KASKUS

Kpr

agan2 tanya dong,

saya lagi ajuin kpr ke bank bc*, deal dengan pembeli kan 285 juta bersih ( semua biaya2 saya yang tanggung )

ajuin ke bank bilang nya harga jual 400 jt, misalnya appraisal harga rumah 380 juta, kan yang bca 70 % jadi senilai 266 juta, jadi kan saya tinggal tambah 19 juta ( 285 - 266 juta ) ke pembelinya, nah pertanyaan nya:

1. untuk DP sebesar 30 % dari 380 juta ( appraisal rumah ) sbesar 114 juta saya harus bayar lagi ke bank tidak? atau cukup deal antara pembeli dan penjual saja ( pura2 pembeli sudah bayar ke penjual langsung )

2, untuk biaya2 kan pembeli bayar ke bank dan notaris, apakah itu termasuk harus bayar DP ke bank, atau cukup biaya2 saja?

mohon bantuan nya ya gan,

thanks
Quote:Original Posted By bono02
Selamat gan.

Gan klo harga njopnya brp? Di appraisal jg gak? Kena diatas/pas/dibawah?


Waduh gan, ane kga nanya... kalo gak salah NJOP masih sekitar 60 - 80jt d... (diliat dari PBB sih hehehe)

kalo di-appraisal... kok kayaknya gak ya? soalnya kalo di-appraisal harusnya kan sesuai fisik, berarti jadinya uk. rumahnya jadi 76/90 tapi kemaren ini di surat SKP-nya uk. tertulis 40/90 (sesuai IMB)... dan lagipula saya tanya yang punya rumah katanya selain yang dari bank BI* tidak ada lagi petugas appraisal lain yang dateng

Quote:Original Posted By dr3dd
agan2 tanya dong,

saya lagi ajuin kpr ke bank bc*, deal dengan pembeli kan 285 juta bersih ( semua biaya2 saya yang tanggung )

ajuin ke bank bilang nya harga jual 400 jt, misalnya appraisal harga rumah 380 juta, kan yang bca 70 % jadi senilai 266 juta, jadi kan saya tinggal tambah 19 juta ( 285 - 266 juta ) ke pembelinya, nah pertanyaan nya:

1. untuk DP sebesar 30 % dari 380 juta ( appraisal rumah ) sbesar 114 juta saya harus bayar lagi ke bank tidak? atau cukup deal antara pembeli dan penjual saja ( pura2 pembeli sudah bayar ke penjual langsung )

2, untuk biaya2 kan pembeli bayar ke bank dan notaris, apakah itu termasuk harus bayar DP ke bank, atau cukup biaya2 saja?

mohon bantuan nya ya gan,

thanks


kalo pengalaman, ane, ane kan ngajuinnya 300jt dan dapetnya dari bank 200jt... itu ane harus kasih DP ke penjual 100jt sebelum realisasi...

jadi ane transfer sisa uang ane (20 jt karena deal sebenernya 220jt) dan penjualnya ngasih saya kuitansi sebesar 100 jt sebagai DP... gitu sih.

lalu untuk DP harusnya bayarnya langsung ke penjual... yang ke notaris biaya2nya aja...

contoh biaya2 notaris :


kebetulan ane ada perjanjian pajak pembeli dan penjual tanggung jawab masing-masing dan biaya notaris yang berhubungan dengan jual beli dibagi 2, jadi biaya yang ditengah (biaya bank) itu tanggungjawab ane semua...

semoga bisa membantu...
Quote:Original Posted By abate19
Bissmilahirrohmanirrohim,
Kalo ane baca dari page 1 blm ada yg bahas tentang rumus appraisal yah...
Ane kemarin baru ngalamin kejadian, udah deal sama penjual dg harga 660 jt net rumah second lt/lb 150/72. Untuk dp si uangnya udah ada sekitar 250 jutaan. Nah problemnya sekarang ialah harga appraisal dr BC*nya (ngejar fixed 55 bulan. Setelah ane riset2 dpt lah contoh appraisal dr tetangga ane yg pernah kpr di BC* (dkt rumah target ane). Begini perhitungannya:

Luas Harga pasar . Nilai
/perolehan. Pasar penggantian baru. Likuidasi
Lt. 313 3.000.000. 919 jt. Xxxxxxx. 643 jt
Lb. 330 2.000.000. 660 jt. Xxxxxxx. 528 jt
Fslts. 20 jt. Xxxxx. 18 jt
Total. 1.189 jt
Ket:
Nilai pasar : luas x harga pasar/ perolehan
Nilai penggantian baru : luas x harga bahan/tnh kalo buat baru (lp nilainy)
Nilai likuidasi. : tanah (70% x nilai terendah dr pasar atau
penggantian baru, kalo bangunan sama fasilitas 80% gan)
Ada contoh file perhitungannya si, cuma ane ga ngerti cara uploadnya

Nah BC* itu mau kasih plafon maks 70% dr nilai likuidasi 832 jt brati gan. Padahal rumah tetangga ane mewah bgt.

Nah based on nilai appraisal itu g coba itung2 dan kira2 BC* cuma bklan ngasih g plafon senilai 300jtaan tuh buat rumah yt g incer. Jadi g urungkan deh niat ngajuin ke BC*. Moga2 ini bisa ngabantu buat yg mau apply di bank tsb.

Bang ichal ane bagi no contact AO bank DK*S, BN*S, BS*, BI*S dan bank2 lain dong. Thanks before
Oh iya mungkin ini post bisa dimove ke pekiwan hehehe....


Gan, boleh sedikit dirapihkan postingannya.
Biar lebih mudah dimengerti

Ane PM aja contact nya ya

Quote:Original Posted By dr3dd
agan2 tanya dong,

saya lagi ajuin kpr ke bank bc*, deal dengan pembeli kan 285 juta bersih ( semua biaya2 saya yang tanggung )

ajuin ke bank bilang nya harga jual 400 jt, misalnya appraisal harga rumah 380 juta, kan yang bca 70 % jadi senilai 266 juta, jadi kan saya tinggal tambah 19 juta ( 285 - 266 juta ) ke pembelinya, nah pertanyaan nya:

1. untuk DP sebesar 30 % dari 380 juta ( appraisal rumah ) sbesar 114 juta saya harus bayar lagi ke bank tidak? atau cukup deal antara pembeli dan penjual saja ( pura2 pembeli sudah bayar ke penjual langsung )

2, untuk biaya2 kan pembeli bayar ke bank dan notaris, apakah itu termasuk harus bayar DP ke bank, atau cukup biaya2 saja?

mohon bantuan nya ya gan,

thanks


1. Ga usah nambah 114jt lagi ke Bank, tinggal kasih kekurangan 19jt aja ke penjual.

2. Cukup biaya2 aja Gan. (pajak dll.)
Quote:Original Posted By APe123
ada informasinya di post #2 pejwan, gan
originally posted by agan aminun

Thanks infonya Gan, ternyata bunga efektif. Salut..., bearti Bank ini ngasih bunga mendekati bunga Bank Konvensional, sangat jarang ada.

Quote:Original Posted By tokesawit
gan... ane mohon bantuan dan saran.

