KASKUS

SERI


Hijau, kuning dan merah hati
lahir dan mati dibawah panasnya matahari
tulus menjaga lalu lintas bersama pak polisi
meski hanya sedikit yang berkorban tuk peduli

berlesehan belasan batu di pinggir jalan
temani pohon kesepian di pedestrian
walau tak jarang ia terabaikan,
tak pernah malu ia disebut tempat pembuangan

sang pedestrian tak lagi kesepian
ada tempat sampah dan pohon yang menjadi teman
meski seringkali kesedihannya tak tertahankan
saat fungsinya yang sesungguhnya kerap terlupakan

mereka iri pada kendaraan dari Jepang
yang meski jadi tersangka utama kemacetan
ia tak pernah dilupakan dan disalahkan
kesalahan tetap milik aspal dan pemerintahan

mereka mendengus
mendengar percakapan manusia
yang membandingkan negaranya
dengan negara-negara yang lainnya

karena andai mereka juga bisa memilih,
mereka tidak akan pernah memilih
jadi infrastruktur di negara
yang manusianya tak mempedulikannya

andai bisa memilih, mereka ingin rakyat yang mempedulikan
andai bisa memilih, mereka tak ingin ada untuk ditiadakan
andai bisa memilih, mereka tak ingin hidup di negara
yang pemimpin dan rakyatnya sama saja



Shinra Tensei!
Quote:Original Posted By AbdChaniago
gerutu

aku suka saat kau menggerutu
tentang masalah yang tak pernah kumengerti itu
bumi mengajariku untuk sekeras batu
tapi ujung kukumu yang lembut selalu menggaruk kebekuanku sampai dalam
menguburkan cerita dan masalahmu dekat jantungku biar selalu kuingat

cerita kita bukan roman remaja
atau bukan roman sama sekali
cerita kita mungkin prosa biasa yang malu - malu buat jadi picisan

aku suka mengingat kembali hal - hal sederhana
irama nafasmu, jarak langkahmu, caramu menoleh
aku suka mengingat rumahku
gerutumu yang lucu itu


Gerutumu jadi ceritaku, tak lekang walau berlalu

Quote:Original Posted By emo710n
kasih...
cinta itu asu...
kau harus tegar dan keras seperti batu...

jika hatimu juni
pastikan juli mu menjadi romeo

aku hafal setiap raut yang tumbuh di kepalamu, boleh senja atau angin sore menggoyangkan rambutmu..
asal seringai bayangan masa lalumu tidak ikut menjadi isi labirin setiap inchi kepalamu..

kala andai ku menjadi badai ku sendiri..

kasih...

aku ingin metamorfosa menjadi kita..


metamorfosa...
merubah kelam menjadi cerah
merubah kusam menjadi berwarna
merubah keluh menjadi rindu menyeluruh
merubah lelah menjadi senyuman megah

Quote:Original Posted By emo710n
harga sebuah tabu
kisaran garis iba dan bahagia..
oh...
aku sebenarnya tunduk pada yang maha tahu kebutuhanku..
aku butuh satu..
kamu..

harga kamu yang selangit
ku bayar tanda tanya..
ya ..
terkadang...
yang jatuh dari langit hanya aku tangkap sebagai bintang jatuh..

dinding kamar terkadang membawa imajinasi mu dari nol hingga tidak terhingga..

bahagia jika
aku tidur.. terbang bermimpi imajinasi melankoli..


yang melambungkan untaian angan melewati ruang dimensi
menghmpiri pujaan hati yng terbaring dengan senyuman
meretas alam bawah sadarmu menginjeksi khayal bersamaku
dalam imajinasi melankoli yang memuaskan hasrat kerinduan


Quote:Original Posted By majubatak2010
Aku Kau dan Mimpi




Quote:Original Posted By dnk.revolter


puisi-nya nendang gan.. cucok ama kondisi negeri indon saat ini..


iye gan setubuh ane, mari kita gebrak para penguasa dengan puisi

Quote:Original Posted By Murder6661
SERI


Hijau, kuning dan merah hati
lahir dan mati dibawah panasnya matahari
tulus menjaga lalu lintas bersama pak polisi
meski hanya sedikit yang berkorban tuk peduli

berlesehan belasan batu di pinggir jalan
temani pohon kesepian di pedestrian
walau tak jarang ia terabaikan,
tak pernah malu ia disebut tempat pembuangan

sang pedestrian tak lagi kesepian
ada tempat sampah dan pohon yang menjadi teman
meski seringkali kesedihannya tak tertahankan
saat fungsinya yang sesungguhnya kerap terlupakan

mereka iri pada kendaraan dari Jepang
yang meski jadi tersangka utama kemacetan
ia tak pernah dilupakan dan disalahkan
kesalahan tetap milik aspal dan pemerintahan

mereka mendengus
mendengar percakapan manusia
yang membandingkan negaranya
dengan negara-negara yang lainnya

karena andai mereka juga bisa memilih,
mereka tidak akan pernah memilih
jadi infrastruktur di negara
yang manusianya tak mempedulikannya

andai bisa memilih, mereka ingin rakyat yang mempedulikan
andai bisa memilih, mereka tak ingin ada untuk ditiadakan
andai bisa memilih, mereka tak ingin hidup di negara
yang pemimpin dan rakyatnya sama saja



