KASKUS

Thumbs up Kyokushin Karate



OSU!!!

KYOKUSHIN KARATE


IKO1 - Matsui Kancho
http://www.kyokushinkaikan.org

IKO2 - Midori Shihan
http://www.wko.or.jp/

IKO3 - Matsushima Kancho
http://www.kyokushin-matsushima.jp/

IKO4 - Tezuka Kancho
http://www.kyokushin-tezuka.com

IKO Royama - Royama Kancho
http://www.kyokushinkan.org/

IKO Oyama - Oyama Family
http://www.kyokushinkaikan.info

IFK - Arneil Shihan
http://www.ifk.com

NIKO Ashihara - Hidenori Ashihara
[url]www.ashihara.com[/url]

IBK - Bluming Shihan
http://www.ibk.nl/

IKO Union - Hasegawa Shihan
http://www.kyokushin-rengokai.com/

Kenshikai - William Oiliver (RIP)
http://www.kenshikai.com/

Sato Juku - Katsuaki Sato
http://www.satojuku.com/

Seido Kaikan - Kazuyoshi Ishii
http://www.seidokaikan.com/

Enshin Kaikan - Joko Ninomiya
http://www.enshin.com/

Daido Juku - Azuma Takashi
http://www.daidojuku.com/eng/Default.htm

Shidokan - Yoshiji Soeno
http://www.shidokan.com/

World Oyama Karate - Shigeru Oyama
http://www.worldoyama.com/

Kurosawa Dojo - Hiroki Kurosawa
http://www.kurosawadojo.com/

Miura Dojo - Miura Miyuki
http://www.miuradojousa.com/

Seiwakai - Ademir Da Costa
http://www.seiwakai.com.br/

Kazumi Dojo - Kazumi Hajime
http://www.kazumi-dojo.com/

Yamaki Ryu Yamaki Kenji
http://www.yamakius.com/

Seido Juku - Tadashi Nakamura
http://web.seido.com/

Koubukan Karate - Takumi Higashidani
http://www.koubukan.dk/htm/

American Kyokushin - Donald I. Buck
http://www.akko.us

and the last but not least,
PMK KKI - Nardi Shihan
http://www.kyokushin.or.id



Karate Kyokushin didirikan oleh Sosai Masutatsu Oyama, beliau adalah murid dari Gichin Funakoshi, guru besar Shotokan dan Master So Nei Chu guru besar Goju Ryu. Sosai Oyama sangat terkenal karena beliau menjadikan banteng sebagai lawan tandingnya. Kyokushin adalah aliran karate pertama yang memperkenalkan system full body contact dalam metode latihan dan pertarungan. Kyokushin sendiri memiliki arti “kebenaran tertinggi/ultimate truth”
Kanku adalah simbol dari Karate Kyokushin, terbentuk seperti dua tangan yang digabungkan menatap langit. Melambangkan pencapaian tertinggi, kekuatan dan kesinambungan.


Kihon
Denyut kehiddupan karate adalah Kumite atau pertarungan tetapi jiwa dari kumite adalah Kihon. Guru Besar Gichin Funakoshi mengatakan, 3 tahun berlatih menggenggam, 3 tahun berlatih berdiri dan 3 tahun berlatih pukulan. setelah berlatih paling tidak 9 tahun baru kamu dapat dikatakan menguasai Karate. Sosai Mas Oyama sendiri mengutip, bahwa setelah 1000 hari latihan baru menjadi pemula dan setelah 10.000 hari latihan baru akan mencapai puncak. dengan kata lain untuk memahami karate yang sebenarnya dibutuhkan dedikasi yang tinggi dan semua itu dimulai dari Kihon.

Kata
Kata berarti bentuk, kata adalah harmonisasi dari seluruh gerakan dasar karate, paduan antara pukulan, tendangan, tangkisan, kuda-kuda dan bentuk serta posisi tubuh dalam satu paduan.
Kata dalam Kyokushin, terbagi menjadi 2 jenis,
kata yang dipengaruhi oleh gaya karate utara (Shotokan) dan yang dipengaruhi oleh gaya karate selatan (Goju Ryu)

Spoiler for "Kyokushin Kata":


Kumite
Denyut kehidupan karate itu sendiri adalah Kumite, tanpa menguasai teknik perkelahian sama saja kita hanya mempelajari karate sebagai olahraga biasa tanpa ada kandungan unsur teknik beladirinya. orang mempelajari karate dikatakan bukan semata-mata ditujukan untuk berkelahi, melainkan karate harus dipandang sebagai The Way of Life. namun demikian, apabila kita ingin menguasai teknik beladiri karate yang sesungguhnya, maka kita harus berlatih kumite.

