KASKUS

opo seh iki

Inilah pembeda antara penempuh jalan Spirituil dan Supranatural.[/B]

Penempuh jalan Spirituil tdk menginginkan Karomah/Ma'unah tp Karomah/Ma'unah itu "dtg dgn sendirinya" atas Izin Yg Maha Kuasa.

Sdg pnempuh jln supranatural sengaja mencari "kekuatan2" lain yg bersifat "eksklusifitas" shg mrk berbeda dgn sbagian org awam.Ini pun atas Izin Allah sbab mrk berikhtiar.Walaupun kita tahu sbagian kekuatan supranatural berasal dr "Mahluk" dan bahkan demi pencapaian "kekuatan" tsb, tdk jarang terkadang org menjalani "lelaku" yg berlawanan dgn Syiariat itu sendiri.Naudzubillah.



Setuja.....
ane cuma ngingetin gan, kalo kurang berkenan ya mohon maap. \t
Quote:Original Posted By carnosaurus
seingatku ada ayat alqur'an yang menyatakan

"..... muhammad tidak lha seorang bapak diatara kamu...."

jadi semua keturunan rosulullah saw akan meninggal dan tidak akan ada keturunan lagi. jadi kalo ada yang meyakini nabi mempunyai keturunan itu ada bohong. apalagi kalo ada yang mengatakan silsilahnya sampe pada nabi.

NB: saya lupa surat dan ayatnya. bagi yang tau ayat ini mohon diperbaiki.

sudah ketemu :
ini ayatnya QS 33:40
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."


dari mana ente dapt pemikiran kaya gini??


Maksud dari ayat ini gan klo menurut TAFSIR bukan di baca secara ARTINYA saja adalah ayat ini sedang menerangkan bahwa Nabi Muhammad SAW bukanlah ayah dari salah seorang sahabat, karena itu Janda Zaid (sahabat Nabi yg Namanya Zaid trus bininye namenye Zainab) dapat dinikahi oleh Rasulullah SAW.

Gemboknya udah dibuka nihhh

Smile 

tiba tiba ane nangis baca trit ini ...

Ane Cinta Allah, Ane Cinta Nabi Muhammad, Ane Cinta Habib Munzir Al-Musawa ...
Quote:Original Posted By carnosaurus
seingatku ada ayat alqur'an yang menyatakan

"..... muhammad tidak lha seorang bapak diatara kamu...."

jadi semua keturunan rosulullah saw akan meninggal dan tidak akan ada keturunan lagi. jadi kalo ada yang meyakini nabi mempunyai keturunan itu ada bohong. apalagi kalo ada yang mengatakan silsilahnya sampe pada nabi.

NB: saya lupa surat dan ayatnya. bagi yang tau ayat ini mohon diperbaiki.

sudah ketemu :
ini ayatnya QS 33:40
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."


hebat yee....bawa ayat tanpa memahami asbabun nuzul
keren dah......
sempet kesel liat post belakang page (T.o.p deh yang uda nerawang)
pedepokan anda no satu di indonesia dan di dunia. selain pedepokan anda yang hidup di dunia ini jin semua lah.termasuk saya mungkin.

walaupun sy gak pernah ikut majelis apa-apa.
turut senang akan banyaknya majelis di nusantara.
doa ku untuk semua guru dan para santrinya.
y allah kabulkanlah hajat semua kekasihmu.
y allah mudahkan lah semua dan segala urusannya.
y allah lancar kan lah rezki sehat.rezki umur.dan rezki rahmat kepada para
pen_cintamu.
y allah lindungin lah semua guru kami dari fitnah.dari bahaya dan dzolim dalam zohir dan batin dan berikan meraka payung mu y allah ketika dalam panas.sempatkan pelukmu y allah ketika dingin,
y allah ridhoi lah mereka
Ya Allah Ya Robbalalamin.
Quote:Original Posted By carnosaurus
ane cuma ngingetin gan, kalo kurang berkenan ya mohon maap. \t


bukan ga berkenan gan tapi karena pernyataan ente salah, makanya di ingetin balik ama yg laen, supaya ente paham... tp kalo ternyata ga berkenan ya maap...
dulu ane pernah liat pengajian nya habib munzir, pas ane liat beliau,tiba2 ane liat sosok nabi muhammad 'melekat' pada beliau,....

Allohumma sholli ala muhammad.....
Quote:Original Posted By carnosaurus
seingatku ada ayat alqur'an yang menyatakan

"..... muhammad tidak lha seorang bapak diatara kamu...."

jadi semua keturunan rosulullah saw akan meninggal dan tidak akan ada keturunan lagi. jadi kalo ada yang meyakini nabi mempunyai keturunan itu ada bohong. apalagi kalo ada yang mengatakan silsilahnya sampe pada nabi.

NB: saya lupa surat dan ayatnya. bagi yang tau ayat ini mohon diperbaiki.

sudah ketemu :
ini ayatnya QS 33:40
"Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."


baca ababul nuzulnya om.............plus pahami maknannya
bantu sundul ya gan
Quote:Original Posted By baihaq
hebat yee....bawa ayat tanpa memahami asbabun nuzul
keren dah......


