
Jokowi pantang pasang iklan kampanye
REPUBLIKA.CO.ID, SOLO -- Calon Gubernur (Cagub) DKI Jakarta usungan PDIP-Gerindra, Joko Widodo (Jokowi), mengatakan dirinya tidak akan memasang iklan dalam kampanye untuk meraih kursi Gubernur DKI Jakarta. Itu lantaran biayanya mahal.
"Saya dalam kampanye meraih kursi Gubernur DKI Jakarta nanti tidak akan memasang iklan karena mahal biayanya dan juga tidak ada dana untuk itu. Tetapi kalau ada donatur yang mau memasang iklan silahkan, kami berterima kasih," kata Jokowi yang sekarang masih menjabat sebagai Wali Kota Surakarta di Solo, Selasa.
Jokowi pun mengatakan bahwa dia selama berada di Jakarta tidak pernah tidur di hotel dan bermalam di rumah-rumah milik para donatur. Kalau berada di Jakarta, tidurnya berpindah-pindah untuk disesuaikan dengan acara yang akan dihadiri.
''Ada 22 rumah yang ditawari untuk ditempati saya selama masa pencalonan Gubernur DKI Jakarta. Jadi, donatur itu tidak saja menyediakan rumah tetapi juga memberikan pinjaman mobil dan lain-lain,'' katanya.
Jokowi-Ahok pantang pasang iklan kampanye
baru pertama dalam sejarah Indonesia,
begitu banyak yang sukarela tanpa dibayar,
membantu dana, tenaga, dan pemikiran
