PENIPU!!! Emosi Nasabah Investasi PT. Makira Nature

Dalam leafet/ brosur PT. Makira Nature yang ditebarkan di masyarakat diilustrasikan :

Harga emas di pasar (antam) : Rp. 536.000,- /gram
Harga emas makira (up 25%) : Rp. 670.000,-/gram

investor ingin investasi 1kg, investor membayar Rp 536.000.000,- + selisih 25% Rp.134.000.000,- + spread 3.000.000 = Rp 673.000.000,-

Kontrak selama 12 bulan dengan dividen 2.2% per bulan Investasi di perusahaan sesungguhnya : Rp 134.000.000,-

Investor akan memegang emas fisik ANTAM 1kg + sertifikat dan setiap bulan investor akan menerima benefit sebesar (670.000.000 x 2.2%) = Rp. 14.740.000,- total benefit yang di dapat selama kontrak 12 bln adalah 14.740.000 x 12 = Rp 176.880.000,-

Investor dapat menjual kembali emas kepada PT. Makira atau dapat menjual emas lgsg ke toko emas. Di akhir kontrak investor mengembalikan surat kontrak kepada PT. Makira dan mendapat pengembalian dana investasi sebesar Rp.134.000.000,- (3jt spread).

Tawaran investasi sebagaimana diuraikan diatas adalah tawaran investasi yang ditawarkan PT MAKIRA NATURE, sebuah perusahaan yang mengklaim bergerak di bidang usaha perdagangan, shipping, construction, forwarding dan perdagangan logam mulia antam. PT. Makira Nature pada awalnya berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic Square - South Tower Level 18, Jalan Jend. Sudirman kav 45 - 46, Jakarta, yang kemudian kantor pusat dengan kantor operasional menjadi satu alamat dengan menyewa 2 ruangan kantor yang cukup megah di Gedung Tamara Centre lantai 6, jl. Jend. Sudirman Kav 24, Jakarta.

Sebagai perusahan yang mengklaim sebagai perusahaan yang bergerak di perdagangan logam mulia, rasanya tidak aneh apabila perusahaan ini menawarkan beberapa program investasi, seperti :

1. "Gold Trade Program" yaitu program investasi berjangka perdagangan emas. Dalam program investasi ini, PT. Makira Nature menawarkan 2 (dua) pilihan program yakni :

-GTP (Gold Trade Program) : Pengelolaan hasil pembelian emas dimana selisih nilai jual beli harga (spread) dikelola untuk menghasilkan sebuah deviden sebesar 25 %.

-GSP (Gold Saving Program) : pengelolaan emas simpanan customer baik berupa fisik emas maupun nilai rupiah yang sama nilai dengan jumlah emas yang akan disimpan. Deviden dari GSP adalah sebesar 3,5% dari nilai pengelolaan dengan jangka waktu saving selama 3, 6 dan 12 bulan.

2. Gold Trade Program Customer (GTPC), yang lebih dikenal dengan istilah program deposito emas. Dalam program ini, PT. Makira Nature menawarkan beberapa pilihan investasi, seperti :

Customer Regular:Pembelian emas minimum sebanyak 10 gram sampai dengan 100 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1% per bulan.

Customer Premier:Pembelian emas minimum sebanyak 101 gram sampai dengan 1000 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1,2% per bulan.

Customer VIP : Pembelian emas minimum sebanyak 1001 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1,4% per bulan.

Seperti layaknya dalam program investasi pada umumnya, setiap customer/ nasabah yang ikut dalam program investasi yang ditawarkan, PT. Makira Nature menerbitkan Sertifikat sebagai tanda bukti keikutsertaan. Kesemua tanda bukti keikutsertaan seseorang sebagai nasabah PT. Makira Nature dicetak dan tercetak dengan exclusive. Suatu pembuktian yang mengesankan bagi mereka yang telah menanamkan uangnya dalam program investasi PT.Makira Nature.


