KASKUS

Visa kerja H2B ke Amerika + Lowongan nya

Quote:READ FIRST:
Regional USA - sub-regional VISIT USA banyak terdapat thread2 Imigrasi. Coba liat link di bawah ini supaya gak campur aduk dan juga lebih mudah untuk cari info nya.

A. Undian Greencard Amerika aka DV Lottery - Diversity Visa Lottery
Thead ini umum nya untuk mendapatkan free greencard dari pemerintah Amerika. Pengumuman mulai nya dan cara nya di bahas disini.
DV Lottery - Diversity Visa Lottery

B. Apply visa turist/student ke Amerika.
Thread ini untuk semua cara apply visa student/turis ke Amerika. Kalo gagal mau coba lagi inilah informasi nya.
Apply visa turist/student ke Amerika

C. Kerja legal ke Amerika dengan visa H2B <<< Eloe sekarang disini
Thread ini untuk info tentang visa kerjaan yang banyak di koran2. Ini visa kerja legal lho. Di dalem ini ada juga lowongan nya.
Visa kerja H2B ke Amerika + Lowongan nya

D. Greencard, US Citizen, Asylum, OPT, visa kerja H1B
Thread ini untuk cari tau cara nya dapetin Greencard atau jadi US Citizen (USC) atau masukin Asylum. Biasa nya kalo udah punya visa baru ke thread ini. Thread ini juga untuk info tentang visa kerjaan H1B untuk yang punya S1/S2/PhD atau special skills.
Kartu ijo, Citi, Asi, and OPT+ H1B visa kerja

E. Overstayed
Sharing tentang overstayed di USA suka duka nya dan cara nya tinggal di Amerika. Inget semua postingan kita di kaskus itu masuk ke google... jadi kalo ada yang mesti di umpetin ya umpetin lah jangan di buka terang2an.
all bout gelap di US

F. Visa J1 + waiver
Exchange Visitor visa J1, Perpanjang visa J1 dan cara dapetin 2 year waiver.
Visa J1 + waiver

Thread ini gabungan ama thread Omelette, Fasscall, Lambert dll buat info visa H2B dan agen2 nya.

Kerja di Amerika yang legal
Syarat utama kita harus punya ijin kerja untuk kerja di Amerika. Ijin kerja itu bisa di dapatkan karena berdasarkan punya salah satu di bawah ini:
Work on Campus (student), OPT (student),Visa kerja (H1B, H2B, L1B/L2B), Work Permit (atau EAD), Greencard (GC atau I-551), US Citizen dan lain2 (crew, nurse etc.)

Thread yang ini khusus untuk bahas visa H2B. Nah kalo di koran Indo ada iklan kerja di Amerika legal nah kebanyakan itu pake visa jenis ini. Apakah bener legal? Iya.

Apa itu visa H2B?
Visa jenis H2B - (temporary for non agriculture work) ini by design untuk skilled and unskilled worker category (kerja jadi maid di hotel, driver, etc.) tapi mostly unskilled, visa ini status nya seasonal (gak kerjaan tetep tergantung permintaan) bisa kerja untuk 6 sampe 10 bulan untuk pertama kali lalu bisa di perpanjang sampe 2 taon maks. Info ini di kasih credit ke omelette, fuse, dan lambert ya. Biasa nya sih kerja di hospitality tapi gak terbatas di hospitality industries aja sih.

Untuk yang pernah tau tentang jenis visa H1B, visa H2B process beda sedikit - perusahaan butuh pekerja temporary, di kasih approval jumlah nya pekerja yang akan diperlukan ama imigrasi, lalu mereka cari pekerja nya. Warning, visa jenis H2B itu untuk mostly unskilled yang biasa nya 99.9% itu low paying job dan lama nya tergantung dari kontrak nya. Belakangan ini banyak sekali agent yang nawarin visa kerja semacam ini tapi minta fee nya sampe usd 5 rebu, yang jelas2 kalo di hitung malah tekor. Gaji nya terbatas karena emang kalo hospitality itu gak gede, standard aja sih untuk hospitality di Amerika. Kalo itung2 jangan lupa... kalo eloe kurs balik ke Indo sih keliatan nya lumayan gede.. tapi jangan lupa eloe disini mesti bayar pajak juga dan yang tanggung kita alias gaji yg eloe terima itu kotor. Jadi kepikir dulu ya sebelum eloe pikir gede banget.

Cara dapetin nya visa untuk pertama kali nya, bisa dapet dari :
a. yang punya kerjaan yaitu perusahaan langsung yang sudah dapet ijin nya dari pemerintah untuk cari pekerja jenis H2B visa (OR)
b. agent tenaga kerja yang udah pegang kontrak tenaga kerja dari perusahaan yang dah pegang ijin di atas (a).
Ini lah yang di bilang sponsor eloe untuk dapetin visa H2B. Cuma masalah nya biasa nya eloe di training dulu ama agen ini, jadi nya eloe bisa aja kena charge atau biaya nya gede banget. Eloe siap aja deh taon pertama miskin banget karena mesti bayar balik mereka. Setelah itu eloe bisa perpanjang ijin kerja eloe baru deh bisa punya tabungan. Perpanjan ijin bisa pake agen yang di amerika. Visa H2B itu sangat terbatas jumlah nya (kuota) untuk pertama kali dapetin nya dan juga mulai kerja nya kadang cuma pas mo winter, atau summer.

Kalo eloe dah pegang visa H2B ini, untuk perpanjang visa bisa langsung ke (a) perusahaan nya atau (b) ke agen jasa lain. Hanya untuk perpanjangan H2B, si pemengang H2B itu gak kena quota limitation seperti waktu ambil pertama kali nya.

Link yang berguna:
Click di H temporary: http://www.unitedstatesvisas.gov/bus...ness_temp.html
http://faq.visapro.com/H2B-Visa-FAQ.asp
Dibawah ini previous old thread "agen H2B visa" sebelum nya di sub regional Los Angeles di pindah ke new york biar deket ama yang laen nya... ada beberapa halaman yang lenyap... oh well.......

previously agen H2B visa
1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10,
11, 12, 13, 14, 15, 16, 17, 18, 19, 20,
21, 22, 23, 24, 25, 26, 27, 28, 29, 30,
31, 32, 33, 34, 35, 36, 37


Ini kalo mo donlot semua nya tuh 37 halaman di 2 tempat...
agen H2B visa - Kaskus - The Largest Indonesian Community.zip"]agen H2B visa - Kaskus - The Largest Indonesian Community.zip[/URL]
Regulasi baru yang cukup signifikan..... di postingan bawah... halaman 5.... di kutip disini biar pembaca baru bisa liat....

Quote:Original Posted By Sang Perantau
Kalau ini email bulanan dari VisaPro.com, dan kebetulan email yg sekarang sempat membahas sedikit tentang peraturan baru H2B. Selamat membaca.

This month also brought some exciting news for those who use the H-2B program for temporary nonagricultural workers. On December 19, 2008, both the USCIS and the US Department of Labor (DOL) published final rules that will change how H-2B petitions are processed in the future and the requirements for employers and beneficiaries. These changes are being made to fulfill the commitment made by President Bush’s Administration in August 2007, with the failure of any comprehensive immigration reform in Congress, to address immigration challenges using existing authorities. These new rules will become effective on January 18, 2009; however certain aspects of the rules will be phased in over the next year.

Key areas of reform covered in the Final Rule include:

Centralized processing: Re-engineers the application filing and review process by centralizing processing and by enabling employers to conduct pre-filing recruitment of US workers;


Post-adjudication audits: Enhances the integrity of the H–2B program through the introduction of post-adjudication audits and procedures for penalizing employers who fail to comply with program requirements;


Flexibility: Reducing from six months to three months the time an H-2B worker who has spent three years in the United States must reside and be physically present outside the United States before he or she is eligible to re-obtain H-2B status;


Employers’ comfort: Allowing H-2B petitioners to specify only the number of positions sought and not name the individual aliens except where an intended alien beneficiary is already present in the United States; or where an alien is from a country not eligible for participation in the H-2B program;


Employees’ comfort: Reducing the period of time spent outside the United States that interrupts accrual towards the 3-year maximum period of stay in H-2B status;


No additional fees: Prohibiting H-2B employers and recruiters from imposing certain fees on prospective H-2B workers as a condition of securing employment;


Approved Labor Certification: Requiring an approved temporary Labor Certification in connection with all H-2B petitions;


Employees' flexibility:

a) Amending the definition of "temporary services or labor" to allow U.S. employers and eligible foreign workers the maximum flexibility to complete projects that could be for a specific one-time need of up to 3 years without demonstrating extraordinary circumstances;

b) Beginning with petitions filed for workers for Fiscal Year 2010, prohibiting H-2B petitioners from requesting an employment start date on the Form I-129, "Petition for a Nonimmigrant Worker," that is different than the date of need stated on the approved temporary labor certification;


