KASKUS

Menurut kisah yang saya ketahui malah ada seseorang yang tinggalnya di dekat rumah Seseorang yang menurut khalayak banyak adalah Waliyullah..
Dan dia kalau tidak salah bertemu oleh Beliau setiap hari dan melakukan sistem yang Beliau beri. Jelasnya orang ini sudah bertemu Beliau.. Dan menerapkan sistem selama 40 tahun..

Tapi dia tidak merasakan faedah seperti orang-orang lainnya.

Nah, kalau sudah sedekat itu dan selama itu saja masih bisa begitu...
Mau gimana lagi?

Jadi benar sekali apa yang dikatakan oleh:

Quote:Original Posted By urang banjar
bila belum bisa menjadi Waliyullah...
hendaknya kita mencintai Waliyullah...


Quote:Original Posted By nyai_pancoran
mau disebarluaskan atau tidak itu terserah walinya..

bila ia bertemu seseorang dan 'membaca' sifat, hati dan kepribadian org tersebut di rasa bagus, tentu ia akan mengajarkan/ menuruni ilmunya..


Dan niatnya lillahi ta'ala.
(ngomong gampang, penerapan berdarah-darah)


Monggo dilanjut. Newbie ijin menyimak




...Dan setau saya, ada Waliyullah yang menggunakan alibi. Misalnya merokok, menggunakan kata2 yang kesannya keras/kasar/merendahkan, dst. dsb. dkk. dll.

Jadi om Bagong2006 masih ada di daftar tersangka tingkat dua

Ujung-ujungnya benar memang apa yang ditulis momod:

Quote:Original Posted By gen13th
hahahaha....kgk bakal keliatan itu bro
gak bisa dicari, tapi bisa datang ke kita kalau jodoh, dan itupun kita gak nyangka dan biasanya kelewat oleh kita

alfateha ~







= = = =h=i=h=i=h=i=
Quote:Original Posted By kutangbabeh17


mas jgn cuma asal nulis dan Qoute ah, gue nulis "Islam mengajarkan berbagi", berarti seorang wali yg notabene dekat kpd Allah SWT pasti orang yg terdepan dlm melaksanakannya....


mas.. ALLAH katanya MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG dan MAHA KUASA juga MAHA MENGETAHUI... tapi kenapa ada manusia yg meninggal dalam keadaan kelaparan?
wali seperti para jenius

ada fak/ahlinya masing2

izin deprok n ngadem

apa masih panas yah dimari
Quote:Original Posted By WitGedhangMabur
Menurut para Sesepuh:

Biar berat, biar susah.. Yang penting jangan menyerah.
Insyaallah nanti yang berat jadi ringan, yang susah jadi gampang..
Senjatanya sabar dan istiqomah..


Ayo sama2 melangkah




jangan menyerah.. betul juga ya, makasih puh


Quote:Original Posted By blenyon


apa masih panas yah dimari


biasa puh, kalao ditempat adem, suka ada yang bakar api unggun biar anget, asal jangan jadi kebakaran aja
Quote:Original Posted By WitGedhangMabur
...Dan setau saya, ada Waliyullah yang menggunakan alibi. Misalnya merokok, menggunakan kata2 yang kesannya keras/kasar/merendahkan, dst. dsb. dkk. dll.

Jadi om Bagong2006 masih ada di daftar tersangka tingkat dua

Ujung-ujungnya benar memang apa yang ditulis momod:




= = = =h=i=h=i=h=i=



Menurut hasil olah TKP kemaren , ternyate tersangka utama nye tetap ngga berubah dari awal , yaitu Om WitGedhangMabur

Sedangkan ane masih berstatus pelengkap penggembira doank .........................
Quote:Original Posted By mi.instan
jangan menyerah.. betul juga ya, makasih puh




biasa puh, kalao ditempat adem, suka ada yang bakar api unggun biar anget, asal jangan jadi kebakaran aja


s7 puh klo ga ada ujian

kapan nyampenya sisuluk yg kebluk ini

Thumbs up 

Jika ingin bertemu guru mursyid, sufi, ataupun wali bahkan mungkin ingin berjumpa dengan nabi sekalipun walau cuma dalam mimpi.

Semua itu ada ilmunya. Selain Niat yg kuat & Ada Jodoh serta Bagiannya , harus juga didasari oleh rasa cinta yg keliwat2 cinta, seperti anda sedang mabuk asmara.

