Quote:Original Posted By proxymighty
Yg bisa merasa itu banyak.
Tapiii utk memahami rasa ada ilmunya..yaitu mengaplikasikan ilmu tempelan dan gesekan.


rasa-rasanya udah mau ngebanting nih si abang..
ciaaaat.. awak pake rasa sinar sajalah.. tak mau pake rasa napel .. biar tak kebanting awak sama si abang ganteng ini

horaass
Quote:Original Posted By umakana



mendekati walau masih jauh.. ahaha


bah.. macam sudah dekat saja kau ini

eling gan.. eling..

Keagungan adalah sarungKu dan kesombongan adalah pakaianKu. Barangsiapa merebutnya (dari Aku) maka Aku menyiksanya.

tak kasih horas dulu lah kau biar luntur iblis yang kau tampakkan.. HORAAAAS
Untuk mengenal rasa dengan baik, maka yg namanya alat2 indra mesti bergungsi dengan baik..seperti hidung, telinga, kulit, mata dan mulut / lidah.

Dan disamping 5 indra perasa di atas, masih ada juga tuh turunannya dari alat indra mulut untuk mengetahui asin, manis, asem, pahit, enak dan tidak enak.

Tapi kembali lagi, semua indra bila berfungsi dengan baik akan tetapi fungsi otak kagak jalan, maka itu sama juga bohong..

Lantas apakah cuma akal yg berperan dalam menciptakan sensasi rasa ini ?..tidak...akan tetapi ditemani oleh yg namanya hati.

Hati inilah yg merupakan king sense of art dan akal sebagai commander sesnse of art.

Jangan dibaca ya gan..maklum, mencopas dari buku kelas 3 SD mengenai alat2 panca indra.
Quote:Original Posted By jono559
Untuk mengenal rasa dengan baik, maka yg namanya alat2 indra mesti bergungsi dengan baik..seperti hidung, telinga, kulit, mata dan mulut / lidah.

Dan disamping 5 indra perasa di atas, masih ada juga tuh turunannya dari alat indra mulut untuk mengetahui asin, manis, asem, pahit, enak dan tidak enak.

cuma 5 indera?
Quote:Original Posted By balakutakedan
cuma 5 indera?


iya mas gan...5 indra itu lebih dari cukup untuk bisa memahami apa makna rasa...

bahkan untuk mengenal yg namanya Tuhan pun, 5 indra ini berperan penting dengan timbulnya ayat2 kauniyah dan yg dinamakan dalil aqli dengan bantuan yg namanya akal.

....ini cuma buku kelas 3 SD aja sih mas gan..jangan dibaca..
Quote:Original Posted By balakutakedan
rasa-rasanya udah mau ngebanting nih si abang..
ciaaaat.. awak pake rasa sinar sajalah.. tak mau pake rasa napel .. biar tak kebanting awak sama si abang ganteng ini

horaass


wuiih..cakeep! Udah rasa sinar...sudah sampe maqom weruh sa'durunge winarah.
Salim dolo..
Quote:Original Posted By jono559
Untuk mengenal rasa dengan baik, maka yg namanya alat2 indra mesti bergungsi dengan baik..seperti hidung, telinga, kulit, mata dan mulut / lidah.

Dan disamping 5 indra perasa di atas, masih ada juga tuh turunannya dari alat indra mulut untuk mengetahui asin, manis, asem, pahit, enak dan tidak enak.

Tapi kembali lagi, semua indra bila berfungsi dengan baik akan tetapi fungsi otak kagak jalan, maka itu sama juga bohong..

Lantas apakah cuma akal yg berperan dalam menciptakan sensasi rasa ini ?..tidak...akan tetapi ditemani oleh yg namanya hati.

Hati inilah yg merupakan king sense of art dan akal sebagai commander sesnse of art.

Jangan dibaca ya gan..maklum, mencopas dari buku kelas 3 SD mengenai alat2 panca indra.


5 Panca Indera + 7 sifat (bathin)/nyawa menyatu di dalam "rasa"
Quote:Original Posted By donie59
Semoga pembahasan ini semakin menarik gan, semua yang terjadi adalah perbuatan diriNya, diriNya berbuat karena Dia hidup dan bersifat, maka Dia akan terus berkarya dan berbuat, semua karena Dia ingin disaksikan. Tidaklah Dia dikatakan Esa kalau yang buruk sekalipun tidak Dia adakan. Tapi semata mata hanya diadakan dan bukan bersumber daripada Dia.Semua adalah karena dia ingin dikenal, pada hakekatnya kita adalah cahaya Dirinya dimana antara Dia dan cahayanya tidak dapat dipisahkan.


