Menunggu Ikatan Suci dalam Penderitaan, Mencari Guru ke Seluruh Negara
Oleh praktisi Falun Dafa dari China

(Minghui.org) Pada tanggal 13 Mei, Hari Falun Dafa Sedunia, saya ingin berterima kasih kepada Guru atas karunianya yang tak terhingga! Karena penyelamatan dan perlindungan belas kasih Guru, saya sangat beruntung dapat memperoleh Dafa dan bisa sampai sejauh ini.

Menanti dalam Kabut

Saya berusia 64 tahun dan berpendidikan tinggi. Keluarga saya telah turun-temurun percaya Buddha, Tao, dan Dewa. Nenek saya bisa melihat organ tubuh pejalan kaki sewaktu ia duduk di dalam rumahnya. Ayah saya bisa tidur sambil duduk tegak. Ia mempelajari naskah-naskah klasik China dan dapat melihat benda yang tidak dapat dilihat orang lain. Ia juga mempunyai kemampuan dapat melihat masa depan. Saat saya kecil, ia sering bercerita mengenai aliran Buddha, Tao, dan Kristen, juga bercerita mengenai akan terbukanya pintu abadi Surga. Sepanjang hidup saya selalu mencari ini.

Pada umur lima tahun saya menderita pneumonia dan tbc. Seiring bertambah parahnya penyakit, kondisi saya menjadi kritis, saya merasa seperti berada di dalam sebuah lubang yang tanpa dasar. Saya meminta pertolongan Dewa. Segera saya merasa ada kekuatan yang mengangkat saya dari lubang tanpa dasar tersebut. Saya tahu Dewa telah menyelamatkan saya. Ketika saya berumur sembilan, hidung saya terus berdarah dan saya hampir meninggal dunia. Setelah itu saya terkena serangan alergi obat, hampir tenggelam, pingsan, dan lain-lain. Setiap kali, saya selalu merasa Dewa telah membantu saya untuk tetap selamat. Masalah paru-paru saya timbul kembali waktu saya berumur 24 tahun, setelah itu saya menderita spondilosis leher (saraf tulang leher terjepit), penyakit rematik, penyakit jantung, demam rendah dalam jangka panjang. Untuk menyembuhkan diri sendiri, saya mulai berlatih Taiji Quan, tetapi hanya sedikit berefek. Kondisi kesehatan saya sangat lemah hingga tahun 1980an ketika qigong menjadi populer.

Biksu Agung Menyarankan Saya untuk Menunggu Dafa

Pada tahun 1980an qigong menjadi popular, seorang guru qigong mengatakan ia di sini hanya untuk membuka jalan, karena guru tingkat tinggi sejati masih belum keluar ke publik. Kemudian saya bertemu guru qigong terkenal yang mengajarkan orang teknik menyembuhkan penyakit. Saya mengunjunginya setiap tahun. Di kotanya ada sebuah vihara besar, seorang biksu agung berumur 90 tahun tinggal di sana. Saya merasa bahwa saya punya jodoh pertemuan dengan biksu ini, jadi saya mampir ke vihara tersebut setiap tahun.

Pada tanggal 6 Januari 1992 saya pergi ke vihara itu lagi. Saya bertanya pada biksu agung, “Walaupun saya berlatih qigong, saya selalu percaya dengan tulus pada Buddha. Dapatkah Anda…” Ia menatap saya sebentar tanpa berkata. Ketika pengunjung lain pergi, ia berkata, “Tidak lama lagi sebuah Gong yang sangat besar akan memanggilmu.” Ia juga membuat isyarat tangan. Ketika saya sedang berpikir, murid mudanya melompat masuk dan berteriak kepada saya, “Cepat, kamu harus pergi sekarang!” Ia menendang saya keluar tidak mengijinkan saya bertanya. Saya sangat bingung dan kecewa pada saat itu. Saya bertanya-tanya, “Mengapa, ketika saya mengatakan ingin berlatih kultivasi aliran Buddha, apakah ia menyuruh saya untuk menunggu sebuah Gong yang sangat besar?”

Menempuh Perjalanan ke Seluruh Penjuru untuk Mencari Guru Terkenal

Seiring saya belajar untuk mengobati penyakit, saya memutuskan untuk mencari guru terkenal. Saya pergi menemui majikan saya dan memintanya untuk menunda gaji saya tetapi tetap mempertahankan jabatan saya. Kemudian saya pergi untuk “berkelana.” Waktu itu adalah tahun 1992. Saya pergi ke beberapa vihara dan biara Tao pada tahun itu. Saya bahkan tinggal dengan beberapa praktisi profesional. Namun, saya merasa telah mengeluarkan banyak uang dan usaha dengan sia-sia.

