Pakan alternatif belatung

pertama siapin bak kayu, jangan bak plastik karena kayu bisa menyerap cairan. Seperti ini


lalu siapin ampas tahu, setengah karung sekitar 8kg cukup


siapin jeroan/sisa2 ayam yang tidak terpakai. semacam tembolok, ceker, tulang, bahkan bulu ayam pun bisa dimasukkan


aduk aduk merata semuanya, masukkan kedalam bak, beri penutup kain/plastik/triplek agar tidak kehujanan


simpan diatas kolam seperti ini


setelah 3-4 hari belatung akan muncul, dan bak akan penuh dengan belatung (tidak berbau sama sekali). mereka akan merayap ke mulut bak, kemudian ketika tersinari matahari mereka akan berjatuhan keluar bak, langsung ke air dan kemulut lele hehehehe



ini contohnya, ga keliatan tapi itu sendok sebenernya penuh belatung berwarna putih gemuk dan lucu lucu



Sumber dikdik05
Berikut gambar2 yang saya ambil di kolam pembenihan beliau.



aer herbalnya ijoooo bgt... mantap

ini bro khena "kuyaterbang" dan temennya, bro Ilman

dan ini ane, belom mandi, belom sarapan, langsung capcuuuusss hehehehehe


berikut di instalasi pembenihannya pak Taufik di lokasi lain, sekitar 200m dari posisi pertama. Dengan perjalanan yang bertabur tanjakan yang begitu menggoda nafas dan jalur yang liciiiiin banget selicin kulitnya Nikita Willy...

bro khena lagi

ini kolam terpal pembesaran, berisi sekitar 1000an sangkuriang

aernya broooooooo... mantapp


Sumber : dikdik05

Pakan Alternatif Cacing Tanah

dari Pak taufik juga kami bertiga dapet ilmu baru lagi, budidaya cacing tanah dengan media jerami, kotoran sapi, potongan batang pisang dan bekatul. Keempat unsur diatas cukup diaduk dan disimpan dipojokan, dan dipanen dengan cara dicangkul dan ditebar diatas terpal. Ketika tersinar matahari, cacing2 ini akan berkumpul didasar terpal, sehingga cukup gampang untuk dikumpulkan


ini cacingtanahnya... mantep ya?

cacing tanah siap santap! hahahahahahahaha


Sumber :dikdik05

Teknik Budidaya SEST

PENGOMPOSAN KOLAM

\tFungsi pengomposan kolam dilakukan agar kondisi air didalam kolam stabil untuk ditebar benih, pengomposan dilakukan sebelum kolam ditebar benih dan dilakukan 3-12 hari sebelum ditebar benih.
\tAir yang baru belum bisa ditebar benih dikarenakan sumber pakan, jumlah bakteri gram positif jumlah alga air, dan kandungan oksigen didalam air, masih belum stabil, maka air yang baru tesebut harus dilakukan pengomposan.


\t1. Cara pengomosan kolam dengan proses alami
1.isi air kolam 20-30 cm
2.berikan pupuk kandang yang telah dimasukan kedalam karung kemudian gantungkan diatas kolam (posisi karung terendam ½ diatas permukaan air)
3.berikan urea dan garam ikan.
4.Biarkan selama 1 minggu hingga plankton dalam air tumbuh dan berkembang biak
5.Kemudian tambahkan air hingga mencapai ukuran 60-70 cm
6.Biarkan air kolam selama 4-6 hari
7.Bila air sudah berwarna hijau tua dan air tidak berbau, berati kolam sudah siap digunakan

\t2. Cara pengomosan kolam dengan proses kimiawi
1.Isi air kolam 20-30 cm
2.Berikan SPF (super plankton fertizer) atau produk-produk probiotik lain yang banyak dipasaran,
3.Berikan antibiotik ikan kedalam kolam
4.Berikan sebanyak 1-2 tutup botol dan dicampurkan kedalam kolam
5.tunggu hingga 3-5 hari
6.Isi volume air hingga 60-70 cm
7.biarkan air kolam selama 2-3 hari
8.Bila air sudah berwarna hijau tua dan air tidak berbau, berarti kolam sudah siap digunakan
\t
\t3. Cara pengomposan kolam dengan proses silang kolam
1.Isi air kolam 20-30 cm
2.Berikan ½ air yang telah dikompos atau dalam pengertian pindahkan air kolam yang telah dikomposkan sebelumnya dan campurkan ½ dari volume air kedalam kolam air yang belum dilakukan pengomposan
3.Berikan antibiotik dan probiotik kedalam kolam
4.Biarkan air selama 3-5 hari
5.Bila air sudah berwarna hijau cerah dan air tidak berbau, berarti kolam sudah siap digunakan.

