Pelajaran Buat Pelaku Industri Berjangka: Kasus GFB dan Jalatama

Pengantar: Sekadar berbagi tulisan+pengalaman.

Tujuh tahun upaya Bertyna Kritinawaty memperjuangkan haknya belum berakhir. Perempuan yang pernah mendalami teknologi informasi di salah satu universitas di Melbourne ini ingat betul uang US$2.000 yang ditelan ex PT Graha Finesa Berjangka (GFB) pada 2006.

Dana tersebut, yang awalnya dipersiapkan untuk kuliah strata dua, diinvestasikan pada produk berjangka karena mendapat iming-iming keuntungan besar. Perusahaan menjanjikan bisa menjadikannya US$3.000 dalam dua minggu.

Bukannya untung, dana malah raib. Sejak itu, ia tak pernah lelah memburu orang-orang yang dianggap bertanggungjawab.

Setelah salah satu tenaga pemasaran GFB, Mutiyah Zoebaidah, divonis satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 18 September lalu, Bertyna masih kukuh. Mutiyah terbukti membantu perusahaannya dalam penipuan terhadap nasabah.

Putusan majelis hakim, kata Bertyna, akan digunakannya sebagai upaya gugatan class action untuk menarik pihak-pihak yang dianggapnya paling bertanggungjawab, baik regulator maupun manajemen perusahaan.

“Tujuh tahun saya perjuangkan hak,” tegasnya, Jumat (21/9). Selain berbagai laporan ke pihak bursa, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti), Dewan Perwakilan Rakyat, hingga Mabes Polri, perempuan 42 tahun ini empat kali melayangkan surat ke Presiden RI.

Dia sempat dipertemukan dengan Menteri Perdagangan yang kala itu dijabat Mari Elka Pangestu. Beberapa upayanya memberikan hasil, beberapa membentur tembok tebal. Laporan ke Komisi Pemberantasan Korupsi juga belum direspon.

Perusahaan yang kala itu di bawah Direktur Utama Inez Fayruz kini telah almarhum. GFB ditutup oleh Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) pada 2008 terkait kasus penipuan nasabah hingga Rp2,1 triliun. Angka itu dinilai Bertyna terlalu kecil karena banyak nasabah yang tidak melapor.

BBJ yang waktu itu di bawah komando Hasan Zein Mahmud menyatakan GFB ini terbukti melakukan pelanggaran-pelanggaran berat yang berulang dan mengabaikan rekomendasi perbaikan dan peringatan keras dari bursa dan regulator.

Perusahaan berjangka dengan komisaris utama Garibaldi Tohir (Salah satu orang terkaya Indonesia versi Forbes) itu mengabaikan prinsip know your customer. GFB juga memiliki standar prosedur perekrutan nasabah dan mekanisme transaksi nasabah dengan memberikan informasi yang tidak lengkap dan menyesatkan.

BBJ juga mencatat beberapa pelanggaran mendasar GBF seperti membujuk calon nasabah dengan cara tidak benar melalui media massa dan menarik dana nasabah tanpa memberitahu risiko investasi.

“Bukan GFB tutup tujuannya, tapi sanksi hukuman dahulu untuk manajemen,” ungkapnya soal kegigihannya. Bersama 35 orang rekan-rekannya sesama korban GFB, mereka mendatangi pengadilan pada pekan lalu untuk mendaftarkan gugatan class action.

Dia menuturkan bahwa dalam vonis hakim memerintahkan jaksa agar memanggil pihak manajemen sebagai tersangka. Perintah tersebut diharapkan akan menjadi titik terang baru terkait persoalan yang pernah membelit industri berjangka di Indonesia.

Ada juga kesaksian mantan Direktur Utama BBJ, Jahja Wirawan Sudomo, yang pernah berseteru dengan mantan Kepala Bappebti, Titi Hendrawati, terkait pencemaran nama baik.

Sudomo mengatakan semua kasus GFB menyangkut orang yang tergiur tawaran pekerjaan untuk bekerja sebagai business consultant dengan kompensasi yang menggiurkan.