Produk investasi emas yang diluncurkan PT. Makira Nature diluncurkan pada tahun 2012 seiring dengan pendirian PT. Makira Nature yang juga didirikan pada tahun 2012. Meskipun belum ada track record tentang aktifitas PT. Makira Nature, dalam setahun nama PT. Makira Nature langsung melesat dan membuka banyak cabang perusahaan dibeberapa daerah seperti di Bandung, Purwokerto, Kalimantan Selatan dan Bali. Untuk dijakarta saja tidak kurang ada 5 cabang perusahaan !!!

Tidak seperti perusahaan investasi lainnya yang kerap tidak menunjukkan keterangan putaran uang nasabah yang dikelolanya, PT. Makira Nature lebih membuka diri dengan menjelaskan bahwasanya uang-uang nasabah yang dihimpun dikelola dalam kegiatan-kegiatan 9 (sembilan) anak perusahaannya, yaitu :

1.PT. MAKNA SUMBER MINERAL > bergerak di bidang Explorasi Batubara
2.PT.MAKNA INTI MULIA > bergerak di bidang Ekspoitasi Logam Mulia
3.PT.MAKNA ALAT BERAT > bergerak dibidang Penyewaan Alat Berat
4.PT.MAKNA LAJU TRANSPORTASI > bergerak dibidang Transportasi Pengangkutan Batubara
5.PT.MAKNA AUTO GALLERY > bergerak dibidang ATPM Mobil Bill Up
6.PT.RIDHO RIZKY BUANA MANDIRI > bergerak dibidang Property & Real Estate Developer
7.PT.MESADHAKA > bergerak dibidang dermaga Pelabuhan Batubara
8.PT.BPR KLATEN > bergerak dibidang Bank Perkeriditan Rakyat
9.PT.MAKIRA PALMA INDUSTRI bergerak dibidang Pabrik Minyak Goreng

PT. Makira Nature juga berani mengklaim bahwa pada periode Oktober tahun 2012 laporan transaksi penjualan PT. Makira Nature untuk Logam Mulia pada pihak customer sebesar Rp.1,2 Trilium dan untuk trading Batubara sebesar Rp 94,5 Milyar. PT. Makira juga mengklaim bahwa mereka menangani transportasi pengangkutan batubara sebesar 1,2 juta MT/tahun, atau 30% dari hasil total produksi produsen batubara terkemuka 4 juta MT/tahun dengan Biaya Jasa pengangkutan transportasi dibayar dalam mata uang Rupiah sebesar Rp 75.000,-/MT dengan asumsi BBM solar disediakan oleh pihak produsen batubara terkemuka.

Benarkan semua itu ??????

16 Maret 2013 adalah bel kematian bagi para nasabah PT. Makira Nature. Tanggal 16 adalah tanggal pembagian deviden atas investasi para nasabah sebagaimana telah dinyatakan dalam sertifikat investasi yang diterbitkan PT. Makira Nature. Entah apa alasannya, pada tanggal 16 Maret 2013 kemarin PT. Makira Nature tidak melakukan pembagian deviden kepada para nasabahnya.

Tidak dilakukan pembagian deviden dengan tanpa pemberitahuan, tanpa penjelasan serta tanpa pemberitaan sedikitpun dari pihak karyawan dan atau direksi PT. Makira Nature tentunya menimbulkan keresahan bagi para nasabahnya. Hal ini diperparah lagi dengan tumbangnya perusahaan-perusahaan investasi emas seperti PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS), Raihan Jewellery, PT Asian Gold Concept (AGC), dan PT Graha Arthamas Abadi (GAMA). Adakah PT. Makira Nature menyusul tumbang pula ???

3 hari setelah tanggal 16 Maret, pihak management PT. Makira Nature tetap tidak memberikan pemberitaan dan atau pemberitahuan sebagaimana mestinya. Didepan pintu kaca kantor PT. Makira Nature hanya tertempel selembar penyataan bahwa PT. Makira Nature meminta maaf karena gagal membayar deviden pada tanggal 16 Maret. Gila !!! mereka hanya meminta maaf tanpa memberi kejelasan apa dan mengapa mereka gagal melakukan pembayaran deviden.

