KASKUS

Quote:Original Posted By earthdragon


Met Pagi Kang Vei dan Keluarga MASAGI

Lama tak bertanya di sini karena pekerjaan yang padat
untung selama ini ada phoenix yang selalu setia merecharge batere energi dan stamina saya yang dulu gampang drop

Maaf kang dulu saya tanya tentang portal phoenix karena berkaitan dengan artikel di atas. Jadinya saya pikir spiritnya aja keren apalagi portalnya

Maklum kang sedari kecil gara-gara film saint saiya jadi sangat suka dengan phoenix dan dragon

Jadi pertanyaan saya agak menjurus ke film itu kang

Pertanyaan pertama ya kang:
saya ingat film saint saiya itu kan memakai baju zirah sesuai spirit yang bersama dia. Nah apakah spirit atau portal kita bersikap seperti itu ya kang? karena kadangkala saya merasa metatron dan phoenix dalam kondisi tertentu akan melingkupi tubuh saya seperti saint saiya itu, biasanya seperti kalo kondisi sedang kurang fit dan labil. Maka metatron dengan tubuhnya yang bio-mechanism langsung melingkupi tubuh saya dan juga phoenix dengan kedua sayapnya.

Semoga pertanyaan saya gak konyol ya kang. Terima kasih atas jawaban-jawaban yang mencerahkan selama ini.

Pertanyaan menarik.

Tentu Kang. Jarak spirit / OIE jika sudah di summon dalam kondisi "idle" hanya 2cm dari permukaan kulit kita, jika memang mereka tau kita memerlukan bantuan tertentu sesuai benefitnya.

Semoga mencerahkan.






Quote:Original Posted By earthdragon
Lanjut pertanyaan kedua ya kang:

Berkaitan dengan power dari spirit, portal maupun archon kang.
Seperti halnya kita, manusia bisa naik turun kekuatan energi metafisiknya. Apakah mereka juga bisa seperti itu kang, atau memang mereka akan selalu memiliki kekuatan yang konstan sampai keepernya sendiri mengupgrade dirinya.

terima kasih kang

Ada naik turunnya sesuai dengan hirarki dan kapasitasnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By earthdragon
Pertanyaan ketiga berkaitan dengan conjuration kang:

Adakah spirit pada akhirnya merasa tidak senang dengan keepernya sehingga dia sendiri yang meminta untuk memutuskan perjanjian kontrak kepada conjurernya. Hal ini dia lakukan karena bila diteruskan justru mungkin membahayakan dirinya.

Koq pertanyaan ini jadi agak negative thinking ama manusianya ya kang

Thanks banget ya kang

oiya lupa, Salam satu jiwa Kang Vei

Sampai saat ini belum ada.

Semoga mencerahkan. SADJIWA!





Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat siang salam sejahtera buat kita semua

@kang hawk : keren beud kang tattoonya...jadi kepingin...Btw, kang vei keren ya pake baju samurai, kurang tanda X di pipinya, jadi samurai X deh
Salam jomblo untuk sang jomblo sejati "kang hawk".


Okelah, sekarang ke pertanyaan hari ini

First question
Spirit yang di conjure bisa sewaktu-waktu kabur atau resign dari keepernya jika sang keeper banyak berbuat hal negatif.
Bagaimana dengan spirit yang di vessel kang, dari yang saya "dengar" dan "baca", spirit yang di conjure ke vessel tidak bisa lepas atau kabur ya kang ?

Wa'alaikumsalam.wr.wb.

Bisa bercanda ya sekarang? Nanti kalau sudah kena tebori pasti nangis kaya jomblo di malam minggu. :P

Di vessel? Sudah pernah dengar ada yang habis 80jt untuk "conjure" spirit di vessel dan terbantai hanya dengan spirit class D?

Semoga mencerahkan.






Quote:Original Posted By kecebonx
Second question

Kebanyakan MG negatif itu dari ras spirit mana ya kang ? atau hanya ada 1 ras yang selalu merusak keseimbangan kosmos, misalnya syaithan.

Pamali, ga boleh su'udzon, kalau buruk sangka ga apa-apa.

Loh?

Kalau ras tertentu? Tidak ada.

Kalau oknum dari ras tertentu? Banyak.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Third question

Spirit mempunyai kehidupannya sendiri di dunianya. Mereka juga punya keluarga dll.
Jika mereka setiap saat trus mengikuti keepernya, lalu kapan mereka mengurus kehidupan dan keluarga mereka di sana ? Apa pas lebaran mereka mudik kang ?

Sekian pertanyaan saya kang
Terima kasih

Wassalam

Mengabdi pada manusia layaknya "wajib militer" untuk kultivasinya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
- Selasa : Semua hal yang berhubungan dengan Conjuration, entitas, spirit, oie dan archon.

Salam Sejahtera kang Vei,
Ijin nanya kang, pertanyaan pertama kang, seorang yang belum pernah di conjure dan baru pertama kali mau diconjure, apakah conjurer harus attune energi calon keeper agar mampu seimbang untuk bisa mengkeep spirit? Apakah dibutuhkan energi attune yang lebih besar untuk conjure OIE kepada calon keeper? Atau energi attune untuk calon tersebut sama untuk mengkeep spirit atau OIE? Atau Archon?
Thanks kang Vei.

Diperlukan batas energi metafisika tertentu untuk keep entitas di hirarki tertentu itulah mengapa ada attunement power & sensivity di awal conjuration.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kedua kang, jika seorang keeper memiliki 2 atau lebih spirit dengan benefit beda. Mis. spirit A dengan benefit healing, dan spirit B dengan benefit execution. Pertanyaannya kang, kalau affirmasi terhadap spirit B untuk melakukan banyak hal kan bisa tuh energinya makin lemah. Bisa ga spirit A auto heal spirit B buat kebaikan keeper dan spirit? Atau tetap harus melalui afirmasi keeper ke spirit A untuk heal spirit B?

Thanks kang Vei.

Spirit bisa mengurus dirinya sendiri.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan ketiga kang, spirit atau entitas tertentu dapat mencuri/menghisap energi kehidupan orang, dapatkah berpengaruh terhadap keeper jika energi kehidupan keeper atau orang-orang disekeliling keeper yang disedot? Lantas dari manakah energinya diperoleh jika tidak dari keeper atau orang disekeliling keeper?

Thanks kang Vei.

Ini pertanyaan berasal dari HOAX mana lagi?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan keempat kang, spirit merasa terhormat dapat “membantu” keeper dalam menyelesaikan masalah, tentunya Ijin dan Restu dari Yang Mulia, pertanyaannya kang, benefit apa saja yang diperoleh spirit dalam “membantu” keepernya? Ataukah hanya status “gengsi” ataupun “karma baik” yang diperolehnya? Ataukah “ilmu” dan “kemampuan” juga bertambah? Atau hal lain?

Thanks kang Vei.

Kultivasi dalam setiap aspek kehidupannya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kelima kang, Apakah benefit spirit dari membantu keeper juga berlaku bagi OIE? Berhubung OIE berstatus jauh di atas spirit.
Thanks kang Vei.

Seluruh entitas yang di keep tentu membantu keepernya melalui benefit sesuai kemampuan, kapasitas dan spesialisasinya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan terakhir untuk hari ini kang, jika terjadi benrokan energi dan pertempuran “sahabat” kita dengan “MG” atau “penguasa setempat” yang memiliki kekuatan jauh di atas “sahabat” kita, dan “sahabat” kita kalah. Apakah ada efek kepada keeper? Seperti apa efeknya?

Thanks kang Vei. dan Salam Bahagia.
Semoga semua makhluk berbahagia.

Ada. Energi merambat naik melalui sushuma, seketika itu juga hishar keeper membesar dan melindungi spirit sekaligus menghacurkan, meluluhlantahkan entitas dan energi negatif di sekitarnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By cicakejepit
Selamat malam keluarga MASAGI, tetap semangat pagi

Sudah lama saya tidak aktif di thread MASAGI, (semenjak modem tercinta pergi untuk selamanya )
Mumpung ada koneksi internet, saya rindu meramaikan thread MASAGI lagi

Kang Vei, saya mau tanya apakah ada benefit selain proteksi dan money magnet yang diberikan oleh spirit Dark Kumon Ryu ?
terimakasih Kang Vei


Hanya itulah benefitnya.

Aplikasinya? Hanya terbatas pada imajinasi di konversi menjadi visualisasi oleh keepernya.

Semoga mencerahkan.
Quote:Original Posted By citizenshop
- Rabu : Semua hal yang berhubungan dengan ATOM : Amulet & Talisman Of MASAGI, jimat, rajah, wafaq dan semua benda berenergi.

Salam Sejahtera kang Vei, ijinkan saya bertanya kang, apa yang membedakan mustika dengan pusaka? Berhubung keduanya berenergi dan perlu offering.

Thanks kang Vei.

Tidak seluruh pusaka dan mustika memerlukan offering.

Secara sederhana, mustika adalah benda berenergi dari mahluk hidup tertentu dan pusaka adalah benda berenergi yang dimiliki orang tertentu, itulah pusakanya. Tentu mustika bisa juga disebut pusaka jika sudah dimiliki seseorang.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kedua kang, Apakah "penjaganya" lebih kuat dari "penjaga" vessel inject? Kalau lebih kuat, mengapa mustika dan pusaka perlu di-offering seperti vessel?

Thanks kang Vei.

Bukan di offering tapi dirawat kondisi fisik dan energinya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan ketiga kang, jika dibandingkan dari segi kekuatan dan "safety", apakah amulets lebih kuat dan "safety" daripada mustika dan pusaka? berhubung amulets tidak perlu di-offering.

Thanks kang Vei.

Amulet bisa mengandung mustika dalam bahan pembuatannya dan bisa menjadi pusaka jika sudah di keep, oleh karenanya tidak ada hubungan dengan powernya.

Semoga mencerahkan.




Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan keempat kang Vei, diketaui kalau amulet itu "diisi" energi dengan ritual tertentu, diblessing dengan energi sedemikian rupa sehingga berenergi kuat dan mendukung pemiliknya. Apakah "mengisi" suatu benda dengan energi misalnya energy ball dengan tujuan healing oleh seorang master, bisa dikatakan benda tersebut adalah amulet?

Terima kasih kang Vei.

Tidak.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
Selamat malam kang vei dan semuanya,

Akhirnya bisa online kaskus lagi

Punten tanya kang, mungkin agak general.. karena saya juga penasaran sama benda yang satu ini...

1. Kalau amulet thai itu, kan di blessing sama bhante sana kang... nah, yang ingin saya tanyakan.. bagaimana blessing tersebut bisa nyampai ke amulet yang tadinya kosong bisa jadi terblessing? apakah via doa yang dipanjatkan bisa terblessing? atau memang ada 'kekuatan' khusus yang orang awam tidak tahu ?



Doa itulah blessing terbaik.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
pertanyaan kedua...

lagi-lagi general

kali ini saya pengen tanya tentang benda yang menggunakan konsep materalisasi-dematerialisasi...

bagaimana caranya kita mengetahui benda tersebut otentik benar hasil konsep dematerialisasi-materalisasi ?

Saat memegangnya rahsa kita sudah tau.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
pertanyaan ketiga,

ada lanjutan dari pertanyaan kedua,

Juga, bagaimana membedakan antarabenda tersebut hanyalah hasil blessing sama benda tersebut benar hasil materialisasi-dematerialisasi dari alam astral ?

Terima kasih kang,
AW

Antara kualitas fisiknya, yang satu RAW yang satu lagi terbuat dengan SEMPURNA.

Semoga mencerahkan.
Quote:Original Posted By eonietra
Selamat siang keluarga Masagi yg berbahagia... Ijinkan saya bertanya Kang Vei, kebetulan ada dua pertanyaan dan akan saya pisah satu post satu pertanyaan:

Pertanyaan pertama (mengenai spirit):
Kalo dilihat spirit adalah level terbawah dibandingkan OIE, Archon, dan Entitas" lain di atas Archon...di samping itu kita sering mendengar klo OIE hanya mengerjakan tugas" yg berat.
Berarti yg paling mungkin untuk mengerjakan tugas" ringan adalah spirit.
Tetapi sering terjadi jika saya affirmasi untuk tugas" ringan atau hanya 'sedikit' penting untuk spirit... Seperti tidak digubris, atau tidak ber-efek, atau mungkin juga saya yg kurang peka untuk merasakan efek dari usaha spirit...

Bagaimanakah yg sebenarnya terjadi Kang? Mohon penjelasannya... Terima kasih

Yang terjadi adalah spirit sudah melakukan tugasnya dengan baik, dengan sangat indah sehingga keepernya seringkali menyadarinya setelah semua itu berlalu.

Semoga mencerahkan.






Quote:Original Posted By eonietra
Lanjut pertanyaan kedua kang...ttg visualisasi, krn masih berhubungan dgn spirit sy pikir tdk apa ditanyakan hari ini

Pertanyaan kedua (mengenai visualisasi):
Dalam melakukan teknik-teknik supranatural, baik dalam melakukan AP, pengasihan, gendam, memberi tugas dan mengoptimalkan fungsi spirit atau OIE kita sering menggunakan visualisasi.
Yg ingin saya tanyakan bagaimana visualisasi yg maksimal, agar probabilitas terjadinya hal yg divisualisasikan menjadi lebih besar, atau dgn kata lain agar visualisasi nya menjadi lebih optimal?
Sekian pertanyaan saya Kang... Terima kasih


L

Detail secara VAKOG. Namun jika kita sudah bagus mata batin dan mata ketiga maka tak perlu visualisasi karena semuanya terlihat dengan jelas dan nyata.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
- Kamis : Semua hal yang berhubungan dengan Conjuration, entitas, spirit, oie dan archon.


syaloom alechim.....

langsung pertanyaan 1 :
kang, apakahkita bisa mengkeep lebih dari 1 archon...? yaah misalkan 3-4 archon, seperti kita mengkeep spirit atau OIE...??

nuhun kang...

Aleichem Shalom.

Bisa.

Semoga mencerahkan.




Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 2 ;

archon itu ada yg cewe ngga kang..??....


nuhun kang...

Ada.

Semoga mencerahkan.




Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat siang MF dan salam sejahtera.



Sesuai materi hari ini, langsung saja saya bertanya

First question
OIE seperti leviathan, bahamut dll termasuk dalam kategori magnificient creatures, alias mempunyai ukuran tubuh yang luar biasa besar. Jika mereka disummon, mereka lebih suka menampakkan wujud aslinya yang besar itu atau berubah menjadi orang lain ya kang ?

Wa'alaikumsalam.wr.wb.

Sesuai dengan ukurannya dan wujud aslinya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 3 ;

apakah achon itu multi benefit....??..atau benefitnya spesialis tertentu saja ? seperti khusus proteksi...atau MM...atau wealth...dll...??

bisakah dibabarkan benefit2 archon nya kang....
archon A benefitnya....
archon B benefitnya....

nuhun kang...

Setiap entitas tidak ada "jack of all trade", semuanya memiliki spesialisasi benefit tertentu.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 4; nambah ya kang pertanyaannya.........

kapan ya saya bisa punya ARCHON............mau dong ngekeep ARCHON.....penasaran nih kang........



nuhun kang..............

Setelah akang siap.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Second question
Lebih bagus mana kang, kita keep masing2 satu OIE dari tiap kategori, misalnya 1 dari Archangel OIE, 1 dari Fallenangel OIE, 1 lagi dari Egyptian OIE dst atau kita keep semua OIE dari kategori yang kita mau ? misalnya keep semua OIE dari kategori Archangel.

Keep sesuai kebutuhan dan SIRR.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
*kang anthon : aduh, maap kepotong pertanyaannya kang, jadi gak berurutan

Third question
Jika ada istilah "liked by spirit" apa ada istilah "liked by OIE"dan "liked by archon" kang ?

Tentu ada.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi




hihihiiii.....ngga papa kang kece......
sook atuh di lanjut deuy.....



Quote:Original Posted By kecebonx
Fourth question
Salah satu kelebihan dari portal Gaia adalah bisa channeling ke portal lain.
Apakah jika kita mengkeep portal Gaia maka kita bisa mensummon portal2 yg lain kang ? mohon penjelasannya kang

Sekian
Makasih kang

Wassalam

Tidak.

Silahkan lihat pembahasan sebelumnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
Selamat sore kang vei dan semuanya.

punten tanya kang,

1. Mengapa kang vei sekarang membuka tabir tentang Archon ?
apakah sudah diijinkan oleh kosmos ?
Karena dulu seinget saya, maksimum OIE.. jika ada yang menanyakan diatas OIE pasti akang bilang "bisa menganggu keseimbangan kosmos"

Sudah waktunya membuka kebenaran supranatural kepada publik.

Kita semua ingat saat pertama kali kita buka kebenaran mengenai portal, yang kini dikenal dengan nama Omnipresent Immortal Entity, banyak orang mencibir, mencemooh, memandang sebelah mata karena tidak siap pada kebenaran supranatural. Namun 2 tahun setelahnya saya orang-orang itu mengakui kebenaran mengenai Omnipresent Immortal Entity, bahkan mereka sekarang mengaku bisa conjure portal. Sungguh suatu kemajuan dalam khasanah pengetahuan supranatural kita kan?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
Lanjut, pertanyaan kedua...

Nah, pertanyaan selanjutnya...masih berhubungan pertanyaan saya diatas...

Apakah kedepannya kang vei juga membuka tabir diatas Archon ? atau ada batasan-batasan tingkat tertentu kang sampai batasnya dibuka tabir suatu entitas ?

Tunggu saja kelanjutan update 9 ekspansi MASAGI Fraternity yang dikhususkan inner circle dan seluruh keluarga besar MASAGI.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By Andre_Callisto
Pertanyaan ketiga,

punten kang, Kan masih banyak tu kang, spirit / OIE yang 'tidak' boleh di keep alias forbidden ...
Maksudnya 'tidak' boleh dikeep alias forbidden itu apakah spirit/OIE itu tersebut memang tidak mau dikeep atau ada alasan tertentu kang ?

Terima kasih

AW

FORBIDDEN karena orangnya belum siap atau forbidden karena memang entitas BLACK?

Semoga mencerahkan.
Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat siang dan salam sejahtera



Sesuai materi hari ini saya langsung bertanya ya kang.

First question
Setelah saya cari di internet, akhirnya ketemu juga perbedaan sigil tattoo dengan rajah badan. Tapi ada satu yg saya tidak ketemu perbedaannya kang, bagaimana cara pembuatan rajah di badan ? apakah prosesnya sama dengan pembuatan sigil tattoo ?

Wa'alaikumsalam.wr.wb.

Prosesnya bisa dengan tinta khusus yang hanya digoreskan, kemudian dilabur oleh minyak khusus.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Second question
Pernah tidak kang vei bereksperimen menggabungkan sigil tattoo dengan tulisan doa khas rajah ? Kalau pernah apakah power dari kedua mahakarya tersebut berlipat ganda ?

Tentu, hasilnya luar biasa.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Third question
Tentang lambang illuminati kang, apakah lambang yang tersohor itu berhubungan langsung dengan suatu portal atau bahkan archon ?

Sekin dan terima kasih

Wassalam

Lambang yang mana ya?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
- Ju'mat : Semua hal yang berhubungan dengan Sigil Tebori Tattoo, rajah badan, desain, seni dan mahakarya fine art yang "berhubungan" dengan supranatural.

pertanyaan 1;
kang,mengenai "seal of salomon"....
apabila kita di tatoo "sigil of salomon" berarti kita bisa mengendalikan 72 demon kang..?

nuhun kang...

Tidak.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 2

kang,
sigil solomon itukan menyegel 72 demon..kemudian 72 demon itu disigil/rajah di tubuh kita.....
power benefitnya itu kuatan mana ya kang.....kita di sigil tatoo solomon atau kita keep spirit/OIE/archon..??


nuhun kang...