Kasus tersebut, katanya, berasal dari nasabah GFB cabang di BNI 46 dan bukan dari kantor pusatnya. “Termasuk di dalam kasus-kasus itu, kasus para nasabah yang ditangani ibu Mutia ini,” katanya.

Menurutnya, semua pelamar diberi pelatihan beberapa hari dan kemudian diperintahkan mencari nasabah yang mau ikut main perdagangan berjangka. Adapun, yang tidak berhasil menggaet nasabah diminta membujuk keluarga dekatnya atau temannya untuk bermain.

“Juga dianjurkan untuk main sendiri dan untuk yang tidak cukup uangnya diminta membuat suatu joint account bersama-sama. Ini yang terjadi dengan ibu Mutia. Semua nasabah mengalami kerugian,” cerita pria yang pernah menjabat Direktur BBJ selama 2 tahun.

Direksi BBJ, tuturnya, memutuskan untuk menutup cabang itu. Tetapi, meski mengakui bahwa cabang itu ilegal, Bappebti minta agar cabang diperboleh mencari nasabah dengan cara itu.

Kasus GFB juga menyisakan cerita bagi Tommy Santoso, pengacara yang mewakili 9 orang nasabah berperkara di pengadilan. Dua kali pihaknya menang yakni di level pengadilan negeri dan pengadilan tinggi.

GFB, sekalipun sudah almarhum, rupanya masih mengajukan kasasi. Tercatat, perkara dengan No.477 K/PDT/2012 itu kini dilimpahkan ke Mahkamah Agung, didaftarkan pada 10 Februari 2012.

Kliennya, Sarizki Puspita dkk., menggugat perusahaan pialang itu karena menggunakan iklan lowongan pekerjaan untuk merekrut nasabah. Rekrutmen model ini melanggar peraturan regulator.

Pada kasus terpisah, Tommy juga menangani kasus nasabah melawan perusahaan berjangka lainnya, PT Jalatama Artha Berjangka. Pengadilan memenangkan Jalatama, namun penggugat berencana mengajukan banding.

Hakim ketua kala itu, Bagus Irawan, menyatakan dalil perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh penggugat (Yulianti dan Lusita Nasution) tidak terbukti. “Menolak gugatan penggugat untuk seluruhnya,” katanya pada 13 September.

Majelis hakim menilai Jalatama telah melaksanakan prosedur sesuai dengan regulasi yang ada. Penggugat, katanya, telah menandatangani perjanjian sebagai nasabah dan dianggap telah mengerti risiko bertransaksi pada produk derivatif indeks saham.

Selain itu, tergugat juga telah memberikan akun serta password yang hanya diketahui oleh nasabah setelah pembukaan rekening. Akun dan password terbsebut bersidat rahasia dan hanya diketahui oleh nasabah.

Tommy menyayangkan putusan tersebut karena hakim dinilai tidak mempertimbangkan pelanggaran perusahaan yang memasang iklan lowongan pekerjaan di media massa sebagai pelanggaran. Padahal, ujarnya, pada kasus GFB hakim jelas menyatakan hal seperti itu sebagai pelanggaran.

/Nasabah Lansia/

Perdagangan produk derivatif seperti indeks saham, emas loco London, maupun forex adalah jenis bisnis berisiko tinggi. Tidak semua orang cocok, uang investasi Anda bisa hilang dengan cepat. Nyatanya, rekrutmen nasabah bisa menyasar siapapun, dari petani hingga lansia.

Eleanor Rayment, perempuan Australia berumur 69 tahun, itu salah satu yang tidak memahami perdagangan produk derivatif. Meski begitu, jalan hidup berkata lain.

Rayment dikenalkan oleh Frans B. Langitan ke perusahaan broker berjangka ketika sedang berlibur ke Indonesia tahun lalu, dan kemudian menjadi nasabah. Anehnya, dia hanya bertemu sekali dengan wakil pialang dan langsung menjadi nasabah.

