KASKUS

CEKIDOT, Pasal Pemerkosaan dalam RKUHP

Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ("RUKHP") emang lagi jadi topik yang hangat nih gan. setelah ada kontroversi pasal santet, dan Hukumonline.com yang membahas soal pasal kumpul kebo, kali ini kita ngebahas pasal yang juga cukup kontroversial, yaitu soal pemerkosaan.

Nah, supaya agan-aganwati lebih uppdate soal pasal pemerkosaan di RKUHP ini, simak yang berikut ya!

Quote:Di dalam RKUHP terdapat beberapa perubahan penting menyangkut tindak pidana perkosaan. Perubahan yang pertama adalah pengaturan pemberlakuan hukuman minimal untuk pelaku perkosaan.

Dalam RKUHP, hukuman minimal untuk pelaku perkosaan adalah tiga tahun penjara dan maksimal 12 tahun penjara. Sedangkan, dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana ("KUHP") yang berlaku sekarang, hanya mengatur hukuman maksimal 12 tahun penjara (Pasal 285, 286, & 287)

Menurut pakar hukum pidana Universitas Indonesia, Alm. Prof. Loebby Loqman, dengan adanya hukuman minimal, hakim tidak mungkin menjatuhkan hukuman kurang dari tiga tahun.

Kemudian, perubahan yang kedua adalah yaitu perluasan pengertian perkosaan menjadi delapan perbuatan, yaitu:

1. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan di luar perkawinan, bertentangan dengan kehendak perempuan tersebut.

2. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan di luar perkawinan, tanpa persetujuan perempuan tersebut.

3. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan, dengan adanya persetujuan dari peremupuan, tapi dengan ancaman dibunuh/dilukai

4. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan, karena ia percaya bahwa laki-laki tersebut adalah suaminya.

5. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan berusia di bawah 14 tahun, meski ada persetujuan dari perempuan tersebut.

6. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan, padahal perempuan tersebut sedang dalam kondisi pingsan atau tidak berdaya.

7. Laki-laki memasukkan alat kelaminnya ke dalam anus/mulut perempuan

8. Laki-laki memasukkan benda yang bukan merupakan bagian tubuhnya ke dalam vagina/anus perempuan

Pakar hukum pidana Prof. Andi Hamzah berpendapat, RKUHP sudah banyak yang tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Menurutnya, RKUHP lebih layak jika dirombak keseluruhannya.

Andi Hamzah juga menyatakan, Indonesia perlu mengikuti pola negara-negara maju seperti Belanda, dalam memperbaharui hukumnya. Misalnya, Andi Hamzah menjelaskan, definisi perkosaan di Belanda bukan bersetubuh lagi, tetapi memasukkan bagian tubuh ke tubuh orang lain. Jadi, menurut Andi Hamzah, mencium secara paksa dengan memasukkan lidah ke mulut orang lain dapat disebut sebagai perkosaan.

Lebih lanjut, Alm. Loebby Loqman pernah berpendapat bahwa pasal perkosaan dalam RKUHP mengandung konsep yang baru. Menurutnya, dalam RKUHP delik perkosaan tidak perlu ada kekerasan/ancaman kekerasan.

Delik perkosaan dalam RKUHP, cukup dibuktikan bahwa persetubuhan tidak dikehendaki salah satu pihak. Pembuktian perkosaan jadi lebih sulit sehingga ilmu kedokteran akan memegang peranan kunci dalam proses pembuktian.

Yang tidak kalah penting, adalah kesamaan persepsi aparat penegak hukum atas ketercelaan perkosaan dlm masyarakat. Selama ini, perkosaan hanya dianggap persetubuhan/pelecehan seksual oleh penyidik. Sehingga, jaksa hanya menuntut hukuman rendah. Pada akhirnya, hakim lebih memerhatikan hal yang meringankan dari pelaku, bukan fokus pada penderitaan korban

Pada 2011, Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan ("Komnas Perempuan"), mencatat kekerasan seksual adalah bentuk kekerasan yang paling mencuat sepanjang tahun itu. Termasuk dalam lingkup kekerasan seksual adalah pencabulan, perkosaan, percobaan perkosaan, persetubuhan dan pelecehan seksual