Pada saat itu, saya mengobati penyakit untuk berbuat kebaikan. Saya telah mengobati hampir seribu orang pada saat itu dan juga mengajarkan qigong. Ada orang yang menghargai saya, tapi ada juga yang mengutuk saya. Saya juga menderita sakit yang sangat hebat setelah mengobati pasien dengan penyakit kanker dan penyakit parah lainnya. Sebelum saya membaca Zhuan Falun, saya tidak mengerti mengapa hal itu bisa terjadi. Namun, saya tidak beruntung untuk memperoleh Dafa pada saat itu.

Saya membaca beberapa buku qigong terkenal dan berlatih beberapa qigong yang berbeda dari tahun 1980an hingga tahun 1996. Namun, saya tidak menemukan guru terkenal yang saya cari. Saya membaca buku Dan Jing, Tao Zang, dan Xingming Guizhi. Saya berlatih Tanah Suci dan mempelajari Buddhisme Zen dan beberapa cara kultivasi dari agama Buddha. Tetapi tidak satu pun yang menyentuh saya. Saya mempunyai banyak pertanyaan dan keraguan yang tidak terjawab.

Setelah membaca ramalan Nostradamus, Wahyu di Kitab Suci, Tui Bei Tu, dan beberapa buku agama, saya memahami bahwa Dewa akan turun ke dunia manusia untuk menyelamatkan orang pada akhir bencana. Tetapi apakah Dewa sudah turun ke dunia? Jika sudah, di mana Fa yang memberikan penyelamatan kepada manusia? Saya tidak dapat menemukan jawabannya dan sangat lelah serta kecewa. Saya pulang ke rumah dan terkena penyakit parah.

Guru Mengantarkan Dafa ke Depan Pintu Rumah Saya

Saya kembali bekerja setelah pulang. Suatu hari saat istirahat makan siang, salah satu rekan kerja saya sedang membaca Zhuan Falun. Saya bertanya padanya, “Apakah Anda sedang belajar kultivasi?” Dia menjawab, “Saya ingin Anda mendengar ini. Saya akan beri tahu Anda!” Ia melanjutkan, “Falun Gong, juga dikenal sebagai Falun Dafa, adalah latihan tingkat tinggi aliran Buddha yang mengkultivasikan jiwa dan raga. Didirikan oleh Guru Li Hongzhi dan diperkenalkan untuk umum pada tangal 13 Mei 1992. Sekarang telah menjadi sangat populer di seluruh negara dan bahkan telah tersebar sampai mancanegara. Untuk latihan Falun Gong tidak dikenakan biaya. Anda boleh membaca bukunya sendiri tanpa harus berguru. Anda akan memperoleh sesuatu yang pantas Anda peroleh, dengan sungguh-sungguh hidup sesuai Sejati-Baik-Sabar. Falun Gong tidak mengobati penyakit. Namun, jika Anda mengikuti persyaratan Dafa, Guru akan membersihkan tubuh Anda dan membuat tubuh Anda mencapai taraf tanpa penyakit. Lima perangkat latihan akan diajarkan kepada Anda sekaligus. Guru akan mendorong Anda melampaui tingkat Qi, jadi Anda akan berlatih kultivasi pada tingkatan yang sangat tinggi…”

Seiring saya mendengarkan, pertanyaan-pertanyaan di dalam hati saya satu per satu terjawab. “Bukankah ini adalah Fa Buddha yang saya cari?” Saya terkejut ketika saya membaca,

“Dalam komunitas Xiulian kita ada tidak sedikit orang yang demikian, selalu ingin Xiulian menuju tingkat tinggi. Pergi ke mana-mana mencari Fa, mengeluarkan tidak sedikit uang, telah mengitari seluruh negeri, belum juga menemukan guru yang terkenal, padahal yang terkenal belum tentu benar-benar mengenal kebijakan. Akibatnya mondar-mandir tanpa hasil, memboroskan uang dan tenaga, tanpa hasil apa pun. Metode Gong yang demikian baik, hari ini kami publikasikan untuk anda, telah saya bawakan untuk anda, telah dihantar ke depan pintu rumah anda. Selanjutnya semata-mata tergantung anda dapat atau tidak berkultivasi, dapat atau tidak menjalaninya. Bila anda dapat menjalani, anda terus lanjutkan kultivasi. Bila anda tidak dapat menjalani, bila anda tidak sanggup berkultivasi, maka mulai sekarang anda jangan berkeinginan untuk Xiulian lagi. Kecuali iblis yang akan menipu anda, tidak ada yang mengajar anda lagi, selanjutnya anda juga jangan berkultivasi lagi. Bila saya tidak dapat menyelamatkan anda, siapa pun juga tidak dapat menyelamatkan anda. Sebenarnya sekarang ingin mencari seorang Shifu Fa ortodoks yang sejati guna mengajar anda, lebih sulit daripada naik ke atas langit, sama sekali sudah tidak ada yang peduli. Pada masa akhir Dharma, bahkan tingkat yang sangat tinggi juga berada dalam bencana akhir, sudah makin tidak menghiraukan manusia biasa. Ini sudah merupakan satu aliran Fa yang paling leluasa, selain itu juga secara langsung berlatih mengikuti karakter alam semesta, sudah merupakan kultivasi yang paling cepat dengan jalan pintas, langsung ditujukan pada hati manusia.” (Zhuan Falun)

