Quote:Original Posted By bean4you


Kayaknya yg ini perlu di bahas lebih lanjut ,,, Secara GUNDALA , tidak selalu lewat langsung dari udara , Gundala juga sering lewat jalur kabel telkom/kabel listrik,
Nah selama ini hanya menangkal dengan ngasih grounding yg baik ke perangkat, tapi masih ada yg kena juga [modem,hub,AP] kena gundala

nah dari kejadian bulan lalu grounding tidak berpengaruh terhadap dampak gundala dari jalur listrik/telkom , mungkin karena gundala bisa lewat kable + (positiv) atau - (negativ) sedangkan grounding kan hanya - (negativ )saja jadi jalur + positiv masih sangat rawan terhadap arus besar gundala

kalo penangkalnya pakek fuse prediksinya brapa ampere ini mass IWAN ???

piye to sampean iki mbah ...
awak dewe iki takon kok.. malah di takoni

lha kalo sampean tanya aku, trus aku nanya siapa?

kayak ini lho seingatku pernah ada yg posting disini

aku gak tau spesifikasinya mbah



-----------
trus kalo yg agak berkelas kayak gini (menurut om google)

di sby harganya bbrp ratus rb-an
sekali ada petir yg mengimbas langsung putus... ganti bagian fusenya (yg tengahnya) kalo ga salah @50rb-an

boros kayaknya..
Quote:Original Posted By w4rungkopi

piye to sampean iki mbah ...
awak dewe iki takon kok.. malah di takoni

lha kalo sampean tanya aku, trus aku nanya siapa?

kayak ini lho seingatku pernah ada yg posting disini

aku gak tau spesifikasinya mbah



-----------
trus kalo yg agak berkelas kayak gini (menurut om google)

di sby harganya bbrp ratus rb-an
sekali ada petir yg mengimbas langsung putus... ganti bagian fusenya (yg tengahnya) kalo ga salah @50rb-an

boros kayaknya..


Woh izow
wes tau nyobak sing koyok ngeneki urong Mbah ??? zow lumayan juga mumer => http://www.sankosha-usa.com/3p.asp
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=7398
kiro-kiro bakule kog gak tau muncul rene zow ???
permisi gan,selamat malam..

mau numpang tanya, gmn sih cara ngitung jangkauan dari sebuah antena?
misalnya ane pake antena sektoral ubnt airmax 120 derajat 2,4 ghz.
gmn cara ngukur jangkauan persebaran signalnya dan juga brp client sih yg bisa dihandle? untuk di clientnya ane pake nanostation 2,4 ghz.

trims b4

sedikit share dari ane

Memilih antena yang tepat
parameter dalam antena yang digunakan
> frequency
> gain
> beanwidth horizontal
> beamwidth vertikal
> polarisasi

Hal-hal yang dibahas :
1. frequensi dari radio
2. Polarisasi
3. Asumsi jangkauan terdekat client
4. Asumsi jangkauan terjauh client
5. Area cakupan dari BTS utama
6. noise (interfensi dari perangkat lain yang mengeluarkan gelombang sesuai frequensi yang anda gunakan)

Pembahasan
1. Frequensi dari radio menjadi penentu utama dalam pemilihan antena, sesuaikan frequensi antena anda dengan frequensi radio yang akan dipasangkan.
Code:
Frequensi biasa ditulis dalam satuan Mhz atau Ghz (1Ghz = 1000 Mhz)


2. Polarisasi antena berupa vertikal dan horizontal, antena yang berbentuk fisik seperti lampu neon panjang umumnya berpolarisasi vertikal, sedangkan jika bentuknya merupai balok, biasanya horizontal, untuk lebih jelasnya lihat spesifikasi teknis antena. polarisasi vertikal memiliki area pancaran yang jauh, cocok untuk jenis client yang menggunakan yagi atau grid, dan memiliki banyak sinyal pantulan yang menyebabkan meningkatnya noise, sering digunakan oleh WISP dengan client yang rata2 menggunakan bandwidth besar, antena dipointing pas sehingga tercipta direct link antara client dengan AP utama
polirisasi horizontal daya pancar tidak terlalu jauh dengan intensitas pancaran lebih kuat pada area tersebut, noise yang lebih sedikit dibanding polarisasi vertikal, cocok digunakan pada area perumahan yang notebenenya padat di area yang sempit, client dapat menggunakan wifi laptop ataupun usb wifi adapter yang dimana tidak perlu pointing cukup, tapi juga tidak bisa di ruangan yang terlalu tertutup, solusi pada ruangan tertutup adalah usb extender + usb wifi adapter
cuaca juga sangat berpengaruh, pada saat hujan efek pengurangan sinyal lebih terasa pada antena dengan polarisasi horizontal sehingga intensitas sinyal akan berkurang.