sekira 1,5 tahun yang lalu ane ngambil unit pengembangan dari tahap I di seorang agen properti developer . dengan DP 10 % dari Rp.215 jt. Dengan janji SHM akan selesai pada waktu unit ane akan selesai dibangun.
(o ya.. ane tertarik karena lokasi dan fasilitas yang baik,serta ada 2 sodara saya yang ngambil di Tahap I tanpa ada masalah)
nah.. sekira 2 bulan yang lalu ane di telepon dari pihak developer untuk segera mengurus KPR-nya karena unit uda mau selesai serta SHM sudah siap. Setelah ane cek ke TKP,memang unit sudah 90 % selesai.
Setelah ane persiapkan syarat-syarat KPR-nya trus ane ajukan ke beberapa bank. namun setelah 2 bulan belum juga selesai prosesnya.
selidik punya selidik,ternyata SHMnya belum ada dan masih SK Camat.
WTF...sekarang unit uda hampir selesai tapi belum siap KPR-nya karena Bank tidak mau approve kalau SHMnya belum selesai dengan alasan aturan yang ada serta menghindar masalah di kemudian hari.
saran dari pihak Bank,ane disuruh nunggu SHM selesai diurus dari pihak developer. setelah ane cek ke developer ternyata benar, dan prosesnya masih lama karena ada masalah lahan dengan pemilik lahan lama (belum deal harga). jadi developer minta saya bersabar hingga 2013.
saya jadi bingung dengan keputusan ini,karena unit sudah selesai dan propertinya masih murah serta ada fasilitas yang baik.sementara harus akad sekira 1 tahun lagi. saya khawatir unitnya rusak karena tidak dirawat dan SHM tidak kunjung selesai juga.
menurut agan-agan semua ane harus bagaimana ya? bertahan sampai SHM-nya selesai serta akad dengan bank atau cabut dari situ dengan resiko DP dipotong dan belum tentu ada properti yang murah dengan fasilitas baik seperti ini (opsi kedua agak berat,karena unitnya bagus dan fasilitas baik serta masih murah harganya).

terima kasih buat semuanya..

Situasinya lumayan sulit Gan, sedikit ide coba agan negosiasi ke developernya untuk sementara sampai SHM jadi agan nyicilnya ke Developer aja, toh developer juga butuh dana. Nanti kalo SHM udah selesai baru sisa hutang agan diajukan ke KPR. Jadi win-win solusition, agan bisa segera menempati rumahnya dan developernya juga bisa segera mendapatkan dana.

Quote:Original Posted By abate19
Bissmilahirrohmanirrohim,
Kalo ane baca dari page 1 blm ada yg bahas tentang rumus appraisal yah...
Ane kemarin baru ngalamin kejadian, udah deal sama penjual dg harga 660 jt net rumah second lt/lb 150/72. Untuk dp si uangnya udah ada sekitar 250 jutaan. Nah problemnya sekarang ialah harga appraisal dr BC*nya (ngejar fixed 55 bulan. Setelah ane riset2 dpt lah contoh appraisal dr tetangga ane yg pernah kpr di BC* (dkt rumah target ane). Begini perhitungannya:

Luas Harga pasar . Nilai
/perolehan. Pasar penggantian baru. Likuidasi
Lt. 313 3.000.000. 919 jt. Xxxxxxx. 643 jt
Lb. 330 2.000.000. 660 jt. Xxxxxxx. 528 jt
Fslts. 20 jt. Xxxxx. 18 jt
Total. 1.189 jt
Ket:
Nilai pasar : luas x harga pasar/ perolehan
Nilai penggantian baru : luas x harga bahan/tnh kalo buat baru (lp nilainy)
Nilai likuidasi. : tanah (70% x nilai terendah dr pasar atau
penggantian baru, kalo bangunan sama fasilitas 80% gan)
Ada contoh file perhitungannya si, cuma ane ga ngerti cara uploadnya

Nah BC* itu mau kasih plafon maks 70% dr nilai likuidasi 832 jt brati gan. Padahal rumah tetangga ane mewah bgt.

Nah based on nilai appraisal itu g coba itung2 dan kira2 BC* cuma bklan ngasih g plafon senilai 300jtaan tuh buat rumah yt g incer. Jadi g urungkan deh niat ngajuin ke BC*. Moga2 ini bisa ngabantu buat yg mau apply di bank tsb.

Bang ichal ane bagi no contact AO bank DK*S, BN*S, BS*, BI*S dan bank2 lain dong. Thanks before
Oh iya mungkin ini post bisa dimove ke pekiwan hehehe....