Saya tiba-tiba mengerti, “Bukankah ini Gong (Fa) yang sangat besar yang disebut oleh biksu agung? Guru mengantarkan Dafa ke depan pintu rumah saya.” Hari itu adalah tanggal 6 September 1996, dan sejak itu saya telah berlatih Falun Dafa.

Saya Berharap Semua Orang-orang Baik Mempunyai Masa Depan yang Cerah

Guru menggunakan bahasa modern yang paling sederhana untuk menjelaskan Fa prinsip-prinsip alam semesta dan mengungkapkan prinsip dasar Sejati-Baik-Sabar. Falun Dafa menghendaki para kultivator untuk menjadi baik di lingkungan manapun, untuk berkultivasi dengan menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan manusia biasa, untuk selalu memikirkan orang lain terlebih dahulu, untuk mencari ke dalam tanpa syarat ketika terjadi konflik, untuk menjadi ramah kepada orang lain, untuk terus menerus meningkatkan xinxing, dan untuk berasimilasi pada Sejati-Baik-Sabar.

Sudah 16 tahun sejak saya memperoleh Dafa, selama waktu itu saya bebas dari penyakit dan menikmati kebahagian yang sulit dilukiskan dengan kata-kata. Saya pekerja yang giat dan dihargai oleh rekan-rekan kerja. Saya punya hubungan yang baik dengan keluarga dan tetangga. Semua ini adalah balasan berkah dari berlatih Dafa. Tidak ada kata-kata yang tepat untuk menyatakan terima kasih saya kepada Guru!

Teman-teman saya yang terhormat: Tak peduli apakah Anda berlatih Dafa atau tidak, Anda akan memperoleh manfaat jika Anda dengan tenang membaca Zhuan Falun. Tak peduli apakah Anda percaya terhadap Tuhan atau tidak, apakah Anda seorang ilmuwan atau seorang petani, seorang sarjana atau seorang yang tidak berpendidikan, tubuh dan jiwa Anda akan dimurnikan jika Anda membaca Zhuan Falun tanpa membawa suatu konsep. Seluruh dunia membutuhkan Sejati-Baik-Sabar. Jika Anda membaca Zhuan Falun, beberapa kali Anda akan tersentuh dengan mendalam.
Falun Dafa Hao!
Zhen Shan Ren Hao!
Setidaknya 3406 praktisi dikonfirmasi telah meninggal dalam penganiayaan terhadap Falun Gong. Nama-nama mereka tertera pada daftar di bawah ini. Link situs-situs web disediakan untuk merangkum data statistik, demikian pula untuk meringkas secara singkat setiap praktisi yang kasus kematiannya telah dikonfirmasi.

Partai Komunis China (PKC) menerapkan tangan besi terhadap detil penganiayaan, sehingga ribuan lagi kasus kematian belum dapat diverifikasi. Ketika fakta kebenaran terungkap dan perhitungan final dilakukan dalam tahun-tahun mendatang, jumlah angka kematian dan korban lainnya mungkin akan sangat tinggi dan mengguncangkan.
FALUN DAFA HAO!
Praktisi Falun Gong di Zurich, Swiss mengadakan kegiatan di kawasan bisnis pada tanggal 22 Juni 2013 untuk mengungkap penganiayaan terhadap Falun Gong di China oleh rejim komunis. Praktisi telah ditahan dan disiksa di penjara dan kamp kerja paksa sejak penganiayaan dimulai pada tahun 1999. Di antara kekejaman yang telah muncul selama 14 tahun terakhir adalah pengambilan organ tubuh praktisi ketika mereka masih hidup.