Padahal, untuk menjadi nasabah sebuah broker berjangka, diperlukan pemahaman yang tidak sedikit. Regulator mensyaratkan pula calon nasabah telah melakukan simulasi transaksi. Apalagi, Rayment terhitung telah lansia dengan keterbatasan pemahaman atas teknologi trading.

Menurut Peraturan Kepala Badan Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) No.64 tahun 2009 tentang ketentuan teknis perilaku pialang berjangka menyebutkan bahwa wakil pialang diantaranya harus menjelaskan hal-hal sebagai berikut:

Pertama, menjelaskan dan menawarkan kontrak berjangka yang akan ditransaksikan; kedua, menjelaskan mengenai risiko perdagangan berjangka; ketiga menandatangani dokumen pernyataan adanya risiko.

Keempat, menjelaskan peraturan perdagangan (trading rules) termasuk mekanisme transaksi; kelima, menjelaskan isi dokumen perjanjian pemberian amanat; dan keenam, menandatangani dokumen perjanjian pemberian amanat.

Akun rekeningnya, yang diklaim dijalankan oleh wakil pialang, kemudian mengalami kekalahan transaksi. Merasa ada yang tidak beres, ia ajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Gugatan itu menyebutkan bahwa sang pialang bersama wakilnya melanggar perjanjian, alias wanprestasi.

Penggugat menyatakan wakil pialang yang menjalankan transaksi dengan mengambil 30 lot posisi terbuka atas produk berkode XAU. Jumlah itu, katanya, menyalahi perjanjian “Spesifikasi kontrak gulir loco London gold” yang ditransaksikan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).

Spesifikasi itu menyebut jumlah lot yang dapat ditransaksikan minimum 6 lot dan berlaku untuk kelipatannya, serta maksimum 18 lot. Satu lot emas loco London bernilai 100 troy ounce.

Tergugat membantahnya dengan tegas. “Penyampaian amanat transaksi nasabah dilakukan melalui layanan perdagangan elektronik dan dilakukan sendiri oleh penggugat selaku nasabah,” katanya dalam berkas jawaban yang disampaikan kepada majelis hakim.

Sehingga, jelasnya, tidak ada wanprestasi dan tidak ada pelanggaran batas maksimum transaksi yang dilakukan oleh Jalatama dan atau wakil pialangnya.

Pernyataa dalam jawaban itu ditentang penggugat. Rayment, lewat kuasa hukumnya dari kantor Poltak Hutadjulu & Partners, menegaskan bahwa transaksi akun pada layanan perdagangan eletronik Jalatama Artha Berjangka tidak dilakukan sendiri.

“Dilakukan oleh tergugat II [wakil pialang]atas otorisasi tergugat I [Jalatama] dengan menggunakan password penggugat,” katanya.

Lagi-lagi, Jalatama membantah tegas. Nasabah, katanya, telah diberikan username dan password secara langsung dalam amplop tertutup pada hari yang sama dengan waktu penandatanganan berkas. (taufikul.basari@bisnis.co.id)
Bersambung di bawah...

Sambungan....

Lagi-lagi, Jalatama membantah tegas. Nasabah, katanya, telah diberikan username dan password secara langsung dalam amplop tertutup pada hari yang sama dengan waktu penandatanganan berkas.

Jalatama yang menggunakan kuasa hukum dari kantor Januardi Haribowo & Parners menyatakan nama pengguna dan kata kunci itu berguna untuk mengakses rekening nasabah serta menyampaikan amanat transaksinya.

Di dalam repliknya penggugat dengan No. akun JPPAA 3239 itu mengatakan bahwa nama pengguna dan kata kunci dibuat Jalatama. Lampiran dokumen pembukaan rekening transaksi pun dijelaskan bahwa apabila nasabah lupa password-nya, perusahaan dapat memberikan kembali kata kuncinya.

“Dengan demikian, terbukti bahwa password nasabah juga diketahui oleh pihak tergugat,” kata salah satu kuasa hukum penggugat, Maya Chyntia Febrina Pitoy.