Quote:Original Posted By sang jelata
bukan ga berkenan gan tapi karena pernyataan ente salah, makanya di ingetin balik ama yg laen, supaya ente paham... tp kalo ternyata ga berkenan ya maap...



Slow.....mas2 bro, jangan galak2 Asah Asih Asuh
Maaf ye ane jarang ke rumah pak guru #maklum artis jadwal padat merayap
Moga-moga Ane ga kepleset lagi gara-gara ada yang kurang ajar dimari kayak tempo hari..

........... .............................

Salamu'alaykum wr wb
akhirnya tentram juga nih trid...
alhamdulillah

salam kenal yah semua...
Quote:Original Posted By berlian_191
baca ababul nuzulnya om.............plus pahami maknannya


baca juga kompilasinya gan.
salah satunya ini gan:
" Ibnu Abbas, sahabat sekaligus ahli tafsir terkemuka di zaman Nabi mengomentari ayat di atas, "Seolah-olah Allah berkehendak dengan firmanNya, kalaulah Allah tidak menutup nabi-nabi dengan kenabian Muhammad, seolah Allah berfirman, pasti Aku jadikan seorang Nabi di antara anaknya. Tapi Allah Maha Mengetahui terhadap segala sesuatu. Kenapa tidak menjadikan salah satu anak Muhammad sebagai Nabi dan Rasul karena memang Allah berkehendak Muhammad sebagai Nabi terakhir."
Salah satu logika yang digunakan Ibnu Abbas adalah bukti sejarah yang menunjukkan bahwa tiga putra beliau; dua dari khadijah, pertama, Qasim, sehingga beliau SAW dipanggil Abul Qasim, lahir sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan meninggal dalam usia 2 tahun. Kedua, Abdullah yang dijuluki Ath-Thayyib dan Ath-Thahir karena ia dilahirkan dalam Islam meninggal dunia setelah lahir beberapa hari. Ketiga, putra dari Mariah Qibtiyah bernama Ibrahim meninggal dalam usia 16-18 bulan (Al-Wafa, halaman 536-537). Kalaulah putra beliau SAW, hidup sampai dewasa, tidak mustahil di kemudian hari orang akan mendewakan salah satunya dan mengangkatnya sebagai Nabi. Tapi Allah mentakdirkan tidak menjadikan seorang pun hidup sampai dewasa."

masih inget kasus hasan dan husein, yang dipuja orang syiah, padahal ia adalah orang yang benar. inilah salah satu sebab muncul kompilasi itu. jadi harap berhati-hati.

maaf kalo kurang berkenan. saya tidak mau berdebat, tapi hanya menyampaikan apa yang saya ketahui. dan saya juga tidak mau berantem dengan sesama muslim. semoga allah memberikan hidayah untuk kita semua.
Quote:Original Posted By baihaq
hebat yee....bawa ayat tanpa memahami asbabun nuzul
keren dah......


Quote:Original Posted By sang jelata
bukan ga berkenan gan tapi karena pernyataan ente salah, makanya di ingetin balik ama yg laen, supaya ente paham... tp kalo ternyata ga berkenan ya maap...


Quote:Original Posted By iffanux
Slow.....mas2 bro, jangan galak2 Asah Asih Asuh
Maaf ye ane jarang ke rumah pak guru #maklum artis jadwal padat merayap
Moga-moga Ane ga kepleset lagi gara-gara ada yang kurang ajar dimari kayak tempo hari..

........... .............................

Salamu'alaykum wr wb



salam salim dulu ma sesepuh,.....
Quote:Original Posted By carnosaurus
baca juga kompilasinya gan.
salah satunya ini gan:
" Ibnu Abbas, sahabat sekaligus ahli tafsir terkemuka di zaman Nabi mengomentari ayat di atas, "Seolah-olah Allah berkehendak dengan firmanNya, kalaulah Allah tidak menutup nabi-nabi dengan kenabian Muhammad, seolah Allah berfirman, pasti Aku jadikan seorang Nabi di antara anaknya. Tapi Allah Maha Mengetahui terhadap segala sesuatu. Kenapa tidak menjadikan salah satu anak Muhammad sebagai Nabi dan Rasul karena memang Allah berkehendak Muhammad sebagai Nabi terakhir."
Salah satu logika yang digunakan Ibnu Abbas adalah bukti sejarah yang menunjukkan bahwa tiga putra beliau; dua dari khadijah, pertama, Qasim, sehingga beliau SAW dipanggil Abul Qasim, lahir sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan meninggal dalam usia 2 tahun. Kedua, Abdullah yang dijuluki Ath-Thayyib dan Ath-Thahir karena ia dilahirkan dalam Islam meninggal dunia setelah lahir beberapa hari. Ketiga, putra dari Mariah Qibtiyah bernama Ibrahim meninggal dalam usia 16-18 bulan (Al-Wafa, halaman 536-537). Kalaulah putra beliau SAW, hidup sampai dewasa, tidak mustahil di kemudian hari orang akan mendewakan salah satunya dan mengangkatnya sebagai Nabi. Tapi Allah mentakdirkan tidak menjadikan seorang pun hidup sampai dewasa."

