KASKUS

Investasi Emas Golden Makmur Citra Sejahtera (GMCS)

1. PROGRAM TRANSAKSI FISIK (Golden Fantastic 01)
EMAS TERBIT DI HARI YANG SAMA 1 KG
Harga kesepakatan 1 Kg Emas Antam 705.000.0000

Keterangan Masa Kontrak / Bulan

Deviden 4 bln = 14.100.000/bln
Deviden 6 bln = 15.862.500/bln
Deviden 12 bln = 17.625.000/bln


Di akhir masa kontrak :
* Apabila Emas / LM 1 KG dengan bersertifikat Antam dikembalikan HARUS DENGAN NOMOR SERI SAMA, maka dana Konsumen mula-mula sebesar 705.000.000,- akan dikembalikan.

* Apabila TIDAK disertai pengembalian Emas / LM 1 KG, maka dibayar selisihnya 705.000.000 - 515.000.000 ( nilai kesepakatan perusahaan ) = Rp. 190.000.000,-

* Minimum transaksi fisik 100 gram = 70.500.000


BANK DEPOSITO akan diterbitkan untuk pengambilan fisik minimal 1 Kg
dengan masa kontrak 6 dan 12 bulan.

Masa terbit jaminan:
untuk kontrak 6bln : akhir bulan ke 3 dan 6
untuk kontrak 12bln : akhir bulan ke 1, 6, 9 dan 12

**Semua masing" 25% per x terbit**


2. PROGRAM TRANSAKSI NON FISIK (Golden Fantastic 10)
EMAS TERBIT DI HARI YANG SAMA 100 GRAM
Harga kesepakatan 1 Kg Emas Antam 265.000.000

Keterangan Masa Kontrak / Bulan

Deviden 4 bln = 14.100.000/bln
Deviden 6 bln = 17.625.000/bln
Deviden 12 bln = 19.387.500/bln


Di akhir masa kontrak :
* Apabila Emas / LM 10% dengan bersertifikat Antam dikembalikan HARUS DENGAN NOMOR SERI SAMA, maka dana Konsumen mula-mula sebesar 265.000.000,- akan dikembalikan.

* Apabila Emas / LM 10% tidak dikembalikan, maka di akhir kontrak dipotong dengan harga kesepakatan Rp. 705.000.- / Gram

* Minimum transaksi fisik 100 gram = 26.500.000


BANK DEPOSITO akan diterbitkan untuk pengambilan non fisik minimal 1 Kg
dengan masa kontrak 6 dan 12 bulan.

Masa terbit jaminan:
untuk kontrak 6bln : akhir bulan ke 3 dan 6
untuk kontrak 12bln : akhir bulan ke 1, 6, 9 dan 12

**Semua masing" 25% per x terbit**

3. Golden Fantastic Secondary (Selisih)
1 KG= 195jt

Keterangan Masa Kontrak / Bulan

Deviden 4 bln = 14.100.000/bln
Deviden 6 bln = 15.862.500/bln
Deviden 12 bln = 17.625.000/bln


BANK DEPOSITO akan diterbitkan untuk pengambilan non fisik minimal 1 Kg
dengan masa kontrak 12 bulan.

Masa terbit jaminan:
untuk kontrak 12bln : akhir bulan ke 3, 6, 9 dan 12

**Semua masing" 25% per x terbit**

4. Golden Fantastic BG100

LIMITED!!!
EMAS TERBIT DI HARI YANG SAMA 1 KG
Harga kesepakatan 1 Kg Emas Antam 705.000.0000

Keterangan Masa Kontrak / Bulan
Deviden 12 bln = 14.100.000/bln

BANK DEPOSITO akan diterbitkan 100% akhir bulan ke1

For More Info:
Hendry Wijaya 08989207382 / 260849A2

http://darkshang.blogspot.com/
sistim perhitungan yang bawah ini

2. PROGRAM TRANSAKSI KONTRAK EMAS –NON FISIK (DP)
*Start from : Rp. 26.500.000 - Kontrak 100gr*

Maksudnya gimana ya? Apa kita cuma setor Rp265 juta/1kg ke GMCS aja lalu perbulan kita dapat Rp 19.800.000 atau bagaimana?

Mohon penjelasannya. trims
Ya betul gan kita setor 265jt ke GMCS tapi buat janji dulu ama saya.... Kalau langsung setor tar ga ketauan dong yang setor siapa hehehe... Kita dapat fix income per bulan 19,8jt kalau ingin info lebih lanjut add PIN bb saya aja...

Waspada, Investasi Emas Dengan Keuntungan Dijamin

Jakarta - Perusahaan yang menawarkan investasi emas dengan keuntungan dijamin, sebaiknya diwaspadai.

"Perusahaan yang benar, tidak akan menjamin nasabahnya. Misalnya, setiap bulannya akan mendapatkan keuntungan 2% atau 10%, ini ciri bukan perusahaan yang benar," ujar Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa saat dihubungiinilah..com, Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Menurutnya, perusahaan yang benar hanya akan memberikan gambaran ke depannya tentang harga emas. Mereka tidak akan menyebutkan angka pasti atau bahkan menjamin keuntungan yang akan diterima investor. Pasalnya, harga emas tidak pasti dan bersifat naik turun harganya.