Maya juga punya alasan kuat lain bahwa kliennya dirugikan. Berdasarkan Peraturan Kepala Bappebti No.64 tahun 2009, simulasi transaksi perdagangan seharusnya dilakukan sebelum perjanjian pemberian amanat dan dokumen pemberitahuan risiko ditandatangani.

Pada kenyataanya, simulasi transaksi yang didalilkan Jalatama telah dilakukan oleh Rayment terjadi pada 19 September 2011, atau 3 hari setelah penandatanganan perjanjian pemberian amanat. Maya juga menegaskan bahwa kliennya hanya bertemu sekali dengan tergugat, yakni 16 September 2011.

Perkara tersebut kini masih terus berjalan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat dan telah masuk tahap saksi-saksi. Pada persidangan pekan lalu, saksi yang merupakan mantan karyawan Jalatama menyatakan beberapa kali melakukan trading untuk rekening nasabah, walaupun tidak memiliki sertifikat sebagai wakil pialang.

Di Semarang lain lagi. Pada Juni lalu ratusan petani tembakau nasabah PT Solid Gold Berjangka Semarang mendesak agar dana investasi mereka dikembalikan, menyusul dugaan ada penipuan miliaran rupiah.

Lima perwakilan petani itu didampingi oleh Lembaga Perlindungan Konsumen Rakyat Indonesia (LPKRI) Semarang berupaya untuk meminta kejelasan nasib hilangnya dana investasi mereka pada manajamen Solid Gold. (taufikul.basari@bisnis.co.id)


Daftar perusahaan pialang yang dicabut dan dibekukan regulator

PT. Indofutop (2003)
PT. Dea U-Trade Futures (2006)
PT. Fortune Channel Futures (2007)
PT. Sentra Artha Futures (2007)
PT. Total Asia Futures (2007)
PT. Piranti Jaya Artha Futures (2008)
PT. Graha Finesa Berjangka (2008)
PT. Artha Berjangka Nusantara (2008)
PT. Cayman Trust Futures (2008)
Dana nasabah ditempatkan pada rekening perusahaan dan sebagian digunakan untuk kepentinagn perusahaan.
Manipulasi laporan
Tidak melaporkan perubahan manajemen dan pembukaan kantor cabang.
PT. Gita Artha Berjangka (2010) Tidak dapat mempertahankan integritas keuangan dan reputasi bisnis yang dipersyaratkan.
Melalaikan kewajiban penyampaian laporan keuangan sesuai ketentuan.
PT. Masterpiece Futures (2010) Malapraktek berupa penyalahgunaan dana nasabah dalam rekening terpisah dan pelaksanaan transaksi tidak dilakukan sesuai ketentuan.
PT. Maxgain International Futures (2010) Malapraktek
PT. Pandu Dana Utama Berjangka (2010) Tidak dapat memenuhi ketentuan permodalan
PT. Natpac Futures (2010)
PT. Sarana Perdana Berjangka (2010) Mengundurkan diri sebagai perusahaan pialang berjangka
PT. Discovery Futures (2011) Penyalahgunaan dana nasabah pada rekening terpisah.
PT. Danareksa Futures (2011) Membubarkan diri
PT. Buana Artha Futures (Dibekukan 2011, dihidupkan lagi Januari 2012)
PT. Buana Investment Group Futures (Dibekukan, 2011) Penyalahgunaan dana nasabah pada rekening terpisah

Kasus-kasus lain:
Jalatama Artha Kalah Di Pengadilan, Harus Kembalikan Dana
JALATAMA—Digugat nasabah, gara-gara wanprestasi
Quote:Original Posted By xauvyco
Penggugat menyatakan wakil pialang yang menjalankan transaksi dengan mengambil 30 lot posisi terbuka atas produk berkode XAU. Jumlah itu, katanya, [B]menyalahi perjanjian “Spesifikasi kontrak gulir loco London gold” yang ditransaksikan di Bursa Berjangka Jakarta (BBJ).