Propaganda di China

Di China, rezim komunis telah bertahun-tahun merekayasa kebohongan tentang Falun Gong. Metode kultivasi dan latihan ini menjadi populer dengan sangat cepat sehingga pemerintah komunis memanfaatkan media yang dikendalikan pemerintah untuk menyebarkan propaganda fitnahan untuk menghentikan orang-orang berlatih. Akibatnya, banyak orang China memiliki kesalahpahaman serius terhadap Falun Gong dan para praktisinya.

Seorang pria China menghabiskan lebih dari tiga puluh menit berbicara dengan praktisi Denise. Pada awalnya, dia bersikeras bahwa Denise telah menerima informasi yang salah dari media. Denise menjelaskan bahwa banyak praktisi secara pribadi mengalami penganiayaan dan dia mengenal beberapa korban ini. Mereka telah melarikan diri dari China dan kini bisa berbicara bebas tentang pelanggaran HAM yang mereka telah alami.

Pria itu merasa semua sulit untuk dipercaya, tetapi ia mendengarkan dengan cermat. Denise bercerita tentang kejahatan pengambilan organ dan penyiksaan di kamp kerja paksa rejim komunis. Denise memintanya agar mengingat bahwa praktisi Falun Gong adalah orang-orang baik yang dianiaya secara tidak adil.

Orang China lainnya juga mendengarkan para praktisi mengklarifikasi fakta penganiayaan, kemudian mengambil beberapa materi informasi bersama mereka.

Seorang perempuan asal Mongolia mengatakan bahwa dia telah mendengar tentang pengambilan organ paksa di China. Dia menandatangani petisi untuk menyerukan diakhirinya penganiayaan dan mengungkapkan harapannya agar semua orang dapat hidup tanpa ketakutan.
Zhen Shan Ren Hao!

Spesialisasi tunggal

- Gan. apakah orang yang beragama (saya islam) ikut berkultivasi Falun dikatakan berspesialisai ganda ?...

- Apa pandangan tuhan menurut falun dhafa ?
Quote:Original Posted By kusnendar
- Gan. apakah orang yang beragama (saya islam) ikut berkultivasi Falun dikatakan berspesialisai ganda ?...

- Apa pandangan tuhan menurut falun dhafa ?


Pak sudah selesai baca Zhuan Falun berapa kali?
Silahkan baca 3 kali sampai tamat, setelah itu pertanyaan Bapak semoga mendapat jawaban.
Biksu Buddha Korea Menemukan Apa Yang Selama Ini Dicarinya Setelah Menonton Pertunjukan Seni Surgawi

Oleh: Tong Xin

(Falundafa.or.id) Pada pertengahan bulan Mei 2007, Pertunjukan Seni Surgawi didirikan di Amerika, memulai pertunjukan keliling dunia. Diantara 81 kali pertunjukan, tiga kali diselenggarakan di Korea Selatan pada akhir bulan April. Pertunjukan ini benar-benar menyentuh orang-orang Korea yang kebudayaannya sangat dipengaruhi oleh kebudayaan Tiongkok. Banyak biksu Buddha Korea dan biksu lainnya menghadiri pertunjukan tersebut. Mengapa para kultivator Buddha ini menghadiri pertunjukan ini?

