KASKUS

Star Tanya Jawab Pajak Indonesia

TS bukan Pegawai pajak dan hanya orang biasa yang kebetulan sering berkenalan dengan aturan-aturan pajak dan semua pertanyaan akan dijawab berdasarkan opini dan pengalaman TS.

TS mengharapkan setiap jawaban atau opini sedapat mungkin juga disertai dengan landasan hukum sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dalam penafsiran.


DICARI :
SUKARELAWAN yang mau membantu TS membuat index pertanyaan dan jawaban agar kaskuser lain bisa dengan cepat mencari jawaban atas masalah yang sama. Terima kasih

>> Index cukup dilakukan dgn posting sendiri dan akan pasang dihalaman depan dengan credit nama anda.


Index Thread :
1. Tentang Ketentuan Umum & Tata Cara Perpajakan (KUP)
Primary Rule : UU No.28 Tahun 2007 jo UU No.16 Tahun 2009 (Start January 1st, 2008)
* Penundaan Penyampaian SPT OP/Telat Lapor
*
*


2. Tentang Pajak Penghasilan (PPh) OP & Badan
Primary Rule : UU No.36 Tahun 2008 (Start January 1st, 2009)
* Dividen yang Tidak Kena Pajak
* Seputar SPT 1770 Istri + Norma
*

3. Tentang Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
Primary Rule : UU No.42 Tahun 2009 (Start April 1st, 2010)
* PPN Membangun Sendiri
* PPN atas dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS)
*


4. Lain - lain (Pajak Daerah, Pengadilan Pajak dan semua hal pajak diluar 3 topik diatas)
Primary Rule :
UU No. 28 Tahun 2009 (Start January 1st, 2010)
UU No. 14 Tahun 2002 (Start April 12nd, 2002)
* Keuntungan Menjadi PKP


CENDOL bagi yang berkenan ..


INDEX HELPER
- newworldsmile - INDEX

Apakah Index perlu di merger??

Credit and Thanks to :
- htk
- maspie
- koega







Pajak dari Rakyat untuk Rakyat,
Wahai pemerintah... Gunakanlah pajak dengan BIJAK.
Yeah pertamax.

Kalau organisasi / badan hukum berbentuk perkumpulan.
Bagaimana caranya dapat pembebasan pajak?

Thx 4 ur answer dood.
Quote:Original Posted By centinum
Yeah pertamax.

Kalau organisasi / badan hukum berbentuk perkumpulan.
Bagaimana caranya dapat pembebasan pajak?

Thx 4 ur answer dood.


Untuk mendapat pembebasan pajak harus memiliki syarat-syarat tertentu, dan tidak semua jenis pajak dibebaskan. Jadi hanya pajak-pajak tertentu yang tidak dikenakan berdasarkan permohonan wajib pajak dan
memenuhi syarat.

Bisa lebih detail lagi menjelaskan jenis usaha dan bentuk usahanya (CV,PT Yayasan). Organisasi nirlaba atau bukan?

Pajak Indonesia, secara garis besar dapat dibagi menjadi :
1. Pajak Penghasilan (PPh)
2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
3. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
4. Pajak Retribusi dan daerah
ok mao nanya, kalo I work in foreign country(I have to pay the tax for foreign country), must I pay tax for Indonesia too??Pph loh alias Pajak penghasilan.

Thx
Quote:Original Posted By mrkunyuk
ok mao nanya, kalo I work in foreign country(I have to pay the tax for foreign country), must I pay tax for Indonesia too??Pph loh alias Pajak penghasilan.

Thx


Pertama, apakah loe memiliki NPWP?
Jika loe sudah memiliki NPWP maka loe mempunyai kewajiban membayar pajak dimana dan darimana PUN penghasilan itu diperoleh. (World Wide Income Rule). Jadi, biar loe di LN tetap harus bayar dan lapor pajak ke Indonesia sesuai dengan tempat penerbitan NPWP.
Kalo gak punya NPWP.. bebas deh (at least selama loe di LN)

Kedua, Negara tempat loe mendapat penghasilan, apakah ada tax treaty (Perjanjian Perpajakan) dengan Indonesia? Jika ada, maka pajak yang loe bayar di negara tersebut boleh menjadi kredit pajak (pengurang) dari pajak penghasilan yang dilaporkan di Indonesia.
Jika tidak ada tax treaty, selamat.... ada bayar pajak 2x

Note :
NPWP = Nomor Pokok Wajib Pajak adalah nomor identitas (pengenal) pajak yang diberikan oleh Dirjen Pajak kepada setiap individu ataupun badan usaha.
ngga punya NPWP tuh.diam aja apa lapor.mlz lah ngga kerja di indo masa hrs byr juga sih?apalagi klo pake dollar.masa kena 35% bro?bisa abis gaji donk bro.di belanda aja kena 45% bro.
Gue juga gak punya NPWP, tapi sewaktu kerja di Indonesia emang PPh gue kan dipotong sama tempat kerja (walaupun menurut peraturannya, meski PPh kita sudah dipotong, kita tetap harus lapor sendiri).