Ilmu yg Paling Dasarnya adalah :

BELAJARLAH UNTUK MENCAPAI ORGASME BARENG DENGAN ISTRI ANDA.

Lalu apa Hubungannya Orgasme dengan Ilmu mencari Wali ????


Biasanya lelaki itu jika orgasme selalu mau menangnya sendiri (Keluar Duluan )......Tanpa mau mengerti perasaan istrinya.

dari kasus ini dapat dilihat : bahwa sang suami adalah EGOIS mau menang / enak sendiri aja.

Akan Tetapi Jika Anda dapat Berlaku DEMOKRATIS dg istri anda, anda selalu berusaha Mencapai Orgasme Bareng Istri, Bahkan anda selalu mengalah untuk menang yaitu dengan cara menahan orgasme sebelum istri orgasme. ini adalah suatu awal yg baik.

Karena untuk mencari Guru Mursyd atau Sekelas Wali...............Anda Harus mampu dulu mencapai tingkat dasar seleksi yaitu MENEKAN EGOOOO.....


Jika Sudah bertemu Mursyd da Wali, Mudah2han anda akan di ajari cara Membunuh EGO.


Wasalam,
Quote:Original Posted By urang banjar
bila belum bisa menjadi Waliyullah...
hendaknya kita mencintai Waliyullah...


dr ceramah almarhum Kyai Asrori Usman mursyid tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah kedinding Surabaya..bahwa ada seseorang meninggal dunia, lalu di alam kuburnya di tanyai oleh malaikat, Man Robbuka? Man Nabiyyuka? Dan seterusnya. Namun yang dijawab oleh orang itu hanyalah “ Syeikh Abdul Qadir Jaelani” terus menerus di setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh malaikat. Oleh sebab itu, malaikat marah dan melaporkan pada Allah SWT. Namun apa yang terjadi, Allah SWT malah membebaskan orang itu dari siksa neraka dan dimasukkan sorga berkat jawaban itu.”

menurut habib Munzir hal itu ga menutup kemungkinan krn berdasar hadits seseorang bersama orang yg dicintai..

MR
ijin bagi pengetahuannya kakak
Quote:Original Posted By saeqeh
dr ceramah almarhum Kyai Asrori Usman mursyid tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah kedinding Surabaya..bahwa ada seseorang meninggal dunia, lalu di alam kuburnya di tanyai oleh malaikat, Man Robbuka? Man Nabiyyuka? Dan seterusnya. Namun yang dijawab oleh orang itu hanyalah “ Syeikh Abdul Qadir Jaelani” terus menerus di setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh malaikat. Oleh sebab itu, malaikat marah dan melaporkan pada Allah SWT. Namun apa yang terjadi, Allah SWT malah membebaskan orang itu dari siksa neraka dan dimasukkan sorga berkat jawaban itu.”

menurut habib Munzir hal itu ga menutup kemungkinan krn berdasar hadits seseorang bersama orang yg dicintai..

MR


memang tdk menutup kemungkinan...tp hal hal seperti ini lah yg menjadi alasan bagi suatu golongan utk mem vonis tassawuf sesat....
pak bagong, pak witgedang n sepuh2 lainya ijin ndeprok n nyerap ilmu dimari
Quote:Original Posted By sangola
memang tdk menutup kemungkinan...tp hal hal seperti ini lah yg menjadi alasan bagi suatu golongan utk mem vonis tassawuf sesat....


ada dalil bahwa mimpi Nabi adalah benar..banyak kalangan tasawuf yg mendapat amalan atau tausiyah langsung dr Nabi SAW melalui mimpi..

wallahu'alam
Quote:Original Posted By saeqeh
dr ceramah almarhum Kyai Asrori Usman mursyid tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah kedinding Surabaya..bahwa ada seseorang meninggal dunia, lalu di alam kuburnya di tanyai oleh malaikat, Man Robbuka? Man Nabiyyuka? Dan seterusnya. Namun yang dijawab oleh orang itu hanyalah “ Syeikh Abdul Qadir Jaelani” terus menerus di setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh malaikat. Oleh sebab itu, malaikat marah dan melaporkan pada Allah SWT. Namun apa yang terjadi, Allah SWT malah membebaskan orang itu dari siksa neraka dan dimasukkan sorga berkat jawaban itu.”

menurut habib Munzir hal itu ga menutup kemungkinan krn berdasar hadits seseorang bersama orang yg dicintai..