10 hari setelah tanggal 16 Maret 2013, setelah sekian lama berusaha mencari jawaban atas kekhawatiran dana miliknya, sebagian nasabah di seputar Jakarta mulai bergerak ke kantor pusat PT. Makira Nature di gedung Tamara Center. Mereka berupaya mencari Eko Nugroho yang merupakan direktur sekaligus owner PT. Makira Nature. Pada saat itu, mereka berhasil bertemu dengan Eko Nugroho. Dalam pertemuan yang tidak terduga-duga itu, Eko Nugroho menebarkan beberapa lembar check untuk menenangkan para nasabah yang berupaya mengepung dan menyandera dirinya didalam ruangan kerjanya. Check yang bertuliskan sejumlah nilai berjuta-juta tersebut tentunya menenangkan hati para nasabah. Sayangnya, hal itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ketika para nasabah ke bank guna mencairkan check yang diterimanya dari Eko Nugroho, yang mereka terima adalah penolakan dan pernyataan pihak bank bahwasanya check tersebut kosong !!!

Rangkaian kebohongan rupanya mulai diterapkan oleh PT. Makira Nature. Kepanikan dikalangan nasabah yang tidak bisa direndam secara baik semakin lama kelamaan hanya membuat kantor pusat PT. Makira semakin sibuk dengan kedatangan para nasabah baik dari Jakarta maupun dari luar Jakarta. Menyadari kepanikan juga melanda sebagian para pengurus PT. Makira Nature, para nasabah Makira Nature, baik secara berkelompok maupun bergerak secara sendiri, mencari tahu dan berupaya menggamati asset –asset yang berkaitan dengan PT. Makira Nature baik asset atas nama perusahaan maupun asset atas nama para direksi PT. Makira Nature. Hasilnya ???? segala klaim dan propaganda sebagai perusahaan mulai terkuak sebagai kebohongan.

28 Maret 2013 setelah berhari-hari dikepung oleh para nasabahnya, Eko Nugroho sebagai Direktur PT. Makira Nature menerbitkan pengumuman yang pada pokoknya menyatakan bahwasanya kegagalan PT. Makira Nature untuk membayar deviden kepada para nasabahnya adalah dikarenakan investasi yang mereka miliki baik didalam maupun diluar negeri tidak dapat dicairkan. Sampai kapan mereka mencairkan investasi ? lagi-lagi pertanyaan tanpa jawaban yang diterima oleh para nasabah.

Tanggal 1 April 2013, tanpa komando para nasabah kembali berdatangan ke kantor PT.Makira Nature. Para nasabah mulai tidak peduli dengan penjelasan pihak management yang mereka masih berusaha mencairkan investasi mereka. Para nasabah juga mulai muak dengan keterangan pihak menagement yang memperkenalkan seseorang yang mengaku-aku sebagai investor baru di PT. Makira Nature. Sungguh logika yang miring apabila ada seorang investor yang mau menanamkan uangnya pada perusahaan yang merugi baik secara asset maupun dari segi modal.

Hingga saat ini para nasabah tetap berupaya mencari keberadaan Eko Nugroho dan pihak-pihak yang patut dianggap bertanggung jawab untuk mengembalikan uang para nasabah. Bila si Eko Nugroho tidak pula hadir dalam bulan April ini, rasanya benar bahwasanya PT. Makira Nature adalah perusahaan penipu !!!

Sumber :
http://m.forum.detik..com/pt-makira-nature-memakan-korban-t672803.html

UPDATE !!!

SAYA PUNYA KAWAN YG KEBLINGER AKAN INVESTASI LOGAM MULIA DI PT.MAKIRA NATURE…KASIAN DIA, BARU IKUTAN BULAN MARET 2013 EEEH..TERJADI MASALAH DG PERUSAHAAN TERSEBUT…DEVIDEN YANG DIJANJIKAN TIDAK KELUAR DAN TERNYATA DARI KAWAN2NYA YG MENDATANGI KANTOR MAKIRA DI TAMARA CENTRE, DIRUT PT.MAKIRA TIDAKADA DI DLM NEGERI…ADA APA GERANGAN?