Menurut gue udah jadi resiko kalo lo gak punya NPWP, tapi seandainya lo diperiksa oleh petugas pajak dalam kapasitas Wajib Pajak Pribadi, lo mesti tunjukin kalo lo emang gak punya penghasilan (misalnya dengan tidak punya rekening di suatu bank). Karena kalo lo berkilah bahwa lo gak punya penghasilan tetapi petugas pajak bisa ngebuktiin kalo lo punya duit (yang sumbernya gak jelas dari mana), waahhh petugas pajak bisa seenak udelnya ngitung pajak dari duit lo bro, dengan norma mereka sendiri.
petugas pajak emg bisa ke sgpore bro?blg aja msh kuliah lom pnya pghasilan.rek bank pst ada la bro tp di indo ngga ada gua
Quote:Original Posted By thiec


Pajak Indonesia, secara garis besar dapat dibagi menjadi :
1. Pajak Penghasilan (PPh)
2. Pajak Pertambahan Nilai (PPN)
3. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB)
4. Pajak Retribusi dan daerah


Kalau nama yg tertera di PBB apakah harus sama dengan yang tercantum di Sertifikat pemilik rumah ?
Quote:Original Posted By mrkunyuk
petugas pajak emg bisa ke sgpore bro?blg aja msh kuliah lom pnya pghasilan.rek bank pst ada la bro tp di indo ngga ada gua


Maksud gue kalo lo balik ke Indonesia gitu, atau lo coba tanya aja ke bro TS, persentase WP pribadi ama badan gedean mana. Pasti kecilan WP pribadi, lagian WP pribadi juga ngapain dikejar pajak, biasanya petugas pajak ngejar WP badan (organisas dsb).
^

berarti aman donk bro?organisasinya kan di sgapore..
Husss, kita kan lagi bahas perpajakan Indonesia nih, ntar dimarahin TS lho

TS ke mana ya? Gue mo nanya item2 buat koreksi fiskal nih
Quote:Original Posted By mrkunyuk
ngga punya NPWP tuh.diam aja apa lapor.mlz lah ngga kerja di indo masa hrs byr juga sih?apalagi klo pake dollar.masa kena 35% bro?bisa abis gaji donk bro.di belanda aja kena 45% bro.



Indonesia memiliki Perjanjian Penghindaran Pajak Berganda (P3B) atau Tax Treaty dengan Belanda. Loe dapat lihat dalam English atau Indonesia.

Jadi jika loe memiliki NPWP, loe dapat melaporkan pajak di Indonesia dan meminta kembali pajak yang loe bayar pada pemerintah belanda dengan mengurangi pajak yang harus dibayar di Indonesia.

Mengenai Tarif Pajak Penghasilan (PPh) :
Menurut UU No. 17 Tahun 2000 Pasal 17 sebagai berikut :

Tarif PPh untuk Perseorangan :
0 sd 25jt = 5%
25,1 jt sd 50jt = 10%
50,1jt sd 100jt = 15%
100,1jt sd 200jt = 25%
Diatas 200jt = 35%

Tarif PPh untuk Badan atau BUT
0 sd 50jt = 10%
50,1jt sd 100jt = 15%
Diatas 100jt = 30%

Contoh Perhitungannya :
Pribadi : Penghasilan Kena Pajak 250jt maka Pajak terhutang adalah :
25jt x 5% = 1,25jt + 25jt x 10% = 2,5jt + 50jt x 15% = 7,5jt + 100jt x 25% = 25jt + 50jt x 35% = 17,5jt
Total Pajak terhutang = 53,75jt

Badan : Penghasilan Kena Pajak 250jt maka Pajak terhutang adalah :
50jt x 10% = 5jt + 50jt x 15% = 7,5jt + 150jt x 30% = 45jt
Total Pajak terhutang = 57,5jt
Quote:Original Posted By Alfahd
Gue juga gak punya NPWP, tapi sewaktu kerja di Indonesia emang PPh gue kan dipotong sama tempat kerja (walaupun menurut peraturannya, meski PPh kita sudah dipotong, kita tetap harus lapor sendiri).