Sama saja kuatnya. Namun berbeda proses benefitnya, silahkan lihat kajian pembahasan sebelumnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 3;

kang,
soal sigil tatto di badan ini, apakah dengan memakai warna pd setiap gambar yg di rajah maka power/benefit yg didapat lebih kuat atau itu hanya sebagai variasi saja warna itu...??


nuhun kang...

Warna adalah hal penting dalam Sigil Tebori Tattoo of MASAGI.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan ke 4;

kang,
tertulis "Versi lain mengenai Seal of Solomon menyatakan bahwa sigil of solomon adalah sebuah cincin..."

apakah memang ada cincin of salomon ini...??
apakah dia seperti cincin " LORD OF THE RING"..?

nuhun kang...

Bukankah Seal of Solomon termaktub dan terajah dalam Ring of Solomon?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By anthonsianturi
pertanyaan 5;

kang,
bicara mengenai tatoo/rajah dibadan..........
kalau kita sudah meng keep spirit atau OIE atau Arhon dan kita mau di implementasikan ...di visualkan.....halahh.... bahasanya.....
di badan kita.....

apakah itu akan menambah power si spirit/OIE/Archon ini kang....?


nuhun kang....

Tidak.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Salam Sejahtera kang Vei,
Ijin nanya kang, untuk orang yang belum bisa melihat dengan 3rd eye dan mata batin, bagaimana kita membedakan suatu karya seni tato mempunyai "energi" di dalamnya atau tidak.

Thanks kang Vei.

Ikuti saja SIRR, TAKSU dan RAHSA.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kedua kang, apakah blessing atau pengisian energi pada karya seni tato dilakukan pada saat sedang mentato atau setelah tato selesai baru di blessing atau diisi energi?

Thanks kang Vei.

Bersamaan pada saat proses tebori.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan ketiga kang, apa keunggulan tato sigil pada badan dibanding sigil yg biasa pada media selain badan?

Thanks kang Vei.

Sinergi antara energi-nya lebih baik.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan keempat kang, apakah ritual yang harus dilakukan pada saat summoning adalah sama antara sigil pada badan dan sigil pada media umumnya?

Thanks kang Vei.

Berbeda kang.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kelima kang, agak melenceng sih haha sudah lama saya pengen tau kang, mahakarya master Leonardo da Vinci "Monalisa" ada unsur supranaturalnya tidak kang?

Thanks kang Vei.

Silahkan lihat pembahasan sebelumnya.

Semoga mencerahkan.
Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.

Selamat siang dan salam sejahtera.
Selamat Hari Rya Waisak bagi yang merayakan.



First question
Apakah betul kang kalau kita sudah bisa AP, maka ketika balik ke tubuh asal ada ilmu/kemampuan yang ikut terbawa dan bisa kita gunakan di dunia nyata ? misalnya 3rd eye dll.

Wa'alaikumsalam.wr.wb.

Tidak selalu.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Second question
Ketika sedang meditasi dengan tujuan berkomunikasi/memberi tugas kepada spirit2 saya, seringkali badan saya serasa melayang seperti mau terbang sehingga konsentrasi saya terpecah antara mau komunikasi sama spirit atu mengikuti kemauan tubuh saya.
Menurut akang lebih bagus mana, saya melanjutkan komunikasi atau saya let it flow saja kang ?

Lanjutkan komunikasi, lanjutkan apa yang akang mulai sampai SELESAI.

Jangan biasakan diri membuat "failure habbit".

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Third question
Apakah pemakaian lotion anti nyamuk dan lotion-lotion lainnya dapat menghambat keluarnya tubuh halus kita ketika AP kang ?
Entah hanya sugesti saya atau tidak, ketika mengoleskan lotion ke badan saya, susah sekali bagi saya untuk mencapai state alpha, kebalikannya jika tidak menggunakan lotion, proses meditasi saya berlangsung cepat dan beberapa kali saya hampir berhasil AP.

Tidak ada hubungan antara lotion dan AP. X_X

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By eonietra
Setelah bbrp hari memunggu akhirnya tiba juga hari sabtu, hari untuk bertanya ttg keilmuan dan hal lain yg berhubungan dgn supranatural

Selamat sore Kang Vei....ijinkan sy bertanya
Pertanyaan pertama: mengenai 3rd eye
Selama di Masagi yg saya tau pembukaan mata ketiga dilakukan dgn dua cara:
Yg pertama: dgn cara pembersihan melalui pengeboran dgn energy
Yg kedua: dgn meminum ramuan khusus ala Masagi
Yg ingin saya tanyakan adalah, apakah jika dgn cara meminum ramuan khusus hasilnya adalah instan? Ataukah sama dgn cara pembersihan yakni membutuhkan proses?

Silahkan lihat pembahasan sebelumnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By eonietra
Lanjut ke pertanyaan kedua kang...mengenai sadulur papat lima pancer

Seperti yg dijelaskan Kang Vei sewaktu di mabes mengenai sadulur papat lima pancer, yaitu seperti piramida dan kita adalah pusatnya...saya ingin tau kang, jika di kehidupan kita ini kita yg menjadi pusatnya, lalu apakah jika di kehidupan mereka maka kita ini yg menjadi salah satu dr 4 saudaranya, dan 'dia' adalah pusatnya? Artinya kita semua (kita dan saudara" kita) memang punya kehidupan masing", tugas, tanggung jawab, dan jalan kehidupan masing" dalam dunia ini?

Atau...di kehidupan mereka pun, masih tetap pusat nya adalah kita? Dan mereka tetap menjadi 'empat saudara' nya? Artinya hanya kita lah (yg tinggal di dimensi ini) yg memiliki tugas utama...

Mohon babarannya Kang...

Tetap kita pusatnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By eonietra
Pertanyaan ketiga Kang...pertanyaan terakhir saya hari ini, masih mengenai sadulur papat lima pancer dan sedekah

Waktu itu Kang Vei menjelaskan apa yg terjadi pada saudara" kita jika kita melakukan visualisasi...yaitu mereka 'dapat' duluan
Yg ingin saya tanyakan, jika kita melakukan sedekah... Yg terjadi adalah: org yg kita berikan sedekah mendoakan kita... Sewaktu berdoa terjadi visualisasi dalam diri mereka tentang kita... Saat terjadi visualisasi pada diri mereka, sadulur papat mereka akan mendapat/merasa duluan dan ikut terjadi visualisasi juga ttg kita.... Dan efek dr sedekah kita berakhir dgn hasil yg baik (sesuai dgn konsep good karma dan bad karma yg dijelaskan Kang Vei waktu itu)

Apakah ini Kang yg menjawab mengapa metode kirim surat itu sangat baik?

Sekian pertanyaan saya Kang, hatur nuhun...


L

Air mengalir lebih jernih daripada air yang tersumbat kan?

Semoga mencerahkan.




Quote:Original Posted By antzii
selamat malam para agan semua,
saya ingin menyimak dan belajar mengenai supranatural melalui MASAGI mohon bimbingannya

salam juga untuk kang vei

Selamat malam.

Semoga betah.
Quote:Original Posted By LifeSimplified
Salam kenal kang vei,

Mohon ijin bertanya, kalau ada masagi fraternity untuk davao, philippines chapter. Trima kasih sebelumnya

Salam kenal Kang.

Tentu ada. Namun mohon maaf data seluruh anggota keluarga besar MASAGI Fraternity hanya berhak diketahui 9 Dragon of MASAGI Avatar.

Semoga mencerahkan.




Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat siang dan salam sejahtera.



Izinkan saya bertanya di sesi pertanyaan favorit saya

First question
Ketika sedang fokus dan konsentrasi saat meditasi, saya sering melihat gambaran-gambaran saya sendiri, orang lain dan kejadian-kejadian yang sudah pernah atau belum saya alami.
Di dalam buku "Si cacing dan kotoran kesayangannya" karya Ajahn Brahm, beliau mengatakan bahwa gambaran2 tersebut adalah hasil proyeksi dari otak kita dan untuk mencapai puncak relaksasi tertinggi kita harus bisa menemukan celah diantara gambaran2 yang terproyeksi tersebut.
Setelah dicoba, hasilnya saya malah hilang konsentrasi dan tidak fokus.
Mungkin cara saya yang salah dalam pengaplikasiannya.

Tanpa bermaksud membanding2kan dan adu ilmu, mungkin kang vei bisa menjelaskan maksud dari mbah ajahn brahm tersebut. Kali aja saya yang salah tafsir.

Akang cuma salah tafsir saja.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Second question
Bagaimana sih reaksi dan tanggapan makhluk2 di dunia sana ketika mereka melihat ada manusia yang berkunjung ke dunianya ?
Apakah mereka menerima, cuek atau menolak ? atau bahkan sampai berdemo ke kantor kedubes manusia di dunia astral sambil berteriak
"Hentikan eksodus manusia ke dunia kita !"

Tergantung dimensi dan rasnya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Third question
Di dalam komik naruto, naruto bisa menggunakan cakra si rubah ekor 9 dan mendapatkan power yang luar biasa.
Apakah kita juga bisa seperti naruto kang ? artinya kita bisa menggunakan cakra dari entitas yang kita keep untuk meningkatkan power kita ?

Sekian pertanyaan saya kang
Terima kasih

Wassalam

Menurut akang?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Minggu : Semua hal berhubungan dengan supranatural secara global. Pertanyaan yang tidak masuk 6 kategori di atas bisa ditanyakan di hari ini. Silakan ajukan pertanyaan paling ngaco. Tenang saja kami pun senang dengan joke-joke intelektual / sufistik, jangan takut untuk bertanya pertanyaan paling mendasar dari supranatural di hari ini.

Salam Sejahtera kang Vei,
Ijin nanya kang, apakah OIE bisa jatuh cinta dengan spirit dan sampai menikah, sampai "berhubungan"? Haha

Thanks kang Vei.

Tidak bisa.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan kedua kang, apakah kehidupan spirit di portal mereka mirip kayak manusia? Mis. lahir dari bayi hingga dewasa terus kerja dsb?

Thanks kang Vei.