Quote:Original Posted By TAMBAHAN
Posisi antenna vertikal atau horizontal berpengaruh pada bentuk atau pola dari pernyebaran signal (propagation pattern) dari antenna tersebut.

Posisi vertikal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih RAPAT atau SEMPIT dengan daya jangkauan yang lebih jauh.

Posisi horizontal menyebabkan polarisasi penyebaran signal atau gelombang yang dipancarkan menjadi lebih LEBAR dengan daya jangkauan yang lebih pendek dibandingkan dengan posisi vertikal.

Jika dua titik atau lokasi yang akan dihubungkan menggunakan wireless posisi antenna-nya berbeda, satu vertikal dan satunya horizontal maka kemungkinan besar pasti tidak akan terkoneksi.
Hal ini disebabkan oleh posisi keduanya berbeda sehingga menyebabkan POWER LOSS yang besar.

Penggunaan posisi vertikal adalah untuk koneksi jarak jauh dan sudut LOS (Ligth Of Sight) yang besar.

Penggunaan posisi horizontal adalah untuk koneksi jarak dekat dengan sudut LOS yang kecil

Kelebihah posisi vertikal adalah jangkauan yang jauh tetapi kekurangannya beam nya sangat kecil sehingga saat pointing harus benar-benar pas dan butuh kesabaran yang tinggi

Kelebihanan posisi horizontal adalah beam-nya besar sehingga tidak susah untuk pointing tetapi kekurangannya adalah mudah terkena interfensi dan jarak jangkauannya kurang jauh.

Semoga berguna
http://yosellin.blogspot.com/

dikutip dari http://id.answers.yahoo.com/question...8121010AAhQ6YF


3. Hal ini sering dilewatkan banyak pemula dalam bidang ini termasuk saya, tidak semua antena cocok untuk jarak dekat, begitu pula sebaliknya, untuk mengetahui antena yang cocok dengan lingkungan tempat kita memulai usaha ini, lihat spesifikasi beamwidth dari antena yang akan dipasang, akan saya ambil contoh TPLink TL-ANT2412D dengan spesifikasi beamwidth vertical 12 degree dan horizontal 360 degree
Quote:Original Posted By vertical beamwidth
vertical beamwidth adalah arah pancaran sinyal terhadap sumbu horizontal, yang akan memberikan anda gambaran sejauh mana blankspot akan tercipta, metode perhitungan dalam hal ini cukup sederhan, kita asumsikan bahwa tinggi antena berada pada 20m dari atas tanah datar, sudut pancaran vertikal sebanyak 12 derajat, dengan rumus trigonometri maka kita bisa mendapatkan titik temu antara sinyal dan tanah, silahkan lihat ilustrasi
Spoiler for "ilustrasi":

dan rumus untuk mencari titik temu antara sinyal dengan tanah adalah =
Code:
tinggi antena : cos ( 90 - (vertical beamwidth : 2 )) = 20 : cos (90 - ( 12 : 2 )) = 20 : cos 84 = 20 : 0.105 = 190.1
dari hasil perhitungan diatas dapat diasumsikan bahwa radius 190.1m dari antena sinyal tidak optimal dikarenakan tidak dalam area beamwidth
solusi dalam hal ini adalah meninggikan antena client, dengan perhitungan yang matang, kendala dalam pelaksanaan bisnis ini dapat diminimilasir, ketinggian antena client dapat dihitung menggunakan rumus trigonometri (gunakan imajinasi anda setinggi-tingginya untuk menentukan titik2 dalam trigonometri yang dibutuhkan)