KASIAN MEREKA YG TERGIUR IMING2 DEVIDEN 7-8% PER BULAN…TANPA ADA LM YG DIPEGANG..HANYA SELEMBAR KERTAS SERTIFIKAT SAJA…APAKAH AKAN TERJADI SEPERTI PERUSAHAAN LAIN?(GAMMA,RAIHAN DAN GTI)…….

SEHARUSNYA PEMERINTAH SEGERA TURUN TANGAN MENGATASI KEJADIAN INI…KASIAN MEREKA YG UANGNYA GA JELAS KEMBALI ATAU TIDAK DARI PT.MAKIRA NATURE…

SUMBER
makira memakai trik gti bilang ada investor baru, padahal secara akal sehat, tidak ada orang yang mau menanamkan uang di perusahaan yang bermasalah dan harus membayar milyaran uang nasabah lagi
Quote:Original Posted By levix
makira memakai trik gti bilang ada investor baru, padahal secara akal sehat, tidak ada orang yang mau menanamkan uang di perusahaan yang bermasalah dan harus membayar milyaran uang nasabah lagi


sepertinya gan memang trik perusahaan model gini kayanya, seperti kasus GTI / LEM / Raihan aja masih belum jelas gimana pengembalian dana nasabahnya
Quote:Original Posted By MrBento21


Kontrak selama 12 bulan dengan dividen 2.2% per bulan Investasi di perusahaan sesungguhnya : Rp 134.000.000,-

Investor akan memegang emas fisik ANTAM 1kg + sertifikat dan setiap bulan investor akan menerima benefit sebesar (670.000.000 x 2.2%) = Rp. 14.740.000,- total benefit yang di dapat selama kontrak 12 bln adalah 14.740.000 x 12 = Rp 176.880.000,-

Investor dapat menjual kembali emas kepada PT. Makira atau dapat menjual emas lgsg ke toko emas. Di akhir kontrak investor mengembalikan surat kontrak kepada PT. Makira dan mendapat pengembalian dana investasi sebesar Rp.134.000.000,- (3jt spread).



buset berarti 1 tahun 132% dan masih balik lagi modal 134 jt
brp kali lipat dari bunga deposito tuh

kudu hati 2 gan , mau untung malah buntung, ane sempet di prospek sama sohib ane spy beli emas bgituan ,,,,gak dah ...mending beli emas yg ada barangnya.
hari ini harga emas jatuh makin dalam gan. Dah ndak prospektif lagi inv emas. Mending beli tambak, sawah dan kebon aja gan
Quote:Original Posted By j4xgunz
kudu hati 2 gan , mau untung malah buntung, ane sempet di prospek sama sohib ane spy beli emas bgituan ,,,,gak dah ...mending beli emas yg ada barangnya.


iya gan jaman sekarang penipu pada berani, smp buka PT. segala buat nipu doang ckckckck
hahaaa bener gan mending beli tanah atau kontrakan dah ya aman terkendali itu
Quote:Original Posted By MrBento21
Dalam leafet/ brosur PT. Makira Nature yang ditebarkan di masyarakat diilustrasikan :

Harga emas di pasar (antam) : Rp. 536.000,- /gram
Harga emas makira (up 25%) : Rp. 670.000,-/gram

investor ingin investasi 1kg, investor membayar Rp 536.000.000,- + selisih 25% Rp.134.000.000,- + spread 3.000.000 = Rp 673.000.000,-

Kontrak selama 12 bulan dengan dividen 2.2% per bulan Investasi di perusahaan sesungguhnya : Rp 134.000.000,-

Investor akan memegang emas fisik ANTAM 1kg + sertifikat dan setiap bulan investor akan menerima benefit sebesar (670.000.000 x 2.2%) = Rp. 14.740.000,- total benefit yang di dapat selama kontrak 12 bln adalah 14.740.000 x 12 = Rp 176.880.000,-

Investor dapat menjual kembali emas kepada PT. Makira atau dapat menjual emas lgsg ke toko emas. Di akhir kontrak investor mengembalikan surat kontrak kepada PT. Makira dan mendapat pengembalian dana investasi sebesar Rp.134.000.000,- (3jt spread).

