Quote:Original Posted By cloworz
Latihan mBuat PENJING.. Judul : pertemuan 2 sungai diantara 2 pohon Waru.
Mohon saran dan masukannya tentang perPenjingan.. Suwun..


Spoiler for :


Penjing lebih fokus pada panoramanya selain pada pohon, pohon merupakan salah satu elemen komposisi dari keseluruhan penjing tersebut. Tidak usah memakai ukuran kecil/mame yg terlalu bagus dan lebih baik memakaiyg kualitasnya sedang2 saja akan tetapi sudah/hampir jadi.

Penjing terletak pada daya imajinasinya yg kuat (dimensi, komposisi, perspektif dan proporsi) sehingga menghasilkan suatu karya pemandangan alam yg sangat indah, kita bagai menikmati pemandangan alam yg sangat asri dgn pepohonan yg mungkin ada di perbukitan dgn landscape batu2an atau ditepi sungai/laut dgn liukan garis tepi air bebatuan yg indah (tersirat)

Jika memakai batu yg besar/kasar dan patah2 terlihat lebih gagah, bila memakai batu yg lebih halus akan terlihat luwes. Jadi flownya harus tampak jelas pada : perbukitan/gunung, batas tanah dan pegunungan, tepi sungai/laut

Hal2 yg perlu diperhatikan adalah :
1. Dimensi (ukuran ruang obyek)
2. Komposisi (tata letak obyek)
3. Perspektif (fenomena jarak pandang suatu obyek)
4. Proporsi (Tata ukuran besaran kriteria bentuk)
5. Harmoni (keindahan dari penggabungan beberapa komponen menjadi satu kesatuan)

Elemen2 yang ada pada penjing :
1. pot tipis dpt oval, persegi panjang, tak beraturan yg mewakili permukaan air atau tanah dataran

2. Batu mewakili perbukitan atau pegunungan

3. Pohon2 bonsai mewakili hutan atau sekelompok pohon dibukit/pegunungan

4. Ornamen2 mewakil adanya faktor manusia atau mahluk hidup

Komposisi menentukan :
Keindahan suatu pemandangan alam, peletakan pohon2 jgn 1 garis atau sejajar dan jarak antara pohon bervariasi

Smoga bermanfaat, maaf bukan bermaksud menggurui
Quote:Original Posted By Mhy28
Keren Gan Penjingnnya.....usaha yg belum pernah ane lakukan....
Klu lihat gambar ini ..menurut penerawangan ane...sedikitperubahan akan memberikan nuansa alam yg lebih terasa ruangnya ....(Alam ygn luas)..gimana klu bukit sebelah kiri sedikit dipendekan ..mungkin bisa terasa lebih luas & nuansa penjing bisa lebih didapatkan...he..he..he... & dua aliran sungai akan lebih terlihat jadinya...sungainya letakan kerikil yg lebih cerah/putih
Spoiler for Penjing:


Ma'af ane terlalu menggurui.... ini hanya pandangan ane aja....


Masukannya SUPER BANGET om ! Jd nambah wawasan ane, okelah besok langsung tak kepras bukit yg sebelah kiri, emang klo gini malah kayak Bukit Kembar . . Ditunggu Lg Kritik dan sarannya ya Om, ane Lg mulai demen belajar perPenjingan. . Trimakasih
Quote:Original Posted By wonksableng
Penjing lebih fokus pada panoramanya selain pada pohon, pohon merupakan salah satu elemen komposisi dari keseluruhan penjing tersebut. Tidak usah memakai ukuran kecil/mame yg terlalu bagus dan lebih baik memakaiyg kualitasnya sedang2 saja akan tetapi sudah/hampir jadi.