Menurut gue udah jadi resiko kalo lo gak punya NPWP, tapi seandainya lo diperiksa oleh petugas pajak dalam kapasitas Wajib Pajak Pribadi, lo mesti tunjukin kalo lo emang gak punya penghasilan (misalnya dengan tidak punya rekening di suatu bank). Karena kalo lo berkilah bahwa lo gak punya penghasilan tetapi petugas pajak bisa ngebuktiin kalo lo punya duit (yang sumbernya gak jelas dari mana), waahhh petugas pajak bisa seenak udelnya ngitung pajak dari duit lo bro, dengan norma mereka sendiri.



Untuk karyawan, laporan pajak cukup satu tahun SEKALI. Dan boleh kok dititipkan ke bagian pajak yang biasa melapor pajak perusahaan kalo tempat lapornya sama.
Quote:Original Posted By mrkunyuk
petugas pajak emg bisa ke sgpore bro?blg aja msh kuliah lom pnya pghasilan.rek bank pst ada la bro tp di indo ngga ada gua


Hehe... Tentu saja petugas pajak (fiskus) tidak akan ke singapore apalagi hanya untuk mengusut duit 'kacang goreng'
Ada banyak cara kok menghindari pajak (secara legal lho...) atau setidaknya mengurangi, tentu dengan tax planning yang baik.
Quote:Original Posted By karl
Kalau nama yg tertera di PBB apakah harus sama dengan yang tercantum di Sertifikat pemilik rumah ?


Tidak Harus.
Namun akan lebih baik DISAMAKAN, apalagi jika cara perolehan (Transaksi Jual/Beli) aset (tanah dan bangunan) tersebut tercatat dipajak. (Ada dilaporan Harta)
Sekilas tentang PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak) :

PTKP diatur pada UU No. 17 Tahun 2000 Pasal 7, Namun Update Nilai PTKP terakhir dapat dilihat di Peraturan Menkeu No.137/PMK.03/2005 adalah sebagai berikut :

13,2jt/Tahun untuk WP (Bujangan)
+1,2jt/Tahun untuk WP kimpoi (Total 14,4jt)
+1,2jt/Tahun untuk tanggungan (Ortu atau Anak) dengan Max 3 Org

Apabila anda menikah dgn 1 anak dan menangung ortu yang tidak bekerja maka besar PTKP adalah K/3 atau sebesar 18jt

Apa gunanya PTKP??
PTKP digunakan sebagai PENGURANG Penghasilan yang kita terima dari pemberi kerja. Jadi Kalau penghasilan dibawah PTKP, maka otomatis TIDAK KENA PAJAK.

PTKP diatas berlaku sejak Januari 2006 sampai sekarang

Cara perhitungan menyusul ya.....
Quote:Original Posted By thiec
Hehe... Tentu saja petugas pajak (fiskus) tidak akan ke singapore apalagi hanya untuk mengusut duit 'kacang goreng'
Ada banyak cara kok menghindari pajak (secara legal lho...) atau setidaknya mengurangi, tentu dengan tax planning yang baik.


Bro, misalkan gaji kotor sebulan Rp 10 juta buat bujangan. Setelah gue hitung, ternyata pajak buat setahun (setelah dikurang PTKP) mencapai Rp 13.450.000. Ada cara legal untuk mengurangi? Kayak gimana ya? Thanks b4.
yup sama..klo bisa ngga bayar gmna ni om TS?bro Alfahd bayar ngga ni ngomong2?hehe..cara legal ngga bayar gmna ya??

thx ya TS..
Quote:Original Posted By thiec
Hehe... Tentu saja petugas pajak (fiskus) tidak akan ke singapore apalagi hanya untuk mengusut duit 'kacang goreng'
Ada banyak cara kok menghindari pajak (secara legal lho...) atau setidaknya mengurangi, tentu dengan tax planning yang baik.


Singapore punya perjanjian anti double tax dengan RI. Jadi kalo elo kerja base di Singapore (tercatat sebagai employee kantor Singapore) elo nggak perlu bayar pajak lagi di Indo. Which is good karena pajak di Indo lebih gede daripada di sana.
×