KASKUS

numpang lewat aja
bukan org aceh
PERINGKAT PERTAMA TERKORUP DI INDONESIA SUMATERA UTARA APALAGI YG DI SUMATERA PASTI SMUT LAH yg pertama OON link : http://www.gatra.com/hukum-1/45124-s...13-versi-fitra

Sumut Provinsi Terkorup 2013 Versi Fitra
Medan, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan Sumatera Utara sebagai provinsi terkorup di Indonesia pada tahun 2013, berdasarkan hasil ikhtisar audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hal itu terungkap dalam diskusi yang diselenggarakan DPD Partai Gerindra Sumut, di Medan, Kamis (9/1). Menurut anggota Divisi Advokasi Fitra Sumut, Irvan Hamdani Hasibuan, peringkat pertama didasarkan potensi kerugian negara yang mencapai Rp 400,1 milyar dari 278 kasus korupsi yang ditemukan.

Peringkat kedua provinsi terkorup ditempati Aceh yang tercatat memiliki 398 kasus dugaan korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 308,333 milyar.

Peringkat ketiga terkorup ketiga ditempati Papua Barat (478 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 207,395 milyar), serta peringkat keempat adalah Provinsi DKI Aceh (967 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 191,122 milyar).

Sedangkan peringkat kelima terkorup adalah Provinsi Papua dengan kasus dugaan korupsi sebanyak 355 kasus dan potensi kerugian negara Rp 182,346 milyar.

Dari segi kedaerahan di Sumut, Kabupaten Langkat tercatat sebagai daerah terkorup dengan jumlah korupsi sebanyak 204 kasus dengan potensi kerugian negara Rp 113,65 milyar.

Selanjutnya, Kota Medan (261 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 92,798 milyar), Kabupaten Batubara (115 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 73,181 milyar), dan Kota Pematang Siantar (193 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 18,202 milyar).

Kemudian, Kota Binjai (134 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 17,669 milyar), Kabupaten Deli Serdang (124 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 16,692 milyar), Humbang Hasundutan (88 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 15,515 milyar), Nias (93 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 14,376 milyar), Nias Utara (99 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 12,143 milyar), dan Toba Samosir (110 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 12,023 milyar).

Menurut dia, sebagaimana dilaporkan Antara, jika diperbandingkan dengan hasil ikhtisar audit BPK tahun 2012, Sumut "naik peringkat" dari rangking ketiga provinsi terkorup dengan 334 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 515,5 milyar.

Pada tahun 2012, Sumut hanya "kalah" dari DKI Jakarta (peringkat satu) dengan 715 kasus korupsi dan potensi kerugian negara Rp 721,5 milyar, serta Aceh dengan 629 kasus korupsi dan potensi kerugian negara Rp 669,8 milyar. (TMA)

http://news.okezone.com/read/2013/07...p-di-indonesia

JAKARTA - Dikendalikan Gubernur Joko Widodo, DKI Jakarta mencoba melakukan reformasi birokrasi pada seluruh jajarannya. Sayangnya, dalam kurun waktu sekira sembilan bulan, belum dapat memberikan hasil yang signifikan.

"Sebab DKI masih diperingkat ke empat provinsi terkorup di Indonesia. Dengan jumlah kerugian negara mencapai Rp191 miliar dengan jumlah kasus sebanyak 967," Direktur Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2013).

Apa yang diungkapkan Uchok, berdasar pada Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) yang dikeluarkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada semester II tahun 2012. Dimana untuk 33 provinsi ditemukan kerugian negara sebesar Rp2,2 triliun.

"Dengan jumlah kasusnya sendiri mencapai 9.312 kasus, dalam rentang waktu 2008 hingga 2012," kata Uchok.

Berikut 5 besar provinsi yang menyebabkan kerugian negara,

1. Sumatera Utara dengan kerugian negara Rp400.100.810.000, dengan jumlah kasus 278.

2. Aceh dengan kerugian negara Rp308.333.870.000, dengan jumlah kasus 398.

3. Papua Barat dengan kerugian negara Rp207.395.680.000, jumlah kasus 478.

4. DKI Jakarta dengan kerugian negara Rp191.122.690.000, jumlah kasus 967.

5. Papua dengan kerugian negara Rp182.346.440.000, jumlah kasus 355. (ahm)

html page one cong klo brani

tp gpp keep GUOBLOK bray
bego tetaplah bego
apalagi yang go blog
Siiip "BUDAYAKAN KORUPSI" SEANDAINYA AKU JADI PEJABAT NEGARA AKU PUN PASTI KORUPSI.
hukum syariat islamnya tumpulll... ud pake hukum yg biasa aja... yg berlaku di belitung tuh bagus.. paling kecil korupsinya gak pake syarat2 islam segala...
gagal se indonesia => diperkecil scope-nya jadi sepulau...

yang penting aceh terlihat paling jelek aja lah...
SYARIAH MY ASS !!!
beneran nih?
kok bisa
sabar gan, taon depan pasti naik pangkat kok.... jadi Se-Indonesia
Quote:Original Posted By maturolussuria
PERINGKAT PERTAMA TERKORUP DI INDONESIA SUMATERA UTARA APALAGI YG DI SUMATERA PASTI SMUT LAH yg pertama OON link : http://www.gatra.com/hukum-1/45124-s...13-versi-fitra

Sumut Provinsi Terkorup 2013 Versi Fitra
Medan, GATRAnews - Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) menyatakan Sumatera Utara sebagai provinsi terkorup di Indonesia pada tahun 2013, berdasarkan hasil ikhtisar audit Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK). Hal itu terungkap dalam diskusi yang diselenggarakan DPD Partai Gerindra Sumut, di Medan, Kamis (9/1). Menurut anggota Divisi Advokasi Fitra Sumut, Irvan Hamdani Hasibuan, peringkat pertama didasarkan potensi kerugian negara yang mencapai Rp 400,1 milyar dari 278 kasus korupsi yang ditemukan.