Young-Kyu Oh, 85 tahun, adalah salah satu dari biksu Buddha yang menghadiri Pertunjukan Seni Surgawi. Dia berkata, “Saya tidak lagi tertarik pada hal-hal duniawi. Sejak muda, saya pernah menonton beberapa pertunjukan. Di masa lalu, saya tidak pernah melihat satupun pertunjukan Seni yang bermanfaat, namun Pertunjukan Seni Surgawi adalah berbeda dari semua pertunjukan yang pernah saya lihat. Pertunjukan ini tidak dapat dilukiskan seperti pertunjukan seni biasa karena maknanya sangat mendalam. Pertunjukan ini dipenuhi makna penting dalam kultivasi. Keindahannya sulit dilukiskan dengan kata-kata.”
Young-Kyu Oh bercerita bahwa dia tidak dapat berhenti menangis sepanjang pertunjukan. Untuk memahami ada hubungan apa antara dirinya dan pertunjukan ini, kita harus menelusuri dari masa kelahiran Oh.
Mimpi Ibu Sewaktu Mengandung Dirinya
Sebelum Young-Kyu Oh lahir, ibunya telah melahirkan empat anak perempuan. Adalah suatu ketidak-beruntungan bagi seorang wanita yang sudah menikah di negara yang menilai anak laki-laki lebih berharga daripada anak perempuan. Bahkan seorang anggota keluarga menyarankan untuk mengusirnya pergi. Oleh karena itu, ibu Oh pergi ke kuil Buddha untuk memuja Buddha dan meminta anak laki-laki. Ibu Oh kemudian mengandung lagi.
Sebelum Young-Kyu Oh lahir, ibunya mendapat mimpi dimana Buddha turun dari langit dan memberikan sebuah buku kepadanya. Dia juga bermimpi mengenai seorang anak menari di atas air dan melompat di dalam api. Namun, anak itu tidak tenggelam ataupun terbakar. Ibu Oh memutuskan bahwa ini pasti adalah anak yang spesial karena dia memuja Buddha. Dia memutuskan agar anaknya belajar di sebuah kuil Buddha saat dia dewasa.
Penantian Masa Kanak-Kanak
Ada seorang tua di kota kelahiran Oh yang merupakan pelayan Raja Kojong. Sejak berumur delapan tahun, Oh belajar bahasa Tionghoa kepadanya. Pada waktu itu, orang tua ini sudah berumur tujuh puluhan. Dia mempelajari Gyeok-Am Yu-Rok, sebuah ramalan kuno Korea. Seorang ahli astronomi Korea kuno, Sa-Go Nam, menulis ramalan itu setelah melakukan perjalanan gaib ke Gunung Kum Gang San. Dia diberi tahu dan diminta untuk mencatat ramalan seorang dewa. Nam tidak dapat menguraikan arti ramalan itu. Catatan yang tertulis itu disebut ramalan Gyeok-Am Yu-Rok. Ramalan terkenal itu diberi nama setelah Sa-Go Nam memberi nama Gyeok-Am.
Orang tua dari kota kelahiran Oh mengajarkan bahasa Tionghoa dan prinsip-prinsip penting. Dia pernah memberi tahu bahwa jika Oh dapat hidup sampai umur 70 tahun, dia akan berjumpa dengan Buddha Maitreya yang akan turun ke dunia manusia dan menyebarkan Fa (Hukum) Buddha yang sesungguhnya. Kemudian dunia akan menjadi baik kembali dan akan ada perubahan yang membangkitkan rasa hormat, seperti saat langit dan bumi diciptakan. Dia memberi tahu Oh bahwa dirinya tidak akan hidup untuk menyaksikan hal itu terjadi. Dia juga tidak mempunyai keturunan dan berpikir sungguh menyedihkan. Dia berkata, “Jika kamu ingin berumur panjang untuk bertemu dengan Buddha Maitreya, kamu harus memikirkan orang lain sepanjang waktu dan hormat kepada orang tuamu. Kamu jangan melakukan hal-hal yang tidak benar. Kamu harus menghormati siapapun. Sebenarnya dengan memikirkan orang lain sama dengan memikirkan diri sendiri.”

Young-Kyu Oh selalu mengingat kata-kata ini. Dia dengan sadar mengikuti nasehat orang tua itu. Untuk memperhatikan dan membantu orang yang membutuhkannya, seperti membawakan tas yang berat untuk orang lain, yang menjadi sifat bawaan dirinya.

Saat Oh kecil, salah satu kakaknya pernah membuatkan satu stel pakaian untuk tahun baru. Ibu Oh saat itu sudah meninggal dunia, dan keluarganya bukanlah keluarga kaya. Oh memakai pakaian barunya dan pergi bermain dengan anak-anak tetangga. Saat dia sampai di salah satu rumah temannya, dia melihat temannya menangis. Ayah temannya kecanduan judi, meninggalkan ibunya yang bekerja sebagai penjahit untuk mencukupi kebutuhan keluarga. Saat itu adalah masa-masa sulit untuk mendapatkan makanan. Saat teman mainnya mengenakan pakaian baru untuk tahun baru, keluarganya tidak mampu membeli pakaian baru untuknya. Oh merasa sangat sedih memikirkannya, jadi dia memberikan pakaian barunya untuk anak itu. Dia memakai kembali pakaian lamanya. Karena hal ini, Kakak Oh memarahinya, namun Youn-Kyu kecil berpikir hanya dengan menjadi orang baik, dia dapat hidup sampai datangnya Fa Buddha yang lurus.
Beberapa Puluh Tahun Mencari

Oh bergabung dengan kuil Buddha, namun para biksu hanya tertarik pada pengumpulan derma. Melihat bahwa kuil Buddha bukan lagi merupakan tempat untuk berlatih kultivasi, Oh berkultivasi di sebuah gua di pegunungan. Dia juga pernah tinggal bersama seorang kultivator Dao selama beberapa waktu. Namun, dia menemukan bahwa kultivator Dao itu mudah marah karena hal-hal yang sepele meskipun pada kenyataannya dia telah berkultivasi selama lebih dari tiga puluh tahun. Oh memutuskan bahwa ini bukan cara yang baik untuk berkultivasi, sekalipun dia tinggal selama seratus tahun.