MR



Hal ini bisa saja terjadi jika Allah berkehendak.

Sulthonul Aulia Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani berkata yang kira2 seperti ini (saya persingkat aja): sejak dari sekarang (jaman beliau) apabila ada orang yang membutuhkan bantuan darinya maka dia akan hadir disana dan mengulurkan tangannya untuk orang tersebut.

Siapakah Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani?
Beliau adalah seorang keturunan Rasulullah SAW yang mendapat garis keturunan dari Al-Hasan dan Al-Husein (yng satu dari garis ayah dan satunya garis ibu). Beliau juga adalah seorang Wali besar yang bergelar Sulthonul Aulia (Raja para wali), dan amat terkenal karya2 dan ajaran beliau yang buku-bukunya banyak tersedia di toko buku, doa-doanya, amalan dan hizbnya banyak diwariskan turun temurun sampai sekarang. Beliau juga terkenal dengan kalimatnya yang menggegerkan dunia para wali yaitu "Telapak kakiku berada di pundak para wali" bisa juga berarti Ilmu/derajat para wali (sebagian besar bukan seluruh) baru sampai tapak kakiku.
Salah seorang murid beliau yang terkenal adalah Al-Qutb Syaikh Ahmad Al-Badawy ra.

Sekarang, apabila cerita tentang orang di alam kubur itu benar adanya maka mari kita telusuri lebih lanjut.
Orang itu percaya pada karomah dan keutamaan Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani dan cinta pada beliau maka yang terlontar dari mulutnya adalah nama Sang Wali Agung, Sang Penolong Agung.
Seorang muslim mempercayai Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah karena percaya pada keutamaan yang diberikan Allah padanya. Percaya pada cinta Rasulullah SAW kepada Sang Penolong Agung.
Seperti seseorang percaya pada Rasulullah Muhammad SAW, dia beriman pada Rasulullah SAW adalah karena yakin bahwa Rasulullah SAW adalah utusan Allah. Maka percaya pada Rasulullah SAW adalah percaya pada Allah, meminta melalui perantaraan Rasulullah SAW adalah karena yakin pada keutamaan yang Allah berikan kepada Rasulullah SAW.

Maka kepercayaan yang sama pada Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah lantaran keimanan seseorang pada Allah dan Rasulullah Muhammad SAW. Dalam hal ini orang itu melihat kebesaran Allah, perwujudan nyata dari kekuasaan Allah pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. Orang itu juga melihat perwujudan ajaran Rasulullah Muhammad SAW pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. Beliau adalah seseorang yang menempuh jalan Muhammad SAW, yang selalu mengajarkan dan mempraktekkan fiqih dan sunnah, selain juga ilmu bathin dan pemahaman.

Maka apabila ditarik pemahaman seperti ini maka cerita di atas bukanlah sesuatu yang mustahil terjadi. Karena yang dilihat oleh orang itu adalah perwujudan kekuasaan Allah pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani dan perwujudan cinta dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani.
Dalam kondisi ini melihat Sang Penolong Agung adalah bagaikan melihat Allah bagaikan melihat Rasulullah Muhammad SAW. Maka yang dijawab olehnya adalah apa yang ada di hatinya karena dia telah melihat perwujudan nyata dari kuasa Allah. Sehingga jawabannya telah mencerminkan pernyataannya pada kebenaran kekuasaan Allah dan kebenaran ajaran Rasulullah SAW.
Maka Allah ampuni dia karena memang hanya Allah yang mengerti hati para hamba.
Quote:Original Posted By Lunatic070
Hal ini bisa saja terjadi jika Allah berkehendak.

Sulthonul Aulia Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani berkata yang kira2 seperti ini (saya persingkat aja): sejak dari sekarang (jaman beliau) apabila ada orang yang membutuhkan bantuan darinya maka dia akan hadir disana dan mengulurkan tangannya untuk orang tersebut.

Siapakah Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani?
Beliau adalah seorang keturunan Rasulullah SAW yang mendapat garis keturunan dari Al-Hasan dan Al-Husein (yng satu dari garis ayah dan satunya garis ibu). Beliau juga adalah seorang Wali besar yang bergelar Sulthonul Aulia (Raja para wali), dan amat terkenal karya2 dan ajaran beliau yang buku-bukunya banyak tersedia di toko buku, doa-doanya, amalan dan hizbnya banyak diwariskan turun temurun sampai sekarang. Beliau juga terkenal dengan kalimatnya yang menggegerkan dunia para wali yaitu "Telapak kakiku berada di pundak para wali" bisa juga berarti Ilmu/derajat para wali (sebagian besar bukan seluruh) baru sampai tapak kakiku.
Salah seorang murid beliau yang terkenal adalah Al-Qutb Syaikh Ahmad Al-Badawy ra.