"Badan yang mengawasi juga harus memberikan arahan ke masyarakat, sehingga masyarakat tau perusahaan yang benar atau bukan. Dan masyarakat tidak tertipu,"ujarnya.

Saat ini, banyak masyarakat yang tertipu oleh perusahaan yang menawarkan investasi di bidang perdagangan fisik emas, dengan sistem keuntungan yang dijamin besar dan sistem bonus.

sumber : http://ekonomi.inilah..com/read/deta...n#.UTd5iRyl7E0

Ciri-ciri Investasi Bodong: Iming-iming tak Berpotensi Rugi

Metrotvnews.com, Jakarta: Bisnis investasi menjadi cara untuk menyimpan dan mengelola keuangan Anda. Tapi Anda harus hati-hati. Jangan sampai Anda terjebak dalam investasi bodong. Bukan untung yang didapat, modal dan simpanan Anda pun lenyap.

Lantaran itu, pakar investasi Hendro Martono meminta warga mempertanyakan kejelasan investasi bila seorang agen mendatanginya. Bila agen mengatakan investasi itu tak berpotensi rugi, Anda patut curiga.

"Tidak satupun investasi yang tak pernah rugi. Saham maupun reksadana dalam jangka pendek pasti bergejolak, dalam jangka panjang ada kemungkinan rugi," kata Hendra saat hadir dalam program acara 811 Show Metro TV di Jakarta, Kamis (7/3).

Senada dengan itu, Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Firdaus Djaelani pun meminta warga untuk lebih berhati-hati pada tawaran investasi yang menggiurkan. Bila seorang agen mendatangi, minta ia menunjukkan surat dari OJK atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Jangan mudah percaya bila ia hanya menunjukkan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP).

"Bila tak bisa ditanya-tanya, tinggalkan saja," kata Firdaus.

OJK pun memberikan ciri-ciri investasi bodong yang pantas dicurigai:

1. Memberikan iming-iming tingkat imbal hasil yang sangat tinggi (high rate of return).

2. Adanya jaminan bahwa investasi tak memiliki risiko investasi (free risk).

3. Pemberian bonus dan cashback yang sangat besar.

4. Penyalahgunaan testimoni dari pemuka masyarakat (endorsement).

5. Janji kemudahan menarik kembali aset dan jaminan kesehatan (easy, flexible, and safe).

6. Jaminan pembelian tanpa pengurangan nilai (buy back guarantee)

sumber : http://www.metrotvnews.com/metronews...erpotensi-Rugi


Awas jebakan return tinggi investasi emas

JAKARTA. Animo berinvestasi di emas yang cukup tinggi membuka celah bisnis bagi sejumlah perusahaan untuk menawarkan investasi emas berimbal hasil tinggi ke publik. Ada sejumlah perusahaan yang berani menawarkan imbal hasil selangit. KONTAN pernah mengupas beberapa perusahaan investasi jenis ini. Berikut ulasannya.

- Raihan Jewellery
Perusahaan investasi emas ini menawarkan bonus tetap bulanan. Pada kontrak emas fisik, investor membeli emas batangan minimal 100 gram. Harga yang harus dibayarkan lebih mahal 20%-25% dari harga emas Logam Mulia PT Aneka Tambang. Investor mendapatkan bonus sebesar 1,5%-2,5% per bulan selama periode kontrak 6 bulan.
Pada kontrak non fisik, investor membeli emas dan dititipkan kepada Raihan. Investor ditawarkan bonus tetap bulanan sebesar 4,5% dan 5,4% per bulan.
Investasi emas ini mulai mendulang masalah sejak awal Januari 2013 ketika investor tidak lagi menerima pembayaran bonus yang dijanjikan. Selain itu, Raihan juga terbukti mangkir dari janji pembelian kembali emas dari investor. Padahal, investor dijanjikan buyback gurantee yang terdapat dalam kontrak pembelian emas.
- GTIS
Perusahaan investasi emas berlabel Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) ini memiliki dua skema investasi yang mereka tawarkan. Pertama, skema dengan jaminan. Pada skema ini, minimal investasi 100 gram, dengan harga jual 20%–30% lebih tinggi dari harga produk PT Logam Mulia. Janji bonus antara 1,5%-02% per bulan.
Skema kedua adalah titip atau tanpa jaminan. Dalam skema ini, emas yang nasabah beli harus dititipkan kepada GTIS. Pilihan jangka waktunya adalah 6 bulan dan 9 bulan dengan bonus tetap 4,5% dan 5,4% per bulan.
- VGMC
Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) dari situs web-nya, www.vgmc.com, mengaku sebagai perusahaan investasi di bidang eksplorasi dan pertambangan emas yang bermarkas di Panama. VGMC menawarkan saham preferen. Harga emas dijanjikan bakal terus berkembang seiring perkembangan bisnis emas milik VGMC. Namun, sejumlah nasabah di daerah melaporkan VGMC ke pihak berwajib karena investasinya mulai seret.
Perusahaan ini juga masuk dalam daftar situs pialang ilegal oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

- Trimas Mulia
PT Trimas Mulia juga menawarkan jual beli dan investasi emas dengan fee beragam mulai 1%-6% per bulan sesuai dengan skema investasi.Trimas juga menawarkan cashback sebagai pemanis.