Oh mencari suatu latihan kultivasi yang sejati. Saat dia mencapai usia enam puluh, dia memutuskan untuk mempelajari kitab-kitab Buddha dan menjadi biksu Buddha. Dia mendaftarkan diri di sebuah sekolah Buddha. Suatu hari seorang penceramah mengajar di kelas mengenai Sutra Nirvana, sebuah koleksi dari artikel Buddha Dharma mengenai apa yang Sakyamuni ajarkan saat hampir mencapai nirvana. Pada akhir hayatnya, Sakyamuni berkata bahwa Dharma yang dia ajarkan selama 49 tahun adalah bukan sejati, namun itu merupakan dasar bagi Dharma yang sesungguhnya. Dia berkata bahwa dia akan memberi tahu para muridnya mengenai kebenaran. Pada Sutra Nirvana, Sakyamuni berbicara mengenai Raja Pemutar Roda akan muncul di Masa Akhir Dharma. Oh berkata bahwa dia tiba-tiba menjadi sangat bersemangat saat mendengar cerita ini.

Kemudian, Oh pergi ke sebuah kuil Buddha di Koh Gen Do, dimana dia melanjutkan belajar dan memberi ceramah kitab Buddha. Namun, para biksu Buddha di kuil hanya melafal kitab Buddha dan mempelajari arti yang dangkal dari kitab-kitab tersebut. Biasanya, dibutuhkan waktu selama lebih dari 20 tahun untuk mempelajari semua kitab Buddha, namun mereka hanya mempelajari selama setahun. Di kelas mereka membalik halaman dengan sangat cepat. Oh berkata, “Cemburu dan keserakahan telah merajalela diantara para biksu Buddha di kuil. Seorang Biksu Buddha bahkan memaksa kami untuk makan daging. Kemudian saya meninggalkan kuil itu dan tinggal bersama teman.”

Temannya tinggal di sebuah desa dekat tanah bangsawan Il-Sun Gang, seorang pelopor yang mendirikan daerah Jeung San Do. Desa itu mempunyai 2000 keluarga, dan para tetua di desa itu adalah pengikut Il-Sun Gang. Suatu waktu Young-Kyu Oh melihat para tetua menunjuk pada tanah pertanian dan berteriak dengan gembira, “Buddha Maitreya telah turun ke dunia manusia! Mengapa kita tidak mengetahuinya?”

Oh terkejut. Dia bertanya, “Apa maksud anda? Dimana Buddha Maitreya berada?” Mereka menjelaskan padanya bahwa Gang suatu ketika pernah meramalkan bahwa Buddha Maitreya akan muncul saat pohon cemara di depan desa berubah menjadi pertanian mulberry dan persawahan padi. Karena sebuah konstruksi jalan, pertanian mulberry diubah menjadi persawahan padi.

“Saat itu tahun 1982. Saat saya mendengar ramalan itu terpenuhi, saya berkata pada teman saya, ‘Tiada gunanya saya mencari tempat tinggal. Saya harus berkelana mencari Buddha Maitreya.’” Oh kemudian mengucapkan selamat tinggal pada temannya dan berkelana di Korea, namun dia tidak menemukan Buddha Maitreya. Kemudian, Oh tiba-tiba teringat pada kata-kata Il-Sun Gang, “Ketidak-beruntungan akan menimpamu jika kamu mencari Buddha Maitreya. Jika kamu tetap tinggal dan mengkultivasi moralmu, Buddha Maitreya akan datang untuk mencarimu.” Kemudian Oh merasa nyaman, dia pergi ke sebuah kuil Buddha, dimana dia menahan penderitaan dan mengkultivasi diri. Dia tetap berpikir untuk meningkatkan diri.

Raja Sakral Pemutar Roda Seperti Yang Dijelaskan di Kitab Buddha
Sejak tahun 1988, Young-Kyu memfokuskan belajar pada Sutra Nirvana. Sangat sulit menjelaskan isi dari Sutra Nirvana, namun Oh berpikir bahwa dia telah mengerti makna dan isi pokoknya. Oleh karena itu, dia mengajarkan Sutra Nirvana, namun sangat sedikit orang yang dapat mengerti ajarannya. Sutra Nirvana secara umum berkata bahwa tidak ada Fa Buddha yang lurus sampai datangnya Raja Sakral Pemutar Roda. Dikatakan bahwa aliran Buddha Hinayana tidak lebih daripada persiapan untuk kedatangan Raja Sakral Pemutar Roda. Ini adalah pesan yang paling penting dalam Sutra Nirvana.

