KASKUS

Arsitektur Jengki, Langgam Arsitektur Modern ala Indonesia

Sebelumnya
Quote:Mohon maaf kalau ane

Pembukaan
Quote:
Arsitektur jengki? Apaan sih jengki itu? Kok ane belum pernah dengar ya namanya? Kok namanya nyeleneh amat?

Istilah jengki sepertinya terasa asing bagi kita, terutama generasi-generasi sekarang. Istilah ini merujuk kepada sebuah langgam arsitektur yang notabene dipelopori oleh bangsa kita sendiri, yaitu Indonesia. Bangunan bergaya jengki menjadi sebuah tren tersendiri di Indonesia di masa pemerintahan orde lama. Namun setelah orde baru berkuasa hingga era reformasi, langgam ini mulai memudar bahkan terlupakan dalam sepak terjang arsitektur Indonesia. Bangunan jengki yang dulunya mendominasi kota-kota di Indonesia satu per satu hilang, berganti menjadi bangunan bergaya luar yang terkesan memaksa. Saat ini hanya tersisa satu atau dua bangunan di kota-kota Indonesia.

Mau kenalan lebih banyak tentang bangunan jengki? Mari mampir ke thread ane yang satu ini. Di sini ane akan menjelaskan secara singkat dan sistematis segala hal yang berhubungan dengan arsitektur jengki.




Kenalan Yuk Ama Arsitektur Jengki, Tren Arsitektur Modern ala Indonesia

Quote:
Arsitektur Jengki

Spoiler for rumah jengki:

Arsitektur jengki menjadi pelopor berkembangnya arsitektur Indonesia pasca kemerdekaan. Arsitektur ini berkembang pesat pada tahun 1950-1960an Sebagai arsitektur peralihan, langgam ini berbeda dengan langgam kolonial yang simetris dan penuh dengan detail. Arsitektur jengki dapat dikenali dengan bentuknya yang miring, asimetris, dan dinamis. Hampir di semua kota-kota besar di Indonesia ditemukan corak bangunan seperti ini.



Pengertian
Quote:Secara etimologis kata Jengki berasal dari kata “Yankee”, sebutan untuk orang-orang New England yang tinggal di Amerika Serikat bagian utara. Penamaan jengki juga berhubungan dengan tren busana celana jengki yang berkembang pada masa itu. Selain itu, gaya jengki juga terinspirasi dari film-film koboi Amerika yang beredar di Indonesia. Posisi koboi dengan kuda-kuda miring ketika bertarung menjadi ilham yang melahirkan bentuk arsitektur jengki.

Spoiler for rumah jengki semarang:

Yankee- asal usulnya dari kata Jan atau Yan, -Yan adalah nama umum orang Belanda, dulu orang Belanda adalah orang yang pertama kali tinggal di New York, atau sering disebut Amerika bagian utara, orang-orang selatan memberikan julukan sinis ke orang Amerika Utara sebagai Jan atau Yan, dan Kee adalah nama pelengkap jadi Yankee, atau Jengki. -



Latar Belakang
Quote:Arsitek-arsitek pribumi pada masa itu bekerja sebagai ahli bangunan bawahan para arsitek Belanda. Ahli-ahli bangunan ini kebanyakan hanya merupakan lulusan pendidikan menengah sehingga belum memiliki pengetahuan yang matang. Selain itu, gejolak politik yang terjadi pada tahun 1950an sampai 1960an menyebabkan banyak arsitek Belanda yang berpulang ke negeri asal mereka.

Setelah lama dijajah Belanda, muncul semangat baru para ahli bangunan untuk membebaskan diri dari pengaruh kolonial. Keinginan kuat ini terkendala karena tidak ada ahli yang mampu meneruskan pembangunan di bidang konstruksi. Pemerintah kemudian memanfaatkan siapa saja yang mampu bekerja di bidang konstruksi dan kebanyakan dari mereka adalah lulusan STM (Sekolah Tinggi Menengah).

Dengan semangat kemerdekaan mereka berusaha menciptakan langgam yang berbeda dengan langgam kolonial. Akhirnya mereka hanya mampu menonjolkan sisi dekoratif saja sedangkan fungsi, tata ruang, dan gubahan massa masih terpengaruh oleh gaya kolonial.
Ciri-Ciri Arsitektur Jengki

Quote:
Sebagai langgam arsitektur modern yang dipelopori oleh Indonesia, arsitektur jengki berbeda dengan arsitektur kolonial yang didominasi bidang-bidang vertical dan horizontal. Berikut ini adalah ciri khas arsitektur Jengki yang membedakannya dengan langgam kolonial:

Quote:•\tKonsep bentuk yang berlawanan dengan bentuk modern yang kaku, kubis, dan geometris. Konsep ini diduga sebagai penghayatan terhadap kemerdekaan Indonesia dari belanda. Hasilnya adalah gaya bebas yang didominasi garis miring pada dinding dan tiang serta bentuk-bentuk asimetris lainnya seperti lengkungan yang dihindari arsitektur modern.