Tawaran investasi sebagaimana diuraikan diatas adalah tawaran investasi yang ditawarkan PT MAKIRA NATURE, sebuah perusahaan yang mengklaim bergerak di bidang usaha perdagangan, shipping, construction, forwarding dan perdagangan logam mulia antam. PT. Makira Nature pada awalnya berkantor pusat di Gedung Sampoerna Strategic Square - South Tower Level 18, Jalan Jend. Sudirman kav 45 - 46, Jakarta, yang kemudian kantor pusat dengan kantor operasional menjadi satu alamat dengan menyewa 2 ruangan kantor yang cukup megah di Gedung Tamara Centre lantai 6, jl. Jend. Sudirman Kav 24, Jakarta.

Sebagai perusahan yang mengklaim sebagai perusahaan yang bergerak di perdagangan logam mulia, rasanya tidak aneh apabila perusahaan ini menawarkan beberapa program investasi, seperti :

1. "Gold Trade Program" yaitu program investasi berjangka perdagangan emas. Dalam program investasi ini, PT. Makira Nature menawarkan 2 (dua) pilihan program yakni :

-GTP (Gold Trade Program) : Pengelolaan hasil pembelian emas dimana selisih nilai jual beli harga (spread) dikelola untuk menghasilkan sebuah deviden sebesar 25 %.

-GSP (Gold Saving Program) : pengelolaan emas simpanan customer baik berupa fisik emas maupun nilai rupiah yang sama nilai dengan jumlah emas yang akan disimpan. Deviden dari GSP adalah sebesar 3,5% dari nilai pengelolaan dengan jangka waktu saving selama 3, 6 dan 12 bulan.

2. Gold Trade Program Customer (GTPC), yang lebih dikenal dengan istilah program deposito emas. Dalam program ini, PT. Makira Nature menawarkan beberapa pilihan investasi, seperti :

Customer Regular:Pembelian emas minimum sebanyak 10 gram sampai dengan 100 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1% per bulan.

Customer Premier:Pembelian emas minimum sebanyak 101 gram sampai dengan 1000 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1,2% per bulan.

Customer VIP : Pembelian emas minimum sebanyak 1001 gram, dengan harga yang berlaku pada saat transaksi berlangsung dengan jangka waktu 3, 6, 12 bulan. Deviden dari program ini 1,4% per bulan.

Seperti layaknya dalam program investasi pada umumnya, setiap customer/ nasabah yang ikut dalam program investasi yang ditawarkan, PT. Makira Nature menerbitkan Sertifikat sebagai tanda bukti keikutsertaan. Kesemua tanda bukti keikutsertaan seseorang sebagai nasabah PT. Makira Nature dicetak dan tercetak dengan exclusive. Suatu pembuktian yang mengesankan bagi mereka yang telah menanamkan uangnya dalam program investasi PT.Makira Nature.


Produk investasi emas yang diluncurkan PT. Makira Nature diluncurkan pada tahun 2012 seiring dengan pendirian PT. Makira Nature yang juga didirikan pada tahun 2012. Meskipun belum ada track record tentang aktifitas PT. Makira Nature, dalam setahun nama PT. Makira Nature langsung melesat dan membuka banyak cabang perusahaan dibeberapa daerah seperti di Bandung, Purwokerto, Kalimantan Selatan dan Bali. Untuk dijakarta saja tidak kurang ada 5 cabang perusahaan !!!

Tidak seperti perusahaan investasi lainnya yang kerap tidak menunjukkan keterangan putaran uang nasabah yang dikelolanya, PT. Makira Nature lebih membuka diri dengan menjelaskan bahwasanya uang-uang nasabah yang dihimpun dikelola dalam kegiatan-kegiatan 9 (sembilan) anak perusahaannya, yaitu :

