Pelabuhan Simongan (Kali Semarang sekarang) Mendirikan masjid dan klenteng. Sekarang menjadi Klenteng Gedong Batu.
Akhir abad ke 15 M seorang dari kesultanan Demak bernama pangeran Made Pandan bersama putranya Raden Pandan Arang pergi ke pesisir utara bagian barat untuk mencari daerah baru . Sampai di Pulau Tirang beliau membuka hutan dan mendirikan pesantren dan menyiarkan agama Islam. Dari waktu ke waktu daerah itu semakin subur, dari sela-sela kesuburan itu muncullah pohon asam yang arang (bahasa Jawa: Asem Arang), sehingga memberikan gelar atau nama daerah itu menjadi Semarang.

2 Mei 1547
Setelah konsultasi dengan Sunan Kalijaga, Sultan Hadiwijaya dari Pajang mengangkat Pandan Arang sebagai Bupati pertama Semarang, bertepatan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW , tgl 12 Rabiul Awal 954 H atau 2 Mei 1547. Bergelar Kyai Pandan arang.Tanggal tersebut ditetapkan sebagai hari jadi kota Semarang.

1650
Ladang tembakau pertama kali ditanam di daerah perbukitan Semarang dan sekitarnya.

1678
Amangkurat II dari Mataram, berjanji kepada VOC untuk memberikan Semarang sebagai pembayaran hutangnya, dia mengklaim daerah Priangan dan pajak dari pelabuhan pesisir sampai hutangnya lunas.

1682
Negara Bagian Semarang ditetapkan oleh Belanda

21 Agustus 1697
Sebuah kapal VOC karam di dekat Semarang
Nama \ : Bronstee
Tipe\ : Kat
Digunakan dari 1685 –21 agustus 1697 oleh VOC
Kapten\ : Jakob Barendsz Sonbeek

1704
Pangeran Puger melarikan diri dari Mataram di Kartasura ke Semarang mencari perlindungan VOC karena akan dibunuh oleh Amangkurat III yang cemburu akibat kekuasaan.
Pangeran Puger mendapatkan dukungan Cakraningrat II dari Madura dan membujuk VOC untuk menerima Puger sebagai Susuhunan Pakubuwono I. Pasukannya menaklukkan Demak.

1705
Amangkurat III mengirimkan utusan ke VOC di Semarang, tetapi terlambat karena VOC sudah terlanjur menerima Pangeran Puger. Kedua perwakilan dikirm ke Batavia secara bersamaan.

18 Maret 1705
VOC di Batavia menerima Pangeran Puger sebagai Susuhunan Pakubuwono I dan mengirim bala bantuan ke Semarang. Dengan pasukan gabungan dari VOC, Semarang dan Madura , Pakubuwono I menyerang Amangkurat III di Kartasura dan menang.

19 Juni 1705
Susuhunan Pakubuwono I meresmikan kantor perwakilannya di Semarang

5 Oktober 1705
Susuhunan Pakubuwono I membuat perjanjian dengan VOC apabila membantu untuk merebut Kartasura, isi perjanjiannya antara lain menyerahkan Semarang kepada VOC sebagai pembayaran hutang Mataram, Madura Timur menjadi wilayah VOC, VOC mendapatkan hak istimewa perdagangan dan nelayan pribumi hanya melaut di wilayah terbatas.
Semarang resmi menjadi kota milik VOC.

1740
VOC di Batavia mulai memindahkan orang-orang Tionghoa ke Ceylon (Srilanka) atau afrika Selatan, beredar desas desus bahwa orang-orang Tionghoa tersebut dibantai ditengah lautan. Para pemukim Tionghoa memberontak. Sebagai balasan di Batavia terjadi kerusuhan Anti-Tionghoa, 10.000 penduduk Tionghoa tewas dan daerah Pecinan dibakar habis.