Sekarang, apabila cerita tentang orang di alam kubur itu benar adanya maka mari kita telusuri lebih lanjut.
Orang itu percaya pada karomah dan keutamaan Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani dan cinta pada beliau maka yang terlontar dari mulutnya adalah nama Sang Wali Agung, Sang Penolong Agung.
Seorang muslim mempercayai Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah karena percaya pada keutamaan yang diberikan Allah padanya. Percaya pada cinta Rasulullah SAW kepada Sang Penolong Agung.
Seperti seseorang percaya pada Rasulullah Muhammad SAW, dia beriman pada Rasulullah SAW adalah karena yakin bahwa Rasulullah SAW adalah utusan Allah. Maka percaya pada Rasulullah SAW adalah percaya pada Allah, meminta melalui perantaraan Rasulullah SAW adalah karena yakin pada keutamaan yang Allah berikan kepada Rasulullah SAW.

Maka kepercayaan yang sama pada Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani adalah lantaran keimanan seseorang pada Allah dan Rasulullah Muhammad SAW. Dalam hal ini orang itu melihat kebesaran Allah, perwujudan nyata dari kekuasaan Allah pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. Orang itu juga melihat perwujudan ajaran Rasulullah Muhammad SAW pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani. Beliau adalah seseorang yang menempuh jalan Muhammad SAW, yang selalu mengajarkan dan mempraktekkan fiqih dan sunnah, selain juga ilmu bathin dan pemahaman.

Maka apabila ditarik pemahaman seperti ini maka cerita di atas bukanlah sesuatu yang mustahil terjadi. Karena yang dilihat oleh orang itu adalah perwujudan kekuasaan Allah pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani dan perwujudan cinta dan ajaran Rasulullah Muhammad SAW pada diri Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani.
Dalam kondisi ini melihat Sang Penolong Agung adalah bagaikan melihat Allah bagaikan melihat Rasulullah Muhammad SAW. Maka yang dijawab olehnya adalah apa yang ada di hatinya karena dia telah melihat perwujudan nyata dari kuasa Allah. Sehingga jawabannya telah mencerminkan pernyataannya pada kebenaran kekuasaan Allah dan kebenaran ajaran Rasulullah SAW.
Maka Allah ampuni dia karena memang hanya Allah yang mengerti hati para hamba.


riwayat lain disebutkan kata Syeh Abdul Qodir Jaelani kakiku berada diatas kepala para wali...cmiiw

cerita lain bahkan Nabi Khidirpun berbai'at pd sang Syeh..

Syeh Abdul Qodir Jaelani mungkin satu2nya tokoh tasawuf yg bisa diterima semua aliran dlm Islam termasuk wahabi dan Syiah..

Al Ghazali aja msh suka diributin..
Quote:Original Posted By saeqeh
riwayat lain disebutkan kata Syeh Abdul Qodir Jaelani kakiku berada diatas kepala para wali...cmiiw

cerita lain bahkan Nabi Khidirpun berbai'at pd sang Syeh..

Syeh Abdul Qodir Jaelani mungkin satu2nya tokoh tasawuf yg bisa diterima semua aliran dlm Islam termasuk wahabi dan Syiah..

Al Ghazali aja msh suka diributin..


setuju deh Prof hehehhehe

walaupun awalnya beliau ini adalah murid Nabi Khidir juga tetapi beliau diberi kelebihan luar biasa

mungkin satu orang Wali besar lain yang juga bisa diterima banyak pihak adalah Syaikh Abu Hasan Assyadzili yang derajat kewaliannya kurang lebih setara dengan Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, yaitu sesama bergelar Sulthonul Aulia. Tetapi Syaikh Abu Hasan Assyadzili namanya memang kurang begitu bergaung di Indonesia.
Quote:Original Posted By saeqeh
dr ceramah almarhum Kyai Asrori Usman mursyid tarekat Qodiriyah Naqsabandiyah kedinding Surabaya..bahwa ada seseorang meninggal dunia, lalu di alam kuburnya di tanyai oleh malaikat, Man Robbuka? Man Nabiyyuka? Dan seterusnya. Namun yang dijawab oleh orang itu hanyalah “ Syeikh Abdul Qadir Jaelani” terus menerus di setiap pertanyaan yang dilontarkan oleh malaikat. Oleh sebab itu, malaikat marah dan melaporkan pada Allah SWT. Namun apa yang terjadi, Allah SWT malah membebaskan orang itu dari siksa neraka dan dimasukkan sorga berkat jawaban itu.”

menurut habib Munzir hal itu ga menutup kemungkinan krn berdasar hadits seseorang bersama orang yg dicintai..