Shinra Tensei!


dalem banget

Persetanlah dengan senyum palsumu
Aku melihat warnamu tanpa halangan
Remuk..ya aku ingin menghancurkanmu sampai remuk

Benci? Kau bahkan tak tahu apa arti kata itu untukku
Sedih? Kau tak tahu kadar racun itu di darahku
Aku hanya lelah mengendus aroma kebohongan hidupmu

Aku tak perlu mengisyaratkan betapa pisauku ingin mencobamu
Aku bahkan tak perlu menjelaskan mengapa
Aku lelah menjadi pecundang lagi..dan lagi

XFA
Untuk Aku #1 Masa Depan

Hai, kawan.
Kudengar kau sudah mapan? Baru-baru ini kau naik jabatan, kan? Kapan-kapan bolehlah kau kenalkan aku dengan istrimu yang menawan.
Duh, kabarku tak usah kau tanyakan.. Hari ini genap delapan bulan aku menanti penempatan.

Beredar kabar, sulungmu yang gagah lagi-lagi juara, ya? Bungsu cantikmu juga baru masuk sekolah terbaik di sana.
Ah, andai saja aku bisa mengunjungimu sekarang juga. Aku benar-benar tak sabar ingin bertemu mereka.

Kau banyak berubah daripada kau saat ini. Maksudku, aku yang sekarang ini. Ahaha, surat ini ditulis oleh makhluk paling congkak di muka bumi. Anak kecil yang tak ingin dikoreksi, yang menganggap dirinya adalah kebenaran itu sendiri.

Sudahlah, lama-lama yang kutulis ini makin tak jelas.
Aku hanya ingin menyampaikan bahwa aku ingin segera bebas, menjelajah dunia yang luas.
Well, tentu aku tak berharap surat ini akan kau balas.



Salam,
Kau Masa Lalu
Untuk Aku #2 Masa Depan

Hei, keparat.
Ini aku, masih ingat?
Mungkin kau mengenalku sebagai bocah laknat, si pembuat sekarat deru hidupmu yang sejatinya sudah berkarat. Cih, kalau aku boleh berpendapat, kau sendirilah penyebab jalanmu sesat dan nuranimu cacat.

Suasana pemakaman lebih ceria daripada batinku, tapi aku yakin masih jauh lebih baik dari milikmu.
Masih bernaung di bawah jembatan dekat kantormu yang dulu? Hei, kudengar aka nada razia di sekitar situ.
Kau hanya akan membuat malu, lompat sajalah dari lantai 21 atau setidaknya carilah tempat baru.

Belum habiskah semua sumpah serapahmu, hah? Ke mana perginya ketenangan yang dulu kau gunakan layaknya zirah?
Kau tetap tak lebih dari bocah yang tak mau kalah. Bedebah yang menganggap dirinya tak pernah salah.
Makhluk gegabah penuh masalah.
Sampah.

Hahahah, aku tak dapat membayangkan raut wajahmu saat ini. Bagaimana rasanya dinasehati?
Harus kau akui, acapkali nasehat memang berbuah solusi.
Ah, bicara tentang solusi.. Bagaimana kalau dasi?
Ya, dasi yang dulu kau kenakan tiap pagi.
Toh sudah tak kau pakai lagi, gantungkan saja dengan lehermu dan tak usah hidup lagi.
….
Entah kenapa aku berharap takkan ada aku yang menerima surat ini.



Salam,
Kau Masa Lalu
Quote:Original Posted By MrFat


MANGSTABBB BNER GANNN??? IJIN COPAZ YAHHHAHAHA?



Hahaha.


Quote:Original Posted By AbdChaniago


masih ngakak aja baca ne puisi


My eyessss...
Puisi itu luput dari penglihatan ane dua tahun lalu.
Gila. <Baca dengan huruf kapital dan tiga tanda seru.

GILA!!!
Quote:Original Posted By tigatangkai
Di angan-anganku…
Searus sungai sempurna terpampang…
Dimana setiap matahari terbenam, engkau selalu berenang…
Telanjang…
Dan cintaku bebas memandang….
Hingga senja rawang…

Di fana-fanaku…
Segenggam danau dendam…
Penuh kerikil-kerikil ruam..
Menjahit asaku bisu! Harus terdiam!