Kumite 100 Orang
Karate Kyokushin dikenal dengan kumite 100 orang sebagai ujian tertinggi. Sosai Oyama sendiri pernah melaksanakan kumite melawan 300 orang. Beberapa nama yang sukses melaksanakan kumite 100 orang adalah

Spoiler for "Orang2 yang sudah melakukan kumite 100 orang":



REST IN PEACE


SOSAI MASUTATSU OYAMA 10TH DAN FOUNDER OF KYOKUSHINKAI
1923 - 1994

"Saya datang kepada Anda hanya dengan Karate, Tangan kosong.

Saya tidak membawa senjata dan bukan berarti anda tidak akan terluka karenanya.

tetapi saya terpaksa harus mempertahankan diri, prinsip saya, atau kehormatan
saya, ini menjadi masalah hidup atau mati, benar atau salah,

maka saya berdiri dengan dengan senjata saya, Karate, TANGAN KOSONG"



Spoiler for Sosai Masutatsu Oyama:



Kyokushin Karate in Video Games

"Kyokushin karate is one of the most influential martial art that ever used in video games figure"

Spoiler for "GAME CHARACTER USING ART OF KYOKUSHIN":
Sejarah Kyokushin di Indonesia

Kyokushin didirikan oleh Sosai Matsutatsu Oyama yang dilahirkan pada tanggal 12 Juli 1923 di Qa Ryong Ri, Yong Chi Myo’n, Chul Na Do, Korea Selatan. Dilahirkan dengan nama Young Li (Hyung Ye), tetapi setelah berimigrasi ke Jepang memaksanya untuk memakai nama Jepang. Dia memilih nama Oyama yang berarti “Gunung Agung”. Dalam usia yang relatif muda dia dikirim ke Manchuria Cina dan hidup di lahan pertanian milik saudara perempuannya. Saat itu dia mempunyaiidola seorang petarung lokal yang biasa bertanding pada acara perayaan sehabis panen. Kemanapun petarung itu pergi untuk bertanding dia selalu mengikutinya. Hingga suatu saat setelah memenangkan pertandingan, petarung itu dengan sombongnya menantang semua orang yang ada di arena untuk maju bertarung. Bebarapa saat lamanya tidak ada yang berani maju untuk menghadapi petarung itu, sampai akhirnya majulah seorang lelaki tua kecil maju ke arena. Semua penonton mencemooh orang tersebut tak terkecuali petarung tersebut.

Singkatnya terjadilah pertarungan sengit dan dimenangkan dengan singkat oleh orang tua tersebut. Belum habis rasa heran para penonton orang tua tersebut langsung menghilang di kerumunan. Siapakah orang tua itu ?. Ternyata dia adalah Mr. Yi, orang yang bekerja pada saudara perempuannya. Demi melihat idolanya jatuh tersungkur dalam pertarungan singkat oleh Mr. Yi maka dia merengek minta diajarkan cara bertarung oleh Mr. Yi. Semula Mr. Yi menolaknya dengan alasan dia masih terlalu muda bahkan masih anak-anak. Tetapi karena melihat keinginan yang kuat akhirnya Mr. Yi mengabulkannya. Mulailah dia belajar beladiri Shaku-riki (Kempo Cina) dengan keras setiap harinya, dan setelah 2 tahun mencapai tingkatan Dan I. Pada umur 12 tahun dia kembali lagi ke Korea dan melanjutkannya dengan latihan beladiri Korea yang dikenal dengan nama Taiken atau Chabee.

Beladiri Korea ini merupakan campuran dari Kempo, Kungfu, dan Jiu Jitsu. Latihan ini berlangsung hingga dia berumur 13 tahun. Kemudian dia pindah ke Tokyo Jepang untuk memasuki Sekolah Teknik Penerbangan agar bisa seperti Bismarck, idolanya saat itu. Dia kemudian memasuki Institut Penerbangan di Yamanashi. Bertahan hidup sendiri pada usia semuda itu membuktikan lebih sulit dari yang dia kira., terutama bagi pendatang Korea di Jepang. Selama mengikuti pendidikan dia mulai berlatih Tinju dan Judo.