Sutra Nirvana berkata bahwa hanya ada satu Raja Sakral Pemutar Roda diantara semua keabadian dan tidak ada Fa Buddha yang lurus sampai kedatangan Raja Sakral Pemutar Roda. Dikatakan juga bahwa semua pencuri di seluruh dunia akan menjadi orang baik saat Raja Sakral Pemutar Roda datang ke dunia manusia.

Sutra Nirvana juga mengatakan bahwa Raja Sakral Pemutar Roda sedang mengajarkan para Boddhisatva dan Maha Boddhisatva, yang akan menunjukkan diri mereka di suatu pagi kepada dunia dan mengejutkan orang-orang di dunia, saat segalanya berubah.


Takdir Pertemuan Tiba

Menurut Young-Kyu Oh, tujuan hidupnya adalah untuk menunggu Fa Buddha yang lurus. Dalam Gyeok-Am Yu-Rok dikatakan bahwa Fa Buddha lurus akan tersebar di tahun 1993 dan akan tersebar di seluruh dunia pada tahun 2005. Juga dikatakan bahwa seorangpun tidak boleh kehilangan kesempatan untuk berkultivasi dalam Fa Buddha yang lurus dan seseorang harus bertahan hidup saat terjadinya perubahan yang akan mengubah langit dan bumi.

Gyeok-Am Yu-Rok juga mengatakan bahwa ramalan itu mungkin tidak 100% tepat karena Raja Buddha (Buddha Maitreya) yang akan menetapkan keputusan terakhir. Oleh karena itu, apa yang Dia lakukan mungkin tidak sama dengan prediksi ramalan. Mengetahui bahwa seseorang tidak dapat mencapai kesempurnaan dengan mengikuti sekolah kultivasi yang ada, Young-Kyu Oh mulai memberi tahu pemahamannya kepada orang-orang mengenai Sutra Nirvana. Saat membagikan kumpulan pemahaman pribadinya, Oh menantikan kedatangan Buddha Maitreya.

Suatu malam rekan Oh sesama kultivator, seorang biksuni tua yang bernama Beop-Ryun Cha, bertanya apakah Oh pasti akan pergi ke Seoul keesokan harinya. Jika pasti, Cha akan bangun sangat pagi untuk membuat makan pagi. Oh berkata padanya bahwa dia memutuskan untuk tidak perlu pergi ke Seoul dan beristirahat di kamar.

Saat kembali ke kamarnya, Oh merasa ingin pergi ke Seoul lagi, Dia merasa bahwa sesuatu hal yang baik sedang menunggu dirinya. Dia memutuskan untuk tidak tinggal di rumah, namun di telah mengatakan pada Cha bahwa dia tidak pergi. Oh telah berubah pikiran dua kali, jadi dia malu mengatakan pada Cha bahwa dia berubah pikiran lagi.

Akhirnya Oh memutuskan memasak mi untuk makan pagi keesokan harinya.
Besok paginya saat Oh pergi ke dapur, dia terkejut karena Cha telah membuatkan makan pagi untuknya. “Mengapa kamu membuat makan pagi?” Oh bertanya dengan rasa ingin tahu.

Cha memberi tahu Oh sebuah cerita aneh. Cha sedang tidur saat seorang anak muda seumuran anak SMA mengetuk pintu. Anehnya pintu dan gorden tiba-tiba menjadi tembus pandang, sehingga Cha dapat melihat apa yang terjadi di luar pintu. Dia akan membuka pintu namun anak muda itu menghilang di dalam udara. Cha sangat ngantuk, jadi dia tidak memikirkan hal itu sebelum kembali tidur. Dalam waktu singkat, anak muda yang sama mengetuk pintu lagi. Seperti yang sebelumnya, anak muda itu mengetuk pintu beberapa kali. Sebelum Cha membuka pintu, dia berhenti mengetuk. Kemudian Cha sepenuhnya terjaga. Dia berpikir, “Mungkin ini petunjuk buat saya untuk membuatkan makan pagi karena Young-Kyu akan pergi ke Seoul? Saya sebaiknya pergi membuat makan pagi.”
Harapan Terkabul


