n4z1Avatar border
TS
n4z1
Jokowi Ingin Film G30S/PKI Dibuat Gaya Milenial, Amien Rais Curiga
Jokowi Ingin Film G30S/PKI Dibuat Gaya Milenial, Amien Rais Curiga


Jakarta - Niat Presiden Joko Widodo yang ingin me-remake film G30S/PKI menjadi lebih disesuaikan dengan kaum milenial mendapat pertanyaan. Politikus senior PAN Amien Rais menaruh curiga kepada Jokowi terkait niatan tersebut.

"Sejarah tidak bisa diputarbalik, nggak boleh, itu sudah berdasarkan research," kata Amien Rais mengawali ungkapan curiganya kepada Jokowi di Hotel Mercure Ancol, Jalan Pantai Indah Ancol, Jakarta Utara, Kamis (21/9/2017).

"Jadi (sutradara film G30S/PKI) Arifin Noer tidak main-main (membuat film itu). Jadi saya curiga kalau dia (Jokowi) mau buat film yang baru, saya curiga sekali," imbuh Amien tanpa menjelaskan lebih lanjut apa yang dicurigainya itu.

Amien meminta Jokowi tak memberikan kesempatan kepada PKI untuk bangkit kembali di Indonesia. Amien pun menyinggung soal pernyataan Jokowi yang hendak menggebuk PKI jika muncul.

Tokoh reformasi itu lalu bicara tentang seorang politikus yang bercokol di Senayan. Amien mengatakan politikus perempuan itu bicara soal kebangkitan PKI. Oleh karenanya, Amien ingin Jokowi bertindak.

"Anggota DPR yang perempuan itu sudah mengatakan sekarang 20 juta, PKI mau bangkit, itu diam saja. Sementara HTI dibubarkan. Itu Jokowi kayak gitu ya. Ini harus jalan, yang menentang (pemutaran film G30S/PKI) itu pasti PKI. Yang tidak setuju ini diputar, pasti PKI," ungkap Amien.

Presiden Jokowi mengaku tak keberatan TNI dan masyarakat menggelar acara nonton bareng (nonbar) film G30S/PKI. Namun Presiden berharap ada film anyar yang dibuat untuk menyesuaikan dengan karakter generasi milenial.

"Untuk anak-anak milenial tentu saja mestinya dibuatkan lagi film yang memang bisa masuk ke mereka," kata Jokowi saat ditemui di Desa Mangunsuko, Dukun, Magelang, Jawa Tengah, Senin (18/9).
(gbr/rna)
https://news.detik.com/berita/d-3653...en-rais-curiga
============================




Katanya tokoh Reformasi. emoticon-Big Grin
Tokoh Reformasi yang memanfaatkan situasi, yang tak muncul saat mewacanakan 1 juta massa di jalanan Jakarta, yang tak membela para martir mahasiswa yang gugur diujung peluru aparat.

Katanya tokoh agama.
Tapi selalu mengedepankan kecurigaan dan provokasi. Berlindung dibalik agama mayoritas? Jadi, siapa membela siapa? Membela agama, atau agama yang membela?

Menjadi tua adalah takdir, menjadi bijaksana adalah pilihan.
Jadi terserahlah, bijaksana yang mau dibawa kealam kubur, ataukah kepicikan yang akan dibawa menghadap Malaikatul Maut. Itu pilihan masing-masing manusia.
0
8.3K
66
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Urutan
Terbaru
Terlama
GuestAvatar border
Guest
Tulis komentar menarik atau mention replykgpt untuk ngobrol seru
Komunitas Pilihan