KASKUS

Cool 

Quote:Original Posted By junkyards


Hehe, itu kan yang diumumkan

Yg ane bold biru, ane analogikan terbalik ya:
Kalau perilaku kayak gitu ditolerir (pembunuhan pasukan elit/ aparat negara) dan didiamkan, apa ga mungkin di kemudian hari para preman ga takut lagi sama aparat negara?
Sesumbar para preman dan propaganda mafia kepada masyarakat: "Aparat negara, pasukan elit lagi, bisa dibantai ama preman, apalagi kaliaaan masyarakat sipil lemah yang ga mau ane peras?"


setubuh gan. maka memang layak sekali, si tikus got itu (istilahnya yang dipopulerkan om benny) wajib diberantas demi NKRI kita tercinta.
Quote:Original Posted By lala92


btw manusia yang dikurung itu siapa ya gan? yang ngeroyok kemaren.




Quote:Original Posted By kurosakikun_13


ini gw setuju banget, kebanyakan orang2 pada kebawa euforia 'kopasus/TNI berbakti ke masyarakat dg memberantas preman', padahal motifnya cuma balas dendam karena ada anggota kopasus yang mati dikeroyok 4 preman ini. Makanya gw jadi bertanya2, kalo waktu kejadian di Hugo's yang mati dikeroyok itu orang sipil (bukan anggota kopasus), mau gak 11 oknum kopasus itu bela2in nyerang LP buat bunuh 4 preman itu?

Satu2nya alasan yang membenarkan pembunuhan adalah dalam keadaan nyawa sedang terancam, di luar alasan itu gak ada alasan apapun yg membenarkan pembunuhan


yang dibunuh oleh oknum kopassus itu baru tersangka.. sekali lagi baru tersangka.. baru dapat diduga.. belum sampe ke terdakwa apalagi sampe terpidana.. kalo terpidana baru ketauan kalo mereka benar2 telah membunuh alm serka santoso.. kalo yang dibunuh oknum kopassus yang di lapas itu apakah kita sudah yakin bahwa mereka semua yang bener2 terlibat yang membunuh alm serka santoso..?? itulah gunanya hukum ditegakkan..
Quote:Original Posted By Judess


yang bikin penasaran malah ini kasus sebenarnya persaingan bisnis atau rebutan jatah?


moh komen, lha wong salah 1 ne bapakke kancaku lawas jaman isih enom2an........

Cool 

Quote:Original Posted By ye2x
Eks Kepala BIN: Kalau Perlu, 11 Anggota Kopassus Dapat Bintang Mahaputra




Jakarta - Kasus LP Cebongan yang melibatkan 11 anggota Kopassus dinilai akibat bisunya hukum. Sehingga, terbunuhnya Sertu Heri Santoso oleh para preman mengakibatkan senjata yang bicara.

"Premanisme di Jogja yang merajalela ini membuktikan hukum bisu. Hukum tidak bisa menyentuh preman-preman ini. Hukum ini masih punya legalitas tapi sudah tidak punya legitimasi. Hukum ini sudah tidak mempunyai daya rekatnya, sehingga masyarakat sudah tidak percaya lagi," kata mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN), AM Hendropriyono saat berbincang dengan detikcom, Senin (8/4/2013).

Di mata pendiri sekolah intelijen itu, hukum tertinggi adalah keselamatan rakyat. Oleh sebab itu, apabila hukum tidak bisa melindungi rakyatnya maka senjata yang akan bicara.

"Makanya secara hukum mereka salah, tapi secara moral mereka baik. Kalau perlu mereka dapat bintang mahaputra," papar Kepala BIN 2001-2004 ini.

Oleh sebab itu, Alumni Akmil 1967 ini meminta masyarakat memahami kasus ini secara menyeluruh, tidak sepotong-potong. Selain itu, Hendro juga meminta masyarakat menyeret-nyeret pimpinan Kopassus dalam perkara tersebut.

"Apa yang dilakukan prajurit-prajurit Kopassus ini di Cebongan, kalau secara moral dia adalah prajurit yang baik, tapi secara hukum dia salah. Seandainya dia harus dihukum, dia tetap seorang prajurit yang baik. Kalau perlu dikasih bintang jasa itu sama masyarakat. Hukum bicara yang benar dan yang salah. Moral bicara yang baik dan yang jelek. Hukumnya bisu, makanya senjata saja yang bunyi," pungkas Hendro.

