KASKUS

Quote:Original Posted By dulbehek


sebenere yang di control bukan sirip nya.
kebanyakan yang dicontrol adalah movemen dari CG atau center of grafity.
mengingat artileri benar2 kecil memanfaatkan lift force dari sayap.
dan benar memanfaatkan balistick trajectori alias hukum kelembaman (lupa gue)
dan sirip lebih berfunsi sebagai control CL n stabilasi (wah klo dijelasin bisa ruet)

jadi beda kasus ma gliding bomb atau cruise missle atau AA missile2 yang memang terbang nya by konsisten power n tidak memanfaatkan balistik trajectori

cmiiw

yang jelas lu nya ngawur n perlu banyak belajar.
wekekekekekeke (daripada ntar ada bata nancep)


1. Untuk mengendalikan Movement Of gravity actuator apa yang dia gunakan ??

2. Kalau posisi musuhnya tidak pas dengan balistik trajectori projectilenya, bagaimana cara dia mengubah arah jatuhnya / melakukan error correction terhadap arah dan derajat kemiringan projectile ??

3. Apa iya sirip hanya untuk stabilisasi semata ??
Quote:Original Posted By Baseframe


1. Untuk mengendalikan Movement Of gravity actuator apa yang dia gunakan ??

2. Kalau posisi musuhnya tidak pas dengan balistik trajectori projectilenya, bagaimana cara dia mengubah arah jatuhnya / melakukan error correction terhadap arah dan derajat kemiringan projectile ??

3. Apa iya sirip hanya untuk stabilisasi semata ??


1. udah anda jawab sendiri yakni actuator (bisa magnet bisa selenoid bisa apa saja
2. berarti intelejen nya tidak memberi data yang falid tentang pergerakan musuh. intelejent akan memberi data posisi dan perkiraan pergerakan musuh maka operator akan mengeset arah x dan y angle dari meriam apabila projektil udah mendekati sasaran maka ground crew akan mengkoreksi pergerakan projektile dengan laser guide.
beda cerita klo yang disasar adalah high movement kayak pesawat terbang maupin cruise missile yang memang ga bisa di tembak dengan barang begonooan lah itu udah makanan nya missile.

3. anda bicara projectile balistick maka yang bekerja adalah gaya kelembaman pergerakan sirip (aerodinamik) tidak begitu banyak bekerja di tipe ini.
coba anda lihat beberapa peluru2 balistick yang non rocket asist rata2 pasti fixed wing bahkan ada yang ga ada wing nya beda cerita yang roket asits pasti siripnya juga ada actuatornya.
Quote:Original Posted By dulbehek


1. udah anda jawab sendiri yakni actuator (bisa magnet bisa selenoid bisa apa saja


Ga usah di jawab dan dikasih penjelasan
Otaknya bebal belum mampu serap ilmu dia. Khas otak longue,
mantap gan. tapi bahasa inggris ane payah, ditranslate pake gugel juga artinya jadi ngalor ngidul. sementara ini ane cuma paham dari video dan gambarnya saja, uraiannya ngga nyambung blas gan.
ijin copy ya gan, buat tambahan referensi ane.
Quote:Original Posted By suromenggolo


Ga usah di jawab dan dikasih penjelasan
Otaknya bebal belum mampu serap ilmu dia. Khas otak longue,


enggeh mbah
Quote:Original Posted By dulbehek

1. udah anda jawab sendiri yakni actuator (bisa magnet bisa selenoid bisa apa saja


Actuator itu istilah umum untuk penggerak, kalau di guied projectile agan tau namanya ??
Lalu bagaimana kerja actuator hingga bisa mengubah dari centre of gravity projectile ??

Quote:Original Posted By dulbehek

2. berarti intelejen nya tidak memberi data yang falid tentang pergerakan musuh. intelejent akan memberi data posisi dan perkiraan pergerakan musuh maka operator akan mengeset arah x dan y angle dari meriam apabila projektil udah mendekati sasaran maka ground crew akan mengkoreksi pergerakan projektile dengan laser guide.


Benar agan, saat projectile melayang dan mendekati sasaran, ground crew akan memberikan data ke projectile seperti menggunakan laser guide / radar guide, lalu apa yang dilakukan projectile itu sendiri "Untuk Mengubah dan mengoreksi" arah terbangnya sesuai dengan guided dari ground crew ??


