Main Content

1024
1024
KASKUS
51
244
http://www.kaskus.co.id/thread/000000000000000015239852/terungkap-keberadaan-amp-bentuk-allah-100-akurat-murni-qur039an-hadits
Quote:Original Posted By kayuaeng.com
nama Allah y memang dia diperkenalkan dengan nama Allah. entah yg lain menyebutnya dengan nama lain, tp tujuannya sama. yg menjadi pertanyaan adalah kenal tidak dengan yg memiliki nama Allah? karena Allah hanyalah nama, tapi untuk mengenal pemilik nama Allah itu sendiri bagaimana? seharusnya kan begitu kira2 hehehe

man abdal asma dunal makna fahuwa kafirun, walaa umati

barangsiapa menyembah nama tanpa tahu makna / mengenal yg punya nama berarti kafir, bukan umatku..


Allah itu yang maha penguasa, maha pencipta, dan maha segala2nya
Memang allah itu tidak terlihat tp dia memperlihatkan dirinya dengan kekuasanya dengan mukjizat yang di berikanya
Topik Ini sebenarnya sama kisahnya dengan nabi ibraham a.s yang mencari tuhanya
Quote:Original Posted By kayuaeng.com
nama Allah y memang dia diperkenalkan dengan nama Allah. entah yg lain menyebutnya dengan nama lain, tp tujuannya sama. yg menjadi pertanyaan adalah kenal tidak dengan yg memiliki nama Allah? karena Allah hanyalah nama, tapi untuk mengenal pemilik nama Allah itu sendiri bagaimana? seharusnya kan begitu kira2 hehehe

man abdal asma dunal makna fahuwa kafirun, walaa umati

barangsiapa menyembah nama tanpa tahu makna / mengenal yg punya nama berarti kafir, bukan umatku..


Setuju sama bre enih...

Klo urusan nama mah dari jaman Nabi Adam jg di perkenalkan tuh nama.cuman masalahnya kpd esensi tuh nama. Trus katenye nih umat sebelum Nabi Muhammad,peluang utk memperoleh esensi itu di cabut bersamaan dgn wafatnya Nabi2 Ybs. Nah beruntunglah kita umat Nabi Muhammad,karena peluang itu tdk di cabut hanya di sembunyikan saja. Yuuk...kita cari esensi nya berdasarkan apa2 yg sdh Baginda ajarkeun...
Gan... ane nemu ada yang berpendapat (cahayapalingbaik) begini :

Allah Menetap di As-Samaa` di atas 'Arasy.

Allah ISTAWA ILAS-SAMAA` 'ALAL 'ARASY.

Maka KESELURUHAN ALAM CIPTAAN ALLAH ini bisa terdiri :

1) MA (apa-apa) yaitu segala ciptaan yang tidak bernyawa yang menempati RUANG dan ADA ISIPADU - ini di panggil AL-ARD.

2) MAN (sesiapa) yaitu segala ciptaan Allah yang BERNYAWA yang menempati RUAMG dan ada ISIPADU - ini di panggil DAABBAH (hewan melata - kita manusia AN-NAS termasuk kategori DAABBAH)

3) AS-SAMAA` yaitu RUANG KOSONG BERISIPADU Kosong. Inilah HAMPIR KESELURUHAN ALAM SEMESTA (99.99999% (atau lebih besar lagi))

4) 'ARASY Allah - meskipun tidak diterangkan dengan JELAS, namun SECARA deduksi nya ia ada hubung kait dengan AS-SAMAA` tersebut, makanya jika seluruh Alam Semesta ini selalu Allah Gambarkan sebagai AS-SAMAAWATI WAL-ARD, maka 'ARASY adalah PEMISAH antara RUANG ada berisipadu dengan RUANG BERISIPADU KOSONG.

Jika As-Samaa` mengisi 99.99999% dari seluruh alam semesta dan Al-Ard hanyalah 0.00001% saja, maka 'Arasy Allah itu juga adalah sesuatu yang AMAT BESAR, iaitu mengisi 99.99999% Alam Semesta.