Ensuring employers' safety: Requiring employers to notify USCIS when H-2B workers fail to show up for work, complete the work more than 30 days early, are terminated, or abscond from the worksite;


Petition approval for participating countries: Permitting the approval of H-2B petitions only for nationals of certain countries designated as participating countries by the Secretary of Homeland Security, in consultation with the Secretary of State, and appearing on a list to be published annually in the Federal Register. The initial list of participating countries designated as important to the operation of the program and to be published simultaneously with this Final Rule, includes Mexico, Jamaica, and 26 others. DHS may allow on a case-by-case basis a worker from a country not on the list to be eligible for the H-2B program if such participation is in the U.S. interest;


Statutory power to DOL: Delegating to the Department of Labor (DOL) the statutory authority to impose certain administrative remedies and/or penalties where a substantial failure to meet any of the conditions of the H-2B petition or a willful misrepresentations of a material fact in such petition is found; and


Land-border exit system: Establishing a land-border exit system pilot program, which requires H-2B workers admitted through a port of entry participating in the pilot program to also depart through a participating port and to present designated biographic and/or biometric information upon departure.
salut buat maling cewe.... atas dedikasinya...
Sini maling gw cipok dulu muaaaaachhhh.......

Thumbs up Thread H2b Visa Kita Lenyap, Ini Yg Baru Yaa...

sayang banget padahal di thread sebelumnya yg terkubur banyak info2 yg menarik...

mungkin bisa gali kubur di archive nya kaskus...

oya utk yg newbie, apa sih itu H2B visa?

itu kurang lebih begini, H2B visa itu adalah visa kerja legal yg ga permanen, bisa di extend tiap 6 bulan (extendnya bisa di amrik sini, ga perlu ke indo), trus 2,5 thn to 3 thn elo hrs pulang utk extend di kedubes jakarta, harus tuh...

tp setelah itu bisa kok balik n balik lagi ke amrik...

enak lah...

utk semua anak H2B di amrik...sharing2 info dong utk kita disini

utk yg di indo...sharing pengalaman ya selama ngurus visa H2B...

utk para agent (bukan agent penipu) tolong post iklan yg bener2 jujur yah...

di indo lg susah, ayo kita saling bantu utk masa depan yg lebih baik...

thanks...

wokey deh bro maling, thanks yah
untung gw masih simpen arsip postingan si sang perantau yg beberapa waktu lamanya

ini info info menarik dari dia, kalo berkekan GRP donk bro

in quote nya satu satu yah

Quote:Employer sponsored, Sandy's rep in Jakarta, and Ski resorts in US
________________________________________
Dear Friends,

Thanks buat tanggapannya... here we go:
Employer Sponsored

Caranya nggak se-sulit yang orang-orang bayangkan kok. Yg penting kitanya yg rajin cari info. Kalau rekan2 mampir ke [url]www.ahla.com/pdf/H2B_Workforce_Coalition_House_2007_11.pdf[/url], coba teliti dan kontak langsung masing-masing company atau asosiasi yg terdaftar di sana. Saya udah coba kok... beberapa di antaranya memang mensponsori secara langsung, seperti Stein Ericksen Lodge di Park City, Utah (setiap winter). Belum ada anak Indo yg nembus ke sana sampai saat ini. Kebanyakan pekerja H-2Bnya berasal dari Jamaica dan Peru.

Kalau saya sendiri sudah menjalani summer dan winter 2007 ini berturut-turut di Park City Mountain Resort. I-94 diperpanjang otomatis, tanpa harus bayar sesen pun. Untuk summer, application akan dimulai dari Feb. 2008, ditutup awal Maret 2008. Start kerja biasanya akhir April atau awal Mei mendatang. Untuk winter, pembukaan lowongan biasanya Mei dan ditutup di awal Juni, start kerja di pertengahan November.

Selain itu, ada cara lain juga, yaitu dengan menghubungi beberapa immigration lawyer yg bisa menangani kasus perpanjangan I-94 utk H-2B, cukup dengan menyebutkan employer yg ingin kita lamar/apply. Dengan membayar sejumlah uang utk fee jasa lawyer, mereka akan melakukan filling and administration process hingga kita bisa bekerja dng legal di employer dambaan kita. But remember, this will cost a lot of money. Kelebihannya, kita BEBAS menentukan employer. Check this out: [url]www.visasusa.com[/url].

Selain itu, buat teman2 yg memang berlatar-belakang perhotelan, saya menghimbau untuk mencoba (minimal mempertimbangkan) program J-1 yg diadakan oleh Marriott di US. Please refer to http://www.marriott.com/J1Visa/default.mi.

So, rekan2, cukup hubungi employernya langsung, tanya ke HR-nya baik2, apakah mereka berkenan utk meng-hire pekerja H-2B dan memperpanjang ijin kerja (I-94) yg kita miliki. Jika tidak, kita bisa coba konsultasi ke immigration lawyer, untuk menjadi penengah kita. Check this out also: [url]www.visapro.com[/url].
Sandy's rep in Jakarta and Facts about agentsQuote:

Setelah pemberangkatan besar-besaran di summer 2007, Sandra Azinger (Sandy), merasa perlu organisasi yg rapih untuk pemberangkatan yg berikutnya. Karena selama ini, banyak kejadian dalam masalah "titip-menitip" sanak keluarga dan kerabat. 3 orang kepercayaan Sandy selama ini: Yayan, Hasan dan Triyono, diamanatkan untuk membuka Rep Office, secara resmi dan legal, agar memiliki kredibilitas dan keteraturan dalam manajemen. Jadi, sekarang agak sulit untuk "titip-menitip", karena final decision ada di tangan Hasan dan Meri (istrinya Hasan). Ini juga dilakukan utk menyaring dan meningkatkan kualitas SDM rombongan pekerja H-2B mendatang. Sebab yg sudah-sudah, sangat rancu sekali. Banyak yg berkemampuan bahasa Inggris rendah dan tidak memiliki skill dan etos kerja yang baik.

Rekan2, saya tidak sedang mempromosikan siapapun, apalagi Sandra Azinger dan IHR-nya. Saya memang dulu berangkat lewat IHR, summer 2006. Alasan saya menulis ini semua, hanya ingin memberi informasi yg lebih jelas dan gamblang buat rekan2 yg masih bingung dan tidak mengerti "alur ceritanya". Kalaupun ada rekan2 yg kurang berkenan, sekali lagi ijinkan saya memohon maaf.

Ada beberapa point plus dan negatif bila kita berangkat ke US di bawah naungan sebuah agent:

* Tidak repot dalam prosedur pemberangkatan, karena diorganisir oleh sang agent. Dulu saya berangkat seorang diri (karena telat dapat petisi). Saya terbang dari CGK hingga SLC (karena akan ditempatkan di Lake Powell, Utah). Begitu menginjakkan kaki di LAX, saya sudah tahu bahwa saya akan melewati interogasi dan prosedur "penyambutan" INS. Semua paperwork saya lengkap dan tak bermasalah. Begitu tiba di SLC, sambil menunggu Greyhound yg akan membawa saya ke pedalaman Utah, saya langsung ke kantor SS seorang diri utk mendaftar dan membuat SS card saya. Semuanya lancar dan tanpa hambatan. Bahkan saya cukup berjalan kaki dari Greyhound station ke kantor SS, karena peta lokasi kedua tempat ini sudah saya print di Jakarta, sebelum saya berangkat.

* Tidak repot dalam mencari pekerjaan di season berikutnya. Namanya saja pekerja musiman, jadi kontraknya pun musiman. Begitu pertengahan season, sang agent akan menghubungi kita, menawarkan pekerjaan di season berikutnya. Sisi negatifnya: kita tidak punya banyak pilihan dan kebebasan. Apalagi dengan status H-2B, biasanya, hanya resort di kota-kota kecil nan terpencil yg merekrut kita. Jadi kalau datang ke US dengan visa H-2B, jangan membayangkan untuk tinggal dan bekerja di kota mewah dan besar seperti NYC, Seattle atau LA. Kalaupun ada, kemungkinannya kecil sekali.

Sebab salah satu syarat visa H-2B dapat dikeluarkan oleh Dept. of State, apabila sang employer atau agent bisa menunjukkan form Temporary Foreign Labor Certification (I-129), yg dikeluarkan oleh Dept. of Labor, dengan syarat memberikan bukti bahwa setelah memasang iklan lowongan di media masa lokal (dalam jangka waktu tertentu), sang employer tidak berhasil mendapatkan jumlah calon pekerja yg memadai, atau pekerja yg memenuhi kualitas, di antara warga negara US.