Pedulikah engkau...
Anggrekku ......
Searus sungai tak pernah berhenti mengalir dari ujung hilir kelopak mataku...
Sejak kau hempaskan badai pengkhianatanmu?


Quote:Original Posted By majubatak2010
Aku Kau dan Mimpi




Quote:Original Posted By majubatak2010
Nitip lagi gan

REINKARNASI LIAR




Quote:Original Posted By majubatak2010
lagi ya gan


Nyanyian Telaga


Quote:Original Posted By majubatak2010
lagi dong gan


Kesepian Si Daun Segar


ti


woow agan puisi2nya mantaps semua, pujangga sejati ,
sering2 mampir di mari ya gan

Quote:Original Posted By XFA
Terlempar, tapi tak jauh
Tersingkir, tapi tak terlupakan
Terlindas, tapi tak lama
Terbuai, tapi sementara

Amarah muncul, semua menjadi merah
Ego muncul, semua menjadi api
Aku hadir dan memaki, semua menjadi melawan
Pedangku siap, semua akan jadi saksi

XFA


ahh agan XFA lama ga mampir skalinya mampir bawa puisi killer

Quote:Original Posted By Murder6661
SERI


Hijau, kuning dan merah hati
lahir dan mati dibawah panasnya matahari
tulus menjaga lalu lintas bersama pak polisi
meski hanya sedikit yang berkorban tuk peduli

berlesehan belasan batu di pinggir jalan
temani pohon kesepian di pedestrian
walau tak jarang ia terabaikan,
tak pernah malu ia disebut tempat pembuangan

sang pedestrian tak lagi kesepian
ada tempat sampah dan pohon yang menjadi teman
meski seringkali kesedihannya tak tertahankan
saat fungsinya yang sesungguhnya kerap terlupakan

mereka iri pada kendaraan dari Jepang
yang meski jadi tersangka utama kemacetan
ia tak pernah dilupakan dan disalahkan
kesalahan tetap milik aspal dan pemerintahan

mereka mendengus
mendengar percakapan manusia
yang membandingkan negaranya
dengan negara-negara yang lainnya

karena andai mereka juga bisa memilih,
mereka tidak akan pernah memilih
jadi infrastruktur di negara
yang manusianya tak mempedulikannya

andai bisa memilih, mereka ingin rakyat yang mempedulikan
andai bisa memilih, mereka tak ingin ada untuk ditiadakan
andai bisa memilih, mereka tak ingin hidup di negara
yang pemimpin dan rakyatnya sama saja



Shinra Tensei!


kena banget gan !
Shinra Tensei nya bhaya tuh

Quote:Original Posted By Nocturnal7
Untuk Aku #1 Masa Depan

Hai, kawan.
Kudengar kau sudah mapan? Baru-baru ini kau naik jabatan, kan? Kapan-kapan bolehlah kau kenalkan aku dengan istrimu yang menawan.
Duh, kabarku tak usah kau tanyakan.. Hari ini genap delapan bulan aku menanti penempatan.

Beredar kabar, sulungmu yang gagah lagi-lagi juara, ya? Bungsu cantikmu juga baru masuk sekolah terbaik di sana.
Ah, andai saja aku bisa mengunjungimu sekarang juga. Aku benar-benar tak sabar ingin bertemu mereka.

Kau banyak berubah daripada kau saat ini. Maksudku, aku yang sekarang ini. Ahaha, surat ini ditulis oleh makhluk paling congkak di muka bumi. Anak kecil yang tak ingin dikoreksi, yang menganggap dirinya adalah kebenaran itu sendiri.

Sudahlah, lama-lama yang kutulis ini makin tak jelas.
Aku hanya ingin menyampaikan bahwa aku ingin segera bebas, menjelajah dunia yang luas.
Well, tentu aku tak berharap surat ini akan kau balas.



Salam,
Kau Masa Lalu


lagi lagau ya gan

Quote:Original Posted By Nocturnal7


Hahaha.




My eyessss...
Puisi itu luput dari penglihatan ane dua tahun lalu.
Gila. <Baca dengan huruf kapital dan tiga tanda seru.

