Pengaturan

Gambar

Lainnya

Tentang KASKUS

Pusat Bantuan

Hubungi Kami

KASKUS Plus

© 2024 KASKUS, PT Darta Media Indonesia. All rights reserved

adivaazzahraAvatar border
TS
adivaazzahra
Salah Jurusan Ada Manfaatnya?

Sumber

Assalamu'alaikum, selamat pagi GanSit. Jumpa lagi dalam thread bareng Adiva di sini. Kali ini, aku mau bahas tentang mahasiswa lagi dong. Ngomong-ngomong soal kuliah, kamu pernah mendengar mahasiswa berkata, "Ah, aku sepertinya salah masuk jurusan." Pernah, kan? Pastinya.

Nah, sebenarnya ada gak sih yang namanya salah jurusan? Mungkin emang iya, ada. Namun, setiap kejadian pasti ada hikmahnya bukan? Lalu, kaitannya dengan salah jurusan apa?

Dalam hidup, kita gak boleh loh melihat sesuatu dari sisi negatifnya terus. Cobalah untuk belajar mengambil hikmah, dan mencari sisi positif atau manfaat dari setiap kesalahan. Menurut kamu, ada gak manfaat yang kamu dapatkan dari salah jurusan tadi? Mari kita lihat.

1. Dapat Kesempatan Belajar Hal Baru

Hei, saat kamu berkata kamu salah jurusan. Coba deh kamu lihat kembali. Apa iya kamu rugi masuk di situ. Sepertinya tidak, justru menguntungkan loh. Karena apa? Karena kamu punya kesempatan untuk belajar ilmu baru. Ilmu di luar apa yang emang sudah kamu sukai sebelumnya. Kesalahan yang menguntungkan bukan?

Awal merasa kamu salah jurusan, mungkin memang berat. Tapi coba deh untuk belajar menyukainya, nanti pasti akan jatuh cinta juga. Dan sesuatu yang dilakukan karena cinta, pasti akan terasa lebih ringan dan menyenangkan.😁

2. Bisa Belajar Bertanggung Jawab

Manfaat lain dari salah jurusan adalah kamu bisa sedikit demi sedikit belajar untuk bertanggung jawab. Lah, kok bertanggung jawab? Kayak orang habis baperin anak orang saja.emoticon-Bingung (S)

Begini nih, kawan. Saat kamu salah pilihan, salah dalam melangkah, atau melakukan kesalahan apa saja. Kamu dituntut untuk bertanggung jawab bukan? Nah, sama halnya dengan kuliah. Saat kamu merasa salah jurusan, di situ kamu diuji dalam hal pertanggung jawaban. Pertanggung jawaban sama keluarga, diri sendiri dan jurusan kamu. Kenapa? Karena kamu sendiri yang memilih untuk masuk ke sana bukan?

3. Memiliki Beragam Pilihan Pekerjaan

Ini juga salah satu manfaat dari salah jurusan, loh. Misal nih, sewaktu SMA kamu sangat ahli dalam bidang IPA, kemudian saat kuliah kamu justru memilih jurusan yang mengarah ke IPS. Kamu yang awalnya memiliki ilmu hanya ilmu IPA, juga dapat ilmu dari IPS.

Di kedua jurusan itu, pasti ada pekerjaan yang nantinya bisa kamu lakukan. Bukan hanya tentang IPA, melainkan kamu juga bisa mendaftarkan diri untuk pekerjaan yang berkaitan dengan IPS. Jadi lebih banyak sasaran lowongan kerja bukan?

Maka dari itu, jalani saja apa yang telah kamu pilih sejak awal. Mungkin saja hari ini kamu merasa menyesal. Tetapi di kemudian hari, kamu justru akan merasakan manfaat dari kesalahan kamu dan membuat kamu tersenyum bahagia.

Jangan pernah putus asa. Sebab, bisa jadi itu sudah digariskan Tuhan untukmu. Agar kamu bisa belajar banyak hal, dan mendapat bekal untuk menjalani hari-harimu di masa depan.

Itu 3 manfaat yang bisa Adiva sebutkan dan jabarkan kali ini. Masih banyak kok manfaat lainnya yang hari ini memang tidak kamu rasakan, tapi akan kamu rasakan suatu hari nanti. Syukuri setiap jalan takdir yang telah Tuhan gariskan. Jangan menyesali pilihanmu.

Jika kamu punya manfaat lainnya, boleh berbagi di kolom komentar.😁 Namun, jika kamu tidak sependapat denganku, itu juga tak jadi masalah. Kita semua punya pendapat dan pandangan yang berbeda. Tidak ada larangan untuk kita berpendapat.

Selamat pagi dan selamat berakhir pekan. Semoga liburanmu hari ini berkesan dan menyenangkan.

Spoiler for postingan akun instagram @kampusindonesia mengenai manfaat salah jurusan:


Sumber tulisan: opini pribadi dan potingan instagram @kampusindonesia


Sekian dariku, sampai jumpa di lain waktu. Wassalamu'alaikum.

Adiva Azzahra
Maros, 21 Juni 2020




kyukyunana
indramamoth
zulmusarofah
zulmusarofah dan 24 lainnya memberi reputasi
25
4.1K
146
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Tampilkan semua post
online.addictAvatar border
online.addict
#39
setuju sisttttt

Btw pengen curhat dikit nih, barangkali adik2 kaskusers sedang mengalami huhu. Jurusan yang akhirnya kita ambil bisa jadi emang bukan pilihan kita, ortu ato siapapun, tapi itu yg Allah pilih buat kita entah buat maksud apa.

Dulu, bukan salah jurusan yg ane alami, melainkan saking udah ga bisa mikir apa-apa lagi jadi yaudah apa aja dah jabanin. 2008 dua org yg paling ane sayangin yaitu bapa sama nenek meninggal deketan. Seketika, ane yang selama SD-SMP selalu 2 besar (bahkan juara umum bertahun2, wakilin sekolah ikut olimpiade sampe lomba murid teladan) dan lanjut ke SMA favorit (smp favorit juga) malas belajar edan. Hilang arah. Udah bodo amat sama segala hal termasuk kuliah. Ane sama sekali ga daftar SNMPTN maupun USM buat masuk ke kampus yang jurusannya sesuai minat ane (macem biologi sama pelajaran bahasa: indo, inggris, jepang). Udah bomat gimana ntar aja dah sampe akhirnya ane masuk prodi DKV dan ambil jurusan design grafis.

Menerapkan kurang lebih poin2 yg sista jabarin ditambah udah kebiasaan didikan alm Bapa buat selalu berusaha keras, ane yg sama sekali ga jago gambar (matkul drawing C 2 semester) dan gabisa photoshop sama sekali pas lulus SMA akhirnya bisa lulus dgn IPK 3.69, no 2 paling tinggi dah seprodi mayan. Lulus2 walau bukan kerja di perusahaan gedean (mama ane larang merantau, harap maklum) dan ngantor biasa, mayan bisa bantu usaha dan event temen2 buat bikinin ini-itunya. Mungkin Allah pengen ilmu ane bermanfaat buat orang sekitar lewat cara itu gtu gan.Dan beban yg ane pikul ngerjain ini juga ga sampe bikin ane stres parah sampe sakit dan uring2an hingga gunta-ganti kerjaan macem temen2 kuliah ane yg pas masuk 'nyeni' banget tapi tau2 DO, pindah kampus sana-sini. Semua masi bisa dijalani.

Pokonya hajar aja apa2, terserah ente motifnya apa. Kecuali emang bersebrangan parah sama MBTI kalian (dites psikotes kan pas penentuan jurusan di SMA?) Hahaha. Contoh ane yg berjiwa bebas ini pantang jadi tentara-polisi yang apapun keadaannya harus nurut sama atasan gtu.

Kalau ngemeng soal passion mah hobi ane yg aktif adalah bergurindam nulis di mari, baca, sama nari bahaha. Tapi ane pengen hal2 itu jadi hobi atau sampingan aja, jangan jadiin mereka kerjaan utama. Yang ada ntar ane stres. Prinsip ane :
"DONT MAKE YOUR HOBBY AS A JOB, YOU'LL END UP HATING IT"

Sok liat aja penyanyi2, emang cara mereka melepas penat nyanyi juga gtu, karokean? Kan kaga. Macem Inul sama Rossa hobinya masak
Diubah oleh online.addict 24-06-2020 05:51
idabgsputraaa
adivaazzahra
adivaazzahra dan idabgsputraaa memberi reputasi
2
Tutup