Sewaktu naik subway (kereta bawah tanah) di Seoul, Oh melihat seorang wanita di seberang tempat duduknya memegang sebuah buku dengan sampul berwarna emas. Oh berpikir ini pasti kitab Buddha jika ditebak berdasarkan sampul emasnya. Namun sepertinya tidak seperti kitab Buddha lainnya yang pernah dilihat sebelumnya. Dia membengkokkan badan untuk melihat judul buku itu. Tertulis Zhuan Falun (Memutar Roda Hukum) di sampul buku itu. Oh terkejut dan segera teringat akan Raja Sakral Pemutar Roda yang turun ke dunia manusia, seperti yang tertulis dalam Sutra Nirvana. Kalau bukan Raja Sakral Pemutar Roda sendiri, siapa yang punya keberanian untuk menegaskan bahwa ia “memutar Roda Hukum?” Oh berkata pada wanita itu, “Ini adalah sebuah buku yang sangat berharga!” Wanita itu menjawab, “Apakah kamu ingin membacanya?” Oh berkata, “Tentu saja saya ingin membacanya. Namun saya tidak dapat menerima buku yang berharga ini secara cuma-cuma. Jika anda bersedia memberikan nomer telepon, saya akan mengirimkan uang untuk membayar buku ini.”
Oh dengan bersemangat membuka buku Zhuan Falun. Hal pertama yang dibacanya adalah Lunyu (kata ulasan). Young-Kyu Oh berkata, “Saya sangat terkejut sampai pikiran saya menjadi kosong. Isinya sangat mendalam sampai saya merasa seperti melihat keseluruhan alam semesta.”
Segera setelah selesai membaca “Lunyu,” dia menelepon Cha dan mengatakan padanya, “Mulai sekarang hentikan membaca Sutra Nirvana. Saya akan memberikan sebuah buku berharga yang tiada bandingnya. Mulai sekarang pelajari buku ini saja.”

Segera setelah Oh kembali ke kuil, dia menunjukan buku Zhuan Falun pada Cha. Saat Cha membuka Zhuan Falun dan melihat foto Master Li Hongzhi, dia menjadi terkejut. “Ini adalah anak muda yang membangunkan saya di pagi hari itu.”

Sejak saat itu, Beop-Ryun Cha berkultivasi Falun Gong dan mematut diri dengan ketat sesuai dengan buku Zhuan Falun. Cha berkata bahwa dia melihat Guru saat dia berlatih meditasi dan Guru kelihatan semuda saat pertama kali dia melihatnya. Guru kelihatan semuda anak SMA dengan satu tangan di dalam saku.

Oh menambahkan, “Setiap kali saya membaca Hong Yin (kumpulan puisi Master Li Hongzhi). Saya tidak dapat berhenti menangis. Hanya satu hal yang ada dalam pikiran saya yaitu bagaimana agar lebih banyak orang tahu mengenai Falun Gong. Hanya hal ini yang saya pikirkan.”
Setelah menonton Pertunjukan Seni Surgawi, Oh berkata bahwa dia semakin yakin kepada pilihannya dalam pencarian kehidupannya.

Absen masbro

Falun Dafa Hao!
falun dafa, tujuannya capai nibana atau apa bro ?
Quote:Original Posted By FauzanAzzam
Absen masbro

Falun Dafa Hao!


Silahkan masbro ..

Falun Dafa Hao!
Quote:Original Posted By auraiman2
falun dafa, tujuannya capai nibana atau apa bro ?


Kembali ke asal kita semula (masing-masing dari kita asalnya berbeda-beda).
Berhenti reinkarnasi.
Falundafa = Sebuah Aliran Buddha;
Bukan Agama Buddha
Buddha = Orang tercerahkan (dalam bahasa Sanskerta)
Quote:Original Posted By bagusee


Kembali ke asal kita semula (masing-masing dari kita asalnya berbeda-beda).
Berhenti reinkarnasi.


so falun dafa hanya buat orang yg asalnya di tempat yg tinggi ya ?
Quote:Original Posted By auraiman2
so falun dafa hanya buat orang yg asalnya di tempat yg tinggi ya ?


Saat ini yang datang dan lahir saat Falundafa DIAJARKAN datang dari tingkat tingkat yang tinggi bahkan sangat tinggi atau Reinkarnasi dari tokoh tokoh yang disebutkan di dalam buku Sejarah semua muncul untuk berjodoh dengan Falundafa.

Jangan anggap remeh diri sendiri gan.
Quote:Original Posted By bagusee


Saat ini yang datang dan lahir saat Falundafa DIAJARKAN datang dari tingkat tingkat yang tinggi bahkan sangat tinggi atau Reinkarnasi dari tokoh tokoh yang disebutkan di dalam buku Sejarah semua muncul untuk berjodoh dengan Falundafa.

Jangan anggap remeh diri sendiri gan.

mungkin diriku termasuk yg dari tingkat tinggi x ya gan ?