Kalo hanya menyaksikan/melihat Ooo…yg ada ini Allah semua, ini benar tapi belum lg yg sebenar2nya................
Quote:Original Posted By proxymighty
Ojo rumongso iso,
tapi iso rumongso.


yg lebih mantap lagi kalo "TER-RASA iso" ??? adakah disini daya upaya hamba?
Quote:Original Posted By mbahmetal2
yg lebih mantap lagi kalo "TER-RASA iso" ??? adakah disini daya upaya hamba?


sepertinya ga ada mbah.
Quote:Original Posted By proxymighty
sepertinya ga ada mbah.



a kind of receiver, receives The Almighty God's Will, that's the best servant of Allah
Konon setelah Rosul mendengar asal usul bacaan malaikat sebelum Rosul diutus : subhanallah walkhamdulillah wa laailaahailallah wallahu akbar.
Maka Beliau brkata : La hawla wala quwwata ila billaah.

Quote:Original Posted By proxymighty


sepertinya ga ada mbah.


Quote:Original Posted By mbahmetal2



a kind of receiver, receives The Almighty God's Will, that's the best servant of Allah


Quote:Original Posted By proxymighty
Konon setelah Rosul mendengar asal usul bacaan malaikat sebelum Rosul diutus : subhanallah walkhamdulillah wa laailaahailallah wallahu akbar.
Maka Beliau brkata : La hawla wala quwwata ila billaah.


Sepakat dengan ini gan



Quote:Original Posted By balakutakedan


bah.. macam sudah dekat saja kau ini

eling gan.. eling..

Keagungan adalah sarungKu dan kesombongan adalah pakaianKu. Barangsiapa merebutnya (dari Aku) maka Aku menyiksanya.

tak kasih horas dulu lah kau biar luntur iblis yang kau tampakkan.. HORAAAAS


Kebenaran :
Menurut ane gan,
Semua adalah benar namun belum yang sebenarnya,
Tidak ada yang bersalah2an diciptakan oleh Sang pencipta,
Semua adalah benar adanya karena kita memang dibaurkan daripada unsur/ material alam, dimana unsur/ material alam memang diciptakan sesuai menurut ketetapaNnya masing2, angkuh, culas, serakah, tergesa2, ego eros polemos dsb.

Rasa lah yang mengantarkan kita agar dapat membedakan mana yang bersumber dari pada Dia atau tidak,

walaupun sebenarnya Rasa itu sendiri Dia yang mengantarkan

nice thread gan

ane tunggu pembabaranya lebih lanjut ye gan

biar nambah ilmu
Quote:Original Posted By donie59
Sedikit tentang RASA

RASA,
Apa itu RASA?

RASA itu HIDUP, karena
HIDUP itu berarti meRASAkan.

Semua yang HIDUP pasti punya RASA, apabila tidak punya RASA maka tidak ada yang ( H.....).

Banyak manusia yang merasa pintar (maaf), tapi hanya sedikit sekali yang pintar meRASA.

Misalkan :
- Bagaimana kita tahu yang Benar kalau tidak ada yang Salah.
- Bagaimana kita tahu Kenyang kalau kita tidak pernah Lapar.
- Bagaimana kita tahu Kaya kalau tidak ada yang Miskin.
- dst.

Tidak ada yang sia2 diciptaka oleh Sang Pencipta, (maaf) kotoran sapi pun ada manfaatnya. Semua itu dikonsep Sang Pencipta dengan seimbang dan terukur menurut SurotihiNya. Sungguh Keseimbangan yang Paripurna.

Untuk sedikit pencerahan :

- Lihatlah lalu Pandanglah kemudian RASAkanlah.
setelah itu
- RASAkanlah,Pandanglah kemudian Lihatlah (....)

Misalkan :

Gula itu manis, Manis itu nikmat tapi manis tidak punya bentuk tapi punya RASA. dst.

Dunia dan Akhirat adalah bercerita tentang RASA. kemudian
Surga dan Neraka juga adalah tentang RASA.

Manusia dijadikan Sang Pencipta jga karena RASA KASIH dan SAYANG.

Dzat itu adalah RAHASIA daripada RASA
RASA ITU ABADI.

Kenapa ALQuran itu diturunkan kepada Muhammad ( hakikat hamba ) yang tidak bisa baca dan tulis. kalau Dia menghendaki ane rasa gak perlu susah2 buat belajar dalam seketika langsung bisa baca tulis, semua karena RASA, bahwa RASA itu yang dapat memahami kandungan isi ALQuran.

" Barangsiapa mengenal dirinya maka pasti akan mengenal Tuhannya "

Mohon koreksinya agan2 suhu sekalian, semoga bermanfaat bagi kehidupan agar senantiasa kita bisa SENSITIF terhadap RASA supaya diantara kita sesama Manusia dapat saling menebarkan Kasih dan Sayang sebagaimana Sang Pencipta menciptakan kita dimuka bumi ini.

Maaf kalo ane sesumbar agan2 suhu semuanya,
menurut ane ilmu yanjg paling tinggi di alam semesta ini adalah ilmu RAHMAN dan RAHIM, atau kasih dan sayang.



TERIMA KASIH.