1.PT. MAKNA SUMBER MINERAL > bergerak di bidang Explorasi Batubara
2.PT.MAKNA INTI MULIA > bergerak di bidang Ekspoitasi Logam Mulia
3.PT.MAKNA ALAT BERAT > bergerak dibidang Penyewaan Alat Berat
4.PT.MAKNA LAJU TRANSPORTASI > bergerak dibidang Transportasi Pengangkutan Batubara
5.PT.MAKNA AUTO GALLERY > bergerak dibidang ATPM Mobil Bill Up
6.PT.RIDHO RIZKY BUANA MANDIRI > bergerak dibidang Property & Real Estate Developer
7.PT.MESADHAKA > bergerak dibidang dermaga Pelabuhan Batubara
8.PT.BPR KLATEN > bergerak dibidang Bank Perkeriditan Rakyat
9.PT.MAKIRA PALMA INDUSTRI bergerak dibidang Pabrik Minyak Goreng

PT. Makira Nature juga berani mengklaim bahwa pada periode Oktober tahun 2012 laporan transaksi penjualan PT. Makira Nature untuk Logam Mulia pada pihak customer sebesar Rp.1,2 Trilium dan untuk trading Batubara sebesar Rp 94,5 Milyar. PT. Makira juga mengklaim bahwa mereka menangani transportasi pengangkutan batubara sebesar 1,2 juta MT/tahun, atau 30% dari hasil total produksi produsen batubara terkemuka 4 juta MT/tahun dengan Biaya Jasa pengangkutan transportasi dibayar dalam mata uang Rupiah sebesar Rp 75.000,-/MT dengan asumsi BBM solar disediakan oleh pihak produsen batubara terkemuka.

Benarkan semua itu ??????

16 Maret 2013 adalah bel kematian bagi para nasabah PT. Makira Nature. Tanggal 16 adalah tanggal pembagian deviden atas investasi para nasabah sebagaimana telah dinyatakan dalam sertifikat investasi yang diterbitkan PT. Makira Nature. Entah apa alasannya, pada tanggal 16 Maret 2013 kemarin PT. Makira Nature tidak melakukan pembagian deviden kepada para nasabahnya.

Tidak dilakukan pembagian deviden dengan tanpa pemberitahuan, tanpa penjelasan serta tanpa pemberitaan sedikitpun dari pihak karyawan dan atau direksi PT. Makira Nature tentunya menimbulkan keresahan bagi para nasabahnya. Hal ini diperparah lagi dengan tumbangnya perusahaan-perusahaan investasi emas seperti PT Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS), Raihan Jewellery, PT Asian Gold Concept (AGC), dan PT Graha Arthamas Abadi (GAMA). Adakah PT. Makira Nature menyusul tumbang pula ???

3 hari setelah tanggal 16 Maret, pihak management PT. Makira Nature tetap tidak memberikan pemberitaan dan atau pemberitahuan sebagaimana mestinya. Didepan pintu kaca kantor PT. Makira Nature hanya tertempel selembar penyataan bahwa PT. Makira Nature meminta maaf karena gagal membayar deviden pada tanggal 16 Maret. Gila !!! mereka hanya meminta maaf tanpa memberi kejelasan apa dan mengapa mereka gagal melakukan pembayaran deviden.

10 hari setelah tanggal 16 Maret 2013, setelah sekian lama berusaha mencari jawaban atas kekhawatiran dana miliknya, sebagian nasabah di seputar Jakarta mulai bergerak ke kantor pusat PT. Makira Nature di gedung Tamara Center. Mereka berupaya mencari Eko Nugroho yang merupakan direktur sekaligus owner PT. Makira Nature. Pada saat itu, mereka berhasil bertemu dengan Eko Nugroho. Dalam pertemuan yang tidak terduga-duga itu, Eko Nugroho menebarkan beberapa lembar check untuk menenangkan para nasabah yang berupaya mengepung dan menyandera dirinya didalam ruangan kerjanya. Check yang bertuliskan sejumlah nilai berjuta-juta tersebut tentunya menenangkan hati para nasabah. Sayangnya, hal itu tidak berjalan sebagaimana mestinya. Ketika para nasabah ke bank guna mencairkan check yang diterimanya dari Eko Nugroho, yang mereka terima adalah penolakan dan pernyataan pihak bank bahwasanya check tersebut kosong !!!