Kenapa sampai sekarang BAPPEBTI atau BBJ tidak maksa perusahaan pialang pada jujur bahwa SPA tidak ada transaksi di bursa mana pun. Bahwa nasabah ngelawan perusahaan, keuntungan perusahaan dari kerugian nasabah. Nothing wrong with bucketing, tapi harus fair dong dan nasabah harus tau bahwa counter party dia adalah perusahaan.
ayooo saudaraku jangan mudah terlena oleh bujuk rayu marketing dari forex bappebti tersebut mereka lebih mementingkan komisi lot daripada memikirkan nasib investornya.

Agar perlu diketahui trader nya biasanya menerima 400.000,- setiap transaksi 1 lot, kebayang kalau uang nasabah ditradingkan hanya mengejar lot semata.

thx b4.
lowongan jebmennya mirip yang disini ya om :

http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16290807

broker2 yg udah dicap ilegal / yg bermasalah krn laporan nasabah tinggal gonta ganti nama+ganti personil+sewa gedung/kantor baru...owner/pendirinya cm sembunyi dibalik layar n ga prnah tersentuh... bappebti cuma bs tutup mata (krn mngkin matanya udah klilipan setoran si owner pemilik perusahaan)

contoh hebatnya regulator indonesia :

http://www.kaskus.co.id/showthread.php?t=16600877

sbenernya yg diusahain regulator ni usaha mendidik atau membodohi masyarakat?
mulai saat ini diajukan kepada bappebti agar membuka account micro utk trading jangan mesti modal 100 jt baru bisa berinvestasi di forex.
klo di indonesia tuh, broker forex cuma buat topeng untuk tipu2.

Thumbs up Hati-hati ! ! !

Quote:Original Posted By william.perkasa
ayooo saudaraku jangan mudah terlena oleh bujuk rayu marketing dari forex bappebti tersebut mereka lebih mementingkan komisi lot daripada memikirkan nasib investornya.

Agar perlu diketahui trader nya biasanya menerima 400.000,- setiap transaksi 1 lot, kebayang kalau uang nasabah ditradingkan hanya mengejar lot semata.

thx b4.


betul sekali setiap kali open posisi 1 lot baik buy maupun sell,TRADER dapat fee Rp 400.000 baik menang atau kalah ( dalam hati si trader mengatakan " EMANG GUE PIKIRIN MENANG ATAU KALAH YG PENTING GUE DAPAT FEE Rp 400.000 / lot )

jadi dapat anda hitung sendiri berapa fee yg diperoleh dari TRADER tsb

Waktu pertama kali saya terjun ke dunia forex juga tertipu,terbujuk dgn kata2 manis oleh WAKIL PIALANG,saya habis 50 jt,tapi saya anggap itu sebagai UANG KULIAH

PERINGATAN BAGI LAKI-LAKI YANG TIDAK TAHAN DENGAN GODAAN PEREMPUAN ! ! !
sekarang ini bagian marketing memberi UMPAN WANITA kpd calon nasabah/investor supaya mau investasi,setelah acc kontrak dllnya maka dana akan DIHABISKAN dlm jangka waktu sekejab
Anda boleh percaya atau tidak ? terserah anda semuanya
Strategy semacam ini saya diberitahu oleh WAKIL PIALANG yg pernah membohongi saya

Saya bantu
Quote:Original Posted By solopati
betul sekali setiap kali open posisi 1 lot baik buy maupun sell,TRADER dapat fee Rp 400.000 baik menang atau kalah ( dalam hati si trader mengatakan " EMANG GUE PIKIRIN MENANG ATAU KALAH YG PENTING GUE DAPAT FEE Rp 400.000 / lot )

jadi dapat anda hitung sendiri berapa fee yg diperoleh dari TRADER tsb

Waktu pertama kali saya terjun ke dunia forex juga tertipu,terbujuk dgn kata2 manis oleh WAKIL PIALANG,saya habis 50 jt,tapi saya anggap itu sebagai UANG KULIAH