Spoiler for sumber:



sebelumnya ijinin TS ngasih pendapat pribadi TS....
menurut ane memang sangat pantas itu PREMAN di kasi hal selayak itu...
toh kalo agan-agan tau kopasus itu punya rasa kebersamaan yang sangat tinggi.




tapi kata si anggota hewan, 11 anggota kopasus kesatria ini terancam hukuman mati. jika memang itu benar, semoga mereka dapat penghargaan anumerta dan dimakamkan di taman makam pahlawan. tapi mari kita berdoa supaya mereka lolos dari ancaman hukuman tersebut dan bila bisa, mereka terbebas dari segala hukuman atas segala jasanya memberangus si tikus got kampret itu. memang benar secara hukum mereka salah (karena sekarang hukum saja bisa dibeli dan dimafiakan, padahal katanya negara hukum...
), tapi secara moril mereka benar dah bahkan berjasa.
semoga dan tetap optimis, pemerintah dan negara kita terbuka mata dan hatinya melihat peristiwa ini.

ane setuju dengan perkataan pak hendropriyono.
Quote:Original Posted By epstein


Please use proper words at forum, what you say reflects yourself
If you have the records / video please upload it.

Once more I'm not your younger brother!


You sounds like a younger brother, cause if you did not see that on headline news may 98, its either you were livin overseas, or underage when it happened
Quote:Original Posted By Judess


setelah itu kabur ke Jordania?

r:

Ya kaburlah lha wong dikeroyok yg pgn nyelametin muka. Lagian, pembunuhan 1 keluarga agus wirahadikusuma itu kasusnya selse ga si, cah ayu?
Quote:Original Posted By junkyards


Hehe, itu kan yang diumumkan

Yg ane bold biru, ane analogikan terbalik ya:
Kalau perilaku kayak gitu ditolerir (pembunuhan pasukan elit/ aparat negara) dan didiamkan, apa ga mungkin di kemudian hari para preman ga takut lagi sama aparat negara?
Sesumbar para preman dan propaganda mafia kepada masyarakat: "Aparat negara, pasukan elit lagi, bisa dibantai ama preman, apalagi kaliaaan masyarakat sipil lemah yang ga mau ane peras?"

ane bantu sundul gan biar kagak tenggelem...

kan sedih bener ya udah ngebantai eh hukumannya ringan ( liat sejarah hukuman yang diterima si Deki pas ngebunuh sebelumnya...)

pembantaian dilakukan di lapas ane memang kagak setuju...
tapi kalo yang kerjaannya memang preman dan ngebunuh sana-sini,dibante ane setuju...
sayang kejadiannya di lapas....
hormat kepada pak danjen
Quote:Original Posted By kurosakikun_13


ini gw setuju banget, kebanyakan orang2 pada kebawa euforia 'kopasus/TNI berbakti ke masyarakat dg memberantas preman', padahal motifnya cuma balas dendam karena ada anggota kopasus yang mati dikeroyok 4 preman ini. Makanya gw jadi bertanya2, kalo waktu kejadian di Hugo's yang mati dikeroyok itu orang sipil (bukan anggota kopasus), mau gak 11 oknum kopasus itu bela2in nyerang LP buat bunuh 4 preman itu?

Satu2nya alasan yang membenarkan pembunuhan adalah dalam keadaan nyawa sedang terancam, di luar alasan itu gak ada alasan apapun yg membenarkan pembunuhan


Ane mah gak dukung kopasusnya sih gan, apalagi dukung preman.. Hhi
Yah gan, tindakan kopasus sudah menyalahi hukum..
Tapi ane bingung, yg maling motor di gebukin sama warga, bahkan sampe di bakar, motor malingnya pun ikut di bakar.. Padahal sih korbanya cuman satu, tapi yg ngehajr tuh maling sampe ratusan orang yah? Hhi

Quote:Original Posted By KangPri
Bagi penggemar mario puzo, ada bukunya berjudul omerta. Disitu ada 2 alasan kenapa eksekusi harus dilakukan

1. Tertutup: semata mata untuk menyingkirkan target. Biasanya nasib dan jasad target tidak ketauan rimbanya, eksekusi pun rapi tanpa jejak sama sekali

2. Terbuka: bertujuan untuk mengirimkan pesan. Biasanya pasca eksekusi, mayat target ditaruh diruang publik agar semakin banyak yg melihat. Mayat yg dieksekusi biasanya dlm kondisi kebo, alias memprihatinkan

Dlm hemat newbie,Untung yg ini ketauan, karena kalo dilakukan pake modus yg g ketauan, pelaku pasti lg kejar setoran nyawa

Umur ente brapa waktu taun 98? G baca koran taun segitu danjen itu jg ngaku dia yg salah dan mundur dari kopassus trus mvkanya diblow up seluruh koran indo? G kaya yg kabur ke malang?