PENEBARAN BIBIT
1. masukan sedikit air kolam pada tempat bibit sebelum ditebarkan kedalam kolam
2. biarkan beberapa saat selama 10-15 menit
3. masukan tempat bibit djerigen kedalam kolam, dan biarkan bibit tersebut keluar dengan sendirinya

PEMBERIAN PAKAN


1. Jadwal Pemberian Pakan
Pemberian pakan diberikan 3 x dalam 1 hari

1.Pagi hari yaitu pada pukul 05:00-09:00
2.Sore hari pada pukul 03:00-06:00
3.Malam hari pada pukul 09:00-12:00


2. Berat Pakan yang akan diberikan
FCR (Food Converstion Rate) diberikan 1 : 1 yaitu diberikan dengan rumus

1.\t3-5 %/100 X berat ikan = (H1)
\t

2.\tH (Hasil) X P (Jumlah Populasi Ikan) = (H2)

3. \t(H2)/3 = (H3)

Keterangan :

1.H1 = Jumlah pakan yang diberikan dalam 1 hari pada 1 ekor ikan
2.H 2= Jumlah pakan yang diberikan pada 1 kolam dalam 1 hari
3.H 3= Jumlah pakan yang diberikan dalam 1 x pakan


3. Campuran dalam pakan

1.Pemberian pakan harus selalu dicampur dengan konsentrat
2.Pemberian pakan harus selalu dicampur dengan probiotk

Keterangan :
1.Tambahkan air kedalam campuran pakan kemudian aduk hingga rata, dan diamkan selama sekitar 15-20 menit agar pakan menjadi lunak (untuk ukuran sangkal 15-20 cm sudah tidak diberikan air)
2.Berikan konsentrat dan prebiotik 1 tutup botol dicampurkan kedalam pakan aduk hingga rata





4. Teknik Pemberian Pakan

Teknik pemberian pakan dilakukan agar pertumbuhan ikan lebih cepat, fungsi teknik pemberian pakan ini dilakukan agar fungsi anaerobik ikan dapat bertambah sehingga ikan dilatih bergerak dan berebut pakan didalam air




\t\t\t\tGambar 1.1 Pemberian pakan ke arah kanan





\t\t\t\tGambar 1.2 Pemberian pakan ke arah kiri


\ttebar pakan dengan cara ini dilakukan dalam setiap pemberian pakan, prosesnya dilakukan 3 x melempar pakan ke kanan, biarkan selama 15 detik, kemudian lemparkan pakan kearah kiri biarkan selama 15 detik dan lanjutkan proses tersebut hingga pakan habis.


PENGONTROLAN KOLAM

1. Cek Rutin

1.Sifon agar kotoran yang menumpuk didasar kolam terbuang dilakukan pada setiap pagi hari dengan membuka dop saluran pembuangan dilakukan selama 15-20 detik kemudian dop ditutup kembali
2.Lihat dan perhatikan kondisi ikan dengan cara apakah ikan tersebut naik ke permukaan dan mengambang ke atas permukaan air dan ikan itu statis dalam pergerakan (posisi kepala diatas permukaan air)
Langkah penanggulangan :
1. Buang volume air ½ atau ¼ dari volume air, kemudian isi air kembali sesuai dengan volume air sebelumnya
2. Laporkan terhadap pengelola
3. Cek didasar kolam selama 1 minggu semenjak tebar benih dan 3 hari setelah dilakukan sortir, \tbila menemukan ikan mati didasar kolam, buang ikan tersebut, dan apabila menemukan jumlah \tikan yang mati dalam jumlah banyak didasar kolam segera laporkan kepada pengelola.