GILA!!!


hahaha ane mo ngelakuin sesuatu di trit ini soal puisi2 lama gan

Retro Reread

Pengumuman :

berhubung amat banyak temen2 (dan saya jg) yg kadang mampir ke trit ini tapi lagi ga ada inspirasi buat nulis puisi

dan bnyaknya puisi2 bagus yg "tersembunyi" di trit ini

maka mulai hari ini TS mengadakan "Retro Reread"

yaitu kegiatan membaca, mengkuot dan mengomentari lagi puisi2 lama di trit ini
yg menurut agan "maknyus", "makjleb", kena banget, daleeem, puitis bgt, atau super keren

dimulai dari ane :

Quote:Original Posted By tigatangkai
Di angan-anganku…
Searus sungai sempurna terpampang…
Dimana setiap matahari terbenam, engkau selalu berenang…
Telanjang…
Dan cintaku bebas memandang….
Hingga senja rawang…

Di fana-fanaku…
Segenggam danau dendam…
Penuh kerikil-kerikil ruam..
Menjahit asaku bisu! Harus terdiam!

Pedulikah engkau...
Anggrekku ......
Searus sungai tak pernah berhenti mengalir dari ujung hilir kelopak mataku...
Sejak kau hempaskan badai pengkhianatanmu?


puisi karya agan tigatangkai ini bner2 berkelas menurut ane
gaya bahasanya kyk pujangga - pujangga lama, tapi feelnya modern
dan satu lagi, 2 baris terakhirnya killer banget!!!





=======
mohon partisipasi temen2 yg lain, terutama silent reader
Quote:Original Posted By AbdChaniago

lagi lagau ya gan


hahaha ane mo ngelakuin sesuatu di trit ini soal puisi2 lama gan



Galau di #2 bawahnya gan.
Atau jangan-jangan gak muncul lagi?

Bikin post aja tentang kumpulan puisi ente berdasarkan kategori gan.
Quote:
Tunggu ci
Sudah sejak dulu ci,,, tentang yang kau tinggalkan
di samping hagia sophia
gerai cendramata, sampul novel cinta
masih ingat di guyuran hujan? yang coba kumenangkan
Tak satupun kulewatkan ci....!
Nanti, jika sudah sepadan

(kepada kawanku yang masih menunggu dan malu)


hormat buat sepuh disini,
ubi kayu nyumbang puisi (kesentil quote diatas ^^^^^^ )
Agan TS, ane ikutan numpang nge-share dan sundul thread

Kau dan Aku
Pecah sudah gelas itu
Gelas setengah kosong bagiku
Gelas setengah penuh bagimu
Konflik pola pikir berbeda

Darah pun mengalir
Darah kematian bagiku
Darah kehidupan bagimu
Ketika kupegang dingin ragamu

Hanya tersisa nafas sesak
Mata yang memerah
Gigi yang gemeretak
Hati yang terluka

pengumumannya taro di depan aja biar kebaca semua puh

nih ane quote puisi yg paling makjleb dari pertama ane main2 dimarih..


Quote:
Original Posted By AbdChaniago ►


APA KABAR NEGARA ?
kami hanyalah orang - orang lapar
yang menjelma angka - angka statistika di
laptopmu
kami bernapas dengan debu dan kenalpot
kota ini sampai mati, kami tak peduli dengan
gajimu
kami hanyalah diagram yang terus meningkat
di tiap kalian rapat,
kami hanyalah kerumunan trotoar, kami
tersamar sampah - sampah kali, kami
terselubung zebracross yang kalian lindasi
kami hanyalah kulit - kulit melepuh di siang
hari, dan genangan tuak di malam hari
tak ada yang peduli,
kami hanyalah mitos bagi anak cucu kalian
yang tidur di istana kasur
bagi kalian, kami hanyalah antrian panjang
orang - orang terbuang
bagi kalian kami hanyalah pemandangan
sekilas di perempatan kala lampu merah
siang
tak ada yang peduli
di rumah tetangga kami masturbasi di depan
tv
jemuran kami colongi
bocah - bocah kami sodomi
tak ada yang peduli
kami gelantungan di pintu - pintu bis kota
kami berjaya di atap - atap kereta
kami memperkosa siapa saja
tak ada yang peduli
kami tidak peduli betapa sejuknya kantor
yang kalian duduki jadi jangan
pedulikan siapa yang kami buntingi hari ini
kalian tidak peduli betapa laparnya tidak
makan 2 hari, jadi kami tidak peduli
betapa enaknya santap siang kalian hari ini
kami tidak menuntut dibuatkan istana
jacuzzi, tapi biarkan perempatan yang
lampunya putus itu tetap gelap di malam
hari
kami tidak mempedulikan berapa panjang
gelar kalian, jadi biarkan jalan antar
provinsi ini tetap berlobang, pecah, hancur
berhamburan
kami tidak mengganggu bocah - bocah yang
kalian jemput sepulang sekolah,
jadi biarkan sudut pasar itu terlupakan dan
tak terjaga sampai pedagang itu kami jarah
kami tidak merongrong hangatnya keluarga
kalian, jadi jangan gusur lapak - lapak anak
istri kami,
dengan perut laparnya mereka akan mati
sendiri, atau mati di tangan kami
kami bernyanyi bahagia
tak ada yang mengajari kami tentang surga
dan neraka
kami bisa minum dan mandi dari comberan
manapun
kami minum anggur dan tuak merek apapun
kami bisa menyebrang dimanapun
kami bisa merampok siapapun, membunuh
tanpa ampun
pun kami bisa mati dimanapun..
..
kapanpun..