* Jika ada masalah, dengan mudah kita bisa menghubungi sang agent dan minta bantuan atau sekedar advis. Seperti bila paspor hilang, SS hilang, I-94 yg belum kunjung tiba, atau ingin pulang dulu ke Indonesia sebelum season berikutnya dimulai. Untuk yg satu ini, Sandy (saya biasa menjulukinya "Mami Sandy", kalau lagi bicara dengan teman2 H-2B di Park City), super moody banget. Saya yakin bro Lambeth dan American Bitch pasti tahu banget deh. Kalau lagi baik-baik, kita telepon atau e-mail, pasti ditanggapi baik-baik pula. Tapi kalau lagi bete berat, nggak jarang Mami Sandy memaki-maki dengan lancar dan indahnya, hahahahah..... Anyway, InterExchange, CHI dan Alliance Abroad memiliki jalur khusus (1-800 numbers) yg dapat kita hubungi 24 jam dalam keadaan darurat (khususnya InterExchange).

* Agent selalu memberi orientasi dan "persiapan" mengenai pekerjaan dan employer kita. Tapi tidak semuanya "tertangani". Contoh paling nyata adalah winter 2007, di Park City, Utah. Semua pekerja Indonesia di bawah naungan IHR mengalami kesulitan dalam mencari housing yg murah dan lokasinya mudah. Kota Park City nggak seperti kota-kota besar di Amerika pada umumnya. Di kala summer, jumlah penduduknya sekitar 5.000 jiwa, namun di saat winter bisa melonjak hingga 10.000 jiwa, karena turis, pekerja asing (termasuk anak Indonesia) dan penduduk lokal numplek jadi satu. Kota kecil ini (yg masih kalah besar dari Jakarta Barat), tidak memiliki jumlah rumah sewaan yg murah meriah. Mau tinggal di downtown, harus sedia kocek tebal. Mau murah, harus tinggal jauh di pinggir kota, bahkan sampai ke luar kota (Heber, Midway, bahkan SLC!). Buat yg tinggal di luar kota dan nggak punya mobil pribadi, hanya bisa berharap pada bela kasihan sesama teman yg punya mobil. Dulu Sandy menyediakan Van (warna hitam dan hijau, yg hitam ada sticker IHR guede banget, jadi ketahuan deh kalau itu jemputan khusus TKI, heheheh...). Tapi entah kenapa winter ini Sandy nggak menyediakan lagi, padahal winter 2007 adalah winter dengan pekerja Indonesia terbanyak di Park City (sekitar 200-an).

Sandy's rep in Jakarta and Facts about agents

Ski Resorts di US
Quote:
Good news bagi semua teman2 pekerja H-2B yg ingin mandiri dan tidak trikat agent, serta bisa memperpanjang I-94 tanpa mengeluarkan dana besar. Sebagian ski resort di Amerika merekrut dan mensponsori langsung pekerja H-2B dan J-1. Walau gajinya nggak seberapa, namun kebebasan dalam memilih itulah yg jadi nilai plus. Mulai dari Utah, Colorado, California, Idaho, hingga Vermont! Check this out: http://en.wikipedia.org/wiki/List_of..._United_States. Pilihan saya:

Utah:
Deer Valley
Park City Mountain Resort
The Canyons
Snowbird

Colorado:
Vail
Breckenridge
Keystone
Aspen Snowmass
Telluride

California:
Mammoth
Heavenly
Northstar at Tahoe

Montana:
Big Sky Mountain Resort

Idaho:
Sun Valley

Vermont:
Stowe

Masih ada beberapa lagi, namun inilah yg "terkenal" sebagai rekruter pekerja international. Mereka rata-rata bisa menerbitkan petisi langsung ke negara asal kita, hingga yg perlu kita bayar hanyalah dana transportasi (flight ticket), biaya aplikasi visa di Embassy dan uang pegangan di tangan untuk 1 bulan pertama di US (rent, food, amenities, clothing, etc.). Lumayan kan?? Dan sampai sejauh ini, ski resort yang saya ketahui dapat menyelenggarakan all season jobs (winter dan summer) adalah: PCMR (Utah) dan Big Sky Mountain Resort (Montana). Kalau PCMR sudah saya buktikan sendiri. Aman dan terjamin. No cost at all.

Bro Lambeth, semoga daftar singkat di atas (khususnya yg di CA) juga bisa jadi jawaban untuk pertanyaan pembuka thread ini.

Buat bro dan sis yang lainnya, saya mempersilahkan yg mau PM. Semoga saya bisa membantu. Thanks!

-Sang Perantau-

PS: Postingan saya berikutnya adalah daftar agent H-2B dan J-1 di Amerika.







Tips singkat mengetahui kredibilitas sebuah agent atau representative
________________________________________
Bro and Sis....

Thanks banget buat comment dan PM-nya... Niatnya sih sekarang mau posting daftar agent H-2B dan J-1, tapi berhubung data yg saya butuhkan tersimpan di notebook saya yg lagi nangkring di apartemen, dan saat ini saya kebetulan ada di office, saya pikir ada baiknya nulis sedikit tips seputar agent, khususnya terkait dengan kredibilitas dan legalitas.

So, let's get it done guys:
Ciri-ciri Agent dan Representative yg Kredibel

1. Pernah memberangkatkan kandidatnya dan memiliki history yg baik.
Agent atau representative (calo perorangan - bahasa kasarnya) selalu menceritakan kisah-kisah indah yang membuai dan membuat para kandidat terlena (kaya lagu dangdut aja, hehehe....). Nevertheless, kita jangan 100% percaya dan mudah kena bujuk rayu. Tips pertama saya adalah: yakinkan diri bahwa sang agent atau rep, pernah dan berpengalaman dalam mengirimkan kandidat dengan visa H-2B atau J-1. Pattern yg sering saya lihat di Indonesia pada umumnya adalah: alumni kapal pesiar dan alumni H-2B yg sudah purna karya (umumnya karena faktor usia) dengan modal yg dikumpulkan setelah lama berpeluh keringat di negeri orang, membuka PT atau CV kecil-kecilan, berusaha di bidang per-agenan. Modal utama mereka adalah: koneksi yg baik dengan HR employer di luar negeri atau dengan salah satu agent besar di US.

Saya teringat saat masa-masa berburu mencari agent di Jakarta. Sempat melamar ke CIN (Camar International), yg katanya bisa kirim orang ke QM2 (Cunard). Gila nggak tuh! QM2 man! Tapi pas main ke tempatnya (pedalaman Ciputat), ampun deh!!! Kagak bonafid banget!! Di rumah kecil dan nggak representative amat.... Yang paling parah, ternyata pas saya daftar, saat itu adalah pemberangkatan pertama! Yikes! Karena satu dan lain hal saya mundur. Namun salah satu kerabat saya (dari pihak Ibu), masuk jadi cook, nama belakangnya Sahetapy (mungkin bro and sis yg pernah se-kapal pasti kenal, karena dia sebenarnya punya posisi FBM di salah satu hotel berbintang di Jakarta sebelum berangkat ke QM2). Dan memang sih terbukti kalau CIN itu agen kredibel, karena kerabat saya itu jadi berangkat (kalau nggak salah sampai 2 kontrak).

Kadang agent atau rep yg nakal, suka nyatut foto kopi petisi punya orang lain. Tapi kalau agent atau rep yg kredibel bisa menunjukkan bukti2 berupa dokumen petisi, job offering letter, atau letter of guarantee (bagian yg ini akan saya bahas di bawah). Pastikan juga si agent atau rep ini punya reputasi (history) yg baik. Kalau PT atau CV-nya si agent atau rep sudah berdiri selama beberapa tahun (apalagi sudah se-senior yg di Sawah Besar dan Gedung Lina, Kuningan), pasti lebih mudah dipercaya, ketimbang yg baru saja nongol dan "koar-koar". Cari koneksi dengan orang yg pernah diberangkatkan oleh agent atau rep ini. Tanyakan juga bagaimana "nasib" mereka setelah melamar via sang agent atau rep yg dimaksud. Dari sini, rekan2 dapat menilai dengan sendiri (tentunya setelah mempertimbangkan juga apa yg dipormosikan si agent atau rep), karena penilaian yg baik dan benar adalah minimal dari 2 sisi yg berbeda. Semakin banyak sumber informasi yg kita dapatkan, semakin tajam pula penilaian kita.