Terkait pencabulan, RKUHP mencantumkan hukuman atas percabulan/persetubuhan dengan anak tiri, anak angkat atau anak di bawah pengawasannya. Selain itu, RKUHP juga mencantumkan hukuman atas percabulan/persetubuhan majikan dengan pembant rumah tangga-nya atau atasan dengan bawahannya. Bahkan, Karena maraknya kejahatan kesusilaan di masyarakat, beberapa anggota DPR ingin pelaku perkosaan diganjar dengan hukuman seumur hidup

Referensi:
Draf KUHP Dinilai Sudah Basi
Kekerasan Seksual Kejahatan Paling Mencuat 2011
Pasal Pidana Pemerkosaan Harus Direvisi dalam RUU KUHP
Pemerintah Sedang Matangkan RUU Perkosaan
Rancangan KUHP Nasional Pembunuh dan Pemerkosa Tidak dapat Dipidana Mati
RUU KUHP: Tindak Pidana Perkosaan Gunakan Batas Hukuman Minimal
Proses Hukum Kejahatan Perkosaan, Pencabulan, dan Perzinahan

Dasar hukum:
Kitab Undang-Undang Hukum Pidana


nah, menarik kan perdebatan soal pasal ini gan? kalau agan-aganwati punya pandangan mengenai pasal yang baru aja dibahas, sila di-share di marih gan!!

Spoiler for DISCLAIMER:


(hot)
wah ternyata masukin ke anus atau mulut aja tetep dihitung pemerkosaan
tapi kalo pada saat tersebut perempuannya mau tapi di hari kemudian menyesal dan kemudian melapor dengan alasan pemerkosaan bahaya juga yah
waspada aja dech buat kita2...... ngeri klo denger perkosa2 an

nice info gan
klo pemerkosaan jelas....

yg parah adalah pencabulan......
mantab nih ada pasal ginian biar para manusia" insaf" semua
matabelo amin
brarti diatas 14 tahun boleh? Knp ga d naikin --
kalo pelecehan seksual tdk masuk rancangan uu ini yah?
Quote:Original Posted By nicksterism
wah ternyata masukin ke anus atau mulut aja tetep dihitung pemerkosaan
tapi kalo pada saat tersebut perempuannya mau tapi di hari kemudian menyesal dan kemudian melapor dengan alasan pemerkosaan bahaya juga yah


iya Gan ane bingung, wartawan tv bilang kasus oral seks guru ama murid itu katanya masuk ke Pencabulan, definisinya gmn sih yg jelas?
Quote:Original Posted By hukumonline.com
1. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan di luar perkimpoian, bertentangan dengan kehendak perempuan tersebut.

2. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan di luar perkimpoian, tanpa persetujuan perempuan tersebut.

4. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan, karena ia percaya bahwa laki-laki tersebut adalah suaminya.



perbedaannya no 1 dan no 2 apa ya kak?


terus yg no 4 itu maksudnya gmn kak?
waspadalah....waspadalah....kata bang napi gan
Quote:4. Laki-laki yang melakukan persetubuhan dengan perempuan, karena ia percaya bahwa laki-laki tersebut adalah suaminya.

yg ini ane belum mudeng gan
minta pencerahannya donk (maklum nubie)
Katanya kalo dipaksa itu udahh bisa diperikksa juga ya gan? CMIIW
kalo gak salah kmaren ada trit yg bahas
di korsel pemerkosa bisa di kebiri secara kimiawi yg sudah di umumin tanggal 19 maret

jika diterapkan di Indonesia gi mana tuh?

Quote:Original Posted By nitronexos
brarti diatas 14 tahun boleh? Knp ga d naikin --
setuju dengan agan, brarti anak sma d bolehkan dong? :norose
"klo perempuan itu percaya bahwa pria itu suami nya"
Kok ?
Quote:Original Posted By glory.paranoia
kalo gak salah kmaren ada trit yg bahas
di korsel pemerkosa bisa di kebiri secara kimiawi yg sudah di umumin tanggal 19 maret

jika diterapkan di Indonesia gi mana tuh?

paling kepentok isu ham bla bla bla gtu :norose
pemerkosaan emang rumit,
kalo nyawa dibayar nyawa, kalo perkosaan?
masak harus ganti memerkosa
untuk kejahatan satu ini perlu dikaji ulang pidananya
ane yakin pembahasannya akan sangat panjang ...
karna anggota dewan termasuk pelakunya
Quote:Original Posted By supermandiboy
yg ini ane belum mudeng gan
minta pencerahannya donk (maklum nubie)


Mungkin dihipnotis jadi laki"nya disangka suaminya kali gan



- Hirochan
×