Zulfirman Basir, analis Monex Investindo Futures mengatakan, semakin maraknya jenis investasi emas yang menjanjikan imbal hasil tinggi harus membuat investor lebih waspada. “Ketika seseorang membeli emas dengan harga yang lebih mahal sesungguhnya investor sudah dirugikan,” kata Zulfirman.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah menerima sejumlah aduan masyarakat yang merasa dirugikan dari investasi emas tersebut. "Proses penyelidikan tidak boleh diberi tahu sudah sampai mana,” kata Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal I OJK, Robinson Simbolon.

sumber : http://investasi.kontan.co.id/xml/aw...investasi-emas

http://investasi.kontan.co.id/news/b...ihan-jewellery

http://investasi.kontan.co.id/news/t...sia/2013/03/05

http://investasi.kontan.co.id/news/g...bti/2013/03/04

http://keuangan.kontan.co.id/news/ba...r-gtis-di-2011




Masyarakat diminta waspadai bisnis investasi emas

Pemerintah menyarankan masyarakat untuk waspada dengan segala bentuk bisnis investasi emas yang menawarkan imbal hasil terlalu tinggi. Apalagi beberapa kasus seperti investasi emas Raihan Jewellery di Surabaya dan Golden Trader Indonesia Syariah (GTIS) di Jakarta terbukti telah merugikan investor.

Kepala Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag Syahrul R. Sempurnajaya melihat aksi perusahaan seperti Raihan bukan barang baru, lantaran pernah juga dilakukan PT QSAR di SUkabumi beberapa tahun lalu. Dia mengatakan investasi emas yang menawarkan bonus tetap setiap bulan sudah pasti memakai skema ponzi alias permainan uang.

"Semua kegiatan usaha yang dilakukan Raihan Jewellery dan sejenisnya diduga kuat menggunakan skema ponzi, yaitu memutar dana nasabah dengan cara membayar bonus nasabah lama dengan uang dari nasabah baru," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Sabtu (2/3).

Kasus Raihan Jewellery mencuat pekan lalu saat beberapa investor melaporkan perusahaan itu ke kepolisian lantaran imbal bulanan mereka seret sejak akhir 2012. Perusahaan emas abal-abal itu menawarkan emas dengan harga 20-25 persen lebih mahal dari harga logam mulia Aneka Tambang (Antam). Kompensasi dari harga yang lebih mahal itu adalah pemberian bonus setiap bulan selama periode tertentu kepada investor.

Sementara GTIS merupakan perusahaan yang menawarkan skema investasi berbalut emas batangan. Jaringan kantor cabangnya ada di kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, hingga Bangka-Belitung. Pemilik Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) Taufiq Michael Ong dikabarkan kabur dari Indonesia. Pria asal Malaysia itu disebut-sebut telah meninggalkan Indonesia membawa kabur dana yang dihimpun dari nasabahnya. Nasabah GTIS dikabarkan menjadi resah atas kejadian ini.

Syahrul menekankan, pola perdagangan emas seperti itu sebaiknya dihindari masyarakat di masa mendatang. Selain sangat berpotensi merugikan, pemberian imbal hasil tinggi dari investasi emas tidak sesuai sistem transaksi komoditas sesuai Undang-Undang Nomor 10/2011.

"Kami pastikan jenis usaha seperti dilakukan Raihan tidak ada hubungannya sama sekali dengan perdagangan komoditas berjangka," ujar Syahrul.

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melihat pergerakan harga emas dunia akan terus menurun sepanjang tahun ini. Karena itu dia mengaku tidak percaya bila sampai ada perusahaan investasi berani menawarkan imbal balik tinggi buat pembelian emas baik fisik maupun yang dititipkan pada perusahaan.

"Saya lihat harga emas terus menurun. Ini imbas kenyamanan masyarakat investasi di dunia mengenai ekonomi global. Kalau mereka enggak yakin, pasti mereka alihkan investasi ke emas (sehingga harga naik). Tapi ini nyatanya tidak (karena tren harga turun), mulailah mereka beli saham, beli properti, akhirnya di Indonesia harga properti naik," ungkap Gita di kantornya kemarin, Jumat (1/3).



sumber : http://www.merdeka.com/uang/masyarak...tasi-emas.html
Quote:Original Posted By antahberantah2
Jakarta - Perusahaan yang menawarkan investasi emas dengan keuntungan dijamin, sebaiknya diwaspadai.

"Perusahaan yang benar, tidak akan menjamin nasabahnya. Misalnya, setiap bulannya akan mendapatkan keuntungan 2% atau 10%, ini ciri bukan perusahaan yang benar," ujar Ekonom Danareksa Research Institute, Purbaya Yudhi Sadewa saat dihubungiinilah..com, Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Menurutnya, perusahaan yang benar hanya akan memberikan gambaran ke depannya tentang harga emas. Mereka tidak akan menyebutkan angka pasti atau bahkan menjamin keuntungan yang akan diterima investor. Pasalnya, harga emas tidak pasti dan bersifat naik turun harganya.