2. Paham seluk-beluk "produk" yg ditawarkan.
Agent yg didirikan oleh mantan H-2B atau rep yg merangkap pekerja H-2B (yg kebetulan lagi pulang kampung menengok sanak keluarga), tentu saja lancar dalam menceritakan "jualannya". Agent atau rep yg baik, seharusnya dpt menjelaskan produk dari A-Z no sweat. Mulai dari bagaimana caranya melamar, jenis pekerjaan dan gaji yg ditawarkan, dokumen yg perlu disediakan, persyaratan untuk lulus interview visa, dll. Agent atau rep yg baik, juga sangat teroganisir dalam mempersiapkan kandidatnya. Contohnya: SBI, dengan mudah, kita bisa tahu dokumen apa saja yg harus kita persiapkan, mulai dari tahap melamar hingga maju interview di kedubes AS. Saya kadang geli sendiri kalau ketemu agent atau rep yg "ngasal", nggak bisa memberi arahan yg jelas sama kandidatnya, plus si kandidatnya berwawasan sempit, pas deh!!!

Salah satu bagian dalam kenangan saya semasa berburu mencari agent ke luar negeri, adalah romantika mengunjungi dan menikmati ruangan bos-bos para agent ini. Rata-rata, demi menambah gengsi dan self esteem, banyak yg memasang foto diri sang bos atau rep, saat masih di Amerika, atau bekerja di kapal pesiar, lengkap dengan seragam kebanggaannya. Belum lagi foto2 amatir dan poster2 kota2 besar di Amerika dan Eropa. Kalau office-nya agent kapal pesiar, pasti nggak akan lepas dari foto kapal2 pesiar nan gagah dan mentereng tengah membelah lautan biru dengan langit bernuansa indah, seakan menggoda dan menggelitik jiwa petualang kita yg memandangnya. Padahal mah, kalau udah kerja di kapal, boro-boro bisa mandang langit dan laut, yg ada kerjaaaaaa melulu sampai bosan, hehehehe..... Kalau di ruangan kerjanya Pak Mutri dan Pak Martian (LP3I Senen), kumpulan surat dan post card dari anak2 H-2B yg diberangkatkan lewat (alm) IROD (sekitar tahun 2000 - 2001, dua kali) terpampang dan bisa kita baca dengan jelas.

3. Berani dan terbuka menunjukkan siapa co-agent-nya (yg di US) serta employernya.
Ini memang nggak mudah bagi para calon kandidat utk minta si agent atau rep buka kartu truf-nya. Tapi saya sempat mendapatkan kesempatan di mana sang agent atau rep, berkenan menunjukkan siapa co-agent-nya di US, employer yg akan merekrut saya, serta kopi dokumen petisi kandidat yg telah diberangkatkan. Tentunya dokumen tersebut nggak bisa semuanya saya pegang. Saya segera mencatat dengan cepat dan singkat nama dan alamat penting ini. Lalu dengan fasilitas mesin pencari di internet, saya berhasil menemukan kecocokan dng apa yg dikatakan sang agent. Lalu saya beranikan diri langsung menelpon ke co-agent dan employer di US. Ternyata saya mendapat konfirmasi yg sama. Wow! Akhirnya saya hakul yakin 100%, kalau agent atau rep yg saya mintai tolong ini benar-benar kredibel.

Kalau agent atau rep yg tidak kredibel (atau kemungkinan besar hanyalah penipu), pasti ragu-ragu untuk menunjukkan siapa co-agent dan employer-nya di US. Selain itu, kalau mereka berbohong, dengan mudah bisa kita buktikan bila kita memiliki nomor telepon atau contact person di US. Apalagi kalau si employernya sendiri yg bilang bahwa mereka tidak menjalin kerja sama dengan si agent atau rep yg kita hubungi di Indonesia.

Contoh nyata: saat Durst Enterprise memasang iklan dengan mencatut nama Sandra Azinger (IHR). Di situ tercantum bahwa Sandra Azinger adalah law office-nya. Ya ampun.... Sandra Azinger itu juga agent mas!! Bukan immigration lawyer! Ingat: ada perbedaan besar antara immigration lawyer dan employment agent lho!! Dari situ aja sudah ketahuan kalau Durst Enterprise nggak kredibel. Terus, dia "nyatut" nama-nama hotel terkenal. Saya pas baca iklannya cuma ketawa ngakak. Sekarang kalau ada orang perwakilannya bisa saya temui, mau saya tantangin untuk menunjukkan bukti Job offering letter sama form I-129 dan I-797. Pasti nggak berkutik deh.... di jamin! Soalnya di I-129, pasti tertulis nama employernya dan nama agentnya. Di I-797 akan tertera nama agentnya dengan jelas. dan kedua dokumen ini datang dari 2 departemen yg berbeda, namun saling terkait. I-797 direlease sama Dept. of State di bawah otoritas USCIS alias INS, setelah I-129 nya dikeluarkan Dept. of Labor. Gitu loh!!!

Gosip yg beredar, Durst Enterprise bisa bikin beginian karena si "otak"nya adalah tukang scan dokumen anak2 H-2B dari daerah Jogja dan Jateng, di bawah naungan IHR, lewat koneksi Triyono. Triyono-nya sih memang benar. Tapi "teman"nya ini yg nggak benar. Mungkin dia tergiur kali, melihat betapa mudahnya mengais rejeki dari jasa pengiriman pekerja H-2B. Waktu iklan ini beredar, Sandy ngamuk-ngamuk, alhasil 3 orang Indonesia kepercayaannya di US (Triyono, Hasan dan Yayan), dipanggil ke mabesnya IHR di Hot Sping, SD. Rumor yg saya tangkap (duh ileh... udah kaya politik aja, hehehe...), Triyono kena dimaki sama Mami Sandy, soalnya dia lengah, saat para kandidatnya minta tolong sama "teman"nya ini utk scan dokumen2, sang "teman" menyelam sambil minum air. Ngerti kan? Hahahaha..... Mohon maaf kalau ada yg tersinggung nih.... Namanya saja realita hidup. Kalau kita terus berpura-pura, selamanya kita hidup dalam pembodohan publik.

4. Transparan dalam fee charge.
Inilah bagian yg terpenting dari semua. Agent dan rep yg kredibel nggak punya hidden fee. Saya paling suka sama yg terus terang kalau dia ngambil untung "sekian", daripada yg muter-muter nggak keruan, trying his best to rip my money off. Dan agen yg kredibel (dan berani) pasti nggak akan nuntut duit sebelum janjinya dipenuhi atau ada bukti nyata. Contoh: jangan pernah mau kasih uang kalau petisi belum di tangan. Tapi, info yg beredar, sekarang banyak juga agent besar yg minta uang dimuka dulu, karena takut si kandidatnya nggak serius dalam mengajukan diri melamar visa. Soalnya sering kejadian, sudah petisinya datang, eh si kandidatnya malah mundur, alasannya 1001 jumlahnya. Mulai dari soal dana yg nggak memadai, sampai mental yg nggak siap. Saya ingat dulu, ketika saya hendak berangkat, ada 2 perempuan yg bersahabat sejak lama. Keduanya juga apply H-2B lewat rep yg sama dengan saya. Yg satu dapat, sedangkan yg satu lagi gagal dapat visa. Yg sukes bukannya berangkat malahan ikut mundur juga. Aduh mba.... Orang lain yg ingin dapat kesempatan bisa kerja di US resmi jumlahnya jutaan, eh yg satu ini malah nolak. Iki piye toh mba???

5. Dapat menjawab dng pasti atas setiap permasalahan.
Kembali ke memori saat 3 teman saya berangkat meninggalkan saya sendirian. Ketiganya berangkat dengan visa H-2B, di bawah naungan IHR (Agent yg sama dengan saya), namun rep.nya yg berbeda. Karena ini cerita yg tidak menyenangkan, saya putuskan utk tidak menyebut nama rep.nya. Toh dia sekarang udah nggak "jualan" lagi. So, 3 teman saya ini, memang teman lama sang rep. Dia sudah lama bolak-balik Indonesia-US dengan visa H2B. Saat 3 teman saya dibantu oleh si rep, informasi yg diberikan hanya sepotong-sepotong. Memang sih dia ngasih harga, benar2 bagus, benar2 harga buat teman. Kalau saya buka kartu, teman2 pembaca bakal kaget deh! Dia nggak ambil untung banyak dari 3 teman saya ini. Then, begitu proses berjalan (setelah petisi turun), mulailah nampak siapa dia sebenarnya, yaitu rep yg kredibel dan kompeten sama sekali.

