KASKUS

Quote:Original Posted By fs169

Keunggulannya bisa bawa senjata yg lebih berat...
Kekurangannya gara2 berat dan bodinya semok jadi susah mindah-mindahin pake pesawat sekelas hercules, gak kayak anoa yg bisa masuk ke hercules...

Mending dibata sama simpatisan tentara malaysia... Saya pernah dibata gara2 nulis reply kalo Keanu Reeves itu homo di trit lounge...


itu namanya apes gan
Quote:Original Posted By greenheart


Saat ini doktrin KEP kan sdg dlm revisi, tp sepertinya Tim Pokja blm melihat adanya kebutuhan ranpur 8x8 ini


sayang sekali, padahal tidak bisa disangkal kalau trend apc/ifv kedepannya itu yang 8x8.

untuk itu, selamat kepada Malay yang mengikuti jejak singapur dengan AV8-nya

kembali lagi kepada kemampuan pindad, dengan pengalaman pindad selama ini, seharusnya pengembangan anoa 8x8 tidak akan sedemikian berat, karena techological gap-nya tidak begitu jauh dengan yang 6x6. ketimbang mengembangkan 'medium' tank yang harus dari nol.

mungkin saja kalau anoa 8x8 jadi, rupanya bisa seperti ini
anoa 8x8 murmer, standar


anoa 8x8 rcws berat + atgm


anoa 8x8 turret


sotosopan dari foto anoa 6x6 kanon baik itu yang 90mm maupun 20mm






Quote:Original Posted By incoherrent


sayang sekali, padahal tidak bisa disangkal kalau trend apc/ifv kedepannya itu yang 8x8.

untuk itu, selamat kepada Malay yang mengikuti jejak singapur dengan AV8-nya

kembali lagi kepada kemampuan pindad, dengan pengalaman pindad selama ini, seharusnya pengembangan anoa 8x8 tidak akan sedemikian berat, karena techological gap-nya tidak begitu jauh dengan yang 6x6. ketimbang mengembangkan 'medium' tank yang harus dari nol.

mungkin saja kalau anoa 8x8 jadi, rupanya bisa seperti ini
anoa 8x8 murmer, standar


anoa 8x8 rcws berat + atgm


anoa 8x8 turret


sotosopan dari foto anoa 6x6 kanon baik itu yang 90mm maupun 20mm








nice pict,,,, Anoa 8x8
ADVS Desert Chameleon








Advanced Defense Vehicle Systems Delivers Armored Personnel Carriers to Kuwait Ministry of Interiors


LAKE ORION, Mich. --- Advanced Defense Vehicle Systems (ADVS) announces today the first production delivery of the ADVS 6X6X6 Desert Chameleon armored personnel carriers to the Kuwait Ministry of Interior (KMOI).

ADVS began discussion with the KMOI in 2007 to design a security vehicle able to meet their specific mobility, survivability, and performance requirements. ADVS designed, manufactured, tested, and completed the vehicles for delivery by fall 2010, a less-than three year full development to production timeline duration.

The ADVS 6x6x6 Desert Chameleon vehicle specs include a removable " V " hull design with adaptable armor modules to increase blast dispersion and survivability, a 600-horsepower Caterpillar engine power-pack, a fully independent active suspension system and a speed sensitive all-wheel steering system. These advanced wheeled vehicles offer the most innovative design and safety features, surpassing current U.S. Army military vehicles in terms of maneuverability, capability, performance, comfort and survivability.

James LeBlanc Sr., founder and CEO of ADVS, stated " the engineering, design and workmanship of these ten-person vehicles will provide the capability desired by the Kuwaiti government to effectively complete missions in challenging environments on desert sand and extreme temperature conditions and to safely maneuver in heavily populated areas. "

Under this program, SupplyCore, a leader in supply chain management and distribution of tactical vehicle spare parts, assisted in the procurement and supply chain management of production and aftermarket parts for the ADVS 6X6X6 Desert Chameleon. In addition, True North Logistics, a Michigan based logistics firm, assisted with the distribution and management of vehicle parts during vehicle production.

