KASKUS

BI Checking - Tips mengetahui blacklist dari BI (utk para calon Nasabah Kredit)

saya baru dapat bacaan artikel yang bagus dan mungkin suatu saat akan berguna bagi kita
saya gak tau apa ini repost apa gak, tapi udah dibrowse disini belum ada, kalopun repost ya mudah2an berguna bagi yg belum baca

Pernahkah agan ditolak bank saat pengajuan kredit?
baik kredit ke bank, ke BPR, ke lembaga simpan pinjam, koperasi atau kredit KPR, KTA (kredit tanpa agunan) dan lain-lain... tentunya kecuali kredit ke abang kredit
Gimana rasanya saat ditolak bank? tentu timbul tanda tanya besar kan... apalagi kalau kita merasa penghasilan sudah sesuai yang dipersyaratkan.

Nah sebenarnya ada sebab lain yang membuat suatu pengajuan kredit ditolak. Salah satunya adalah riwayat kredit (pinjaman sebelumnya) pernah ada masalah, baik kemacetan atau keterlambatan bayar... walaupun itu udah dilunasi tapi catatan history tersebut ada dan bisa dilihat/diakses oleh bank maupun lembaga keuangan lainnya sebagai dasar dlm pengambilan keputusan.
BI-Checking adalah proses pengecekan oleh lembaga keuangan baik bank maupun non-bank, kepada suatu system yang disebut Sistem Informasi Debitur (SID) yang dikelola oleh Bank Indonesia. Output dari Sistem Informasi Debitur (SID) disebut Informasi Debitur Individual (IDI).

Berikut adalah cara untuk mengetahui bagaimana IDI kita atau kondite kita di perbankan...

Artikel lengkapnya sebagai berikut :

Spoiler for Historis Informasi Debitur Individual (IDI):

Spoiler for Proses Permintaan IDI Historis:

Spoiler for Cara mengetahui IDI Historis kita:

Spoiler for Jika Kita Merasa IDI Historis Tidak Sesuai:


mudah-mudahan bermanfaat



baca ini:
http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/01A...10209final.pdf --> Bank Umum

http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/8A3.../pbi_81907.pdf --> Bank Perkreditan Rakyat

http://m.bi.go.id/NR/rdonlyres/37DF0...pbi_131312.pdf --> Bank Syariah dan selainnya.

predikatnya: lancar, kurang lancar, diragukan, macet

da yg mau nambahin
Tapi banyak juga ya pembiayaan keuangan (leasing) yang menawarkan kredit tanpa BI checking apa itu dibenarkan gan?
bermanfaat banget nih gan..soalnya ane sering pinjem kredit di Bank
bermanfaat gan soalnya ane ada rencana mau kredit gan nais share gan
Quote:Original Posted By maungkajajaden
Tapi banyak juga ya pembiayaan keuangan (leasing) yang menawarkan kredit tanpa BI checking apa itu dibenarkan gan?


ts mau jawab? atau momod mau turun tangan?
Quote:Original Posted By maungkajajaden
Tapi banyak juga ya pembiayaan keuangan (leasing) yang menawarkan kredit tanpa BI checking apa itu dibenarkan gan?Quote:Original Posted By unyubunch


ts mau jawab? atau momod mau turun tangan?

TS kurang paham tentang status perusahaan industri pembiayaan (multi finance) dlm undang undang keuangan maupun perbankan, tapi saya kira bisa saja debitur yg sebenarnya udah masuk blacklist dalam bi checking tetap disetujui proses leasingnya.

- leasing termasuk lembaga keuangan non bank, kepesertaannya sbg anggota dlm Biro Informasi Kredit pd Sistem Informasi Debitur (SID) adalah tidak wajib atau sukarela. Leasing juga bukan lembaga keuangan sejenis bank, tidak ada kegiatan menghimpun/menyimpan dana masyarakat, shg leasing bukan termasuk lembaga keuangan yg terikat dengan uu bank indonesia.
- kegiatan leasing adalah kegiatan sewa guna usaha yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa-guna-usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh Lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala

Tetapi
dlm proses leasing pihak yg terkait bukan hanya Lessor dan Lessee..... disitu ada 4 pihak, yaitu : Lessor, Lessee, Supplier, dan Bank. Nah mungkin kebijakan ttg hal yg ditanyakan tadi bergantung pada atau diatur oleh kesepakatan antara Lessor dan Bank induknya.