1741
Para pelarian Tionghoa dari Batavia dibantu pribumi menyerang benteng VOC di Semarang dan Rembang. Di Rembang semua personil VOC yang tersisa dan tidak sempat melarikan diri dibunuh.
Atas pengaruh Patih Natakusuma, Pakubuwana II berpihak pada pemberontak pribumi dan Tionghoa, mengerahkan pasukan sejumlah 20.000 pribumi dan 3500 Tionghoa 30 senapan untuk mengepung Semarang.
Perlawanan VOC di Kartasura dapat dihancurkan. Cakraningrat IV dari Madura menawarkan bantuan. VOC mengerahkan bantuan ke Semarang dan berhasil memadamkan pemberontakan.
atas rekomendasi Van Imhoff, Gubernur Jendral VOC saat itu Adriaan Valckenier dibebas tugaskan dan diganti oleh Johannes Thedens.
Pasukan Mataram dan pemberontak Tionghoa menyerang kota-kota pesisir utara, tetapi pengepungan kota Semarang tidak berhasil.

1749
VOC menetapkan Bupati sebagai kepala pemerintahan orang – orang pribumi di Semarang.

13 Juli 1753
Pembangunan Gereja Protestan pertama di Semarang (Gereja Blenduk)

1754
Jalur Pos pertama antara Semarang – Batavia, Cheribon dan Tegal.

1772
Pembangunan Kelenteng Tay Kak Sie di Jalan Lombok

1810
Pembukaan Perusahaan Jalur Pos Regular yang menggunakan kuda, dipimpin oleh Direktur Kantor Pos dan Jalan Raya.

1814
Lahirnya Raden Saleh Sarief Bustaman ( dikenal sebagai Raden Saleh Danoediredjoe). Seniman pribumi pertama yang melukis gaya barat.

29 Mei 1827
Kota Semarang mendapatkan lambang kota (banner)



lambang kota Semarang sekarang :



1857
Pembukaan kantor telegram tujuan Batavia-Semarang-Ambarawa-Soerabaja

17-18 Agustus 1860
Pemberontakan di Württembergse Kazerne (barak) di Jalan Djoernatan. Pelakunya pada dasarnya tentara KNIL berbangsa Swiss. 4 orang tewas dan 15 terluka. Setelah pemberontakan kurang lebih 35 tentara digantung di alun-alun.
1862
Tiang (Kotak) surat pertama ada di Semarang.

1881
Peresmian N.V. Semarang- Joana Stoomtram Maatscappij (SJS), perusahaan kereta api yang menghubungkan antara Semarang - Demak, Koedoes, Joana (Juwana ), Rembang and Lasem.
Pembukaan jalur telepon lokal (dalam kota)
Peresmian N.V.Semarang-Cheribon Stoomtram Maatscappij (SCS) (Semarang-Cheribon Steam-Tram Company). Jalur kereta api yang menghubungkan Semarang - Kendal, Tegal, Pekalongan and Cheribon. Juga disebut Suikerlijn (Jalur Gula).
Stasiunnya sekarang menjadi stasiun Poncol.

1894
Hubungan telepon ke Batavia-Semarang-Surabaja dibuka
Jalur kereta api pertama antara Batavia-Semarang-Surabaja

1906
Stanblat Nomor 120 tahun 1906 dibentuk Pemerintah Gemeente. Pemerintah kota besar ini dikepalai oleh seorang Burgemeester (Walikota). Sistem Pemerintahan ini dipegang oleh orang-orang Belanda

1907
Pembangunan NIS Building (Nederlandsch Indishe Spoorweg Maatschappij), Kantor Jawatan Kereta Api atau
sekarang dikenal sebagai Lawang Sewu

1916
Walikota pertama Semarang, Ir.D de Iongh (sampai 1927)

21 Juni 1911
"St Aloysius Broeder School" didirikan di Gedangan .

1919
Perwakilan terpilih pertama dari pribumi di Balaikota. Bp Kasan, Semaoen dan Sanjoto dari “Sarekat Islam”.

1920
Dibawah pengaruh pemerintah Kolonial Belanda, PKI (Partai Komunis Indonesia) dideklarasikan di Semarang.
Semarang saat itu mnedapat julukan "Kota Merah"

1927
Walikota A Bachus dan HE Boissevain sampai maret 1942
Alderman pertama Semarang : Cohen, schuling, slamet dan Tan Tiong Khing.