4. Cek Permukaan kolam apabila menemukan ikan yang mati, segera angkat dan buang

2. Cek Terjadwal

1.Cek PH air dengan PH tester
2.Cek kadar amoniak air dengan Amoniak tester
3.Cek suhu air dengan temperatur
4.Cek seiichi air dengan seicchi testet


SORTIR

\tSortir dilakukan agar perbedaan ukuran disamakan, sehingga proses kanibalisasi tidak terlalu besar dan agar ikan tidak terjadi persaingan dalam perebutan makanan sehingga terhindar dari pertumbuhan ikan yang tidak sempurna
\tWaktu sortir dilakukan setiap 2 minggu sekali atau bila perbedaan ukuran ikan terlihat secara signigfikan.

Proses Sortir

1.Siapkan bak sortir dengan 3 ukuran
2.Siapkan 2 – 3 kolam Kosong yang telah terisi air
3.Kosongkan atau kurangi air kolam yang akan dilakukan sortir
4.Serok ikan dan masukan kedalam bak sortir
5.biarkan ikan yang ukuran kecil terjatuh kembali kedalam kolam dan ikan yang besar tetap berada di bak sortir kemudian pindahkan ke kolam yang baru
6.lakukan seterusnya hingga ikan besar habis berada dikolam yang lama


maaf kalo kurang lengkap karena SOP tidak ane tampilkan semua dan agak berbeda dengan yang ada pada umumnya sumber ane ambil dari SOP farm ane, semoga membantu, mohon dikoreksi bila ada kesalahan
tebar benih


agan bisa menggunkan padat tebar 100ekor/m2 jadi 2 x 2 = 4 m2
4m2 x 100 ekor = 400 ekor

Pembuatan Starter Bakteri dengan Pelepah Pisang

http://cakrawalatimur.org/?p=146
Pembuatan Starter Bakteri Pelepah Pisang
BAHAN:
1. Pelepah pisang busuk bagian pinggir sepanjang 40 cm (harus yang benar-benar busuk karena berarti ada bakterinya)
2. Gula merah atau tetes murni ¼ kg
3. Air leri (pususan beras) kental 4-5 liter

CARA PEMBUATAN:
1). Pelepah dicacah sampai lembut
2). Gula dilarutkan dalam air leri
3). Pelepah dimasukkan dalam larutan gula dan air leri, diremas-remas, diperas (supaya bakterinya terlepas) dan diaduk
4). Setelah semuanya tercampur, larutan disaring dan dimasukkan dalam jerigen plastik
5). Setelah 3 hari dilihat, bila berbusa maka busa harus dibuang
6). Dibiarkan selama 5-7 hari
7). Tanda-tanda jadi bau seperti tape
8). Untuk memelihara bakteri tetap hidup maka larutan diberi gula dan dedak

Sumber :bayu.yudho

Ruamh Baru Mantabs

Halloooooo Para Juragan lele ap kabar???? Rumah baru nih, mantabs.

Avansia Benih




Sumber Avansia
1 hari gak ol udah ada tread baru angkat buat TS

Kolam Waring

cuma share aja gan empang ane yang di kasih waring




Sumber :chemonk12

Extra Daun SIrih

Ekstrak Daun Sirih, Daun Jambu Biji dan Sambiloto untuk Penyakit MAS (Motile Aeromonad Speticaemia) pada Ikan
Memperluas pengembangan dan penelitian obat-obatan herbal alami fitofarmaka bukan hanya pada manusia dan
hewan darat, tetapi juga hewan air.

PERSPEKTIF

WHAT?

Penyakit MAS atau Motile Aeromonad Septicaemia masih menjadi wabah di budidaya ikan air tawar sampai sekarang,
dan banyak menyerang jenis ikan lele. Bakteri patogen yang menjadi penyebab penyakit ini resisten terhadap
berbagai jenis antibiotik.

Invensi ini adalah antibiotik alami dengan menggunakan ekstrak daun sirih, daun jambu biji dan sambiloto,
yang selain ramah lingkungan juga dapat meningkatkan daya tahan (imunitas) ikan.

Bahan pembuat antibiotik mudah didapat dan dibudidaya, proses pembuatan juga mudah dan lebih murah dari
antibiotik komersil lainnya. Antibiotik ini bukan saja dapat mengobati, tetapi juga dapat mencegah ikan
sakit MAS dengan dosis lebih rendah, saat kondisi ikan lemah.
\t
WHY?