"Badan yang mengawasi juga harus memberikan arahan ke masyarakat, sehingga masyarakat tau perusahaan yang benar atau bukan. Dan masyarakat tidak tertipu,"ujarnya.

Saat ini, banyak masyarakat yang tertipu oleh perusahaan yang menawarkan investasi di bidang perdagangan fisik emas, dengan sistem keuntungan yang dijamin besar dan sistem bonus.

sumber : http://ekonomi.inilah..com/read/deta...n#.UTd5iRyl7E0


Awas jebakan return tinggi investasi emas

JAKARTA. Animo berinvestasi di emas yang cukup tinggi membuka celah bisnis bagi sejumlah perusahaan untuk menawarkan investasi emas berimbal hasil tinggi ke publik. Ada sejumlah perusahaan yang berani menawarkan imbal hasil selangit. KONTAN pernah mengupas beberapa perusahaan investasi jenis ini. Berikut ulasannya.

- Raihan Jewellery
Perusahaan investasi emas ini menawarkan bonus tetap bulanan. Pada kontrak emas fisik, investor membeli emas batangan minimal 100 gram. Harga yang harus dibayarkan lebih mahal 20%-25% dari harga emas Logam Mulia PT Aneka Tambang. Investor mendapatkan bonus sebesar 1,5%-2,5% per bulan selama periode kontrak 6 bulan.
Pada kontrak non fisik, investor membeli emas dan dititipkan kepada Raihan. Investor ditawarkan bonus tetap bulanan sebesar 4,5% dan 5,4% per bulan.
Investasi emas ini mulai mendulang masalah sejak awal Januari 2013 ketika investor tidak lagi menerima pembayaran bonus yang dijanjikan. Selain itu, Raihan juga terbukti mangkir dari janji pembelian kembali emas dari investor. Padahal, investor dijanjikan buyback gurantee yang terdapat dalam kontrak pembelian emas.
- GTIS
Perusahaan investasi emas berlabel Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) ini memiliki dua skema investasi yang mereka tawarkan. Pertama, skema dengan jaminan. Pada skema ini, minimal investasi 100 gram, dengan harga jual 20%–30% lebih tinggi dari harga produk PT Logam Mulia. Janji bonus antara 1,5%-02% per bulan.
Skema kedua adalah titip atau tanpa jaminan. Dalam skema ini, emas yang nasabah beli harus dititipkan kepada GTIS. Pilihan jangka waktunya adalah 6 bulan dan 9 bulan dengan bonus tetap 4,5% dan 5,4% per bulan.
- VGMC
Virgin Gold Mining Corporation (VGMC) dari situs web-nya, www.vgmc.com, mengaku sebagai perusahaan investasi di bidang eksplorasi dan pertambangan emas yang bermarkas di Panama. VGMC menawarkan saham preferen. Harga emas dijanjikan bakal terus berkembang seiring perkembangan bisnis emas milik VGMC. Namun, sejumlah nasabah di daerah melaporkan VGMC ke pihak berwajib karena investasinya mulai seret.
Perusahaan ini juga masuk dalam daftar situs pialang ilegal oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti).

- Trimas Mulia
PT Trimas Mulia juga menawarkan jual beli dan investasi emas dengan fee beragam mulai 1%-6% per bulan sesuai dengan skema investasi.Trimas juga menawarkan cashback sebagai pemanis.

Zulfirman Basir, analis Monex Investindo Futures mengatakan, semakin maraknya jenis investasi emas yang menjanjikan imbal hasil tinggi harus membuat investor lebih waspada. “Ketika seseorang membeli emas dengan harga yang lebih mahal sesungguhnya investor sudah dirugikan,” kata Zulfirman.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sendiri telah menerima sejumlah aduan masyarakat yang merasa dirugikan dari investasi emas tersebut. "Proses penyelidikan tidak boleh diberi tahu sudah sampai mana,” kata Deputi Komisioner Pengawasan Pasar Modal I OJK, Robinson Simbolon.

sumber : http://investasi.kontan.co.id/xml/aw...investasi-emas

http://investasi.kontan.co.id/news/b...ihan-jewellery

http://investasi.kontan.co.id/news/t...sia/2013/03/05

http://investasi.kontan.co.id/news/g...bti/2013/03/04

http://keuangan.kontan.co.id/news/ba...r-gtis-di-2011


Masyarakat diminta waspadai bisnis investasi emas

Pemerintah menyarankan masyarakat untuk waspada dengan segala bentuk bisnis investasi emas yang menawarkan imbal hasil terlalu tinggi. Apalagi beberapa kasus seperti investasi emas Raihan Jewellery di Surabaya dan Golden Trader Indonesia Syariah (GTIS) di Jakarta terbukti telah merugikan investor.

Kepala Badan Pengawas Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag Syahrul R. Sempurnajaya melihat aksi perusahaan seperti Raihan bukan barang baru, lantaran pernah juga dilakukan PT QSAR di SUkabumi beberapa tahun lalu. Dia mengatakan investasi emas yang menawarkan bonus tetap setiap bulan sudah pasti memakai skema ponzi alias permainan uang.