Penjing terletak pada daya imajinasinya yg kuat (dimensi, komposisi, perspektif dan proporsi) sehingga menghasilkan suatu karya pemandangan alam yg sangat indah, kita bagai menikmati pemandangan alam yg sangat asri dgn pepohonan yg mungkin ada di perbukitan dgn landscape batu2an atau ditepi sungai/laut dgn liukan garis tepi air bebatuan yg indah (tersirat)

Jika memakai batu yg besar/kasar dan patah2 terlihat lebih gagah, bila memakai batu yg lebih halus akan terlihat luwes. Jadi flownya harus tampak jelas pada : perbukitan/gunung, batas tanah dan pegunungan, tepi sungai/laut

Hal2 yg perlu diperhatikan adalah :
1. Dimensi (ukuran ruang obyek)
2. Komposisi (tata letak obyek)
3. Perspektif (fenomena jarak pandang suatu obyek)
4. Proporsi (Tata ukuran besaran kriteria bentuk)
5. Harmoni (keindahan dari penggabungan beberapa komponen menjadi satu kesatuan)

Elemen2 yang ada pada penjing :
1. pot tipis dpt oval, persegi panjang, tak beraturan yg mewakili permukaan air atau tanah dataran

2. Batu mewakili perbukitan atau pegunungan

3. Pohon2 bonsai mewakili hutan atau sekelompok pohon dibukit/pegunungan

4. Ornamen2 mewakil adanya faktor manusia atau mahluk hidup

Komposisi menentukan :
Keindahan suatu pemandangan alam, peletakan pohon2 jgn 1 garis atau sejajar dan jarak antara pohon bervariasi

Smoga bermanfaat, maaf bukan bermaksud menggurui


Wah kadang emang org "sablenk" itu pemikirannya diatas rata2 dan pasti Kreatif .. jempol buat om sablenk .. info yg sangat bermanfaat dan nambah wawasan.. saya sgera pelajari deh
Quote:Original Posted By oeoet84
link lagi,

http://sidiao.myweb.hinet.net/class-T-J03e-1.htm

selalu terkesan dengan hasil sentuhan2 carvingnya


yang ini banyak pic,penjing jg ada.sekedar berbagi dan membuka inspirasi :

http://ibonsaiclub.forumotion.com/t5...-festival-show


Maap, ane cuma bisa kasih
Quote:Original Posted By cloworz
Wah kadang emang org "sablenk" itu pemikirannya diatas rata2 dan pasti Kreatif .. jempol buat om sablenk .. info yg sangat bermanfaat dan nambah wawasan.. saya sgera pelajari deh


Ah biasa aja kok....ini juga dpt baca....hehehehe....
Quote:Original Posted By wonksableng
Penjing lebih fokus pada panoramanya selain pada pohon, pohon merupakan salah satu elemen komposisi dari keseluruhan penjing tersebut. Tidak usah memakai ukuran kecil/mame yg terlalu bagus dan lebih baik memakaiyg kualitasnya sedang2 saja akan tetapi sudah/hampir jadi.

Penjing terletak pada daya imajinasinya yg kuat (dimensi, komposisi, perspektif dan proporsi) sehingga menghasilkan suatu karya pemandangan alam yg sangat indah, kita bagai menikmati pemandangan alam yg sangat asri dgn pepohonan yg mungkin ada di perbukitan dgn landscape batu2an atau ditepi sungai/laut dgn liukan garis tepi air bebatuan yg indah (tersirat)

Jika memakai batu yg besar/kasar dan patah2 terlihat lebih gagah, bila memakai batu yg lebih halus akan terlihat luwes. Jadi flownya harus tampak jelas pada : perbukitan/gunung, batas tanah dan pegunungan, tepi sungai/laut

Hal2 yg perlu diperhatikan adalah :
1. Dimensi (ukuran ruang obyek)
2. Komposisi (tata letak obyek)
3. Perspektif (fenomena jarak pandang suatu obyek)
4. Proporsi (Tata ukuran besaran kriteria bentuk)
5. Harmoni (keindahan dari penggabungan beberapa komponen menjadi satu kesatuan)

Elemen2 yang ada pada penjing :
1. pot tipis dpt oval, persegi panjang, tak beraturan yg mewakili permukaan air atau tanah dataran

2. Batu mewakili perbukitan atau pegunungan

3. Pohon2 bonsai mewakili hutan atau sekelompok pohon dibukit/pegunungan

4. Ornamen2 mewakil adanya faktor manusia atau mahluk hidup

Komposisi menentukan :
Keindahan suatu pemandangan alam, peletakan pohon2 jgn 1 garis atau sejajar dan jarak antara pohon bervariasi