Suatu hari dia mendapat informasi mengenai Okinawa Karate. Dia tertarik dan mulai berlatih Karate di Dojo Universitas Takushoku Tokyo dibawah asuhan langsung Pelatih Gichin Funakoshi, yang sekarang dikenal dengan Shotokan Karate. Perkembangan latihannya mengalami kemajuan yang sangat mengesankan. Pada usia 17 tahun mencapai sabuk Dan II dan pada usia 20 tahun mencapai sabuk Dan IV. Di satu sisi dia juga serius berlatih Judo, namun dalam perkembangannya tidaklah terlalu menggembirakan. Kemudian dia berhenti berlatih Judo setelah berlatih kurang lebih selama 4 tahun dan mencapai sabuk Dan IV.

Pada saat itu tahun 1943 Perang Dunia II tengah berlangsung dan dia kemudian memasuki Akademi Militer Butokukai Kekaisaran Jepang yang mempunyai spesialisasi dalam perang gerilya, spionase, dan ketrampilan ilmu beladiri individu. Belum sempat dia ditugaskan Perang Dunia II telah berakhir dengan kekalahan Jepang pada, ini merupakan penghinaan bagi dirinya sehingga dia harus keluar dari Akademi Militer dan menjadi pengangguran. Dalam masa ini kehidupannya menjadi kacau. Julukan “Trouble Maker” atau biang kerok dari setiap perkelahian di Tokyo melekat pada dirinya. Hingga dia harus sering keluar masuk tahanan. Dia pun menjadi incaran Polisi Militer Tentara Sekutu yang menduduki Jepang akibat sering terlibat perkelahian dengan tentara Sekutu (AS). Pada saat itu dia melanjutkan latihan Karate dibawah asuhan Master So Nei Chu, seorang Korea yang tinggal di Jepang. Dimana Master So merupakan Ahli Goju Karate yang merupakan murid langsung dari Choyun Miyagi, pendiri Goju Karate. So Nei Chu memperbarui kondisi fisik dan jiwanya untuk dipersiapkan sebagai pemimpin Goju Karate di Jepang nantinya menggantikan Master Choyun Miyagi. Itulah mengapa Master So mendorong dia untuk menyepi, menempa kekuatan fisik, kemampuan teknik, dan jiwanya di pegunungan. Disertai oleh salah seorang murid Master So dia hidup menyepi dan terisolasi selama 6 bulan, tetapi murid tersebut tidak tahan dan diam-diam meninggalkannya. Hal itu malah membuatnya tambah giat berlatih sendiri untuk menjadi seorang Karateka terkuat di Jepang. Setelah 14 bulan Master So memberitahu bahwa dia tidak dapat lagi membantunya, sehingga memaksa Oyama turun gunung. Kemudian di tahun 1947 setelah turun gunung dia mencoba kemampuannya di Kejuaraan Seni Bela Diri Jepang Divisi Karate, dan dia memenangkannya.

Namun demikian dia merasakan kegalauan setelah kesepian selama 3 tahun, hingga akhirnya dia memutuskan untuk totalitas mengabdikan seluruh hidupnya pada Karate. Ini juga berangkat dari keprihatinannya melihat karate yang berkembang lebih mirip sebagi tarian. Untuk itu ia berobsesi ingin menjadikan Karate sebagai teknik seni beladiri murni. Dia kemudian memulai lagi meyepi di Pegunungan Kiyozumi di Chiba Prefecture (Distrik). Dia memilih tempat ini untuk meningkatkan semangatnya sebagaimana telah dilakukan oleh Master Zen, seorang Pendeta Budha dan tokoh Seni Beladiri. Dia berlatih 12 jam sehari setiap hari tanpa istirahat. Berdiri tegak di bawah hantaman air terjun pegunungan, memecahkan batu kali dengan tangannya, menggunakan pohon sebagai sasaran tinjunya, dan berlari melompati ranting-ranting pohon ratusan kali setiap hari. Setelah 18 bulan dia merasa cukup percaya diri dan dapat mengendalikan dirinya sepenuhnya dia memutuskan untuk kembali turun gunung.

Di tahun 1950 Sosai Oyama mulai menguji kekuatannya pada sapi di tempat penyembelihan sapi. Pada awalnya mengalami kegagalan sehingga menyebabkan sapi tersebut lepas dari ikatannya dan mengamuk memporak porandakan apa saja di tempat penyembelihan tersebut. Pemilik rumah penyembelihan tersebut tidak marah dan memaklumi kegagalan Masutatsu Oyama, karena dari awalnya ia tidak yakin Masutatsu Oyama bisa membunuh sapi dengan kepalan tangannya.