MR


iya nih...pernah denger cerita sepert ini juga dari Guru ane

Quote:Original Posted By WitGedhangMabur
...Dan setau saya, ada Waliyullah yang menggunakan alibi. Misalnya merokok, menggunakan kata2 yang kesannya keras/kasar/merendahkan, dst. dsb. dkk. dll.


Beliau yang saya temuin juga kaya gitu kang...
Quote:Original Posted By Lunatic070
setuju deh Prof hehehhehe

walaupun awalnya beliau ini adalah murid Nabi Khidir juga tetapi beliau diberi kelebihan luar biasa

mungkin satu orang Wali besar lain yang juga bisa diterima banyak pihak adalah Syaikh Abu Hasan Assyadzili yang derajat kewaliannya kurang lebih setara dengan Syaikh Abdul Qodir Al-Jailani, yaitu sesama bergelar Sulthonul Aulia. Tetapi Syaikh Abu Hasan Assyadzili namanya memang kurang begitu bergaung di Indonesia.


yep..mrk sama2 dzurriyah Imam Hasan ra..tp Syeh As Syadzily lahir dan berdomisili di Maghribi (afrika barat)..beliau ga buat kitab satupun makanya ga terlalu terkenal dikalangan non tarekat..justru dia minta murid2nya spy mempelajari seluruh kitab Syeh Abdul Qodir Jaelani..

sanad ke beliau hanya tarekat syadziliyah dan hizib2 & sholawat nuridzati yg sangat populer di forsup..

Wali Masyhur dan Wali Mastur

Wali Allah memang ada yg masyhur (dikenal karena pergaulan dengan manusia seperti mengajar, membimbing, mengembangkan ilmu, memerintah dengan adil dll), tapi ada juga yg mastur (disembunyikan Allah karena punya tugas khusus).

Imam Hujwiri, penulis naskah tasawwuf tertua di dunia, KASYFUL MAHJUB, memberikan begitu banyak contoh Wali Wali Allah di zaman beliau dari dua golongan ini, terkadang mereka saling belajar satu dengan lain.

Beliau pun mengisyaratkan pertemuan Syaikh Junayd al Baghdad dengan Mansyur al Hallaj sebagai pertemuan dua jenis Wali diatas.

Bahkan beliau sendiri yg sudah kasyaf (dengan begitu banyaknya ungkapan mistis yg mencerahkan yg belum pernah didengar ulama lain sebelumnya) mengaku bertemu begitu banyak Wali Mastur bahkan yg masih muda belia, beliau bahkan menyebut nama sebagian dari para Wali Mastur untuk setiap wilayah yg sudah ramai umat Islam saat itu mulai dari Suriah, Iraq, Farsi, Azerbaijan, Kirman, Khurasan, Transoxania hingga Ghazna (Afghanistan).

Kalau kita mau jujur belajar sejarah...pertemuan Sayidina Umar dan Sayidina Ali KW (yg diperintahkan Rasul SAW) untuk mencari Uways al Qaran...adalah pertemuan agung para Wali Masyhur (Sayidina Umar dan Sayidina Ali) dengan Wali Mastur (Uways al Qaran).

Di dalam Shahih Muslim dan diriwayatkan kembali oleh Imam Nawawi dalam Riyadhus Shalihin, dari Usair bin Amr (hadits lain Usair bin Jabir), Rasul SAW bersabda kepada Sayidina Umar bin Khattab (dalam hadits lain juga kepada Sayidina Ali KW):

"Akan datang kepada kalian seorang bernama Uways bin Amir dari Murad, Qaran, pernah berpenyakit belang kemudian sembuh dan sangat berbakti pada ibunya, kalau bisa meminta dia untuk memohonkan ampun untuk kamu maka lakukanlah, karena bila ia bersumpah dgn nama Allah maka Allah akan mengabulkan (apa yg diinginkannya)".
ane org awam mohon menyimak aje
×