Pertama, cara apply visa. Apa sih form yg digunakan? Akhirnya saya juga yg dimintai tolong. Saya yg print out dan menjelaskan DS-156 dan DS-156A dengan detail dan komplit. Si rep, benar2 asli lepas tangan, dia nggak ngasih tahu bagaimana caranya kawan2 saya bisa buat appointment di embassy. (Pernah kejadian, ada org yg nggak ngerti bgmana cara apply visa, terus "membeli" formulir DS-156 dari security embassy seharga Rp. 50.000. Si petugasnya ketahuan sama orang dalam embassy, alhasil dia langsung dipecat, tapi saya juga tahu kok siapa aja orang dalam "yg bermain", dan tarifnya pun macam-macam. Kalau kita pakai jasa mereka, biasanya langsung masuk ke kantor konsuler bablas aja nggak pakai antri. Gila deh pokoknya!!).

Kedua, persiapan interview di kedubes. Si rep ini, kan sudah bolak-balik US-Indonesia, masa ngasih "wejangan" aja nggak bisa sih?? Sucks banget! Akhirnya saya pula yg turun tangan demi ke-3 kawan karib saya ini. Mulai dari mempersiapkan dokumen apa saja yg perlu dibawa, sampai hal-hal yg akan ditanyakan oleh petugas konsuler. Bahkan kita pakai latihan interview segala lho! Bukannya sombong, saya ini staf US Embassy Jakarta selama hampir 3 tahun, jadi yg kaya' begini sih hitungannya "makanan harian". Lumayan lah, saya bisa nolong dengan apa Tuhan sudah percayakan pada saya. (Saya dibesarkan oleh kedua ortu saya, dengan prinsip: God will bless you, so you can bless others).

Bukan hanya masalah prosedur pengajuan visa saja yg sering jadi bahan pertanyaan kandidat. Melainkan juga hal-hal "sepele" namun membingungkan, seperti perbedaan nama di dokumen (paspor dan KTP), masalah dengan riwayat keimigrasian (paspor pernah kena cap di salah satu embassy), nggak punya background pendidikan atau pengalaman pekerjaan yg dibutuhkan, sampai masalah

6. Bertanggung jawab penuh hingga sang kandidat benar-benar bekerja di US.
Nah ini juga penting!! Agent yg baik pasti akan memberi tahu bahwa si kandidat harus membuat SS card, driving license atau state ID card dan rekening bank demi kelancaran hidup di US. Saya pernah ketemu anak Indo yg kerja dengan visa H-2B, berkata bahwa punya driving license itu nggak perlu. Duh... mas.... kok picik sekali sih pikirannya? Yg ilegal aja ngemis-ngemis supaya bisa punya driving license, eh yg satu ini malah merasa nggak perlu. Itu tandanya si agentnya nggak perhatian dan concern, buktinya anak buahnya aja nggak punya persepsi yg benar dalam beradaptasi dengan sistem dan regulasi yg berlaku di US.

7. Dapat dicek keberadaannya di instansi terkait.
Kalau di Indonesia bisa menghubungi Depnakertrans, tapi saya rasa banyak juga agent H-2B (apalagi rep) yg nggak terdaftar. Tahu sendiri kan? Apa aja yg ada hubungannya sama birokrasi pasti jadi crazy, heheheh.... mohon maaf bro dan sis yg pegawai negeri (tenang aja, kakak saya juga PNS kok). Kalau agentnya di US, silahkan cek kedubes atau konjen Amerika setempat, juga BBB (semacam lembaga independen yg dapat memberitahukan ke masyarakat US , mengenai kredibilitas sebuah badan usaha). Setahu saya, setiap US embassy dan konsulat di seluruh dunia, punya black list para tukang tipu khusus utk rekrutmen tenaga kerja. Biasanya yg pegang data ini di bagian konsuler.

Udah ya... segitu aja dulu, mau pulang kerja dulu, nanti saya sambung lagi. Saran dan kritik, saya terima dengan tangan terbuka. Thanks!

Warm regards from winter wonderland,

-Sang Perantau-
Employer sponsored, Sandy's rep in Jakarta, and Ski resorts in US
Quote:

Satu saran buat yg mencari visa/kerja di luar negri. Rajin2lah cari info sendiri, jgn bergantung sama org lain terus. Banyak cara utk cari info kog, ini hanya salah satunya. Dari yg gw liat, niat utk membaca/mencari info sendiri itu masih rendah sekali. Jujur gw blg: org kita lebih suka dikasih info dari org lain drpd baca sendiri. Akhirnya byk yg ketipu krn mrk ga tau info mana yg bener mana yg ga bener.
Betul bro... setuju banget. Kebanyakan anak-anak H-2B yg saya kenal, sebagian besar pada malas mencari informasi. Maunya disuapin melulu dan "mengekor" yg sudah sukses. Mau ngurus tax return aja nggak berani nanya langsung, beraninya gerombolan ramai-ramai nyerbu ke kantor tax service. Selain itu, pada apatis banget. Tinggal di Amerika, tapi kelakuan masih gaya Indonesia. Ampun deh....



STOP PRESS... new regulation just has been applied at US Embassy in Jakarta
________________________________________
FYI

Tadi malam, saya mendapat kabar dari teman H2B yg pulang ke Indonesia di akhir Summer 2007 dan berencana kembali ke US awal winter ini (tentunya dengan petisi H-2B sudah di tangan). Rupanya ada peraturan keimigrasian yg baru saja diterapkan di Kedubes US di Jakarta:

Berapapun lamanya para returning workers ini telah menghabiskan masa visa H-2Bnya yg terdahulu, mereka WAJIB stay di home country (Indonesia) selama 6 bulan, baru kemudian diperbolehkan untuk masuk US kembali. Dulu, hanya pekerja H-2B yg sudah melampaui 2 tahun setengah (5 season), yg wajib stay 6 bulan di home country utk bisa kembali ke US dng visa H-2B. Jadi banyak rekan2 yg baru 2 hingga 4 season memutuskan pulang ke Indonesia, karena dalam 2 minggu saja, bila dokumen lengkap dan tak bermasalah, sudah bisa melamar dan mendapatkan visa H-2Bnya di Kedubes US di Jakarta.

Kejadian ini membuat beberapa rekan2 saya "terjebak". Mereka rata-rata baru menghabiskan 3 season bekerja di US, jadi mereka mengira bahwa tidak perlu stay hingga 6 bulan di Indonesia, sebelum bisa mendapatkan visa H-2B terbaru mereka utk Winter 2007. Padahal petisi dan job offering letter sudah komplit!

Selain itu, dari sumber yg terpercaya, saya mendapat kabar Hariyanto, bosnya Karina, berulah kembali. Kali ini, dengan mencatut nama IHR (Sandra Azinger), Hariyanto menawarkan visa H-2B sebesar Rp. 25 juta (sepertinya tanpa tiket pesawat) kepada 5 orang, salah satunya Bartender di Hotel Mulia, Jakarta, Y*****i. Begitu Y*****i terbang menuju US, saat transit di Jepang, Y*****i dapat warning dari otoritas imigrasi di Jepang, yg memberitahukan bahwa paperworks (termasuk visa H-2B) mereka BERMASALAH, dan kelima pemuda malang ini disarankan utk pulang kembali ke Jakarta, selagi belum menginjakkan kaki di PoE-nya US.

Ternyata Hariyanto memalsukan seluruh dokumen kelima pemuda ini, dan Kedubes US memberikan visa dengan lancarnya, hingga saat Sandra Azinger (IHR) menghubungi pihak konsuler Jakarta dan memberitahukan bahwa semua dokumen tersebut palsu adanya.

Ini bukan yg kejadian pertama kalinya, saya mendengar kabar anak2 H-2B ex Karina yg berhasil masuk ke US di bawah "bimbingan" Hariyanto, ternyata luntang-lantung tak jelas juntrungannya. Wong job offeringnya palsu, dan banyak di antara mereka yg nyasar ke Philadephia, juga ke bidang pekerjaan yg sangat "memprihatinkan", seperti peternakan lebah. Saya teringat sahabat dari room mate saya, yg bernama B***y, dulu bekas salah satu manager di hotel mewah di Jakarta, yg karena tak tahan, akhirnya meminta pertolongan ke salah satu agent H-2B yg kredibel. Sekarang B***y, bolak-balik Shenandoah (VA) dan Florida tiap summer dan winter.

Selain itu ada beberapa kawan saya, salah satunya mantan Banquet Captain dari JW Marriott Jakarta. Berangkat sekitar bulan April 2006 yg lalu, pemuda keturunan Sumut ini menggunakan jasa Hariyanto, tujuan awalnya adalah bekerja di Radisson Inn di South Dakota. Tapi yg saya dengar, justru lain, begitu landing, dia langsung masuk Philadelphia, bekerja di restoran Asia, layaknya para pendatang gelap yg sudah lebih dulu "menjajah" kota ini, sehingga para taxi driver di sana hafal dengan lokasi "Indo Village".