Ada yang mirip, ada yang berbeda.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan ketiga kang, gimana caranya kang kita suruh spirit kita adu ilmu atau latihan sparing supaya tau mana yang lebih kuat kang? Haha

Thanks kang Vei.

Caranya adalah dengan kita meluruskan otak kita dahulu, meluruskan niat dan meluruskan pemahaman.

Apakah kita keep spirit untuk sengaja di adu?

Apakah kita mempelajari supranatural untuk sengaja di adu?

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By citizenshop
Pertanyaan keempat kang, kehidupan para penyihir yang "bersembunyi" kayak film Harry Potter gitu ada ga kang? Haha

Thanks kang Vei.

Yang bertanya lebih tau daripada yang ditanya.

Semoga mencerahkan.
Quote:Original Posted By antzii
baca page awal sampe page 113 bener-bener lelah tapi sepadan sama ilmu yang didapat. Juga bisa liat perkembangan Thread keluarga masagi di sini. Kemarin ada rencana mw mahar spirit sama kang vei tapi di suruh untuk tahan dulu tidak terburu -buru disuruh belajar lebih banyak tentang spirit keeping

Terima kasih atas apresiasinya.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat malam dan salam sejahtera

Langsung saja untuk pertanyaan hari ini

First question
Kang vei pernah bilang bahwa jumlah archon di dunia ini sedikit. Seberapa sedikitnya kang ? Apakah jumlahnya lebih sedikit dari jumlah manusia di bumi ?

Wa'alaikumsalam.wr.wb.

Jika dibuka bisa menganggu keseimbangan kosmos.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Second question
Jika kita keep spirit/OIE yang elemennya berlawanan, misalnya spirit yang berelemen api dengan spirit berelemen air, apakah energi mereka akan saling berbenturan ?

Boleh.

Energi mereka malah sinergis.

Semoga mencerahkan.





Quote:Original Posted By kecebonx
Third question
Mengapa Archon begitu spesial ? Apa saja yang membuat entitas tersebut sangat spesial selain dari powernya ?

Sekian pertanyaan hari ini kang
Terima kasih

Wassalam

Benefit, Karakter dan hirarkinya.

Semoga mencerahkan.

Menikah Dengan Entitas

Menikah Dengan Entitas


Banyak wacana unik dan menarik dalam khazanah supranatural saat ini, kontroversial dan membuat dahi kita mengkerut. Di sisi lain wacana itu dipercayai banyak orang,

Banyak yang menilai supranatural itu misterius……….sedikit orang yang mampu menyingkap tabir misteri supranatural, mengetahui perbedaan supranatural dan mistis juga membuktikan kebenarannya.

Namun, kembali pada HAM, setiap orang berhak mempercayai dan setiap orang pun berhak untuk tak mempercayainya.

Salah satu wacana yang menarik dan hingga saat ini menjadi kontroversi adalah menikah dengan entitas. Istilah umum yang populer adalah menikah dengan makhluk halus / jin / siluman. Apapun versi penyebutannya, kita sederhanakan pengistilahan makhluk astral, makhluk halus, atau jin menjadi entitas.

Apa memang ada dan bisa seorang manusia menikah dengan entitas?

Silahkan menarik kesimpulan jawaban sendiri melalui pembabaran di bawah ini, mengingat masing-masing orang berbeda persepsi dan pandangan.

Konon, menurut cerita mistis, orang-orang melakukan pernikahan dengan entitas dengan tujuan agar dirinya sakti atau untuk tujuan kemakmuran alias kekayaan.

Dalam sebuah versi mistis klasik di negeri ini, menikah dengan entitas diasosiakan dengan pesugihan. Konon, bila seseorang ingin terbantu kekayaannya bisa melalui menikah dengan entitas tertentu.

Sering kita mendengar ada seseorang yang menikah dengan entitas, bahkan mempunyai anak hasil pernikahannya dengan entitas. Sebagian orang meyakini kebenarannya, sebagian lagi menyanggah kebenarannya.

Yang menjadi pertanyaan, dan patut ditelisik kembali, bagaimana bisa dua makhluk yang berlainan dimensi, berlainan unsur materialnya dapat bersatu (kimpoi) dan melahirkan anak?

Ada anggapan manusia berasal dari tanah dan entitas merupakan makhluk dengan unsur api (ether api). Apa mungkin tanah dan api dapat menyatu?

Bila mengacu pada ilmu kimia, jika unsur tanah dan unsur api menyatu, bagaimana unsur turunannya?

Mari kita menelisik lebih dalam.

Logikanya, kelahiran anak manusia diawali proses seksual antara dua manusia berlawanan jenis kelamin. Sperma manusia laki-laki bertemu dengan sel telur manusia perempuan pada proses pembuahan di dalam rahim manusia perempuan, itu yang menjadi cikal bakal manusia baru (embrio).

Lalu dalam perkimpoian silang, yang berbeda unsur, apakah mungkin dua benih dari unsur berlainan dapat menyatu menjadi cikal bakal anak?

Apa bisa sperma manusia membuahi sel telur entitas, atau sebaliknya?

Bagaimana bisa, misalnya dalam proses seksual (persenggamaan) tubuh fisik manusia yang kasar bersentuhan dengan tubuh astral entitas yang halus. Atau jangan kelewat jauh, sebelum menelisik kembali pernikahan dengan entitas, mengenai pernikahan beda makhluk atau beda jenis, kita bayangkan bagaimana bila seorang manusia menikah dengan binatang?

Jikapun mungkin ada beberapa manusia yang kimpoi dengan binatang, apa kita pernah menemukan seperti apa dan bagaimana anak hasil dari pernikahan itu?

Proses persetubuhan manusia dan hewan secara fisik sangat bisa terjadi, tapi hasilnya kita belum menemukan anak hasil pernikahan itu. Dari kacamata kemanusiaan, pernikahan seperti itu dalam konteks norma manapun pasti dianggap sebagai penyimpangan.

Pernikahan diinterpretasikan sebagai komitmen ikatan fisik dan nonfisik (emosional) sepasang manusia berlainan jenis. Pernikahan itu dinyatakan sah jika melalui tata cara tertentu dan dilegalkan oleh lembaga dan institusi yang berwenang.


Fenomena Bunian dan Anak Blesteran Entitas

Dalam sebuah versi, Bunian adalah sejenis makhluk halus yang bentuknya menyerupai manusia dan tinggal di tempat-tempat sepi yang sangat jarang dijamah manusia. Kisah mistis bunian ini terkenal di beberapa daerah di nusantara. Pendapat lain mengatakan bahwa bunian adalah sebutan sebuah kampung misterius yang dihuni oleh makhluk-makhluk halus. Versi lain berpendapat, bunian dianggap sebagai makhluk blasteran manusia dan makhluk halus. Bentuk fisik bunian ini hampir mirip manusia, perbedaannya dari ukuran fisik bertubuh kecil, berbulu lebat dan berkaki terbalik.

Beberapa orang yang melakukan penelitian menyimpulkan bahwa bunian ini adalah komunitas manusia hutan, karena dari informasi yang dihimpun banyak menggambarkan ciri-ciri fisik bunian ini seperti manusia; bertubuh kecil dan berbulu abu-abu hinga coklat. Bunian diklasifikasikan sebagai makhluk bagian yang hilang dari rantai evolusi manusia kera, mereka menyebutnya “kera misterius”. Hingga kini, berbagai penelitian untuk membuktikan eksistensi keberadaan bunian belum membuahkan hasil yang dapat dijadikan bukti otentik dan referensi mengenai bunian.

Ini mistis, bagaimana dengan para ilmuwan supranatural?

Tentu meneliti dengan teknologi dan tentunya mencari dimensi bunian menggunakan kemampuan Astral Traveller seraya berdoa. Inilah bentuk supranatural yang sebenarnya, supranatural adalah Ancient Science yang merupakan bagian dari hokum 3 usaha.

Selain fenomena bunian, banyak yang menganggap pernikahanan dengan entitas itu ada dan menghasilkan anak blasteran. Pernikahan manusia dengan entitas kemungkinan menghasilkan anak blesteran dengan kombinasi fisik dan sifat berbeda-beda. Konon, bila ayahnya manusia dan ibunya entitas, hasil pernikahan itu membuahkan anak entitas yang memiliki bentuk dan sifat layaknya manusia namun ia tidak terlihat manusia lain, yang dapat melihatnya hanya orang tua dan sebagian orang-orang tertentu saja. Konon juga jika ibunya manusia dan ayahnya entitas, anak hasil perkawianan itu berwujud manusia yang bisa dilihat namun memiliki perbedaan mencolok dibanding anak manusia murni lain. Perbedaan itu bisa dari segi fisik, seperti distorsi bentuk tubuh yang berbeda dengan manusia murni normal, dari sifat dan mental pun sedikit berbeda, cenderung seperti memiliki keterbelakangan mental, bahkan condong disamakan dengan abnormal.

Selama kajiannya menggunakan kata “konon” maka itu belum terbukti kebenarannya.

Yang sempat heboh dan kontroversial di pertengahan bulan Mei pada tahun ini, seseorang bernama Wagimin muncul di salah satu program acara televisi swasta nasional, ia mengaku blasteran genderuwo yang terlahir dari ibu manusia dan bapak genderuwo. Sebagian mempercayai dan sebagian meragukan kebenarannya. Benar tidaknya mungkin patut dipertanyakan dan diuji kebenarannya.

Apakah ada yang dapat menguji dan menentukan seseorang itu blasteran dari entitas atau tidak. Misalnya melalui pengujian DNA? Hal itu juga perlu dipertanyakan dan patut diuji kebenarannya, dalam hal ini bila ada yang mengaku anak hasil perkimpoian manusia dan entitas.

Sang Makrokosmos telah menentukan makhluk itu berpasang-pasangan sesuai dengan ras dan golongannya. Jika ada makhluk yang menjalin pernikahan dengan makhluk berbeda, itu adalah bentuk penyimpangan. Efek dari penyimpangan ini berhubungan dengan habitat, sifat dan kebiasan yang akan menimbulkan bentrokan bagi keseimbangan kosmos.