ane demen banget nnih puisi

gabungan wiji thukul sm soe hok gie
kata2nya sederhana namun dirangkai dgn baik

serapahku tak khayal inginku hilangkan dengki

Kau telah hilang, indahmu tercemar
Menuhankan harap, berharap kau kembali
Luka yang kian menjerit, latahku terusik
Menatap malam, tipu kepedihan
Tawaku menggelegar, kamuflase busuk!
Hentikan sedih, membuat terhina
Inikah maha karya terindah yang kau kagumi?
Yang tak lebih dari kisah cinta seorang psikopat?
Detik yang kau ubah menit, menit yang kau ubah jam, jam yang kau ubah bulan, bulan yang kauubah tahun, tahun yang kau ubah…
PERSETAN!!!
Semua yang kau ciptakan timbulkan duka
asa dalam benak terhempas lelah
BUKTIKAN! SUCIKAN! Janji kemunafikan yang tak pernah kau lewatkan, duka dalam lelah, siksa dalam cinta hentikan semua kau pelacur neraka! Biar tuhan yang murka, biar setan yang memuja!
Kau lumpuhkan raga dengan airmata...
Kau siksa jiwa dengan tawa..
Kau bersihkan semua dengan senyum..
Kau setan dalam jasad yang indah..
Neraka! Kubilang neraka!
Menjauh dari jiwa yang bersih!
Membusuk tersiksalah kau disana!
Lewati perih, jernihkan hati, aku jiwa yang takkan henti mencaci! Luka yang ku rasa takkan terlupa!
Hingga kau tersiksa pun takkan terlupa!
pelacur busuk yang terlihat mewah tetaplah pelacur!
Ku saksikan engkau, ku nantikan engkau,
ku kan hadir pada saat itu selalu dan menanti!
Saat karma yang mereka ceritakan beranjak jadi kenyataan!
Saat kepedihan melelehkan senyum busuk itu!
Mata munafik itu!
Tangis palsu itu!
Tawa gila itu!
Suara menjijikan itu!
Hina!! Hina!!
Saat kau ciptakan aku menjadi sampah sepertimu!
Terobsesi menyiksamu atas nama masa lalu!
Dan terkesan ku menjadi gila pendendam penjahat psikopat yang mencoba menculikmu dan menyiksamu perlahan sebelum mati!
Kau membuatku menyeramkan!
Kau buat seakan aku tersangka!
Tidak!
Bukan aku!!
Kaulah tersangka!
Aku hanyalah korban dalam duka dan perih yang terdalam..
Yang tak mampu melukai hatimu, seperti saat kau melukai hatiku..
Aku tak tau..
Aku tak tau..
Ini sakit..
Ini perih..
Aku tak mampu menghentikannya dan aku tak kunjung mati..
Aku tersiksa..
Aku terluka..
Ini perih..
Terlampau perih..

ijin gabung

agan.agan. saya mau sharing puisi2 saya. saya juga mau ijin gabung. mohon bimbingan dan pendapat agan.agan sekalian. mohon konfirmasinya agan. puisi saya beberapa mengandung kata2 yang agak kasar. bagaimana agan.agan?
Iseng ngulik kata-kata ah di sini

Tangan merahku belum puas mencabik
Tetapi percayalah aku belum puas

Sayap biruku belum puas menerima keadilan
Tetapi percayalah keadilanmu adalah aku

Tanduk kuningku belum puas menusukmu
Tetapi percayalah aku takkan berhenti

Dadaku belum sepenuhnya pulih
Tetapi percayalah cakaranku akan membunuhmu

aku, dulu
saat kulihat apa yang telah terjadi di belakang
hanya sesak yang kudapati lagi
saat dimana ku menimba pengetahuan bersama mereka
bagai aku tak hidup seperti yang lain

hanya pesan ibu yang mampu menguatkanku
beserta uang seribu rupiah sebelum kucium tangan kanannya
doa nya lah yang menyertai keberangkatanku
menuju sarang burung pemakan bangkai

para iblis kecil biasa berada di depan gerbang
sebelum pedofil busuk itu membunyikan kan loncengnya
seperti biasa setengah dari bekalku menjadi kewajiban untuk mereka
sebenarnya dalam batin ini berteriak, namun entah kenapa tak sanggup

ketika kami bersama di satu ruang
iblis kecil melancarkan kesenangannya
bukan hanya kepadaku, kepada yang lain seperti aku
sementara si pedofil busuk tak menghiraukan apa yang mereka tangisi

diluar, para iblis kecil telah berkumpul ketika lonceng berikutnya
menyantap sampah yang diberikan ibu padaku
di belakang gedung mereka telah menjadi komunitas
komunitas yang memberi dorongan keangkuhan
Komunitas yang kelak munculnya bajingan-bajingan yang telah aku habisi dengan semangat ini

maafkanlah aku yang dulu.