ADVS specializes in designing, engineering and manufacturing defense vehicles for current and future requirements of the military, homeland defense, and national security markets. ADVS and their principles have been working with the U.S. and international governments for over 40 years in the development of security and tactical vehicles. ADVS also provides program management, field service, logistics, training, manual support, and spare parts for tactical vehicles. ADVS' innovative vehicle product features plus extensive experience contributes highly to mission efficiency and increased survivability.

SupplyCore helps the armed services and the DLA improve their supply chain performance and eliminate waste while providing superior service to the warfighter. SupplyCore has spent over twenty years streamlining and improving its technological processes and its supply chain, which translates into more efficient purchasing for the federal government.



Sources : http://www.defense-aerospace.com/



Pindad ?









ATM uji prototaip AV8 sebelum pengeluaran




29/03/2013 4:42pm


LANGKAWI - Angkatan Tentera Malaysia (ATM) sedang menguji prototaip kereta perisai tempur generasi masa depan, AV8, yang diterimanya sebelum pengeluaran kenderaan itu dilaksanakan di negara ini, kata Menteri Pertahanan, Datuk Seri Ahmad Zahid Hamidi.

" Kita sudah pun menerima prototaip kereta perisai itu dan sedang menjalankan ujian.

" Kita akan bina 257 kereta perisai dengan belanja sebanyak RM7.3 bilion. Pembinaannya yang bertempat dalam negara akan memberi faedah kepada 100 syarikat tempatan, ” katanya kepada pemberita pada Pameran Maritim dan Areoangkasa Antarabangsa Langkawi 2013 (LIMA 2013) di sini hari ini.

Kereta perisai yang mempunyai lapan tayar itu dibangunkan dengan teknologi Turki dan sebuah kilang akan didirikan di Malaysia untuk mengeluarkan kenderaan versi tempatan yang dikenali sebagai AV8.

Beliau berkata, kesemua pembekalan kereta perisai itu dijangka siap sepenuhnya dalam tempoh 13 tahun.



- BERNAMA -




Kalo di indonesia, katanya balak 8 ga cocok di pake.. mobility nya kurang karena ga bisa naik herky

Lebih cocok balak 6, soalnya lincah dan bisa masuk jalan sempit



Otokar ARMA 8x8


Spoiler for :



Nurol Makina Ejder 6x6 AWPC



Spoiler for :




ESSCOM : DEFTECH AV-4 and AV-8 To The Fore



A fleet of 4×4 and 8×8 wheeled armoured personnel carriers (APC) designed and developed in Pekan are set to be used to defend the country against foreign incursions.

Prime Minister Datuk Seri Najib Tun Razak said the Government hoped to send a fleet of APCs produced by DRB-Hicom Defence Technologies Sdn Bhd (DEFTECH) to Lahad Datu, Sabah.

“We have set up the Eastern Sabah Safety Zone to prevent any other armed intrusion and to further enhance the security of the state.

“ The battalion will be supported with the necessary equipment and logistics by our very own APCs, ” he told some 2,000 staff of DRB-Hicom Group at the International College of Automotive Malaysia at Pekan on April 26.

DEFTECH has unveiled its very first 4×4 wheeled APC dubbed the AV-4 during DSA 2006. The AV-4 has been tested not only by the Malaysian Army but other ASEAN armies as well including the Royal Brunei Land Forces (RBLF) and the Timor Leste Defence Force (F-FDTL). A police variant was also developed for potential usage by the RMP’s Armoured Car unit.

As part of the Malaysian Army’s plan to replace its ageing Radpanzer Condor APC currently in service, DEFTECH has unveiled the new AV-8 APC during DSA 2010 which features many state-of-the-art technologies and weapons which would enable the Malaysian Army to fight efficiently in 21st century’s network centric warfare.

Ops Daulat has been one of the best examples of the effectiveness of APCs in counter-terrorism and anti-guerilla warfare. Since the beginning of Ops Daulat on March, the Condors have played significant role to the ground troops engaging the Sulu terrorists by providing direct fire support as well as safely transporting the troops along the combat zones.