PERINGATAN BAGI LAKI-LAKI YANG TIDAK TAHAN DENGAN GODAAN PEREMPUAN ! ! !
sekarang ini bagian marketing memberi UMPAN WANITA kpd calon nasabah/investor supaya mau investasi,setelah acc kontrak dllnya maka dana akan DIHABISKAN dlm jangka waktu sekejab
Anda boleh percaya atau tidak ? terserah anda semuanya
Strategy semacam ini saya diberitahu oleh WAKIL PIALANG yg pernah membohongi saya

Saya bantu


yg dibold, jadi mending langsung terang2an aja ya gan? mau dibayar brp semalam mbak?
dari pada duit amblas gk dpt apa2, mending buat check-in sama marketingnya. wkwkwk
wah kalau langsung mungkin tidak mau tuh gan karena sasarannya kakap bukan teri





InstaForex - the best broker of Asia


Quote:Original Posted By solopati
betul sekali setiap kali open posisi 1 lot baik buy maupun sell,TRADER dapat fee Rp 400.000 baik menang atau kalah ( dalam hati si trader mengatakan " EMANG GUE PIKIRIN MENANG ATAU KALAH YG PENTING GUE DAPAT FEE Rp 400.000 / lot )

jadi dapat anda hitung sendiri berapa fee yg diperoleh dari TRADER tsb

Waktu pertama kali saya terjun ke dunia forex juga tertipu,terbujuk dgn kata2 manis oleh WAKIL PIALANG,saya habis 50 jt,tapi saya anggap itu sebagai UANG KULIAH

PERINGATAN BAGI LAKI-LAKI YANG TIDAK TAHAN DENGAN GODAAN PEREMPUAN ! ! !
sekarang ini bagian marketing memberi UMPAN WANITA kpd calon nasabah/investor supaya mau investasi,setelah acc kontrak dllnya maka dana akan DIHABISKAN dlm jangka waktu sekejab
Anda boleh percaya atau tidak ? terserah anda semuanya
Strategy semacam ini saya diberitahu oleh WAKIL PIALANG yg pernah membohongi saya

Saya bantu


siip semoga lebih berhati-hati aja yach mas bro.
Quote:Original Posted By william.perkasa
ayooo saudaraku jangan mudah terlena oleh bujuk rayu marketing dari forex bappebti tersebut mereka lebih mementingkan komisi lot daripada memikirkan nasib investornya.

Agar perlu diketahui trader nya biasanya menerima 400.000,- setiap transaksi 1 lot, kebayang kalau uang nasabah ditradingkan hanya mengejar lot semata.

thx b4.


kalau terus seperti ini lama kelamaan tidak ada yang percaya dengan lokal tuh gan. tapi seperti itu ngeri juga open berkali-kali demi komisi tanpa memperhatikan risk dan kerugian nasabah.





InstaForex - the best broker of Asia

ane main di fxdd aman tu gan











~۞۩ஜ~ Real Project dengan Dividen Saham tinggi (8 - 20 % per Bulan) ~۞۩ஜ~
emang susah sih. maen di forex modalnya harus percaya ama perusahaannya. tapi gimana mau percaya kalau kebanyakan kaya gitu??

capek juga ya..
untuk yang belum pernah mengenal forex atau masih pemula agar berhati hati jika mendapat email seperti ini,jangan percaya sama sekali,logika dipakai,ntar anda tertipu,duit berapapun juga akan habissss





LOGIKA DIPAKAI ! ! !
jika memang memiliki system dengan akurasi 70 - 80 %,ngapain hrs cari nasabah/investor ? mending trading pakai duit sendiri kan ?

BULLSHITTT

ada di salah satu forum di kaskus ini yg mana tdk dapat saya sebutkan,setiap hari memberikan daily signal,setelah saya pelajari/amati selama 2 bulan akhirnya saya berkesimpulan bahwa yg memberi daily signal tsb adalah seorang trader yg mana bekerja di salah satu perusahaan investasi di indonesia (ini diakaui oleh org tsb )

emangnya dia dukun yg bisa memprediksi ?
jika emang bisa ngapain hrs membagikan RAMALAN kpd orang,mending dipakai sendiri kan ? sampai-sampai dia mempunyai STATEMENT HARIAN,MINGGUAN,BULANAN seperti yg diatas,bodohnya lagi masih banyak yg mengikuti RAMALANNYA,dan masih banyak lagi cara berkelit si dukun jika ramalannya meleset yg mana tdk dapat saya jelaskan disini secara detail karena ntar panjang sekali tulisannya