"Semua kegiatan usaha yang dilakukan Raihan Jewellery dan sejenisnya diduga kuat menggunakan skema ponzi, yaitu memutar dana nasabah dengan cara membayar bonus nasabah lama dengan uang dari nasabah baru," ujarnya dalam keterangan tertulis yang diterima merdeka.com, Sabtu (2/3).

Kasus Raihan Jewellery mencuat pekan lalu saat beberapa investor melaporkan perusahaan itu ke kepolisian lantaran imbal bulanan mereka seret sejak akhir 2012. Perusahaan emas abal-abal itu menawarkan emas dengan harga 20-25 persen lebih mahal dari harga logam mulia Aneka Tambang (Antam). Kompensasi dari harga yang lebih mahal itu adalah pemberian bonus setiap bulan selama periode tertentu kepada investor.

Sementara GTIS merupakan perusahaan yang menawarkan skema investasi berbalut emas batangan. Jaringan kantor cabangnya ada di kota besar seperti Jakarta, Medan, Surabaya, hingga Bangka-Belitung. Pemilik Golden Traders Indonesia Syariah (GTIS) Taufiq Michael Ong dikabarkan kabur dari Indonesia. Pria asal Malaysia itu disebut-sebut telah meninggalkan Indonesia membawa kabur dana yang dihimpun dari nasabahnya. Nasabah GTIS dikabarkan menjadi resah atas kejadian ini.

Syahrul menekankan, pola perdagangan emas seperti itu sebaiknya dihindari masyarakat di masa mendatang. Selain sangat berpotensi merugikan, pemberian imbal hasil tinggi dari investasi emas tidak sesuai sistem transaksi komoditas sesuai Undang-Undang Nomor 10/2011.

"Kami pastikan jenis usaha seperti dilakukan Raihan tidak ada hubungannya sama sekali dengan perdagangan komoditas berjangka," ujar Syahrul.

Di sisi lain, Menteri Perdagangan Gita Wirjawan melihat pergerakan harga emas dunia akan terus menurun sepanjang tahun ini. Karena itu dia mengaku tidak percaya bila sampai ada perusahaan investasi berani menawarkan imbal balik tinggi buat pembelian emas baik fisik maupun yang dititipkan pada perusahaan.

"Saya lihat harga emas terus menurun. Ini imbas kenyamanan masyarakat investasi di dunia mengenai ekonomi global. Kalau mereka enggak yakin, pasti mereka alihkan investasi ke emas (sehingga harga naik). Tapi ini nyatanya tidak (karena tren harga turun), mulailah mereka beli saham, beli properti, akhirnya di Indonesia harga properti naik," ungkap Gita di kantornya kemarin, Jumat (1/3).



sumber : http://www.merdeka.com/uang/masyarak...tasi-emas.html


Terima kasih atas masukannya.

Siaran Pers Akhir Tahun 2010 Satgas Waspada Investasi

Pastikan bahwa orang/perusahaan yang melakukan penawaran tersebut telah memiliki izin sesuai dengan peruntukannya dari salah satu lembaga yang berwenang seperti :

Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), Departemen Keuangan

Bank Indonesia (BI)

Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti), Departemen Perdagangan

SELALU INGAT, bahwa :

Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) BUKAN IZIN untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi

Jangan tergiur dengan janji keuntungan yang tidak wajar

Segera laporkan kepada Polisi atau Sekretariat Satgas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum Di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi bila mengetahui ada tawaran penghimpunan dana dan pengelolaan investasi ilegal atau mencurigakan.


Bentuk Produk Ilegal Yang Umum Ditawarkan

1. Fixed income products, yang tidak terpengaruh pergerakan pasar

2. Simpanan, yang menyerupai produk perbankan (tabungan atau deposito), dimana pada beberapa kasus berupa surat Delivery Order (D/O) atau Surat Berharga yang diterbitkan suatu perusahaan

3. Penyertaan modal investasi, dimana dana yang terkumpul dari masyarakat dijanjikan akan ditempatkan pada lebih dari satu instrument keuangan atau pada sektor riil;

4. Program investasi online melalui internet, yang menjanjikan pengembalian dana investasi secara rutin

Karakteristik Produk Ilegal Yang Umum Ditawarkan

1. Imbal hasil (return) keuntungan yang ditawarkan sangat tinggi (tidak masuk akal) dan atau dalam jumlah yang pasti

2. Produk investasi ditawarkan dengan janji akan dijamin dengan instrument tertentu seperti Giro atau dijamin oleh pihak tertentu seperti pemerintah, bank dan lain-lain

3. Menggunakan nama perusahaan-perusahaan besar secara tidak sah untuk meyakinkan calon investor;

4. Dana masyarakat tidak dicatat dalam segregated account.

Metode Umum Penjualan Produk Ilegal

1. Penjualan atau penawaran produk investasi dilakukan melalui tenaga marketing secara langsung atau melalui bisnis dengan menggunakan sistem yang menyerupai Multi Level Marketing (MLM). Di sisi lain MLM merupakan salah satu sistem dalam memasarkan barang dan/atau jasa

2. Calon nasabah mengisi formulir, dan membuka rekening bank untuk menerima profit sharing/komisi/bonus.

3. Setoran dana dilakukan secara tunai atau transfer. Atas setoran tersebut diterbitkan sertifikat atau surat sanggup (promissory notes) yang mencantumkan jadwal pembayaran profit sharing.