1928
Penerbangan pertama dari KNILM ("Konigklijke Nederlands-Indische Luchtvaartmaatschappij"), dari Batavia-Semarang di Lapangan Udara Simongan.

1929
Penerbangan pertama KNILM Soerabaja-Semarang di Lapangan Udara Simongan

1930
Penerbangan pertama KNILM Bandung-Semarang di Lapangan Udara Simongan

1942
Semarang dikuasai Jepang. Pada masa Jepang terbentuklah pemerintah daerah Semarang yang di kepalai Militer (Shico) dari Jepang. Didampingi oleh dua orang wakil (Fuku Shico) yang masing-masing dari Jepang dan seorang bangsa Indonesia.

14 –19 Oktober 1945
Dikenal dengan Pertempuran Lima Hari di Semarang melawan Jepang yang menolak menyerahkan senjata kepada rakyat Indonesia.

1945
Walikota pribumi pertama, Moch.lchsan (sampai 1949)

1949
Walikota Koesoebiyono (1949 - 1 Juli 1951)

Februari 1950
Kekuasaan diberikan ke komandan KMKB Semarang

1 April 1950
Mayor Suhadi, Komandan KMKB menyerahkan kepala pemerintahan Semarang kepada Koesoedibyono, pegawai tinggi di Kementrian Dalam Negeri di Jogjakarta.

Walikota Semarang setelah kemerdekaan :
1.\ RM. Hadisoebeno Sosrowardoyo ( 1 Juli 1951 - 1 Januari 1958)
2.\ 4. Mr. Abdulmadjid Djojoadiningrat ( 7Januari 1958 - 1 Januari 1960)
3.\ 5. RM Soebagyono Tjondrokoesoemo ( 1 Januari 1961 - 26 April 1964)
4.\ 6. Mr. Wuryanto ( 25 April 1964 - 1 September 1966)
5.\ 7. Letkol. Soeparno ( 1 September 1966 - 6 Maret 1967)
6.\ 8. Letkol. R.Warsito Soegiarto ( 6 Maret 1967 - 2 Januari 1973)
7.\ 9. Kolonel Hadijanto ( 2Januari 1973 - 15 Januari 1980)
8.\ 10. Kol. H. Imam Soeparto Tjakrajoeda SH ( 15 Januari 1900 - 19 Januari 1990)
9.\ 11. Kolonel H.Soetrisno Suharto ( 19Januari 1990 - 19 Januari 2000)
10.\ 12. H. Sukawi Sutarip SH. ( 19 Januari 2000 - sekarang )