Yang paling penting dari komponen rumus apraisal diatas adalah "Harga Pasar Apraisal" Tanah & Bangunan. Pengalaman sewaktu di apraisal oleh BCA kemaren ternyata juru apraisalnya tidak tahu sama sekali berapa harga pasar di daerah ane dan sepertinya hanya akan berpedoman sama NJOP paling banter dikalikan 1,5x. Padahal nilai pasar di tempat ane 3x lipat nilai NJOP. Jadi informasi dari kita sangat2 diperlukan untuk membantu agar nilai apraisal kita menjadi tinggi. Seperti kemaren ane informasikan kalo sebentar lagi akan ada jalan Tol dan gerbangnya dekat banget dengan perumahan (juru apraisalnya malah banyak tanya soal Tol tanda bahwa dia ngak punya informasi tersebut), Begitu juga ketika ane bilang di Perumahan ini punya Mall sendiri (dia kaget lagi, ternyata dia masuk perumahannya ngak lewat pintu gerbang, tapi lewat jalan lain sehingga ngak sempat ngeliat mall nya), termasuk dekat dengan sekolah-sekolah favorit. Terakhir ane tunjukin rumah tetangga ane yang mau dijual biar dia tahu sekalian harga pasarannya berapa.
Tentu saja semua informasi dari kita akan di cek ulang benar apa tidaknya, tapi setidaknya dengan informasi kita maka juru apraisalnya akan punya referensi dalam mengapraisal tanah/bangunan kita.

Dan hasilnya...., Alhamdulillah nilai apraisalnya bisa masuk sesuai dengan ketentuan pihak BCA (tanya ke marketing BCA nya hasilnya sekitar 2,5 x NJOP), namun sayang pengajuannya ditolak. Padahal sebelum apraisal ragu kalau nilai apraisalnya bisa masuk.
gan saya ada rencana ngajuin KPR untuk bangun rumah, tanah sih sudah ada, dokumen sudah lumayan lengkap, rab rumahnya sih ngga besar, sekitar 250juta lah, kira2 bisa ga yah ngajuin ke ke mandiri syariah? ada tips tricknya? atau ada yg pernah ngajuin kpr bangun rumah dari nol ke syariah mandiri? sharing donk... thks ya gan.
klo mahasiswa bisa gk ya ngajuin kpr?
biasa aja asal punya penghasilan untuk mahasiswa.

Talking Buat Mahasiswa Rencanakan Kredit KPR sejak dini

Quote:dikutip dari Kompas.com, ada 5 kiat sederhana agar kelak mahasiswa dapat memiliki rumah dengan cara kredit pemilikan rumah (KPR).

1. Mulai alokasikan dana dari diri sendiri
Layaknya belajar, tidak ada yang dapat mengatur hasil dengan optimal selain diri sendiri, maka demikian pula dalam ilmu perencanaan keuangan. Lakukanlah alokasi dana bulanan Anda, pisahkan kebutuhan perkuliahan dan non-perkuliahan. Berikut saran berdasarkan kebutuhan:

Tempatkan dalam pos dana perkuliahan sebagai prioritas kebutuhan (termasuk uang buku dan uang transpor dasar)
Tempatkan pos dana non-perkuliahan untuk kepemilikan rumah sebagai prioritas berikutnya setelah pos dana

perkuliahan, dan makan pokok tentunya. Sementara itu, kebutuhan yang bersifat hiburan ditempatkan setelah alokasi dana kepemilikan rumah.

2. Mulai mencari penghasilan tambahan
Berapa pun besar uang saku yang diterima tiap bulan dari keluarga, alangkah baiknya jika Anda juga mulai belajar mendapatkan pekerjaan tambahan yang bersifat paruh waktu. Pekerjaan ini dapat dibagi menjadi pekerjaan yang menunjang kuliah, atau yang tidak terkait dengan mata kuliah yang ada. Yang paling penting adalah waktu untuk bekerja tidak boleh menyita waktu belajar! Ingat, tugas utama seorang mahasiswa adalah belajar. Bekerja hanyalah sebagai tambahan.