4. Dalam penentuan maksimal jarak yang diperoleh adalah dengan melihat spesifikasi "Gain" dan "Beamwidth". "Gain" berbanding lurus dengan jarak, sedangkan "Beamwidth" berbanding terbalik dengan jarak, artinya adalah semakin tinggi "Gain" dan semakin rendah "Beamwidth" akan semakin jauh jarak yang diperoleh. Memang tidak pasti berapa jarak maksimal yang akan dicapai, dalam hal ini pengalaman lah yang memainkan peran penting, belajar banyak dari pengalaman orang lain serta pengalaman sendiri adalah kunci menentukan jarak maksimal. Hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam hal ini adalah noise yang akan kita bahas pada poin 5
Code:
"Gain" ditulis dalam satuan dBi dan "Beamwidth ditulis dalam satuan derajat atau degree
Quote:Original Posted By FYI
Dikarenakan tidak ada acuan yang pasti dalam tingkat peningkatan atau Gain suatu antena, maka Gain dihitung berdasarkan perbandingan dengan antena lain yang sudah diketahui Gain-nya


5. Dengan diperolehnya asumsi tentang jarak pada point 2 dan 3 kita sudah dapat gambaran area yang akan menjadi pangsa pasar usaha kita ini, survei ke lokasi sangat disarankan dalam penentuan area BTS utama, dan kita bisa menyusun strategi penyebaran repeater sedini mungkin di lokasi-lokasi yang tidak mendapat sinyal secara optimal (blankspot dan area yang terhalang oleh benda-benda asing, mungkin juga terhalang oleh makhluk asing )

6. Noise, suatu bentuk gangguan gelombang elektromagnetik yang asalnya bisa dari sinyal pantulan yang datang terlambat ke antena, sinyal dari radio lain yang juga bermain di frequensi yang sama, gelombang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor atau alat elektronik lainnya.
Code:
noise berperan aktif dalam mengurangi kualitas serta kuantitas sinyal, terjadinya penurunan troughput ataupun sinyal streng, bikin antena jadi budek, dan yang paling penting, noise yang terlalu tinggi dapat membuat anda sakit kepala dan mual menerima complain dari pada pelanggan, jadi waspadalah terhadap hal yang satu ini

beberapa penyebab noise yang teridentifikasi oleh saya :
1. antena jenis omni dengan gain yang terlalu tinggi sehingga menghasilkan banyak sinyal pantulan
2. daya radio yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terjadinya sinyal pantulan yang banyak
3. kendaraan bermotor khususnya motor dengan knalpot racing, dapat memicu terjadinya distorsi "magnetif field" saat melintas ataupun saat sedang dipanasin
4. alat-alat elektronik yang menghasilkan gelombang magnet pada frekuensi yang anda gunakan
5. jarak yang terlalu dekat antar radio dengan frekuensi yang sama

Selain kelima poin diatas ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan
1. Adanya tekad dan niat yang kuat serta bulat untuk menjalankan usaha ini
2. Penentuan lokasi usaha
3. Akses Internet yang akan digunakan apakah tersedia atau tidak
4. Kondisi geografis lokasi
5. Pangsa pasar dan saingan
6. Tingkat kepadatan jaringan nirkabel di lokasi
7. Perencanaan keuangan yang seimbang dengan rencana pembangunan infrastruktur jaringan
8. Selalu PASTIKAN, PASTIKANLAH anda memiliki pembimbing yang siap membantu anda seperti para mbah-mbah yang ada di SF ini

BELAJAR DARI MASA LALU, BERUSAHA DEMI MASA DEPAN
Semoga share saya kali ini bermanfaat bagi kita semua


Spoiler for "Penutup":


Spoiler for "haus jg ngetik panjang lebar":
Absen wiken mbah... takut tar di delete jadi warga...
Mudah2an pada lancar usaha dunia ghoibnya....
Quote:Original Posted By bean4you


Woh izow
wes tau nyobak sing koyok ngeneki urong Mbah ??? zow lumayan juga mumer => http://www.sankosha-usa.com/3p.asp
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=7398
kiro-kiro bakule kog gak tau muncul rene zow ???


Tuku tube arrester nengendi mbah?
Quote:Original Posted By bean4you


Woh izow
wes tau nyobak sing koyok ngeneki urong Mbah ??? zow lumayan juga mumer => http://www.sankosha-usa.com/3p.asp
http://old.kaskus.co.id/showpost.php...postcount=7398
kiro-kiro bakule kog gak tau muncul rene zow ???