Hukum semestanya, spirit menikah dengan spirit lain dalam satu ras di dalam satu dimensinya. Manusia menikah dengan manusia lain di dimensi ketiga (Buana Panca Tengah / Midgard)

Kalau ada yang mengaku ia menikah dengan entitas, yang perlu dipertanyakan adalah bentuk pernikahan itu seperti apa, dimana dan siapa yang menikahkannya?

Lalu, dari aspek mana pernikahan itu dinilai sah?

Kalau mengacu pada kemungkinan, seseorang menikah dengan entitas tanpa ada saksi yang membenarkan pernikahan itu terjadi, itu mungkin bisa dikatakan hanya sensasi imajinatif.

Dan kalaupun seseorang mengaku telah menikah dan bisa bersetubuh dengan entitas, bagaimana dan seperti apa persetubuhan itu. Apakah melibatkan sensasi yang terasa oleh fisik sebagaimana sensasi seksual dua manusia murni?

Atau hanya melibatkan sensasi perasaan saja?

Jika ada yang mengaku persetubuhan itu terjadi di dimensi astral, dimensi entitas, hal itu pun perlu dipertanyakan : “Apakah sudah cukup minum air?”

Apakah wujud fisik kasar manusia bisa masuk ke dimensi astral?

Silahkan menarik kesimpulan dari sharing ini.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca sharing ini.
Semoga mencerahkan.



Salam hangat,





Luthfi ‘Vei’ Kosimsaputra
[Chairman & Lead Supranatural Scientist of MASAGI Fraternity]

Lelaku Relijius Berhadiah “Door Prize” Supranatural

Lelaku Relijius Berhadiah “Door Prize” Supranatural


Efek Supranatural dari Aktivitas Relijius (Spiritual)

Ketika seseorang berada dalam fase relijius, bahkan mendekati gerbang transenden, sesungguhnya banyak efek positif yang terjadi, baik terasa secara langsung atau tak langsung. Contoh kecil, efek positif yang dapat dirasakan pribadi dan terlihat oleh orang lain pada seseorang yang sering beraktivitas relijius, air muka yang terpancar lebih tenang, damai, bahagia dan nyaman.
Sering kita jumpai seseorang yang “taste” relijiusnya kental, seperti sosok Kyai, Ustadz, Romo, Bikhu, Pandita, baik ia dalam kondisi susah ataupun senang, raut-raut wajahnya begitu memperlihatkan kebahagiaan dan kesahajaan. Berbanding terbalik, ketika kita menjumpai seseorang yang kehidupannya jauh dari nuansa relijus, walau ia dalam kondisi bahagia, tapi air muka yang terpancar meski menampakkan kekusutan, tidak secerah mereka yang relijius.

Dalam kontek relijius, jelaslah bila seseorang terlibat dalam aktivitas relijius, berupa peribadatan-peribadatannya, “deposito” pahala alias karma baik seseorang akan terus bertambah. Sedangkan pengaruh positif yang sangat terasa adalah efek yang berhubungan dengan rohani atau bathin. Dimana kondisi bathiniah seseorang terkadang memantul pada wajahnya, “wajah adalah cerminan hati”.

Ditinjau dari tataran spiritual, efek positif yang timbul dari aktivitas relijius membuat hati menjadi tenang dan nyaman, ini sangat berhubungan dengan rohani. Kondisi rohani yang baik ini membuat seseorang terlihat sehat bugar dan berbahagia. Kondisi itu juga yang menimbulkan ketenangan hati dan kemapanan batin yang semakin menajamkan keyakinan, keberanian, dan keteguhan dalam menyikapi apapun situasi kehidupannya.

Sedangkan dalam kaca mata supranatural, efek positif yang tecetus ketika seseorang dalam fase relijius salah satunya adalah kultivasi energi. Energi yang ada, merupakan energi metafisik dan energi tenaga dalam. Banyak yang tak mengetahui dan menyadari, pada fase relijius misalnya ketika berdzikir, wirid, misa atau kebaktian, japa mantra, secara tak langsung kombinasi fokus pada Sang Makrokosmos dan pola pernafasan yang terjadi itu merupakan mekanisme kultivasi dan konvergensi energi. Pola pengaturan pernafasan didominasi alam bawah sadar, membuka jalur-jalur energi di dalam tubuh untuk mengakses chanel penyerapan energi kosmos, energi inilah yang sering identik dengan energi metafisik. Sedangkan energi tenaga dalam muncul ketika pola pernafasan itu mengkompresi campuran udara dengan bibit-bibit bio energi dalam tubuh sehingga menghasilkan energi tenaga dalam pada kadar tertentu. Kadar power energi tenaga dalam pada aktivitas relijius ini berbeda dengan kadar yang dihasilkan melalui proses latihan secara disengaja. Kadarnya bisa lebih atau bisa kurang dibanding dengan energy yang dihasilkan melalui proses latihan olah tenaga dalam.

Bersinggungan dengan transendensi, yang seringkali diasosiasikan atau diidentikan dengan hal-hal relijius, sebut saja keimanan. Dimana orang-orang yang intensitas relijiusnya tinggi sering mendapat gelar sebagai seorang saleh. Sebagai akibat dari kesalehannya, insan-insan yang saleh ini tidak hanya disukai oleh orang-orang alias manusia lain, tapi juga ia disukai dan dihormati makhluk lain seperti binatang pun segan, bahkan makhluk dimensi astral pun menyukainya. Hal tersebut menjadi salah satu barometer dimana sejak zaman dahulu orang-orang saleh sengaja atau tidak sengaja dikenal mengkeep entitas, entah itu dari hirarki spirit, omnipresent immortal entity ataupun archon dengan penyebutan yang berbeda-beda di setiap jamannya.

Entitas keeping yang secara tak disengaja seperti itu dikenal dengan istilah liked by entity alias kaancikan. Entitas sendiri yang berinisiatif mau ikut kepada seseorang tanpa diminta. Entitas mengancik pada seseorang yang saleh lebih karena entitas merasa sangat bangga bisa membantu orang saleh itu. Seperti halnya kita sebagai manusia akan merasa bangga dan senang hati bila berdekatan atau membantu seseorang yang saleh, begitupun dengan entitas.


Door Prize Supranatural

Ketika seorang muslim saleh mendawamkan alias merutinkan beraktivitas relijius semacam; berdoa-doa tertentu, kalam-kalam ilahi, sholawat, wirid asmaul husna, selain menghasilkan tabungan pahala, ternyata ada entitas tertentu yang menyenanginya. Pada suatu fenomena yang secara tak sengaja, bisa saja ketika seseorang itu sedang mendawamkan aktivitas relijiusnya, secara tak disengaja ada entitas yang kebetulan lewat, entitas itu simpati pada seseorang itu dan tiba-tiba ingin mengancik. Dan ada pula, saat seseorang tengah beraktivitas relijius, dalam intensitas dan kualitas tertentu, efeknya bisa membuka dimensi portal, menarik simpati OIE bahkan menarik spirit dari dimensi astral asalnya lalu mendatangkannya di sekitar seseorang itu, dan langsung terbonding secara tak sengaja & tak diniatkan sebelumnya.

Dalam khasanah Supranatural Arabic Magick, ada bacaan atau doa tertentu yang secara sengaja atau tak sengaja dapat menarik entitas, bacaan ini dikenal dengan istilah “Hizib”, seperti yang cukup populer; Hizib Maghribi, Hizib Ismul Adhom, Hizib Ghozali dan lain-lainnya. Hizib yang dibaca secara sengaja dengan tujuan mendatangkan entitas atau memanfaatkan benefit suatu entitas ini bisa dikatagorikan ke dalam salah satu fase proses summoning. Entitas yang secara tak sengaja hadir karena tertarik oleh suatu amalan relijius seseorang, bisa saja langsung “mengabdi” atau bisa juga ia datang sekedar memberikan “hadiah” karena entitas simpati pada seseorang itu. Salah satunya bentuk hadiah ini adalah entitas memberikan “blessing” energy.

Walaupun seseorang ketika mendawamkan amalan relijius itu tak berniat untuk tujuan supranatural semacam kultivasi energi, dan ia hanya berniat menabung ganjaran pahala saja, tapi banyak yang secara tak sengaja menimbulkan efek supranatural di luar niat awalnya. Misalnya, ketika seorang muslim banyak mendawamkan Ayat Kursiy, baik itu dengan kadar keikhlasannya hanya mengharap pahala atau pun niat awalnya ditujukan untuk sebuah hajat tertentu yang di luar supranatural, bisa saja entitas seperti OIE Malik Kandiyas, hadir dan secara tak sengaja terbonding, lalu selanjutnya entitas itu memutuskan untuk menaungi alias dikeep seseorang itu.

Hal seperti itu, juga berlaku manakala seorang nasrani saleh yang rutin misa atau kebaktian, pada suatu ketika ia membaca sebuah doa, misalnya amsal, selain menghasilkan pahala, secara tak sengaja ada juga entitas yang ketarik, terpesona dan simpatik, entitas itu seperti spirit Protector Angelic. Atau pula, bisa berlaku pada seorang saleh ketika merapal japa mantra, dengan kualitas tertentu, ada entitas seperti Archon Yamantaka yang tertarik dan lalu berinisiatif untuk membantu mengasisst seseorang itu.

Ketertarikan entitas pada seseorang yang sedang beraktivitas relijius seringkali terjadi tidak sembarangan, itu bergantung pada kuantitas serta kualitas pendawaman suatau amalan relijus itu. Jika intensitas dan kualitas aktivitas relijiusnya lemah, misalnya ibadahnya saja sering angin-anginan, atau tingkat kekhusukan relijiusnya masih acak-acakan, tentu lain lagi ceritanya.
Ketika seseorang mendawamkan aktivitas relijus, masing-masing orang bergantung pada niat awalnya. Ada yang berniat tulus semata-mata beribadah mengharap ridho Sang Makrokosmos, menabung pahala, dan ada pula yang menjadikan aktivitas relijius itu sebagai salah satu sarana kultivasi energi, malahan ibarat “sambil menyelam minum kopi” ada yang ketiga-tiganya.

