KASKUS

yg kredit jg harus byr donk.ntr seenaknya lg

Sok tau aja nih gan..........

beritanya kurang benar nih.......

klo dibaca dalam secara menyeluruh Peraturan Menteri Keuangan No. 130/PMK.010/2012 menyatakan bahwa perusahaan pembiayaan wajib melakukan pendaftaran jaminan fidusia untuk pembiayaan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat. klo perusahaan pembiayaan tidak mendaftarkan jaminan fidusia ke Kantor Pelayanan Fidusia yang ada di Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM seluruh Indonesia baru dikenakan sanksi sampai pembekuan dan pencabutan izin usaha sebagaimana diatur dalam KMK tersebut.

Perusahaan Pembiayaan kalo sudah mendaftarkan jaminan fidusia untuk kendaraan bermotor di kantor pendaftaran fidusia dan sudah memiliki sertifikat jaminan fidusia bisa melakukan EKSEKUSI/PENGAMBILAN kendaraan yang menunggak. sedangkan kalau leasing tidak mendaftarkan jaminan fidusia, maka untuk melakukan eksekusi kendaraan harus melalui Pengadilan.

FYI, kalau Leasing baru mendaftarkan JAMINAN FIDUSIA pada saat kondisi sudah "batuk-batuk" atau menunggak, maka secara hukum Sertifikat tersebut tidak berlaku sehingga kalau mau narik kendaraan leasing harus melalui pengadilan.

Jaminan Fidusia mempunyai kekuatan Hukum yang sama dengan Putusan Pengadilan. jadi kalau perusahaan pembiayaan langsung mendaftarkan jaminan fidusia ke KAnwil KEmenkumham setelah ttd kontrak antara perusahaan pembiayaan dan pemohon kredit, maka apabila menunggak maka kendaraan yang dibiayai perusahaan pembiayaan tersebut bisa LANGSUNG DIAMBIL ATAU DI EKSEKUSI OLEH PERUSAHAAN PEMBIAYAAN.
Quote:Original Posted By koetjienk
iya

kabar gembira nih buat sepupu gw

dia punya hobi ngambil motor baru

yang dibayar cuma DP

cicilan I dan seterusnya lewat....

sebelum diambil leasing biasanya tu motor dipretelin dulu, ambil part ori buat dijual, ganti sama part bodong, leasingnya jadi bengong


Wah yang bener gan ?

Saudara Ente Sakti juga ya


Quote:Original Posted By JACKET KASKUS

JACKET KEREN KASKUS



WAH GUE MALAH NGREDITIN NIH , TAPI BEKINGAN ANE FIF, JADI MAU NUNGGAK APA LARI TERSERAH YG NGREDIT
wah nice share nih gan, ane juga mau ngutang sama credit trus
harus dibuat peraturan RUU konsumen dong gan yg ngatur tentang leasing

Official batik kaskus

Ane juga pernah tu gan, dikroyok 5 orang , pdhl ane belinya cash, tp datanya blm di delete sama W*M Fina*ce kl t\itu motor udang di lelang sama dealer tempat ane beli, alhasil dikerjar2 sama kolekstor dijalan, banhkan sampe 2 kali : Langsung ane datengin tu kantor kredit, marah2 sampe puas, kantor segede W*M kok ga teliti banget :, Skrng sih udah ga dikerjar2 lg

Quote:Batik Kaskus Exclusive Special For You Gan ..... !!

sebenarnya simple sih gan
"kalo ga mw ditarik, yah jangan nunggak, kalau belum punya uang yah jgn beli, simple kan "
ane aja masih pake motor butut ane ud 7 tahun ga ganti
Gw rasa ada mekanismenya deh, ga mungkinlah klo ga boleh ditarik sama sekali semisal yg kreditnya nunggak. Mungkin aja sblm motor/mobil ditarik ada pembicaraan awal dulu atau kesepakatan gimana gitu. Keenakan yg nunggak dong kalo ga boleh ditarik.
dilema juga sih..

Untung lebih karena kredit

Quote:Original Posted By MakanMelolo


pengennya sih cash n amin kaya agan ungkapkan
tapi udah 4 showroom yg sy kunjungi (mobil n motor)
begitu mendengar kata2 ajaib "cash" langsung berubah nada dan berkata maaf pak kendaraan yang bapak inginkan sepertinya sudah tidak ada lagi di stock gudang kami. padahal 1/2 jam yang lalu baru intip stock......
malah menyarankan supaya ambil kredit. lantas saya mengatakan "ya deh saya kredit."
"tapi kreditnya 2x aja yah, DP sekarang dan begitu mobil sampai langsung saya lunasi"
dengan muka sedikit mengejek.
siapa yg salah? pemasaran? gudang? atau database? atau pihak lain yg lebih pantas disebut bedebah pembungaan uang?