udah ada ijin dari yg empunya untuk mampir again

BAHAGIAKU

Aku ikhlas bila kau harus menghilang
hingga gaung doaku untukmu
tiada lagi mengiang
meskipun gaung itu
berakar rapuh pada tiap inci senyummu

aku tulus tanpa akal bulus
merelakanmu menjauh
sampai tak dapat kutapaki kembali
titik awal kau berlari

Pada sayatan asa
dan koyak harapan usang
dan setiap sobekan kitab suci
kau akan dapati bahwa
aku takkan begitu mudah untuk berlari

tetapi

alangkah indahnya hidup ketika kita berjarak
demi setiap spektrum warna keceriaan pelangi
dari kejauhan,
seakan terdengar riuh kau bersorak riang gembira
unicorn dan peri hutan turut berdansa
mendengar simfoni alam dari semburat tawamu
seolah pintu surga dibuka selamanya

sebuah kutukan bila harus membahagiakanmu
dalam genggaman eratku
selayaknya pesta dansa
bersama cinderella dengan borgol
di tangan dan kakinya

bak pengembaraan tanpa navigasi
tersesat dalam matamu adalah anugerah
terhipnotis fatamorgana
menjejaki labirin tanpa perlu tahu
akan kemana ujungnya

maka lupakan jerit lolong serigala
setiap purnama tiba
yang aku tahu
bulan, bintang dan asteroida
bergerak dalam orbitnya

seperti ketika kau temukan pusaraku
tanpa terukir nama
namun dengan indah wajahmu
terpancar di angkasa




Sebabku

aku berjanji mencintaimu
layaknya jemari berselimut kuku
karena aku tak punya hati
seperti matahari dgn tetesan sinar yg abadi
aku berjanji menjagaimu
layaknya raja diantara serdadu
karena aku bukan nirwana
yg akan mengalah pada hitam kelabu
namun semua menjadi biru
saat raga tak bersatu
tp apakah jiwa tak kan mampu
menahan haru
kala mereka hanya terus berpacu
tanpa tau dimana dia kan mengacu??




Cinta ,, sederhana ,,


Kesetian ku lebih darisekedar kesetiaan jiwa akan raga
akan menjadi pelangi saat langit hidupmu menapaki mendung
dan tetesan hujan kesedihan,dalam dirimu termenung

lihatlah
,betapa malam tak pernh sadarkelemahan bintang adalah keindahan baginya
namun khayalku mampu menembus pekat awan,mengikrarkan wajahmu diantara keindahan khiasan langit malam,,
sklipun sang fajar terjaga
,garis senyum mu akan terpancar di kesucian awan.

.fatarmorgana dan tealitas tidak lagi beda
saat keindahan menjadi karyanya
,meredakan dahaga akan sumber air kasihbagi seorang musafir yang mencari arah hidup
dibalik panas dan kerontanya butiran pasir

Andai kita diciptakan sempurna,
matahari di ufuk baratpun akan enggan untuk terjaga
,sehingga bayangan mu kekal di awan,,
tapi ketidaksempurnaan membuat kita berbeda,hitam dan putih berpadu
indah menjaga stiap lembaran knangan
nhingga musim saling mengejar
,estafet kesedihan dan tawa saling mengikat
kita kuat menghadapinya,
,bak kolektor batu permata,
aku tak takut menggali smakin dalam
,hingga aku khilangan sinar
,keyakinanku adalah satu
menemukan cahaya yang mampu mengalahkan nya dari kegelapan
,sekalipun aku terjerembap kesana,
cahayamu setia sebagai lampion untuk menapakinya,

,dasar laut adalah karam,

dan atap langit adalah sengatan

tapi sbongkah hati adalah kedamaian,,

menyayangi dengan kesederhanann...
Aku pernah berjanji untuk tidak menyerah
Aku bertekad untuk menepatinya

Putih, terhalang kabut, tapi tak bisa dilupakan
Hanya otak ini yang mengingatnya

Aku memang tidak putih, tapi aku tidak naif
Aku memang hitam, tapi aku tidak bodoh

Ketika semuanya menjadi merah, saat itulah aku terpuaskan
Merah, tapi aku tak menyerah, itu bukanlah darahku

XFA
Quote:Original Posted By Nocturnal7


Galau di #2 bawahnya gan.
Atau jangan-jangan gak muncul lagi?