Namun, baiknya, kita lebih bijak memposisikan suatu aktivitas dimana saatnya benar-benar pengabdian pada Sang Pencipta dalam koridor peribadatan relijius, dan mana yang khusus kultivasi. Namun penilaian itu hanya diri pribadi yang bisa memperkirakannya dan Sang Pencipta yang lebih bisa menilainya.

Kesimpulannya, seandainya ketika kita rutin mendawamkan suatu amalan relijus mendapatkan efek supranatural, semisal ada entitas yang ketarik dan kita mendapatkan manfaat supranatural itu, anggap saja itu serupa “door prize” tak terduga. Dan hadiah door prize ini bukanlah semata-mata kebetulan, jika Sang Makrokosmos tak merestui maka hal itu takkan terjadi. Ibarat sebuah door prize, hadiah itu diberikan kepada seseorang yang terpilih, jika anda mendapatkannya, maka anda lah yang terpilih dari sekian banyak orang yang menginginkan door prize itu. Jadi, patutlah bersyukur dan menyikapi hal ini dengan cermat dan bijak.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca sharing ini.
Semoga mencerahkan.



Salam hangat,





Luthfi ‘Vei’ Kosimsaputra
[Chairman of MASAGI Fraternity]

Musyrikkah Keep Entitas?

Musyrikkah Keep Entitas?


Pertanyaan yang selalu tercetus pada calon keeper ketika hendak mengkeep entitas adalah; apakah mengkeep entitas itu musyrik atau tidak? Hal itu sangat wajar, apalagi timbul di diri seseorang pemeluk suatu agama yang memperhatikan kualitas keimanan, kehati-hatian dan ketaatannya pada nilai-nilai agama. Pertanyaan itu sering muncul pada calon keeper yang beragama Muslim, namun tak sedikit pula calon keeper nonmuslim yang mempertanyakan apakah mengkeep entitas itu tidak bertentangan dengan nilai-nilai agama yang dianutnya?

Oleh karena istilah Musyrik identik dalam konteks reliji Muslim, maka pembahasan ini lebih banyak berkaitan dengan khazanah Islami. Walau begitu, esensi yang terkandung sinergi dengen khasanah agama-agama lain. Bisa menjadi rujukan maupun referensi bagi yang nonmuslim.

Sebelum menjawab pertanyaan di atas, sejenak kita kaji sekilas mengenai “musyrik”. Kata “musyrik” berasal dari bahasa Arab, yang diambil dari kata dasarnya “syaraka” yang memiliki pengertian; “mencampurkan dua atau lebih hal yang berbeda menjadi seolah sama”. Sedangkan istilah musyrik dalam Islam lebih merujuk pada “menyekutukan Allah”. Tendensi menyekutukan ini amatlah luas, yang bisa diartikan pula salah satunya dengan mempersamakan, baik mempersamakan zat, sifat, maupun perbuatan Allah dengah hal lain (makhluk atau benda).

Kita dapat memperluas lagi, bahwa musyrik itu dapat diasosiasikan dengan hal berikut :
1. Menyembah selain Allah.
Penyembahan berasosiasi dengan suatu hal yang dilakukan dengan tujuan khidmat, kultus, dan pengagungan. Jika seseorang melakukan khidmat, kultus dan pengagungan, dalam intensitas dan kadar tertentu pada selain Allah, maka ia bisa dinilai telah musyrik. Misalnya, mengkultuskan sebuah benda atau makhluk.
2. Ketergantungan dan menempatkan suatu hal pada selain Allah
Misalnya menggantungkan diri dan menempatkan suatu benda atau makhluk lebih tinggi, atau lebih agung dari Allah. Seseorang, bisa dikatakan musyrik jika ia menganggap suatu kejadian bersumber bukan dari dan karena kekuasaan Allah. Misalnya menganggap kesuksesan yang diraihnya karena bantuan benda atau makhluk, bukan karena bantuan kekuasaan Allah.
3. Melupakan Allah
Berbuat sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian dan membuat melupakan Allah. Misalnya ketika seseorang berinteraksi dengan benda atau makhluk yang membuat ia terlena dan melupakan Allah, itu dapat dikatakan musyrik.
4. Berlebih-lebihan
Memperlakukan dan menganggap suatu hal (benda atau makhluk) secara berlebih-lebihan, itupun dapat diasosiasikan dalam bentuk kemusyrikan. Misalnya ketika seseorang memperlakukan sebuah benda atau makhluk dengan berlebih-lebihan sehingga tidak sebanding dan lebih besar daripada perlakuan kultus pada Allah.

Musyrik itu terbagi dalam beberapa kategori; musyrik yang kecil, dan musyrik yang besar. Penentuan klasifikasi besar atau kecilnya, dan landasan utamanya adalah Dalil Naqli (Al-Qur’an) serta Dalil Aqli (sunnah, hadist, ijma, ijitihad, dll), ataupun fatwa. Silahkan mencari dan membaca referensi mengenai dalil-dalil ini ada di setiap rak buku seorang muslim yang Kaffah (total) menjalankan ajarannya.



Kembali berkaitan dengan entitas keeping, sebagian ulama menghalalkan alias memperbolehkan dan tidak memandang musyrik untuk mengkeep entitas. Hingga kini masih menjadi kontroversi. Masing-masing pihak yang memperbolehkan dan yang melarang tentu mempunyai dalil dan alasan sendiri, dan di sini tak akan dibahas mengenai dalil-dalil atau alasan tersebut, sebab kita semua tau bahwa akhirnya bukan berbicara dari kacamata supranatural malah jadi kacamata spiritual dan tentunya memicu perdebatan tak berkesudahan.

Dalam tulisan ini kami berpendapat bahwa mengkeep entitas itu tidak musyrik, alasan yang dikemukakan bukan berdasar dalil-dalil atau alasan reliji, meskipun bersinggungan erat dengan konteks reliji tapi kami mencoba memandang dalam sudut pandang logis dan general, itu semata agar dapat disinkronkan dengan konsepsi dan nilai-nilai agama lain.

Mengkeep entitas tidaklah musyrik, selama itu tidak membuat kita berganti haluan menyembah pada selain Allah. Tidak musyrik, selama mengkeep entitas tidak menjadikan kita sebagai seorang yang berkhidmat, berkultus serta mengagungkan entitas dibanding Allah. Tidak musyrik jika dalam mengkeep entitas kita tidak berlaku berlebih-lebihan sehingga melupakan Allah. Tidak musyrik jika kita tidak melakukan offering.

Bila dengan mengkeep entitas kita menjadi semakin taat pada nilai-nilai agama, menjadi pribadi yang lebih beriman, dan semakin giat dalam beribadah dengan kualitas dan kuantitas ibadah yang meningkat dari sebelumnya, bukankah itu positif?

Banyak ulama yang lekat mengkaji Tauhid, bahkan ia dikenal mempunyai karomah dari bantuan entitas, justru menjadikan entitas keeping itu sebagai sarana dan media untuk mengenali dan menghayati tanda-tanda kebesaran Allah. Sebab, entitas itu ghaib, dan beriman kepada yang ghaib dalam pengertian menyikapinya dengan bijak dinilai dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan pada Allah.

Lalu apakah meminta bantuan pada entitas termasuk musyrik? Jawabnya, tidak.

Dengan prasyarat, hakekatnya meminta bantuan pada Allah, dan syariatnya melalui bantuan entitas. Ini tak berbeda jauh ketika kita meminta bantuan manusia, hakekatnya kita meminta bantuan pada Allah dan syariatnya manusia yang mengeksekusinya. Intinya, kita tidak mensejajarkan atau menempatkan entitas lebih tinggi dari Allah.



Yang rentan pada kemusyrikan adalah entitas dengan vessel. Jika seseorang cenderung merawat dan memperlakukan vessel berlebihan, misalnya memberikan sesajen dalam kajian “hadiah” atau berterima kasih (offering) juga mengurus sehingga menyita waktu yang seharusnya digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat, bahkan diperbudak untuk pengurusan vessel, serta vessel diperlakukan dengan etika berlebihan, maka itu dikategorikan musyrik. Karena ada kecenderungan keeper ketakutan entitas meninggalkan vessel atau tidak memberikan benefit jika tidak di offering, sehingga seringkali keeper dibuat merawat dan menjaga vessel secara berlebihan. Bahkan keeper mengurus vessel lebih baik ketimbang mengurus diri sendiri dan keluarganya.

Perbedaan pendapat, sangat wajar, namun patut kita sikapi dengan bijak.



Terkecoh Entitas “Nakal”

Supranatural lebih banyak sisi misteriusnya, sehingga dinilai sensitif dan cukup rentan pada kemusyrikan. Banyak orang yang memanfaatkan supranatural tergelincir pada jalan kemusyrikan, misalnya orang-orang yang putus asa dari rahmat dan pertolongan Allah memilih jalan pintas dengan meminta bantuan pada entitas. Mereka melakukan ritual pemujaan (offering) pada suatu entitas dengan tujuan entitas dapat membantu memperoleh kemakmuran alias kekayaan dengan cepat dan mudah.

Meraka yang tersesat mendatangi suatu tempat yang dianggap keramat dan terdapat suatu entitas yang bisa membantu mengabulkan keinginannya meraih kekayaan. Misalnya, mereka menyangka di suatu tempat itu bersemayam Nyi Blorong yang dianggap bisa memberikan kekayaan. Namun, ketika mereka merasakan manifestasi atau kemunculan Nyi Blorong, sesungguhnya belum tentu itu Nyi Blorong. Sebab banyak entitas “nakal” yang memiliki kemampuan shapeshifting (mancala putra – mancala putrid) dan berpura-pura membantu mengabulkan pesugihan, entitas itu contohnya “Siluman Ular” clas ZzzZZzzzZZZ yang mengaku-aku dan mewujudkan diri menjadi seperti Nyi Blorong. Sudah jelas manusia yang jauh dari pencerahan seperti ini terkecoh entitas “nakal”.