Yang pasti gue juga sudah baca koran jaman itu.
Mungkin agan seangkatan or angkatan bawah gue.

Mundur itu inisiatif sendiri?
atau dipecat atas saran DKP, dan berencana kudeta?

Itu beda jauh loh

Pesan buat para pemimpin negeri, hilangkan gaya dan adab premanisme.
Moral kita skrg sdh di titik nadir... toloong selamatkan moral anak bangsa.
Quote:Original Posted By Reddyrovers
Sodara2, jangan terpengaruh dulu dengan maistream yang beredar di masyarakat berdasar pada pemberitaan maupun pengakuan sepihak tersebut.
mari kita tunggu hasil putusan pengadilan militer, karena bakal ada yang "menarik" di dalamnya.

fakta2 berikut semoga diajukan juga dalam pengadilan :
1, case ammo bergrafir "norinco";
2,kepala ammo yang notabene "utuh" tanpa goresan maupun coakan meski sudah melewati laras beralur, menembus daging dan bersarang pada tembok;
3, pengakuan para narapidana mengenai bentuk popor senapan yang"uniq" dan menyerupai gagang sekop terlipat.

kaboerrrrr...............................................


gan, gan, supaya diperhatikan ya. bagi masyarakat umum seperti gue, siapapun 'identitas' pelaku sebenarnya itu gak penting.

mungkin bagi sebagian kecil kaskuser dimari, 'identitas' itulah yang penting. tidak heran terjadi debat kusir yang panas dimari.
ibarat terjadi pencurian ikan goreng di dapur, siapapun pelakunya: ikan goreng terlanjur lenyap. bagi gue, siapapun yang menggondol ikan itu, mereka tetap maling, TANPA PENGECUALIAN. mau pelakunya kucing kampung sebelah atau kucing persia kesayangan, kucing itu tetaplah seekor kucing maling. tidak perlu pengecualian, tidak perlu pembenaran, tidak perlu romansa-romansa sentimentil. hitam selamanya akan menjadi hitam, jangan sampai dijadikan putih.

Quote:Original Posted By epstein


Yang pasti gue juga sudah baca koran jaman itu.
Mungkin agan seangkatan or angkatan bawah gue.

Mundur itu inisiatif sendiri?
atau dipecat atas saran DKP, dan berencana kudeta?

Itu beda jauh loh


Bener baca koran beneran? Muka merah mata sembab dan dia bilang sendiri saya mengundurkan diri.

Perkara versi mau kudeta, dsb, itu kan kerjaanya yg nglepas timtim buat merdeka. Dia yg menang terserah mereka mau nulis apaan jg
Quote:Original Posted By superboobies

lalu preman2 itu dimasukan dalam golongan warga apa dong gan


sampah masyarakat,

kalau rumah lu kotor karena sampah apa lu akan biarin aja atau lu akan bersih bersih?
Quote:Original Posted By junkyards


Hehe, itu kan yang diumumkan

Yg ane bold biru, ane analogikan terbalik ya:
Kalau perilaku kayak gitu ditolerir (pembunuhan pasukan elit/ aparat negara) dan didiamkan, apa ga mungkin di kemudian hari para preman ga takut lagi sama aparat negara?
Sesumbar para preman dan propaganda mafia kepada masyarakat: "Aparat negara, pasukan elit lagi, bisa dibantai ama preman, apalagi kaliaaan masyarakat sipil lemah yang ga mau ane peras?"


ga akan sampe segitunya.. separah-parahnya atau sedewa-dewanya preman tetep aja masih ada rasa takut sama HUKUM..
contohnya aja si hercules sama john kei...