mgkin spt itu tapi maaf jika salah, krn saya juga pernah tau seseorang yg pernah macet kredit di bank lalu msh bisa dpt melakukan leasing.
mgkin ada nambahi atau bisa memberi paparan lebih tepat... mari silahkan



apakah ketika nama kita masuk kedalam blakclist dari BI, kita masih bisa mengajukan kredit ke bank dengan memberikan jaminan perorangan dimana nama orang tersebut tidak masuk kedalam blacklist BI ?
Quote:Original Posted By BlackKabiveN
apakah ketika nama kita masuk kedalam blakclist dari BI, kita masih bisa mengajukan kredit ke bank dengan memberikan jaminan perorangan dimana nama orang tersebut tidak masuk kedalam blacklist BI ?

saya kira tidak bisa
-apa sih artinya jaminan, apakah implikasinya sampe menggaransi bhw jika pembayaran telat/macet lalu penjamin tsb yg wajib membayar? enggak kan..
kalopun bentuk jaminannya sampe spt itu, kenapa tidak kredit tsb diatasnamakan ke orang tsb aja... lalu dari orang tsb dana yg cair diberikan ke kita, kan lebih simple
-dlm hal tsb masalahnya bukan bank takut uangnya gak dibayar, toh udah ada jaminan kredit yg berupa asset atau lainnya

Mantab gan TS...
Lanjutkan perjuanganmu... hehe

Jadi inget 6 tahun lalu pasti lembur dikejar2 tenggat waktu masukin data SID tiap bulannya.. Tapi lumayanlah.. bisa nambahin uang lembur.. wkwkwk
Quote:Original Posted By pramneh
Mantab gan TS...
Lanjutkan perjuanganmu... hehe

Jadi inget 6 tahun lalu pasti lembur dikejar2 tenggat waktu masukin data SID tiap bulannya.. Tapi lumayanlah.. bisa nambahin uang lembur.. wkwkwk


wuih 6 th lalu udah SID berarti sejak awal penerapan SID tuh
pasti pejabat di bank besar nih sekarang
Quote:Original Posted By w4rungkopi
TS kurang paham tentang status perusahaan industri pembiayaan (multi finance) dlm undang undang keuangan maupun perbankan, tapi saya kira bisa saja debitur yg sebenarnya udah masuk blacklist dalam bi checking tetap disetujui proses leasingnya.

- leasing termasuk lembaga keuangan non bank, kepesertaannya sbg anggota dlm Biro Informasi Kredit pd Sistem Informasi Debitur (SID) adalah tidak wajib atau sukarela. Leasing juga bukan lembaga keuangan sejenis bank, tidak ada kegiatan menghimpun/menyimpan dana masyarakat, shg leasing bukan termasuk lembaga keuangan yg terikat dengan uu bank indonesia.
- kegiatan leasing adalah kegiatan sewa guna usaha yaitu kegiatan pembiayaan dalam bentuk penyediaan barang modal baik secara sewa-guna-usaha dengan hak opsi (finance lease) maupun sewa guna usaha tanpa hak opsi (operating lease) untuk digunakan oleh Lessee selama jangka waktu tertentu berdasarkan pembayaran secara berkala

Tetapi
dlm proses leasing pihak yg terkait bukan hanya Lessor dan Lessee..... disitu ada 4 pihak, yaitu : Lessor, Lessee, Supplier, dan Bank. Nah mungkin kebijakan ttg hal yg ditanyakan tadi bergantung pada atau diatur oleh kesepakatan antara Lessor dan Bank induknya.

mgkin spt itu tapi maaf jika salah, krn saya juga pernah tau seseorang yg pernah macet kredit di bank lalu msh bisa dpt melakukan leasing.
mgkin ada nambahi atau bisa memberi paparan lebih tepat... mari silahkan


iktu nambah ah

perusahaan pembiayaan itu masuk yuridiksi depkeu melalui bapepam-LK, meliputi izin, pengawasan dan sanksi
regulasi kebanyakan cuma peraturan presiden. yg levelnya UU cuma tentnang pembiayaan ekspor.

masalah BI checking keliatannya memang tidak diwajibkan, tergantung kebijakan manajemen risiko masing-masidng perusahaan.

mungkin ke depannya jadi wajib, karna BI dan bapepam-LK kan sebentar lagi gabung jadi otoritas jasa keuangan yg super poweer itu.
Quote:Original Posted By w4rungkopi
wuih 6 th lalu udah SID berarti sejak awal penerapan SID tuh
pasti pejabat di bank besar nih sekarang


haha..
dulu awal lulus kuliah kerja 1 tahun di bank konvensional, 1 tahun di bank syariah gan..
setelah itu di jd kutu loncat jd corporate legal di bbrp company.. hehe

kalo gak salah waktu itu di bank syariah, misalnya tabel untuk persentase bagi hasil di pembiayaan dimasukin di tabel "bunga" di SID nya.. wkwkwk...