Spoiler for bentuk lengkung:

Spoiler for bentuk miring:


Quote:•\tTata ruang dalam yang lebih terbuka. Jika sebelumnya fungsi privat dan fungsi servis terpisah secara ketat, maka pada arsitektur jengki fungsi privat (keluarga) dan servis lebih terbuka.

Quote:•\tBentuk atap pelana tipikal atap kampung dengan kemiringan yang tidak lebih dari 35 derajat. Kemiringan curam berfungsi untuk mempercepat tampias air hujan ke tanah di iklim tropis. Terkadang berupa patahan karena perbedaan ketinggian supaya diselipkan ventilasi atap yang berfungsi sebagai pembuang panas. Ventilasi pada patahan atap umumnya berupa jalusi atau kerawang (roster).

Spoiler for atap pelana patah:


Quote:•\tTembok gewel (gevel) yang timbul akibat penggunaan atap pelana. Tembok ini juga ditonjolkan keluar sebagai estetika pada fasad bangunan. Dinding ini juga diperkuat dengan tepian yang miring membentuk bidang segilima (pentagon). Selain diperkuat dengan elemen miring dinding ini juga diberi motif kotak-kotak atau wajik (belah ketupat).

Quote:•\tDinding diberi hiasan berupa motif buatan maupun material alam. Ada yang diisi dngan kerawang (roster) dan ada pula yang ditutup dengan batu alam dengan bentuk teratur maupun tak teratur.

Spoiler for tekstur dinding:

Quote:
•\tTerdapat banyak bukaan berupa jendela, jalusi, maupu kerrawang yang berfungsi sebagai sarana penghawaan dan pencahayaan. Selain itu, banyak ditemui permainan bentuk dan tata letak jendela yang asimetris dan tidak sejajar. Hal ini juga dimaksudkan untuk menyesuaikan bukaan dengan ruangan didalamnya. Terkadang di sekeliling kusen juga diberi pelipit atau sirip datar sebagai pelindung dari panas dan hujan.

Spoiler for bukaan jendela:


Quote:•\tTeras sebagai elemen mutlak arsitektur tropis dan sebagai ruang transisi yang menjadi tipikal arsitektur Nusantara pada umumnya. Ruangan teras berfungsi sebagai ruang penerima, tempat berteduh, maupun penegas pintu masuk. Teras umumnya didesain dalam bentuk kanopi dengan atap datar, walaupun ada yang menggunakan atap miring atau pelana. Teras dengan atap datar ini dimaksudkan untuk membedakannya dengan bangunan utama yang menggunakan atap pelana. Terkadang atap datar teras tidak sepenuhnya datar. Ada pula atap teras yang didesain bergelombang atau melengkung sebagai perlawanan terhadap bentuk modern.

Spoiler for teras bangunan:


Quote:•\tRoster atau kerawang menjadi elemen utama pada arsitektur jengki. Selain sebagai lubang udara, roster atau kerrawang juga berfungsi sebagai elemen dekorasi pada bangunan. Bentuknya pun bervariasi mulai dari segilima, segienam, persegi, segitiga, lingkaran, sampai bentuk-bentuk asimetris.

Quote:•\tKolom penyangga kanopi atau bangunan biasanya sedikit miring. Ada pula kolom yang didesain menciut semakin ke bawah.

Spoiler for kolom:


Quote:•\tFinishing warna kontras, umumnya warna alami dan warna cerah sebagai warna yang cocok untuk iklim tropis. Terkadang diselingi warna gelap.

Quote:•\tBahan-bahan bangunan yang digunakan hampir sepenuhnya berasal dari Indonesia. Batuan alam yang digunakan umumnya berasal dari pabrik setempat seperti batu belah, batu serit, atau batu telor. Selain itu, beberapa bangunan juga masih menggunakan lantai tegel, walaupun sudah banyak yang menggunakan keramik atau granit.
Perkembangan Saat Ini

Quote:

Spoiler for bangunan jengki Kebayoran:


Saat ini perkembangan arsitektur jengki semakin memudar seiring perkembangan jaman. Satu per satu bangunan jengki hilang dari tahun ke tahun dan hanya sedikit saja bangunan yang tersisa saat ini. Pada tahun 70an hingga 90an muncul gaya Mediteranea yang menjadi tren arsitektur di Indonesia. Setelah itu pada tahun 2000an muncul tren arsitektur minimalis yang mengutamakan simplisitas, kubis, geometris, dan minim dekorasi.

Quote:Tren masa kini di Indonesia
Quote:
Spoiler for rumah minimalis:

Spoiler for rumah mediteranea:

Spoiler for rumah klasik:


Pada tahun 1950-1960an bangunan jengki banyak mendominasi daerah Kebayoran Baru di Jakarta. Bangunan-bangunan jengki juga masih banyak dijumpai di Kebayoran Baru pada tahun 70an. Kemudian pada tahun 80an maih ada walaupun tidak banyak dan pada tahun 90an masih terlihat satu atau dua bangunan di Kebayoran. Bangunan jengki benar-benar hilang dari pandangan pada tahun 2000an dan menjadi sangat langka untuk dilihat di daerah Kebayoran.