Rangkaian kebohongan rupanya mulai diterapkan oleh PT. Makira Nature. Kepanikan dikalangan nasabah yang tidak bisa direndam secara baik semakin lama kelamaan hanya membuat kantor pusat PT. Makira semakin sibuk dengan kedatangan para nasabah baik dari Jakarta maupun dari luar Jakarta. Menyadari kepanikan juga melanda sebagian para pengurus PT. Makira Nature, para nasabah Makira Nature, baik secara berkelompok maupun bergerak secara sendiri, mencari tahu dan berupaya menggamati asset –asset yang berkaitan dengan PT. Makira Nature baik asset atas nama perusahaan maupun asset atas nama para direksi PT. Makira Nature. Hasilnya ???? segala klaim dan propaganda sebagai perusahaan mulai terkuak sebagai kebohongan.

28 Maret 2013 setelah berhari-hari dikepung oleh para nasabahnya, Eko Nugroho sebagai Direktur PT. Makira Nature menerbitkan pengumuman yang pada pokoknya menyatakan bahwasanya kegagalan PT. Makira Nature untuk membayar deviden kepada para nasabahnya adalah dikarenakan investasi yang mereka miliki baik didalam maupun diluar negeri tidak dapat dicairkan. Sampai kapan mereka mencairkan investasi ? lagi-lagi pertanyaan tanpa jawaban yang diterima oleh para nasabah.

Tanggal 1 April 2013, tanpa komando para nasabah kembali berdatangan ke kantor PT.Makira Nature. Para nasabah mulai tidak peduli dengan penjelasan pihak management yang mereka masih berusaha mencairkan investasi mereka. Para nasabah juga mulai muak dengan keterangan pihak menagement yang memperkenalkan seseorang yang mengaku-aku sebagai investor baru di PT. Makira Nature. Sungguh logika yang miring apabila ada seorang investor yang mau menanamkan uangnya pada perusahaan yang merugi baik secara asset maupun dari segi modal.

Hingga saat ini para nasabah tetap berupaya mencari keberadaan Eko Nugroho dan pihak-pihak yang patut dianggap bertanggung jawab untuk mengembalikan uang para nasabah. Bila si Eko Nugroho tidak pula hadir dalam bulan April ini, rasanya benar bahwasanya PT. Makira Nature adalah perusahaan penipu !!!

Sumber :
http://m.forum.detik..com/pt-makira-...n-t672803.html


Tanyakan ke AHU di kemenkumham RI.
Quote:Original Posted By MrBento21
SAYA PUNYA KAWAN YG KEBLINGER AKAN INVESTASI LOGAM MULIA DI PT.MAKIRA NATURE…KASIAN DIA, BARU IKUTAN BULAN MARET 2013 EEEH..TERJADI MASALAH DG PERUSAHAAN TERSEBUT…DEVIDEN YANG DIJANJIKAN TIDAK KELUAR DAN TERNYATA DARI KAWAN2NYA YG MENDATANGI KANTOR MAKIRA DI TAMARA CENTRE, DIRUT PT.MAKIRA TIDAKADA DI DLM NEGERI…ADA APA GERANGAN?

KASIAN MEREKA YG TERGIUR IMING2 DEVIDEN 7-8% PER BULAN…TANPA ADA LM YG DIPEGANG..HANYA SELEMBAR KERTAS SERTIFIKAT SAJA…APAKAH AKAN TERJADI SEPERTI PERUSAHAAN LAIN?(GAMMA,RAIHAN DAN GTI)…….