Smoga bermanfaat, maaf bukan bermaksud menggurui


Beuhhh bapak juri pulang dri konfrensi nasional dgn ide dan ilmu yg mantap

ulmus micro

Quote:Original Posted By tangayikan
nice penjing om...
sekalin dong liatin daun ulmus mikro..cos aku pernah liat ulmus mikro kok daunnya sama aja ma yg biasa..sementara pengalamanku tahun 1996 an dapet ulmus daunnya kecil banget tanpa perlakuan..trus klo rantingnya dipotong keluar getahnyna lama warnanya bening...besoknya ada gumpalan bening diujung rantingnya...


ulmus micro


daun yang sering dipotong


daun normal


Iya, getahnya bening klo kena tangan seperti kena lendir (licin & nodanya susah ilang) trus keluar getahnya lambat nggak seperti beringin.
Quote:Original Posted By oeoet84
Beuhhh bapak juri pulang dri konfrensi nasional dgn ide dan ilmu yg mantap


Hehehehe.....kan harus berbagi....
Quote:Original Posted By oeoet84
Beuhhh bapak juri pulang dri konfrensi nasional dgn ide dan ilmu yg mantap


abis ngomongin kawat yang nyangkut dikelas utama yak...
otaknya om sableng jadi banyak kawat ilmunya....

Quote:Original Posted By wonksableng
Hehehehe.....kan harus berbagi....


next dijogja ya om...?
Quote:Original Posted By wongsisir
ulmus micro


daun yang sering dipotong


daun normal


Iya, getahnya bening klo kena tangan seperti kena lendir (licin & nodanya susah ilang) trus keluar getahnya lambat nggak seperti beringin.


Maap sebelumnya, bukannya itu ulmus lokal yah? soalnya ditempat ane ad yg lebih mikro lg, nih picnya:

Spoiler for ulmus micro:
Quote:Original Posted By cloworz
Maap sebelumnya, bukannya itu ulmus lokal yah? soalnya ditempat ane ad yg lebih mikro lg, nih picnya:

Spoiler for ulmus micro:


berarti banyak jenisnya yah??? yg dulu pernah punya antara daun itu rapat banget kaya berjejal berdempetan...:maho
Quote:Original Posted By tangayikan
berarti banyak jenisnya yah??? yg dulu pernah punya antara daun itu rapat banget kaya berjejal berdempetan...:maho


sementara ini yang saya tau sih baru dua itu, gk tau sih kalo ad yg laen..
om mhy: ini PENJINGnya udah tak edit.. ditunggu lagi sarannya

Spoiler for WARU:
Quote:Original Posted By omponkstamp
abis ngomongin kawat yang nyangkut dikelas utama yak...
otaknya om sableng jadi banyak kawat ilmunya....



next dijogja ya om...?


betul om....munas
numpang nanya.. lada lada termasuk lambat pertumbuhannya ya

biar cepet rimbun gimana caranya..

satu lagi.. cara nyangkok lada2 yg baik dan benar gimana:

:
Selamat Siang......
Sepi ya...???

Ketika memiliki sebuah bahan bonsai yg dimensi batangnya dirasa cukup, namun belum ada cabang ataupun ranting (gundul/bahan galian dari alam), ane menempatkannya dalam sebuah wadah/pot dengan ukuran kecil (pot bonsai).
Hal ini dilakukan dengan harapan cabang yg tumbuh memiliki titik tumbuh daun yg rapat, sehingga dapat tumbuh ranting & anak ranting dengan jarak titik tumbuh yg rapat pula.
Setelah pertumbuhan cabang, ranting & anak ranting dirasa memadai, barulah bahan bonsai dimaksud dipindah ke dalam wadah/pot yg lebih besar untuk pembesaran diameter cabang, ranting ataupun anak ranting.
He..he..he... cara ini ane lakukan karena ane pernah lihat pebonsai yg melakukan hal seperti ini.....(maklum ane tidak pernah ikut kursus/pendidikan khusus bonsai malu)

Mohon pencerahannya....apa cara yg ane lakukan ini biasa dilakukan...atau justru tidak akan mengahasilkan bonsai dengan struktur anatomi yg baik.
terima kasih..
Quote:Original Posted By Mhy28
Selamat Siang......
Sepi ya...???