Melihat kegagalan tersebut Masutatsu Oyama berlatih lagi dengan keras untuk meningkatkan kekuatannya, dan mencobanya lagi. Kali ini ia berhasil. Kemudian ia tercatat beberapa (52) kali malakukan demonstrasi bertarung dengan sapi. Beberapa di antaranya terbunuh dalam singkat dan beberapa di antaranya dipatahkan tanduknya. Namun demikian ia pernah cidera dan hampir terbunuh dalam demonstrasi di Mexico tahun 1957 pada usia 34 tahun yang mengakibatkannya harus dirawat dan istirahat selama 6 bulan untuk memulihkan kekuatannya kembali. Setelah apa yang dilakukan Masutatsu Oyama ini banyak mendapat kecaman dari kelompok penyayang binatang barulah ia menghentikannya.

Pada tahun 1952 Masutatsu Oyama melakukan tour ke Amerika Serikat untuk memperkenalkan dan mendemonstrasikan Karatenya. Dia berkeliling ke seluruh Amerika Serikat bertemu dan bertarung dengan banyak orang, dengan petinju, pegulat, karate, kungfu dan sebagainya. Kebanyakan dikalahkannya hanya dengan satu kali pukulan. Kebanyakan tidak lebih dari 3 detik, dan sangat jarang yang lebih dari 3 detik. Prinsip bertarungnya sangat sederhana, bila ia memukulmu maka kamu hancur. Bila kamu menangkis dengan tangan, maka tanganmu akan hancur. Bila kamu tidak menangkis maka badanmu yang akan hancur.

Dia terkanal sebagai “Godhand” atau tangan Tuhan, sebuah manifestasi kehidupan Pahlawan Jepang masa lalu yang disebut “Ichi Geki”, “Hissatsu”, atau “Satu serangan, satu nyawa”. Baginya itulah hakekat sebenarnya dari Karate. Gerak langkah kaki, tipuan, dan teknik-teknik yang rumit adalah nomor berikutnya. Selama di Amerika Serikat dia bertemu dan akhirnya bersahabat dengan Jacques Sandulescu yang hingga sekarang masih berlatih dan menjabat sebagai Advisor pada International Karate Organization (IKO 1).

Pada tahun 1953 Masutatsu Oyama membuka Dojo pertama kalinya di Mejiro pinggiran Tokyo. Pada tahun 1956 membuka Dojo yang sebenarnya yang dipakainya bergantian dengan seorang pelatih Balet. Dojo tersebut terletak di samping Universitas Rikkyo, kurang lebih 500 meter dari Dojo Honbu (Pusat) sekarang. Pada tahun 1957 mempunyai anggota 700-an orang, namun demikian angka droup-outnya sangat tinggi karena latihannya sangat keras. Banyak ahli-ahli beladiri lain yang ikut berlatih di sini hanya untuk “Jis Sen Kumite” atau bertarung secara full body contact.

Kenji Kato Salah satu pelatihnya mengatakan bahwa mereka melakukan penelitian dari banyak gaya beladiri dan mengambil banyak teknik untuk menjadikannya teknik berkelahi yang sebenarnya. Inilah yang menjadi perhatian Masutatsu Oyama. Dia mengambil teknik dari semua beladiri tidak terkecuali dari karate sendiri. Anggota Dojo Oyama mempelajari Kumite dengan serius, sebagai seni beladiri. Sehingga mereka berharap untuk dapat memukul dan dipukul. Dalam Dojo Oyama Kumite memakai sistem full body contact, dimana diperbolehkan memukul dan menendang sekeras-kerasnya sampai lawan terjatuh atau KO. Dengan beberapa larangan antara lain memukul kepala, leher, selangkangan (kemauan), menangkap atau memegang (lebih 3 detik) dan membanting tidak diperbolehkan, menendang kepala diperbolehkan. Ronde dalam Kumite tidak terbatas dan terus berlangsung sampai salah satu kalah atau terjatuh KO. Itulah mengapa angka droup outnya sangat tinggi sekali, mencapai 90 %.

Pada tahun 1952 dalam sebuah demonstrasi di Hawaii Masutatsu Oyama bertemu dengan Bobby Lowe yang terpana akan kehebatan Masutatsu Oyama. Sebenarnya prestasi Bobby Lowe tidaklah jauh berbeda dengan Masutatsu Oyama. Ayahnya seorang pelatih Kungfu, dan pada umur 23 tahun sudah menyandang Dan IV Judo, Dan III Kempo, Dan I Aikido, dan juga sebagai petinju Kelas Welter. Itu tidak lama sebelum kemudian Bobby Lowe menjadi Kyokushin “Uchi deshi” atau “Live-in student “ atau “Murid mondok” pertama kali dengan Masutatsu Oyama. Dia berlatih setiap hari dengan Masutatsu Oyama selama satu setengah tahun. Akhirnya waktu “Uchi deshi” menjadi 1000 hari untuk pemula. Ini menjadikannya terkenal sebagai “Wakajishi” atau “Young Lions” atau “Singa Muda” dari Masutatsu Oyama. Hanya sedikit dari ratusan pelamar yang diterima sebagai “Kyokushin Uchi deshi”. Pada tahun 1957 Bobby Lowe kembali ke Hawaii dan membuka Dojo Oyama pertama kali di luar Jepang.