Quote:Original Posted By dulbehek

3. anda bicara projectile balistick maka yang bekerja adalah gaya kelembaman pergerakan sirip (aerodinamik) tidak begitu banyak bekerja di tipe ini.
coba anda lihat beberapa peluru2 balistick yang non rocket asist rata2 pasti fixed wing bahkan ada yang ga ada wing nya beda cerita yang roket asits pasti siripnya juga ada actuatornya.


Apa hanya rocket assist saja guided projectile memiliki actuator pada siripnya ??
Quote:Original Posted By merkapa

1. salah, hukum produksi, jika barang yg diproduksi banyak maka barang akan murah sekali. dengan menyematkan penuntun di ujung peluru artileri jauh lebih murah dengan sebuah rudal, AGM-65 Maverick misalnya harga sebuahnya adalah sekitar USD 300k, peluru meriam mkn harganya cuman 500-1.000 USD, dan mungkin melonjak di harga 2000-3000 dollar per unit jauh lebih murah dari missile yg anda bilang


Sejak kapan gua ngebahas missile ??
Maksud ane biaya produksi lebih mahal dari pada conventional projectile, untuk kelas yang sama.

Quote:Original Posted By merkapa

2.ini jelas2 pengertian yg salah kaprah sekali gak ada pengaruhnya hentakan ama kerusakan guidance. rudal yg ditembakkan pun akan mengalami gesekan udara yg berakibat panas pada badan rudal, namun apa seekernya rusak? nyatanya tidak khan


In gun-launched projectiles, a phenomenon known as balloting is responsible for generating large accelerations. Balloting is the transverse motion of a projectile inside a gun tube during launch, and until recently, balloting had generally been ignored. Balloting in the older projectiles generally did not cause projectiles to fail because these projectiles contained only high explosives and supplemental charges. Due, in part, to the use of electronic components in smart projectiles, balloting has become an issue that warrants investigation. This balloting causes structural ringing in a projectile, which propagates to the internal components. The electronic components in the projectile can fail when the vibration induced by balloting occur at frequencies close to their natural frequencies.sumber

Spoiler for terjemahan:



Quote:Original Posted By merkapa

3. sekarang ini ada yg namanya UAV. jadi bisa saja pasukan di garis depan menembakkan laser ke arah yg dituju sementara peluru yg datang tinggal mengikuti laser tersebut. udah jadi kenyataan kok di jaman Sovyet makenya peluru mortir kaliber 120mm


Hubungannya sama UAV ??

Quote:Original Posted By merkapa

4. peluru artileri gak make roket , well baca ini gan

http://en.wikipedia.org/wiki/Rocket_...ted_Projectile

teknologi ini udah ada sejak tahun 60-an

kalo dikasih tahu jangan ngeyel lagi kayak kemaren ya


iya anda benar memang ada RAP ( rocket assisted projectile ) tapi apa hanya rap saja yang memiliki guidance ??
Quote:Original Posted By Baseframe


Sejak kapan gua ngebahas missile ??
Maksud ane biaya produksi lebih mahal dari pada conventional projectile, untuk kelas yang sama.


murahnya bukan di biaya produksi mas, tapi kalo lebih akurat maka lebih sedikit amunisi yg dikeluarkan untuk membunuh musuh
kalau dengan 1 Excalibur round bisa membunuh target (apalagi kalau bisa tanpa kerusakan tambahan ke sipil)
untuk apa mengeluarkan 10 atau 100 round artilery untuk membunuh target (dengan resiko kerusakan tambahan terutama ke sipil)


trend kedepanya begini, makanya ga ada lagi carpet bombing.

kalau ente nanya artikelnya cari sendiri
Quote:Original Posted By Baseframe


Actuator itu istilah umum untuk penggerak, kalau di guied projectile agan tau namanya ??
Lalu bagaimana kerja actuator hingga bisa mengubah dari centre of gravity projectile ??



Benar agan, saat projectile melayang dan mendekati sasaran, ground crew akan memberikan data ke projectile seperti menggunakan laser guide / radar guide, lalu apa yang dilakukan projectile itu sendiri "Untuk Mengubah dan mengoreksi" arah terbangnya sesuai dengan guided dari ground crew ??