5210 kalo ndak salah make barang kecil gituan, tapi warna nya putih butek
Quote:Original Posted By diem
5210 kalo ndak salah make barang kecil gituan, tapi warna nya putih butek


modem tempe 8817 juga make
Quote:Original Posted By anggo.comp
Memilih antena yang tepat
parameter dalam antena yang digunakan
> frequency
> gain
> beanwidth horizontal
> beamwidth vertikal
> polarisasi

Hal-hal yang dibahas :
1. frequensi dari radio
2. Asumsi jangkauan terdekat client
3. Asumsi jangkauan terjauh client
4. Area cakupan dari BTS utama
5. noise (interfensi dari perangkat lain yang mengeluarkan gelombang sesuai frequensi yang anda gunakan)

Pembahasan
1. Frequensi dari radio menjadi penentu utama dalam pemilihan antena, sesuaikan frequensi antena anda dengan frequensi radio yang akan dipasangkan.
Code:
Frequensi biasa ditulis dalam satuan Mhz atau Ghz (1Ghz = 1000 Mhz)


2. Hal ini sering dilewatkan banyak pemula dalam bidang ini termasuk saya, tidak semua antena cocok untuk jarak dekat, begitu pula sebaliknya, untuk mengetahui antena yang cocok dengan lingkungan tempat kita memulai usaha ini, lihat spesifikasi beamwidth dari antena yang akan dipasang, akan saya ambil contoh penggunaan 2 buah antena, yaitu TPLink TL-ANT2412D dengan spesifikasi beamwidth vertical 12 degree dan horizontal 360 degree
Quote:Original Posted By vertical beamwidth
vertical beamwidth adalah arah pancaran sinyal terhadap sumbu horizontal, yang akan memberikan anda gambaran sejauh mana blankspot akan tercipta, metode perhitungan dalam hal ini cukup sederhan, kita asumsikan bahwa tinggi antena berada pada 20m dari atas tanah datar, sudut pancaran vertikal sebanyak 12 derajat, dengan rumus trigonometri maka kita bisa mendapatkan titik temu antara sinyal dan tanah, silahkan lihat ilustrasi
Spoilerfor "ilustrasi":

dan rumus untuk mencari titik temu antara sinyal dengan tanah adalah =
Code:
tinggi antena : cos ( 90 - (vertical beamwidth : 2 )) = 20 : cos (90 - ( 12 : 2 )) = 20 : cos 84 = 20 : 0.105 = 190.1
dari hasil perhitungan diatas dapat diasumsikan bahwa radius 190.1m dari antena sinyal tidak optimal dikarenakan tidak dalam area beamwidth
solusi dalam hal ini adalah meninggikan antena client, dengan perhitungan yang matang, kendala dalam pelaksanaan bisnis ini dapat diminimilasir, ketinggian antena client dapat dihitung menggunakan rumus trigonometri (gunakan imajinasi anda setinggi-tingginya untuk menentukan titik2 dalam trigonometri yang dibutuhkan)

3. Dalam penentuan maksimal jarak yang diperoleh adalah dengan melihat spesifikasi "Gain" dan "Beamwidth". "Gain" berbanding lurus dengan jarak, sedangkan "Beamwidth" berbanding terbalik dengan jarak, artinya adalah semakin tinggi "Gain" dan semakin rendah "Beamwidth" akan semakin jauh jarak yang diperoleh. Memang tidak pasti berapa jarak maksimal yang akan dicapai, dalam hal ini pengalaman lah yang memainkan peran penting, belajar banyak dari pengalaman orang lain serta pengalaman sendiri adalah kunci menentukan jarak maksimal. Hal lain yang juga perlu diperhatikan dalam hal ini adalah noise yang akan kita bahas pada poin 5
Code:
"Gain" ditulis dalam satuan dBi dan "Beamwidth ditulis dalam satuan derajat atau degree

Quote: Original Posted By FYI
Dikarenakan tidak ada acuan yang pasti dalam tingkat peningkatan atau Gain suatu antena, maka Gain dihitung berdasarkan perbandingan dengan antena lain yang sudah diketahui Gain-nya

4. Dengan diperolehnya asumsi tentang jarak pada point 2 dan 3 kita sudah dapat gambaran area yang akan menjadi pangsa pasar usaha kita ini, survei ke lokasi sangat disarankan dalam penentuan area BTS utama, dan kita bisa menyusun strategi penyebaran repeater sedini mungkin di lokasi-lokasi yang tidak mendapat sinyal secara optimal (blankspot dan area yang terhalang oleh benda-benda asing, mungkin juga terhalang oleh makhluk asing )