Permulaan Kyokushin, Dojo Pusat seluruh dunia (Honbu) resmi dibuka pada bulan Juni 1964, dan resmi memakai nama “Kyokushin” yang berarti “Puncak kebenaran/ segala-galanya”. Kemudian Kyokushin menyebar ke lebih dari 120 negara dengan anggota terdaftar lebih dari 12 juta (1998), dan menjadikannya organisasi seni beladiri terbesar di dunia. Beberapa pemegang sabuk hitam terkenal antara lain Aktor Sean Connery (Dan I Kehormatan), Aktor Dolph Lundgren (Dan III, Juara Kelas Berat), Presiden Nelson Mandela (Dan VIII Kehormatan), dan yang terakhir Perdana Menteri Australia John Howard (Dan V Kehormatan).

Namun sayang sekali pada tanggal 26 April 1994 Masutatsu Oyama wafat karena menderita Kanker Paru-paru walaupun bukan perokok. Ketika masih dalam perawatan sebelum meninggal dan dalam kegalauan Masutatsu Oyama menunjuk Shihan Akiyoshi Matsui (Dan VIII) sebagai penggantinya untuk memimpin Organisasi. Ternyata hal ini menimbulkan masalah baru karena berbagai kepentingan politik dan ekonomi, terutama bagi para senior Shihan Akiyoshi Matsui.Sehingga akhirnya Kyokushin melahirkan beberapa kelompok, dan masing-masing kelompok saling mengklaim dirinyalah yang paling benar dan berhak mewarisi Kyokushin dari Sosai Masutatsu Oyama.

Berikut daftar organisasi pecahan kyokushin pasca wafatnya Sosai Oyama:

IKO-1 (Akiyoshi Matsui)
IKO-2/WKO Shinkyokushinkai (Kenji Midori) Th 1994
IKO-3 (Yoshikazu Matsushima/John Taylor) Th 1994
IKO-4 (Nobuhito Tezuka) Th 2000
IKO-5/All Japan Kyokushin Union (Yoshikazu Koi) Th 2002
IKO-6 Kyokushinkan (Hatsuo Royama) Th 2003
IKO-7/Kyokushin World Federation/KWF (Loek Hollander) Th 2010
IKO-Sosai (Kuristina Oyama) Th 2008
SoKyokushin (Hazegawa/Oishi)

Selain itu banyak dari murid Sosai Masutatsu Oyama yang akhirnya memisahkan diri dari induknya dan mengembangkan sendiri dengan tetap menjaga teknik asli Kyokushin dan mengembangkan teknik sendiri antara lain:

- International Federation Karate (IFK) Steve Arneil Th 1981
- World Oyama Karate (WOK) Shigeru Oyama Th 1981
- Ashihara Karate International (AKI) Hideyuki Ashihara Th 1980
- World Seido Karate Organization (WSKO) Tadashi Nakamura Th 1976
- World Karate Association Shidokan (WKAS) Yoshiji Soeno Th 1981
- International Federation Karate (IFK) Steve Arneil di London Th 1981
- Daido Juku (Kyokushin + MMA) Takashi Akazuma Th 1981
- Seidokaikan (Pelopor K-1) Katsuyoshi Ishii Th 1990
- Enshinkan Karate oleh Joko Ninomiya
- Sato Juku oleh Katsuaki Sato (Juara Dunia th 1975)
- Yamaki Ryu oleh Jenji Yamaki (Juara Dunia th 1995)
- Kazumi Ryu oleh Hajime Kazumi (Juara II Th 1995 & 1999)
- Dll.

Di Indonesia, Kyokushinkai didirikan pertama kali oleh Shihan Nardi T Nirwanto th 1967 dengan nama Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate-Do Indonesia (PMKKKI). Dalam perkembangan nya sampai saat ini berkembang menjadi 9 organisasi.