Pokoknya kalo udh mendekati waktunya masukin SID tuh paling mualeessss banget. hehe..
Gan... Nanya dunk... Sy mw ngajuin kpr neh rencana y...
Cuma denger info dr saudara ane .. Ane bisa terkendala bi checking cos ane pernah telat nyetor pinjaman ke bank selama beberapa bulan ( beberapa hari dalam setiap bulan nya) sekitar 2008 lalu...
Nah dr situ niatan ane jd melempem dah...
Tapi setelah baca trit agan..
Kaya y ada sedikit harapan neh buat ane..
Di atas di tulis klw riwayat kita tercatat 24 bulan terakhir..
Sedangkan problem ane ada di taun 2008...
Kira kira ane termasuk black list gk ya gan...
Atw sudah tertolong dengan waktu....
Mohon penjelasan y gan...
Hatur nuhun....
Quote:Original Posted By A.603.NK
Gan... Nanya dunk... Sy mw ngajuin kpr neh rencana y...
Cuma denger info dr saudara ane .. Ane bisa terkendala bi checking cos ane pernah telat nyetor pinjaman ke bank selama beberapa bulan ( beberapa hari dalam setiap bulan nya) sekitar 2008 lalu...
Nah dr situ niatan ane jd melempem dah...
Tapi setelah baca trit agan..
Kaya y ada sedikit harapan neh buat ane..
Di atas di tulis klw riwayat kita tercatat 24 bulan terakhir..
Sedangkan problem ane ada di taun 2008...
Kira kira ane termasuk black list gk ya gan...
Atw sudah tertolong dengan waktu....
Mohon penjelasan y gan...
Hatur nuhun....

wahh saya gak tau gan, soalnya bukan dari perbankan
mungkin agan pramneh atau agan lain yg praktisi perbankan yg bisa jawab

mudah-mudahan ada yg bisa beri penjelasan ......

Lightbulb 

Quote:Original Posted By BlackKabiveN
apakah ketika nama kita masuk kedalam blakclist dari BI, kita masih bisa mengajukan kredit ke bank dengan memberikan jaminan perorangan dimana nama orang tersebut tidak masuk kedalam blacklist BI ?


ketika anda sudah kolektabilitas 3,4 atau bahkan 5 (misalnya anda punya kartu kredit, tp ga bisa bayar, atau punya angsuran tp ga bisa bayar). yang membedakan antara kolektabilitas 2,3,4,5 adalah jangka waktu keterlambatan anda. semakin lama anda menunggak, maka semakin tinggi juga angka kolektabilitas anda.

biasanya ketika anda melunasi tunggakan, anda wajib meminta surat pelunasan dari bank yang bersangkutan sebagai bukti pelunasan. nah, kadangkala ada bank mau memberikan kredit kalau anda sudah lunas meskipun pernah kolektabilitas 3,4, bahkan 5, pokoknya lunas dikasih kredit. ttp ada juga bank yang menilai karakter anda jelek karena anda pernah menunggak. maka ini kebijakan subjektif dari bank yang bersangkutan.

saran saya kalau ditolak di 1 bank, coba aja bank lain karena manajemen resiko tiap bank berbeda - beda.

tp kalau anda mau nunggu 2 tahun bisa juga, jadi misalnya anda kolektabilitas 1 pada maret 2011, maka kolektabilitas 3,4,5 tersebut otomatis ga akan kelihatan lagi pada bulan maret 2013.


Quote:Original Posted By A.603.NK
Gan... Nanya dunk... Sy mw ngajuin kpr neh rencana y...
Cuma denger info dr saudara ane .. Ane bisa terkendala bi checking cos ane pernah telat nyetor pinjaman ke bank selama beberapa bulan ( beberapa hari dalam setiap bulan nya) sekitar 2008 lalu...
Nah dr situ niatan ane jd melempem dah...
Tapi setelah baca trit agan..
Kaya y ada sedikit harapan neh buat ane..
Di atas di tulis klw riwayat kita tercatat 24 bulan terakhir..
Sedangkan problem ane ada di taun 2008...
Kira kira ane termasuk black list gk ya gan...
Atw sudah tertolong dengan waktu....
Mohon penjelasan y gan...
Hatur nuhun....


kalau sudah 2 tahun sejak anda sudah kolektabilitas 1, seharusnya memang sudah tidak nampak record yang jelek tersebut. tetapi kalau anda belum melunasi atau melakukan penyelesaian dengan pihak bank yang bersangkutan, maka tetap saja kolektabilitas anda tidak akan berubah. untuk pastinya agan bi checking ulang saja.
Quote:Original Posted By cendol seger
ketika anda sudah kolektabilitas 3,4 atau bahkan 5 (misalnya anda punya kartu kredit, tp ga bisa bayar, atau punya angsuran tp ga bisa bayar). yang membedakan antara kolektabilitas 2,3,4,5 adalah jangka waktu keterlambatan anda. semakin lama anda menunggak, maka semakin tinggi juga angka kolektabilitas anda.

