KASKUS

yg highlight:
- petualangan sherina
- Ada Apa dengan cinta
- Laskar Pelangi
- The Raid

yg low & sampah:
- semua film yg dibintangi ama Olga
- semua film yg dibintangi oleh JuPe
- semua para sturadara yang bikin film2 di dua atas
Quote:Original Posted By LupHChaT
Membaik gan..
10 tahun terakhir ini perfilman indonesia sudah mulai menunjukan jati dirinya .
maju terus perfilman Indonesia


jadi kangen film AADC

kapan yah ada film se booming itu lagi
10 tahun terakhir mah lumayan om.
ada yang bagus : ada yang down banget
yang bagus tuh kaya karyanya joko anwar (Kala, Pintu Terlarang, Modus Anomali), trus yang educated sama anak anak
trus film Merantau : yang nampilin salah satu kebudayaan indonesia


yang low point tuh kaya film horno (horror porno) :
horror itu gak harus identik sama seks :
liat aja horror terdahalu kaya film suzanna
bener bener pantes disebut film horror


moga kedepan banyak film yang lebih mendidik, kl yang horor bener bener dapet horrornya, jangan menang di sound doang trus bener bener bisa disebut sebuah film & go international
10 Tahun Terakhir ini sih... Gimana ya nilainya?
turun naik sih sebenernya (menurut ane)

Tapi akhir" ini (2011-2012) udah banyak juga kemunculan film bagus kayak Sang Penari, Negeri 5 Menara, ? (Tanda Tanya), dan The Raid yang paling meledak. Dan menunggu Modus Anomali ini ane

yah menurut ane gitu ah sekian
sebenarnya banyak film indonesia yang bagus dalam kurun waktu 10 tahun terakhir

sayang, lebih banyak film horor komedi sex karena nilai jual

Thumbs up INDONESIA MAJU

INDONESIA MAJU buat film nya
ada yang tau miniseri Bung Jenderal ngga? dulu diputer di TVRI kalo ga salah ya, apa di RCTI jaman dekoder ya lupa.

Iwa.K yang maen walo "cuma" jadi sidekick tapi justru malah yg paling jagoan gan.. ane pengen banget tu nonton tu film lagi. T_T
Menurut ane membaik, gan ... sangat membaik

Film2 yg menurut ane bagus secara keseluruhan (seingetnya ya, gan ):
1. AADC
2. Daun Diatas Bantal
3. Garuda di Dadaku
4. King
5. Catatan Harian Si Boy
6. Jelangkung
7. Pocong
8. AAC
9. Arisan
10. Berbagi Suami

apalagi ya? ntar kalo inget ane tambahin lagi deh, gan
cukup membaik kalau menurut ane
apalagi setelah film the raid cukup bisa mengangkat nama baik industri perfilman di indonesia
asal film macem horor gajelas kaya kuntilanak ngesot ama pocongk kimpoi rada di kurangin pasti makin maju perfilman indonesia
10 taun terakhir ane cuma nonton AADC doang, selebih nya ane males nonton film Indonesia gan... tapi sepengetauan ane Laskar pelangi, the raid yang layak di sebut film bagus. tapi ketutup sama penomena film horor erotis
- petualangan sherina
- mengejar matahari
- Laskar Pelangi
nice pelajaran di sana bnyak
dan masih bnyak film lagi yang menarik membwa kultur budaya kita

yg low
- film genre horor komedi gaje ex pocongkk kesetanan, kuntilanak kesurupan
point utama nya dimana tu film

- film yang genre nya horo tp kebanyakan menjual keseksian tubuh artis :
keabisan ide kah ,, materi cerita nya monoton dan menjual sisi seksi


di sini kadang terpikir aja ,, udah bagus rating film naik minat buat nonton
lalu klyar film yang notaben nya horor tp menonjolkan aura sensual

khusus dewasa memang bnr tp penikmat film buat saya agak menyebut kan itu hasil karna mendompleng rating aja bukan hasil karya film nya
10 tahun terakhir naek-turun gan..
2003-2007 film indonesia masih lumayan bagus, tapi 2008-2011 kualitasnya menurun. Sebenernya banyak film indonesia yg bagus&berkualitas. Tapi as i expected, 2012 merupakan tahun kebangkitan film Indonesia, kebukti dibuka dgn The Raid, Modus Anomali, dan lain-lain yg masih TBC.

