KASKUS

Quote:Original Posted By Abidin_Domba
wkwkwkw malahan ribut untuk yg bukan maksud gw. gini boss, maksud gw adalah daerah pik enak bgt dibikinin waduk baru lagi, padahal revitalisasi pluit masih jalan.

emang gw tau sudah dibatalin, dipindahin ke kamal muara, tapi kamal muara kan masih daerah sekitar pik, jadi yg menerima keuntungan besar ya pik dan sekitarnya.

emang bro the justice ngasih info baru soal rencana waduk lain, untuk itu gw terima kasih

tapi dari semua rencana tersebut ternyata waduk di kamal muara masih didahuluin.

apakah ada yg bisa ngasih alasan sebegitu pentingnya waduk kamal muara (yg menguntungkan pik dan sudah ada waduk pluit) dibandingin waduk daerah lain ?

jadi setelah revitalisasi waduk pluit dan bktb, pik dikasih keutamaan lagi dari pemda jakarta.


Ane ngerti maksud agan ini....., agan ini mempertanyakan kenapa yang dibangun duluan kok 2 waduk yang mengapit PIK, bukan waduk di tempat lain dulu....

Apakah:
1. Di dua tempat tersebut biaya pembangunan waduk dan kalau perlu biaya pembebasan lahannya lebih murah daripada di 6 tempat lainnya
ATAU
2. Ada titipan, agar daerah sekitar PIK bebas dari banjir sehingga akses jalan dari PIK ke pusat kota tidak terputus.....

Dua hal di atas ini yang harus dikritisi oleh kita.....
dan pengembang PIK pun tertawa


UU no.28

UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 28 TAHUN 2002
TENTANG
BANGUNAN GEDUNG
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,



Menimbang :
  • a. bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan masyarakat
    adil dan makmur yang merata material dan spiritual berdasarkan
    Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945;
    b. bahwa bangunan gedung penting sebagai tempat manusia melakukan
    kegiatannya untuk mencapai berbagai sasaran yang menunjang
    terwujudnya tujuan pembangunan nasional;
    c. bahwa bangunan gedung harus diselenggarakan secara tertihuruf b,
    diwujudkan sesuai dengan fungsinya, serta dipenuhinya persyaratan
    administratif dan teknis bangunan gedung;
    d. bahwa agar bangunan gedung dapat terselenggara secara tertib dan
    terwujud sesuai dengan fungsinya, diperlukan peran masyarakat dan
    upaya pembinaan;
    e. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud dalam huruf
    a, huruf b, huruf c, dan huruf d di atas perlu membentuk Undang-undang
    tentang Bangunan Gedung;
    Mengingat : Pasal 5 ayat (1) dan Pasal 20 ayat (1) Undang-Undang Dasar 1945
    sebagaimana telah diubah dengan Perubahan Keempat Undang-Undang
    Dasar 1945;


======== bla..bla..bla dst

Paragraf 2
Persyaratan Peruntukan dan
Intensitas Bangunan Gedung


...
....
..........

Pasal 11
(1) (1) Persyaratan peruntukan lokasi sebagaimana dimaksud dalam
Pasal 10 ayat (1) dilaksanakan berdasarkan ketentuan tentang tata
ruang.
(2) Bangunan gedung yang dibangun di atas, dan/atau di bawah tanah, air,
dan/atau prasarana dan sarana umum tidak boleh mengganggu keseimbangan lingkungan, fungsi lindung kawasan, dan/atau fungsi prasarana dan sarana umum yang bersangkutan.


...
.....
.......

Paragraf 4
Persyaratan Pengendalian Dampak Lingkungan
Pasal 15


(1) Penerapan persyaratan pengendalian dampak lingkungan hanya berlaku
bagi bangunan gedung yang dapat menimbulkan dampak penting
terhadap lingkungan.
(2) Persyaratan pengendalian dampak lingkungan pada bangunan gedung
sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) sesuai dengan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang berlaku.

.....
........
.............

Pasal 36

(1) Pengesahan rencana teknis bangunan gedung untuk kepentingan umum
ditetapkan oleh Pemerintah Daerah setelah mendapat pertimbangan
teknis dari tim ahli.
(2) Pengesahan rencana teknis bangunan gedung fungsi khusus ditetapkan
oleh pemerintah setelah mendapat pertimbangan teknis tim ahli.
(3) Keanggotaan tim ahli bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1) dan ayat (2) bersifat ad hoc terdiri atas para ahli yang diperlukan
sesuai dengan kompleksitas bangunan gedung.
(4) Ketentuan mengenai tata cara pengesahan rencana teknis bangunan
gedung sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) dan ayat (2) dan
keanggotaan tim ahli bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam
ayat (3) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah


.......
.........
.............

Bagian Kelima
Pembongkaran
Pasal 39


(1) Bangunan gedung dapat dibongkar apabila:
a. tidak laik fungsi dan tidak dapat diperbaiki;
b. dapat menimbulkan bahaya dalam pemanfaatan bangunan gedung
dan/atau lingkungannya;
c. tidak memiliki izin mendirikan bangunan.
(2) Bangunan gedung yang dapat dibongkar sebagaimana dimaksud dalam
ayat (1) huruf a dan huruf b ditetapkan oleh Pemerintah Daerah
berdasarkan hasil pengkajian teknis.
(3) Pengkajian teknis bangunan gedung sebagaimana dimaksud dalam ayat
(2), kecuali untuk rumah tinggal, dilakukan oleh pengkaji teknis dan
pengadaannya menjadi kewajiban pemilik bangunan gedung.
(4) Pembongkaran bangunan gedung yang mempunyai dampak luas
terhadap keselamatan umum dan lingkungan harus dilaksanakan
berdasarkan rencana teknis pembongkaran yang telah disetujui oleh
Pemerintah Daerah