masih inget kasus hasan dan husein, yang dipuja orang syiah, padahal ia adalah orang yang benar. inilah salah satu sebab muncul kompilasi itu. jadi harap berhati-hati.

maaf kalo kurang berkenan. saya tidak mau berdebat, tapi hanya menyampaikan apa yang saya ketahui. dan saya juga tidak mau berantem dengan sesama muslim. semoga allah memberikan hidayah untuk kita semua.



ini hasil copas yah,......
hati-hati ghuluw gan ( melebih-lebihkan sesuatu ).

Para Sahabat Rasul SAW saja yg pernah kenal dan bertemu langsung dengan Rasul, dimuliakan bukan karena hal2 mistik mereka, tapi karena ketakwaan dan semangat juang mereka. Lebih baik perbanyak cerita hb. Mundzir ketika berdakwah, bagaimana metode beliau, cara sopan santunnya, dll. Bukan cerita mengenai mistik2 nya. Biarkan itu hanya jadi konsumsi pribadi Beliau saja, karena setau Saya, Beliau juga kurang suka kalau ada yang membicarakan hal2 yang berkaitan mistik gitu.

Jadikan satu peristiwa Syaikh Abdul Kadir Jailani rah.a, ketika Beliau menolak dikatakan mempunyai karomah karena takut itu adalah tipu daya iblis dan sekutunya.

Cuma sekedar masukan dan tidak ada maksud lain
Quote:Original Posted By carnosaurus
baca juga kompilasinya gan.
salah satunya ini gan:
" Ibnu Abbas, sahabat sekaligus ahli tafsir terkemuka di zaman Nabi mengomentari ayat di atas, "Seolah-olah Allah berkehendak dengan firmanNya, kalaulah Allah tidak menutup nabi-nabi dengan kenabian Muhammad, seolah Allah berfirman, pasti Aku jadikan seorang Nabi di antara anaknya. Tapi Allah Maha Mengetahui terhadap segala sesuatu. Kenapa tidak menjadikan salah satu anak Muhammad sebagai Nabi dan Rasul karena memang Allah berkehendak Muhammad sebagai Nabi terakhir."
Salah satu logika yang digunakan Ibnu Abbas adalah bukti sejarah yang menunjukkan bahwa tiga putra beliau; dua dari khadijah, pertama, Qasim, sehingga beliau SAW dipanggil Abul Qasim, lahir sebelum beliau diangkat menjadi Nabi dan meninggal dalam usia 2 tahun. Kedua, Abdullah yang dijuluki Ath-Thayyib dan Ath-Thahir karena ia dilahirkan dalam Islam meninggal dunia setelah lahir beberapa hari. Ketiga, putra dari Mariah Qibtiyah bernama Ibrahim meninggal dalam usia 16-18 bulan (Al-Wafa, halaman 536-537). Kalaulah putra beliau SAW, hidup sampai dewasa, tidak mustahil di kemudian hari orang akan mendewakan salah satunya dan mengangkatnya sebagai Nabi. Tapi Allah mentakdirkan tidak menjadikan seorang pun hidup sampai dewasa."

masih inget kasus hasan dan husein, yang dipuja orang syiah, padahal ia adalah orang yang benar. inilah salah satu sebab muncul kompilasi itu. jadi harap berhati-hati.

maaf kalo kurang berkenan. saya tidak mau berdebat, tapi hanya menyampaikan apa yang saya ketahui. dan saya juga tidak mau berantem dengan sesama muslim. semoga allah memberikan hidayah untuk kita semua.


bukannya nabi punya keturunan seorang putri bernama fatimah yak gan?
meskipun patrilinear tapi kan tetap darah daging Nabi Muhammad.
patrilinear kan hanya adat istiadat setempat bukan?

oh ya saya mau nanya buat rekan2 semua yg mumpuni nih, misalkan saya keep spirit/khodam muslim.
apakah spirit/khodam saya akan minggat jikalau saya ikut pengajian majelis rasullulah?
Quote:Original Posted By ian.kasep
bukannya nabi punya keturunan seorang putri bernama fatimah yak gan?
meskipun patrilinear tapi kan tetap darah daging Nabi Muhammad.
patrilinear kan hanya adat istiadat setempat bukan?


Mungkin maksud agan, matrilineal (garis keturunan ibu), karena mereka berasal dari Fatimah...Sistem ini memang ada dalam adat di Indonesia seperti di Minangkabau (padang).

IMHO, dalam ISLAM justru patrilineal, sehingga terlarang bagi anak dari seorang laki-laki menikah dengan anak dari saudara laki-lakinya. Sepertinya ada ayat yang menjelaskan tentang ini...
×