So, please be careful. Kadang dokumen yg asli aja bisa dipalsukan dengan sempurna, apalagi kandidat seringkali hanya diberikan fotokopi I-797 (petisi) dan tanpa nama (no name). Seperti yg sudah saya sampaikan di postingan tips mengenai agent yg kredibel, saya sarankan para kandidat utk melakukan cross check (menelpon langsung sang co-agent dan future employer di US), kalau perlu mengontak pihak konsuler kedubes US untuk konfirmasi kebenaran dokumen yg kandidat dapatkan.

Random thoughts on a snowy days,

-Sang Perantau-

Bagi Para Pekerja H-2B yg Masih Stay di US

Quote:Salam hangat untuk seluruh Kaskuser (maupun pembaca KDU), baik yg di Indonesia, maupun di tanah rantau, khususnya negeri Paman Sam! Saya kembali lagi untuk menepati janji saya dengan menulis analisis lengkap seputar visa kerja H-2B. Kali ini, saya akan menulis khusus bagi teman-teman Kaskuser dan KDU yg sudah berada di US dengan visa H-2B. Saya merasa ada beberapa hal urgent yg patut teman-teman ketahui:

KUOTA VISA H-2B THN FISCAL 2008
Teman-teman yg ingin atau hendak pulang setelah winter 2008, saya sarankan untuk urungkan niat anda, karena kuota visa H-2B untuk tahun fiscal 2008 (yakni sebesar 66,000 visa) sudah OVER LIMIT. Artinya: tidak akan ada visa baru yg akan dikeluarkan untuk summer 2008 ini. Dan patut teman-teman ketahui, bahwa bagi semua pekerja H-2B yg kembali ke negara asal atau keluar dari PoE (Port of Entry)-nya US, bilamana hendak masuk kembali ke US soil, akan dianggap sama seperti kandidat pelamar visa H-2B yg akan melamar untuk pertama kalinya, walaupun kita sudah sempat stay dengan visa H-2B sekalipun. Namun bagi rekan-rekan yg masih stay di US, anda tidak masuk dalam hitungan kuota ini, sehingga posisi kita aman-aman saja (tidak dibatasi), dan dapat dengan mudah memperpanjang ijin kerja kita (I-94).
Resiko bagi pekerja H-2B yg akan pulang selepas winter ini adalah: tertahan di Indonesia selama 6 bulan. Dan yakinlah apa yg saya katakan, teman-teman pasti akan kesulitan untuk beradaptasi dengan kondisi Indonesia saat ini, karena sudah terbiasa mudah dalam mencari uang di Amerika, tiba-tiba harus bertahan selama setengah tahun di Indonesia, secara harga-harga kebutuhan pokok telah merangkak naik tanpa ada keseimbangan dengan pendapatan masayarakat secara umum.

REKOMENDASI PRIBADI DARI SANG PERANTAU: AGENT H-2B BERBOBOT

Rekan-rekan, inilah saat atau moment paling kritis untuk memperpanjang visa H-2B kita: bulan Februari. Mengapa? Sebab, umumnya para employer (baik secara langsung atau via agent dan immigration lawyer) dapat mengajukan permohonan perpanjangan H-2B bagi kandidat pekerjanya selama 120 hari (alias 4 bulan) sebelum Summer dimulai. Bisa saja si employer membuatnya secara "Last Minute", yg lebih dikenal dengan "Premium Process", yg hanya memakan waktu 2 minggu saja, namun biayanya kira-kira lebih mahal $ 1,000-an. Sedangkan yg normalnya (yg 4 bulan) hanya berkisar $ 200-an per orang. Menyingkat kata, ijinkan saya menginformasikan beberapa nama agent yg terpercaya dan berbobot. Beberapa di antaranya sudah saya kontak langsung:

1. ALLIANCE ABROAD GROUP, L.P.
http://www.allianceabroad.com/ib/sea...ob_posting.htm
1221 South Mopac Expressway, Suite 100, Austin, Texas 78746
Tel: (512) 457-8062, 1.866.6.ABROAD, Fax: (413) 460-3502
Kalau Alliance Abroad sudah punya "nama besar" dalam bidang per-agen-an H-2B. Proses pendaftaran masih dibuka walau sudah ada beberapa job yg ditutup sejak akhir Januari 2008. Yg mantap adalah, tahun ini Alliance membuka posisi di Santa Barbara dan Monterey, CALIFORNIA!!! Biayannya sebesar $ 790, namun ada beberapa employer yg memberi insentive seperti refund atas biaya ini baik 100% atau hanya sebagian. Cara pendaftaranya pun elit banget, secara online, termasuk pembayaran, dan jangan kuatir, semuanya via https alias secured line. Kalau kita mendaftar dan hendak melamar ke salah satu posisi yg mereka tawarkan, harus siap membayar dana di muka, baru aplikasi kita dikirim ke employer yg kita tuju dan proses wawancara akan berlanjut dari situ. Namun, bila sebelum kontrak kerja kita tanda tangani dan kita merasa tidak "sreg" atau sudah mendapat summer job dari agent atau employer lain, Alliance mengenakan $ 50 charge fee untuk processing, jadi kembali di tangan sekitar $ 740. Kalau teman-teman mampir ke websitenya, banyak pilihan yg "NOT TOO BAD". Saya melihat Rhode Island, California dan Alaska lebih prosepctive dibanding state yg lainnya. Namun posisi di Baltimore (MD) sepertinya cukup mengiurkan, mengingat Baltimore adalah salah satu kota besar di kawasan East Coast, artinya kesempatan untuk mendulang dollar lewat side job lebih terbuka lebar.

2. NEXT STEP, LLC
http://thenextstepllc.com/?main=company.php
3101 Sun Lake Court, Kissimmee, FL 34747
Tel: 407-272-5529, Fax: 407-264-8461 fax
Ini adalah salah satu agent lokalnya Florida, yg umumnya hanya menyediakan summer dan winter job untuk para pemegang visa H-2B di wilayah Florida. Setelah saya sempat berbincang via telepon di pertengahan bulan Januari lalu, informasi yg saya dapat dari Next Step menyebutkan bahwa summer ini mereka membutuhkan sekitar 14 orang Housekeeper untuk sebuah hotel yg terletak di area Disneyland Orlando, FL. Biaya yg diminta sebesar $ 800. Selain job ini, mereka tidak menyebutkan yg lainnya.

3. CULTURAL HOMESTAY INTERNATIONAL
http://www.chinet.org/h2b/participan..._openings.html
104 Butterfield Rd., San Anselmo, CA 94960
Tel: 1-800-432-4643 • 415-459-5397 • Fax: 415-459-2182
CHI, yg dikomandani oleh Cindy LaRue, dibantu oleh Michelle Koffler dan Maximiliano Salvo, sudah sempat pula menangani rekan-rekan H-2B asal Indonesia, yg awalnya bernaungan pada Dave (Whitefish, MT). Summer ini, CHI menawarkan beberapa lokasi yg "khas" H-2B: resort terpencil. Tapi setidaknya mereka juga menawarkan posisi di Orlando, FL. Not to bad. Selain itu perpanjangan I-94 lewat CHI hanya menghabiskan $ 600. Lumayan kan? Ada pula beberapa posisi menarik di Yosemite (CA), Virginia Beach (VA), DC Metro dan Chicago (IL). Kalau rekan-rekan jeli dan pandai melihat peluang, saya yakin summer ini bisa membuat kocek rekan-rekan bertambah tebal dan semakin PD menuju winter 2008. After all, CHI cukup berkualitas. Saya tidak ragu untuk merekomendasikannya.

4. INTEREXCHANGE
http://www.interexchange.org/h2b-vis...extension.html
161 Sixth Avenue, New York, NY 10013
Tel: 1-212-924-0446, 1-800-479-0907
Dalam perspektif saya, dari beberapa agent H-2B di Amerika, InterExchange adalah salah satu yg masuk dalam kategori "professional" karena cara kerjanya yg rapih dan smooth. Terakhir saya berkirim e-mail dan berbincang lewat telepon dengan Daniel, H-2B Recruiternya, InterExchange mengenakan tarif sekitar $ 600 - 700. Dari posisi yg ditawarkan, saya merekomendasikan: Lake George (NY), Colorado Springs (CO), Bethany Beach (DE) dan Nantucket Island (MA). Colorado Springs memiliki lokasi yg nyaman sebagai kota dengan penduduk sekitar 400 ribu jiwa, jadi kemungkinan untu mencari side job sangatlah besar. Nantucket Island memiliki reputasi yg tidak perlu dipertanyakan lagi. Pulau tujuan wisata summer ini sering dikunjungi selebritis dan kaum elit di area east coast. Bahkan Bill Clinton dan John Kerry memiliki rumah musim panas di pulau bekas pangkalan pemburu ikan paus ini. Di sana side job berlimpah dan penghasilan pekerjanya bisa membuat iri para pekerja di kota lain (walau biaya hidup cukup mahal).

