KASKUS

Quote:Original Posted By DensusAntiTEROR

FAIL BANGET ente bikin tret disini

disini banyak Fanboy JIL



Wanjrit dibilang fansboy JIL... Sekalian aja dibilang petpridommania...

Pernyataan ane tentang Mihnah itu kenyataan sejarah, khalifah melakukan Mihnah u/ kepentingan politis. kebetulan aja dia setuju dengan mu'tazila.

Dan justru rasionalis ala JIL yang bikin mu'tazilah mundur. Mengedepankan rasio tanpa niat u/ taat. Ane gak setuju dengan judul tret ni >_<
seperti yang ane tau (lupa sumbernya dari mana), sebagian besar Muslim menganggap Al Quran adalah wahyu/anugrah/mukjizat/miracle
awal mula pernyataan
"Al Quran adalah mahkluk" adalah upaya pintu kaum liberal untuk mengkritisi kevalidan dan keotentikan Al Quran,
tujuan akhirnya adalah persepsi sebagaimana mahkluk lainya, Alquran bisa aja tidak sempurna salah atau khilaf

sekedar share yg ane tau aja :Peace
Quote:Original Posted By xxxaldebarenxxx
seperti yang ane tau (lupa sumbernya dari mana), sebagian besar Muslim menganggap Al Quran adalah wahyu/anugrah/mukjizat/miracle
awal mula pernyataan
"Al Quran adalah mahkluk" adalah upaya pintu kaum liberal untuk mengkritisi kevalidan dan keotentikan Al Quran,
tujuan akhirnya adalah persepsi sebagaimana mahkluk lainya, Alquran bisa aja tidak sempurna salah atau khilaf

sekedar share yg ane tau aja :Peace


emang ini pelik...

masalahnya kategori yg ada "makhluq" (ciptaan) vs "khaliq" (pencipta).

misalnya saya bikin post di kaskus. nah, post di kaskus ini "saya" atau "ciptaan saya"?
Quote:Original Posted By DensusAntiTEROR

FAIL BANGET ente bikin tret disini

disini banyak Fanboy JIL



ane msh blum paham, soal apa ada kaitan antara paham JIl dgn paham mutazilah??? :
Quote:Original Posted By ojongonole
ane msh blum paham, soal apa ada kaitan antara paham JIl dgn paham mutazilah??? :


ituh kan kaum muktazilah mengedepankan akal kan daripada wahyu... mungkin dianggap mirip dgn JIL yg mengagungkan kebebasan berpikir di atas segalanya... cmiiw
Quote:Original Posted By goed.adit
Wanjrit dibilang fansboy JIL... Sekalian aja dibilang petpridommania...

Pernyataan ane tentang Mihnah itu kenyataan sejarah, khalifah melakukan Mihnah u/ kepentingan politis. kebetulan aja dia setuju dengan mu'tazila.

Dan justru rasionalis ala JIL yang bikin mu'tazilah mundur. Mengedepankan rasio tanpa niat u/ taat. Ane gak setuju dengan judul tret ni >_<


bukan ente gan *ULTRAFACEPALM*

itu sii.........

ya suuudahh...lahhh....w
Quote:Original Posted By bukaniwanenator
gini loh....
anshariah beranggapan Al Quran itu ada abadi n tidak berawal bersama Tuhan. Masuk akal gak ? artinya Al Quran bukan ciptaan Tuhan dong. Di mata Mutazilah ini jelas bertentangan dengan si fat keesaan dan kemahakuasaan Tuhan.
ini yg ditentang Mu;tazilah, logikanya mnrt Mu'tazilah Al Quran adalah firman Tuhan, maka pasti duluan Tuhan adanya dan AL Quran adalah ciptaan (makhluk) Tuhan

disitu pertentangannya, n sebagian golongan Anshariah belakangan sependapat dgn mutazila mengenai hal ini....


berarti imam ahmad bin hanbal disiksa karena masalah ini dong ,dia termasuk golongan anshariah
Quote:Original Posted By tembak27
berarti imam ahmad bin hanbal disiksa karena masalah ini dong ,dia termasuk golongan anshariah


ye klo masa orba die semacem jadi tapol gitu...
jadi tapol karena menganut ideologi yg berbeda dari ideologi penguasanya waktu itu...
disiksa biar jadi contoh bagi yg lain. biar kagak ikut2 si Imam Hanbal... biar "stabilitas" politik terjaga gitu..cmiiw
Quote:Original Posted By namakuhiroko


ye klo masa orba die semacem jadi tapol gitu...
jadi tapol karena menganut ideologi yg berbeda dari ideologi penguasanya waktu itu...
disiksa biar jadi contoh bagi yg lain. biar kagak ikut2 si Imam Hanbal... biar "stabilitas" politik terjaga gitu..cmiiw


pada akhirnya, kadang antar ideologi itu yang penting bukan mana yang lebih "benar" *apapun itu artinya, tapi mana yang lebih kuat dan mampu mengumpulkan pengikut & sumber daya.

termasuk mu'tazilah dan asyariyah.
Selain Washil bin 'Atha, siapa lagi intelektual Mu'tazilah yang terkenal gan?
Quote:Original Posted By DensusAntiTEROR
bukan ente gan *ULTRAFACEPALM*

itu sii.........

ya suuudahh...lahhh....w


AMpun kaka...