4. Dapat pula berupa jual beli surat Delivery Order (D/O) perusahaan manufaktur ataupun Surat Berharga lainnya, dimana terdapat klausul bahwa kepada pemegang (holders) akan dibayarkan imbalan berupa bunga sebesar persentase tertentu di atas bunga deposito.

5. Pada beberapa kasus, penawaran produk investasi dilakukan dengan menggunakan kegiatan keagamaan untuk menarik nasabah.

6. Penawaran produk investasi pada umumnya menggunakan media internet/online.

7. Perusahaan pengerah dana masyarakat secara ilegal bertindak seolah-olah sebagai agen dari perusahaan investasi yang berada di dalam maupun di luar negeri atau bekerja sama dengan pengelola dana investasi yang berkedudukan di dalam maupun di luar negeri yang telah mempunyai izin usaha yang sah dari otoritas;

8. Dana masyarakat umumnya dijanjikan akan dikelola dan diinvestasikan melalui beberapa Pialang Berjangka dan atau Perusahaan Efek yang sering disebut sebagai aliansi strategisnya.

9. Penawaran produk investasi sering diadakan dalam acara seminar atau investor gathering, yang pada umumnya sering diikuti oleh para public figure seperti pejabat, artis, tokoh politik dan lainnya dan dilakukan di tempat yang mewah atau hotel berbintang 4 atau 5, guna menunjukkan bonafiditas usahanya.

10. Menawarkan lowongan pekerjaan kepada lulusan baru dari perguruan tinggi untuk bekerja di perusahaan komoditi berjangka, setelah sebelumnya meminta sejumlah dana sebagai syarat bekerja di perusahaan tersebut.

Modus Operandi Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi Secara Ilegal

1, Kegiatan operasional tindakan melawan hukum dalam penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi secara ilegal tidak dilengkapi dengan dokumen perizinan yang sah dari Bank Indonesia, Bapepam dan LK, atau Bappebti.

2. Pada umumnya perusahaan berbentuk badan usaha Perseroan Terbatas (PT) atau Koperasi Simpan Pinjam, dan hanya memiliki dokumen Akta Pendirian/Perubahan Perusahaan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), Keterangan domisili dari Lurah setempat, dengan legalitas usaha berupa Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP), dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP).
Berdasarkan Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 36/M-DAG/PER/9/2007 tentang Penerbitan Surat Izin Usaha Perdagangan, diatur bahwa Perusahaan dilarang menggunakan SIUP untuk melakukan kegiatan “menghimpun dana masyarakat dengan menawarkan janji keuntungan yang tidak wajar (money game)”

3. Pada beberapa kasus, ditemukan pula perusahaan pengerah dana masyarakat yang mengakui dan menggunakan izin usaha perusahaan lainnya dalam operasinya.

Kegiatan Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi Secara Legal

Salah satu bentuk perlindungan terhadap kegiatan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi adalah melalui mekanisme pemberian izin usaha oleh otoritas terhadap pihak yang menghimpun dana masyarakat dan atau mengelola portofolio investasi dimaksud untuk nasabah individu atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah.
Mekanisme pemberian izin usaha terhadap penghimpun dana masyarakat dan pengelola dana investasi masyarakat dimaksud adalah dalam kerangka pemenuhan persyaratan kemampuan baik dari sisi permodalan, operasional usaha, termasuk pengendalian internal terkait dengan kegiatan pengelolaan investasi dan penghimpunan dana.
Di samping itu, mekanisme ini akan menciptakan adanya sistem pengaturan, pembinaan, dan pengawasan terhadap setiap kegiatan pengelolaan investasi dan penghimpunan dana tersebut yang pada akhirnya akan memberikan perlindungan terhadap setiap pemodal atau nasabah yang telah mempercayakan dananya untuk diinvestasikan di sektor tertentu.
Berdasarkan ketentuan perundang-undangan yang ada, saat ini ada beberapa jenis izin usaha untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi, antara lain izin usaha sebagai Bank, Manajer Investasi, dan Pialang Perdagangan Berjangka (Pialang Berjangka).
Berdasarkan Undang-undang No. 10 tahun 1998 yang merupakan perubahan atas Undang-Undang No. 7 tahun 1992 tentang Perbankan, Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. Setiap pihak yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan, wajib terlebih dahulu mendapatkan izin usaha sebagai Bank dari Bank Indonesia.
Berdasarkan Undang-undang Nomor 8 Tahun 1995 tentang Pasar Modal (Undang-undang Pasar Modal), izin usaha Manajer Investasi diberikan oleh Bapepam dan LK. Adapun lingkup kegiatan usaha Manajer Investasi meliputi pengelolaan portofolio Efek untuk para nasabah atau mengelola portofolio investasi kolektif untuk sekelompok nasabah. Dana yang dikelola oleh Manajer Investasi diinvestasikan pada instrumen Efek sebagaimana dimaksud dalam Undang-undang Pasar Modal, yaitu surat berharga yaitu surat pengakuan utang, surat berharga komersial, saham, obligasi, tanda bukti utang, Unit Penyertaan kontrak investasi kolektif, kontrak berjangka atas Efek, dan setiap derivatif dari Efek.
Sedangkan izin usaha Pialang Perdagangan Berjangka (Pialang Berjangka) diberikan oleh Bappebti berdasarkan Undang-undang Nomor 32 Tahun 1997 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi. Izin usaha ini mencakup kegiatan yang berkaitan dengan jual beli komoditi berdasarkan kontrak berjangka atas amanat nasabah dengan menarik sejumlah uang dan atau surat berharga tertentu sebagai margin untuk menjamin transaksi tersebut.
Daftar perusahaan yang telah mendapatkan izin usaha untuk melakukan penghimpunan dana masyarakat dan pengelolaan investasi tersebut di atas, dapat diakses melalui website masing-masing otoritas sebagai berikut:
Website Bapepam dan LK : www.bapepam.go.id
Website Bank Indonesia : www.bi.go.id
Website Bappebti : www.bappebti.go.id