5. Noise, suatu bentuk gangguan gelombang elektromagnetik yang asalnya bisa dari sinyal pantulan yang datang terlambat ke antena, sinyal dari radio lain yang juga bermain di frequensi yang sama, gelombang yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor atau alat elektronik lainnya.
Code:
noise berperan aktif dalam mengurangi kualitas serta kuantitas sinyal, terjadinya penurunan troughput ataupun sinyal streng, bikin antena jadi budek, dan yang paling penting, noise yang terlalu tinggi dapat membuat anda sakit kepala dan mual menerima complain dari pada pelanggan, jadi waspadalah terhadap hal yang satu ini

beberapa penyebab noise yang teridentifikasi oleh saya :
1. antena jenis omni dengan gain yang terlalu tinggi sehingga menghasilkan banyak sinyal pantulan
2. daya radio yang terlalu besar sehingga mengakibatkan terjadinya sinyal pantulan yang banyak
3. kendaraan bermotor khususnya motor dengan knalpot racing, dapat memicu terjadinya distorsi "magnetif field" saat melintas ataupun saat sedang dipanasin
4. alat-alat elektronik yang menghasilkan gelombang magnet pada frekuensi yang anda gunakan
5. jarak yang terlalu dekat antar radio dengan frekuensi yang sama

Selain kelima poin diatas ada beberapa hal juga yang perlu diperhatikan
1. Adanya tekad dan niat yang kuat serta bulat untuk menjalankan usaha ini
2. Penentuan lokasi usaha
3. Akses Internet yang akan digunakan apakah tersedia atau tidak
4. Kondisi geografis lokasi
5. Pangsa pasar dan saingan
6. Tingkat kepadatan jaringan nirkabel di lokasi
7. Perencanaan keuangan yang seimbang dengan rencana pembangunan infrastruktur jaringan
8. Selalu PASTIKAN, PASTIKANLAH anda memiliki pembimbing yang siap membantu anda seperti para mbah-mbah yang ada di SF ini

BELAJAR DARI MASA LALU, BERUSAHA DEMI MASA DEPAN
Semoga share saya kali ini bermanfaat bagi kita semua


Spoiler for "Penutup":


Spoiler for "haus jg ngetik panjang lebar":



Kenapa kog ada beamwidth horizontal
> frequency
> gain
> beanwidth horizontal
> beamwidth vertikal
> polarisasi

yg tak cetak tebal itu harusnya
> polarisasi horizontal
> polarisasi vertikal
> beamwidth

dan masih banyak yg perlu di koregsi untuk di ajukan ke PEKI 1
CMIIW
Quote:Original Posted By bean4you
Kenapa kog ada beamwidth horizontal
> frequency
> gain
> beanwidth horizontal
> beamwidth vertikal
> polarisasi

yg tak cetak tebal itu harusnya
> polarisasi horizontal
> polarisasi vertikal
> beamwidth

dan masih banyak yg perlu di koregsi untuk di ajukan ke PEKI 1
CMIIW


maksudnya kan tiap antena mesti diliat sudut pancar nya... karena sebagian dari kita pasti mengira semua antena itu sama padahal dengan melihat besaran sudut pancar ( beamwidth ) keatas bawah ato ke kanan kiri kita bisa mengira² antena mana yg sesuai dengan yg kita inginkan.....
Quote:Original Posted By setansiang


maksudnya kan tiap antena mesti diliat sudut pancar nya... karena sebagian dari kita pasti mengira semua antena itu sama padahal dengan melihat besaran sudut pancar ( beamwidth ) keatas bawah ato ke kanan kiri kita bisa mengira² antena mana yg sesuai dengan yg kita inginkan.....


nah lha Iyaw sudah saham ,
tapi kalo beamwidht kan satuannya derajat arah pancar
Quote:Original Posted By bean4you
nah lha Iyaw sudah saham ,
tapi kalo beamwidht kan satuannya derajat arah pancar


mungkin kamsudnya itu kebawah keatas ( vertikal ) dan kekanan kiri ( horisontal )
pagi mbah semua
pagi mbah,absen skalian nanya
radio yg bagus buat nembak hotspot nyala 24jam nonstop antara TP LINK WA5110G ama WR743ND tangguhan mana ya mastah2?
Quote:Original Posted By sentdol
pagi mbah,absen skalian nanya
radio yg bagus buat nembak hotspot nyala 24jam nonstop antara TP LINK WA5110G ama WR743ND tangguhan mana ya mastah2?

pagi mbah semua....
BM2HP + Grid aja mbah....
absen sore embah2 ....