Berikut Profile Organisasi Kyokushin yg ada di Indonesia saat ini:

1. PMK Kyokushinkai Karate-Do Indonesia pimpinan (alm) Shihan Nardi T. Nirwanto
Afiliasi ke IKO-Sosai pimpinan Kuristina Oyama
Berdiri th 1967, Skrg dipimpin oleh Senpei Lily Herawati
Exist di: Sumbar, Kepri, Banten, DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali, NTB, NTT, Kalsel, Kalteng, Kaltim dan Papua (15 Propinsi)
http://www.kyokushinkai.or.id/

2. Kala Hitam Kyokushinkaikan pimpinan (alm) Kancho Winta Karna
Independen tidak ada afiliasi Internasional.
Berdiri th 1972, Skrg dipimpin oleh Bp. Ronny Simon
Exist di: Sumut, NAD, DKI, DIY, Jatim (5 Propinsi)
http://www.karatekalahitam.com/index.html

3. ShinKyokushinkai Indonesia pimpinan Shihan JB. Sujoto
Afiliasi ke WKO Shinkyokushinkai (IKO2) pimpinan Kenji Midori
Berdiri th 1982 (Pecahan dari PMK Kyokushinkai pimpinan Shihan Nardi)
Exist di: DKI, Kepri, Sumut, Jabar, Jateng, Jatim, Bali, NTB, Sulut dan Papua (10 Propinsi)
http://www.kyokushin-indonesia.com/

4. IKO Kyokushinkaikan Indonesia pimpinan Shihan MS. Dadang UB
Afiliasi ke All Japan Kyokushin Union (IKO5) pimpinan Yoshikazu Koi
Berdiri tahun 2001 (Pecahan dari Kyokushinkai Shihan JB Sujoto)
Exist di: Sumut, Riau, Lampung, Banten, DKI, Jabar, Jateng, Jatim, NTB, NTT, Kaltim dan Kalsel (12 Propinsi)
http://dev.kyokushin-union-msdadangubdojo.com/

5. IKO Kyokushinkaikan Indonesia pimpinan Sensei H. Sugeng Pramono
Afiliasi ke IKO-1 pimpinan Matsui
Berdiri th 2008 (Pecahan dari Kyokushinkai Shihan JB Sujoto)
Exist di: Sumut, DKI, Jabar, Jateng, DIY, Jatim, Bali dan Kaltim (8 Propinsi)
http://ikokyokushinkaikan-indonesia.com/

6. Kyokushin-kan Indonesia pimpinan Sensei Anthony F. Pajouw
Afiliasi ke Kyokushinkan (IKO6) pimpinan Hatsuo Royama
Berdiri th 2008 (Pecahan dari Kyokushinkai Shihan JB Sujoto)
Exist di: DKI, Jabar, Jatim (3 propinsi)
http://kyokushinkan-indonesia.org/ind/

7. Akademi Seni Bertarung Kyokushin Indonesia pimpinan Shihan Sylvester Sebastian
Afiliasi ke IKO Sosai pimpinan Kuristina Oyama
Berdiri Th 2008 (Pecahan dari Kyokushinkai Shihan JB. Sujoto)
Exist di: DIY, Jateng, Bali, Kaltim, Riau dan Sumut (6 Propinsi)
http://inakyokushinacademy.com/

8. Melion Kyokushin Indonesia pimpinan Sensei Darmawan Utomo
Afiliasi ke Kyokushinkan (IKO6) pimpinan Hatsuo Royama
Berdiri th 2009 (Pecahan dari Kyokushinkai Shihan JB Sujoto)
Exist di: Jatim dan Kaltim (2 Propinsi)

9. Indonesian Kyokushin Karate Association (IKKA)
Afiliasi ke IKO-3 pimpinan Yoshikazu Matsushima/John Taylor
Berdiri Th 2012 (Pecahan dari PMK Kyokushinkai Shihan Nardi)
Exist di: Sumbar, Banten, DKI, Jabar (4 Propinsi)
http://www.kyokushinkai.co


nb: nanti di edit lagi kalo ada masukan, kritikan, dan saran
Sumber: dunianya mba' maya


Istilah-istilah dalam Kyokushin

Anza : posisi duduk kaki disilang

Budo : jalan seni bela diri yang memiliki komitmen untuk mencapai kebenaran melalui kedisiplinan dari seni bela diri. Kyokushin karate adalah budo karena bukan sekadar olahraga tetapi sebuah metode yang serius untuk memahami kebenaran sejati atau kehidupan yang benar

Bushido : jalan keprajuritan, pedoman samurai, sebuah penyatuan dari pengalaman yang lama di medan pertempuran