Entitas seperti itu tidak hanya berkeliaran di tempat-tempat tertentu seperti yang di-mistis-kan banyak orang. Jadi, tak usah repot jauh-jauh mendatangi gunung atau pemakaman tertentu, toh di tengah kota juga kita bisa menemui entitas seperti itu.

Yang demikian itulah yang sudah jelas dapat kita kategorikan sebagai musyrik, sebab memuja dan meminta selain kepada Allah.

Kita pun tak tahu persis bagaimana mekanisme entitas itu dalam membantu mengabulkannya, apakah dengan cara halal atau haram, atau bahkan hanya sihir untuk mengelabui mata manusia. Akhirnya, hanya menjerumuskan kita pada jalan kesesatan. Maka hal itu sangat rentan nilai mudharat alias negatifnya ketimbang nilai manfaat positifnya.

Kesimpulannya, dari pada kita terkecoh oleh hal yang demikian, lebih baik menggunakan usaha sendiri dengan maksimal sesuai hukum 3 usaha, usaha fisik, usaha spiritual dan usaha supranatural. Hendaknya kita menguasai basic supranatural knowledge dengan baik, termasuk entitas dan konsultan supranaturalnya. Agar kita tak terkecoh dan tergelincir dalam kemusyrikan. Cermatlah memilih konsultan supranatural yang tidak musyrik dan tidak bertolakbelakang dengan nilai-nilai suatu agama apapun. Nyata, logis dan terpercaya.


Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca sharing ini.
Semoga mencerahkan.



Salam hangat,





Luthfi ‘Vei’ Kosimsaputra
[Chairman of MASAGI Fraternity]

Selamat siang kang lutfhi dan penghuni MF
Terima kasih atas jawaban-jawaban yg mencerahkan kang.

Tapi ada 2 hal yg benar2 menarik perhatian saya.

Sebuah kalimat yg sempat membuat saya sedikit tertegun --> "Yang mencari takkan mendapatkan, yang tak mencari malah mendapatkan."

Dan sebuah pernyataan yang cukup mengejutkan bagi saya --> "Nyai Roro Kidul adalah spirit? Tidak, beliau lebih tinggi daripada Archon."


Selamat siang
Salam
Aneyudis

Tebori Tattoo

selamat pagi menjelang siangggg akang teteh semua.. kiranya mau sedikit sharing soal Tebori Tattoo.. kalo flashback sedikit, jadi sebelumnya saya ada bikin tattoo lotus dengan lafal "om" di tengah lotus nya dengan menggunakan mesin, tapi karena di saat itu keadaan tubuh kurang fit dan sudah subuh, jd saya dan artist tattoo memutuskan untuk dilanjutkan nanti lagi saja tunggu sudah sembuh total.. tapi ternyata baru seminggu selesai pembuatan tato yg baru 50% itu, artist tattoo nya harus pulang kampung karena ada berita duka dari keluarga nya

nhaaa skrng qta fastforward ke minggu lalu.. jadi minggu lalu saya sedang bersilahturahmi ke mabes, tiba2 kang Vei nanya "mana kang, coba liat tatonya yang belum kelar" tiba-tiba kang Vei ambil spidol dan digambar lg tanpa contoh, alias FREEHAND trus saya pkir mau di retouch nih ama kang Vei, ehh bner ajaaa.. kang Vei nawarin mau di retouch gak, gak pake lama saya iya in ajaaa.. sekalian biar tau rasanya tebori ama mesin sakitan mana..

Spoiler for freehand sketch (awas ajna rusak) :


nha itu lotus nya cma bgian kelopak bwah smpai tengah yg baru kelar dgn tinta warna hitam.. di retouch dengan ad wrna pink kemerah merahan agar lebih hidup.. gak cuma itu aja, ditambahin gmbar naga lagi ama kang Vei biar lebih sadiss, makasih yah kang Vei

dan ternyata awal dari kecongkakan saya, pasti rasa nya tebori gak sesakit pake mesin.. mesin aja saya kuat, masa tebori yang gak pke mesin bisa gak kuat.. dann ternyata semuanya SIRNAAAAA!!!!! lebih sakit dengan tebori drpda mesin.. asliiii dehhh gak tipu tipu

di tengah pembuatan tattoo saya tnya sama kang Vei, kalo gitu Tebori itu pelan donk kang bikin nya, secara manual gitu gak pake mesin., mau gak mau masuk nya pelan2.. ternyata saya salah nanya, bisa dibikin ketokan nya secepat mesin bahkan lebih cepat dan tentunya lebih nyessss

kurang lebih sekitar 4jam an lhaaa, ternyata badan saya sudah mulai nyerah dengan sensasi tebori ini, alias tintanya udah gk masuk lg.. jadi gk bisa dilanjutkan lg.. stelah saya lihat sudah sbrpa besar progress nya, kang Vei cuma bilang "yahh.. sayang banget yahhh, padahal baru 10%" apaaaaa... baru 10%? cuma hasilnya emang edannn.. terus outline naganya sempat menggunakan mesin

dibanding mesin, dengan tebori warna tinta lebih cepat keluar alias ketara.. terus shadingan warnya lebih edannn.. dan pastinya, sakitnya jg harus tahan baru bisa dapetin hasil luar biasa dari tebori ini..

Spoiler for shaded outline nya:


mangstab khan? saya rekomendasikan yang suka sensasi dari kenikmatan tattoo, bole coba metode tebori ini

sekian dan terima kasih
-ALBERT-

Entitas Dalam Cerita Keseharian Kita

Entitas Dalam Cerita Keseharian Kita


Representasi Entitas dalam Cerita

Masyarakat Indonesia sejak era tahun 97-an, mungkin sudah akrab dengan serial “Monkey King” alias “Sun Go Kong” yang tayang di salah satu stasion tv swasta nasional.

Para peminat serial tv itu ataupun pembaca karya sastranya pasti sudah hafal cerita-cerita unik mengenai si kera yang terlahir dari sebuah batu mistis yang menyerap saripati energi (qi/chi) matahari dan bulan selama ribuan tahun itu. Juga ada yang masih ingat fragmen-fragmen suka duka sang kera sakti mengawal pendeta Tong Sam Chong dalam ekpedisi ke barat untuk mengambil kitab suci. Sebagian orang menganggap cerita ini nyata “based on true story”, terilhami dari kehidupan nyata yang terjadi di masyarakat Tiongkok zaman dahulu, dan sebagiannya menilai hanya cerita fiksi sastra buatan pujangga. Terlepas dari anggapan nyata atau tidak, sebagian orang bijak hanya memfokuskan pada hikmah dan tuntunan bahwa di balik cerita itu tersimpan simbolis dan filosofi untuk dijadikan pelajaran agar hidup lebih baik.

Tapi tahukah kita? Sebagian pernak-pernik cerita yang terdapat di cerita Sun Go Kong adalah benar-benar ada dalam khazanah supranatural. Banyak kebenaran supranatural yang terdapat dalam fragmen-fragmen cerita Sun Go Kong, namun disembunyikan dalam simbol-simbol dan peristiwa dalam cerita. Banyak hal-hal yang ditampilkan dalam cerita itu persis dengan yang ditemukan dan dibuktikan praktisi dan ilmuwan supranatural.

Di aliran supranatural Tiongkok kuno, misalnya, Sun Go Kong yang memiliki kemampuan dapat menempuh 108.000 li (54.000km) dalam sekali lompatan, konon adalah representasi dari sebuah keilmuan supranatural yang ada di masyarakat Tiongkok pada masanya, yakni ilmu “Gin Kang” dimana pemakainya dapat meringankan tubuh, berjalan di atas air, dan berlari melesat secepat angin. Selain itu, Wu Shing San (gunung lima jari) yang diasosiasikan dengan lima jari tangan Sakyamuni Bodhisatva (Budha Rulai/Budha Ju lai) adalah kiasan untuk menyembunyikan rahasia suatu tempat atau suatu keilmuan supranatural. Gunung lima jari dan lima jari Budha Sakyamuni adalah representasi dari lima unsur alam (air, api, angin, tanah, dan unsur kelima yang dirahasiakan) adalah sebuah rahasia supranatural yang memiliki benefit dahsyat.

Dan, tahukah kita, sebenarnya dalam dimensi astral ada OIE (Omnipresent Immortal Entity) Sun Go Kong. Salah satu yang ditunjukkan dalam bagian-bagian cerita mengenai Sun Go Kong adalah kelebihan sang kera sakti yang mempunyai 8400 helai bulu di seluruh tubuhnya, dan setiap helai bulunya dapat berubah menjadi apapun dan bahkan dapat menggandakan dirinya menjadi banyak. Kemampuan itu adalah representasi dari OIE Sun Go Kong yang menaungi 8400 spirit yang tiap spiritnya adalah elder spirit yang memiliki ribuan pengikut spirit. Dan, benefit-benefit OIE Sun Go Kong ini persis seperti yang divisualisasikan dalam cerita Sun Go Kong “Perjalanan ke Barat”. Pendeta Tong diibaratkan mengkeep Sun Go Kong sebagai asisten pengawal yang melindungi dari kendala siluman-siluman dalam perjalanannya.

Kalau di negeri tirai bambu ada tokoh Sun Go Kong yang memiliki kesamaan dengan Hanoman Perbancanasuta dalam cerita pewayangan yang bersumber dari epos Mahabrata, masyarakat Sunda pun punya cerita Lutung Kasarung jelmaan dari Sanghyang Guruminda.

Kalau cerita “Monkey King” erat dan menjadi representasi dari suatu entitas OIE Sun Go Kong. Lain lagi dengan representasi dari spirit, yang kita gambarkan di sini melalui “Aladin & Lampu Wasiat”. Dalam kisah 1001 malam “Stories of Arabian Night”, salah satunya adalah menceritakan seorang bernama Aladin yang mendapatkan lampu wasiat, di dalam lampu itu dihuni sosok jin alias spirit. Cerita ini merepresentasikan spirit keeping, dimana lampu wasiat adalah “vessel”. Istilah vessel merujuk untuk penyebutan suatu benda yang menjadi tempat entitas berdiam.