SEHARUSNYA PEMERINTAH SEGERA TURUN TANGAN MENGATASI KEJADIAN INI…KASIAN MEREKA YG UANGNYA GA JELAS KEMBALI ATAU TIDAK DARI PT.MAKIRA NATURE…

SUMBER


Pemerintah kita sepertinya malah membiarkan hal hal seperti ini terjadi, mungkin ada Konsensus / Perjanjian atau lemahnya Undang undang atau malah Menterinya serta Aparat yg main mata. Masyarakat 'Sakit; gampang tergiur dengan Janji serta Bualan Indah... melihat Duit segebok sdh bingung, padahal itu bukan miliknya, Tanyakan ke AHU Depkumham ttg keabsahan Nama dan Alamat Perusahaan Tersebut, jangan mengharap Dana kembali kalau sdh 1 bulan tak ada hasil, sudah kabur dengan perlindungan dan Nama baru. Doakan saja ramai ramai meminta pada Tuhan gan agar Manusia seperti itu di adzab segera. Pesan Ane ber Investasilah dengan Bijaksana gan, lihat dan Mengertilah dahulu ttg nama Perusahaan dan dalam bidang apa mereka bergerak.. kalau dalam bidang Pertambangan/Tranportasi, maka tanyakan alamat/Armada/Jumlah personel/Alamat kantor/kapasitas produksi/kandungan kalori hasil tambang dll dll.

Jangan Percaya ada Investasi yang sampai 100% per bulan atau Lebih..

Semakin tinggi mereka menjalankan Resiko Investasi tersebut maka akan semakin berisiko Hangus Pula Dana Nasabah. Karena itu hukum Sebab Akibat akan berlaku pula di Investasi. selain Faktor Mental.
Oleh Karena itu bila ada Trader yang gembar gembor akan mendulang 100% bahkan 200% hasil Return dari Dana Investasi... maka Be carefull with this. bukannya melarang agan ber investasi dengan cepat atau Beresiko tetapi berbagi kemanfaatan atas Pengalaman yang pernah ane alami, smoga akan menambah khasanah walau agan agan tak mengalaminya langsung.
salam profit dan Barokah selalu untuk Rizki yg kita dapatkan.
www.jadenforex.co.id
again thingned

High Risk High Return /Low Risk Low Return Jadenforex.co.id

Semakin tinggi mereka menjalankan Resiko Investasi tersebut maka akan semakin berisiko Hangus Pula Dana Nasabah. Karena itu hukum Sebab Akibat akan berlaku pula di Investasi. selain Faktor Mental.
Oleh Karena itu bila ada Trader yang gembar gembor akan mendulang 100% bahkan 200% hasil Return dari Dana Investasi... maka Be carefull with this. bukannya melarang agan ber investasi dengan cepat atau Beresiko tetapi berbagi kemanfaatan atas Pengalaman yang pernah ane alami, smoga akan menambah khasanah walau agan agan tak mengalaminya langsung.
salam profit dan Barokah selalu untuk Rizki yg kita dapatkan.
www.jadenforex.co.id
again thingned
Quote:Original Posted By pungguk
hari ini harga emas jatuh makin dalam gan. Dah ndak prospektif lagi inv emas. Mending beli tambak, sawah dan kebon aja gan


kalau trading mah prospek2 aja gan , tinggal ikutin flow nya saja, dia turun yah kita open sell
turut berduka gan
semoga lbh bijak tuk investasi
dan mulai waspasa beda dagang dan investasi
wah... parah ne makira... padahal udah perusahaan besar.. tapi malah collpase
kabar terakhir dari pertemuan kmaren gmn? share dunk..
Sudah Banyak Contohnya Kenapa juga Para investor Tertipu Sama Model Beginian.....

Taktik Memilih Perusahaan Pialang untuk berinvestasi

1Jangan cepat percaya dengan janji memperoleh keuntungan besar;
2Kenali pihak yang menemui anda (minta nomor-nomor telepon yang dapat menghubunginya);
3.Minta nomor izinnya dan periksakan ke BAPPEBTI;
4.Minta nama perusahaan pialang yang menugasinya;
5.Pelajari dokumen profil perusahaan pialang tersebut berikut dengan kinerjanya;
6.Pelajari dokumen pemberitahuan adanya resiko;
7.Pelajari dokumen kesepakatan nasabah;
8.Minta nomor rekening khusus untuk nasabah;
9.Minta sistem pengawasan dan penyelesaian pengaduan nasabah;
10.Teliti bagaimana pembukaan margin anda dibuat;
11.Pelajari karakteristik perdagangan kontrak komoditi yang dipilih.