Habis kuote post ane jugak sigh...
hehe tadi di page one ane ada baca post agan Finkolstekin tentang pertanyaan Mu'tazilah "Hal Qur'anul jadiid?" .. nah ane share dulu satu kisah yaa heheh (sory kalo oot)

Dalam Tarikhnya, Ibnu al-Jauzi mengisahkan :
Ahmad bin Nashr al-Khuza'i dibawa kehadapan Khalifah al-Watsiq pada hari sabtu, awal ramadhan 231 H.

Khalifah berkata "apa pendapatmu tentang Al-Quran ?"
Al-Khuza'i menjawab, "Al-quran adalah Firman Allah"
"apakah ia Makhluk ?" tanya Khalifah lagi...
"Dia adalah Firman Allah" kata Al-Khuza'i

"apakah kau akan melihat tuhanmu pada hari kiamat ?" tanya khalifah

"demikianlah yang diriwayatkan" jawab Al-Khuza'i

"dan bertempat seperti yang dilihat makhluk itu? (maksudnya : Alquran itu)"

"Al-Quran adalah Firman Allah" jawab Al-Khuza'i lagi

"sesuatu yang terbatas, berbadan, bertempat, dan bisa dilihat itu ?" tanya Khalifah Watsiq

"aku menolak Tuhan yang bersifat seperti itu"
kata Al-Khuza'i

"bagaimana menurut kalian ?" kata Khalifah Al-Watsiq kepada para ulama mu'tazilah

Abdur Rahman bin Ishaq al-Qadhi berkata "darahnya halal!"

maka dipenggal lah kepala imam Ahmad bin Nashr al-Khuza'i
heheh AKAL, AGAMA, PENGETAHUAN heheh jadi ingat kata ustadz ane dulu ...

banyak mempelajari agama, tapi sedikit menggunakan akalnya = teroris
banyak akal, tapi sedikit pengetahuan agamanya = liberalis
banyak mengakali agama dan banyak meng"agama"kan akal = orang laknat

hehehe sory oot lagi

Quote:Original Posted By sang..pencerah

Mungkin al-Farabi salah satunya ya gan
tapi karya2 yunani mula-mula diterjemahkan kaum kristen, terutama dari bekas kekuasaan bynzantium


kalo boleh tau, sumbernya dari mana ya? setau ane pada saat itu aristoteles dan ajaran2 yunani dianggap bid'ah oleh kristen.

Quote:Original Posted By sang..pencerah

firman yg diciptakan ini mungkin terpengaruh logos neoplatonisme
jadi Quran sebagai firman terpisah dari Allah, karena Allah satu2nya yg tak terbatas
maka firman harus diciptakan


firman masa terpengaruh, bukan firman lagi donk...
ane sebenernya ga paham kenapa makhluk dianggap terpisah?
agan menciptakan rumah2an dari upil agan, apa rumah2an itu dibilang bukan terbuat dari agan lagi?

ane berpendapat semua makhluk baik buruk bagian dari khalik, kalo ga bagiannya lagi gimana bisa terkontrol? kecolongan terus donk kayak pak polisi dan maling...

Quote:Original Posted By InRealLife

barangkali dia pengikut aliran mazhab Hambali yg sekarang dianut Saudi?


Ibn Abdul Wahab emang ngakunya ngikutin mazhab Hambali.. tapi udah banyak perubahan dan pendapat pribadi dari ajaran Ibn Abdul Wahab.