Peringkat kedua provinsi terkorup ditempati Aceh yang tercatat memiliki 398 kasus dugaan korupsi dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 308,333 milyar.

Peringkat ketiga terkorup ketiga ditempati Papua Barat (478 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 207,395 milyar), serta peringkat keempat adalah Provinsi DKI Aceh (967 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 191,122 milyar).

Sedangkan peringkat kelima terkorup adalah Provinsi Papua dengan kasus dugaan korupsi sebanyak 355 kasus dan potensi kerugian negara Rp 182,346 milyar.

Dari segi kedaerahan di Sumut, Kabupaten Langkat tercatat sebagai daerah terkorup dengan jumlah korupsi sebanyak 204 kasus dengan potensi kerugian negara Rp 113,65 milyar.

Selanjutnya, Kota Medan (261 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 92,798 milyar), Kabupaten Batubara (115 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 73,181 milyar), dan Kota Pematang Siantar (193 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 18,202 milyar).

Kemudian, Kota Binjai (134 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 17,669 milyar), Kabupaten Deli Serdang (124 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 16,692 milyar), Humbang Hasundutan (88 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 15,515 milyar), Nias (93 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 14,376 milyar), Nias Utara (99 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 12,143 milyar), dan Toba Samosir (110 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 12,023 milyar).

Menurut dia, sebagaimana dilaporkan Antara, jika diperbandingkan dengan hasil ikhtisar audit BPK tahun 2012, Sumut "naik peringkat" dari rangking ketiga provinsi terkorup dengan 334 kasus korupsi dengan potensi kerugian negara Rp 515,5 milyar.

Pada tahun 2012, Sumut hanya "kalah" dari DKI Jakarta (peringkat satu) dengan 715 kasus korupsi dan potensi kerugian negara Rp 721,5 milyar, serta Aceh dengan 629 kasus korupsi dan potensi kerugian negara Rp 669,8 milyar. (TMA)

http://news.okezone.com/read/2013/07...p-di-indonesia

JAKARTA - Dikendalikan Gubernur Joko Widodo, DKI Jakarta mencoba melakukan reformasi birokrasi pada seluruh jajarannya. Sayangnya, dalam kurun waktu sekira sembilan bulan, belum dapat memberikan hasil yang signifikan.

"Sebab DKI masih diperingkat ke empat provinsi terkorup di Indonesia. Dengan jumlah kerugian negara mencapai Rp191 miliar dengan jumlah kasus sebanyak 967," Direktur Investigasi dan Advokasi Fitra, Uchok Sky Khadafi dalam sebuah diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (19/7/2013).

Apa yang diungkapkan Uchok, berdasar pada Ikhtisar Hasil Pemeriksaan (IHP) yang dikeluarkan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) pada semester II tahun 2012. Dimana untuk 33 provinsi ditemukan kerugian negara sebesar Rp2,2 triliun.

"Dengan jumlah kasusnya sendiri mencapai 9.312 kasus, dalam rentang waktu 2008 hingga 2012," kata Uchok.

Berikut 5 besar provinsi yang menyebabkan kerugian negara,

1. Sumatera Utara dengan kerugian negara Rp400.100.810.000, dengan jumlah kasus 278.

2. Aceh dengan kerugian negara Rp308.333.870.000, dengan jumlah kasus 398.

3. Papua Barat dengan kerugian negara Rp207.395.680.000, jumlah kasus 478.

4. DKI Jakarta dengan kerugian negara Rp191.122.690.000, jumlah kasus 967.

5. Papua dengan kerugian negara Rp182.346.440.000, jumlah kasus 355. (ahm)

html page one cong klo brani

tp gpp keep GUOBLOK bray


Kok ga ada yg berani quote punya ente ya gan,
Kalo benar,selamat ya atas prestasinya.
kalau digabung hasilnya bisa untuk sekolah gratis berobat gratis 1 sumatera.
#korupsipakedasi
pada korupsi berjamaah kah dsana?
Ini kalo mau komeng harus nunjukin ktp dulu ga gan?
Update:
Waspada ya Akhi/Ukhti, ternyata di thread ini ada agen-agen CIA (Counter Intelijen Aceh) dari Kedutaan Besar ya Akhi. Yang berkomentar tidak sesuai kesukaan hatinya bakal ditembak dengan bata merah.

Ciri-cirinya habis ngelempar bata langsung lari tidak meninggalkan identitas (alias Bata Tembak Lari) ya Akhi. Syukron.





×