Sources : http://malaysiaflyingherald.wordpress.com/



Quote:Original Posted By clay.keys
Congratz buat malay yg br menghasilkan masterpiece sendiri

Masih ada yg mau bilang anoa pindad lbh keren?

ane gan kalo kata ane sih ya anoa lebih sangar gan bentuknya
Bakal saingan dengan tarantula kita dong
Quote:Original Posted By siginesia
Bakal saingan dengan tarantula kita dong


saingan dari segi mananya ??

Kok Mahal

Ampun gan, ane cuman heran. Kenapa maling sampe keluar 2,4 M buat 200-an AFV sementara kita cuma keluar 280jt dapet nyaris 200 Leo + marder? Toh marder jg bakalan dirakit di Pindad kan?

Ini kita yg hokki apa maling yg bego. Ampun gan, beneran mau tahu niy.

Mengapa kah kah kah kah?
Quote:Original Posted By suromenggolo
Kalo di indonesia, katanya balak 8 ga cocok di pake.. mobility nya kurang karena ga bisa naik herky

Lebih cocok balak 6, soalnya lincah dan bisa masuk jalan sempit





Perasaan terex 8x8 muat juga tuh masuk herky nya singa mbah. Sbnrnya ane kok krg percaya tahayul klo mau msh herky harus 6x6
Quote:Original Posted By buzztami
Sialan, gw dapat bata gara2 ngritik Discipline triggernya nya tentara malon yg buruk. G nyangka banyak simpatisan tentara Malon yg ga rela klo tentaranya dibilang Ga discipline hahahaha dari satu orang tapi berurutan kasih bata nya, semoga bukan centeng anak buahnya HPC2 aja


yang jelas bukan ane gan, banyak agen jaguh bertebaran dimari
Quote:Original Posted By ngepamah


yang jelas bukan ane gan, banyak agen jaguh bertebaran dimari


banyakan jaman dulu, ada localone, netnot dll... tapi sopan sopan kok orangnya. HPC2 juga lumayan sopan, tapi sering monolog doi.
Apa mesti roda 8 lebih baik dari roda 6 ??? Kan tergantung gmn doktrin pergelaran pasukan yg kita anut.
Terpenting spec anoa harus ditingkatkan : armour nya, kemampuan amphibi, sistem persenjataan dan tentu CMS nya
Quote:Original Posted By dellealpi82
Ampun gan, ane cuman heran. Kenapa maling sampe keluar 2,4 M buat 200-an AFV sementara kita cuma keluar 280jt dapet nyaris 200 Leo + marder? Toh marder jg bakalan dirakit di Pindad kan?

Ini kita yg hokki apa maling yg bego. Ampun gan, beneran mau tahu niy.

Mengapa kah kah kah kah?


Malaysia keluar duit segitu banyak karena fitur mereka komplit. Contoh: AV8 mereka bakal pakai BMS, Leo 2 RI saja nggak pakai. Terus kalau anda baca dari awal, ada yang dilengkapi ATGM. Itu bisa mengancam Leopard 2.

IFV modern harga satuannya bisa mencapai 3 juta dolar. Anda kalau mau bilang kemahalan, silahkan, tapi dari segi kemampuan, levelnya IFV modern jauh lebih tinggi daripada Anoa kita.

Di bidang ini jujur saja Indonesia ketinggalan jauh dibandingkan Malaysia. Sayangnya tampaknya mindset kita terlalu fokus ke kavalri, sehingga yang dikembangkan malah medium tank. Padahal kita saat ini lebih perlu IFV dan APC. Harusnya Anoa dikembangkan lebih jauh, karena kita butuhnya ribuan. Lalu bikin versi roda rantai juga. Tapi kok malah mandek, yang kedengaran malah Tarantula dari Korea Selatan.
Hari Merdeka 2013














PARS 8x8 Turki, ni yang kata mereka buatan tempatan/buatan dalem negeri itu yak

padahal kan cuma ngerakitnya aja disana, pasang sekrup doang hehe

itupun juga paling yang ngerjain TKI kita

tapi BTW ajib bener ni, sangar ngeliatnya...