Quote:Original Posted By dragonz.app


ambil sisi positif aja gan, karna ada alasan untuk melakukan tindakan (walau tidak dibenarkan dalam hukum).
kalo masyarakat umum ngak ada alasan untuk melakukan tindakan, itukan wewenang polisi.
kenyataan aparat polisi banyak lemah untuk bertindak kalo kasus begini.


aparat polisi lemah dsb? okelah gw pahamin kenapa kalian skeptis..
tapi faktanya lagi itu preman-preman lagi DIPENJARA.. dan tentunya akan jalanin proses hukum.. bukan lagi keliaran bebas di luar..
simpel aja itu anggota kopassus emang pengen eksekusi sendiri.. mungkin menganggap kopassus itu bagian yang terpisah dari NKRI

Quote:Original Posted By perardua


lebay seorang militer pasti didoktrin Know your enemy, know your friend ...jadi gak akan random cari target operasi


positif thinking banget lo.. :
iya kalau memang tindakan mereka itu atas perintah komandan alias RESMI dari negara..
tapi kalau tindakan di luar perintah kayak yang di cebongan gimana?
kebetulan aja ini korbannya preman biadab..
percuma juga kang dicounter kek apa juga pasti tetep ngeyel,tipikal
Quote:Original Posted By KangPri

Bener baca koran beneran? Muka merah mata sembab dan dia bilang sendiri saya mengundurkan diri.

Perkara versi mau kudeta, dsb, itu kan kerjaanya yg nglepas timtim buat merdeka. Dia yg menang terserah mereka mau nulis apaan jg


Prabowo Menyesal Tak Jadi Kudeta Habibie

source

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat Letnan Jenderal (Purn) Prabowo Subianto sadar betul citra dirinya tidak terlepas dari peristiwa sejarah tahun 1998. Prabowo yang merupakan menantu Presiden ke-2 RI Soeharto itu sempat diisukan akan melakukan kudeta terhadap Presiden ke-3 RI BJ Habibie.

"Kalau orang dengar nama Prabowo pasti akan tergambar bekas tentara, komandan Kopassus, dan kudeta, serta kejadian 1998. Itu kan urut-urutannya," ujar Prabowo, Selasa (18/12/2012), saat memberikan public lecture di Four Seasons Hotel, Jakarta.

Terkait isu kudeta itu, Prabowo bahkan mengutarakan penyesalannya tidak jadi melakukan kudeta tahun 1998 silam. Pernyataannya itu diucapkan Prabowo sambil berseloroh.

"Saya letnan jenderal purnawirawan, mantan Panglima Kostrad yang hampir kudeta. Tapi, kudeta enggak jadi, nyesel juga saya sekarang, ha-ha-ha...," ujar Prabowo.

Seperti diketahui, hubungan antara Prabowo dan BJ Habibie pada tahun 1998 silam dikabarkan sempat memanas. Di dalam buku Detik-detik yang Menentukan karya BJ Habibie diceritakan bagaimana Prabowo sempat meminta bertemu Habibie yang ketika itu menjadi presiden setelah Soeharto mundur. Pertemuan akhirnya dilakukan pada 22 Mei 1998 di Istana Negara.

Di dalam pertemuan itu, Habibie akhirnya memecat Prabowo dari posisinya sebagai Pangkostrad. Prabowo dikabarkan sempat tidak terima akan keputusan Habibie. Namun, Habibie tetap bertahan dengan alasan adanya pergerakan pasukan TNI AD masuk ke arah Kuningan dan menuju Istana Negara.

Prabowo berdalih bahwa itu untuk mengamankan presiden. Namun, Habibie tidak lantas percaya dan tetap pada keputusannya mencopot Prabowo.

Menurut Prabowo, ketika itu, dia tidak jadi melakukan kudeta lantaran sumpahnya di masa remaja dulu. Pada umur 18 tahun, Prabowo menyatakan dirinya sudah bersumpah untuk membela negara Indonesia yang bersendikan Pancasila.

"Gara-gara sumpah sih jadi enggak jadi, karena saya ingat itu. Saya takutnya sama buku kecil yang berisi UUD 1945. Takutnya hanya satu buku itu, yang di dalamnya ada satu ayat yang menyebutkan presiden pegang kekuasaan tertinggi atas angkatan perang. Jadi, sudah dikunci dengan satu kalimat itu," ujar pria yang kini tengah meniti jalan menuju calon presiden pada 2014 ini.

comen ane gan

wah jiwa korsa nya bikin rakyat takut ke militer nich ... kalo ada oknum militer ribut dengan warga ... bisa abis nich warga oleh jiwa korsa yg salah jurusan ini
Quote:Original Posted By yusran23
parah udah di dalem tahanan masih di buru jga. padahal udah dapet hukuman pelakunya tapi anggotannya ga puas kalau pelakunnya ga mati.


tau dari mana dpt hukuman setimpal gan?

pesan buat para TNI yang jujur

buatlah negri ini aman dengan rasa bela negara yang tinggi

salam

terima kasih
×