Penguasa Semarang :
Dibawah Pajang dan Mataram
1. Pangeran Kanoman atau Pandan Arang III (1553-1586)
2. Mas R.Tumenggung Tambi (1657-1659)
3. Mas Tumenggung Wongsorejo (1659 - 1666)
4. Mas Tumenggung Prawiroprojo (1666-1670)
5. Mas Tumenggung Alap-alap (1670-1674)
6. Kyai Mertonoyo, Kyai Tumenggung Yudonegoro atau Kyai Adipati Suromenggolo (1674 -1701)
Dibawah VOC :
7. Raden Martoyudo atau Raden Sumimngrat (1743-1751)
8. Marmowijoyo atau Sumowijoyo atau Sumonegoro atau Surohadmienggolo (1751-1773)
9. Surohadimenggolo IV (1773-?)
10. Adipati Surohadimenggolo V atau kanjeng Terboyo (?)
Pemerintahan Hindia Belanda :
11. Raden Tumenggung Surohadiningrat (?-1841)
12. Putro Surohadimenggolo (1841-1855)
13. Mas Ngabehi Reksonegoro (1855-1860)
14. RTP Suryokusurno (1860-1887)
15. RTP Reksodirjo (1887-1891)
16. RMTA Purbaningrat (1891-?)
17. Raden Cokrodipuro (?-1927)
18. RM Soebiyono (1897-1927)
19. RM Amin Suyitno (1927-1942)
20. RMAA Sukarman Mertohadinegoro (1942-1945)
Pemerintahan Republik Indonesia :
21. R. Soediyono Taruna Kusumo (1945-1945), hanya berlangsung satu bulan
22. M. Soemardjito Priyohadisubroto (tahun 1946)
Pemerintahan RIS :
23. RM.Condronegoro hingga tahun 1949
Setelah Pengakuan Kedaulatan :
24. M. Sumardjito (1946-1952)
25. R. Oetoyo Koesoemo (1952-1956).
tambahan lagi sejarah semarang dari sumber berita tionghoa yang terdapat di klenteng sam po kong di semarang. sumber berita (kronik) ini ditemukan oleh residen poortman pada tahun 1928 pada waktu menggeledah klenteng sam po kong terkait dengan pemberontakan komunis di hindia belanda. temuan ini tidak dipublikasikan karena mengandung hal yang sangat sensitif. saya ambil yang ada hubungannya dengan sejarah kota semarang :

1413
Armada Tiongkok dinasti Ming selama satu bulan singgah di Bergota (nama Semarang dahulu) untuk perbaikan kapal-kapal. Mereka juga mendirikan masjid . Laksamana Sam Po Bo (Cheng Ho), Ma Huan dan Fe Tsin bersembahyang disini. Lalu pada tahun2 berikutnya agama Islam yang dibawa pendatang dari Tiongkok berkembang pesat. Para pendatang dari Tiongkok ini kemudian banyak yang menetap. mereka membawa teknologi baru tentang pembuatan kapal dan senjata mesiu. Di Bergota (Semarang) didirikan galangan kapal yang sangat besar pada masa itu, juga pabrik mesiu yang memproduksi mercon dan meriam.

1433
saat Laksamana Cheng Ho wafat di masjid Bergota diadakan shalat gaib.

1450-1475
dikarenakan Tiongkok/dinasti Ming sudah sangat merosot, ekspedisi pun di hentikan. Dan dikarenakan tidak adanya lagi orang2 muslim Tionghoa yang datang, masyarakat penetap Tionghoa dan keturunan Tionghoa muslim menjadi merosot. Masjid Laksamana Cheng Ho di Bergota (Semarang) berubah menjadi Klenteng Sam Po Kong. Jadi dapat disimpulkan bahwa Sam Po Kong bukan hanya petilasan tempat mendaratnya Cheng Ho, namun pernah didirikan masjid disana.

1474
Raden Patah (Panembahan Jimbun) dan Raden Kusen singgah di Bergota. Raden Patah menangis melihat masjid Sam Po Bo menjadi Klenteng. dan berjanji akan membuat masjid di daerah tersebut yang selamanya akan tetap masjid.

1475
Raden Patah dianugrahi wilayah di sebelah timur Semarang di kaki gunung Muria oleh Sunan Ampel dan mendirikan kerajaan Islam Demak.

1477
Raden Patah merebut Bergota (Semarang) dengan tentara Islam Demak yang hanya sebesar 1000 orang. Raden Patah mendahului ke Klenteng Sam Po Kong dan melindungi dari segala gangguan. Raden Patah tidak membunuh orang2 Tionghoa bekas Islam di Semarang, karena membutuhkan keahlian teknis mereka, terutama di bidang perkapalan. Dan orang Tionghoa bukan Islam di Semarang berjanji akan tunduk pada Demak.

1478
Raden Kusen menjadi penguasa di wilayah Semarang dan membuka kembali pengergajian kayu jati dan galangan kapal yang dahulu dirintis oleh Laksamana Cheng Ho. Raden Kusen juga bertugas untuk membangun daerah Bergota menjadi bandar yang besar.