3. Lakukan perhitungan nilai rumah masa depan (future value)
Berpikirlah secara realistis, tentukan kisaran harga rumah yang diminati (jangan terlalu mahal), kemudian hitungalah harga rumah tersebut di masa mendatang (tentu lebih mahal dari sekarang). Marilah kita hitung dengan rumus:

FV = PV * (1 + i)^n

FV : harga rumah sekarang

PV : harga rumah mendatang

i : faktor kenaikan harga rumah (misalnya 10 persen-20 persen per tahun)

n : waktu yang tersedia untuk memiliki rumah, misalkan lama kuliah 3 tahun, ingin memiliki rumah 3 tahun setelah lulus, maka nilai ‘n’ menjadi 6 tahun

4. Mulai merencanakan pembelian
Rencanakan kapan Anda ingin memiliki rumah? Maksimal, 5 tahun setelah Anda mulai bekerja atau setelah lulus S-1 (mana yang lebih cepat).

5. Mulai melakukan investasi
Sebesar apa pun rencana kepemilikan rumah yang Anda idamkan kelak pasti tidak akan terwujud tanpa adanya investasi. Lakukan dari sekarang dengan melakukan investasi pada reksa dana saham. Targetreturn reksa dana saham per tahun dapat Anda hitung dengan asumsi 20 persen.

Untuk mengetahui berapa besar dana yang harus disisihkan, silakan lihat tabel di bawah ini:


buat mahasiswa dan calon mahasiswa, dengan menyisihkan minimum Rp 15.757 hingga Rp 42.163 per hari, maka Anda dapat memiliki rumah melalui KPR dengan harga Rp 350 juta hingga Rp 1 milar. Sebuah investasi yang sangat bermakna bukan? Selamat berinvestasi bagi Anda para mahasiswa dan calon mahasiswa
agan ichalviking, minta ijin isi2 threadnya jd bahan kami di twitter ya.,
akun nya @PetaniProperti
sdh kami tulis "Thanks to" di #FactProperti
nanti kami ucapkan terimakasih khusus dengan hashtag yg baru.
makasih gan sebelumnya
Quote:Original Posted By bodi26
biasa aja asal punya penghasilan untuk mahasiswa.


Quote:Original Posted By berNavas


lama juga ya harus nunggu beberapa tahun lg hehe.. keburu harga rumah udah pda naek nih...
klo misal nya sy ngajuin sekarang tp pake data2 dan syarat2, seperti penghasilan pake cv punya ortu bisa gk ya? harus wajib punya NPWP juga ya? klo pake npwp ortu apa bisa juga?
Quote:Original Posted By cicakndut
gan saya ada rencana ngajuin KPR untuk bangun rumah, tanah sih sudah ada, dokumen sudah lumayan lengkap, rab rumahnya sih ngga besar, sekitar 250juta lah, kira2 bisa ga yah ngajuin ke ke mandiri syariah? ada tips tricknya? atau ada yg pernah ngajuin kpr bangun rumah dari nol ke syariah mandiri? sharing donk... thks ya gan.


BSM 1 tahun yg lalu masih bisa Gan.
Tips n Trick ada di page 1

Quote:Original Posted By stradiva
klo mahasiswa bisa gk ya ngajuin kpr?


Bisa kalo udah punya penghasilan tetap.

Quote:Original Posted By berNavas
-=-




Quote:Original Posted By bilsahid
agan ichalviking, minta ijin isi2 threadnya jd bahan kami di twitter ya.,
akun nya @PetaniProperti
sdh kami tulis "Thanks to" di #FactProperti
nanti kami ucapkan terimakasih khusus dengan hashtag yg baru.
makasih gan sebelumnya


Silakan di share aja biar makin menyebar ilmunya.
Semoga bisa bermanfaat buat yg lain.

Quote:Original Posted By stradiva
lama juga ya harus nunggu beberapa tahun lg hehe.. keburu harga rumah udah pda naek nih...
klo misal nya sy ngajuin sekarang tp pake data2 dan syarat2, seperti penghasilan pake cv punya ortu bisa gk ya? harus wajib punya NPWP juga ya? klo pake npwp ortu apa bisa juga?