SEMOGA ANDA TIDAK TERTIPU SEPERTI YANG PERNAH SAYA ALAMI BEBERAPA TAHUN YANG LALU

saya menulis/menjelaskan hal-hal seperti ini tdk ada maksud menjelekkan/menjatuhkan seseorang demi kepentingan sesuatu atau persaingan bisnis,jika anda percaya silahkan jika tdk ya silahkan,pilihannya semua ada di tangan anda sendiri
agan @Solopati PM dong nama perusahaan yang dihapus itu... penting neh


Sebelumnya, Ketua Paguyuban Angkutan Lingkungan Pengemudi Tawon, Ade Muharram, menawarkan kendaraan mikrobus bernama Tawon untuk menggantikan bajaj. Tawon adalah kendaraan roda empat berukuran mini.
Quote:Original Posted By solopati
untuk yang belum pernah mengenal forex atau masih pemula agar berhati hati jika mendapat email seperti ini,jangan percaya sama sekali,logika dipakai,ntar anda tertipu,duit berapapun juga akan habissss





LOGIKA DIPAKAI ! ! !
jika memang memiliki system dengan akurasi 70 - 80 %,ngapain hrs cari nasabah/investor ? mending trading pakai duit sendiri kan ?

BULLSHITTT

ada di salah satu forum di kaskus ini yg mana tdk dapat saya sebutkan,setiap hari memberikan daily signal,setelah saya pelajari/amati selama 2 bulan akhirnya saya berkesimpulan bahwa yg memberi daily signal tsb adalah seorang trader yg mana bekerja di salah satu perusahaan investasi di indonesia (ini diakaui oleh org tsb )

emangnya dia dukun yg bisa memprediksi ?
jika emang bisa ngapain hrs membagikan RAMALAN kpd orang,mending dipakai sendiri kan ? sampai-sampai dia mempunyai STATEMENT HARIAN,MINGGUAN,BULANAN seperti yg diatas,bodohnya lagi masih banyak yg mengikuti RAMALANNYA,dan masih banyak lagi cara berkelit si dukun jika ramalannya meleset yg mana tdk dapat saya jelaskan disini secara detail karena ntar panjang sekali tulisannya

SEMOGA ANDA TIDAK TERTIPU SEPERTI YANG PERNAH SAYA ALAMI BEBERAPA TAHUN YANG LALU

saya menulis/menjelaskan hal-hal seperti ini tdk ada maksud menjelekkan/menjatuhkan seseorang demi kepentingan sesuatu atau persaingan bisnis,jika anda percaya silahkan jika tdk ya silahkan,pilihannya semua ada di tangan anda sendiri

kalau untuk history ane lebih percaya myfxbook atau dari insta lansung deh gan jadi live bukan gambar yg tidak bisa diupdate.

JILS Futures Dibekukan

Ada lagi nih gan

Quote:Bisnis.com, JAKARTA—Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) membekukan kegiatan usaha pialang berjangka PT JILS Futures.

Kepala Bappebti Sutriono Edi mengatakan berdasarkan hasil identifikasi lapangan oleh tim pemeriksa Bappebti ditemukan bahwa kantor perusahaan yang berada di Jakarta sudah tutup dan tidak beroperasi.

Adapun dari laporan bulanan pengawasan transaksi Perdagangan Berjangka Komoditi sejak 2011 hingga saat ini, JILS juga tidak melakukan transaksi.

“Bappebti memutuskan pembekuan kegiatan usaha sebagai pialang berjangka atas nama PT JILS Futures dengan izin usaha pialang berjangka no. izin: 1093/BAPPEBTI/SI/1/2007,” paparnya dalam keterangan tertulis di situs www.bappebti.go.id, Senin (15/7/2013).