* Bersifat antibakteri tanpa menyebabkan resistensi pada bakteri patogen
* Bersifat anti radang, penyembuhan MAS cepat
* Meningkatkan daya tahan ikan
* Ramah lingkungan
* Proses produksi murah dan sederhana
* Penggunaannya praktis, dapat digunakan untuk anak ikan maupun ikan dewasa
* Bahan baku mudah didapatkan


Sumber : Surobader
Quote:Original Posted By dodollll
Persiapan Lahan Kolam

1. Pengerjaan tanah
Sebidang tanah ukuran 2 x 5m dikeruk atau digali sedalam 50 cm, ini penting untuk membantu terpal menahan beban air. Pastikan tanah telah dibersihkan dan harus rata, kemudian di tengah-tengah kolam buatlah cerukan kecil memanjang seperti parit untuk saluran air.



2. Pembuatan rangka bambu
Setelah lahan sudah siap maka buatkanlah rangka dari bambu pada sekeliling kolam setinggi 1m dengan pola seperti pagar, pastikan ukuran rangka adalah 5 x 2 x 1,5m (P x L x T) sehingga pemasangan terpal nantinya akan mudah dengan ukuran yg presisi.



3.Persiapan terpal
Belilah terpal dengan ukuran 5 x 8m, kemudian bersihkan menggunakan air dengan cara menggosoknya dengan lap dan diulang beberapa kali supaya zat-zat kimia pada terpal terbuang, tidak dianjurkan menggunakan sabun.



4. Pemasangan terpal
Pasangkan terpal mengikuti bentuk rangka bambu dengan hati-hati supaya terpal tidak bocor, kemudian lipat bagian pojok terpal mengikuti bentuk rangka, setelah itu isilah dengan air. Rapikan terpal sambil pengisian air berlangsung, ini dapat membantu pemasangan terpal lebih mudah. Setelah terpal terpasang dengan rapi, selanjutnya ikatkan setiap ujung atau sisi terpal dengan tali rapia yang ditambatkan pada rangka bambu, kemudian lanjutkan pengisian air hingga ketinggian mencapai 50cm.



5. Pemupukan kolam
Untuk menciptakan kondisi air yang ideal bagi tempat hidup lele, kita harus membuat pemupukan terlebih dahulu, ini demi mencapai PH air yg sesuai dg kebutuhan lele. Caranya dengan menggunakan kotoran kambing, pertama kita masukan kotoran kambing pada karung sebanyak 15 kg, sebaiknya dibagi dua masing-masing 7,5 kg lalu cemplungkan kedalam kolam, biarkan menggantung dalam air jangan diberi pemberat. biarkan kolam selama 8 hari (minimal).




Sumber

Contoh konstruksi untuk Kolam tembok
Spoiler for tembok:


sumber : fesbuk indosco


Hehe, ada kolam ane rupanya diatas.
Apa kabar Gan Dodol????? sekarang lelenya udah Panen, nanti ane update gambar-gambarnya ya, sedang disiapkan, sekarang kolam itu lg persiapan periode kedua, yg pertama alhamdulillah lancar.

Fam Dikdik05

terpal pembesaran4


bak sortir panenan


tandon air


tandon air 2


untuk belajar membenihkan ]

ngintip isinya... poek euy


jaring apung/waring


rak budidaya cacing tanah

rak budidaya cacing tanah 2


cacing tanah tinggi protein


cacing tanah


pakan alternatif siap tebar



Sumber Dikdik05

Teknik Pengadaan Terpal Murah Meriah

Met malem mingguan agan-agan sekalian.
Ane mw share untuk ngakalin biaya Terpal supaya murah, terutama untuk kolam pembenihan (kolam 3x4m).

- Belilah terpal dg ukuran Roll, bukan terpal eceran.
- Kemudian beli Lem untuk perekatan, mereknya Cap Mika harga Rp. 35.000/kaleng (harga di Bandung).

Ukuran terpal 1 Roll (PxL) = 100m x 2m
Harga = Rp. 8500 per meter( harga di Bandung)
Harga 1 roll adalah Rp. 850.000
Ini cukup untuk membuat 12 kolam terpal ukuran 3x4m, artinya cukup untuk membuat kolam pembenihan untuk 1 paket Indukan (15 ekor Induk).