Spoiler for rumah boros ruang:

Sangat mengkhawatirkan jika bangunan jengki yang merupakan karya anak-anak bangsa di masa kemerdekaan menyusut secara bertahap dan berganti menjadi bangunan-bangunan bergaya luar. Pada masa orde baru gaya bangunan menjadi bervariasi namun kebanyakan terkesan norak. Hal ini disebabkan karena cara berpikir orang Indonesia yang main ambil saja tanpa mempelajari makna dan filosofi yang tersirat di dalamnya. Bentuk yang seharusnya disesuaikan dengan fungsi (form follow function) dan konteks (fit in context) kini berubah menjadi berdasarkan keinginan dan kesenangan (form follow fun, form follow pleasure, form follow prestige). Belum lagi generasi muda saat ini sangat menggemari bangunan minimalis hanya sebagai tren saja tanpa memperhatian fungsi sebenarnya. Bangunan-bangunan masa kini hanya dijadikan sebagai sarana prestise atau gengsi dan cenderung memboroskan ruang.




Kesimpulan

Quote:Arsitektur jengki adalah cikal bakal berkembangnya arsitektur modern di Indonesia. Langgam ini tidak terlepas dari semangat kemerdekaan pada masanya dan melawan segala bentuk penjajahan, termasuk di bidang arsitektur. Sekalipun masih menggunakan prinsip-prinsip yang diajarkan oleh arsitek Belanda, arsitek-arsitek Indonesia pada masa itu mampu menyajikan bentuk yang berbeda dan bertolak belakang dengan ideologi modern yang dibawa oleh kolonial Belanda. Hal ini dapat dilihat dari bentuk yang asimetris dan tidak beraturan dan juga elemen dekorasi yang terdapat pada bangunan. Dengan demikian arsiektur jengki tidak dapat dilupakan begitu saja oleh para arsitek Indonesia, terutama mereka yang berpotensi meneruskan sepak terjang arsitektur bangsa di masa depan.


Quote:
Diharapkan thread ini dapat menginspirasi agan-agan yang mau mendesain rumah atau agan yang kuliah dibidang arsitektur untuk menghidupkan kembali langgam asli Indonesia yang hampir punah ini. Jangan sampai arsitektur jengki benar-benar punah dari pandangan mata karena tergerus tren dari luar.

Maju terus arsitektur Indonesia! Buktikan bahwa bangsa ini adalah bangsa yang hebat.
Quote:Kosakata

Dinding gevel: Dinding yang menjadi ujung dari atap pelana

Lantai tegel: Lantai yang terbuat dari campuran semen dan pasir, biasanya banyak ditemukan pada bangunan lama

Roster / kerawang:
Batu bata yang didesain berlubang / berongga sehingga memungkinkan udara masuk



Quote:Buat yang udah iso ane mau minta tapi ane menolah sampe benjol
Tinggalkan selalu komennya bro
Mohon di ya gan


Sumber-sumber
Quote:http://deni-nusantara.blogspot.com/2...ngki_4550.html
http://fariable.blogspot.com/2010/07...da-dengan.html
http://jakarta.kompasiana.com/sosial...eco-ke-jengki/



Sekalian mampir ke thread ane yang lain

emang udah aga kuno sih
tp beberapa rumah masih pake gaya rumah jengki loh
Quote:Original Posted By treelogy
emang udah aga kuno sih
tp beberapa rumah masih pake gaya rumah jengki loh


Yup, arsitektur jengki memang arsitektur retro ala Indonesia
Galeri bangunan jengki

Mungkin bisa dijadiin inspirasi desain buat agan

Spoiler for 1:

Spoiler for 2:

Spoiler for 3:

Spoiler for 4:

Spoiler for 5:

Spoiler for 6:
:
Inspirasi desain arsitektur jengki

Spoiler for 1:


Spoiler for 2:


Spoiler for 3:
Sepi :
Quote:Original Posted By ninalusi999
Peluang Bisnis Ukm Online






Spoiler for Bukti Penghasilan:


MODAL GRATIS DI JAMIN 1000 %
Ke TKP


No junker please!!

Tolong kasih komen jangan cuma ngiklan aja!
kalo ga salah disini ada yang model begitu juga gan tapi cuma bagian bawah atapnya saja...
jadi begini nih salah satu arsitektur asli indonesia.. hmm unik juga atapnya ya






Komik Jepang Bahasa Indonesia
oo yg atap nya miring begitu disebut rumah jengki :
Sepi amat nih thread :
Nobody :
Why no one comment this thread :
Komeng dong :
baru tw jg nich