Dia menjelaskan pembekuan kegiatan usaha dapat dicairkan kembali jika perseroan telah melaksanakan sejumlah langkah a.l perbaikan sesuai ketentuan yang dipersyaratkan dalam peraturan perundang-undangan di bidang Perdagangan Berjangka.

Selain itu, perseroan juga harus menyelesaikan seluruh pengaduan nasabah dengan menyampaikan laporan secara tertulis kepada Bappebti serta bukti-bukti langkah perbaikan dan penyelesaian pengaduan nasabah.

“Pembekuan kegiatan usaha tidak menghilangkan atau menghapus tanggung jawab pialang berjangka terhadap tuntutan nasabah atas segala tindakan atau pelanggaran yang menimbulkan kerugian bagi nasabah,” paparnya.

Jika dalam jangka waktu 90 hari sejak keputusan perseroan tidak juga melakukan perbaikan, dia menegaskan Bappebti akan mengenakan sanksi pencabutan izin usaha sebagai pialang berjangka.
Dan perkara di pengadilan :

JAKARTA: Perusahaan pialang berjangka PT JILS Futures tengah menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum dari salah satu mantan tenaga pemasarannya karena merekrut nasabah dengan menjanjikan keuntungan tetap.
Perkara gugatan itu didaftarkan dengan nomor 254/PDT.G/2012/PN.Jkt.Pst kini tengah masuk pemanggilan para tergugat setelah dalam sidang hari ini (31/7) dari pihak tergugat hanya JILS Futures yang hadir.
Kuasa hukum penggugat, Abdullah Syarief, mengatakan bahwa kliennya (Pusparini Mayasari) pernah bekerja pada tergugat I selama 2006—Mei 2009 sebagai tenaga marketing. Selain sebagai marketing, penggugat sekaligus sebagai nasabah. “Klien kami ditugaskan mencari nasabah yang bersedia menginvestasikan dananya pada tergugat I, di mana uang tersebut ditransaksikan pada produk komoditi di bursa berjangka,” ungkapnya. Untuk menarik minat calon nasabah, katanya, tergugat I menjanjikan keuntungan 4%-4,5% setiap bulan dari modal yang diinvestasikan. Atas upayanya itu, penggugat berhasil mengumpulkan dana sejumlah Rp4,19 miliar dari beberapa nasabah. Masalah terjadi ketika nasabah hendak menarik modalnya kepada tergugat I. Menurut Abdullah, tergugat I tidak bersedia mengembalikan dana tersebut dengan menyatakan hal itu sebagai risiko investasi. Bahkan, tambahnya, penggugat dikeluarkan dari tempat kerjanya dan dianggap menggelapkan uang perusahaan. “Tergugat I sama sekali tidak bertanggung jawab terhadap dana yang telah diinvestasikan oleh penggugatmaupun nasabah-nasabah penggugat,” ujarnya. Penggugat mengajukan persoalan itu ke meja hijau dengan dalil bahwa tergugat I melanggar pasal 57 ayat (2) huruf d Undang-undang No. 32 tahun 1997 (diamandemen jadi UU No.10 tahun 2011) tentang perdagangan berjangka komoditi. Dalam regulasi itu disebutkan bahwa setiap pihak dilarang secara langsung atau tidak langsung melakukan transaksi kontrak berjangka dengan cara membujuk atau memberi harapan keuntungan di luar kewajaran. Adapun kuasa hukum tergugat I, Reffi Farezza, menyatakan belum bisa memberikan tanggapan karena prosesnya masih tahap pemanggilan para pihak. “Belum bisa menanggapi, nanti kalau sudah masuk jawaban ya,” ujarnya. Mengenai pilihan kemungkinan untuk mediasi dia menyampaikan bahwa hal itu merupakan prosdur yang memang harus dilewati dalam perkara perdata. Menurut Abdullah, kliennya saat ini juga menghadapi gugatan pidana penggelapan dan penipuan dari para nasabah yang direkrut. Kasusnya telah masuk penyidikan di kepolisian resor Depok, Jawa Barat. (Bsi)