Ini Kesimpulannya :

Ruang BERISIPADU KOSONG sebenar-benarnya adalah BUKAN RUANG, sebab TAKRIF RUANG mesti ada ISIPADU, maka 'RUANG BERISIPADU KOSONG' adalah sesuatu yang TIDAK boleh Di Sebut, Tidak Boleh Di Ukur, Tak boleh di namakan apa pun, Tiada siapa dan apa-apa boleh di bandingkan dengannya dan sebenarnya itulah YANG DI PANGGIL INFINITI - sesuatu yang tidak boleh di ukur Mulanya sebab INFINITI KECIL tiada kesudahan dan sesuatu yang tidak boleh di ukur besarnya sebab ianya JUGA INFINITI BESAR tiada kesudahan dan juga ianya adalah 'sesuatu yang TIDAK DI KETAHUI'.

Di situlah WUJUD ALLAH - MENETAP atau ISTAWA di ILAS-SAMAA` dan 'ALAL-'ARASY di suatu yang TIDAK BERTEMPAT atau BER-RUANG dan DI SITU jugalah TERDAPAT KEKUATAN INFINITI - yang MANA Wujud Allah ini MEMENUHI atau MELIPUTI 99.99999% (atau lebih dari itu) SELURUH ALAM ini meskipun Tidak Menduduki Ruang dan Tidak ada Isipadu.

Janganlah sedikit pun merasakan AS-SAMAA` itu jauh atas kepala kita di atas. Telah berkurun pemahaman As-Samaa` sebagai Langit yang di atas itu SALAH.

AS-SAMAA` itu sebenarnya TERAMAT DEKAT dengan kita seperti mana firman Allah dalam Al-Quran. Dan sebenarnya As-Samaa` itu MELIPUTI di DALAM diri kita!

Setiap benda yang kita nampak berjisim atau kulli-syai'in termasuk diri kita sebenarnya hanya 0.00001% (atau kurang lagi) sahaja yang menduduki RUANG yang berisipadu.

Sumber: Disini
Setau ane sih kita semua bakalan bisa melihat Allah SWT nanti pas hari akhir. Orang mukmin bakalan berseri dan orang kafir bakalan sebaliknya ketika melihat Allah SWT

Keren gan threadnya
Quote:Original Posted By rnvocaloid
Setau ane sih kita semua bakalan bisa melihat Allah SWT nanti pas hari akhir. Orang mukmin bakalan berseri dan orang kafir bakalan sebaliknya ketika melihat Allah SWT

Keren gan threadnya


Tetap tidak bisa Gan... dari awal sampai akhir kita, kita hanya bisa melihat Arsy (singgasana Allah). karena Allah tidak ada yang serupa dengan Nya.
Quote:Original Posted By Alieninearth
Tetap tidak bisa Gan... dari awal sampai akhir kita, kita hanya bisa melihat Arsy (singgasana Allah). karena Allah tidak ada yang serupa dengan Nya.



Iya kah? Baru tau kalo gitu nih
Ok, makasih gan
Ane ada tambahan nih gan

{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ. إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ}
“Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS Al-Qiyaamah:22-23).

{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ، إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ}
“Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri (indah). Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS al-Qiyaamah:22-23)

{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ}
“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yunus:26).

{لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌ}
“Mereka di dalamnya (surga) memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami (ada) tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala)” (QS Qaaf:35).

{كَلا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَمَحْجُوبُونَ}

“Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka (orang-orang kafir) pada hari kiamat benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb mereka” (QS al-Muthaffifin:15).

{وَلَمَّا جَاءَ مُوسَى لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَى صَعِقًا فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ}
“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Rabb telah berfirman (langsung kepadanya), berkatalah Musa:”Ya Rabbku, nampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat-Mu”. Allah berfirman:”Kamu sekali-kali tak sanggup untuk melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap ditempatnya (seperti sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Rabbnya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musapun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata:”Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang pertama-tama beriman” (QS al-A’raaf:143).