Bikin post aja tentang kumpulan puisi ente berdasarkan kategori gan.


mampus gan harus baca satu2, maleessss

ane ngadain "baca ulang",
yaitu mengkuot dan mengkomentari ulang puisi favorit dan paling makjleb yg pernah temen2 skalian baca di trit kesayangan kita ini beserta alasan


Quote:Original Posted By forgotten.tombs
pengumumannya taro di depan aja biar kebaca semua puh

nih ane quote puisi yg paling makjleb dari pertama ane main2 dimarih..


ane demen banget nnih puisi

gabungan wiji thukul sm soe hok gie
kata2nya sederhana namun dirangkai dgn baik



ga perlu taro depan gan, itu pengumuman khusus buat yg udah langganan ma trit ini

wah puisi ane dipilih
dewa banget gan kalo disamain sama Gie
wiji thukul penyair mana gan ,
maklum ane awam banget sama dunia sastra

Quote:Original Posted By generasiubikayu


hormat buat sepuh disini,
ubi kayu nyumbang puisi (kesentil quote diatas ^^^^^^ )


Quote:Original Posted By aj2
Agan TS, ane ikutan numpang nge-share dan sundul thread

Kau dan Aku
Pecah sudah gelas itu
Gelas setengah kosong bagiku
Gelas setengah penuh bagimu
Konflik pola pikir berbeda

Darah pun mengalir
Darah kematian bagiku
Darah kehidupan bagimu
Ketika kupegang dingin ragamu

Hanya tersisa nafas sesak
Mata yang memerah
Gigi yang gemeretak
Hati yang terluka



Quote:Original Posted By ichsan11
serapahku tak khayal inginku hilangkan dengki

Kau telah hilang, indahmu tercemar
Menuhankan harap, berharap kau kembali
Luka yang kian menjerit, latahku terusik
Menatap malam, tipu kepedihan
Tawaku menggelegar, kamuflase busuk!
Hentikan sedih, membuat terhina
Inikah maha karya terindah yang kau kagumi?
Yang tak lebih dari kisah cinta seorang psikopat?
Detik yang kau ubah menit, menit yang kau ubah jam, jam yang kau ubah bulan, bulan yang kauubah tahun, tahun yang kau ubah…
PERSETAN!!!
Semua yang kau ciptakan timbulkan duka
asa dalam benak terhempas lelah
BUKTIKAN! SUCIKAN! Janji kemunafikan yang tak pernah kau lewatkan, duka dalam lelah, siksa dalam cinta hentikan semua kau pelacur neraka! Biar tuhan yang murka, biar setan yang memuja!
Kau lumpuhkan raga dengan airmata...
Kau siksa jiwa dengan tawa..
Kau bersihkan semua dengan senyum..
Kau setan dalam jasad yang indah..
Neraka! Kubilang neraka!
Menjauh dari jiwa yang bersih!
Membusuk tersiksalah kau disana!
Lewati perih, jernihkan hati, aku jiwa yang takkan henti mencaci! Luka yang ku rasa takkan terlupa!
Hingga kau tersiksa pun takkan terlupa!
pelacur busuk yang terlihat mewah tetaplah pelacur!
Ku saksikan engkau, ku nantikan engkau,
ku kan hadir pada saat itu selalu dan menanti!
Saat karma yang mereka ceritakan beranjak jadi kenyataan!
Saat kepedihan melelehkan senyum busuk itu!
Mata munafik itu!
Tangis palsu itu!
Tawa gila itu!
Suara menjijikan itu!
Hina!! Hina!!
Saat kau ciptakan aku menjadi sampah sepertimu!
Terobsesi menyiksamu atas nama masa lalu!
Dan terkesan ku menjadi gila pendendam penjahat psikopat yang mencoba menculikmu dan menyiksamu perlahan sebelum mati!
Kau membuatku menyeramkan!
Kau buat seakan aku tersangka!
Tidak!
Bukan aku!!
Kaulah tersangka!
Aku hanyalah korban dalam duka dan perih yang terdalam..
Yang tak mampu melukai hatimu, seperti saat kau melukai hatiku..
Aku tak tau..
Aku tak tau..
Ini sakit..
Ini perih..
Aku tak mampu menghentikannya dan aku tak kunjung mati..
Aku tersiksa..
Aku terluka..
Ini perih..
Terlampau perih..