konon katanya PIK itu di peruntukan untuk daerah resapan air dan sekarang dah berubah fungsi
Pemprov dulu ngasih izin ngeliat UU No.28 ini gak sih


ada yang baru ngebata gw di thread ini, gw naikin ah
mana mau pengembang PIk daerahnya dijadiin waduk, la wong hutan mangrove aja diurug buat dikomersialin, baik dibikin perumahan mewah, ataupun ruko2, bahkan mall....
1 berita bs ya jadi patokan kalo yg difokusin itu2 aja?
btw coba lingkarin kasus gading kemaren jg de, biar lebih jelas.
kalo yg gw liat, itu cuma mulai daerah sono, mungkin alesannya jg biar lebih gampang di kontrol soalnya deket, n jg soalnya daerah laen seperti yg laen jg pd tau, hebohnya ga ketulungan. brp banyak kasus bantaran sungai, normalisasi waduk daerah laen, yg ribut dulu sampe parah bgt?
temen gw aja sampe bikin trit khusus bahas gading n soal ganti ruginya yg ga masuk akal.

gw baru inget ada ni trit.

yg pasti yg gw liat cuma betapa bencinya ts sama ahok, itu doang.
soalnya trit yg dibuat ts cuma fokus cari2 kesalahannya tanpa melihat keseluruhan.

juga ada yg ngeledek byk yg tutup mata soal perubahan, pdhl sendirinya tutup mata soal perubahan secara keseluruhan karena yg dilihat cuma segelintir.

manusia itu ga pernah puas ya, selalu menuntut, tp lupa sama kewajiban diri sendiri.
gitu kena masalah, tangan siap menunjuk orang lain utk disalahkan.
Quote:Original Posted By mak.godek
1 berita bs ya jadi patokan kalo yg difokusin itu2 aja?
btw coba lingkarin kasus gading kemaren jg de, biar lebih jelas.
kalo yg gw liat, itu cuma mulai daerah sono, mungkin alesannya jg biar lebih gampang di kontrol soalnya deket, n jg soalnya daerah laen seperti yg laen jg pd tau, hebohnya ga ketulungan. brp banyak kasus bantaran sungai, normalisasi waduk daerah laen, yg ribut dulu sampe parah bgt?
temen gw aja sampe bikin trit khusus bahas gading n soal ganti ruginya yg ga masuk akal.

gw baru inget ada ni trit.

yg pasti yg gw liat cuma betapa bencinya ts sama ahok, itu doang.
soalnya trit yg dibuat ts cuma fokus cari2 kesalahannya tanpa melihat keseluruhan.

juga ada yg ngeledek byk yg tutup mata soal perubahan, pdhl sendirinya tutup mata soal perubahan secara keseluruhan karena yg dilihat cuma segelintir.

manusia itu ga pernah puas ya, selalu menuntut, tp lupa sama kewajiban diri sendiri.
gitu kena masalah, tangan siap menunjuk orang lain utk disalahkan.


masa sih gan ?

dari thread gw sebelumnya aja gw ngangkat soal waduk dan situ juga. Di DKI punya 78 situ dan waduk yang sebagian besar enggak kerawat. Yang agak mendingan ya waduk pluit dan waduk ria rio yang baru direvitalisasi.

Tahun ini yang mau di revitalisasi cuma 3 tuh. Tapi pemda ngajuin buat waduk baru. Coba bayangin, mana yang murah bangun sama revitalisasi. Pasti revitalisasi lah.

Gw bukannya benci sama ahok, tapi gw menkritisi. Gw lihat ahok pendekatannya ke proyek. Well mungkin bagus lah ada proyeknya, cuma apakah ada yang bisa lebih baik?

Proyek ahok juga sering sporadis. Hari ini bilang A, besoknya bilang enggak visible. Ya contohnya deep tunnel sama jakarta great wall lah.

Kenapa sih kalo kritis kejokowi ahok dibilang benci ? Pejabat lain juga diperlakukan sama, SBY, foke, bahkan nurmahmudi yang sering dihina-dina disini juga biasa aja tuh.

Tapi kalo kritik jokowi-ahok.... akhirnya jadi dianggap enggak punya otak



Hidup Ahok si wagub PIK!!
Quote:Original Posted By mak.godek
...
manusia itu ga pernah puas ya, selalu menuntut, tp lupa sama kewajiban diri sendiri.
gitu kena masalah, tangan siap menunjuk orang lain utk disalahkan.


lo ngeledek wagiman ama hoktod yee? terakhir yang jadi korban udar, kalo sekali dua kali bisa jadi emang anak buahnya yg salah.. nah kalo dah berkali-kali masa mau tutup mata atas kesalahan pimpinan?

OOT on
ingat kepala UPT rusun? seingat gw jadi korban pertama... tapi lurah warakas malah diampuni

udar ini juga bakalan sama, jabatan udar jd tumbal tapi "link/borok" keatas bakalan di tutup

logis udar masuk ke TGUPP = Tim Gubernur Untuk Perlindungan Pencitraan kan?

kalo dia ditumbalin sekarang trus "nyanyi"soal bis bakalan merdu, makanya yg jadi tumbal jabatannya dulu.

ntar kalo bener2 kepepet baru deh udar di tumbalin tentu saja setelah "dibunuh" dulu karakternya sehingga "bernyanyi" merdupun gak bakalan didengar.

OOT off