Sejauh ini film horror terseram Indonesia adalah Jelangkung dan Keramat
Film thriller terbaik dan the smartest Indonesian film itu Pintu Terlarang
Film komedi paling lucu itu Get Married
Dan film paling keren itu The Raid
udah bagus kok
laskar pelangi, the raid, aadc, KCB, udah memberi warna tersendiri pada perfilman indonesia

moga kedepan perfilman indonesia makin maju, makin banyak ide2 cerita yang fresh :
sebenernya menurut ane 10 tahun terkahir industri film kita amat sangat bangkit gan, ini hal positive yang ane liat di industri film kita. cuma sayangnya kita masih terus terpaku sama permintaan pasar gan. apalagi ditambah munculnya film-film horror yang nampilin buah dada sama paha sebagai hantunya (dikira itu bikin takut kali yak ).

tapi untungnya masih ada sutradara yang peduli sama ini semua, apalagi kemarin film The Raid. keren banget tuh actionnya, meskipun menurut ane pribadi masih ada sedikit kekurangannya

maju terus film Indonesia
10 tahun terakhir ya? Gw baru nyoba nonton film indonesia aja mulai 2006

Yg berkesan buat ane:
-Denias, senandung di atas awan
-Merantau
-Tanda Tanya
-Catatan Harian Si Boy
-The Raid
kalo menurut gw yah, jeleknya film indonesia itu produsernya pada latah!. kalo ada satu film yang ngehits, yang lain ngekor deh dengan tema yang sama, story line mirip, dan akhirnya orang malah cenderung bosan. mungkin harus dirubah kali yah pola pikir produser yang kayak gini. kasarnya cuma pengen ngeraup keuntungan dari sikon pasar yang ada
Karena TS ngasih patokan waktunya dari jaman AADC, ane mau ngomentarin perasaan ane terhadap film bergenre 'remaja' di Indonesia aja ya.
Menurut ane setelah AADC belum ada lagi film remaja yg bermutu.
Dimulai dari Eiffel I'm in Love dan seterusnya, semua terasa maksa, terlalu dibuat mewah seakan remaja Indonesia itu semuanya punya rumah mewah, punya mobil dan bisa selalu bisa bersenang2 sesuka hati, dan konflik yg mereka punya cuma seputar 'cinta'.
Masalah yg mereka punya sepanjang film cuma, 'bagaimana cara mendapatkan cowok/cewek idaman."
Cerita dimulai dari 'cowok ketemu cewek' lalu 'naksir' lalu film bubar setelah mereka pacaran. klise.

ada satu yg mendingan, yaitu 'Realita Cinta dan Rock n Roll' , kesampingkan fakta bahwa film ini bikin paradigma "Bandel itu Keren: " dan bikin anak2 cowok SMA berlomba jadi anak bandel, harus diakui film ini punya konflik yg cukup 'aneh',, minimal dia gak cuma cinta-cintaan.

Kenapa film remaja kita gak bisa seperti film remaja Thailand, bukan masalah cerita nya, tapi setting nya.
Film Thai gak maksa pemerannya untuk jadi anak yg mewah and Fabulous.
Seringnya mereka cuma berpakaian biasa saja (T-shirt casual, celana jeans biasa), rumah nya juga rumah biasa saja standart warga kelas menengah, dan mereka kemana-mana 'jalan kaki'.
Jadi film mereka bener2 menjadi sebuah gambaran kehidupan remaja negara mereka,, menjadi seakan nyata dan dekat dengan kehidupan para penontonnya.