Jadi keinget lagu yg serving diperdengarkan masjid2 lewat speaker
Ananing rasa tandha yen iman
Menurut yg ane pelajari, olah rasa mencapai tahapan tertinggi pada maqom rasa sinar.

sebagaimana meneladani akhlak Rosul adalah Al-qur'an, maka seorang salik yg telah mencapai maqom rasa sinar sudah dianugrahi kemampuan membaca kehendak Tuhan pada wahyu yg diturunkanNya kemudian mengaplikasikannya pada tiap gerak khidupannya...

sanggup membendung anasir,pengaruh negatif dari luar dirinya.

sanggup mengalihkan nafsu yg dianugrahkan kepadanya sebagai suatu fitrah ke arah yg positif

sanggup bertindak spontan dan tepat dalam memutuskan setiap perkara kehidupannya tanpa merugikan diri sendiri,orang lain dan alam serta tanpa mengundang MurkaNya.

melihat dengan hati;

sudah mampu membaca kehendak manusia sekitarnya..gak perlu diminta..
-tetangga kesusahan ngebantu tanpa diminta,dll

sudah mampu membaca kehendak alam.
-saluran air deket rumah mampet..ngerapihin tanpa tunggu ada undangan kerja bakti,dll

kelihatannya remeh..tapi bukankah hidup kita ini adalah rangkaian dari puzzle puzzle kejadian kecil ? yang tergabung dalam istilah yg disebut "umur" ?

bukankah sebaik baik manusia adalah yg paling bermanfaat bagi orang lain dan alam sekitar ?

mulailah dengan membuka kulit dan akhiri dengan tetap membuka kulit.

kemudian kembalikan dan persembahkan isinya kepadaNya.

biarlah kita dianggap sebagai penganut "kulit" karena kita sadar bahwa yg memiliki isi adalah Al Aliim, karena kita hanyalah kosong.

"think globally, act locally" untuk menjadi rahmatan lil 'alamin...insya Allah..

La hawla wala quwwata illa billah.

wallahu 'alam.
izin sesepuh....

menurut ane subtansi dari rasa itu hanya dua :
1.Nikmat
2.Ngga Nikmat

tergantung iktiar kita d jalan mana yang sedang dilakukan..berbuat jahat yah buahnya gak nikmat,sebagai perumpamaan walopun korupsi milyaran tapi hati kecilnya tetap saja was-was itu membuahkan rasa tidak nikmat..
tapi bila kita mendapat uang halal walopun makan ngga ada lauk tapi hati kita tenang nikmat tidur itu berbuah nikmat...

mohon maaf kalo ada salah-salah kata..

Salam.
Quote:Original Posted By proxymighty
Menurut yg ane pelajari, olah rasa mencapai tahapan tertinggi pada maqom rasa sinar.

sebagaimana meneladani akhlak Rosul adalah Al-qur'an, maka seorang salik yg telah mencapai maqom rasa sinar sudah dianugrahi kemampuan membaca kehendak Tuhan pada wahyu yg diturunkanNya kemudian mengaplikasikannya pada tiap gerak khidupannya...

sanggup membendung anasir,pengaruh negatif dari luar dirinya.

sanggup mengalihkan nafsu yg dianugrahkan kepadanya sebagai suatu fitrah ke arah yg positif

sanggup bertindak spontan dan tepat dalam memutuskan setiap perkara kehidupannya tanpa merugikan diri sendiri,orang lain dan alam serta tanpa mengundang MurkaNya.

melihat dengan hati;

sudah mampu membaca kehendak manusia sekitarnya..gak perlu diminta..
-tetangga kesusahan ngebantu tanpa diminta,dll

sudah mampu membaca kehendak alam.
-saluran air deket rumah mampet..ngerapihin tanpa tunggu ada undangan kerja bakti,dll

kelihatannya remeh..tapi bukankah hidup kita ini adalah rangkaian dari puzzle puzzle kejadian kecil ? yang tergabung dalam istilah yg disebut "umur" ?

bukankah sebaik baik manusia adalah yg paling bermanfaat bagi orang lain dan alam sekitar ?

mulailah dengan membuka kulit dan akhiri dengan tetap membuka kulit.

kemudian kembalikan dan persembahkan isinya kepadaNya.

biarlah kita dianggap sebagai penganut "kulit" karena kita sadar bahwa yg memiliki isi adalah Al Aliim, karena kita hanyalah kosong.

"think globally, act locally" untuk menjadi rahmatan lil 'alamin...insya Allah..

La hawla wala quwwata illa billah.

wallahu 'alam.



mantep mbah....
Quote:Original Posted By balakutakedan
bah.. macam sudah dekat saja kau ini

eling gan.. eling..

Keagungan adalah sarungKu dan kesombongan adalah pakaianKu. Barangsiapa merebutnya (dari Aku) maka Aku menyiksanya.

tak kasih horas dulu lah kau biar luntur iblis yang kau tampakkan.. HORAAAAS


agan bala bala..

keliatannya agan bala ini bisa diangkat guru...