Sebagian yang direpresentasikan dalam cerita juga serial dan film Aladin itu menyimpan kiasan untuk merepresentasikan sekelumit kebenaran dalam supranatural, sebagian lagi merupakan “bumbu penyedap” fiksi dalam memvisualisasikan sebuah fenomena supranatural. Jin Biru, seperti di dalam kisah Aladin adalah sosok spirit yang memang benar ada di dalam dimensi astral, ras Marid Djinn. Tentu dalam kisah ini Aladin membebaskan spirit dari vessel yang membelenggunya. Sudah jelas spirit di dalam vessel tak bisa melakukan apapun untuk membantu keepernya.

Kalau OIE dan spirit dekat berhubungan dengan kehidupan kita seperti yang direpresentasikan dalam serial Sun Go Kong dan Aladin, lalu bagaimana dengan Archon?

Bagi penyuka manga dan anime pasti tahu Naruto. Serial ini bisa dikatakan dapat merepresentasikan Archon keeper. Itu digambarkan pada bagian cerita dimana tokoh Naruto yang mampu mendatangkan/mensummon sosok Gamabunta untuk membantunya saat pertempuran. Naruto bisa dikatakan representasi dari seorang keeper, dan Gamabunta membawahi Gamakichi yang memimpin Gama-gama lain adalah representasi dari Archon. Jelas sekali bahwa Gamabunta tidak mau membantu Naruto, sampai di saat Naruto membuktikan dirinya pantas dan mendapat respect dari Gamabunta.

Kehidupan kita sudah erat berhubungan dengan entitas. Seorang calon keeper entitas tentu mudah mengetahui seluk beluk entity keeping yang sebenarnya, mengingat kehidupan kita cukup erat berkaitan dengan entitas, baik kisah-kisah legenda, mitos, maupun fenomena supranatural yang terjadi di sekitar kehidupan kita.


Komitmen Entity Keeping

Yang perlu kita cermati dan kita garisbawahi nilai-nilai simbolis filosofis dalam cerita yang merepresentasikan ketiga tingkatan entitas itu adalah komitmen.

Komitmen Sun Go Kong dalam membantu mengawal dan melindungi pendeta Tong ketika perjalanan ke barat. Versi Hanoman, adalah komitmen Hanoman yang setia membantu Sang Rama. Lutung Kasarung jelmaan dari Sanghyang Guruminda pun berkomitmen membantu Purbasari. Gamabunta berkomitmen membantu Naruto saat bertarung. Serta, Jin Biru – Marid Djinn dalam Aladin pun merepresentasikan komitmen entitas dalam membantu keepernya.

Komitmen ini berhubungan dengan kedua sisi; sisi pertama adalah komitmen asisten dalam hal ini entitas dalam membantu keeper, serta sebaliknya keeper yang berkomitmen mengkeep entitas dan memanfaatkan benefit dengan sebaik-baiknya. Komitmen, secara garis besar berhubungan dengan keputusan yang diambil serta kesiapan dengan segala resiko dan tanggung jawab ketika melakukan sesuatu.

Maka sebelum mengkeep entitas, seorang calon keeper haruslah memiliki komitmen yang mapan dan mantap. Komitmen ini adalah pondasi dasar untuk membangun kerjasama dan interaksi (bonding & komunikasi) yang baik di antara seorang keeper dengan entitasnya, juga seorang keeper dengan conjurer. Komitmen tersebut adalah sarana untuk memelihara relationship semua pihak, baik keeper, entitas, maupun conjurer, sehingga entitas keeping berjalan dengan semestinya. Keeper harus menyadari dan siap bertanggungjawab terhadap apapun tindakan dan affirmasi yang terjadi selama mengkeep entitas.

Seperti halnya entitas yang erat berkaitan dengan cerita di kehidupan sehari, tattoo pun hampir sama. Tattoo erat berhubungan dengan cerita kehidupan sehari-hari, dimana tattoo merepresentasikan nilai estetika dan aktualisasi cita rasa seni seseorang. Kesamaan dari kedua itu adalah komitmen. Sebelum memiliki tatto, seorang calon pemilik tattoo pun memiliki komitmen sebelum badannya dirajah.

Namun, komitmen seorang calon keeper entitas lebih tinggi daripada tattoo. Mengingat dampak positif dan negatif yang ditimbulkan dari entitas keeping lebih besar ketimbang tattoo.

Jika tattoo lebih banyak berefek internal bagi diri pemilik tattoo, karena sebagian masyarakat belum terbuka dan masih menganggap tattoo sebagai konotasi negatif. Atau pula tattoo identik dengan identifikasi suatu komunitas “kriminal”, namun kini masyarakat sudah banyak kritis menilai tattoo lebih pada estetika budaya urban.

Sedangkan entity keeping, jika disalahgunakan, selain pada diri keeper, orang lain pun dapat terkena dampaknya. Pengaruh pada entity keeping, jika keeper tidak cermat dan bijak, sikap sang keeper dapat berubah menjadi arogan, jumawa, dan petantang-petenteng. Imbasnya dapat meluas lagi, selain keeper, sang conjurer pun secara tak langsung kebagian imbasnya karena mempunyai andil dalam pelaksanaan entity keeping.

Intensitas dan masa waktu interaksi entitas lebih panjang daripada tattoo. Bila tattoo interaksi si pemilik tattoo dan seniman tattoo lebih banyak terjadi ketika proses awal hingga tattoo rampung dirajahkan, lain lagi pada entity keeping, intensitas dan interaksi yang terjalin dari ketiga fihak; keeper, entitas, dan conjurer, tidak hanya berhenti pada proses conjuration saja, namun pasti terjalin selama entitas keeping berlangsung.

Kesimpulannya, sebelum mengkeep entitas, calon keeper harus mempertimbangkan dengan sebaik-baiknya. Karena entity keeping membutuhan komitmen tinggi, mengingat dampak jangka panjang dan luas yang terjadi selama entity keeping itu berjalan. Jangan hanya karena obsesi impulsif ingin menjadi seperti Naruto atau Aladin kita terburu-buru mengkeep entitas. Sebaiknya pelajari lebih dahulu berbagai hal mengenai entitas dan entitas keeping, setelah itu pertimbangkan dengan cermat dan lalu membuat keputusan.

Terima kasih telah meluangkan waktu untuk membaca sharing ini.
Semoga mencerahkan.



Salam hangat,





Luthfi ‘Vei’ Kosimsaputra
[Chairman of MASAGI Fraternity]
Assalamualaikum Wr. Wb.
Selamat malam dan salam sejahtera.

Quote:Sabtu : Semua hal yang berhubungan dengan Attunement, keilmuan supranatural dan ritual. Semua hal yang berhubungan dengan Workshop, materi seminar, keilmuan "usaha fisik" yang mendukung hukum 3 usaha dan ilmu pengetahuan lainnya yang "berhubungan" dengan supranatural. Semua hal yang berhubungan dengan Private Consultation, konsultasi kehidupan pribadi, jalan hidup, motivasi dan jika anda berkenan boleh sharing masalah yang sedang anda alami untuk kita cari solusinya.


Sesuai tema hari ini saya ingin bertanya kang.

First question
Pernah suatu hari saya latihan AP dengan posisi tidur. Pada saat itu jam menunjukkan jam 2 pagi. Ketika itu badan saya terasa ringan sekali, dan saya mencoba keluar namun gagal. Yang ada saya malah melihat visualisasi yang aneh-aneh tapi keren, saya pun menikmati visual tersebut. Karena sudah bosan dan kelelahan saya pun membuka mata dan melihat jam, saya kaget karena jam sudah menunjukkkan pukul 5 pagi.
Padahal saya yakin sekali belum ada sejam saya ada di kondisi tersebut.

Menurut akang apa yang terjadi pada saya ?
Apakah saya memang terlalu menikmati sehingga saya lupa waktu, atau saya mencapai kondisi dimana waktu terasa begitu cepat ?

nb: saya yakin sekali tidak tertidur
Second question

Berapa lamakah waktu yang dibutuhkan seorang Astral Traveller expert dalam mengeluarkan tubuh halusnya ?
Apa ada orang yang memejamkan matanya sebentar saya dia sudah bisa AP kang ?
Third question
Pernah tidak ya kang keluarga besar MF yang sudah bisa AP gathering di dunia sana ?

Sekian pertanyaan hari ini

Terima kasih

Wassalam
Sabtu : Semua hal yang berhubungan dengan Attunement, keilmuan supranatural dan ritual. Semua hal yang berhubungan dengan Workshop, materi seminar, keilmuan "usaha fisik" yang mendukung hukum 3 usaha dan ilmu pengetahuan lainnya yang "berhubungan" dengan supranatural. Semua hal yang berhubungan dengan Private Consultation, konsultasi kehidupan pribadi, jalan hidup, motivasi dan jika anda berkenan boleh sharing masalah yang sedang anda alami untuk kita cari solusinya.

Salam Sejehtera kang Vei,
Ijin nanya kang, kenapa kalau kita buat EB di dalam air (posisi rendam) lebih gampang merasakan sensasi baik pada telapak tangan sampai pada terbentuknya EB, dibandingkan pada udara terbuka? Mengapa kang?

Thanks kang Vei.

Pertanyaan kedua kang, jika EB dimasukkan ke dalam minuman atau makanan, apakah orang yang konsumsi makanan atau minuman tersebut secara sadar atau tidak sadar akan tetap kena efek dari EB tadi?

Thanks kang Vei.
Pertanyaan ketiga kang, efek mana yang lebih kuat, EB yang ditembakkan langsung ke tubuh korban dan EB yg dimakan/diminum korban?

Thanks kang Vei.
Pertanyaan keempat kang, dikatakan bahwa pemilik Diamond Armor (DA)kebal terhadap tembakan EB, apakah juga tetap kebal terhadap EB yang diminum/dimakan tanpa sengaja/tidak sengaja?

Thanks kang Vei.