Apa hanya rocket assist saja guided projectile memiliki actuator pada siripnya ??



klo gitu apa alasan ente bahwa aerodinamik movemet bisa sangat dominant di balistick
nie anak memang bebal
actuator itu alat movement pyang memakai selenoid, magnet buatan whatever dah.
prinsip mindah cg adalah mindah titik berat (center of mass)

nie anak ga ngerti yah bedanya antara gliding dengan balistick yah.
payah.
coba lu cari yang non rocket asist pake fin actuator.
upload disini sekalian mechanism actuatornya


oh ya lupa missile itu juga hentakan nya gede loh dia exelerasi dari 0 ke 5 mach dalam hitungan detik
dasar bebal
^^^awas lho gan berani conter argumen dia nanti ditanya sumber/artikel


Quote:Original Posted By suromenggolo


Woy TS IDIOT

MANA GAMBAR PAMPERS TENTARA ISRAEL

TS IDIOT bikin trit aja berdasarkan katanya...

1 aja ga bisa buktiin,...


jiahahaha... ketemu mbah suro lagi, pasti lagi lari2 bawa golok ... piss mbah
Quote:Original Posted By dulbehek


nie anak ga ngerti yah bedanya antara gliding dengan balistick yah.
payah.
coba lu cari yang non rocket asist pake fin actuator.
upload disini sekalian mechanism actuatornya
dasar bebal


Mbah bilang juga apa,.. otak bebal masih diladenin

Glider aja butuh sayap gede buat bisa dikendaliin, apalagi proyektil yang ukurannya lebih kecil, dan berat cuma ngandalin fin seupil
bener mbah pertannyaan ane dih\jawab seenak ude\lnya sendiri, masih nanya lagi apa peran UAPEh cape deh ane

udah nduabbbbb....ggg o.n pisan rekkkk
ini si Baseframe ngingetin gua sama si Mudy sama-sama batu dan songong

apa jangan-jangan Baseframe itu Mudy undercover?

Quote:Original Posted By Baseframe


Spoiler for :D:


di postingan berlagak intelek, giliran ditanya serius malah dijawab kaya begitu.


fail.......
Quote:Original Posted By chawpituta


murahnya bukan di biaya produksi mas, tapi kalo lebih akurat maka lebih sedikit amunisi yg dikeluarkan untuk membunuh musuh
kalau dengan 1 Excalibur round bisa membunuh target (apalagi kalau bisa tanpa kerusakan tambahan ke sipil)
untuk apa mengeluarkan 10 atau 100 round artilery untuk membunuh target (dengan resiko kerusakan tambahan terutama ke sipil)


trend kedepanya begini, makanya ga ada lagi carpet bombing.

kalau ente nanya artikelnya cari sendiri


Sebenarnya itu relatif dari sisi mana agan melihatnya :

1. Kalau dari sisi konsumen.
Biaya yang dikeluarkan lebih murah karena jumlah amunisi yang digunakan untuk menyebabkan kerusakan di infrastruktur musuh bisa ditekan dibanding conventional projectile, karena jumlahnya tidak banyak cost untuk transportasi dan storage bisa ditekan.
Walau begitu ada additional cost tambahan berupa guidance systemnya, bisa berupa laser bagi tiap unit infantry atau UAV yang dikerahkan bisa juga dari satelit system bila menggunakan tambahan satelit sebagai guidancenya.

2. Kalau dari sisi Produsen
Biaya yang dikeluarkan untuk memproduksi guided projectile juga lebih mahal dibanding conventional projectile, karena ada komponen tambahan seperti IMU_nya, GPS systemnya dan bila menggunakan homing system tentu komponen elektronikanya juga bertambah, Kalau dia tipe rocket assisted projectile (RAP) tentu propelan rocket dan motornya juga di tambahkan, dan semua tambahan aksessories itu butuh biayakan ??

jadi sebelum protes dilihat dulu dari sisi mana sudut pandangnya.
bener2.
otak ma dengkul rata.
mbah g tanyak pampers lage
Quote:Original Posted By dulbehek
bener2.
otak ma dengkul rata.
mbah g tanyak pampers lage


Enggak nanya,.. Udah keliatan tingkat IQ nya

Mbah cuma nunggu omongan dia dari sudut pandangan broker, dia kan baru jelasin sudut konsumen ama produsen
Quote:Original Posted By suromenggolo


Enggak nanya,.. Udah keliatan tingkat IQ nya

Mbah cuma nunggu omongan dia dari sudut pandangan broker, dia kan baru jelasin sudut konsumen ama produsen


Wuohh....si mbah tumben sedari tadi rada ....
Ingat umur, mbah
Quote:Original Posted By dulbehek


klo gitu apa alasan ente bahwa aerodinamik movemet bisa sangat dominant di balistick

nie anak ga ngerti yah bedanya antara gliding dengan balistick yah.
payah.
coba lu cari yang non rocket asist pake fin actuator.
upload disini sekalian mechanism actuatornya


Tunggu sebentar, sebelum ente menertawakan ane, yang dibahas ini Guided projectile ya, bukan conventional projectile biasa tanpa guided. Kalau conventional projectile bukan disini tempatnya karena memang dia mengikuti ballistic trajectory, tapi ini guided projectile ya.