bagus2 semua !!!
thanks agan2, sering2 mampir ya

Quote:Original Posted By f.a.wijayanto
agan.agan. saya mau sharing puisi2 saya. saya juga mau ijin gabung. mohon bimbingan dan pendapat agan.agan sekalian. mohon konfirmasinya agan. puisi saya beberapa mengandung kata2 yang agak kasar. bagaimana agan.agan?


silahkan gan
disini rumahnya puisi sumpah serapah
asal jangan ditujukan buat TS

Quote:Original Posted By veldaga
Iseng ngulik kata-kata ah di sini

Tangan merahku belum puas mencabik
Tetapi percayalah aku belum puas

Sayap biruku belum puas menerima keadilan
Tetapi percayalah keadilanmu adalah aku

Tanduk kuningku belum puas menusukmu
Tetapi percayalah aku takkan berhenti

Dadaku belum sepenuhnya pulih
Tetapi percayalah cakaranku akan membunuhmu



nice gan
adakah cerita dibaliknya?

Quote:Original Posted By monologis
aku, dulu
saat kulihat apa yang telah terjadi di belakang
hanya sesak yang kudapati lagi
saat dimana ku menimba pengetahuan bersama mereka
bagai aku tak hidup seperti yang lain

hanya pesan ibu yang mampu menguatkanku
beserta uang seribu rupiah sebelum kucium tangan kanannya
doa nya lah yang menyertai keberangkatanku
menuju sarang burung pemakan bangkai

para iblis kecil biasa berada di depan gerbang
sebelum pedofil busuk itu membunyikan kan loncengnya
seperti biasa setengah dari bekalku menjadi kewajiban untuk mereka
sebenarnya dalam batin ini berteriak, namun entah kenapa tak sanggup

ketika kami bersama di satu ruang
iblis kecil melancarkan kesenangannya
bukan hanya kepadaku, kepada yang lain seperti aku
sementara si pedofil busuk tak menghiraukan apa yang mereka tangisi

diluar, para iblis kecil telah berkumpul ketika lonceng berikutnya
menyantap sampah yang diberikan ibu padaku
di belakang gedung mereka telah menjadi komunitas
komunitas yang memberi dorongan keangkuhan
Komunitas yang kelak munculnya bajingan-bajingan yang telah aku habisi dengan semangat ini

maafkanlah aku yang dulu.








kelam banget gan

Quote:Original Posted By majubatak2010
Cinta ,, sederhana ,,


Kesetian ku lebih darisekedar kesetiaan jiwa akan raga
akan menjadi pelangi saat langit hidupmu menapaki mendung
dan tetesan hujan kesedihan,dalam dirimu termenung

lihatlah
,betapa malam tak pernh sadarkelemahan bintang adalah keindahan baginya
namun khayalku mampu menembus pekat awan,mengikrarkan wajahmu diantara keindahan khiasan langit malam,,
sklipun sang fajar terjaga
,garis senyum mu akan terpancar di kesucian awan.

.fatarmorgana dan tealitas tidak lagi beda
saat keindahan menjadi karyanya
,meredakan dahaga akan sumber air kasihbagi seorang musafir yang mencari arah hidup
dibalik panas dan kerontanya butiran pasir

Andai kita diciptakan sempurna,
matahari di ufuk baratpun akan enggan untuk terjaga
,sehingga bayangan mu kekal di awan,,
tapi ketidaksempurnaan membuat kita berbeda,hitam dan putih berpadu
indah menjaga stiap lembaran knangan
nhingga musim saling mengejar
,estafet kesedihan dan tawa saling mengikat
kita kuat menghadapinya,
,bak kolektor batu permata,
aku tak takut menggali smakin dalam
,hingga aku khilangan sinar
,keyakinanku adalah satu
menemukan cahaya yang mampu mengalahkan nya dari kegelapan
,sekalipun aku terjerembap kesana,
cahayamu setia sebagai lampion untuk menapakinya,

,dasar laut adalah karam,

dan atap langit adalah sengatan

tapi sbongkah hati adalah kedamaian,,

menyayangi dengan kesederhanann...


ane sukaaaaaaa sangat sama bait yg ane bold itu gan
bner2 enak dibaca


Quote:Original Posted By XFA
Aku pernah berjanji untuk tidak menyerah
Aku bertekad untuk menepatinya

Putih, terhalang kabut, tapi tak bisa dilupakan
Hanya otak ini yang mengingatnya

Aku memang tidak putih, tapi aku tidak naif
Aku memang hitam, tapi aku tidak bodoh

Ketika semuanya menjadi merah, saat itulah aku terpuaskan
Merah, tapi aku tak menyerah, itu bukanlah darahku

XFA


seperti biasa
puisi dari agan XFA selalu top
×