Karena pihak leasing udah punya hubungan dengan dealer, dan sales dealer mendapat lebih jika berhasil menggiring konsumen untuk ambil secara kredit.
Kalau cash, salesnya hanya mendapat sekitar 100 ribuan tapi kalau kredit bisa sampai 300 ribu. Begitu kata teman ane yg kerja disana.

Quote:Original Posted By F1nesthing
Karena pihak leasing udah punya hubungan dengan dealer, dan sales dealer mendapat lebih jika berhasil menggiring konsumen untuk ambil secara kredit.
Kalau cash, salesnya hanya mendapat sekitar 100 ribuan tapi kalau kredit bisa sampai 300 ribu. Begitu kata teman ane yg kerja disana.


pengalaman ane jg gitu, ane pengen cash disuruh kredit, begitu ane ikutin kreditnya, ane pilih bs ga ane bayar cashnya yg 75% hrga motor jd yg kredit cuma 25%harga motor, e katanya g bisa kredit harus sesuai paket yg ditawarkan diluar itu g bs.

Asli ane bingung, kt kan punya niat baik pgn bantu orng sesuai saran, masa niat baik g didukung atau diusahakan itung2annya , masa kaku banget. kita disisi konsumen kan jg tau diri pengen aman, jgn sampe kredit macet tengah jalan.
kalo ane sih mending naik angkot ajalah daripada harus bayar utang. gak apa2 desek2an. yang penting gak terbeban utang
Karena pake kata "leasing" maka kalo operating lease pasti ditarik gan pas jatuh tempo
tapi mending beli tunai dah dari pada kredit
Quote:Original Posted By 705513
akhirnya jadi thread juga. semoga menjadi diskusi yang menyenangkan
Spoiler for ini buktinya gan:

or

Menteri Keuangan Agus Martowardojo akhirnya mengeluarkan aturan yang melarang perusahaan pembiayaan (leasing), menarik kendaraan bermotor baik mobil maupun kendaraan roda dua yang masih nunggak kredit.

Hal tersebut dicantumkan dalam peraturan menteri keuangan nomor 130/PMK.010/2012 tentang pendaftaran jaminan fidusia bagi perusahaan pembiayaan.

Beleid yang dikeluarkan pada 7 Oktober lalu, dengan tegas melarang perusahaan pembiayaan dilarang melakukan penarikan benda jaminan fidusia berupa kendaraan bermotor apabila kantor pendaftaran fidusia belum menerbitkan sertifikat jaminan fidusia dan menyerahkannya kepada perusahaan pembiayaan.

Penarikan benda jaminan berupa kendaraan bermotor oleh perusahaan pembiayaan wajib memenuhi ketentuan dan persyaratan sebagaimana diatur dalam undang-undang mengenai jaminan fidusia dan telah disepakati oleh para pihak dalam perjanjian pembiayaan konsumen kendaraan bermotor.

Jika leasing tetap ngotot mengambil alih kendaraan, maka perusahaan pembiayaan akan dikenai sanksi sampai pembekuan dan pencabutan izin usaha. Aturan menteri keuangan mulai berlaku dalam dua bulan ke depan.

http://www.merdeka.com/uang/leasing-...lum-lunas.html

Pengalaman agan, leasing mana tu yg sering ancam tarik2 kendaraan ?


mana bagian yang bilang perusahaan leasing dilarang menarik kendaraan yang belom lunas?

yang dilarang adalah penarikan kembali kalau sertifikat fidusianya belum keluar. Fidusia sendiri merupakan salah satu bentuk jaminan terhadap benda bergerak, fidusia berbeda dengan gadai. kalau gadai, penguasaan barang akan ada di kreditur (si perusahaan leasing), sedangkan kalo Fidusia, barang yang dibebankan fidusia berada pada si kreditur (konsumen), untuk fidusia, cukup didaftarkan saja ke kantor fidusia, nanti akan dapet sertifikatnya.

Jadi, pada dasarnya, nyicil mobil/motor itu, kita (konsumen) utang kepada perusahaan leasing, dengan jaminan mobil/motor tersebut. nah, karena jaminan yang digunakan adalah fidusia, kita bisa pake tu mobil/motor. saat kita ngak mampu bayar, berdasarkan peraturan menteri keuangan sebagaimana disebutkan di atas, perusahaan leasing dapat melakukan penyitaan saat sertifikat fidusia udah diterbitkan sama kantor fidusia.

Jadi, bukan perusahaan leasing dilarang tarik kendaraan motor yang belum lunas sepenuhnya, cuma sebatas kalau sertifikat fidusianya belum ada.

Taro Pageone Gan

selagi fidusia dijaminkan memang kendaraan ga boleh ditarik.
semoga hal ini akan memudahkan para konsumen yang sedang kesulitan
pengalaman ane kredit motor cina, udah 4 tahun ga bayar baru perusahaan leasing wom finance narik tu motor....
yah, akhirnya penerapan leasing yang sesungguhnya mulai diterapkan walaupun belum sepenuhnya benar. Keep on moving Pak Menteri!
×