Ketika memiliki sebuah bahan bonsai yg dimensi batangnya dirasa cukup, namun belum ada cabang ataupun ranting (gundul/bahan galian dari alam), ane menempatkannya dalam sebuah wadah/pot dengan ukuran kecil (pot bonsai).
Hal ini dilakukan dengan harapan cabang yg tumbuh memiliki titik tumbuh daun yg rapat, sehingga dapat tumbuh ranting & anak ranting dengan jarak titik tumbuh yg rapat pula.
Setelah pertumbuhan cabang, ranting & anak ranting dirasa memadai, barulah bahan bonsai dimaksud dipindah ke dalam wadah/pot yg lebih besar untuk pembesaran diameter cabang, ranting ataupun anak ranting.
He..he..he... cara ini ane lakukan karena ane pernah lihat pebonsai yg melakukan hal seperti ini.....(maklum ane tidak pernah ikut kursus/pendidikan khusus bonsai :malu)

Mohon pencerahannya....apa cara yg ane lakukan ini biasa dilakukan...atau justru tidak akan mengahasilkan bonsai dengan struktur anatomi yg baik.
terima kasih..


Iya neh kok tumben sepi amat ya??
boleh urun pendapat ya om, mhy..

setau ane..untuk bakalan yang masih baru (gundul abis) klo dapetnya dari pemburu biasanya sih masih dalam wadah karung..dan setelah itu dipindahkan dalam wadah yang besar gunanya untuk bebaskan pergerakan akar bisa lebih optimal dan pastinya berpengaruh pada muncul tunas2 baru...CMIIW.
Perlakuan yang sama dilakukan jika bakalan langsung diambil dari habitat aslinya, tanam pot besar trus disungkup dengan plastik jernih untuk mengurangi penguapan, kemudian di letakkan di tempat yang teduh..sekali lagi CMIIW..maklum..ane juga ga ada ikut kursus bonsai, cuma belajar dari referensi2 yg adamalu.
maaf klo lancang & sok tau ya, om...
Cuma cara ini lagi ane terapin, om mhy..beberapa waktu lalu dapet bakalan soka diamtr. +-12cm gali langsung dari pekarangan sodara trus di tanem di pot uk dia 50.., sungkup plastik..
nanti ta' upload deh progressnya...:
Quote:Original Posted By Mhy28
Selamat Siang......
Sepi ya...???

Ketika memiliki sebuah bahan bonsai yg dimensi batangnya dirasa cukup, namun belum ada cabang ataupun ranting (gundul/bahan galian dari alam), ane menempatkannya dalam sebuah wadah/pot dengan ukuran kecil (pot bonsai).
Hal ini dilakukan dengan harapan cabang yg tumbuh memiliki titik tumbuh daun yg rapat, sehingga dapat tumbuh ranting & anak ranting dengan jarak titik tumbuh yg rapat pula.
Setelah pertumbuhan cabang, ranting & anak ranting dirasa memadai, barulah bahan bonsai dimaksud dipindah ke dalam wadah/pot yg lebih besar untuk pembesaran diameter cabang, ranting ataupun anak ranting.
He..he..he... cara ini ane lakukan karena ane pernah lihat pebonsai yg melakukan hal seperti ini.....(maklum ane tidak pernah ikut kursus/pendidikan khusus bonsai malu)

Mohon pencerahannya....apa cara yg ane lakukan ini biasa dilakukan...atau justru tidak akan mengahasilkan bonsai dengan struktur anatomi yg baik.
terima kasih..


waw...dapet ilmu baru....
mantaf om...logika nya mungkin ketika ntu bahan dengan media terbatas tapi hara tetap terjaga dengan begitu titik tumbuh daun muda akan merapat dan akan muncul jadi ranting dan anak ranting yang rapat.....

wow :twothumbs buat om mae.....