Nanti atas nama Ortu KPR nya Gan.
wah ternyata kpr bca sekarang banyak syarat y, kpr ane ditolak

1. dp harus 30 %, sudah dipenuhi
2. luas bangunan di imb harus 70m, ini yang ga bisa karna rumah yang saya pingin cuma 36 m,

mau ga mau harus ke bank lain deh, lagi coba permata neh, mudah2 an tembus
sorry double
agan ical,

boleh minta nomor PIC untuk bank2 yang recommended dong terutama untuk yang bunga rendah, bisa dibawah 250 juta dan gampang approve nya heheh

tengkiu
Quote:Original Posted By dr3dd
wah ternyata kpr bca sekarang banyak syarat y, kpr ane ditolak

1. dp harus 30 %, sudah dipenuhi
2. luas bangunan di imb harus 70m, ini yang ga bisa karna rumah yang saya pingin cuma 36 m,

mau ga mau harus ke bank lain deh, lagi coba permata neh, mudah2 an tembus


Gan ditolak itu maksudnya berkas2 dah masuk kemudian dikasih tau apa persyaratan tidak memenuhi?
Quote:Original Posted By bono02
Gan ditolak itu maksudnya berkas2 dah masuk kemudian dikasih tau apa persyaratan tidak memenuhi?


berkas uda oke, cuma persyaratan rumahnya yang belum memenuhi kriteria bca nya gan,

lagi cari info tentang BII syariah, permata sama nisp
mau tanya donk :d
misalkan kita ambil KPR dengan bunga 1.8jt (13%) selama fix 2 thn, dan setelah 2 thn mulai mengikuti suku bunga bank bersangkutan. Tolong Kira2 berapa besar kisaran suku bunga berikutnya Klo ada yg punya pengalaman tolong di informasikan

Pertanyaan kedua :
Lebih baik kita ambil rumah baru (developer) atau rumah bekas lalu mengajukan ke bank?
gan,

KPR itu semua harus autodebit rekening bank kpr y? soalnya kantor ane pake bca untuk rekening gaji, dan ga bisa pindah rekening lain,

tolong info ya gan

thanks
Quote:Original Posted By dr3dd
gan,

KPR itu semua harus autodebit rekening bank kpr y? soalnya kantor ane pake bca untuk rekening gaji, dan ga bisa pindah rekening lain,

tolong info ya gan

thanks


Agan buka rekening ke bank yg nerima kpr agan. Jadi ntar klo gajian di bca transfer aja ke rekening bank yg nerima kpr gan, jadi gak harus pindah rekening gaji agan..
Quote:Original Posted By dr3dd
agan ical,

boleh minta nomor PIC untuk bank2 yang recommended dong terutama untuk yang bunga rendah, bisa dibawah 250 juta dan gampang approve nya heheh

tengkiu


Via PM aja Gan...
Kalo approve sih tergantung analis KPR nya

Quote:Original Posted By prikitiew08
mau tanya donk :d
misalkan kita ambil KPR dengan bunga 1.8jt (13%) selama 2 thn, dan setelah 2 thn mulai mengikuti suku bunga bank bersangkutan. Tolong Kira2 berapa besar kisaran suku bunga berikutnya Klo ada yg punya pengalaman tolong di informasikan

Pertanyaan kedua :
Lebih baik kita ambil rumah baru (developer) atau rumah bekas lalu mengajukan ke bank?


1. Ane kurang ngerti pertanyaannya.
2. Baru atau second sama aja, yg lebih baik itu yg harganya dibawah harga pasar

Quote:Original Posted By dr3dd
gan,

KPR itu semua harus autodebit rekening bank kpr y? soalnya kantor ane pake bca untuk rekening gaji, dan ga bisa pindah rekening lain,

tolong info ya gan

thanks


Bilang aja sama kantor ga boleh dipindah atau ga digaji lagi
KPR memang harus autodebet (biar buka rekening).
Tapi kalo gaji ya ngga harus ditransfer ke rekening untuk KPR Gan.
Akal-akalan si Bank aja
×