Kontak Satgas


Jika Anda memiliki informasi maupun pengaduan sehubungan dengan penghimpunan dana maupun pengelolaan investasi secara ilegal oleh pihak-pihak tertentu, diharapkan untuk dapat segera menyampaikan informasi tersebut kepada Sekretariat Satgas melalui :

Website http://waspada-investasi.bapepam.go.id
http://www.facebook.com/waspadainvestasi
Email waspadainvestasi@bapepam.go.id
waspadainvestasi@yahoo.com
laporan@bapepam.go.id
SMS 0818-9-8000-9
Surat Sekretariat Satgas Waspada Investasi
Biro Pemeriksaan dan Penyidikan
Bapepam dan LK
Gedung Sumitro Djojohadikusumo, lt.6
Jl. Lapangan Banteng Timur 1 – 4
Jakarta 10710
Telepon (021) 385 7821
Faksimili (021) 345 3591


sumber : http://waspada-investasi.bapepam.go.id/
http://waspada-investasi.bapepam.go....uk_ilegal.html
http://waspada-investasi.bapepam.go....ik_produk.html
http://waspada-investasi.bapepam.go....penjualan.html
http://waspada-investasi.bapepam.go....an_ilegal.html
http://waspada-investasi.bapepam.go...._operandi.html
http://waspada-investasi.bapepam.go....ak_satgas.html
uang investor di putar dimana?, ada laporan keuangan setiap bulan yang bisa menjelaskan apakah benar perusahaan ini bisa memberikan fix profit?
Quote:Original Posted By baskija
uang investor di putar dimana?, ada laporan keuangan setiap bulan yang bisa menjelaskan apakah benar perusahaan ini bisa memberikan fix profit?


Uang diputar di tambang di afrika selatan untuk detail hanya diberi tahu jika nasabah menaruh dalam jumlah besar (saya sendiri tidak tau). Biar anda dikasih tau seperti apapun jika tidak percaya juga sama aja kan .

Yang terpenting ada JAMINAN BANK DEPOSITO. Jaminan itu asli dan dapat di cek langsung ke BANK yang bersangkutan dan dapat dicairkan bila perusahaan terjadi apa-apa.

Kalau ingin lebih jelas add aja PIN 260849A2
Ingin tanya-tanya only jg dilayanin kok. Mau masuk apalagi


hah..ada lagi yg beginian...bandel ya...apa ga pernah ngaskus...
tinggal nunggu sesepuh aja turun gunung lengkap dengan peralatan perangnya...ane mah cukup jadi kompor aja...
Quote:Original Posted By darkshang


Uang diputar di tambang di afrika selatan untuk detail hanya diberi tahu jika nasabah menaruh dalam jumlah besar (saya sendiri tidak tau). Biar anda dikasih tau seperti apapun jika tidak percaya juga sama aja kan .

Yang terpenting ada JAMINAN BANK DEPOSITO. Jaminan itu asli dan dapat di cek langsung ke BANK yang bersangkutan dan dapat dicairkan bila perusahaan terjadi apa-apa.

Kalau ingin lebih jelas add aja PIN 260849A2
Ingin tanya-tanya only jg dilayanin kok. Mau masuk apalagi



ini namanya menjebak, investor diberi tahu setelah setor dana dalam jumlah besar, lalu ternyata tambang emasnya fiktif dan tidak ada bukti2 konkrit bahwa gmcs berinvestasi disana, nasabah yang sudah setor dana tidak bisa tarik lagi. apalagi anda sendiri tidak tahu, kok anda berani sekali menawarkan perusahaan yang anda tidak tahu jelas arah investasinya???

kata siapa ada ada jaminan bank deposito pasti aman? anda tidak menjelaskan secara rinci dana yang dijamin itu berapa dan kapan. dan ingat, BANK TIDAK PERNAH BEKERJA SAMA DENGAN GMCS UNTUK MENJAMIN GMCS. darimana anda bisa begitu yakin kalau gmcs aman???