Deshi/karate-ka : murid, pengikut

Do-gi/karate-gi/keiko-gi/gi : pakaian latihan

Dohai/dokyusei/kyoshi : murid yang memiliki tingkatan yang sama

Enkei : lingkaran

Goshin-jitsu(jutsu) : teknik beladiri

Gyaku : berlawanan

Hajime : mulai

Hantai : arah berlawanan

Heiho : strategi peperangan; jalan dari strategi

Hidari : kiri

Honbu : pusat

Ibuki : pernapasan dengan tekanan dari tanden

Ichigeki hissatsu : satu serangan membunuh

Ido-geiko/ido-kihon : teknik dasar gerakan melangkah

Kaiten : berputar

Kamaete : berdiri persiapan, mengambil posisi persiapan

Kancho : ketua, pimpinan dari sebuah organisasi

Kata : jurus karate atau bentuk rangkaian teknik karate yang sudah di bakukan

Kayoi no deshi : murid yang tinggal di luar dojo

Keiko : latihan

Ki(chi) : energy

Kiai : berteriak untuk menambah konsentrasi dan menghimpun tenaga, menyelaraskan semangat

Kihon : dasar karate

Kime : fokus

Kohai : murid yang tingkatannya lebih bawah; adik seperguruan

Kumite : bertarung

Kumite(yakusoku) : bertarung yang sudah diatur

Kumite(ippon) : bertarung sat u langkah

Kumite(sanbon) : bertarung tiga langkah

Kumite(jiyu) : bertarung bebas

Kumite(jissen)/chokusetsu dageki(chogeki) : bertarung dengan kontak langsung, tanpa pelindung

Makiwara : alat untuk melatih kekerasan pukulan, tendangan, menguatkan tiap bagian tubuh

Mawatte : berputar arah berlawanan

Migi : kanan

Mokusho : mengheningkan diri, mata ditutup dan melakukan meditasi

Mugorei : tanpa hitungan(dalam melakukan kata)

Mushin : suatu keadaan kosong, tanpa memikirkan diri, merasakan ketenangan yang sempurna, melakukan setiap gerakan teknik tanpa dipikirkan, mengalir dengan penuh semangat. Tidak tanpa emosi, rasa takut dan bernafsu. Penyatuan diri dengan pikiran yang sempurna

Muso-uchi : serangan mendadak, seketika tanpa dipikirkan atau dipertimbangkan sebelumnya

Nogare : teknik pernapasan dalam

Naore : kembali ke tempat awal/semula

Oi : gerakan melangkah ke depan dengan cepat

Osu/oshi shinobu : bertahan dalam tekanan. Saya mengerti; cara menghormat dan berterima kasih kepada pihak lain

Osu no seishin : spirit dari Osu, yang menunjukkan kesediaan untuk bertahan terhadap semua tekanan

Otagai(ni) : kepada satu dan lainnya; sesamanya

Rei : member hormat dengan membungkuk badan

Ryu : sekolah, gaya, aliran

Sagari : kembali tanpa berputar; melangkah mundur

Seishin : spirit, hati

Seiza : posisi duduk lutut dilipat

Senpai : murid yang lebih senior; orang yang tingkatannya lebih tinggi; kalau sama tingkatan, biasanya yang lebih tua usiannya atau berlatih duluan

Sensei : guru; sebutan umum pada orang yang dihormati

Shidoin : pelatih

Shihan : pelatih kepala

Sosai : ketua dari organisasi

Tameshiwari : teknik mematahkan/menghancurkan benda keras

Tanden : pusat tenaga terletak 3 cm di bawah pusar

Uchi deshi : murid yang tinggal di dalam Dojo

Ura : kebalikan

Waza : teknik

Yasume : istirahat

Yame : berhenti

Zanshin : keadaan sadar dan siap siaga; menyadari keadaan di sekeliling; dapat juga dikatakan seperti memiliki indera keenam
jadi kyoukushin udah ga di pegang shokei matsui lagi?tapi sama si midoeri kenji??
Quote:Original Posted By badota_X
jadi kyoukushin udah ga di pegang shokei matsui lagi?tapi sama si midoeri kenji??


bukan bro.. maskudnya Kyokushin Karate Indonesia yang dipegang Shihan Sujoto udah gak berafiliasi ke IKOnya Kancho Shokei Matsui, tapi ke WKOnya Shihan Kenji Midori
setelah cek sana cek sini baru tau saya masalahnya
jadi skrg Kyokushin di Indonesia yang berafiliasi ke IKO 1 Matsui namanya "Perguruan Bela Diri Tangan Kosong" di bawah pimpinan Sensei Sugeng Pramono
osu!!
osu !!!
osu!! senpai2!!!!

aduh itu gimana tuh ceritanya... gw jg sempat kaget, kok karate bisa pecah jd dua...
Byakuren itu Kyokushin atau sempalan Shorinji Kempo ?
saya rasa smua beladiri pasti bisa di politiki..dan bisa dipecah..smua kembali uang yg berbicara..jaman skarang para praktisi kyk udah ilang smangat bushidonya ya..
cerita langkapnya donk, kok bisa sampe terpecah??
Ossu!