1481
Para pekerja galangan kapal di Semarang dikerahkan untuk membantu pembangunan masjid Agung Demak. Saka guru tiang masjid dikonstruksi menurut tiang kapal yang kuat dan kokoh, yaitu terdiri dari potongan2 kayu (tatal) yang disatukan.

1509
Sultan Yunus (Pangeran Sabrang lor, Adipati Unus) putra dari Raden Patah mengunjungi galangan kapal di Semarang yang saat itu sedang gencar berproduksi dalam rangka menyerang Malaka. Tahun 1512 Malaka dikuasai oleh Portugis. Tahun 1521 Adipati Unus menyerang lagi namun gagal dan beliau tewas.

1529
Raden Kusen wafat. Jenasahnya diantarkan ke Demak. ikut serta seluruh penduduk Bergota mengantarkan, Islam dan bukan Islam.
Penguasa Bergota dijabat oleh Sunan Prawata.

1541
Dengan bantuan orang Tionghoa bukan islam di Bergota, Sunan Prawata menyelesaikan 1.000 kapal jung besar yag masing2 memuat 400 prajurit. Sultan Trenggana (ayah Prawata) akan memulai ekspedisi ke kepulauan Timur(Indonesia Timur). Orang2 Tionghoa bukan Islam di Bergota siang malam membanting tulang di galangan kapal.

1546
Sultan Trenggana wafat dalam ekspedisi di Kepulauan Timur, Sunan Prawata naik tahta di Demak. Arya Penangsang dari Jipang menyerbu Demak. Seluruh kota dan keraton Demak musnah, kecuali mesjid. sunan Prawata terdesak mundur dan bertahan di galangan kapal di Bergota. Tentara Jipang mengepung. Bergota di bumi hanguskan kecuali klenteng dan masjid. Termasuk juga galangan kapal dibakar sampai habis. Sunan Prawata tewas.

Sejarah kemudian mencatat Arya Penangsang kemudian dikalahkan oleh Jaka Tingkir (Sultan Hadiwijaya) dari Pajang. Kemudian Sultan Hadiwijaya setelah berkonsultasi dengan Sunan Kalijaga menunjuk Raden Pandan Arang sebagai pengganti Sunan Prawata sebagai Bupati Asemarang.
Jadi jelas sudah Semarang dahulu merupakan pintu masuk Kerajaan Demak. Setelah merosotnya pelabuhan Tuban, Semarang menjadi pelabuhan pantai utara Jawa yang ramai.

Update for LITTLE HOLLAND VAN DE JAVA - Semarang Tempo doeloe

Spoiler for Indische Lloyd:


Spoiler for Institut Harrevelt:


Spoiler for De Vreijheid:


Spoiler for Kantor Nederlandsch - Indische Gas Maatschappij:


Spoiler for Mayor Be Biauw Tjoan:


Spoiler for Nieuw Candi Weg:


Spoiler for jalan Gedangan:


Spoiler for Bundaran Tugumuda:


Spoiler for sekolah Dagang Mlaten:


Spoiler for Schouwburg:


Spoiler for Het iongh plein:


Spoiler for Pasar Dargo :


Spoiler for Kalisari:


Spoiler for De Vredestein:


Spoiler for De Iongh Plein:


Spoiler for Oud Stad:


Spoiler for Kerkstraat:


Spoiler for Kantor Papak:


Spoiler for Kantor BPM:


Spoiler for Jl. Pahlawan:



Spoiler for Hotel Du Pavillon:


Spoiler for Lawang Sewu:


Spoiler for Hotel Rinjani:


Spoiler for Toko Oen:


Spoiler for SMA 3:


Spoiler for Gereja Blenduk:


Spoiler for oei-tiong-ham weg:


Spoiler for Bangkong:


Spoiler for een Voetbal:


Spoiler for Mensen op Straat:


Spoiler for SMP 2:


Spoiler for de haven van semarang & uitkijk:


Spoiler for Yaik Permai:


Spoiler for overstromings:


Spoiler for oude brug van de bandjirkanal:


Spoiler for Arabische camp:


Spoiler for Dr. De Vogelweg:


Spoiler for Gedong Setan Pendirian:


Spoiler for World Fairs in Semarang:


Spoiler for Gevechten tussen Brits-Indische Troepen en bij Hotel Du Pavilion:


Spoiler for Reservoir de Siranda - 1913:


Spoiler for RS. St. Elyzabeth:


Menunggu update-an selanjutnya....