Quote:Original Posted By tc212
Iya neh kok tumben sepi amat ya??
boleh urun pendapat ya om, mhy..

setau ane..untuk bakalan yang masih baru (gundul abis) klo dapetnya dari pemburu biasanya sih masih dalam wadah karung..dan setelah itu dipindahkan dalam wadah yang besar gunanya untuk bebaskan pergerakan akar bisa lebih optimal dan pastinya berpengaruh pada muncul tunas2 baru...CMIIW.
Perlakuan yang sama dilakukan jika bakalan langsung diambil dari habitat aslinya, tanam pot besar trus disungkup dengan plastik jernih untuk mengurangi penguapan, kemudian di letakkan di tempat yang teduh..sekali lagi CMIIW..maklum..ane juga ga ada ikut kursus bonsai, cuma belajar dari referensi2 yg adamalu.
maaf klo lancang & sok tau ya, om...
Cuma cara ini lagi ane terapin, om mhy..beberapa waktu lalu dapet bakalan soka diamtr. +-12cm gali langsung dari pekarangan sodara trus di tanem di pot uk dia 50.., sungkup plastik..
nanti ta' upload deh progressnya...:


iya ini juga yang biasa ane lakuin kalo abis diging...
Quote:Original Posted By ExzibiZ
numpang nanya.. lada lada termasuk lambat pertumbuhannya ya

biar cepet rimbun gimana caranya..

satu lagi.. cara nyangkok lada2 yg baik dan benar gimana:

:


ane belum punya om lada-lada....

rapi umumnya kalo biar cepet rimbun coba di pruning rajin-rajin pada waktunya

cara cangkok yang umum mungkin bisa di liat di sekitaran page 167 om...

mungkin bawah ane lebih fahan untuk kasus lada-lada...
Quote:Original Posted By tc212
Iya neh kok tumben sepi amat ya??
boleh urun pendapat ya om, mhy..

setau ane..untuk bakalan yang masih baru (gundul abis) klo dapetnya dari pemburu biasanya sih masih dalam wadah karung..dan setelah itu dipindahkan dalam wadah yang besar gunanya untuk bebaskan pergerakan akar bisa lebih optimal dan pastinya berpengaruh pada muncul tunas2 baru...CMIIW.
Perlakuan yang sama dilakukan jika bakalan langsung diambil dari habitat aslinya, tanam pot besar trus disungkup dengan plastik jernih untuk mengurangi penguapan, kemudian di letakkan di tempat yang teduh..sekali lagi CMIIW..maklum..ane juga ga ada ikut kursus bonsai, cuma belajar dari referensi2 yg adamalu.
maaf klo lancang & sok tau ya, om...
Cuma cara ini lagi ane terapin, om mhy..beberapa waktu lalu dapet bakalan soka diamtr. +-12cm gali langsung dari pekarangan sodara trus di tanem di pot uk dia 50.., sungkup plastik..
nanti ta' upload deh progressnya...:



He..he..he...cara umum yg dilakukan memang sprt yg Agan sampaikan & memang hasil perakarannya baik.... Thanks...


Quote:Original Posted By omponkstamp
waw...dapet ilmu baru....
mantaf om...logika nya mungkin ketika ntu bahan dengan media terbatas tapi hara tetap terjaga dengan begitu titik tumbuh daun muda akan merapat dan akan muncul jadi ranting dan anak ranting yang rapat.....

wow :twothumbs buat om mae.....

iya ini juga yang biasa ane lakuin kalo abis diging...


Thanks Gan...Ane hanya meniru cara yg pernah ane lihat dilakukan segelintir orang....mungkin kelemahannya diperakaran kali ya....

Car ini diterapkan pada bahan yg memiliki akar utama sdh cukup baik....

Logika cara ini kira-kira : sasaran pertama adalah untuk mendapatkan titik tumbuh tunas yg lebih rapat....baru kemudian dilakukan proses pembesaran dalam media tanam yg lebih besar.

Atau ... untuk mendapatkan akar yg menyebar...sepertinya dapat juga dilakukan proses pencangkokan batang utama sebagaimana diperlihatkan dalam :"http://ibonsaiclub.forumotion.com/t6...rs-progression" yg dibagikan oleh om oeoet84 untuk kita... (hal. 230)

Mohon ma'af ....dayung ane baru sejengkal..tentunya sulit luas lautan hendak diarungi...he..he..he...