Quote:Original Posted By xxxaldebarenxxx
seperti yang ane tau (lupa sumbernya dari mana), sebagian besar Muslim menganggap Al Quran adalah wahyu/anugrah/mukjizat/miracle
awal mula pernyataan
"Al Quran adalah mahkluk" adalah upaya pintu kaum liberal untuk mengkritisi kevalidan dan keotentikan Al Quran,
tujuan akhirnya adalah persepsi sebagaimana mahkluk lainya, Alquran bisa aja tidak sempurna salah atau khilaf

sekedar share yg ane tau aja :Peace


apakah yang diciptakan itu pasti tidak luput dari kesalahan?
kalo memang sang khalik ga bisa menciptakan makhluk yang bebas dari kesalahan berarti sang khalik yang dimaksud bukan Allah, karena itu bertentangan dengan 2 sifat Allah, qudrat dan iradat.

begitu sih pendapat ane
Quote:Original Posted By Finkolstein
Selain Washil bin 'Atha, siapa lagi intelektual Mu'tazilah yang terkenal gan?


keknya banyak dih gan ...pernah denger katanya dulu Ulama2 sunni sering banget debat sama Orang2 mu'tazillah .Eh Mu'tazillah itu sama kan kek filsuf ???
Wah wah, diskusinya udah makin ke hal kompleks nih. Sayang ane ga bisa ikut nimbrung, soalnya ilmunya belum nyampe...

Tapi, yg mau ane sampaikan disini, kesalahan Mutazilah adalah menganggap Al-Qur'an bukan sesuatu yg absolut. Mutazilah hanya menganggap Al-Qur'an hanya makhluk tak bernyawa biasa (CMIIW). Kalau sudah menganggap firman Allah itu bukan absolut, berarti Allah bukan absolut juga kan? Tentu saja tidak bisa begitu.

Muhammad Ali ash-Shabuni menjelaskan, "Al-Qur'an adalah firman Allah yang tiada tandingannya, diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW penutup para Nabi dan Rasul, dengan perantaraan Malaikat Jibril a.s. dan ditulis pada mushaf-mushaf yang kemudian disampaikan kepada kita secara mutawatir, serta membaca dan mempelajarinya merupakan ibadah, yang dimulai dengan surat Al-Fatihah dan ditutup dengan surat An-Nas."

Mungkinkah Mutazilah merupakan produk dari penyatuan rasionalisme dengan agama?
Quote:Original Posted By InRealLife
emang ini pelik...

masalahnya kategori yg ada "makhluq" (ciptaan) vs "khaliq" (pencipta).

misalnya saya bikin post di kaskus. nah, post di kaskus ini "saya" atau "ciptaan saya"?


sederhana aja gan.
Ane jwb itu tulisan agan.
Jadi,kalo kalo ditanya al-qur'an itu apa,ya jwb aja kalammullah atau firman Allah.
Hehe,daripada pusing mikir ciptaan apa bukan.
Quote:Original Posted By proxymighty
sederhana aja gan.
Ane jwb itu tulisan agan.
Jadi,kalo kalo ditanya al-qur'an itu apa,ya jwb aja kalammullah atau firman Allah.
Hehe,daripada pusing mikir ciptaan apa bukan.


nah, kalo ane bilang dan berkata secara verbal : "ane ini yanisari"
berarti ucapan "ane ini yanisari" bukan ciptaan (mahluk) dong gan, kan itu cuma sebuah omongan yang keluar dari mulut ane sendiri
Kalau suatu ciptaan itu bukannya butuh unsur "dzat" ya?


Quote:Original Posted By Yanisari.


nah, kalo ane bilang dan berkata secara verbal : "ane ini yanisari"
berarti ucapan "ane ini yanisari" bukan ciptaan (mahluk) dong gan, kan itu cuma sebuah omongan yang keluar dari mulut ane sendiri
Kalau suatu ciptaan itu bukannya butuh unsur "dzat" ya?




misalnya saya nulis novel, yang ada fisiknya berupa buku dari kertas, novel itu saya atau ciptaan saya?

*pantesan zaman dulu para ulama berantem soal Qur'an itu makhluk atau bukan... problem filosofisnya emang pelik.
Quote:Original Posted By proxymighty
sederhana aja gan.
Ane jwb itu tulisan agan.
Jadi,kalo kalo ditanya al-qur'an itu apa,ya jwb aja kalammullah atau firman Allah.
Hehe,daripada pusing mikir ciptaan apa bukan.


Kemudian haruskah saling menyatakan sesat jika berbeda pendapat dalam hal ini? Ini sudah masuk ke perkara filsafat yang kalau diputar bagaimanapun bisa ada justifikasinya. Bold: negara menengahi mereka yang mau berpusing soal ini, bukannya mendukung salah satu.




Yang lebih penting itu perkara tafsir Quran, seberapa jauh bisa menerima tafsir qur'an non literal? Hakim2 Mu'tazilah tetap menggunakan tafsiran literal untuk hukum2 yang sudah jelas. Hudud & qishash gak disentuh.

Bagaimana kita mendamaikan Qur'an 20:53 jika kita tidak mengambil sikap mu'tazilah, memaknainya tidak secara literal.
×