Contohnya, Volcano projectile :


Di video dijelaskan pada menit 02:00 bahwa projectile setelah beberapa saat mengikuti ballistic trajectory akan pull up dan glide selama beberapa saat sehingga merubah trajectorynya, menggunakan sirip di badannya bukan tail fin ya, dan di pandu oleh GPS dan laser system.

Balistic trajectory for conventional projectile :


Guided projectile trajectory:


Sketch of volcano guided projectile :


Quote:Original Posted By dulbehek

nie anak memang bebal
actuator itu alat movement yang memakai selenoid, magnet buatan whatever dah.


Kalo Pneumatic Actuator atau Mechanical Actuator pake gimana ??

Kalau di missile biasanya pakai servomechanism, actuatornya biasanya pakai motor DC ..... CMIIW

Quote:Original Posted By dulbehek

prinsip mindah cg adalah mindah titik berat (center of mass)


Praktiknya bagaimana, alat apa yang digunakan ??

Quote:Original Posted By dulbehek

oh ya lupa missile itu juga hentakan nya gede loh dia exelerasi dari 0 ke 5 mach dalam hitungan detik
dasar bebal


Tetapi ada perbedaan disturbance antara missile dengan projectile dari artilleri terutama saat diluncurkan dari barrel :

Quote:
High Frequency Content

The gun-launch loading generated high frequencies through two mechanisms - balloting and set-forward. Balloting is the metal-to-metal contact of the projectile bourrelets on the gun tube brought about by tube curvature and the propensity of a projectile to spin about its principal axis. Set forward is the unspringing of the projectile as it leaves the muzzle of the
weapon as described in reference. In both cases, frequencies have been observed on accelerometers well above 50 kHz; however, recent debates on the validity of the data at that high level are still ongoing. All agree that 20 to 30 kHz is reasonable, yet accelerometers experience unexplained failures in numerous tests that is believed to be due to a resonance excitation. This problem is very challenging as the instrumentation simply does not work reliably up to the frequency levels believed to be present in a gun launch.

Halaman 7.

Sumber :"SMART PROJECTILES: Design Guidelines and Development Process to Success", By : U.S. ARMY ARMAMENT RESEARCH, DEVELOPMENT AND ENGINEERING CENTER, Munitions Engineering Technology Center Picatinny Arsenal, New Jersey Oktober 2010
Quote:Original Posted By suromenggolo

Woy TS IDIOT
MANA GAMBAR PAMPERS TENTARA ISRAEL
TS IDIOT bikin trit aja berdasarkan katanya...
1 aja ga bisa buktiin,...


kan sudah gua komentarin jauh2 hari kalau ini One Way information dari hamas, informasinya dari hamas dan masih untung gua memberi referensi video hamas, gua cuman memberikan dua possible skenario. sedangkan elo minta fotonya, ya gila aja lu nanya gua ya tanya sana hamas !!!

Quote:Original Posted By Baseframe

It's One Way information, sama seperti kasus "tuduhan kepemilikan nuklir iran dan iraq oleh amerika", dimana pihak yang dituduh tentu saja menolaknya atau mendiamkannya.

Skenario 1 :
Nah bila militan hamas ini salah mengidentifikasi temuan lapangannya, sudah tentu itu hanya serangan propaganda dan psikologi dari hamasnamun sayangnya ternyata banyak pihak yang mencoba membela IDF yang ternyata hanya terjebak pada urusan seputar nilai strategis dari penggunaan pampers di medan perang, yang seolah semakin membenarkan statement bahwa IDF memang memakai Pampers.

Skenario 2 :
Bila tuduhan ini benar maka diskusi semakin menarik, karena bila memang itu benar maka apa yang menyebabkan penggunaan pampers itu dilakukan oleh para personel militer ??


Nih baca yang bener link gua dari jauh hari

Spoiler for please don't try this: