
bismillahirrohmanirrohim.
menyambung resep sebelumnya, ada individu atau keadaan dimana kita sulit mencapai rilex. padahal kondisi rilex dan kedamaian bathin sangat membantu dalam olah supra terutama dalam meditasi dan nerawang. apa saja sih penyebab rilex dan kedamaian bathin itu jadi susah?
1. ambisi, ngotot, maksa. ini sudah kita bahas sebelumnya, resepnya pada lurusnya niat, kesabaran, dan keikhlasan terhadap kekinian.
2. emosi terpendam yang belum selesai, jika anda sering mendengar nasihat "waktu akan menghapus dukamu say.." ato "ya udahlah itu udah berlalu, udah berakhir, gak bisa diapa2in lagi. gak ada gunanya juga dipikirin. idup aja sekarang susah pake mikirin yang gak mungkin dirobah", itu cuma berlaku di sinetron. dibawah sadar tidak akan hilang dan menghantui menjadi kecemasan hidup selama anda belum berdamai. insyaAllah kalo aye masih diberi kesempatan, aye coba share cara berdamai dengan masa lalu.
3. self limiter. akumulasi dari sugesti, omongan, testimoni, cemoohan(baik dari orang lain maupun self-talk), kegagalan dan kekecewaan menyebabkan bawah sadar anda membentuk pembatas(limiter) terhadap kapasitas anda yang sesungguhnya.
sebenarnya bawah sadar anda ini melakukan kebaikan bagi anda yaitu menghindari anda mengalami kekecewaan yang tidak sanggup ditanggung oleh tingkat kedewasaan anda saat ini. jika bawah sadar anda menilai bahwa kedewasaan anda sudah mencukupi dan anda berani menghadapi diri anda sendiri, dengan sukarela limiter ini akan dilepas oleh bawah sadar anda.
4. kecemasan berlebihan. harapan anda terlalu muluk dan anda cemas tidak berhasil. anda cemas gagal lagi. anda cemas ternyata si dia dalam terawangan anda memang selingkuh (..terlalu..). anda cemas nrawang didatangi jin. anda cemas olah supra merusak iman. jika anda mengalami hal2 seperti ini, bersyukurlah jika terawangan anda gagal. karena kalau berhasil "dapet visi" dalam kondisi seperti ini, keakuratan dan kevalidannya tidak bisa diharapkan. terlalu banyak praduga dan khayali menghasilkan pitnah.
5. memang ada kelainan gizi/fisiologis. ya kalo sakit berobat. makan buah yang seger2 biar fit. nerawang lagi masuk angin kalo jadi cenut-cenut tulang ngilu ya jangan ngumbar "ente pas ane terawang ane kena serang. badan ane sakit semua. gelap dan samar2. gak bisa tembus ane. kayaknya ada MG yang gak seneng pas aye mau ngobatin bathin ente. pantesan aura ente surem. firasat ane tuh MG kiriman dukun lumayan sakti dari cowo sakit ati yang pernah ente tolak. coba diinget2 deh." hadeeuuh.. somplak..

kite bahas satu2. saya sering menyinggung berdamai dengan bathin/diri.
trus apakah musti dateng ke hipnoterapist? ya dan tidak.
jika penterapis-nya seorang hipnoterapis klinis dan mencari akar masalah beliefnya untuk didamaikan, ya silahkan. tokcer inih. tapi bisa bolak-balik berkali2 tergantung kompleksitas masalah.
tapi kalo untuk dateng ke hipnoterapist dan motipator gadungan yang modal teknik hipnosis dan njeplakin jidat ente dengan afirmasi positif, JANGAN. karena afirmasi positif ini akan konflik dengan belief yang belum damai. anda akan segar selama kira2 seminggu sampai sebulan, kemudian jadi lebih resah karena konflik tadi.
biasanye ngelesan si motipator adalah "yah seperti batere hape. musti di-charge lagi kalo abis. bukannya saya minta dipanggil workshop dan seminar mulu dikantor ini. bukaaaan. tapi manusia itu yah mirip sama batere. bapak ibu mengerti khan yang saya maksud??", trus pade ngangguk2 dah pura2 ngarti semua (daripada nanya ntar malah diledekin rame2 dikate gak punya hape) padahal lagi dikibulin..
rekan-rekan sekalian, bisa ambil contoh: patah tulang. dukun patah tulang atau dokter "hanya" membantu membetulkan posisi yang keliru dari tulang yang patah. dijaga posisinya biar tidak melenceng dengan gips/balutan. dan menyerahkan kesembuhannya pada mekanisme penyembuhan alami si tulang sebagaimana yang ditetapkan Sang Pencipta.
apakah ketika si tulang sudah tersambung kokoh, gips sudah dibuka, bisa buat jalan, lari, lalumpatan, itu orang musti ngundang dukun urut ato dateng ke dokter tulang secara rutin lagi?? ya jelas tidak. kecuali ente patah tulang lagi. kalo patah tulang karena sebab yang sama, namanya ente gak ngambil pelajaran dari pengalaman.
apakah orang yang patah tulang seneng menghadapi dukun/dokter tulang? ngerii.. tulang lagi patah malah dipaksa digosok2 dan ditarik.. wadaaaooww! kejem. padahal rasa ngeri, sakit, paksaan, dan proses kesabaran itu adalah jalan untuk kesembuhan permanen.
umumnya orang membenci rasa sakit dan membungkamnya. budaya instant, hedonistik, materialistik dan penghilang sakit menjadi tumpuan. padahal rasa sakit adalah kebaikan Yang Maha Lembut sebagai alarm bahwa ada sesuatu yang salah/rusak dan perlu diprioritaskan penyelesaiannya. dan kesabaran anda mengikuti proses yang benar adalah bukti cinta, kepercayaan dan penghargaan pada diri anda sendiri. jadi "rasa sakit" bukanlah musuh kehidupan, justru bentuk lain dari cinta Sang Maha Pencinta untuk memahami cinta. yang mencinta tapi ogah sakit, cintanya hanya sebatas pengakuan.
rasa sakit yang dibungkam atau diabaikan, kemudian akan hilang. bukan karena sembuh, tapi karena mati rasa akibat bagian yang salah/rusak sudah membusuk dan bersiap menginfeksi seluruh tubuh. jika pada tubuh fisik seperti ini, mungkinkah terjadi hal serupa pada pemikiran, jiwa, dan bathin jika kita abaikan/bungkam "rasa sakit" itu?
laaaaaaaaaaaahh.. apa hubungannya sama supra dan penerawangan (apalagi jodoh)???
gampangnya: saat kedamaian pikiran, jiwa, dan hati tercapai maka kepekaan bathin dan terawangan muncul secara OTOMATIS tanpa belajar, mahar, khodam, dan jimat.
Quote:biawak-iah menganut:
1. kebahagian dan kedamaian TELAH ADA di dalam diri, namun tertutup oleh pencarian kita akan kebahagiaan dan kedamaian dari faktor2 EXTERNAL, artificial, maupun temporer. padahal jawabannya ada di dalam.
2. jika ada hal yang paling penting untuk diterawang itu adalah menerawang kedalam hati kita sendiri setiap kita mengeluh tentang kehidupan. "maka nikmat Tuhanmu yang manakah yang kamu dustakan?"
3. biawakijo sama sekali tidak sakti, tidak sepuh, tidak bisa ijazah, tidak bisa ngebuka apa2 dari diri anda. justru biawakijo mengajak kita bersama2 memaksimalkan potensi yang TELAH diberikan Sang Pencipta, namun kita kurang menyadarinya. usaha **mandiri** dengan bersandar hanya pada keridhoan dan pertolongan Tuhan. bismillah, biidznillah, bibarokatillah, insyaAllah bisa.
4. biawak-iah tidak memisah/mengkotak2an supranatural, spiritual, agama, dan ketuhanan.
jika anda mencari sakti2 diluar prinsip diatas, mohon maaf, bukan kapasitas dan kemampuan aye bang. yang cocok dan manpaat dari aye silahkan ambil. yang keleru harap dimaklumkan. dan aye ndak terima komen2 perdebatan dan pertentangan dengan metode lain. ciee elaaah gaaalak.. uuhuuuuuiiiyy..!!
salim dan salam. Ya Allah, hamba memohon kesembuhan kepadamu. kesembuhan yang tidak mendatangkan lagi penyakit.