Pecahnya karena kmrn2 itu. yg sampe ada thread yg panas sekitar bulan februari 2008.

Hehehehehe, Kan Kancho Matsui dateng tuh Februari akhir gitu.

Ossu!
duit toh...

Quote:Original Posted By Quinncy
osu!! senpai2!!!!

aduh itu gimana tuh ceritanya... gw jg sempat kaget, kok karate bisa pecah jd dua...


Osu!!

udah pecah banyak kalo organisasi kyokushin di indonesia.. yang pertama tu Pembinaan Mental Karate Kyokushinkai Karate Indonesia nya Shihan Nardi trus Shihan Sujoto memisahkan diri dan berafiliasi ke IKO Matsui
Quote:Original Posted By NinjaUsil
Byakuren itu Kyokushin atau sempalan Shorinji Kempo ?



Penemu Byakuren itu Kancho Sugihara.. dulu sih ini sempalan Kempo soalnya Kancho Sugihara murid langsung So Doshin.. tapi gayanya di ubah oleh Kancho Sugihara menjadi Kyokushin Style, skrg Byakurenkaikan honbunya di Osaka, jepang

PMK Kyokushinkai Karate-Do Indonesia

mau ngbahas perguruan kyokushin di Indonesia? ayuuuuk...
saya mulai dari yg paling awal berdiri yah



[url]www.kyokushin.or.id[/url]


nama resminya adalah PEMBINAAN MENTAL KARATE KYOKUSHINKAI KARATE-DO INDONESIA . Berdiri sejak 7 Mei 1967 dan berpusat di kota Batu - Jawa Timur dan menjadi salah satu pengagas berdirinya FORKI serta menjadi anggota didalamnya. Pimpinan pusat sampai saat ini masih dipegang oleh Shihan Nardi T. Nirwanto S.A.

Perguruan yg mempunyai motto "Karateka menghormati masyarakat,masyarakat menghargai karateka.
Karateka menyesuaikan diri dengan lingkungannya,bukan sebaliknya.
lebih mengutamakan pada pembinaan mental dari setiap karatekanya melalui latihan pada segi fisik, pikiran dan jiwa. Dengan begitu diharapkan para karateka dari perguruan ini mempunyai disiplin tinggi, mempunyai percaya diri yg kuat dan tidak dibuat-buat serta bisa menghormati sesamanya disamping tentunya, fisik yang sehat dan kuat.

SEJARAH

Ketertarikan Shihan Nardi yg juga penggemar bodyweight fitness pada karate ini diawali dari membaca sebuah artikel di majalah yg memuat riwayat GM Oyama.
Mulai saat itu keinginan untuk bisa berlatih karate di Jepang semakin menggebu namun kondisi finansial masih belum mendukung. keinginan Shihan sedikit bisa terobati melalui korespondensi dengan GM Oyama yg dibantu oleh Haji Masagung (karena haji Masagung ini sering pergi ke Jepang).
Kesempatan untuk berlatih datang saat Shihan nardi berkenalan dgn Yoshida sensei. Melalui bimbingan Yoshida sensei akhirnya Shihan Nardi setelah hampir 3 tahun berlatih berhasil menyandang Dan I.
Tahun 1967 Shihan Nardi mulai menetap di Batu dan saat itu pula dimulailah latihan resmi di Indonesia dengan jadwal yg rutin dan materi yg terstruktur. Latihan perdana ini diikuti oleh 3 orang warga baru yg salah satunya adalah adik Shihan sendiri.


bersambung....(kerja dulu bos )

----------------
Now playing: Meat Loaf - It's All Coming Back To Me Now ft. Marion Raven
via FoxyTunes
@van der Mann
Dojo PMK nya dimana nih??
Ossu...

Gi gw yg PMK udah kekecilan. hihihihihi...
Lagian gw udah vakum di PMK, dah lama stlh Dojo nya bubar karena pelatihnya pada pindah domisili.

Ossu
@fathom
saya karate-ka tak berdojo

@Tenji
gi-nya yg mengkerut ato badannya yg melar nih ? .............
the strongest??????????? :