REKOMEDASI KEDUA: DIRECT RECRUITMENT BY EMPLOYERS / USERS

Nah, ini juga patut dicoba oleh rekan-rekan. Saya tahu, resiko yg akan kita hadapi sama seperti gambling. Tetapi alangkah baiknya, jika kita tidak menaruh
semua telur kepunyaan kita di dalam satu keranjang yg sama. Maksudnya, adalah bijaksana bila kita mempunyai "back up plan". Saya merekmendasikan beberapa employer berikut, yg memang pernah saya hubungi dan ketahui secara langsung:

1. NANTUCKET ISLAND RESORT
http://www.nantucketislandresorts.co...employment.php
P.O. Box 1139, Nantucket, MA 02554
Tel: 508.325.1344, Fax: 508.228.1930
Biaya perpanjangan I-94 ditanggung oleh NIR, namun biaya hidup cukup tinggi. Saya pernah kenal 1 orang pekerja H-2B dari Brazil dan 1 orang lagi dari Peru,
di mana keduanya pernah bekerja di NIR. Mereka mengakui bahwa penghasilan yg mereka dapatkan cukup tinggi, belum lagi kualitas pelayanan di hotel dan
restoran di mana mereka bekerja cukup high class, mengingat client mereka berasal dari golongan elitnya Amerika. Kalau rekan-rekan hendak melamar, bisa
mencoba online, dan jangan lupa menelpon langsung ke nomor yg saya berikan (itu adalah nomor direct HR office-nya), minta bicara dengan Jason. Sampai sejauh ini, belum pernah saya dengar ada orang Indonesia yg bekerja di perusahaan ini.

2. SIX FLAGS GREAT AMERICA
http://www.sixflags.com/greatAmerica...bsProgram.aspx
542 North Route 21, Gurnee, IL 60031
T: (847)249-2133 x 6374, F: (847)249-9166
Sebagai salah satu ammusement park terbesar di Amerika Serikat, setiap summer Six Flags membutuhkan ribuan pekerja siap pakai. Maka, summer ini mereka merekrut pekerja H-2B via sebuah agency bernama Work Around the Planet (WAP). Saya kurang tahu persis berapa biaya perpanjangan I-94 yg mereka kenakan, namun bila rekan-rekan hendak menelpon ke perusahaan ini, minta bicara dengan Andrea Eberz, HR Supervisor. Six Flag sendiri terletak hanya 1 jam perjalanan dari kota Chicago.

Selain itu ada beberapa employer yg juga merekrut via preferred agents, seperti: LAKE POWELL RESORT & MARINA (UT, AZ) dan BIG SKY MOUNTAIN RESORT (MT). Keduanya mempercayakan Employment USA (alias Ms. Tina Andrew) di South Dakota, untuk mengurus proses perekrutan dan perpanjangan I-94. Dan tahun ini, sepertinya Tina meraih sukses jauh di atas Sandra Azinger (IHR), pesaing bisnisnya, juga dari South Dakota. Karena SEMUA property ARAMARK yg biasa menerima pekerja H-2B Indonesia lewat Sandy, memutus hubungan bisnis dengan Sandy dan menyerahkan "jatah" tahunan kepada Tina. Bisa jadi inilah yg namanya hukum karma, setelah Sandy dulu merebut bisnis H-2B Omega Paulite (a.k.a. Meg Paulite, wanita Filipina berkewarganegaraan US, berusia sekitar 40 tahunan), saat masih bersatu di bawah bendera IROD, LLC (International Resources On Demand) di tahun 2002.

Saat itu, perusahaan rekrutmen pekerja H-2B ini terganjal oleh kasus "immigration fraud", dimana mereka mendatangkan puluhan pekerja dari Eropa Timur ke Seatle, WA (Yg juga merupakan home base-nya IROD), tanpa bisa memberikan job yg jelas dan pasti. Kejadian ini membuat beberapa puluh kandidat di Indonesia terlunta-lunta nasibnya, setelah maju ke Embassy (interview) dan membayar uang muka sebesar Rp. 7 juta, kepada sub agent di Indonesia, yg berkantor di LP3I Senen (Pak Mutri dan Pak Martian) dan sebuah lembaga pendidikan kapal pesiar di Bekasi. Bahkan sampai IROD menempatkan perwakilannya di Jakarta dan Bali, Brian Connors (pria Amerika - caucasian, kurus tinggi dengan rambut putih sebagian di bagian belakang, berusia sekitar 30-40 tahunan).

Sandra berpecah kongsi dengan Meg Paulite, juga meninggalkan luka bagi beberapa pekerja H-2B dari Indonesia "angkatan pertama", yg berangkat bertepatan dengan Winter Olympic Games di Salt Lake City, UT. Beberapa di antara mereka bingung, hendak meneruskan ke mana (untuk season berikutnya), sedangkan Sandy membentuk agent sendiri dan coba merekrut ex IROD, melalui orang-oang kepercayaannya (Salah satunya Mas Triyono). Sebagian yg tidak mau ikut ke Sandy, dan belum paham mengenai seluk beluk peraturan imigrasi di Amerika, akhirnya terlunta-lunta dan tidak berhasil memperpanjang I-94 mereka. Alhasil status mereka menjadi ilegal. Hingga kini mereka masih berdomisili dan bekerja di US, dan demi menghormati mereka, saya tidak bisa menyebutkan di mana mereka sekarang berada. Namun, syukurlah mereka dapat survive, walau kadang merasa tidak nyaman dengan status hukum mereka di negeri Paman Sam. Saya berharap kejadian ini, bisa jadi pelajaran yg baik bagi rekan-rekan pekerja H-2B yg masih ada di US. Kalau hendak berganti agent atau employer, persiapkan diri sebaik mungkin. Saya sendiri biasanya membuat survey jauh-jauh hari. Setelah saya mendapat kepastian mengenai summer job saya bulan ini, saya segera survey untuk winter 2008, jadi kelak saatnya saya harus mendaftar dan mengurus aplikasi, saya sudah siap dan tidak kelabakan.

Buat rekan-rekan yg sudah PM (bahkan ada yg nelpon langsung), saya ucapkan terima kasih. Saya juga minta masukan dari teman-teman, sekiranya masih ada yg kurang lengkap, jangan sungkan menanyakan langsung. Sebenarnya, jumlah agent H-2B cukup banyak, saya hingga saat ini sudah menemukan lebih dari 10. Namun tidak semuanya saya ketahui kualitas dan kredibilitasnya. Saya juga tidak ingin pendapat pribadi saya membuat anda "terjebak", jadi saya berusaha untuk berhati-hati dalam menulis. Sekali lagi saya tegaskan bahwa saya tidak memiliki hubungan bisnis dengan perusahaan-perusahaan yg saya sebutkan di atas. Saya hanya merasakan bahwa sebagai seorang pekerja migran, sungguh tidak mudah untuk bertahan dan "menang" atas keadaan yg sekarang kita rasakan. Karena itulah, saya ingin rekan-rekan, sebagai sesama putra dan putri bangsa, saling mendukung dan menguatkan. Bila di antara kita ada yg bernasib lebih baik, alangkah indahnya bila ia berkenan untuk menolong saudara sebangsanya. Mungkin tidak ada ganjaran nyata yg kita dapatkan, namun percayalah Tuhan itu tidak buta. Apa yg kita tabur, itulah yg kita tuai.

Tulisan saya berikutnya akan saya tujukan bagi rekan-rekan yg masih berada di Indonesia dan berminat untuk datang ke US dengan visa H-2B. Saya akan menulis beberapa tips singkat dan padat, seperti persiapan dari scratch hingga tiba di US, khususnya Q and A saat interview di US Embassy. Namun, sayapun berharap rekan-rekan di Indonesia, juga JANGAN MALAS dalam mencari informasi, apalagi kita hidup di era globalisasi. Jujur saja, kadang saya merasa kesal dengan Kaskuser yg hanya mau "terima jadinya" saja. Dan cenderung saya hanya mendiamkan Kaskuser yg seperti ini bila sedang bertanya di forum, wong jawabanya sudah ada dan tertulis jelas di bagian-bagian sebelumnya. Karena kalau saya menjawab pertanyaan mereka, justru saya sedang mendidik orang lain untuk menjadi semakin MALAS.