Caranya:
Terpal tentunya harus dilakukan penyambungan supaya mendapatkan ukuran yang diinginkan. Cara penyambungannya adalah:
1. Tepi terpal yang akan disambung terlebih dahulu diampelas kedua permukaannya, dg menggunakan ampelas yg halus, setelah dibersihkan permukaannya kemudian oleskan lem.
2. Lebar permukaan utk alur yang direkat sekitar 5cm.
3. Setelah diampelas tempelkan kedua permukaan yang telah dilem dg presisi.
4. Selanjutnya terpal yang telah tersambung disetrika, caranya diatas dan dibawah terpal dilapis dengan kertas koran, lalu atasnya yg disetrika.

Silakan diuji kekuatan rekatannya, ketimbang lepas rekatannya malah terpalnya yg sobek.


Sumber Voedoe
Nah dengan begini agan-agan sekalian sudah punya 12 Kolam terpal dengan biaya jauh lebih murah.
Harapannya semoga Dompet Agan-agan berbunga-bunga.

Sekian dari Ane gan...
Jangan lupa bagi yang punya Ijo-ijo jangan segen-segen lempar ke ane ya


Sumber : voedoe

pakan larva

para master lele yg terhormat..
mau nanya pakan untuk larva (setelah kuning telur habis) sampai dengan pelet starter baiknya dikasih apa ya ? (selain cacing, soalnya disini kaga ada yg jual cacing tuh....
thanks for attention !
Quote:Original Posted By green_tree
para master lele yg terhormat..
mau nanya pakan untuk larva (setelah kuning telur habis) sampai dengan pelet starter baiknya dikasih apa ya ? (selain cacing, soalnya disini kaga ada yg jual cacing tuh....
thanks for attention !


bisa pake artemia gan, kecuali klo ikan sudah mulai masuk usia 3 minggu bisa dikasih pelet L1 (dalam merek pf1000,F9999) tapi ditumbuk dulu hingga halus

Atau rekan2 lain ingin menambahkan
bookmark tempat baru, biar gak lupa soalnya jarang ngaskus,
Quote:Original Posted By SEST
bisa pake artemia gan, kecuali klo ikan sudah mulai masuk usia 3 minggu bisa dikasih pelet L1 (dalam merek pf1000,F9999) tapi ditumbuk dulu hingga halus

Atau rekan2 lain ingin menambahkan

Klo boleh komentar memang susah utk segmen Pembenihan tanpa ditunjang ketersediaan CACING SUTERA, karena yg saya tau itulah kunci sukses usaha Pembenihan. Memang ada yg menggunakan artemia atau bahkan Kuning telur yg dilarutkan kedalam air, tetapi tidak dapat mengganti sepenuhnya peran cacing sutera. Saran ane sih lebih baik mengambil cacing sutera dari tempat lain lalu ditampung atau si budidayakan sementara, begitu gan semoga membantu
agan agan,,,
yg punya kolam tembok di share kelebihan dan kekurangannya donk...

ane pnya rencana mau buat kolam tembok neh,, biar biaya investasi lebih murah tp yg pasti biaya awal akan lebih mahal dr kolam terpal..
Quote:Original Posted By SEST
bisa pake artemia gan, kecuali klo ikan sudah mulai masuk usia 3 minggu bisa dikasih pelet L1 (dalam merek pf1000,F9999) tapi ditumbuk dulu hingga halus

Atau rekan2 lain ingin menambahkan


artemia mahal gan SEST,,,
1 ons aja bisa 30 ribu,,,
Quote:Original Posted By voedoe
Klo boleh komentar memang susah utk segmen Pembenihan tanpa ditunjang ketersediaan CACING SUTERA, karena yg saya tau itulah kunci sukses usaha Pembenihan. Memang ada yg menggunakan artemia atau bahkan Kuning telur yg dilarutkan kedalam air, tetapi tidak dapat mengganti sepenuhnya peran cacing sutera. Saran ane sih lebih baik mengambil cacing sutera dari tempat lain lalu ditampung atau si budidayakan sementara, begitu gan semoga membantu


hahaha...iya gan emang lebih cepat pakai cacing, jadi inget cerita petani cacing mereka pendapatan 2 juta perhari