No. telpon Penting

Dinas Kebakaran 113
Ambulan 118
Polisi 110
Mapol KPPP 354-5193
Kantor SAR Semarang 115, 358-0027, 354-1555
Dinas Kebersihan 351-3366 ext 1283, 1286, 1383

Rumah Sakit

Quote:RSUP Dr. Kariadi
841-3476

RS. Kusta Tugurejo
760-5378

RS. Jiwa Pusat Semarang
672-2564


PMI

Quote:PMI Jateng
358-1424

Cab. Kota Semarang
354-1237

Unit Transfusi Darah
354-2752

Cab. Kab. Semarang
692-1651


Ambulans
Quote:Ambulan Kecelakaan
841-3476

Mawar Merah
831-3416


Pengaduan & Informasi

Quote:PLN
290-123

Pelayanan Gangguan PDAM
831-5514

Terminal Bis Terboyo
658-1921, 658-1924

Bandar Udara A. Yani
760-8735

Layanan Informasi AIDS
844-5144, 844-1000

Informasi Pelayanan KB
163



Informasi Jalan Tol

Quote:Tembalang
747-9197

Gayamsari
672-4169

Muktiharjo
356-6320


Informasi Pariwisata
Quote:Regional Office of Tourism
831-8021, 831-6978

Provincial Tourist Sevice
760-7184, 760-2952, 760-2956


Konsultasi Masalah Remaja


Quote:PKBI Jateng
163, 760-9648

Masalah Kesehatan Jiwa
671-0777


Penerangan

Quote:Lokal
108

Interlokal/Antar Daerah
106

Internasional / Lintas Batas
102


PLN Pelayanan Gangguan Listrik

Quote:PLN UPP Semarang
290-123, 354-7651 s/d 354-7655

PLN UPP Semarang Tengah
290-123, 354-7651 s/d 354-7655

PLN UPP Semarang Barat
290-123, 760-5547

PLN UPP Semarang Timur
290-123, 671-722, 671-7228

PLN UPP Semarang Selatan
290-123, 747-5285, 747-2455


Pelayanan Gangguan PDAM

Quote:Pusat
831-5514 ext 300

Cab. Semarang Selatan
747-2934

Cab. Semarang Tengah
354-2072

Cab. Semarang Timur
671-5746

Cab. Semarang Barat
760-5731


No.sangat penting
Spoiler for no.penting:

Hotel Berbintang di Little Holland van de Java

GRAND CANDI HOTEL(5 STARS)




Jl. Sisingamangaraja 16
Semarang, Mid Java
Indonesia

Phone : 024-8416222
Fax : 024-8415111

Accommodation & Price Room
Spoiler for Accomodation & Price Room:



CIPUTRA HOTEL(5 STARS)



Jl. Simpang Lima
PO BOX 1288
Semarang, Mid Java
Indonesia

Telp : 62-24-8449888
Fax : 62-24-8447888
Homepage : [url]www.hotelciputra.com[/url]
E-mail : mailsmg@hotelciputra.com

Terletak di jantung Kota Semarang, beberapa langkah dari keramaian Simpang Lima. Sejak tahun 1995 Hotel Ciputra Semarang telah ternukti sebagai satu-satunya hotel modern berbintang di Jawa Tengah. Hanya 15 menit berkendaraan dari Bandar Udara Semarang, hotel Ciputra memberikan standar pelayanan & fasilitas yang tinggi bagi para tamu baik untuk rekreasi maupun urusan bisnis.

Spoiler for harga kamar:
×