____________________________________________
Quote:Original Posted By rqoc
permisi gan,selamat malam..

mau numpang tanya, gmn sih cara ngitung jangkauan dari sebuah antena?
misalnya ane pake antena sektoral ubnt airmax 120 derajat 2,4 ghz.
gmn cara ngukur jangkauan persebaran signalnya dan juga brp client sih yg bisa dihandle? untuk di clientnya ane pake nanostation 2,4 ghz.

trims b4

cara ngitung jangkauan dari sebuah antena?
tidak bisa dihitung dg pasti gan, hanya bisa mengira2 berdasar acuan besarnya gain, makin besar gain makin jauh jangkauan pancarannya (pd lokasi dan arah yg sama). jadi hanya bisa diprediksi dan hasil pastinya harus dicoba.
trus... kalaupun bisa konek, pd jangkauan terjauh ini batasannya gimana? apa hanya sekedar konek (ping oke) atau sampe bisa utk download dg speed ukuran mbps? kalo batasan cuma ping oke ya tentu suatu antena bisa jauh sekali, tapi troughput sebuah ping kan kecil, ping reply dg latency=1ms troughputnya cuma tx 256kbps + rx 256kbps..... dibebani ukuran mbps ya bisa ngantri

jumlah client yg bisa dihandle juga gitu hanya memprediksi dg acuan troughput total radio ap, processor, mem dari radio ybs... atau dg mengacu pengalaman dari yg udah pernah pake.
mgkin disini ada yg pernah pake? bisa share
saya sih cuma kepingin blm kesampaian... hebat sekali troughputnya kalo apnya mimo2x2 dan semua client jg pake klas mimo2x2
mas gan, ane kan punya alat wireless acess point TPLINK Tl-WA500G. udah lama, bekas ane dulu wireless sharing sm ttg. skrg udah langganan speedy, lha alat itu pengen ane gunain buat mancarin wifi bisa kgk ya?? kalo bisa ada yg tau konfigurasi+alat2na apa aja??
Quote:Original Posted By ridderblack88
mas gan, ane kan punya alat wireless acess point TPLINK Tl-WA500G. udah lama, bekas ane dulu wireless sharing sm ttg. skrg udah langganan speedy, lha alat itu pengen ane gunain buat mancarin wifi bisa kgk ya?? kalo bisa ada yg tau konfigurasi+alat2na apa aja??


speedy
!
!
modem adsl
!
!
switchhub----- komp sendiri
!
!
TPLINK Tl-WA500G
(diset AP)
Quote:Original Posted By bean4you



Kenapa kog ada beamwidth horizontal
> frequency
> gain
> beanwidth horizontal
> beamwidth vertikal
> polarisasi

yg tak cetak tebal itu harusnya
> polarisasi horizontal
> polarisasi vertikal
> beamwidth

dan masih banyak yg perlu di koregsi untuk di ajukan ke PEKI 1
CMIIW

thx mbah untuk koreksinya, udah ane edit mbah
btw ane sengaja nulis beamwidth terbagi 2, yaitu vertikal dan horizontal, klo omni kan pancaran ke sekeliling yang artinya 360 derajat, tapi klo sektoral atau yang lainnya kan ga begitu, dia pny beamwidth khusus dimana klo diproyeksikan sinyalnya antara beamwidth vertikal dan horizontal membentuk suatu bentuk kerucut atau balok (tergantung jenis antena)

Quote:Original Posted By setansiang


maksudnya kan tiap antena mesti diliat sudut pancar nya... karena sebagian dari kita pasti mengira semua antena itu sama padahal dengan melihat besaran sudut pancar ( beamwidth ) keatas bawah ato ke kanan kiri kita bisa mengira² antena mana yg sesuai dengan yg kita inginkan.....


Quote:Original Posted By bean4you


nah lha Iyaw sudah saham ,
tapi kalo beamwidht kan satuannya derajat arah pancar

iya mbah makannya ane kasi cara mengira2 arah pancaran sinyal menggunakan rumus trigonometrinya segitiga

Quote:Original Posted By setansiang


mungkin kamsudnya itu kebawah keatas ( vertikal ) dan kekanan kiri ( horisontal )


tepat sekali, makasih udah bantu ngejelasin

buat mbah2 yang lain mohon koreksinya juga dong, biar share ini bisa dijadikan masukan yang cukup akurat informasinya

btw ada yang ngelempar cendol dari post ane diaatas siapa ya, cm mau blg makasih banyak udah dikasi cendol