Cobalah kalian untuk berusaha lebih keras, dengan banyak membaca artikel di internet. Karena saya sendiri pun demikian. Tolonglah, hapus mental "minta-
minta", singsingkan lengan bajumu, dan berdiri tegak hadapi tantangan. Saya rasa thread ini sangat mendidik (terima kasih TS!!), denga panjang lebih dari 30 halaman, bila dibaca dengan baik dan benar, dan dirangkai menjadi satu susunan cerita yg baik, maka saya yakin anda jadi mengerti duduk perkaranya. Saya teringat ada nasihat yg selalu membekas di hati saya, bahwa ada satu hal sederhana yg kalau kita tidak lakukan atau kita lakukan, akan sangat berdampak BESAR dalam hidup kita, yaitu: membaca. Orang yg haus dan tekun membaca, memiliki wawasan luas serta tidak mudah menyerah menghadapi masalah, bagaikan mendirikan rumah di atas batu karang. Sebaliknya orang yg malas dan enggan membaca, bagaikan mendirikan rumah di atas pasir, karena berpikiran pendek dan mudah menyerah menghadapi masalah. Saat badai datang mengamuk, rumah mana yg bisa berdiri tegak? Rekan-rekan pasti bisa menjawab sendiri pertanyaan ini.

Jika ada di antara tulisan saya ini yg tidak berkenan di hati rekan-rekan, saya memohon maaf atas kelancangan saya. Sekali lagi terima kasih sudah meluangkan waktu anda untuk membaca tulisan saya. Sampaikan salam hangat bagi keluarga dan sahabat anda. Selamat berkarya dan menikmati hidup.


-Sang Perantau-






Credit all to sang perantau

Waspadai Agen H-2b PT. PERWITA

Nama gua ALDO (0852 17844940)
gua di jakarta sekarang, gua apply Visa H-2b lewat agen PT. PERWITA NUSARAYA cabang Bandung
di Komp. setrasari mall blok B III no. 84 (telp 022-2016175).
Januari 2006 gua daftar dan langsung bayar 800$ US untuk pembayaran I.
barusan gua iseng2 telp ke bandung, (sampe 5X) ga ada yang angkat.
Gua penasaran, Gua Telp PT. PERWITA NUSARAYA pusatnya di Sidoarjo (031-8988379, 8988308, [url]www.perwitanusaraya.co.id[/url]).
Alangkah kagetnya ketika gua terima Informasi dari Sidoarjo,
bhwa PERWITA cabang bandung sudah tutup, lalu saya coba hubungi Sdr Sofyan Bangun, SS (perwakilan perwita cabang Bandung),
No Hpnya tidak bisa di hubungi. Lalu saya hubungi lagi ke Sidoarjo,
saya ceritakan semuanya, dan mereka bilang yang berhak menjawab masalah saya adalah ibu DIAN, namun beliau sedang meeting, mereka bilang tinggalkan no HP saya (sekitar jam 11.00) supaya di telp balik,
tapi sampai skr saya tidak di telp2. saya hub. lagi ibu dian sedang makan siang, saya telp lagi masih meeting. terakhir saya telp, seorang bapak yang terima dan dia bilang, bhw dia tidak tahu menahu ttg keberadaan cabang Bandung, juga ttg sdr. sofyan. bahkan dia bilang bhw mereka tidak ada hubungannya dengan Bandung. dia bilang sudah banyak penelpon yg telp ke mereka dengan masalah yg sama, jadi memang sudah ada yg cari info karena agen di bandung tutup secara diam-diam. Padahal waktu gua mau urus visa H-2b, pertama kali gua hub PT. perwita di sidoarjo dulu, dan mereka sarankan ke cabang bandung aja karena dekat dengan Jakarta.
Lewat Thread ini gua mau mengajak temen2 yg sedang urus H-2b
khususnya yg Agennya sama dengan Gua.
ayo kita sama2 cari tahu gimana kelanjutannya.
terus terang dari Pt. Perwita di sidoarjo gua nilai tidak komunikatif dan terkesan ketakutan. mengenai tutupnya agen di bandung,
Gua ga dikabarin sedikitpun baik lewat Hp ataupun surat
(spt kemarin2-kwitansi, agreement dengan Notaris atau tentang kuota yg penuh dari DOL/ DLD),
dalam hal ini gua nilai ada rencana ga bener dari agen gua, ada rencana mau menipu. tolong informasi ini dijadikan thread yang bisa nolong untuk temen2 yg sedang urus Visa H-2b. thx ALDO
dah jgn pake agen d... urus sendiri aja cb...

gimana yah?>

gimana caranya urus sendiri ? apa lsg ke kedutaan urus visa turis trus jadi ilegal gitu? atau ada jalan pakai H2B tapi gak pakai agent?

perwita ini saya udah pernah dengar. mereka ada melanggar jalur di kedutaan amerika jadinya pihak amerika blacklist mereka.
tahunb 07 mungkin masih bagus karena mereka benar benar kerja, tapi thun 08 mungkin merasa duit gampang, dan makin ngeremehin yang melamar jadinya yah gini.

akhirnya kasihan yg daftar thn 08 tapi nasibnya terkatung katung.
mungkin benar sih enakan gak pakai agent.

saya juga rencana gitu, apply visa turis sendiri, berbekal informasi , trus cabut ke ke usa. sekali ilegal 10 tahun biar kerasa dollarnya.
udah gitu, urus green card di lA deh, udah dapat baru pulang indo

sip
Quote:Original Posted By gotousa


saya juga rencana gitu, apply visa turis sendiri, berbekal informasi , trus cabut ke ke usa. sekali ilegal 10 tahun biar kerasa dollarnya.
udah gitu, urus green card di lA deh
, udah dapat baru pulang indo

sip


ngaco lu....

emangnya gampang apa yaaa ngedapetin green card
emang ngaco tu
Quote:Original Posted By gotousa
gimana caranya urus sendiri ? apa lsg ke kedutaan urus visa turis trus jadi ilegal gitu? atau ada jalan pakai H2B tapi gak pakai agent?

perwita ini saya udah pernah dengar. mereka ada melanggar jalur di kedutaan amerika jadinya pihak amerika blacklist mereka.
tahunb 07 mungkin masih bagus karena mereka benar benar kerja, tapi thun 08 mungkin merasa duit gampang, dan makin ngeremehin yang melamar jadinya yah gini.

akhirnya kasihan yg daftar thn 08 tapi nasibnya terkatung katung.
mungkin benar sih enakan gak pakai agent.

saya juga rencana gitu, apply visa turis sendiri, berbekal informasi , trus cabut ke ke usa. sekali ilegal 10 tahun biar kerasa dollarnya.
udah gitu, urus green card di lA deh, udah dapat baru pulang indo

sip


sip deh plan lu.

Sumpah dapet ide dari mana, green card itu gampang?
emang banyak agen kayak gitu di indon...

(Ask)Kabar terbaru H2B dari USCIS

Bro saya baru dapat kabar dari agent saya di jakarta bahwa sudah dapat dipastikan H2b kuota sudah habis..... Link nya :

Quote:USCIS Update July 30, 2008
USCIS REACHES H-2B CAP FOR FIRST HALF OF FISCAL YEAR 2009

WASHINGTON — U.S. Citizenship and Immigration Services (USCIS) announced today that it has received a sufficient number of petitions to reach the congressionally mandated H-2B cap for the first half of Fiscal Year 2009 (FY2009).
USCIS is hereby notifying the public that July 29, 2008 is the “final
receipt date” for new H-2B worker petitions requesting employment start dates prior to April 1, 2009.
The “final receipt date” is the date on which USCIS determines that it has received enough cap-subject petitions to reach the limit of 33,000 H-2B workers for the first half of FY2009.

USCIS will reject petitions for new H-2B workers seeking employment start dates prior to April 1, 2009 that arrive after July 29, 2008.

USCIS will apply a computer-generated random selection process to all petitions which are subject to the cap and were received on July 29, 2008. USCIS will use this process to select the number of petitions needed to meet the cap. USCIS will reject, and return the fee, for all cap-subject petitions not randomly selected.

Petitions for workers who are currently in H-2B status do not count towards the congressionally mandated
bi-annual H-2B cap. USCIS will continue to process petitions filed to:
• Extend the stay of a current H-2B worker in the United States;
• Change the terms of employment for current H-2B workers and extend their stay; or
• Allow current H-2B workers to change or add employers and extend their stay.


Kepada Kawan2 kaskus yg ada di usa... apakabar kabar tersbut benar apa adanya....
Jika benar apakah memang sudah tidak ada celah dan di closes 100 % mengingat International Hospitality Resources serta perusahan lain yang bergantung pada pekerja non immigrant dengan visa H2B tetap memperjuangkan pemberangkatan semua calon pekerja melalui perwakilan mereka di House of Representatives.

Thanks
×