Dari sumber
https://muslim.or.id/2343-memandang-...i-akhirat.html
Quote:Original Posted By rnvocaloid
Ane ada tambahan nih gan

{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ. إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ}
“Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri. Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS Al-Qiyaamah:22-23).

{وُجُوهٌ يَوْمَئِذٍ نَاضِرَةٌ، إِلَى رَبِّهَا نَاظِرَةٌ}
“Wajah-wajah (orang-orang mu’min) pada hari itu berseri-seri (indah). Kepada Rabbnyalah mereka melihat” (QS al-Qiyaamah:22-23)

{لِلَّذِينَ أَحْسَنُوا الْحُسْنَى وَزِيَادَةٌ وَلا يَرْهَقُ وُجُوهَهُمْ قَتَرٌ وَلا ذِلَّةٌ أُولَئِكَ أَصْحَابُ الْجَنَّةِ هُمْ فِيهَا خَالِدُونَ}
“Bagi orang-orang yang berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala). Dan muka mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya” (QS Yunus:26).

{لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ فِيهَا وَلَدَيْنَا مَزِيدٌ}
“Mereka di dalamnya (surga) memperoleh apa yang mereka kehendaki; dan pada sisi Kami (ada) tambahannya (melihat wajah Allah Ta’ala)” (QS Qaaf:35).

{كَلا إِنَّهُمْ عَنْ رَبِّهِمْ يَوْمَئِذٍ لَمَحْجُوبُونَ}

“Sekali-kali tidak, sesungguhnya mereka (orang-orang kafir) pada hari kiamat benar-benar terhalang dari (melihat) Rabb mereka” (QS al-Muthaffifin:15).

{وَلَمَّا جَاءَ مُوسَى لِمِيقَاتِنَا وَكَلَّمَهُ رَبُّهُ قَالَ رَبِّ أَرِنِي أَنْظُرْ إِلَيْكَ قَالَ لَنْ تَرَانِي وَلَكِنِ انْظُرْ إِلَى الْجَبَلِ فَإِنِ اسْتَقَرَّ مَكَانَهُ فَسَوْفَ تَرَانِي فَلَمَّا تَجَلَّى رَبُّهُ لِلْجَبَلِ جَعَلَهُ دَكًّا وَخَرَّ مُوسَى صَعِقًا فَلَمَّا أَفَاقَ قَالَ سُبْحَانَكَ تُبْتُ إِلَيْكَ وَأَنَا أَوَّلُ الْمُؤْمِنِينَ}
“Dan tatkala Musa datang untuk (munajat dengan Kami) pada waktu yang telah Kami tentukan dan Rabb telah berfirman (langsung kepadanya), berkatalah Musa:”Ya Rabbku, nampakkanlah (diri-Mu) kepadaku agar aku dapat melihat-Mu”. Allah berfirman:”Kamu sekali-kali tak sanggup untuk melihat-Ku, tapi lihatlah ke bukit itu, maka jika ia tetap ditempatnya (seperti sediakala) niscaya kamu dapat melihat-Ku”. Tatkala Rabbnya menampakkan diri kepada gunung itu, dijadikannya gunung itu hancur luluh dan Musapun jatuh pingsan. Maka setelah Musa sadar kembali, dia berkata:”Maha Suci Engkau, aku bertaubat kepada Engkau dan aku orang pertama-tama beriman” (QS al-A’raaf:143).

Dari sumber
https://muslim.or.id/2343-memandang-...i-akhirat.html


Alhamdulillah... ya betul Gan.... memang bhs arab lebih komplek dari bahasa indonesia...apalagi ini firman Allah. Tentu saja penafsirannya bisa berubah. Seperti "melihat wajah Allah", kita sebagai manusia sudah akrab dengan kata-kata wajah tentu presepsi kita akan mengarah ke muka. tapi saya yakin makna 'melihat wajah Allah" lebih dari pada melihat. Dan yang mengetahui makna lebih dari melihat yaitu orang orang yang bertaqwa yang berada di surga, sesuai dengan firman Allah.
ijin menyimak masgan...
×