biasanya ketika anda melunasi tunggakan, anda wajib meminta surat pelunasan dari bank yang bersangkutan sebagai bukti pelunasan. nah, kadangkala ada bank mau memberikan kredit kalau anda sudah lunas meskipun pernah kolektabilitas 3,4, bahkan 5, pokoknya lunas dikasih kredit. ttp ada juga bank yang menilai karakter anda jelek karena anda pernah menunggak. maka ini kebijakan subjektif dari bank yang bersangkutan.

saran saya kalau ditolak di 1 bank, coba aja bank lain karena manajemen resiko tiap bank berbeda - beda.

tp kalau anda mau nunggu 2 tahun bisa juga, jadi misalnya anda kolektabilitas 1 pada maret 2011, maka kolektabilitas 3,4,5 tersebut otomatis ga akan kelihatan lagi pada bulan maret 2013.

jasa bi checking: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=706601425



kalau sudah 2 tahun sejak anda sudah kolektabilitas 1, seharusnya memang sudah tidak nampak record yang jelek tersebut. tetapi kalau anda belum melunasi atau melakukan penyelesaian dengan pihak bank yang bersangkutan, maka tetap saja kolektabilitas anda tidak akan berubah. untuk pastinya agan bi checking ulang saja.

jasa bi checking: http://www.kaskus.co.id/showthread.php?p=706601425


menurut saya aturan ini dablek alias goblog dan memalukan !!! dimana mana kalau orang sudah bayar hutang artinya itikadnya baik , bank harus bertindak objektif. kalau dinilai secara subjektif ini bisa berbahaya. sebagai contoh jika kebetulan orang tersebut bermasalah secara pribadi dengan manajer bank A , bisa saja karena dendam orang tersebut jadi dianggap tidak baik.

Lightbulb 

Quote:Original Posted By greatriver222
menurut saya aturan ini dablek alias goblog dan memalukan !!! dimana mana kalau orang sudah bayar hutang artinya itikadnya baik , bank harus bertindak objektif. kalau dinilai secara subjektif ini bisa berbahaya. sebagai contoh jika kebetulan orang tersebut bermasalah secara pribadi dengan manajer bank A , bisa saja karena dendam orang tersebut jadi dianggap tidak baik.


belum tentu juga orang bayar hutang karena ada itikad baik. bisa juga karena tidak tahan terhadap tekanan debt collector yang mungkin menelepon mereka tiap hari, mendatangi tempat kerja dan rumah mereka... istilahnya ga kuat mental... apalagi kalau udah debt collector dari pihak ketiga, ganas2 gan dan tahan malu untuk buat malu para penunggak

karena analis kredit adalah manusia biasa maka jelas ada subjektivitas, sedikit maupun banyak yang mana jelas tujuannya adalah mencegah terjadinya NPL (Non Performing Loan aka kredit macet). bank tidak berjudi dengan nasib
kalo misalnya ane bayar kartu kredit tapi selalu pembayaran minimum, kira2 bisa diblack list nggak ya? secara ane dulu juga pernah nunggak 1 bulan, tapi ga sering sih, 2-3x aja
Quote:Original Posted By cendol seger
belum tentu juga orang bayar hutang karena ada itikad baik. bisa juga karena tidak tahan terhadap tekanan debt collector yang mungkin menelepon mereka tiap hari, mendatangi tempat kerja dan rumah mereka... istilahnya ga kuat mental... apalagi kalau udah debt collector dari pihak ketiga, ganas2 gan dan tahan malu untuk buat malu para penunggak

karena analis kredit adalah manusia biasa maka jelas ada subjektivitas, sedikit maupun banyak yang mana jelas tujuannya adalah mencegah terjadinya NPL (Non Performing Loan aka kredit macet). bank tidak berjudi dengan nasib


bank tidak berjudi dengan nasib ? kalau begitu pakai jaminan , jangan jadi sinterclaus menawar nawarkan KTA , kartu kredit , dan lain lain yang jelas jelas berjudi dengan nasib. menagih hutang dengan tekanan debt collector jelas2 tidak dapat dibenarkan secara hukum mengingat setiap orang punya potensi macet namanya juga orang hidup gan , kadang diatas kadang dibawah.

NPL sudah resiko bank ketika memberikan pinjaman yang berlandaskan pada kepercayaaan tanpa jaminan dan tanpa penjelasan apapun pada krediturnya jika terjadi kemacetan
.
×