Quote:Original Posted By baskija

ini namanya menjebak, investor diberi tahu setelah setor dana dalam jumlah besar, lalu ternyata tambang emasnya fiktif dan tidak ada bukti2 konkrit bahwa gmcs berinvestasi disana, nasabah yang sudah setor dana tidak bisa tarik lagi. apalagi anda sendiri tidak tahu, kok anda berani sekali menawarkan perusahaan yang anda tidak tahu jelas arah investasinya???

kata siapa ada ada jaminan bank deposito pasti aman? anda tidak menjelaskan secara rinci dana yang dijamin itu berapa dan kapan. dan ingat, BANK TIDAK PERNAH BEKERJA SAMA DENGAN GMCS UNTUK MENJAMIN GMCS. darimana anda bisa begitu yakin kalau gmcs aman???



Perasaan ga ada ngomong aman... Bank Garansi Hanya memperkecil resiko hingga 0% bila sudah diatas 6 bulan. Kan udah kubilang mau dikasih tau kaya gmn pun kalau ga percaya ttp ga percaya. Ibarat kata "santet" sudah di cap jelek di mata masyarakat apakah masih mau belajar santet? walaupun sebenarnya santet ada yg bisa digunakan untuk kebaikan tergantung orangnya.
Saya mah ga pernah maksa orang untuk masuk kalau tidak percaya

Saya pribadi juga masuk pertama ya serem terakhir enjoy aja
Dan disarankan untuk investasi yaitu Uang yang siap hilang. Kenapa kok siap hilang? Investasi bisa disamakan seperti berdagang, kalau dagangan lancar maju trus sampai sukses... kalau gagal dan bangkrut otomatis duitnya hilang.
Sekian
Quote:Original Posted By darkshang


Perasaan ga ada ngomong aman... Bank Garansi Hanya memperkecil resiko hingga 0% bila sudah diatas 6 bulan. Kan udah kubilang mau dikasih tau kaya gmn pun kalau ga percaya ttp ga percaya. Ibarat kata "santet" sudah di cap jelek di mata masyarakat apakah masih mau belajar santet? walaupun sebenarnya santet ada yg bisa digunakan untuk kebaikan tergantung orangnya.

makanya sudah jelas tidak menjamin ada bank garansi anti scam. bagaimana orang bisa percaya, kalau diminta pembuktian kata2nya saja tidak bisa??? apa cuma modal website sama omongan, investor harus langsung percaya? lalu kalau calon investor tanya pembuktian statement perusahaan langsung di cap tidak percaya??

Quote:Original Posted By darkshang


Saya mah ga pernah maksa orang untuk masuk kalau tidak percaya

Saya pribadi juga masuk pertama ya serem terakhir enjoy aja
Dan disarankan untuk investasi yaitu Uang yang siap hilang. Kenapa kok siap hilang? Investasi bisa disamakan seperti berdagang, kalau dagangan lancar maju trus sampai sukses... kalau gagal dan bangkrut otomatis duitnya hilang.
Sekian

main ponzi tidak sama dengan investasi atau berdagang. jangan samakan perusahaan ponzi dengan perusahaan investasi.
Ralat bukan BANK GARANSI... bank deposito wkkwkw

Kira pertama gw ga takut? SAMA!

Makanya gw cek ke BRI langsung untuk bank depositonya.
Sapa yang bisa mencairkan? KITA only.
Aslikah bank deposito tersebut? ASLI.
Bila persh kolaps, wanprestasi atau kabur gmn? Kita bisa mencairkannya sesuai tanggal jatuh tempo yaitu tanggal kita masuk +1 tahun itu doank kekurangannya.

Kalau mau cepat BBM-an aja dech ga masuk gpp kok tuker pikiran aja.
Banyak yg invite tanya-tanya only
Quote:Original Posted By darkshang
Ralat bukan BANK GARANSI... bank deposito wkkwkw

Kira pertama gw ga takut? SAMA!

Makanya gw cek ke BRI langsung untuk bank depositonya.
Sapa yang bisa mencairkan? KITA only.
Aslikah bank deposito tersebut? ASLI.
Bila persh kolaps, wanprestasi atau kabur gmn? Kita bisa mencairkannya sesuai tanggal jatuh tempo yaitu tanggal kita masuk +1 tahun itu doank kekurangannya.

Kalau mau cepat BBM-an aja dech ga masuk gpp kok tuker pikiran aja.
Banyak yg invite tanya-tanya only

siapa yang mengisi dana ke bank deposito itu ? GMCS
kalau dia tidak mengisi dananya apakah bank deposito itu palsu? tidak, tetap asli

lalu kalau dia tidak mengisi dananya apakah investor bisa mencairkannya? tidak perlu di jawab, sudah tahu jawabannya kan

lalu selama jeda waktu 1 tahun itu apakah si pembuka deposito tidak bisa menarik depositonya sebelum 1 tahun? bisa, dengan dikenakan pinalti

lalu setelah si pembuka deposito menarik deposito nya apakah investor bisa mencairkannya? masih perlu dijawab?sudah jelas