Kalau film remaja Indonesia seperti pertunjukan mimpi untuk para penontonnya. Karena mempertunjukkan kehidupan yg gak bisa diraih dan gak pernah dilihat sebagian besar penontonnya.
Padahal negara kita hampir sama cara kehidupan sehari2nya dengan Thailand.
Tapi jika dilihat dari film remaja nya, negara kita seperti jauh lebih kaya, mewah dan classy dibanding Thailand.

Saya selalu menanti film remaja dengan tingkah polah seperti AADC,, minimal yg para tokohnya berseragam dengan baik dan benar,, gak neko2.
Quote:Original Posted By dirty.
Karena TS ngasih patokan waktunya dari jaman AADC, ane mau ngomentarin perasaan ane terhadap film bergenre 'remaja' di Indonesia aja ya.
Menurut ane setelah AADC belum ada lagi film remaja yg bermutu.
Dimulai dari Eiffel I'm in Love dan seterusnya, semua terasa maksa, terlalu dibuat mewah seakan remaja Indonesia itu semuanya punya rumah mewah, punya mobil dan bisa selalu bisa bersenang2 sesuka hati, dan konflik yg mereka punya cuma seputar 'cinta'.
Masalah yg mereka punya sepanjang film cuma, 'bagaimana cara mendapatkan cowok/cewek idaman."
Cerita dimulai dari 'cowok ketemu cewek' lalu 'naksir' lalu film bubar setelah mereka pacaran. klise.

ada satu yg mendingan, yaitu 'Realita Cinta dan Rock n Roll' , kesampingkan fakta bahwa film ini bikin paradigma "Bandel itu Keren: " dan bikin anak2 cowok SMA berlomba jadi anak bandel, harus diakui film ini punya konflik yg cukup 'aneh',, minimal dia gak cuma cinta-cintaan.

Kenapa film remaja kita gak bisa seperti film remaja Thailand, bukan masalah cerita nya, tapi setting nya.
Film Thai gak maksa pemerannya untuk jadi anak yg mewah and Fabulous.
Seringnya mereka cuma berpakaian biasa saja (T-shirt casual, celana jeans biasa), rumah nya juga rumah biasa saja standart warga kelas menengah, dan mereka kemana-mana 'jalan kaki'.
Jadi film mereka bener2 menjadi sebuah gambaran kehidupan remaja negara mereka,, menjadi seakan nyata dan dekat dengan kehidupan para penontonnya.

Kalau film remaja Indonesia seperti pertunjukan mimpi untuk para penontonnya. Karena mempertunjukkan kehidupan yg gak bisa diraih dan gak pernah dilihat sebagian besar penontonnya.
Padahal negara kita hampir sama cara kehidupan sehari2nya dengan Thailand.
Tapi jika dilihat dari film remaja nya, negara kita seperti jauh lebih kaya, mewah dan classy dibanding Thailand.

Saya selalu menanti film remaja dengan tingkah polah seperti AADC,, minimal yg para tokohnya berseragam dengan baik dan benar,, gak neko2.


panjang amat gan
tapi iya sih, kl buat film2 remaja tuh kaya ngekor kesuksesan aadc, dan menurut ane juga kebanyakan di filmya ga mencerminkan kehidupan2 remaja yang sebenarnya
Perfilman skrg Membaik gan, 10 tahun ini sudah menunjukkan hasilnya .. semisal The Raid, Serigala terakhir, dsb.

Berbicara soal film horror, sektor film horror lah yang kurang membaik, karna masih banyak diselimuti adegan tidak senonoh .. soalnya dulu , bener2 bisa bikin ngejerit diruang bioskop, skrg ? malah bikin terangsang

Maju lah Perfilman Indonesia
mulai membaik, kecuali film horor nya...